RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjadi Inspektur Upacara dalam pelaksanaan Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam, di Dataran Engku Putri Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/4).
Kegiatan ini merupakan momentum penting bagi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, karena menjadi upacara 17 Hari Bulan pertama mereka sejak resmi memimpin Kota Batam.
Turut hadir mendampingi Wali Kota, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, M.Pd., serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Mengawali sambutan, Amsakar menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1446 H kepada seluruh peserta upacara dan masyarakat Kota Batam. Ia berharap semoga seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
“Upacara ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi pengingat akan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kita sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat,” ucapnya.
Wali Kota juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas sambutan hangat yang diterima dirinya dan Wakil Wali Kota sejak dilantik. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan mereka bukan hanya hadir sebagai pemegang amanah, melainkan juga sebagai mitra dan sahabat bagi masyarakat dan stakeholder.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang dilahirkan benar-benar memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan visi pembangunan Kota Batam yang akan diwujudkan melalui 15 program prioritas strategis. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat laju pembangunan di berbagai sektor.
Beberapa program utama yang disampaikan antara lain peningkatan pelayanan air bersih, penanganan banjir, dan pemberian layanan pengobatan gratis bagi warga Batam. Pemerintah juga akan menggulirkan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM, serta bantuan seragam sekolah bagi siswa baru tingkat SD dan SMP.
Selain itu, Amsakar menyebutkan program bantuan untuk lansia, pelatihan kerja bagi pencari kerja, serta pemberian beasiswa kepada masyarakat kurang mampu, termasuk yang berada di wilayah hinterland.
Untuk mendukung mobilitas dan konektivitas, akan dilakukan pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan percepatan pembangunan jalan lingkar. Di bidang kebudayaan, Pemko Batam berencana membangun pusat seni budaya, disertai upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Pemerintah juga fokus pada peningkatan sarana pendidikan melalui pembangunan sekolah dan ruang kelas baru. Terakhir, Amsakar menegaskan pentingnya peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kota secara berkelanjutan.
“Memimpin Kota Batam bukan hanya soal menjalankan amanah, tetapi juga membangun kolaborasi dan sinergitas. Kami berharap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus berlanjut demi mewujudkan Batam yang maju dan sejahtera,” tutupnya.
Redaksi@www.rasio.co//

