Selasa, April 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1033

Ansar Tandatangani Kerjasama Perdagangan dengan Jawa Timur

0

RASIO.CO , Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyepakati kerjasama perdagangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penandatangan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Paransa, Jumat ( 30/3) di Batam.

Kerjasama nanti tidak hanya pada sektor perdagangan, tetapi juga investasi dan industri. Bahkan pada pembangunan berkelanjutan. 

“Kami berharap kesepakatan kerjasama ini tidak hanya di sektor perdagangan saja tetapi juga untuk sektor investasi dan industri. Sebab setiap Kabupaten Kota di Kepri mempunyai keistimewaan masing-masing. Bahkan kami berharap berkelanjutan pada pembangunan lainnya,” tutur H Ansar pada acara Misi Dagang dan Investasi, Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kepulauan Riau.

Untuk keistimewaan setiap Kabupaten/Kota, Gubernur Ansar menjelaskan seperti Kota Batam unggul di sektor industri galangan kapal, jasa pelabuhan, pergudangan, offshore dan elektronik. Ditambah lagi Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus yakni kawasan bebas pajak. 

Kabupaten Karimun dikembangkan menjadi kawasan industri galangan kapal, industri oil tanking, refainare oil, pertambangan granit dan industri perikanan. Sementara Kabupaten Bintan  untuk pengembangan pusat pariwisata, industri pengolahan bahan makanan dan pengolahan hasil pertambangan seperti alumina. 

“KotaTanjungpinang yang merupakan ibu kota Provinsi Kepri sedang dikembangkan sebagai pusat industri halal, pariwisata kuliner dan pariwisata religi serta sejarah,” jelas Ansar. 

Sedang untuk Kabupaten Natuna, Kepulauan Anambas dan  Kabupaten Lingga selain pariwisata, juga akan dikembangkan industri perikanan.  Keunggulan tersebut, lanjut Ansar, ditambah dengan posisi geografis Kepri yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura sehingga membuat pertumbuhan ekonomi Kepri melaju pesat. 

Khusus untuk sektor perdagangan yang selama ini sudah terjalin antara Batam ke Jawa Timur, nilainya mencapai Rp565,5 miliar. Sedang nilai sektor perdagangan Jawa Timur ke Batam mencapai Rp6,8 triliun dengan bidang perdagangan  yang sama yakni  pipa, crud palm oil, elektronik, bisnis hewan dan tumbuhan. 

“Sebelum pandemi Covid-19, angka pertumbunan ekonomi Kepri di atas rata-rata nasional, mencapai 7,2 persen. Saat Covid-19 melanda, pertumbuhan ekonomi Kepri terkontraksi minus 6,6 persen pada Tahun 2020. Pada April 2021 sudah mulai ada perbaikan sehingga menjadi minus 3,8 persen. Saya menargetkan, pada akhir 2021 ini pertumbuhan ekonomi Kepri bisa mencapai 3,5 persen hingga 5,6 persen,” jelas Ansar. 

Untuk itu, Gubernur Ansar meminta para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan  pengusaha bisa menindaklanjuti kerjasama perdagangan ini dengan sangat serius sehingga tidak hanya berhenti di seremoni penandatangan saja. 

Sementara itu Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa sangat menyambut baik kesepakatan perdagangan kedua daerah. Ia berharap kerjasama tersebut terus berkesinambungan ke berbagai sektor lainnya. 

“Saya berharap silahturrahmi ini tidak hanya terbatas pada perdagangan saja. Tetapi juga sektor lainnya. Diharapkan kerja sama ini mampu membangun sebuah sinergitas dan penguatan kapasitas para pelaku usaha kedua daerah,” ungkap Khofifah. 

Kepri, kata Khofifah merupakan daerah yang memiliki potensi besar dari segi geografisnya karena berbatasan dengan Singapura dan Malaysia dan mempunyai kawasan industri yang lebih banyak dan luas Sementara Jawa Timur lebih punya banyak perusahaan industri dibanding jumlah kawasan industri. 

Kondisi tersebut bisa menjadi peluang besar bagi Jawa Timur untuk berinvestasi di Batam. Maka itu, Gubernur Khofifah juga berharap Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur untuk melihat langsung keunggulan-keunggulan perdagangan dan industri di sana. 

Tidak itu saja, Gubernur Khofifah berharap ada kerjasama dalam peningkatan SDM ASN yang unggul dan profesional. Berhubung saat ini Jawa Timur  ditetapkan oleh Kemenpan-RB  sebagai Coorporate University bersama Jawa Barat. 

“Kami juga siap menjadi mitra Badan Pengembangan SDM (BPSDM) ASN di provinsi seluruh Indonesia untuk menghasilkan ASN yang unggul dan profesional, produktifitas dalam capaian kinerja sehingga rupiah yang dibelanjakan terukur capainnya serta  manfaatnya bisa dirasakan masarakat,” tutupnya.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Gubernur Ansar dan Gubernur Khofifah menyambangi display para UMKM yang ada di lokasi acara.  Gubernur Khofifah memuji produk-produk unggulan Kepri, seperti batik, kerupuk ikan dan kerajinan.

Kerupuk ikan tenggiri bahkan diborong oleh Khofifah untuk di bawa pulang. Ia sempat menyampaikan pujian atas kemasan (packingan) yang bagus dan menarik serta dilengkapi dengan izin MUI.

Redaksi@www.rasio.co//

Ansar : Jaga Kebersamaan dan Persaudaraan

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Gubernur H Ansar Ahmad mengajak masyarakat Kepri untuk terus merawat kebersamaan dan persaudaraan.

“Indonesia penuh keberagaman. Tidak ada istilah warga kelas 1 atau 2. Saya berharap semoga kegiatan sain berbagi terus dilaksanakan di masa yang akan datang. Yakinlah dengan berbagi Yang Maha Kuasa akan memberikan yang lebih” ujar Gubernur Ansar pada acara Penyerahan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu bersama Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Kepri di Vihara Bahtra Sasana, Tanjungpinang, Ahad (2/5).

Gubernur Ansar Ahmad berterima kasih kepada pengurus Vihara Bahtra Sasana dan yang selalu melaksanakan aktivitas sosial seperti pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu khususnya di Kota Tanjungpinang.

“Ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan tentunya adalah kegiatan yang positif dan baik dalam rangka menjaga kebersamaan, rasa cinta kasih sesama apalagi dilaksanakan dalam bulan suci Ramadhan dan berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri serta Hari Waisak” kata Gubernur Ansar.

Pada kesempatan itu Gubernur Ansar kembali mengingatkan perihal pandemi covid-19 yang sedang berflukfuasi di wilayah Kepri. Dia berharap agar masyarakat kembali menjalankan dan berdisiplin dengan protokol kesehatan.

“Ini harus sungguh-sungguh kita perhatikan. Salah satu penyebab fluktuasi adalah longgarnya protokol kesehatan. Nanti saat memperingati hari raya Idul Fitri begitu juga. Sudah saya instruksikan tidak ada pejabat daerah yang mengadakan open house,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Sementara itu Ketua Permabudhi Kepri Hengki Suriawan menyampaikan bahwa Vihara Bahtra Sasana mempunyai sejarah panjang selama 250 tahun. Vihara ini sudah menjadi simbol agama Buddha di Kepri.

“Mengenai bantuan paket sembako, setiap bulan kami membagikan lebih kurang 600 paket kepada warga kurang mampu. Namun dengan mendekati event hari besar Idul Fitri dan Waisak, kami bagikan 5400 paket dalam tiga hari dimulai hari ini. Tentunya dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat” ujar Hengki.

Turut menghadiri acara ini Danlantamal IV Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekbang Eko Sumbaryadi, Staf Khusus Gubernur Sarafudin Aluan, dan Plt. Kepala Biro Pemerintahan M. Darwin.

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Marlin Safari Ramadhan di Natuna

0

RASIO.CO , Natuna – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengatakan pemerintah terus melakukan inovasi untuk memulihkan ekonomi di tengah tantangan defisit anggaran. Kolaborasi dengan semua pihak harus diperkuat sehingga upaya memulihkan ekonomi Kepri cepat terealisasi.

“Kita harus terus berinovasi agar perekonomian tetap berjalan. Baru-baru ini, saya bersama Pak Gubernur dan Forkompinda mengikuti Rapat Koordinasi bersama Presiden RI. Hal yang ditekankan Presiden RI adalah dalam penekanan dan penanganan covid-19 serta pemulihan ekonomi agar tetap berjalan. Kami pun fokus dengan dua program itu,” kata Wagub Marlin saat Safari Ramadhan Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina di Masjid Hikmatul Huda, Bunguran Batubi Kabupaten Natuna, Kamis (29/4) malam.

Tentang penekanan sebaran wabah covid19, Wagub Marlin kembali mengajak masyarakat untuk selalu patuh dengan protokol kesehatan. Saat ini di Kepri sudah tidak ada lagi kategori zona hijau. Untuk Batam, Tanjungpinang dan Karimun sekarang sudah masuk zona orange. Hal ini pun tak terlepas masuknya Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia dan ketika di swab pcr masih positif coivd-19.

“Tingkatkan kewaspadaan, juga pentingnya penguatan protokol kesehatan, karena dengan patuhnya masyarakat dengan senantiasa memakai masker akan tetap dapat melaksanakan aktifitas yang akan membawa kebaikan dalam mendorong perekonomian,” kata Wagub Marlin.

Untuk masyarakat Natuna khususnya Lansia, Wagub Marlin mengajak untuk berperan aktif dalam mendapatkan vaksinasi covid-19. Sementara untuk tenaga pendidik di Natuna, apabila vaksin masih kurang akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk segera dipenuhi karena dalam waktu dekat bulan Juni akan dilaksanakan belajar tatap muka sehingga perlu divaksin agar daya tahan tubuh/imun menjadi kebal akan virus covid-19.

Kunjungan ke Natuna ini semakin melengkapi aktivitas Wagub Marlin ke seluruh kabupaten kota di Kepri yang dipisahkan laut. Di berbagai kunjungan-kunjungan itu, Wagub Marlin selalu menekankan pentingnya berdisiplin dengan protokol kesehatan. Karena dengan peran bersamalah upaya memutuskan mata rantai sebaran covid19 ini berhasil.

Pada kesempatan itu, Wagub Marlin mengajak pelaku usaha di Natuna, terutama UMKM untuk memanfatkan era digital saat ini. Mereka bisa memanfaatkannya dalam mengembangkan UMKM, karena akan menambah penghasilan bagi keluarga. Wagub Marlin menyampaikan bahwa untuk mendukung ini, diperlukan pelatihan dan pembinaan dari dinas terkait dalam hal pemasaran dan kemasan produk yang dipasarkan lebih menarik.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Hj Ngesti Yuni Suprapti berterima kasih dengan kunjungan Wagub Marlin untuk dapat melihat secara langsung masyarakat yang berada di ujung Utara Indonesia ini. Banyak hal yang dilihat dan disampaikan masyarakat akan permasalahan yang dihadapi semoga ada solusi untuk menyelesaikan keluhan tersebut.

Pada kesempatan ini juga, Wabup Ngesti berpamitan kepada masyarakat karena pada tanggal 4 Mei 2021 akan berakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati. Dia berharap semoga silaturahmi tetap terjalin dan pembangunan berkelanjutan serta memohon maaf atas segala kekurangan yang belum terpenuhi.

Tampak hadir dalam Safari Ramadhan itu Wakil Ketua DPRD Kepri df Afrizal Dahlan, DPRD Kepri dapil Natuna Ilyas Sabli, Ketua Persatuan Mubaligh Kepri Ust Maryono, Pj Sekda Natuna Hendra Kusuma, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Aris Munandar. Hadir juga Camat Bunguran Batubi Said Muhammad Fadlly, Ketua Masjid Hikmatul Huda Ust Riyanto, Tokoh Masyarakat H Karnaini dan Jamaah Masjid Hikmatul Huda.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Tidak Akan Bosan Ingatkan Penerapan Prokes

0

RASIO.CO , Batam – Bagi Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kerjasama melawan Pandemi Covid-19 merupakan upaya memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi Batam di masa akan datang.

“Anak-anak kita punya masa depan yang mesti kita harus perhatikan,” ucap Rudi saat Safari di Tiban, Sekupang, Sabtu (1/5/2021) malam.

Lebih lanjut, Rudi menerangkan keterkaitan dua hal tersebut. Menurutnya, menyiapkan ekonomi yang baik adalah salah satu cara memastikan masa depan lebih baik.

Tantangan ekonomi saat ini adalah bagaimana pandemi Covid-19 dapat teratasi.

“Kalau investasi hengkang, butuh 5 sampai 10 tahun kembali lagi. Belum terlambat, sebelum ini semua terjadi mari laksanakan prokes terutama pakai masker” ajak Rudi.

Ia mengingatkan Batam tidak memiliki hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain, namun Batam memiliki anugerah lokasi yang strategis. Makanya, bergantung pada sektor jasa.

“Kalau tak ada kegiatan jasa akan susah ekonomi kita. Usaha-usaha masyarakat tak akan berkembang, rumah makan tak ada yang kunjungi dan lain-lain,” imbuhnya.

Untuk itu, ia bahkan mengaku tidak bosan di setiap kesempatan mensosialisasikan penerapan prokes, selain ikhtiar melalui program vaksinasi. Ia berharap pandemi ini di Batam, selesai Desember tahun 2021 ini.

“Maka prokes wajib dilaksanakan. Kita tak boleh pasrah pada takdir. Takdir bagian terakhir, bagian awal adalah usaha yang sungguh-sungguh,” kata dia.

Ia meminta semua elemen tidak abai. Terlebih menganggap pandemi ini adalah hal yang biasa, padahal sebaliknya hal yang luar biasa dan juga harus ditangani dengan semangat kolektif.

“Saya sampaikan ini demi keselamatan rakyat saya,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi : Kita Harus Kompak Dalam Menangani Covid-19

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tak pernah berhenti mengingatkan warganya mematuhi protokol kesehatan. Hal itu sebagai langkah bersama menangani Covid-19.

“Ayo pakai masker, masker, masker. Ini harus saya ingatkan terus agar kita tidak mengabaikan protokol kesehatan ini,” ujar Rudi saat Safari Ramadan, Minggu (2/5/2021).

Safari Ramadan malam ini digelar di dua tempat. Masjid Al-Hidayah Tembesi Tower, Sagulung, dilanjutkan salat tarawih di Masjid Ummah Nurul Ihsan, Puri Brata Indah, Sagulung Kota.

“Salat berjemaah sudah saya izinkan. Tapi wajib menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Kebijakan Rudi tersebut mendapat respons positif dari jemaah. Bahkan jemaah menyanggupi semua arahan Wali Kota terkait penerapan protokol kesehatan. “Kita ingin masalah Covid-19 ini cepat selesai,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga mengingatkan terkait malam takbiran. Ia melarang masyarakat untuk menggelar takbiran keliling.

“Silakan takbiran di masjid. Tahun ini tidak ada yang keluar atau keliling,” katanya.

Sementara untuk salat Idul Fitri, pihaknya tetap membolehkan jemaah berjemaah. Lagi-lagi Rudi meminta protokol kesehatan diterapkan dengan ketat.

“Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan. Kita harus kompak menangani Covid-19” kata Wali Kota.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Ingatkan Masyarakat agar Tidak Mengabaikan Prokes

0

RASIO.CO , Batam – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengimbau kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat Ketua RW dan RT terus mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Amsakar saat safari Ramadan di Yayasan Al Mukhlisin Perumahan Cipta Garden dan Masjid Al Ihwan Tiban 5 Cendrawasih Blok D Patam Lestari Sekupang. Imbauan itu dilakukan mengingat kasus positif Covid-19 terus bertambah setiap harinya di Batam.

“Jadilah penyambung lidah kami, bantu pemerintah untuk sosialisasi kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” kata Amsakar, Minggu (2/5/2021).

Amsakar bersyukur semua masjid yang dikunjunginya telah menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah. Karena itu pihaknya berharap tidak ada kluster baru dari masjid.

Itu sebabnya, Pemko Batam selama ini terus mengajak pengurus masjid agar mengingatkan jemaahnya agar tidak mengabaikan protokol kesehatan. Hal itu sangat penting agar Covid-19 tidak terus meluas.

“Mudah-mudahan tidak ada kluster baru dari masjid, karena itu mari laksanakan selalu protokol kesehatan beribadah di masjid,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Dampingi Menhub untuk Tinjau Kepulangan Pekerja Migran Indonesia

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meninjau kepulangan Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Sabtu (1/5/2021).

Turut mendampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman. Peninjauan itu mulai dari turunnya PMI dari kapal, pengecekan kesehatan hingga berdialog langsung dengan pahlawan devisa tersebut.

“Kita terus mendukung apa yang menjadi kebijakan Pemerintah Pusat,” ujar Wali Kota.

Ia mengaku, pihaknya telah membentuk tim tingkat kota yang dipimpin Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan untuk menangani kepulangan PMI.

“PMI yang pulang ke Indonesia melalui Batam harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan,” tegas Rudi.

Sementara itu, Menhub mengapresiasi kinerja Tim Satgas Kepulangan PMI. Usai meninjau, Budi menilai semua sudah dilakukan dengan baik bahkan dinilai sangat kompak.

“Untuk kepulangan ke daerah masing-masing di luar Kepri usai menjalani karantina, diberikan keleluasaan pada PMI sendiri. Bisa menggunakan transportasi udara atau melalui jalur laut. Khusus jalur laut nantinya akan disediakan kapal yang harga tiketnya akan disubsidi pemerintah” ujar Budi.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Ajak Orang Tua Tak Lelah Dampingi Anak Belajar

0

RASIO.CO , Batam – Pandemi Covid-19 telah merubah cara bagaimana para peserta didik belajar. Di mana satu tahun lebih aktivitas belajar mengajar dilakukan di rumah atau menggunakan sistem belajar daring.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan hal itu dilakukan tidak lain adalah sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Dibutuhkan peran lebih orang tua untum selalu mendampingi anak-anaknya belajar.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 dengan tema Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar, Rudi mengajak para orang tua untuk tidak lelah mendampingi anak-anaknya untuk terus belajar.

“Selamat memperingati Hardiknas 2021. Mari bersama-sama belajar sebagai suatu gerakan merdeka belajar di era pandemi,” kata Rudi, Minggu (2/5/201).

Pemerintah Kota Batam saat ini secara bertahap telah mengizinkan belajar tatap muka di sekolah. Namun pihaknya mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan.

Tak hanya para guru-guru di sekolah, para orang tua juga diharapkan bisa terus menyampaikan kepada anaknya bahwa menerapkan protokol kesehatan adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai belajar tatap muka ini menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Karena itu jalankan selalu protokol kesehatan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Hardiknas diperingati setiap tanggal 2 Mei. Bertepatan dengan hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara.

Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara sebagai Hardiknas.

Redaksi@www.rasio.co//

BUMD Kepri dan Karimun Gandeng Investor untuk Pembangunan Malarko

0

RASIO.CO , Karimun- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah memberi kesempatan kepada BUMD untuk menggandeng investor dalam menggarap kelanjutan pembangunan Pelabuhan Malarko.

“Kita kasih kesempatan pada BUMD Kepri dan Karimun untuk menggandeng investor dalam kerja sama pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan peti kemas Malarko,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi pada wartawan ketika meninjau Pelabuhan Malarko Kabupaten Karimun, Sabtu (1/5). 

Menurut Menhub, biaya pembangunan Pelabuhan Malarko adalah biaya sharing antara pemerintah pusat dan daerah dengan keterlibatan swasta dan diharapkan dapat rampung pada akhir tahun 2021 mendatang. 

“Pelabuhan Malarko akan dijadikan Pelabuhan Samudera atau pelabuhan yang dapat disinggahi kapal-kapal besar, yang memiliki fasilitas lengkap untuk tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dengan gudang,” katanya. ,” katanya. 

Perlu diketahui Pelabuhan Malarko yang terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Karimun dan merupakan Wilker dari KSOP kelas 1 Tanjung Balai Karimun ini sudah dibuat dari tahun 2008 sampai dengan 2013 lalu. 

Kelanjutan pembangunannya sempat dihentikan oleh Inspektorat karena ada temuan yang tidak sesuai. Semangat membangun daerah terluar Infonesia ini yang membuat pelabuhan itu akan kembali dibangun termasuk rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Ship To Ship yaitu lokasi perairan yang ditetapkan dan berfungsi sebagai pelabuhan yang digunakan untuk kegiatan alih muat antar kapal.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi dalam kesempatan yang sama mengatakan, Pelabuhan Malarko merupakan pelabuhan peti kemas di Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Posisinya berada di bagian tenggara dari pulau Karimun dan secara keseluruhan merupakan bagian dari wilayah pelabuhan dan perdagangan bebas BBK (Batam-Bintan-Karimun).

“Pelabuhan Malarko berada pada jalur perdagangan internasional dan berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia. Pada kawasan BBK ini berlaku pembebasan pajak dan bea cukai dalam rangka menggenjot pertumbuhan ekonomi dan investasi di Karimun dan sekitarnya,” jelas Ansar Ahmad. 

Menurut Ansar Ahmad, diproyeksikan throughput petikemas per tahun Pelabuhan Malarko sebesar 400 ribu teus. Saat ini Pelabuhan Malarko sudah membangun Causeway sepanjang 800×6 m2, Dermaga 110 x 10 m2, dan fasilitas lainnya. 

“Diperkirakan total investasi dalam proyek pembangunan pelabuhan Malarko sebesar Rp.200 Miliar,” ungkapnya. 


Pembangunan Pelabuhan Malarko sebenarnya telah di mulai sejak tahun 2008. Namun dalam empat tahun pengerjaannya, proyek yang menyerap dana APBN ini harus terhenti karena tersandung persoalan hukum pada tahun 2012 lalu.

Pemerintah pusat telah menggelontorkan dana di tahap awal sebesar Rp. 27,105 miliar. Kemudian pada tahap dua Pemerintah Pusat kembali mendanai kontrak paket Supervisi sebesar Rp. 476,4 juta. Kemudian, April 2010 lalu kembali dilakukan lelang paket pengadaan jasa Konsultansi Supervisi lanjutan terhadap fasilitas Pelabuhan laut Malarko dengan pagu anggaran Rp.450 juta. 

Di tahun yang sama kembali mengumumkan pengadaan jasa borongan dengan pagu Rp.19,5 miliar. Selanjutnya, pada Maret 2011 kembali dilakukan lelang pengadaan barang dan jasa kategori umum dengan sistem pasca kualifikasi jasa konstruksi bidang sipil, sub bidang dermaga dan perawatan dengan pagu sebesar Rp.33 miliar, kemudian pekerjaan supervisi lanjutan pembangunan fasilitas pelabuhan laut Malarko dengan pagu Rp.716 juta. 

Pada tahun 2012 lalu di tahun akhir terhentinya proyek ini, aktivitas pengerjaan kembali dilakukan dengan anggaran sebesar Rp.860 juta. Di tahun yang sama, tahap pembangunan trastle pemerintah pusat kembali mengucurkan dana sebesar Rp.49 miliar. 

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Kepri Keluarkan Surat Edaran untuk Menekan Laju Covid-19

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke Bupati dan Walikota se-Provinsi Kepulauan Riau. Surat edaran bernomor 457/SET-SETC19/V/2021 tersebut dikeluarkan tanggal 2 Mei 2021 dan berisi tentang pembatasan kegiatan masyarakat selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

“Surat edaran ini merupakan salah satu langkah bagaimana kita bersama-sama menekan penyebaran Covid 19 di Kepulauan Riau,” jelas Ansar Ahmad kepada media, Minggu (2/5). 

Beberapa hal yang ditekankan dalam surat edaran tersebut, kata Ansar, diantaranya, pertama, tentang penyelenggaraan ibadah selama Bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/Tahun 2021 di masjid/mushalla dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Kedua, pelaksanaan desinfeksi secara berkala pada ruangan masjid/mushalla serta penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun (CPTS) dengan air mengalir dan/atau handsanitizer.

“Kita juga minta para jamaah masjid dan mushola menggunakan masker secara benar dan sebisa mungkin menghindari kontak fisik antar jemaah, seperti bersalaman, berpelukan dan lain-lain,” katanya.

Tidak hanya itu, Gubernur juga minta agar ada pengaturan jaga jarak/physical distancing minimal 1 (satu) meter antar perorangan dalam pelaksanaan ibadah serta pembatasan keterisian kapasitas masjid/mushalla maksimal 50 persen.

“Kita juga menghimbau agar jemaah untuk membawa perlengkapan ibadah masing-masing dan membatasi durasi pelaksanaan rangkaian ibadah berjamaah di masjid/mushalla,” tambahnya. 

Untuk lebih menekan penyebaran Covid 19, dalam surat edaran itu Gubernur juga menghimbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/Tahun 2021 bersama keluarga inti di rumah masing-masing. Melakukan pembatasan aktivitas masyarakat di tempat dan fasilitas umum pada malam hari, maksimal sampai dengan pukul 22.00 WIB. Meniadakan pelaksanaan takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri/1 Syawal 1442 Hijriyah.

“Tidak kalah penting, penyelenggaran open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah khususnya bagi pejabat dan aparatur pemerintahan/ASN kita minta ditiadakan. Demi kebaikan bersama untuk sementara masyarakat tidak melaksanakan kunjungan silaturahmi tatap muka. Ini penting agar persoalan Covid 19 secepatnya bisa kita atasi,” tegasnya.

Untuk itu Ansar Ahmad minta Satuan Tugas Penanganan Covid 19 kabupaten/kota yang bekerja sama dengan TNI/Polri meningkatkan  pengawasan, pendisiplinan masyarakat dan penegakan protokol kesehatan di fasilitas peribadatan serta tempat dan fasilitas umum   lainnya.

“Kalau ingin Kepri sehat kita harus sepakat bahwa protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat,” pungkas Ansar Ahmad.

Redaksi@www.rasio.co//