Ajang Pencarian Bibit Atlit Senam, IPKJS Batam Gelar Lomba Senam SABI dan Aerobic

0
227

RASIO.CO, Batam – Dalam rangka meningkatkan kemampuan para pesenam sekaligus upaya pencarian bibit atlit senam sehat untuk persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 mendatang, Ikatan Pelatih Senam jantung Sehat (IPKJS) Kota Batam, menggelar lomba senam yang bertajuk “Lomba Kolaborasi Senam Sehat, Senam Ayo Bergerak Indonesia (SABI) dan Aerobic”, pada minggu (28/01) di Pollux Habibie Mall Batam Centre.

Lomba ini diikuti tak kurang dari 250 peserta dari 20 group senam yang datang dari berbagai daerah di Kepulauan Riau, seperti Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Uban dan serta tuan rumah Batam.

Acara yang dimulai tepat pada pukul 10.00 pagi tersebut, diawali dengan senam sehat bersama yang dipandu oleh para instruktur IPKJS Indrawati dan rekan, lalu dilanjutkan dengan sesi Salsation yang dipimpin oleh instruktur Betty Givo dan rekan.

Dari pantauan rasio.co terlihat para peserta yang terdiri dari ibu-ibu muda maupun lansia itu, begitu antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan lomba tersebut.

Ketua panitia lomba Umi Salamah, pada awak rasio.co.menyampaikan bahwa, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah, selain untuk meningkatkan kemampuan para pelaku senam sehat juga secara tak langsung menjadi ajang seleksi untuk mencari bibit atlit senam sehat berbakat sebagai persiapan menghadapi FORNAS 2025 mendatang.

Masih kata Umi, lomba senam SABI dan aerobic ini ada 2 kategori yang dilombakan yakni kategori group yang diikuti 20 group dan kategori individual yang diikuti 50 peserta,.lalu ada juga tambahan kategori khusus yakni kategori lansia.

“Mengingat cukup banyak para lansia yang sangat antusias mengikuti lomba ini maka kami ada tambahkan kategori khusus yakni untuk lansia diatas 60 tahun,” jelasnya.

Selanjutnya Umi atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan ini, yakni Ketua KORMI Kepri, Ketua YJI Kota Batam, pemilik sanggar-sanggar senam, Sanford, Entrasol serta yang utama adalah pihak management Pollux Habibie Mall yang telah memberikan kesempatan dan ijin kepada Klub Jantung Sehat untuk menggunakan lokasi ini,’ pungkasnya.

Selanjutnya juri dalam lomba ini yakni Wiwik Puja Kusuma, Rubianto dan Icha, yang bertugas menilai penampilan para peserta lomba akhirnya memutuskan, juara pertama Senam SABI kategori group maupun individual berhasil diraih group KJS Perintis Tanjung Pinang, sedangkan untuk kategori Senam SABI Lansia diraih Siti Nurbiah dari Tanjung Uban. Kemudian untuk kategori Aerobic pemula diraih peserta dari Karimun, untuk group dari Kota Batam hanya berhasil menjuarai kategori Instruktur Pemula yakni Lulus pesenam dari HM Studio.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam, Haryanto, yang didaulat membuka kegiatan lomba ini, menyampaikan bahwa kegiatan lomba senam SABI ini, merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang telah diadakan beberapa waktu lalu.

“Telah adanya sosialisasi yang baik antara YJI dan IPKJS bersama GERMAS serta KORMI maka lomba Senam SABI dan Aerobik ini akan terus digalakkan, dan Ini merupakan event awal dimana kelanjutannya nanti akan diadakan kembali pada pertengahan tahun ini,” ungkapnya.

Haryanto mengungkapkan dirinya sangat mendukung adanya kegiatan ini karena selaras dengan misi dari YJI yang merupakan pelopor Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, dimana salah satu unsurnya adalah menggerakkan hidup sehat melalui olahraga, untuk itu harapannya kedepan senam SABI ini akan ditumbuh kembangkan di setiap sektor mulai dari tingkat RT RW kelurahan hingga posyandu.

“Kegiatan seperti ini adalah untuk meningkatkan skill dan kemampuan para pesenam, ketika hal itu sudah meningkat maka fungsi kardiovaskularnya akan tercapai, kesehatan jantungnya tercapai, dan pada akhirnya kebahagiaan pun juga akan tercapai,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa betapa sulitnya saat ini meningkatkan hormon endorpin (hormon bahagia), untuk itu Ia mengatakan olahraga terutama senam sehat akan dapat meningkatkan hormon tersebut.

“Senam sudah menjadi gaya hidup dan menjadi tatanan dalam masyarakat, mereka sudah mulai sadar untuk hidup sehat, sadar untuk meningkatkan kualitas hidup sehat, dan semakin tahu bahwa di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat dan sportif,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kepulauan Riau Wahyu Wahyudin, menyampaikan bahwa event seperti ini harus rutin diadakan minimal 3 bulan sekali, untuk memberikan semangat kepada ibu-ibu yang menyukai latihan senam ini.

“Dalam kegiatan lomba ini jangan pialanya yang menjadi hal utama, tapi memberi semangat dan memupuk rasa kebersamaan serta kekompakan harus menjadi motivasinya, selain itu ini juga harus bisa menjadi sebuah kegiatan rekreasi dan hiburan” ujarnya.

Kemudian Wahyu juga menyampaikan juga dengan rutinnya diadakan lomba seperti ini, Ia mengharapkan akan muncul bibit atlit senam sehat yang kompeten untuk siap diterjunkan diajang FORNAS VIII tahun 2025 mendatang,

“Karena pada FORNAS 2023 Jawa Barat lalu kontingen kita hanya mampu menduduki peringkat 22, untuk itu sedini mungkin akan mulai kita persiapkan para atlit kita menghadapi FORNAS Mandalika mendatang, agar target kita masuk 10 besar dapat tercapai,” pungkasnya. (RL)

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini