Imigrasi Dabo Singkep Gelar Media Gathering, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

0
59
Foto/Patri La Zaiba. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep. (Kiri).

RASIO.CO, Lingga – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep menggelar kegiatan media gathering bersama insan pers sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik di bidang keimigrasian.

Kegiatan yang berlangsung di Cafe Tige Berlian, Teluk Rhu, Kecamatan Singkep, Selasa (19/5) ini menjadi momentum awal bagi Imigrasi Dabo Singkep dalam membangun komunikasi yang lebih erat dengan media.

Mengusung tema “Meningkatkan Sinergi dan Kolaborasi untuk Penguatan Keterbukaan Informasi Publik di Bidang Keimigrasian”, forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi sekaligus kolaborasi dalam penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

Sejumlah perwakilan kantor imigrasi di wilayah Kepulauan Riau turut hadir, di antaranya dari Batam, Tanjungpinang, Tanjung Uban, Belakang Padang, Ranai, hingga Tarempa. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Divisi Pengendali Imigrasi serta Bagian Komunikasi Publik dan Kehumasan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Patri La Zaiba, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim), khususnya dalam pengelolaan informasi yang adaptif dan modern.

“Ini merupakan visi dari Tikim dengan mengundang kantor Imigrasi se-Kepulauan Riau. Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan citra positif, khususnya di pelayanan publik,” ujar Patri.

Ia menilai, keterbukaan informasi menjadi aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keimigrasian. Melalui peran media, berbagai inovasi dan upaya pelayanan yang dilakukan diharapkan dapat tersampaikan secara luas dan transparan.

Selain itu, Patri menekankan pentingnya masukan dari masyarakat dan media sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam pengurusan dokumen keimigrasian seperti paspor.

“Sebagai pelayan masyarakat, kami membutuhkan koreksi atau masukan. Dibutuhkan kerjasama antara masyarakat atau media dalam mengontrol pelayanan imigrasi sekaligus meningkatkan pelayanan kita supaya lebih baik,” tutup Patri.

Ia juga menyebut kegiatan serupa merupakan yang pertama kali dilaksanakan di wilayah Kepulauan Riau oleh Imigrasi Dabo Singkep.

“Sepanjang pengetahuan saya untuk wilayah Kepri, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Imigrasi Dabo Singkep,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Imigrasi Dabo Singkep berharap sinergi dengan media dapat terus terjalin, sehingga penyampaian informasi keimigrasian kepada masyarakat semakin akurat, transparan, dan akuntabel.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini