Bangun Generasi Muda Masjid, Amsakar Buka LDK BKPRMI di Batam

0
178
Foto/Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik DPK BKPRMI dan membuka LDK Pemuda Remaja Masjid Kota Batam untuk memperkuat kepemimpinan generasi muda Islam.

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) sekaligus membuka Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pemuda Remaja Masjid Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (21/2).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda Islam di Batam melalui penguatan kapasitas organisasi dan kepemimpinan.

“Selamat kepada pengurus DPK BKPRMI yang baru dilantik. Menjadi pengurus organisasi berarti memegang amanah besar untuk membina dan menggerakkan potensi pemuda remaja masjid di setiap kecamatan,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Ia berharap BKPRMI dapat menjadi wadah pengabdian sekaligus motor penggerak kemajuan umat dan daerah. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.

Selain pelantikan, kegiatan juga diisi dengan pembukaan LDK yang dinilai penting sebagai fondasi pembentukan kepemimpinan. Amsakar menyebut pelatihan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun organisasi kepemudaan yang kuat dan berintegritas.

“Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi organisasi kepemudaan yang kuat dan berintegritas,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dan organisasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Organisasi hanya dapat berjalan efektif apabila dipimpin oleh sosok yang memiliki komitmen, tanggung jawab, serta kemampuan manajerial yang baik.

Amsakar juga mendorong BKPRMI agar tidak hanya berkembang dari sisi jumlah anggota, tetapi juga unggul dalam kualitas kader dan kontribusinya bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda remaja masjid guna mendukung kemandirian ekonomi.

“Kader BKPRMI merupakan generasi penerus yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di lingkungan masjid, masyarakat, maupun pemerintahan. Karena itu, pembekalan kepemimpinan harus dibarengi dengan kemampuan mengelola potensi ekonomi umat,” tegasnya.

Kepada para peserta LDK, Amsakar berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu meningkatkan kapasitas diri serta melahirkan pemimpin muda yang kompeten dan berakhlak.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini