Pemkab Karimun Sebut Semua Sapi Kurban Bebas PMK

0
234

RASIO.CO, Karimun – Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun sampai saat ini masih melakukan pantauan terhadap aktivitas masyarakat yang melaksanakan pemotongan hewan kurban sehubungan dengan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

”Sejak Hari Raya Idul Adha kita sudah sebarkan tim pemantauan ke setiap masjid dan surau atau musala di setiap kecamatan. Tujuannya, untuk memastikan hewan kurban, khususnya sapi yang disembelih dalam kondisi sehat,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Selasa (12/7).

Setiap sapi yang seledai disembelih, lanjutnya, dilakukan pemeriksaan hati. Tujuannya, untuk memastikan tidak ditemukan cacing di hati sapi. Kalau ditemukan, langsung dibuang.

”Alhamdulillah, sampai dengan hari ketiga pemotongan sapi, selain bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) juga tidak ada ditemukan cacing di hati sapi. Hanya saja, ada satu sapi di Kecamatan Tebing ditemukan cacing rumen. Tapi, bukan ditemukan di hati, melainkan di usus. Cacing jenis ini tidak berbahaya. Namun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, usus pada sapi tetap dibuang,” jelasnya.

Menyinggung jumlah hewan kurban tahun ini, Sukrianto menyebutkan, jumlah sapi dan kambing masih akan terus bertambah, karena masih dalam suasana Hari Tasriq.

”Data sementara sapi yang disembelih sebanyak 376. Dari jumlah tersebut 6 ekor berasal dari WNA yang berkurban di Kecamatan Moro dan Meral Barat. Kemudian, kambing sebanyak 324. Dan 3 ekor berasal dari WNA,” jelasnya. 

***

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini