Rabu, Mei 20, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1227

Dampak COVID-19, Polsek Nongsa Bagikan 50 Paket Sembako di Punggur

0

RASIO.CO, Batam – Ditengah Pandemi Covid-19 Polsek Nongsa bagikan 50 paket sembako untuk warga yang kurang mampu di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Punggur pada Rabu (15/4).

Kali ini Polsek Nongsa melalui Wakapolsek Nongsa, Kanit Lantas Polsek Nongsa, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta anggota Polsek Nongsa membagikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah Punggur.

Kapolsek Nongsa, AKP Moch Dwi Ramadhanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas antara TNI-Polri terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak wabah penyebaran Covid-19.

“Hari ini kita membagikan 50 paket sembako terhadap masyarakat kurang mampu, ini merupakan bentuk kepedulian dari Polresta Barelang dengan dibantu Polsek Nongsa,” ujar Kapolsek Nongsa.

Harapannya dengan pemberian sembako ini dapat menambah kebutuhan sehari-hari ditengah wabah Covid-19 dan yang terpenting adalah tetap menjaga kesehatan, ikuti anjuran pemerintah dan Maklumat Kapolri,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu warga sekaligus ketua RT 01 RW 19, Muhaimin memberikan ucapan terima kasih atas bantuan paket sembako yang sudah diberikan oleh Polsek Nongsa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah memberikan sembako kepada kami, dengan kondisi saat ini pekerja banyak yang terganggu sehingga pemasukan tidak ada. Saya sendiri sudah satu bulan benar benar off tidak ada pekerjaan,” ujarnya.

Ini sangat membantu bagi kehidupan kami sehari-hari, harapannya semoga ini segera berlalu dan mari kita ikuti himbauan Pemerintah untuk tetap di rumah supaya dapat memutus mata rantai Covid-19, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Bakamla Amankan Puluhan TKI Ilegal di Pelabuhan Tikus Batam

0

RASIO.CO, Batam – Bakamla RI/Indonesian Coast Guart berhasil mengamankan 47 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia melalui pelabuhan tikus di Perairan Nongsa, Teluk Mata Ikan, Batam, pada Rabu (15/4) dini hari sekira pukul 02.00 Wib.

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia S. Sos.,M.M, mengatakan dini hari tadi Bakamla berhasil mengamankan 47 TKI yang mencoba masuk lewat jalur ilegal.

“Mereka mencoba masuk melalui jalur tikus namun tertangkap dan dapat diamankan oleh patroli Bakamla yang sedang melaksanakan Operasi Garda Lintas Batas Bakamla, pada hari Rabu (15/4) sekira pukul 02.00 Wib dini hari,” ujarnya.

“Saat ini ke-47 TKI tersebut diamankan sementara di Pangkalan Armada Zona Maritim Barat Bakamla di Batam,” jelas Kepala Bakamla RI.

Dari hasil pendataan diketahui sebagian besar TKI berasal dari Lombok NTB, sebagian kecil berasal dari Aceh dan Cilacap.

“Dari hasil pendataan kesehatan awal, tidak ada TKI yang bergejala, rata-rata suhu tubuh 35 derajat Celcius,” ujarnya.

Ia menambahkan, para TKI ini akan diserahkan ke petugas kesehatan dan karantina daerah untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut sesuai dengan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Bila nanti mereka ada yang terindikasi sebagai ODP maka akan dilaksanakan karantina selama 14 hari sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing,” tambahnya.

Hal ini sesuai dengan antisipasi dari pemerintah Indonesia yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia dalam pengembalian TKI ke kampung halamannya masing-masing di Indonesia.

Selain itu, pengamanan ini juga dilakukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia yang juga berdampak pada pengurangan jumlah sebaran COVID-19 di seluruh dunia, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Dua Pasien PDP COVID-19 Bintan Meninggal

0

RASIO.CO, Bintan – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus Disease (Covid-19) yang merupakan warga Bintan dikabarkan meninggal dunia, keduanya Pria berasal dari Dua kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Bintan dan Kecamatan Toapaya, Selasa (14/4).

Untuk PDP yang meninggal dari Kecamatan Teluk Bintan berusia 48 tahun. Pria yang berdomisili di Desa Pangkil itu mengalami sakit bawaan yaitu paru-paru.

Bersangkutan sudah melakukan karantina dan sampel swab-nya sudah diambil dan diserahkan untuk dicek PCR di BTKLPP Batam. 

Sedangkan PDP asal Kecamatan Toapaya. Pria berusia 88 tahun asal Kampung Kangboy, Desa Toapaya Utara itu memiliki penyakit bawaan yaitu stroke.

Bersangkutan juga sudah diambil sampel swab-nya untuk dicek PCR.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, kata dia PDP di 2 kecamatan meninggal dunia. Namun pemakamannya sesuai Protokol kesehatan. 

“Dua orang PDP yang meninggal dunia adalah seorang pria. Dua-duanya telah dikebumikan di TPU masing-masing kecamatan sesuai protokol penanganan covid,” ujar dr Gama.

(biro bintan jhon)

Bupati Karimun Himbau Masyarakat Tidak Bepergian ke Daerah Zona Merah

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si.menghimbau kepada masyarakatnya agar tidak bepergian ke daerah zona merah seperti Batam, Tanjungpinang dan provinsi Riau.

Hal ini dilakukan untuk percepatan serta memutus mata rantai penanggulangan Covid-19 di Karimun dan selain itu juga diberlakukan karantina selama dua hari bagi TKI yang merupakan masyarakat karimun.

Berikut Informasi update terbaru terkait percepatan penanggulangan Covid-19 :

Dengan ini Bupati Karimun memberitahukan :

  1. Penumpang kapal Kelud yang berjumlah 42 orang yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun yang baru tiba akan dikarantina selama 10 – 14 Hari sebagai antisipasi pencegahan Covid-19.
  2. UntukTKI yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun berasal dari Malaysia akan dikarantina selama 2 hari, jika selama karantina menunjukkan sakit/gejala Covid-19 akan dilanjutkan karantina nya selama 14 hari. Jika tidak menunjukkan gejala terjakit Covid 19 akan dipulangkan dan harus melakukan ISOLASI MANDIRI dirumah.
  1. Bupati Karimun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun agar tidak berpergian ke Daerah ZONA MERAH Covid-19 seperti Batam, Tanjungpinang dan provinsi Riau.
  2. Setiap masyarakat Kabupaten Karimun yang berangkat atau berpergian ke daerah zona merah tersebut ( point No. 3 ) disaat kembali ke Kabupaten Karimun dihimbau untuk melakukan Isolasi mandiri selama 14 Hari

dan seandainya menunjukan gejala – gelala terinfeksi Covid 19 Seperti batuk, flu, sesak napas dan demam tinggi* agar segera menghubungi contak person Gugus Tugas Covid 19 : 0812 6887 2141, 0812 6547 5221

atau segera berobat ke Posko – Posko kesehatan terdekat.

Demikian Himbauan ini terkait percepatan penanggulangan Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karimun.

Ketua Umum Tim Gugus Tugas Kabupaten Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si.(humas karimun).

Kapolresta Barelang Akan Tertibkan Truck Angkut Tanah Tanpa Penutup

0

RASIO.CO, Batam – Diduga 3 unit mobil dump truck salah satunya bernomor polisi BP 9051 UT yang melintas di Jalan raya Punggur, Nongsa terlihat membawa muatan tanah tanpa ada penutup bak, pada Senin (13/4) kemarin.

Tidak hanya itu saja, kendaraan dump truck yang melintas tanpa penutup terpal dapat membahayakan pengendara lainnya yang melintas di belakang truck tersebut.

Dari hasil pantauan awak media Rasio.co, 3 unit mobil dump truck tersebut membawa tanah tanpa ada penutup terpal yang berasal dari arah Punggur menuju ke arah Batam Centre.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K, M.H saat dikonfirmasi mengatakan akan menindak tegas dan menertibkan
sopir mobil dump truck yang membawa muatan tanah tanpa ada penutup baknya.

“Kita akan tertibkan sopir mobil dump truck jika terlihat membawa muatan tanah tanpa ada penutup terpalnya, karena akan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Kapolresta Barelang, pada Selasa (14/4).

Himbauannya bagi pengemudi supir dump truck yang membawa material agar selalu menggunakan penutup terpal supaya tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya agar dapat meminimalisir fatalitas korban meninggal dunia karena kecelakaan.

Yuyun@www.rasio.co //

Kadin Batam Minta Aparat Tangkap Pelaku Utama Aksi Penyelundupan Rokok Ilegal

0

RASIO.CO, Batam – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk akan berikan apresiasi dan menyampaikan ke Presiden Joko Widodo, bagi aparat atau lembaga yang berhasil menangkap tokoh utama dalam aksi penyelundupan rokok ilegal.

Perihal ini disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam Jadi Rajagukguk, pada Selasa (14/4).

“Sudah puluhan kali kapal penyeludupan ditangkap tapi belum ada siapa pelaku yang sebenarnya.

Yang ditangkap hanya pembawa saja, nahkoda ataupun ABK, sementara tokoh atau pelaku pemilik barangnya belum pernah saya dengar di tangkap,” ujar Jadi.

Sebelumnya, pihaknya turut mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian yang telah berhasil mengungkap aksi penyelundupan 1300 dus rokok Luffman dan menetapkan JU sebagai tersangka.

“Kita mengapresiasi usaha dan upaya yang telah dilakukan petugas Kepolisian, hanya perlu di dalami siapa JU pelaku penyelundup 1300 rokok Luffman sebenarnya?. Sepertinya ada oknum pengusaha dibalik JU yang perlu di telusuri dan didalami, saya yakin pihak Kepolisian pasti bisa menelusuri jaringan penyeludupan itu,” terangnya.

Lanjut dikatakan Jadi Rajagukguk, di perairan Batam banyak petugas yang keliling menjaga, tentunya Bea dan Cukai ada keterbatasannya, maka perlu kerjasama dari seluruh pihak termasuk masyarakat Batam.

“Kadin Batam akan memberikan apresiasi bagi petugas atau lembaga dan akan menyampikan kepada Presiden Joko Widodo yang berhasil mengungkap, menangkap tokoh utama atau pengusaha yang sebenarnya dibalik kasus penyeludupan rokok dan mikol, yang selama ini merusak status FTZ Batam,” tegas Jadi Rajagukguk.

Sekali lagi, “Siapa pengusaha yang sebenarnya dibalik permainan penyeludupan di kawasan FTZ Batam,” tutupnya.

Yuyun

Kasus Dugaan Penipuan Nasabah Kembang 88 Batam Bergulir di Pengadilan

0

RASIO.CO, Batam – Kasus dugaan penipuan jaminan BPKB Nasabah oleh PT. Kembang 88 dengan terdakwa Robby Vhandiego sebagai Branch Manager bergulir di Pengadilan Negeri(PN) Batam. Selasa(13/04).

Sidang yang saat ini diagenda dua kali sepekan, Dipimpin Majelis hakim ketua Dwi Nuramanu, S.H., M.Hum didampingi Hakim anggota Taufik Abdul Halim Nainggolan, S.H dan Yona Lamerossa Ketaren, S.H., M.H sudah tahap keterangan saksi.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Rosmalina Sembiring dalam persidangan. Senin (13/04) agenda sidang pemeriksaan saksi, namun karena COVID-19 saksi yang domisilinya diluar daerah tidak dapat hadir sehingga keterangan saksi dibacakan dipersidangan.

Namun diduga Chandra Yahya selaku Direktur PT. Kembang 88 Multi Finance pusat di Jakarta masih berkeliaran diluar.

“Saksi tidak dapat hadir yang mulia karena COVID-19, kalau boleh keterangan saksi yang ada di BAP yang sudah disumpah dibacakan dipersidangan saja,” kata Rosmalina.

Mendegar permintaan JPU, majelis hakim ketua dan anggota serta PH terdakwa sepakat untuk dibacakan dipersidangan.

Sementara itu, terdakwa Robby Vhandiego dijerat Pasal 35 Undang-undang RI Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia jo 55 ayat 1 ke- 1 KUHP jo pasal 65 ayat (1 ) KUHP. Jaminan Fidusia.

Dan atau pasal 378 jo 55 ayat 1 ke- 1 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana. tentang Gabungan Dalam Beberapa Perbuatan (Concursus Realis). dan atau ketiga pasal 372 jo 55 ayat 1 ke- 1 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Dalam dakwaan JPU, Akibat perbuatan terdakwa Robby Vhandiego dan Chandra Yahya, saksi Paryoto mengalami kerugian sebesar Rp. 90.000.000,-,Saksi Lusli merasa dirugikan sebesar Rp.132.000.000,-, saksi Riyanto mengalami kerugian sebesar Rp. 40.000.000,- dan saksi FianHandoko mengalami kerugian sebesar Rp.125.316.000,- .

Sidang dilanjutkan pekan depat dengan agenda masih mendegarkan keterangan saksi.

APRI@www.rasio.co //

5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

0

RASIO.CO, Jakarta – Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Penyebab dari wabah ini adalah coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Penyakit ini termasuk dalam golongan virus yang sama dengan virus penyebab severe acute respiratory syndrome (SARS) dan Middle-East respiratory syndrome (MERS).

Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China dan sekarang telah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Langkah Mencegah Penularan Virus Corona

Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk atau bersin.

Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).

Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan social distancing.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona, di antaranya:

  1. Mencuci tangan dengan benar
    Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Jika Anda adalah pekerja komuter yang berada di dalam transportasi umum, akan sulit untuk menemukan air dan sabun. Anda bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Gunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% agar lebih efektif membasmi kuman.

Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin. Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI.

  1. Menggunakan masker
    Banyak yang menggunakan masker kain untuk mencegah infeksi virus Corona, padahal masker tersebut belum tentu efektif. Secara umum, ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan nyaman dipakai, sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari.

Cara pakai masker bedah yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

Sedangkan masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker inilah yang sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Meski demikian, masker ini kurang nyaman untuk dikenakan sehari-hari dan harganya pun relatif mahal.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer, agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

  1. Menjaga daya tahan tubuh
    Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Bila perlu, Anda juga menambah konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

Beberapa informasi menyebutkan bahwa berjemur di bawah sinar matahari juga dapat mencegah infeksi virus Corona. Sayangnya hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

  1. Tidak pergi ke negara terjangkit
    Tidak hanya Tiongkok, penyakit infeksi virus Corona kini juga sudah mewabah ke beberapa negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, India, Amerika Serikat, dan Eropa. Virus Corona juga sudah terkonfirmasi ditemukan di negara-negara tetangga Indonesia, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Agar tidak tertular virus ini, Anda disarankan untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran coronavirus, baik di luar maupun dalam negeri.

Anda juga disarankan untuk melakukan physical distancing dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain dan hindari bepergian ke tempat yang ramai. Selama di rumah, Anda juga perlu rutin membersihkan rumah guna mengurangi risiko tertular virus Corona.

  1. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus
    Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut

Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

sumber:alodokter

Polda Kepri Gelar Donor Darah, 93 Kantong Darah Sumbangkan ke PMI Batam

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 93 kantong darah terkumpul saat kegiatan bakti sosial donor darah Polda Kepri yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, yang dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, pada Senin (13/4).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi ketersediaan stok darah di UUD PMI Kota Batam.

“Sebanyak 93 Personel Polda Kepri yang terdiri dari Satker Itwasda, Biro SDM, Ditpolairudda, Ditreskrimsus, Ditbinmas, Ditintelkam, Ditpamobvit, Ditsamapta, Ditresnarkoba, Yanma, SPKT dan Bintara Remaja Polda Kepri mendonorkan darahnya,” ucapnya.

Harry menambahkan, sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan dan pada hari ini merupakan kelanjutannya.

“Tidak hanya Polda Kepri yang melaksanakan kegiatan Donor Darah ini, namun kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polres/ta jajaran Polda Kepri. Tujuan dari kegiatan ini tidak lain adalah sebagai kegiatan kemanusiaan dalam rangka memenuhi kebutuhan darah di PMI,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

“Mengingat penyebaran Covid -19 di wilayah Provinsi Kepri, maka Polda Kepri dan jajaran berinisiatif untuk melakukan kegiatan sosial ini,” ucapnya.

Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan, tutup Kabid Humas Polda Kepri.

Yuyun@www.rasio.co //