Kunker di Lingga, Gubernur Kepri Bawa Anggaran Rp76 Miliar ke Singkep Barat

0
397
Gubernur Kepri saat mengunjungi Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat. (Foto Istimewa).

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Lingga, di Kecamatan Singkep Barat, membawa kabar gembira bagi masyarakat setempat.

Adapun kabar gembira tersebut, yaitu akan melaksanakan perbaikan infrastruktur jalan dibeberapa tempat di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, program pembangunan di Kecamatan Singkep Barat pada tahun 2023, diantaranya perbaikan infrastruktur jalan Simpang menuju Desa Marok Tua, dengan total anggaran Rp47,9 miliar, dan penanganan jalan Marok Kecil menuju Resang dengan nilai anggaran Rp26,9 miliar.

Gubernur Kepri menjelaskan, anggaran infrastruktur tersebut didapatkan, melalui dana dari Instruksi Presiden (Inpres) di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR atas usulan Gubernur Kepri.

“Untuk daerah memang kita kejar anggarannya dari pusat, karena anggaran itu ada asal kita mengusulkannya, maka dari itu kita harus gerak dan rajin ajukan ke pusat,” kata Gubernur Ansar ketika melakukan pertemuan dengan seluruh Kades se-Kecamatan Singkep Barat, di Kantor Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Sabtu (1/7/2023).

“Pemprov Kepri juga akan melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan Jagoh – Dabo Singkep, dengan anggaran sebesar Rp2 miliar dari APBD Pemprov Kepri,” tambah Gubernur Ansar.

Perlindungan masyarakat juga menjadi perhatian Gubernur Ansar, dengan memberikan proteksi asuransi pada nelayan 1 sampai 5 GT di Kepulauan Riau, sebanyak 34.418 jiwa dengan anggaran Rp6,93 miliar, untuk Kabupaten Lingga ada sebanyak 10.210 jiwa yang mendapatkan asuransi tersebut.

Gubernur Kepri mengatakan, tak hanya asuransi bagi nelayan, namun pembangunan rumah layak huni akan dibangun untuk suku laut sebanyak 100 rumah dengan total anggaran sebesar Rp7 miliar.

Gubernur Ansar melanjutkan, sementara untuk RT dan RW yang telah berjalan pada tahun 2022 akan berlanjut pada tahun 2023, bantuan insentif itu diberikan pada 7.5595 RT dan 2.295 RW di seluruh Kepulauan Riau, dengan anggaran sebesar Rp11.89 miliar. Untuk Kabupaten Lingga sebanyak 609 RT dan 269 RW dengan anggaran sebesar Rp1,05 miliar.

“Ini merupakan komitmen Pemprov, dalam memberikan dukungan pada masyarakat ditingkat desa, untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan di daerah,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri menambahkan, selain RT dan RW, Pemprov Kepri juga memberikan bantuan insentif untuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dengan anggaran sebesar Rp2,2 miliar pada 275 BPD se-Kepulauan Riau, setiap BPD menerima bantuan sebesar Rp8 juta, untuk BPD Kabupaten Lingga ada sebanyak 75 BPD total dengan total anggaran sebesar Rp600 juta.

“Bantuan insentif ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi masyarakat, dalam memajukan desa-desa di Kepri,” kata Ansar.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini