
RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Haul Akbar Batam Ke-16 Majelis Zikir Al-Khidmah yang digelar di Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Minggu (28/12). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Kota Batam.
Sejak pagi hari, jemaah telah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang meliputi pembacaan zikir, tahlil, hingga selawat. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan Majelis Zikir Al-Khidmah di Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perkembangan Majelis Zikir Al-Khidmah yang dinilainya terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun. Ia juga memberikan penghargaan kepada para sesepuh dan pendahulu majelis yang telah meletakkan dasar kuat sehingga jemaah terus bertambah.
“Sampai pada Haul Ke-16 ini, saya melihat antusiasme jemaah begitu luar biasa. Semangat umat Muslim di Batam untuk mengikuti Majelis Zikir Al-Khidmah sangat membanggakan. Pemerintah Kota Batam mengapresiasi dan mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan ini,” ujar Amsakar.
Amsakar menegaskan bahwa kegiatan zikir memiliki peran penting dalam mendukung visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Menurutnya, keberadaan majelis zikir menjadi penyeimbang antara kemajuan pembangunan kota dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan religius masyarakat.
“Hidup bukan hanya soal dunia, tetapi juga soal akhirat. Kita perlu ruang kontemplasi untuk mengasah spiritualitas. Al-Khidmah menjadi salah satu wadah yang dapat memupuk nilai tersebut,” lanjutnya.
Melalui kegiatan zikir dan doa bersama ini, Amsakar berharap keberkahan dan rahmat Allah SWT senantiasa tercurah bagi masyarakat Batam dan wilayah sekitarnya. “Mudah-mudahan zikir dan doa bersama ini mendatangkan rahmat dan keberkahan bagi Kota Batam, Provinsi Kepri, dan Indonesia yang kita cintai,” tuturnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaksanaan Haul Akbar Ke-16 Majelis Zikir Al-Khidmah diharapkan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat keagamaan di tengah pesatnya pembangunan Kota Batam.
YD
