Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 106

Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim

0

RASIO.CO, Batam — Badan Pengusahaan (BP) Batam mempertegas posisi Batam sebagai simpul strategis dalam jalur perdagangan dan industri maritim global melalui partisipasinya dalam pameran Euromaritime 2026 yang digelar di Marseille, Prancis.

Dalam ajang tersebut, Batam diperkenalkan tidak lagi sekadar sebagai kawasan industri penunjang, melainkan sebagai platform operasional industri maritim yang berada di jalur pelayaran tersibuk dunia, yakni Selat Malaka dan Singapura.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan langsung potensi Batam dalam sesi forum diskusi bersama pelaku industri maritim Eropa. Ia menegaskan bahwa daya saing Batam ditopang oleh kombinasi lokasi geografis strategis, status kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ), serta ekosistem industri maritim yang telah terbangun secara solid.

“Batam tidak hanya unggul secara geografis, tetapi juga siap dari sisi industri. Kami berada di jalur perdagangan dunia dan siap menjadi mitra strategis dalam rantai pasok global,” ujar Fary di hadapan peserta forum.

Agenda BP Batam di Marseille diawali dengan pertemuan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Marseille. Dalam pertemuan tersebut, KJRI menyatakan dukungan terhadap langkah Batam dalam memperluas jejaring kerja sama ekonomi Indonesia, khususnya di kawasan Eropa.

Partisipasi BP Batam dalam Euromaritime dinilai sejalan dengan agenda diplomasi ekonomi Indonesia yang mendorong kawasan strategis nasional terhubung langsung dengan jaringan industri global.

“Kehadiran BP Batam di Euromaritime mencerminkan meningkatnya perhatian dan kepercayaan internasional terhadap Batam sebagai mitra strategis di sektor maritim dan investasi,” kata Konsul Jenderal RI di Marseille, Dian Kusumaningsih.

Minat pelaku industri Eropa terlihat dari respons positif terhadap skala dan konsentrasi industri galangan kapal di Batam, yang saat ini menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Sejumlah perusahaan maritim asal Prancis menyatakan ketertarikan untuk menjajaki peluang kerja sama, mulai dari desain kapal, industri pendukung perkapalan, hingga layanan maritim.

Peluang kolaborasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui agenda business matching yang direncanakan berlangsung di Batam pada Maret 2026.

Keikutsertaan BP Batam dalam Euromaritime 2026 turut didukung oleh delegasi daerah dan teknis, di antaranya Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar. Kehadiran delegasi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat promosi investasi Batam di tingkat internasional.

Dengan realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun sepanjang 2025, Batam dinilai mampu bertahan di tengah ketidakpastian global sekaligus meningkatkan posisinya dari kawasan industri regional menjadi pemain yang mulai diperhitungkan dalam arsitektur industri maritim dunia.

YD

Tragedi Siswa SD di NTT, Pemerintah Soroti Tekanan dan Frustrasi Sosial

0

RASIO.CO, Jakarta — Pemerintah menyampaikan keprihatinan dan membuka suara atas tragedi seorang siswa Sekolah Dasar (SD) kelas IV di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditemukan meninggal dunia tergantung di sebuah dahan pohon cengkeh, Kamis (29/1) pekan lalu.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menilai peristiwa tersebut harus menjadi pengingat sekaligus cambuk bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Ya, ini harus menjadi cambuk,” ujar Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (3/2) malam, dikutip dari Antara.

Cak Imin juga menekankan pentingnya keterbukaan sosial agar masyarakat, khususnya kelompok rentan, merasa mudah untuk meminta bantuan ketika menghadapi kesulitan.

“Kita juga harus cari akar masalah frustrasi sosial itu sudah sejauh mana,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan tragedi tersebut menjadi atensi bersama pemerintah. Ia menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa korban dan keluarganya.

“Ya, tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2).

Gus Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Sosial akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memperkuat pendampingan sosial bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Pada saat yang sama, ia menyoroti pentingnya penguatan data sosial agar negara dapat menjangkau keluarga-keluarga yang membutuhkan perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan secara tepat.

“Bagaimana data ini kita sajikan sebaik mungkin, sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi, dan memerlukan pemberdayaan,” ujarnya.

Dari sisi pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Nanti coba kita selidiki ya. Saya belum tahu informasinya,” kata Abdul Mu’ti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan meninggal dunia di sebuah dahan pohon cengkeh yang berada tidak jauh dari pondok tempat ia tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun.

Dalam proses penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditujukan kepada ibunda korban. Surat tersebut ditulis menggunakan bahasa Ngada.

Dalam surat itu, korban meminta ibundanya untuk merelakan kepergiannya lebih dulu, serta meminta agar sang ibu tidak menangis, mencari, atau merindukannya. Pada bagian akhir surat, terdapat gambar menyerupai emoji dengan ekspresi wajah menangis.

Hasil pemeriksaan kepolisian mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku tulis dan pena seharga Rp10.000. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Ibunda korban, MGT (47), mengaku pada malam sebelum kejadian korban sempat menginap di rumahnya. Keesokan paginya, sekitar pukul 06.00, korban diantar kembali ke pondok neneknya menggunakan jasa ojek.

MGT juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat memberikan nasihat terakhir kepada korban agar tetap rajin bersekolah. Dari pemeriksaan kepolisian, diketahui kondisi ekonomi keluarga korban tergolong terbatas dan menghadapi berbagai kekurangan.

***

Terima LHP BPK, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Penuntasan TBC

0

RASIO.CO, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas Upaya Penuntasan Tuberkulosis (TBC) Pemerintah Kota Batam dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau. Penyerahan berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Kepri, Batamcentre, Selasa (3/2).

Penyerahan LHP tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala BPK RI Perwakilan Kepri Emmy Mutiarini, serta Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin. Dalam kegiatan itu, Amsakar turut didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas pelaksanaan audit kinerja yang dinilainya memberikan arah strategis bagi perbaikan tata kelola penanganan TBC di Kota Batam.

“Melalui pemeriksaan ini, kami memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tiga aspek yang perlu segera dibenahi, yaitu penyusunan peta jalan atau rencana aksi, penguatan kelembagaan khusus penanganan TBC, serta optimalisasi pemantauan pengobatan pasien di lapangan,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, upaya penuntasan TBC merupakan bagian dari prioritas nasional yang sejalan dengan kebijakan Presiden RI dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan.

Amsakar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam telah mulai menindaklanjuti rekomendasi BPK. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai dasar hukum penguatan program penanggulangan TBC di daerah.

“Saya sudah mendisposisikan agar aturan ini segera disusun. Selanjutnya, fokus kita adalah memastikan implementasinya berjalan efektif di lapangan,” tegasnya.

Ia optimistis, melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Batam, DPRD, serta pengawasan BPK, angka kasus TBC di Batam dapat ditekan secara signifikan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Kepri Emmy Mutiarini menjelaskan bahwa Kota Batam dipilih sebagai sampel pemeriksaan kinerja tematik nasional karena memiliki karakteristik wilayah yang strategis sekaligus berisiko tinggi terhadap penyebaran TBC.

“Batam merupakan wilayah terpadat di Kepulauan Riau dan menjadi simpul transportasi domestik maupun internasional. Tingginya mobilitas penduduk menjadikan Batam sebagai daerah yang rentan terhadap persebaran penyakit menular. Secara nasional, Indonesia juga masih berada di peringkat kedua jumlah kasus TBC tertinggi di dunia,” jelas Emmy.

YD

Wakil Kepala BP Batam Tinjau Empat Waduk, Pastikan Ketahanan Air Bersih Tetap Terjaga

0

RASIO.CO, Batam — Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi sejumlah waduk yang menjadi sumber utama air baku bagi masyarakat Batam, Sabtu (31/1).

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan air bersih tetap terjaga di tengah sejumlah wilayah yang masih mengalami gangguan distribusi.

Empat waduk yang ditinjau meliputi Waduk Sei Ladi, Waduk Sei Harapan, Waduk Duriangkang, dan Waduk Nongsa. Selain mengecek kondisi waduk, Li Claudia juga memantau progres perbaikan pipa distribusi air di Waduk Sei Ladi.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan air baku dari berbagai aspek, mulai dari kualitas air, kuantitas atau debit, hingga kontinuitas distribusi kepada masyarakat.

“Kami terus bekerja untuk menuntaskan persoalan air di beberapa wilayah yang menjadi stres area,” ujar Li Claudia.

Ia juga menginstruksikan pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar meningkatkan pengawasan di lapangan serta mempercepat penanganan di wilayah-wilayah yang selama ini kerap mengalami gangguan suplai air. Menurutnya, mitigasi persoalan harus dilakukan secara menyeluruh dengan langkah konkret, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Li Claudia menegaskan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan infrastruktur air serta pengawasan langsung di lapangan menjadi prioritas BP Batam dalam merespons berbagai keluhan masyarakat.

“Dengan meninjau langsung kondisi waduk dan pipa distribusi, seluruh proses dapat terpantau sehingga gangguan suplai air kepada masyarakat bisa segera teratasi,” tambahnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen BP Batam untuk memperkuat sistem penyediaan air bersih sekaligus memastikan layanan air bagi masyarakat Batam berjalan lebih andal dan berkesinambungan.

YD

Kasus Suap CPO, Vonis Arif Nuryanta Ditambah Jadi 14 Tahun Bui

0

RASIO.CO, Jakarta — Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman terhadap terdakwa Muhammad Arif Nuryanta dalam perkara suap terkait putusan lepas tiga korporasi pada kasus ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya periode Januari–April 2022.

Pada tingkat banding, majelis hakim menjatuhkan pidana 14 tahun penjara, lebih berat dari putusan pengadilan tingkat pertama yang menjatuhkan hukuman 12,5 tahun penjara.

Putusan banding tersebut sekaligus mengubah amar putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 70/Pid.Sus-TPK/2025/PN.JKT.PST tanggal 3 Desember 2025, khususnya terkait lamanya pidana penjara, pidana penjara pengganti denda, serta pidana penjara pengganti uang pengganti.

Perkara banding Nomor: 4/PID.SUS-TPK/2026/PT DKI ini diperiksa dan diadili oleh majelis hakim yang diketuai Albertina Ho dengan hakim anggota H. Budi Susilo dan Bragung Iswanto, serta Panitera Pengganti Roslina Napitupulu. Putusan dibacakan pada Senin, 2 Februari 2026.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Muhammad Arif Nuryanta terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menerima suap secara bersama-sama sebagaimana dakwaan alternatif kesatu subsidair. Arif yang merupakan mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijatuhi pidana penjara selama 14 tahun dan denda sebesar Rp500.000.000,00.

“Apabila denda tersebut tidak dibayar, maka harta kekayaan Terpidana disita dan dilelang oleh Jaksa untuk membayar denda tersebut dan apabila tidak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 140 hari,” demikian amar putusan banding yang dikutip CNNIndonesia, Selasa (3/2).

Selain pidana badan dan denda, majelis hakim juga menghukum Arif untuk membayar uang pengganti sebesar Rp14.734.276.000,00. Apabila dalam waktu paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap uang pengganti tersebut tidak dibayarkan, maka harta benda terpidana dapat disita dan dilelang oleh Jaksa.

“Dan dalam hal Terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 tahun,” ujar hakim.

Hakim juga menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Arif dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta memerintahkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Dalam pertimbangan perkara, terungkap bahwa Arif menerima suap dalam dua tahap dengan total nilai Rp14.734.276.000,00. Informasi tersebut sebelumnya juga dikutip dari CNNIndonesia.

Sebelumnya, pada tingkat pertama, Arif yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Pusat divonis 12,5 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, serta uang pengganti sekitar Rp14,7 miliar subsider 5 tahun penjara. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut pidana 15 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, dan uang pengganti Rp15,7 miliar subsider 6 tahun penjara.

Kasus suap terkait putusan lepas perkara ekspor minyak sawit mentah ini juga menyeret sejumlah pihak lain, termasuk majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Djuyamto, Agam Syarief Baharudin, dan Ali Muhtarom, serta mantan Panitera Muda Perdata PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan.

Adapun tiga korporasi yang terlibat dalam perkara ekspor CPO tersebut adalah PT Musim Mas Group, PT Permata Hijau Group, dan PT Wilmar Nabati Group.

AD

TP-PKK Lingga Gelar Raker 2026, Bahas Ketahanan Pangan dan Ramadhan

0

RASIO.CO, Lingga — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, memimpin Rapat Kerja (Raker) TP-PKK Kabupaten Lingga Tahun 2026 yang digelar di Gedung Daerah Junjungan Negeri Daik Lingga, Senin (2/2) kemarin.

Raker tersebut diikuti oleh ketua dan anggota kelompok kerja (Pokja) TP-PKK Kabupaten Lingga. Kegiatan ini bertujuan mematangkan program kerja tahun 2026, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, serta menyusun langkah strategis organisasi dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Maratusholiha Nizar menegaskan pentingnya peran dan fungsi TP-PKK dalam mendukung program pembangunan daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa salah satu fokus utama program kerja TP-PKK Kabupaten Lingga ke depan adalah mendorong kemandirian daerah melalui penguatan ketahanan pangan. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan kebijakan dan program nasional yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Sejalan dengan program Presiden, ketahanan pangan harus terus kita tingkatkan,” ujar Maratusholiha.

Selain ketahanan pangan, TP-PKK Kabupaten Lingga juga akan melaksanakan berbagai program sosial dan keagamaan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga dan komunitas.

Melalui pelaksanaan rapat kerja ini, TP-PKK Kabupaten Lingga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar Pokja, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program, serta memastikan setiap kegiatan berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Puspan

Polisi Ungkap Kasus Pembobolan Rumah di Batam, Lima Pelaku Diamankan

0

RASIO.CO, Batam — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau bersama Satreskrim Polresta Barelang mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) berupa pembobolan rumah di Perumahan Bandar Sri Mas, Kecamatan Batam Kota.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Polresta Barelang, Senin (2/2). Konferensi pers dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Ronni Bonic, didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Debby Tri Andrestian, serta Kasi Humas Polresta Barelang AKP Budi Santosa.

Kombes Pol Ronni Bonic menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 23 Januari 2026. Korban berinisial P, seorang ibu rumah tangga, melaporkan rumahnya dibobol saat ditinggal berbelanja ke pasar dalam kondisi kosong.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku yang berjumlah lima orang berinisial IY, MI, SDN, AS, dan RH menjalankan aksinya dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari rumah yang ditinggalkan pemiliknya. Setelah memastikan rumah dalam keadaan kosong, para pelaku merusak gembok pagar dan pintu menggunakan alat seperti obeng dan linggis, lalu mengambil sejumlah barang berharga milik korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa perhiasan emas, uang tunai sebesar Rp10 juta, serta mata uang asing sebesar RM1.000. Total kerugian ditaksir mencapai Rp110 juta. Aksi pencurian itu baru diketahui korban saat kembali ke rumah, namun para pelaku sudah melarikan diri meski korban sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Ronni Bonic menambahkan, berkat kerja cepat Tim Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, para pelaku berhasil diamankan kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di wilayah Bengkong dan Batu Aji, Kota Batam. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain alat yang digunakan pelaku, kendaraan bermotor, helm, jaket, serta uang tunai hasil kejahatan.

Selain TKP di Perumahan Bandar Sri Mas, hasil pengembangan penyidikan mengungkap bahwa para pelaku diduga terlibat dalam beberapa kasus pencurian serupa di wilayah Kota Batam dengan modus operandi menyasar rumah kosong dan beraksi secara berkelompok.

Dalam perkara ini, empat pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak kategori V. Sementara tersangka berinisial RH dikenakan Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 591 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Polda Kepri dan Polresta Barelang berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan akan segera kami tindaklanjuti secara profesional dan terukur,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

YD

Digelar 2–8 Maret, Pemprov Kepri Matangkan Persiapan KURMA 2026

0

RASIO.CO, Tanjungpinang — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai III, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Senin (2/2). Rapat ini digelar untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan kegiatan menjelang bulan suci Ramadan.

Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Luki Zaiman Prawira dan dihadiri unsur perangkat daerah, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, serta perwakilan lembaga terkait lainnya.

Dalam arahannya, Luki menjelaskan bahwa Ramadhan Fair merupakan bagian dari rangkaian program Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) yang terintegrasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Program tersebut telah menjadi agenda nasional sejak 2023 dalam menyambut bulan Ramadan.

Luki menegaskan bahwa Kepri Ramadhan Fair yang diberi brand KURMA atau Kepulauan Riau Ramadhan Fair telah menjadi identitas tahunan Provinsi Kepulauan Riau. Branding tersebut pertama kali digunakan pada 2024 dan kembali dipertahankan pada pelaksanaan 2026.

“KURMA ini sudah menjadi identitas kita. Awal prosesnya dari KDEKS dan KNEKS. Kepri bahkan menjadi salah satu provinsi yang pertama kali dikunjungi Wakil Presiden pada pelaksanaan Ramadhan Fair beberapa tahun lalu,” ujar Luki.

Ia juga mengapresiasi peran Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau sebagai Ketua Pelaksana KDEKS Daerah yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kepri Ramadhan Fair.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda utama yang direncanakan berlangsung pada 2–8 Maret 2026. Kegiatan tersebut meliputi lomba azan dan dai cilik tingkat provinsi, lomba busana muslim berbasis produk UMKM lokal, lomba kompang dan sholawat, pasar murah, pojok layanan syariah, seminar ekonomi dan keuangan syariah, serta bazar UMKM.

Luki menekankan pentingnya penunjukan penanggung jawab atau person in charge (PIC) untuk setiap lomba dan kegiatan guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan tepat waktu, mengingat jadwal pelaksanaan yang semakin dekat.

Rapat juga menyepakati rekomendasi lokasi kegiatan, yakni bazar UMKM tetap dipusatkan di Jalan Merdeka, sementara acara penutupan dan kegiatan utama diarahkan ke kawasan Dekranasda Kepulauan Riau yang dinilai lebih representatif untuk menerima tamu VIP dan undangan dari kementerian.

“Kita ingin penutupan dilaksanakan di area Dekranasda. Lokasinya lebih luas dan fasilitasnya lengkap, termasuk untuk VIP dan layanan pendukung lainnya,” jelas Luki.

Ia meminta seluruh perangkat daerah segera bergerak cepat menyusun teknis pelaksanaan dan pembiayaan kegiatan secara konkret. Menurutnya, setiap usulan kegiatan harus disertai perencanaan anggaran agar pelaksanaannya realistis dan terukur.

“Kita rapat teknis dulu. Setelah seluruh susunan kegiatan jelas, nanti kita gelar rapat final. Yang penting kita siap menyukseskan KURMA 2026,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hasan memaparkan konsep awal pelaksanaan KURMA 2026, mencakup penataan venue, jadwal acara, serta kebutuhan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah. Konsep tersebut selanjutnya akan dibahas kembali bersama Bank Indonesia dan tim KDEKS untuk penyempurnaan.

IW

Rakornas 2026: Presiden Dorong Proyek Sampah Jadi Energi, Batam Siap Dukung

0

RASIO.CO, Batam — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti persoalan sampah nasional yang dinilai semakin krusial dan berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan serta pembangunan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Rakornas yang dihadiri ribuan kepala daerah dan pimpinan lembaga negara itu menjadi forum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.

Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa sebagian besar tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai daerah diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas pada 2028, bahkan berpotensi terjadi lebih cepat jika tidak ditangani secara serius.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah pusat akan membangun 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy di 34 wilayah Indonesia. Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan dalam waktu dekat melalui tahapan peletakan batu pertama dan ditargetkan mulai beroperasi dalam dua tahun ke depan.

“Ini investasi besar, totalnya hampir USD3,5 miliar untuk 34 titik. Ini harus segera berjalan,” tegas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia juga meminta keterlibatan aktif seluruh instansi pemerintah, BUMN, TNI, Polri, hingga aparatur sipil negara dalam gerakan kebersihan lingkungan.

Menurut Prabowo, persoalan sampah memiliki keterkaitan langsung dengan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai menjadi prasyarat penting dalam meningkatkan daya tarik wisata.

“Pariwisata menyerap lapangan kerja paling cepat dan paling banyak. Tapi tidak mungkin wisata berkembang kalau lingkungan kotor dan jorok,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengumumkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini ditujukan untuk membangun budaya bersih dan peduli lingkungan secara masif, mulai dari lingkungan kantor pemerintahan, sekolah, hingga permukiman masyarakat.

Selain itu, Presiden turut menyoroti persoalan estetika kota, termasuk maraknya pemasangan spanduk dan baliho yang dinilai merusak keindahan tata ruang perkotaan.

Menanggapi arahan Presiden, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Batam untuk mendukung dan menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI. Ia menegaskan bahwa Batam sebagai kota industri dan pariwisata memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan.

“Batam siap bergerak bersama pemerintah pusat. Kami akan memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan peran masyarakat, serta mendorong pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan bahwa penanganan sampah telah menjadi salah satu prioritas sejak awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Program tersebut termasuk dalam 15 program prioritas yang harus dituntaskan selama masa kepemimpinan mereka.

“Terkait penanganan sampah, ini merupakan satu di antara 15 program prioritas yang harus dituntaskan selama kepemimpinan kami bersama Ibu Li Claudia Chandra,” katanya.

Menurut Amsakar, sejumlah langkah konkret telah dilakukan Pemko Batam, mulai dari penanganan sampah hingga penertiban baliho. Selain itu, Batam juga telah membentuk 64 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program strategis nasional.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa Rakornas 2026 merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program strategis nasional. Rakornas ini menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Rakornas 2026 diikuti sekitar 4.487 peserta yang terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia. Tahun ini, Kementerian Dalam Negeri mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

YD

Dorong Deteksi Dini, RSBP Batam Gelar Skrining Penyakit Jantung Bawaan Anak

0

RASIO.CO, Batam — Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak lebih awal pada Sabtu (31/1), sebagai bagian dari peringatan Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week 2026.

Secara nasional, peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–14 Februari 2026 di berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan skrining lebih awal ini merupakan bentuk komitmen RSBP Batam dalam mendorong deteksi dini penyakit jantung bawaan pada anak, mengingat kondisi tersebut kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada fase awal kehidupan.

Ketua FErKI Batam dr. Fandi Ahmad, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, menyampaikan bahwa penyakit jantung bawaan masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Ia menyebutkan, angka kejadian kelainan jantung bawaan di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar delapan kasus per 1.000 kelahiran hidup.

“Banyak kasus baru terdeteksi setelah menimbulkan keluhan. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan masa depan anak,” ujar Fandi.

Melalui kegiatan skrining ini, anak-anak yang terindikasi memiliki kelainan jantung bawaan akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis di RSBP Batam sesuai kebutuhan medis.

Dengan demikian, skrining tidak berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi menjadi pintu masuk layanan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum, agar RSBP Batam tetap mengedepankan pelayanan sosial dan promotif kepada masyarakat.

Menurutnya, meskipun RSBP Batam dikelola dengan status badan usaha yang diperkenankan melakukan aktivitas bisnis sesuai ketentuan, komitmen terhadap pelayanan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Skrining ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui layanan promotif dan preventif,” ujarnya.

Skrining PJB ini menjadi bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam sepanjang awal 2026, yang meliputi deteksi dini, pelayanan medis terukur, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat dan keluarga pasien. Program tersebut sejalan dengan nilai PRIMA yang diusung RSBP Batam, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.

YD