Selasa, April 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1179

Arif Ingatkan Netralitas Pegawai Pilkada 2020

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Sekdaprov H TS Arif Fadilah mengingatkan para ASN untuk menjaga netralitas dalam pemilihan kepala daerah Desember nanti. Karena netralitas ASN merupakan etika dan perilaku yang wajib dipegang teguh sebagai penyelenggara negara.

“Saya selalu sampaikan agar ASN di Kepri netral dalam tiap pilkada maupun pileg. Karena pelanggaran terhadap azas netralitas akan menjadi pintu masuk munculnya berbagai distorsi dan pelanggaran hukum lainnya, seperti perilaku KKN, kualitas pelayanan publik yang rendah, serta perumusan dan eksekusi kebijakan yang mencederai kepentingan publik,” ungkap Arif saat mengikuti Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan tema “ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri” di Ruang Rapat Setda lantai 3 Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Rabu (5/8).

Kegiatan ini berupa deklarasi netralitas ASN yang dikuti peserta di jaringan virtual yang terdiri dari para Kepala Daerah, Sekda, Kepala BKPSDM, Pimpinan Bawaslu Daerah. Mereka uanh mengikuti dari Provinsi Kalimantan Barat, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Lampung dan Papua.

Adapun yang menjadi narasumber Johan Budi SP Anggota Komisi II DPR RI, Bima Arya Wibisana Kepala BKN, Pahala Nainggolan Deputi Pencegahan KPK, Adnan Topan Husodo Koordinator ICW, H Sutarmidji Gubernur Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto menegaskan bahwa setiap ASN harus mampu membangun kesadaran, kemauan dan tanggung jawab ASN yang berkenaan dengan Etika dan perilaku imparsialitas. Yaitu tidak berpihak, bebas dari konflik kepentingan, serta bebas dari pragmatisme politik.

“Semoga terwujud ASN yang netral, bebas intervensi politik, bebas konflik kepentingan, profesional dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tambah Agus.

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan RB Teguh Widjinarko mengatakan kampanye virtual ini sangat penting karena dalam waktu dekat akhir tahun ini akan melakukan Pilkada serentak.

“Dengan keadaan Negara saat ini dalam posisi permasalahan netralitas ASN, tentunya dengan interpensi nilai nilai ASN. Ini harus kita jaga netralitas ASN untuk tetap kita pertahankan,” ujar Teguh.

Disisi global pemerintah memperoleh peringkat 54,8%, scorenya berada kira kira dibawah negara negara asean dan british, ini lah salah satu aspek kendala, bahwa netralitas kita masih sangat rendah.

Dengan keterkaitan tersebut, Teguh menambahkan adanya semacam motif untuk mendapatkan atau mempertahankan jabatan dimana JPT-JPT Pratama bersaing untuk mendapatkan perhatian dari bakal calon Pimpinan Daerah.

“Mereka berupaya untuk mempertahankan jabatannya melalui keterlibatannya dalam mendukung. Selain itu, adanya kekerabatan keluarga dengan calon ini yang menjadi pentingnya untuk diperhatikan dengan kurangnya pemahaman tentang regulasi netralitas ASN,” imbuhnya.

Demikian deklarasi ini kami buat dan dilaksanankan dengan penuh integritas dan rasa tanggung jawab dalam rangka mewujudkan netralitas ASN yang bermartabat beretika dan demokrasi demi terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI.

Beserta Pesan pesan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yaitu Stop pelanggaran netralitas, Pahami pradigma UU ASN, Fokus pada pelayanan publik, Jalin sinergi pencegahan pelanggaran netralitas, Kemauan baik dan tindak lanjut PPK, Penyempurnaan regulasi etika penyelenggara negara.

redaksi@www.rasio.co //

Isdianto Ingin Seluruh Kepri Terkoneksi

0

RASIO.CO, Batam – Gubernur H Isdianto mengatakan dirinya ingin seluruh Kepri terkoneksi dengan berbagai moda transportasi. Untuk konektivitas antar pulau, jalur laut dan udara menjadi sangat penting. Agar pergerakan orang dan barang semakin besar dan meningkatkan ekonomi daerah.

“Saya bersyukur hari ini (Selasa) Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi terkoneksi dengan Tambelang melalu jalur udara. Semoga penerbangan ini mampu mengairahkan berbagai sektor ekonomi dua pulau ini,” kata Isdianto, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (4/8).

Isdianto diwakilkan Raja Ariza, Asisten Pemerintahan Setdaprov Kepri pada penerbangan perdana dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang ke Bandara Tambelang Kabupaten Bintan, Selasa (4/8) pagi. Dia berharap ke depan durasi penerbangan bertambah dari dua kali menjadi lebih.

Saat ini, penerbangan Susi Air dari RHF ke Tambelan berlangsung dua kali sepekan, yaitu Selasa dan Sabtu. Saat ini, semuanya masih mendapat subsidi dari Kementerian Perhubungan.

Isdianto berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan karena terus mendukung Kepri melancarkan konektiviyas antar pulau. Belum lama ini, KMP Bintang Nusantara juga melayari berbagai pulau di Kepri dari Bintan.

Ke depan, konektivitas antar daerah, kata Isdianto harus semakin cepat. Untuk percepatan itu, jalur udara menjadi pilihan utama. Meski begitu, tambahan armada kapal juga membuat pergerakan antar pulau semakin cepat.

Isdianto berterima kasih pada Kemenhub yang terus mendukung program konektivitas Kepri. Anggaran daerah, kata Isdianto, tak akan mencukupi untuk membangun semua sektor itu secara cepat.

Karena itu, awal tahun ini, Isdianto membawa semua pimpinan daerah Kepri menemui Menhub untuk mengkoordinasikan pembangunan konektivitas tiap daerah. Dengan demikian, Isdianto yakin Kepri akan terkoneksi dengan banyak moda transportasi.

“Kita harap kebersamaan untuk masyarakat ini terus terbangun. Karena apapun yang kita lakukan muaranya adalah untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Isdianto.

redaksi@www.rasio.co //

Komisi IV DPRD Batam Minta Batalkan Sekolah Tatap Muka Pertengahan Agustus Ini

0

RASIO.CO, Batam – Komisi IV DPRD Kota Batam minta Walikota Batam dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan untuk membatalkan rencana untuk memulai sekolah tatap muka pada pertengahan agustus 2020 ini.

Pasalnya, saat ini penyebaran virus Corona di Kota Batam meningkat lagi dan bahkan Kecamatan Batam Kota masuk pada zona merah lagi karena pasien positif terus bertambah, baik dari temuan kasus baru maupun dari cluster yang ada.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri dari fraksi partai Golkar kepada haluankepri.com, Rabu (5/8).

Dikatakan Ides, selain itu sebab pihaknya meminta Pemko Batam untuk membatalkan rencana memulai sekolah tatap muka itu pada saat ini ialah, karena anak-anak khususnya SD dan SMP masih belum bisa menjaga dirinya untuk melakukan protokol kesehatan.

Yaitu seperti masker, sering cuci tangan, jaga jarak dan mereka rentan terhadap penyakit. Selain itu kesiapan sekolah untuk menjaga jarak dengan jumlah siswa yang ada satu kelas maksimal 15 orang dalam 1 ruangan dan itupun harus sirkulasi terbuka.

“Jika Pemko Batam tetap memaksakan sekolah tatap muka pada bulan agustus ini seperti yang telah direncankannya pada beberapa hari yang lalu orang tua murid tidak akan mengizinkan anaknya berangkat ke sekolah. Pemerintah harus memikir ulang lagi,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemko Batam akan membuka kembali sekolah-sekolah untuk para siswa di pertengahan Agustus 2020 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi saat melakukan pertemuan dengan kepala sekolah di Dataran Engku Putri Batam Centre, Kamis (30/7/2020).

“Intinya kita sepakat membuka kembali sekolah. Teknisnya nanti diatur sekolah bersama Kepala Dinas Pendidikan. Nanti hasilnya dilaporkan ke saya, lalu saya teruskan ke Forkopimda,” ucap Rudi.

Disampaikan Rudi, beberapa opsi aturan saat sekolah tatap muka diberlakukan di tengah pandemi Covid-19 antara lain dengan membatasi jumlah siswa per kelasnya.

Yakni dari maksimal 40 orang per kelas menjadi 20 orang saja. Konsekuensinya jadwal sekolah harus dibagi menjadi dua, pagi dan siang. Atau dibuat satu hari sekolah, satu hari tidak, secara bergantian.

“Untuk sekolah yang memang sudah ada dua shift, kelas pagi dan siang, bisa dilaksanakan dengan memperpendek jam belajar. Misal biasanya 6 jam nanti dibuat jadi 3 jam. Tak perlu ada jam istirahat. Setelah belajar langsung pulang,” ujar Rudi.

Ditambahkannya, kebijakan itu diambil karena banyak orang tua yang menyampaikan protes dan keluhan padanya. Yaitu tidak sedikit orang tua yang merasa kesulitan dan terbebani dengan kegiatan belajar di rumah.

“Banyak orang tua protes, biaya makin besar karena harus beli pulsa atau kuota. Selain itu bagi yang tak punya Handphone standar, harus beli lagi. Jadi pandemi covid-19 ini makin berat buat mereka. Oleh karena itu meskipun Batam tak hijau, nanti akan kita buka. Tapi sekolah harus disiapkan betul-betul,” pungkas

Ini Dua Pelaku Oknum Mafia Lahan di OTT Polda Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Ditrekrimum Polda Kepri menetapkan dua tersangka yang diduga mafia lahan dengan modus penipuan pengurusan dokumen lahan dan kedua tersangka berinisial A dan ALH, dimana salah seorangnya merupakan oknum bekerja di BP Batam. Senin(03/08) kemarin.

Kedua tersangka merupakan atas laporan masyarakat dan berhasil di OTT Tim Ditrekrimum Polda Kepri disalah satu bank dengan modus Pemalsuan Surat Faktur tagihan Uang Wajib Tahunan BP Batam.

“Kasus ini berawal dari Direktur PT. EPS yang ingin mencari orang yang dapat membantu dalam pengurusan lahan dan penerbitan Surat Faktur, Penetapan Lokasi, Surat Keputusan, Surat Perjanjian sampai dengan terbitnya sertifikat,”

“Kemudian PT. EPS memberikan kepercayaan terhadap Inisial ALH untuk pengurusan lahan tersebut, kemudian Inisial ALH menunjuk Inisial A yang bertugas untuk mengurus perizinan lahan tersebut. Inisial A merupakan Oknum dari Pegawai BP Batam yang memiliki akses dalam pengalokasian lahan”. Kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Kata Harry, Dua orang tersangka Inisial A dan ALH diamankan oleh Ditreskrimum Polda Kepri atas tindak Pidana Pemalsuan Surat Faktur tagihan Uang Wajib Tahunan BP Batam dan Pemerasan dan atau penipuan terhadap pengurusan lahan.

“Tim teknis dari Ditreskrimum Polda Kepri berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Tindakan OTT ini dilakukan berdasarkan Laporan dari salah seorang yang bekerja di BP Batam, dalam Laporan nya dikatakan bahwa telah terjadi Pemalsuan Surat Faktur tagihan Uang Wajib Tahunan BP Batam.

“Berdasarkan Laporan tersebut yang dimasukan pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2020, tim langsung melakukan penyelidikan secara cepat dan diperoleh informasi bahwa akan ada transaksi penyerahan Surat Faktur yang diduga palsu beserta uang sebesar Rp. 12.000.000.000, di salah satu Bank yang ada di Kota Batam, diihari yang sama pada jam 15.00 wib tim langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka yang melakukan pemalsuan”. Ujarnya.

Selanjutnya Inisial A melakukan pemalsuan dengan cara mengedit faktur tagihan uang muka tahunan milik PT. EPS. Tersangka A dengan mudahnya mendapatkan dan menjadikan dua nomor faktur yang sah, kemudian memindahkan nomor faktur milik perusahaan lain, yang di edit dengan cara mengambil nomor faktur tersebut ke faktur milik PT. EPS.
Dari total tagihan uang muka tahunan fiktif milik PT EPS sebesar Rp. 2.840.000.000,-. akan tetapi tersangka ALH kemudian menagih uang sebesar Rp. 12.000.000.000,-. kepada Direktur PT. EPS dan menyuruh serta memerintahkan PT. EPS untuk mentransfer uang tersebut ke rekening pribadi tersangka ALH.

Barang Bukti yang diamankan adalah satu lembar faktur tagihan uang wajib tahunan, satu lembar aplikasi setoran transfer kliring, tiga lembar kwitansi, satu lembar cek, satu bundel buku cek, satu set computer, satu unit mesin Scanner, satu unit mesin printer dan duah unit Handphone.

Atas perbuatan nya tersangka dikenakan pasal Pasal 263 K.U.H.Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan Pasal 368 K.U.H.Pidana dan atau pasal 378 K.U.H.Pidana dan atau pasal 368 K.U.H.Pidana jo. Pasal 53 K.U.H.Pidana dan atau pasal 378 K.U.H.Pidana jo Pasal 53 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara”. Tutupnya.

APRI@www.rasio.co //

Sekda Keluarkan Edaran Terkait Tidak Apel dan 25 Persen di Kantor

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Sekdaprov Kepri H s Arif Fadillah mengeluarkan edaran terkait pandemi covid19 yang terpapar pada sejumlah pegawai di lingkungan pemprov. Edaran itu berupa pemantauan dan pengawasan dalam upaya pencegahan penyebaran covid19 di lingkungan Pemprov Kepri. Sementara diminta semakin meningkatkan kewaspadaan.

“Sementara tidak apel. Ada 25 persen yang bekerja di kantor dan sisanya work from home (WFH). Pimpinan di OPD diminta untuk mengaturnya,” kata Sekda Arif, di Tanjungpinang, Ahad (2/8).

Arif pun berpesan kepada pimpinan dan staf yang sudah melakukan pengambilan sampel swab dan belum terima hasil agar karantina mandiri. Jika nanti hasilnya negatif, mereka dapat beraktifitas tapi tetap menjaga protokol kesehatan.

Dalam edaran itu, Arif mengimbau agar seluruh Aparatur Sipil Negara, Pegawai Tidak Tetap dan Pegawai/ Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mengikuti acara kedinasan Gubernur Kepulauan Riau atau yang melakukan kontak erat dengan pasien yang dinyatakan positif covid-19 secara resmi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau.

Mereka yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan covid-19 sementara menunggu hasil pemeriksaan agar melakukan karantina mandiri atau mengikuti rekomendasi dari Petugas Medis yang melakukan pemeriksaan.

Sampai 8 Agustus, demikian edaran bernomor 800/1044/BKPSDM-SET/202 itu Kepala Perangkat Daerah diminta menentukan pegawai yang melaksanakan tugas di kantor (Work From Office) sebanyak 25%.

Dan yang melaksanakan tugas di rumah (Work From Home) sebanyak 75% dari jumlah pegawai dengan mempertimbangkan aktifitas kantor tetap berjalan.

Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan pegawai harus hadir di kantor, ketentuan ini tidak berlaku bagi pegawai yang melaksanakan tugas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.

Pelaksanaan Apel Pagi Setiap Senin untuk sementara ditiadakan sampai dengan dilakukan evaluasi dan akan diinformasikan selanjutnya.

Di bagian akhir edarannya, Arif menyampaikan bahwa untuk tetap menjaga kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, Kepala Perangkat Daerah agar melakukan pemantauan, pengawasan dan pendataan terhadap Aparatur Sipil Negara, Pegawai Tidak Tetap dan Pegawai/ Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang terdampak penularan covid-19.

Mereka di antaranya diminta terus melaksanakan Protokol Kesehatan dilingkungan kantor (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun/ menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak minimal 1 meter, pemeriksaan suhu tubuh);Melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di area kantor serta meja kerja; Menjaga kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungan

“Untuk perangkat daerah yang membidani pelayanan publik tetap melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat berpedoman dengan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan pegawai,” kata Arif.

redaksi@www.rasio.co //

Arif Tinjau Rumah Singgah untuk Antisipasi Covid-19

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Ketua Harian Tim Gugus Tugas Pengendalian dan Penanganan Covid-19 meninjau lokasi yang rencanakan menjadi Rumah Singgah untuk pasien terpapar Covid-19. Dua lokasi yang ditinjau adalah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bintan dan Hotel Sunrise Tanjungpinang.

“Kita mengantisipasi lokasi untuk tempat karantina. Tapi kota berharap dan berdoa agar tidak ada oenambahan kasus positif di Kepri,” kata Arif.

Arif, yang didampingi Asisten Administrasi M Hasbi, Plt Kadis Kesehatan Tjeptjep Yudiana beserta Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 mengatakan untuk sementara tempat yang disiapkan rumah singgah RSUP Raja Ahmad Thabib, RSKI Galang di Batam. Sementara posko untuk pengambilan sampel swab disiapkan 4 tempat yaitu RSUP RAT, RS Embung Patimah, RSKI Galang dan Posko Jakarta dengan kapasitas yang besar.

Peninjauan ini, kata Arif sebagai antisipasi bila ada penambahan dan kekurangan ruang nantinya. Selain itu, Arif menjelaskan perlunya tempat tinggal layak bagi orang yang terpapar Covid-19, guna terisolasinya pasien dengan baik dan memutuskan mata rantainya.

“Kita ingin teman teman dan masyarakat yang dinyatakan positif benar benar ditempatkan sesuai dengan protokol kesehatan yang tepat dan pengecekan secara berkala selama 10 hari sampai dengan 14 hari kedepan dapat dilakukan dengan baik,” terangnya.

Saat ini, kata Arif, Tim Gugus terus mentracking mereka yang terhubung dengan aktivitas Gubernur Kepri. Sampai Sabtu (1/8) sudah 590 yang diambil swabnya di Tanjungpinang.

Arif mengapresiasi rumah sakit dan BTKLPP yang bekerja 24 jam untuk mempercepat pemutusan maa rantai.

redaksi@www.rasio.co //

Arief Fadila: Alam Terjaga, Jadikan Tujuan Wisata

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Sekdaprov H TS Arif Fadillah mendorong berbagai komunitas untuk terus menjaga kelestarian hutan magrove. Termasuk mendorongan gerakan menanam mangrove guna meningkatkan kualitas lingkungan dan menumbuhkan kawasan wisata lingkungan.

“Saya menyambut baik gerakan penanaman mangrove ini. Lingkungan semakin terjaga, bisa mengurangi bencana, juga memperbanyak biota untuk menjadi sumber protein masyarakat. Marinjaga mangrove kita,” kaya Arif usai Penanaman Magrove dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-75 dan memperingati Hari Mangrove Sedunia di Desa Malang Rapat Trikora 5 Gunung Kijang, Bintan, Senin (3/8) petang.

Menurut Arif, tema “Jaga Magrove Untuk Bumi Kita” sangat pas dengan sebaran ekosistem mangrove di negeri ini. Apalagi sebarannya terluas didunia sehingga harus menjaga dan melestarikan. Namun pada beberapa lokasi, kawasan mangrove mengalami degradasi sebagai dampak aktifitasnya beralih fungsi melalu penebangan liar.

“Dalam mengatasinya, penting bagi kita perlu menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaatnya ekologi, sosial dan ekonomi ekosistem magrove. Karna hutan mangrove dapat menympan karbon lebih tinggi dari hutan teretris lainnya,” kata Arif.

Lebih lanjut, Sekdaprov menjelaskan dengan secara resmi UNESCO menetapkan 26 juli 2016 sebagai Internasional Mangrove Day agar dijadikan momentum untuk melakukan aksi dan menyeuarakan pentingnya pelestarian pengelolaan ekosistem mangrove di Kepulauan Riau.

“Saya mengajak semua elemen untuk bersama sama menjaga ekosistem dan menimbulkan kepedulian terhadap mangrove dengan melakukan kampanye penanaman hutan magrove,” jelas Arif.

Arif mengapresiasikan setinggi tingginya atas aktifitas dalam menumbuhkan optimisme ekonomi masyarakat di masa transisi pandemik Covid-19. Dia juga memberi ucapan selamat kapada penerima SK Hutan Sosial dan SK Tanah Objek Reporma Agraria (TORA), sehingga aktifitas pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan tetap produktif.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raffles B. Panjaitan menyampaikan sebagai negara mangrove terluas didunia dan berdasarkan peta mangrove nasional luas mangrove Indonesia kurang lebih 81% dalam keadaan baik dan 19% hutan mangrove dalam keadaan kritis.

“Berbagai kajian akademik menunjukan kehilangan mangrove terbesar dipicu perluasaan tambang secara masif dan alih fungsi lahan perkebunan, pemukiman sarana infrastruktur dan penebangan ilegal. Sewajarnya lah kita hari ini meluangkan hati sejenak dalam mensyukuri karunia tuhan dan merenungkan apa yang kita kerjakan,” kata Raffles saat membaca sambutan Ibu Menteri.

Lanjutnya, dengan penelitian hutan mangrove tersebut keberadaannya sangat mendukung upaya penurunan gas emisi rumah kaca sebanyak 26% dengan upaya sendiri dan 41% bekerja sama dengan internasional.

“Pada tahun 2020 ini yang merupakan komitmen Indonesia, dimana Pemerintah dalam 3 dekade bekerja keras dalam penyelamatan mangrove,” tambah Raffles.

Dalam penanaman Mangrove sebanyak 2020 batang setiap daerah diseluruh Indonesia, sebagai panitia Balai Pengelolaan Aliran Sungai dan Hutan Lindung Sei Jang Duriangkang (BPDASHL SJD) dan didokumentasi kan dengan menyebut yel yel “Jaga Magrove Untuk Bumi Kita . . . kepri maju, Yes.” Yang akan disiarkan diacara puncak pada tanggal 6 Agustus 2020 di Bangka Belitung.

Tampak hadir dalam acara tersebut Asintel Kogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi, Kepala Balai Pengelolaan Aliran Sungai dan Hutan Lindung Sei Jang Duriangkang (BPDASHL SJD) Bontor L Tobing, Kadis Kehutanan dan LH Nilwan, Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, Kapolres Bintan AKBP Pol Bambang Sugihartono beserta tamu undangan lainnya.

redaksi@www.rasio.co //

Wow, Warga Gugat Bright PLN Rp18 Miliar Terkait Pembangunan SUTT 150

0

RASIO.CO, Batam – Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Terdampak SUTT 150 KVA Transmisi(AMDAS) Batu Besar – Nongsa menggugat Bright PLN Batam senilai Rp18 miliar terkait pembangunan Tower SUTT.

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Johan Sembiring daalm sidang diruang utama PN Batam, Selasa(04/08) dalam agenda pembacaan gugatannya yang dipimpin majelis hakim ketua Sri Endang Emperawati, SH.MH didampingi dua hakim anggota.

“Kami minta ganti rugi Rp18 miliar dari 19 rumah yang dilintasi jika tidak maka silahkan pindahkan ke lokasi diwacanakan semula,” Kata Johan.

Selain itu, kata Johan, mempertanyakan pengacara negara yang digunakan bright pln batam , dimana bright pln merupakan PT bukan merupakan milik negara dan dalam pemakaian pengacara negara jelas diatur dalam Peraturan Jaksa Agung Nomor: 040/A/J.A/12/2010.

Sidang perkara gugatan perdata diagendakan dua kali sepekan dan jumat ini mendegarkan jawaban dari tergugat Bright PLN Batam, Pemko Batam dan BP Batam.

Sebelumnya, Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Terdampak SUTT 150 KVA Transmisi(AMDAS) Batu Besar – Nongsa menggugat Bright PLN Batam terkait pembangunan Tower SUTT.

Dalam gugatan perkara yang terdaftar nomor register 166/Pdt.G/2020/PN Btm di Pengadilan Negeri(PN Batam, AMDAS juga turut Pemko Batam dan BP Batam dan saat ini dalam tahap mediasi dan Rabu(29/07) agenda sidang menunggu laporan mediator.

Kuasa Hukum AMDAS, Johan Sembiring mengatakan, Gugatan dilakukan terhadap tergugat I, II dan III atas keberatan Pengugat atas berdampingan langsung dengan pembangunan Tranmisi SUTT 150 KV, Batubesar, Nongsa yang dilaksanakan PT.Bright PLN Batam.

“Awalnya rencana pembangunan akan dilakukan oleh Tergugat I berada pada sisi kiri jalan menuju bandara Hang Nadim Batam, Namun rencana tersebut di tolak Oleh Tergugat III, karena dianggap mengganggu Penerbangan, sedangkan tidak pernah ada analisis mendalam yang dilakukan olehTergugat III,”

Kemudian pembangunan di paksakan untuk di bangun pada bagian sisi kanan jalan menuju bandara Hang Nadim Batam, yang merupakan kawasan perumahan yang padat penduduk,” Kata Johan melalui sambungan selularnya. Senin(27/07).

Togi menambahkan, Bahwa atas perubahan rencana Pembangunan tersebut, di tolak keras oleh masyarakat yang terdampak, karena selain terlalu dekat dengan pemukiman, Tergugat I juga tidak pernah dapat memberikan sosialisasi terkait Teknis Pembangunan serta alasan yang
tepat atas perubahan rencana pembangunan dari awalnya pada sisi kanan jalan menuju bandara Hang Nadim Batam, ke sisi kiri jalan menuju bandara Hang Nadim Batam.

Sementara itu lokasi terpisah, dalam Rapat Konsolidasi Team AMDAS dan Team Pengacara serta Tokoh Masyarakat di Fasum Cluster Puri Melati RT 05 RW 37, Ketua Amdas M. Khotip mengatakan, Hasil berita acara rapat selain meminta ganti rugi setiap rumah yang dilalui pembangunan SUTT 150.

“Kalau tidak bersedia, maka pembangunan jaringan SUTT harus dipindahkan dari area perumahan warga sesuai dengan perencanaan semula, yaitu ke sisi jalan area Hutan Bandara,” Kata Khotip didampingi Sekretaris Nurhaedah.

APRI@www.rasio.co //

Pangkoarmabar Gelar Vicon Entry Briefing

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI A.Rasyid K gelar Vicon Entry Briefing terhadap seluruh jajarannya paska setelah dilantik Kasal beberapa waktu lalu.

Video conference (vicon) melaksanakan entry briefing kepada seluruh jajaran Koarmada I bertempat di Gedung OB Syaaf Mako Armada I Jakarta, Senin sore (03/8).

Ditempat yang berbeda di Gedung Serba Guna Mako Lantamal IV Tanjungpinang Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Para Pejabat Utama Lantamal IV dan Para Kadis dan Kasartker Lantamal IV mengikuti acara tersebut dengan penuh antusias.

Pada entry briefing tersebut Pangkoarmada I mengatakan, Pada kesemptan ini saya memperkenalkan diri sebagai Pangkoarmada I yang baru, saya berharap dukungan sehingga nantinya saya dapat menjalankan tugas-tugas sebagai Pangkoarmada I berjalan dengan baik.

“Jaga soliditas TNI/POLRI dan perlu aplikasi yang nyata sehingga dapat terlihat keharmonisan disetiap kesempatan dan kegiatan didaerahnya masing-masing,” ujarnya.

Pangkoarmada I juga mengatakan, Untuk menjaga keamanan di Natuna Utara selalu ada KRI minimal 4 buah KRI yang sanantiasa berada disana, sehingga dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat Natuna.

Juga tentang pandemi covid-19 pimpinan didaerah jangan ragu-ragu untuk mengambil keputusan apabila terkait covid-19, laksanakan isolasi mandiri dan pembagian beban kerja serta laksanakan Protokol Kesehatan di Lantamal dan jajaran”, pungkasnya. (r).

redaksi@www.rasio.co //

Rudi Serahkan Bantuan Paket Sembako di Sekupang

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam Muhammad Rudi serahkan secara simbolis paket sembako bagi warga terdampak covid-19 bertempat di Pasar Victoria, Marina, Tanjung Riau, kecamatan Sekupang, Batam. Selasa(04/08).

Sebanyak 31.103 paket sembako untuk tujuh kelurahan di Kecamatan Sekupang dibagikan pada hari ini. Sebelumnya BP Batam telah menyerahkan bantuan untuk masyarakat di Kecamatan Lubuk Baja, Galang, dan Belakang Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan pentingnya pencegahan diri terhadap penyebaran Covid-19. Ia mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam kini telah mencapai 334 orang.

“Angka tersebut di luar jumlah ABK Kelud yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Muhammad Rudi yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.

“Kenapa angkanya besar sekali? Karena saat ini vaksin belum tersedia. Butuh waktu yang panjang. Pemerintah tidak akan bisa menyelesaikan, apabila masyarakatnya tidak disiplin. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk sama-sama mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” ujar Muhammad Rudi.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan pernah menghapus kebijakan menjaga jarak fisik selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Muhammad Rudi mengakui, ada beberapa kelonggaran yang diberikan kepada masyarakat dalam berkegiatan, seperti berdagang dan berolah raga. Namun menurutnya, hal tersebut tidak serta-merta menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengabaikan protokol kesehatan.

“Ada tiga hal yang selalu saya titipkan. Pertama, lindungi diri kita dan orang lain dengan menggunakan masker. Kedua, jagalah jarak dengan orang lain saat beraktivitas di luar. Dan yang terakhir, jaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kalau Bapak, Ibu masih ragu, saya sarankan lebih baik untuk mengurangi aktivitas di luar rumah,” kata Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Walikota Batam.

Terkait dengan penyerahan bantuan sembako, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, BP Batam hadir bersama masyarakat. “Ini sebagai kepedulian BP Batam kepada masyarakat,” kata Muhammad Rudi,

Rudi berharap, pembagian bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Sekupang.

Ia mengimbau dalam proses pembagiannya agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Dalam membantu masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19, BP Batam ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan sembako.

Paket bantuan sembako tersebut dibagikan untuk masyarakat di 12 kecamatan di Batam, yakni Belakang Padang, Bulang, Galang, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, Sekupang, Batam Kota, Bengkong, Batu Aji, Sungai Beduk, dan Sagulung.

Adapun isi dari paket sembako yang akan dibagikan berupa beras 10 kilogram, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 2 kaleng, ikan dalam kaleng 425 gram, teh celup, sirup, dan biskuit.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan sembako, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo, Camat Sekupang, Arman, Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian, para Lurah di Kecamatan Sekupang, pejabat tingkat 2 di lingkungan BP Batam, serta tokoh masyarakat setempat.

redaksi@www.rasio.co //