Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 105

KPK Sebut Skema Impor Barang KW Blueray Cargo Libatkan Oknum Bea Cukai

0

RASIO.CO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang melibatkan PT Blueray Cargo (BR) dalam praktik impor barang palsu atau KW agar lolos dari pemeriksaan kepabeanan.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, perkara ini bermula dari keinginan PT Blueray Cargo agar barang-barang impor di bawah naungannya tidak dilakukan pemeriksaan saat masuk ke Indonesia.

“PT BR ini ingin supaya barang-barang yang di bawah naungannya, yang masuk dari luar negeri, itu tidak dilakukan pengecekan. Jadi, bisa dengan mudah, dengan lancar, melewati pemeriksaan di pihak Bea Cukai ini,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK dikutip CNNIndonesia, Jakarta, Kamis (5/2) malam.

Atas dasar itu, KPK menduga terjadi persekongkolan antara pihak Blueray Cargo dengan sejumlah oknum di Ditjen Bea dan Cukai untuk meloloskan barang impor mereka. Asep menyebutkan, pemufakatan jahat tersebut terjadi pada Oktober 2025.

“Pada Oktober 2025, terjadi pemufakatan jahat antara ORL, SIS, dan para pihak lainnya dengan JF, AND, serta DK, untuk mengatur perencanaan jalur importasi barang yang akan masuk ke Indonesia,” kata Asep.

Padahal, dalam ketentuan pelayanan dan pengawasan kepabeanan, telah diatur dua kategori jalur pemeriksaan impor sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan, yakni jalur merah dengan pemeriksaan fisik barang dan jalur hijau tanpa pemeriksaan fisik.

Namun, dalam praktiknya, Asep mengungkapkan adanya pengondisian parameter jalur pemeriksaan.

“Selanjutnya FLR, pegawai Ditjen Bea Cukai, menerima perintah dari ORL untuk menyesuaikan parameter jalur merah, dan menindaklanjutinya dengan menyusun ruleset pada angka 70 persen,” ujarnya.

Penyesuaian parameter tersebut kemudian dikirim dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan ke Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Ditjen Bea Cukai untuk dimasukkan ke dalam sistem mesin pemeriksa barang impor.

Menurut Asep, pengondisian ini membuat barang-barang impor milik Blueray Cargo tidak masuk ke jalur merah sehingga terhindar dari pemeriksaan fisik. “Dengan demikian, barang-barang yang diduga palsu, KW, dan ilegal bisa masuk ke Indonesia tanpa pengecekan oleh petugas Bea Cukai,” katanya.

Selain itu, KPK juga mencatat adanya sejumlah pertemuan dan penyerahan uang dari pihak Blueray Cargo kepada oknum Bea Cukai yang terjadi selama periode Desember 2025 hingga Februari 2026 di beberapa lokasi.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan adanya dugaan penyediaan rumah aman atau safe house oleh oknum Bea Cukai dalam perkara ini. Rumah tersebut diduga digunakan untuk menyimpan barang-barang terkait tindak pidana, termasuk uang tunai dan logam mulia.

“Diduga para oknum dari Ditjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang, kemudian tadi logam,” ujar Budi.

Ia menambahkan, rumah aman tersebut diduga disewa secara khusus dan penyidik masih menelusuri kepemilikan serta keterkaitannya dengan para pihak yang terlibat. “Punyanya siapa? Nanti kami cek dulu ya,” katanya.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan. Salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Setelah pemeriksaan selama 1×24 jam, KPK menetapkan enam orang dari total 17 pihak yang diamankan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan DJBC.

Enam tersangka tersebut yakni Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL), pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).

***

Tembus Ritel Modern, Pemko Batam Lepas 30 Produk UMKM ke Mustafa Centre Bintan

0

RASIO.CO, Batam — Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (KUM) secara resmi melepas 30 produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk dipasarkan di jaringan ritel modern Mustafa Centre Bintan, Kamis (5/1).

Pelepasan produk tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pasar UMKM Batam sekaligus membuka peluang penetrasi pasar nasional hingga internasional melalui jaringan ritel modern dengan jangkauan konsumen yang lebih luas.

Sebanyak 30 produk UMKM yang dilepas telah melalui proses kurasi ketat, mencakup aspek kualitas produk, kemasan, serta kelayakan pasar. Produk-produk tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner olahan hingga kerajinan tangan, yang dinilai memiliki daya saing untuk dipasarkan di ritel modern.

Kepala Dinas KUM Kota Batam Salim menyampaikan bahwa kerja sama dengan Mustafa Centre Bintan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Masuknya produk UMKM Batam ke ritel modern seperti Mustafa Centre bukan hanya soal penjualan, tetapi juga pembuktian kualitas. Ini bagian dari upaya kami memperkuat kemitraan strategis sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas dan berorientasi ekspor,” ujar Salim.

Menurutnya, kolaborasi tersebut memiliki sejumlah nilai strategis, di antaranya membuka peluang bagi produk lokal untuk bersaing di ritel besar dengan jangkauan konsumen internasional, mendorong peningkatan kualitas dan standar produk UMKM, serta membangun kemitraan jangka panjang antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan pengelola ritel modern.

Atas nama Pemerintah Kota Batam, Salim juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Mustafa Centre Bintan yang telah memberikan ruang bagi produk-produk lokal Batam. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi ritel modern lainnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM.

Ke depan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap pelaku UMKM. “Target kami, semakin banyak UMKM Batam yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkas Salim.

YD

RSBP Batam Raih Bintang 4 Transformasi Digital BPJS Kesehatan

0

RASIO.CO, Batam — Rumah Sakit BP Batam (RSBP) resmi meraih Bintang 4 Transformasi Digital BPJS Kesehatan sebagai pengakuan atas pemenuhan standar integrasi sistem pelayanan dan klaim dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Piagam Transformasi Digital tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja BPJS Kesehatan Pusat ke RSBP pada Selasa (4/2). Dalam kunjungan tersebut, jajaran BPJS Kesehatan turut melakukan peninjauan langsung terhadap alur pelayanan pasien, mulai dari proses pendaftaran melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) hingga pelayanan di poliklinik, guna memastikan kesesuaian antara sistem digital dan implementasi pelayanan di lapangan.

Capaian Bintang 4 menandakan bahwa RSBP telah memenuhi seluruh persyaratan transformasi digital BPJS Kesehatan. Persyaratan tersebut meliputi implementasi antrean online, penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) elektronik, penerapan biometrik, serta integrasi layanan farmasi melalui bridging farmasi yang terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan.

Direktur RSBP dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur rumah sakit dalam membangun sistem pelayanan berbasis digital yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas.

“Capaian Bintang 4 ini merupakan wujud komitmen RSBP dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan inovatif, didukung sumber daya manusia yang mahir serta pengelolaan data pelayanan dan klaim yang akurat, sejalan dengan nilai PRIMA yang kami terapkan,” ujar dr. Tanto.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait menegaskan bahwa keberhasilan RSBP tidak terlepas dari sinergi kelembagaan serta komitmen pimpinan dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

“Transformasi digital di RSBP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami mendorong agar capaian ini menjadi fondasi penguatan layanan kesehatan yang semakin prima,” ujar Ariastuty Sirait.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan mengapresiasi kesiapan dan komitmen RSBP dalam memenuhi standar transformasi digital yang ditetapkan BPJS Kesehatan.

“Bintang 4 menunjukkan bahwa sistem dan proses digital di RSBP telah terintegrasi dengan baik sesuai ketentuan BPJS Kesehatan. Kami berharap capaian ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan untuk mendukung pelayanan JKN yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan,” ungkap Edwin Aristiawan.

Ke depan, RSBP berkomitmen melanjutkan pengembangan sistem informasi pelayanan kesehatan, termasuk penguatan rekam medis elektronik (electronic medical record/EMR) serta integrasi lanjutan sesuai roadmap transformasi digital BPJS Kesehatan, guna mendukung peningkatan mutu layanan JKN bagi masyarakat.

YD

Bangun Generasi Cerdas Digital, Polres Lingga Sosialisasi Bijak Bermedsos ke Pelajar

0

RASIO.CO, Lingga — Kepolisian Resor (Polres) Lingga bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi bijak bermedia sosial kepada pelajar kelas X SMAN 2 Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (5/2).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar dalam menggunakan media sosial secara cerdas, bertanggung jawab, serta beretika di tengah masifnya arus informasi digital.

Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar dibekali pengetahuan mengenai dampak positif dan negatif media sosial, bahaya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat penyalahgunaan media sosial.

Hadir dalam kegiatan ini Kasat Binmas Polres Lingga AKP Sri Budianto, PS Kasi Humas Polres Lingga IPTU Indra Gunawan, Ketua Aliansi BEM se-Kabupaten Lingga Suci Pratiwi, serta para pelajar kelas X SMAN 2 Dabo Singkep yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Lingga AKP Sri Budianto menegaskan pentingnya edukasi sejak dini agar pelajar memahami bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki aspek hukum dan etika yang harus dipatuhi.

“Kami berharap para pelajar dapat menggunakan media sosial secara bijak, santun, dan bertanggung jawab. Jadikan media sosial sebagai sarana untuk belajar dan berprestasi, bukan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Sri Budianto.

Melalui sinergi antara Polres Lingga dan Aliansi BEM se-Kabupaten Lingga, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi muda yang cerdas bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana positif untuk pengembangan diri dan prestasi.

Polres Lingga menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada generasi muda sebagai langkah pencegahan dan pembinaan guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Lingga.

Puspan

KPK Tangkap Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai dalam OTT

0

RASIO.CO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rizal, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Lampung, Rabu (4/2).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Rizal diamankan di wilayah Lampung. Saat menjabat, yang bersangkutan merupakan pejabat eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Yang bersangkutan pejabat eselon dua di Bea Cukai. Sebetulnya sudah mantan ya, mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan. Itu yang kemudian diamankan di wilayah Lampung,” ujar Budi di Kantor KPK, Jakarta, Rabu sore.

Selain Rizal, tim KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam OTT tersebut. Namun, identitas para pihak tersebut belum dapat disampaikan ke publik karena masih dalam proses pemeriksaan.

“Hari ini KPK juga mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung. Beberapa pihak sudah tiba di K4 atau Kantor KPK dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif. Beberapa pihak lain masih dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi.

OTT ini berkaitan dengan kegiatan importasi yang diduga mengandung tindak pidana korupsi. Dalam operasi tersebut, KPK turut menemukan dan menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai serta logam mulia seberat 3 kilogram.

“Ya terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia. Nanti detailnya barang itu apa saja akan kami update,” ujar Budi.

Sesuai ketentuan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah pejabat di internal Bea dan Cukai.

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat BC,” kata Budi melalui pesan tertulis, Rabu.

Ia menegaskan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

“BC berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung. Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

***

Amsakar-Li Claudia Buka MTQH XXXIV Nongsa, Dorong Pembumian Nilai Al-Qur’an

0

RASIO.CO, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Nongsa Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Rabu (4/2).

Pembukaan MTQH turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Erlita Amsakar, unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah dari empat kelurahan peserta, yakni Sambau, Batu Besar, Kabil, dan Ngenang. Suasana religius mewarnai jalannya acara sebagai wujud komitmen bersama dalam syiar Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Nongsa.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan jajaran Pemerintah Kecamatan Nongsa atas kesiapan dan kerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQH tahun ini. Ia menilai kekompakan antara panitia, pemerintah kelurahan, dan kecamatan menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan tersebut.

“Apa yang kami saksikan hari ini merupakan bukti bahwa panitia, pimpinan kelurahan, dan pimpinan kecamatan kompak bahu-membahu menyukseskan MTQH Tingkat Kecamatan Nongsa. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan bahwa MTQH tidak semata menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dan Hadits, melainkan juga momentum untuk memperkuat pembumian nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai tumbuhnya rumah tahfiz serta berkembangnya pesantren di Batam menjadi indikator positif keberhasilan pembinaan keagamaan yang dilakukan selama ini.

“Rumah tahfiz terus tumbuh, pesantren terus berkembang. Ini menandakan bahwa proses pembinaan yang kita lakukan berjalan dengan baik dan dikelola secara serius serta berkelanjutan,” katanya.

Di akhir sambutan, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia meyakini penerapan nilai-nilai keagamaan secara konsisten akan membawa keberkahan bagi Kota Batam.

“Jika umat beragama benar-benar mengamalkan nilai-nilai keagamaannya, insya Allah Batam akan menjadi negeri yang diberkati,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Nongsa Tahun 2026, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

YD

Kapolri Hadiri Pemakaman Istri Hoegeng, Kenang Pesan Integritas Eyang Meri untuk Polri

0

RASIO.CO, Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

Usai mengikuti prosesi pemakaman, Kapolri menyampaikan bahwa Eyang Meri semasa hidupnya kerap memberikan pesan moral kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pesan tersebut, menurut Sigit, menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi Korps Bhayangkara.

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” ujar Sigit.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa saat melayat ke rumah duka, keluarga memutar rekaman suara Eyang Meri yang berisi pesan khusus bagi Polri. Rekaman tersebut semakin menguatkan nilai-nilai keteladanan yang diwariskan almarhumah.

“Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama, bagaimana beliau selalu menyampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” kata Sigit.

Menurutnya, pesan-pesan tersebut merupakan amanah atau wasiat yang harus terus dijaga dan dikumandangkan oleh seluruh jajaran Polri di mana pun bertugas.

“Karena setiap beliau menyampaikan, Eyang Meri selalu berpesan saat terakhir, tolong jaga dan titip institusi Polri,” ucapnya.

Kapolri menegaskan, pesan Eyang Meri memiliki makna yang sangat mendalam bagi institusi Polri ke depan. Ia menyebut Polri harus terus meneladani nilai integritas, memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, serta menjalankan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal yang kami kenang dari Eyang Hoegeng,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Kapolri menyampaikan penghormatan terakhir kepada Eyang Meri sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk menjaga warisan nilai yang ditinggalkan keluarga Hoegeng.

“Selamat jalan Eyang Meri. Kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan dari pendahulu, utamanya almarhum Hoegeng Iman Santoso, akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.

AD

Pers Card Number One: Jalan Panjang Kesetiaan Cak Iban

0

RASIO.CO, Batam — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menganugerahkan Press Card Number One (PCNO) kepada wartawan senior Saibansah Dardani sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama 33 tahun di dunia jurnalistik.

Undangan resmi sebagai penerima PCNO tertuang dalam surat Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bernomor 476/PWI-P/HPN2026/I/2026 tertanggal 27 Januari 2026.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa penyerahan PCNO akan dilakukan dalam sebuah acara khusus pada rangkaian HPN 2026 yang digelar pada 9 Februari di Banten.

Saibansah Dardani, yang akrab disapa Cak Iban, menilai Press Card Number One bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan pengakuan atas kesetiaan dan konsistensi dalam menjalani profesi wartawan.

“PCNO bukan penghargaan biasa. Bagi saya, ini pengakuan dari organisasi profesi tertua di Indonesia atas dedikasi, kontribusi, dan kesetiaan pada profesi wartawan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, angka 33 tahun dalam perjalanan kariernya bukan semata hitungan waktu, melainkan rekam jejak panjang yang dilalui dari satu ruang redaksi ke ruang redaksi lain, dari media cetak ke media siber, serta dari kerja-kerja lapangan hingga pengambilan keputusan redaksional.

Cak Iban mengungkapkan bahwa nilai utama yang dipegang sejak awal kariernya adalah kesadaran bahwa wartawan merupakan pembelajar seumur hidup. Ia mengawali profesi sebagai wartawan muda di Harian Pagi Riau Pos, Pekanbaru, dengan proses belajar secara otodidak dan pendampingan wartawan senior seperti Rida K. Liamsi, Kazzaini KS, dan Mostamir Thalib.

“Dari belajar dan terus belajar itulah sejatinya esensi profesi wartawan. Belajar tiada henti,” katanya.

Selain komitmen belajar, ia menegaskan dua prinsip yang tidak pernah ditawar sepanjang perjalanan profesionalnya, yakni integritas dan kompetensi. Menurutnya, tanpa integritas wartawan akan kehilangan kepercayaan publik, sementara tanpa kompetensi profesi jurnalistik kehilangan maknanya.

Perjalanan jurnalistik Cak Iban dimulai pada awal 1990-an melalui media cetak. Ia pernah berkiprah di Harian Riau Pos, Majalah Warta Ekonomi, dan Majalah Kapital di Jakarta, hingga memegang tanggung jawab redaksional dan manajerial di media daerah seperti Harian Lantang di Batam.

Memasuki era digital, Cak Iban memilih beradaptasi dengan perkembangan media siber. Sejak 2014, ia dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi BATAMTODAY.COM. Selanjutnya, pada 17 Agustus 2022, ia mendirikan J5NEWSROOM.COM sebagai bagian dari komitmen merawat kemerdekaan pers di tengah perubahan ekosistem media.

Kepada generasi wartawan saat ini, yang bekerja di tengah tekanan ekonomi dan dinamika digital, Cak Iban mengingatkan pentingnya kembali pada nilai dasar profesi.

“Tetaplah menjadi wartawan yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” ujarnya.

Di luar pencapaian profesional tersebut, Cak Iban menyampaikan harapan sederhana tentang bagaimana ia ingin dikenang.

“Saya cuma ingin dikenang sebagai sahabat, teman ngopi yang menyenangkan, teman diskusi, dan hamba Allah SWT yang dhaif,” katanya.

Dalam lanskap media yang semakin dinamis, kisah perjalanan Saibansah Dardani menjadi pengingat bahwa keberlangsungan pers tidak hanya ditentukan oleh sorotan, tetapi oleh konsistensi, kesetiaan pada nilai, dan tanggung jawab etik yang dijaga dalam jangka panjang.

YD

BP Batam Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Kawasan KKOP Bandara Hang Nadim

0

RASIO.CO, Batam — Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam bersama unsur TNI dan Polri menertibkan aktivitas tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (4/2).

Penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan obyek vital nasional serta menjaga keselamatan penerbangan di Bandara Hang Nadim. Sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari Ditpam Aset dan Kawasan BP Batam, Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316, serta Pengelola Kawasan Bandara BP Batam.

Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Mujiyono, menegaskan bahwa Bandara Hang Nadim memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang masuknya investasi dan pariwisata di Kota Batam.

Menurut dia, keberadaan aktivitas tambang pasir ilegal di kawasan bandara tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu operasional dan keselamatan penerbangan.

“Bandara merupakan obyek vital nasional yang harus diamankan dalam rangka menjaga dan meningkatkan investasi Kota Batam,” ujar Mujiyono usai memimpin apel penertiban.

Ia menambahkan, pengamanan KKOP Bandara Hang Nadim akan terus dilakukan melalui penertiban aktivitas ilegal serta penguatan sinergi lintas sektoral antara BP Batam, TNI, dan Polri.

Mujiyono juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan bandara demi menjaga keselamatan penerbangan sekaligus mendukung iklim investasi yang kondusif.

“Dan yang paling penting adalah keberlanjutan dari kegiatan ini sehingga kegiatan itu (tambang pasir) tidak terjadi lagi,” katanya.

Penertiban ini menjadi bagian dari komitmen BP Batam dalam menjaga keamanan aset strategis serta memastikan kawasan bandara tetap steril dari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.

YD

KPK Gelar OTT Kelima Tahun 2026, Penyidikan Masih Berlangsung

0

RASIO.CO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kelima sepanjang tahun 2026 di wilayah Jakarta.

Konfirmasi tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikutip dari Antara, Rabu. Namun demikian, Fitroh belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait identitas pihak-pihak yang diamankan maupun perkara yang sedang ditangani.

“Ya,” ujar Fitroh singkat saat dimintai konfirmasi.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap dalam operasi tersebut, termasuk menetapkan tersangka atau melepaskannya.

Sepanjang awal 2026, KPK tercatat aktif melakukan sejumlah OTT di berbagai daerah. OTT pertama tahun ini dilakukan pada 9–10 Januari 2026 dengan mengamankan delapan orang. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan OTT tersebut terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, periode 2021–2026.

OTT kedua dilakukan pada 19 Januari 2026 dengan menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya. Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dengan modus imbalan proyek, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.

Pada hari yang sama, KPK juga mengonfirmasi OTT ketiga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan mengamankan Bupati Pati, Sudewo. Kasus tersebut terkait dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Sementara itu, OTT keempat dilakukan pada 4 Februari 2026 di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dengan OTT terbaru di Jakarta ini, KPK kembali menegaskan komitmennya dalam upaya penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi di berbagai sektor.

***