Tragedi Ibu dan Bayi Tewas di Kos Batu Aji, Polisi Dalami Dugaan Persalinan Tanpa Bantuan Medis

0
346
Foto/Ist

RASIO.CO, Batam – Peristiwa tragis menggemparkan warga Perumahan Pendawa Asri, Kecamatan Batu Aji, Batam, setelah seorang perempuan muda berinisial JPZ (21) ditemukan meninggal dunia bersama bayinya di dalam kamar kos.

Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian yang bergerak cepat mengungkap kronologi kejadian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk kakak korban, tetangga kos, serta pacarnya berinisial FJ.

Kapolsek Batu Aji, Bayu Rizki, mengungkapkan bahwa korban diduga menyembunyikan kehamilannya dari orang-orang terdekat, termasuk sang pacar yang telah menjalin hubungan sejak Agustus 2025. Menurutnya, meskipun perubahan fisik mulai terlihat, korban tetap menyangkal kondisi tersebut. Bahkan saat diminta melakukan tes kehamilan pada Februari lalu, korban terus menghindar dengan berbagai alasan.

“Diduga korban memang berupaya menyembunyikan kelahiran itu. Namun, hal ini masih kami dalami,” ujar Bayu.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah bukti yang menunjukkan kondisi darurat saat peristiwa terjadi. Bercak darah ditemukan di tempat tidur dan lantai kamar, serta ember berisi air bercampur darah dengan bau menyengat. Selain itu, ditemukan kain yang diduga digunakan korban untuk membersihkan diri.

Polisi menduga korban melahirkan seorang diri tanpa bantuan tenaga medis maupun pendamping. Sebelum kejadian, korban sempat mencoba menghubungi FJ pada Selasa (7/4) sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, panggilan tersebut tidak terjawab karena FJ tengah bekerja.

Upaya penyelamatan sebenarnya sempat ada, ketika tetangga kos menawarkan bantuan untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh korban.

“Untuk sementara, belum ada indikasi tindak pidana. Pacar korban juga bekerja dari siang hingga malam,” jelas Bayu.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat FJ tiba di kos sekitar pukul 22.29 WIB. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan hebat serta luka di bagian vital yang diduga akibat proses persalinan tanpa penanganan medis.

Dalam pengembangan lebih lanjut, polisi kembali melakukan pemeriksaan di lokasi dan menemukan jasad bayi laki-laki yang disimpan di dalam lemari kamar korban.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan kondisi bayi saat dilahirkan serta penyebab pasti kematian ibu dan anak tersebut.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini