Rabu, Mei 20, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1228

5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

0

RASIO.CO, Jakarta – Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Penyebab dari wabah ini adalah coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Penyakit ini termasuk dalam golongan virus yang sama dengan virus penyebab severe acute respiratory syndrome (SARS) dan Middle-East respiratory syndrome (MERS).

Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China dan sekarang telah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Langkah Mencegah Penularan Virus Corona

Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk atau bersin.

Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).

Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan social distancing.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona, di antaranya:

  1. Mencuci tangan dengan benar
    Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Jika Anda adalah pekerja komuter yang berada di dalam transportasi umum, akan sulit untuk menemukan air dan sabun. Anda bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Gunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% agar lebih efektif membasmi kuman.

Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin. Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI.

  1. Menggunakan masker
    Banyak yang menggunakan masker kain untuk mencegah infeksi virus Corona, padahal masker tersebut belum tentu efektif. Secara umum, ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan nyaman dipakai, sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari.

Cara pakai masker bedah yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

Sedangkan masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker inilah yang sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Meski demikian, masker ini kurang nyaman untuk dikenakan sehari-hari dan harganya pun relatif mahal.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer, agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

  1. Menjaga daya tahan tubuh
    Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Bila perlu, Anda juga menambah konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

Beberapa informasi menyebutkan bahwa berjemur di bawah sinar matahari juga dapat mencegah infeksi virus Corona. Sayangnya hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

  1. Tidak pergi ke negara terjangkit
    Tidak hanya Tiongkok, penyakit infeksi virus Corona kini juga sudah mewabah ke beberapa negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, India, Amerika Serikat, dan Eropa. Virus Corona juga sudah terkonfirmasi ditemukan di negara-negara tetangga Indonesia, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Agar tidak tertular virus ini, Anda disarankan untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran coronavirus, baik di luar maupun dalam negeri.

Anda juga disarankan untuk melakukan physical distancing dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain dan hindari bepergian ke tempat yang ramai. Selama di rumah, Anda juga perlu rutin membersihkan rumah guna mengurangi risiko tertular virus Corona.

  1. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus
    Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut

Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

sumber:alodokter

Polda Kepri Gelar Donor Darah, 93 Kantong Darah Sumbangkan ke PMI Batam

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 93 kantong darah terkumpul saat kegiatan bakti sosial donor darah Polda Kepri yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, yang dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, pada Senin (13/4).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi ketersediaan stok darah di UUD PMI Kota Batam.

“Sebanyak 93 Personel Polda Kepri yang terdiri dari Satker Itwasda, Biro SDM, Ditpolairudda, Ditreskrimsus, Ditbinmas, Ditintelkam, Ditpamobvit, Ditsamapta, Ditresnarkoba, Yanma, SPKT dan Bintara Remaja Polda Kepri mendonorkan darahnya,” ucapnya.

Harry menambahkan, sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan dan pada hari ini merupakan kelanjutannya.

“Tidak hanya Polda Kepri yang melaksanakan kegiatan Donor Darah ini, namun kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polres/ta jajaran Polda Kepri. Tujuan dari kegiatan ini tidak lain adalah sebagai kegiatan kemanusiaan dalam rangka memenuhi kebutuhan darah di PMI,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

“Mengingat penyebaran Covid -19 di wilayah Provinsi Kepri, maka Polda Kepri dan jajaran berinisiatif untuk melakukan kegiatan sosial ini,” ucapnya.

Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan, tutup Kabid Humas Polda Kepri.

Yuyun@www.rasio.co //

Wali Kota Tanjungpinang Kritis, Kita Doakan Cepat Sembuh

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, S.Pd kondisinya kritis di RSUP Ahmad Tabib Tanjungpinang, dikabarkan positif covid 19.

Hal itu diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudianan setelah hasil tes PCR keluar, Senin (13/4).

Ketika disinghung inisial S yang positif corona itu adalah walikota Tanjungpinang Syahrul, kadinkes Kepri menyebut. “Ya begitulah, hasil tesnya positif,” jelas TjetJep.

Masih kata dia, sejak kemarin hingga hari ini ada Empat orang yang dinyatakan positif Corona di Kepri, berdasarkan data sebelumnya semula 23 orang kini menjadi 27 orang positif Corona, salah satunya Wali Kota Tanjungpinang.

“Dari 4 pasien positif corona salah satunya pak wali Kota,” tambah Kadinkes Kepri.

Menurutnya TjetJep, meskipun positif Corona namun kondisinya Walikota Tanjungpinang Syahrul masih setabil, pihaknya berharap agar masyarakat Kota Tanjungpinang turut mendoakannya agar diberikan kesembuhan beliau.

“Mari bersama kita mendoakan supaya beliau cepat sembuh,” pungkasnya.

(jhon)

PWI Kepri Minta Media Buka Identitas Korban Covid-19

0

RASIO.CO, Batam – Menyikapi semakin bertambahnya korban covid-19, baik yang berstatus ODP, OTG, PDP, maupun yang meninggal, serta makin luasnya lokasi penyebaran, PWI Kepri memandang penting agar media mulai membuka identitas korban, closed contact-nya, tempat tinggal, dan riwayat perjalanan mereka.

Ini dimaksudkan agar masyarakat luas dapat lebih aware (hati-hati) dan memperhatikan kawasan tempat tinggal mereka, apakah ada warga klasifikasi ODP, OTG, maupun PDP.

“Jika masyarakat tahu, diharapkan mereka lebih waspada. Apalagi misalnya jika di komplek tempat tinggal mereka ada yang menjalankan isolasi mandiri, warga setempat bisa membantu aparat lingkungan untuk memantau,” kata Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim, kepada media, Ahad (12/4).

Dalam pandangan Ketua PWI Kepri itu, surat edaran dan imbauan bersama yang pernah dikeluarkan Dewan Pers dan PWI Pusat belum lama ini, adalah untuk memberikan koridor liputan bagi media, agar tidak menimbulkan kecemasan berlebihan di kalangan masyarakat.

“Namun saat ini, pihak pemerintah justru yang kita lihat agak kewalahan karena kepatuhan warga untuk menjalankan protokol physical distancing masih rendah. Dugaan kami, penyebabnya karena warga tidak mengetahui identitas jelas dan tempat tinggal korban yang dirawat atau meninggal tersebut,” kata Candra.

Di sisi lain, Ketua PWI Kepri itu berharap kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk lebih membuka jatidiri korban. Sehingga dengan demikian, diharapkan tingkat awareness warga lebih meningkat dan akan lebih mematuhi imbauan pemerintah.

“Ini kan kita lihat masih banyak yang santai. Banyak yang keluar tanpa keperluan mendesak. Malam-malam masih keluyuran, ngumpul-ngumpul tanpa mengindahkan jarak duduk. Padahal, siapapun berpotensi menjadi carrier (penyebar),” ucapnya.

Kepada korban covid-19 ini, Candra meyakinkan bahwa mereka adalah korban. Penderitanya bukan sedang tertimpa aib, sehingga tak perlu merasa malu membuka riwayat perjalanan kepada petugas kesehatan maupun aparat RT, RW, kelurahan maupun kecamatan.

Candra menambahkan, kepada insan pers untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas. Tetap jaga jarak, hindari tempat-tempat yang tidak steril, serta hindari kerumunan massa dalam bertugas.

“Tetap pakai masker dan bawa hand sanitizer,” pesan Candra.(r).

Aunur Rafiq Rilis Surat Edaran Wajib Masker

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengeluarkan Surat Edaran mewajibkan warga menggunakan masker selama wabah Covid-19 atau virus corona di wilayahnya.

Surat Edaran nomor: 300/SET-COVID-19/IV/04/2020 Menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat dan mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dalam rangka mencegah Potensi Penularan Covid 19 antar orang.

Dengan ini Bupati Karimun menyampaikan kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Karimun hal-hal sebagai berikut:

  1. Agar senantiasa menggunakan masker ketika berada di luar rumah tanpa terkecuali;
  2. Bagi masyarakat umum cukup menggunakan masker kain yang penggunaannya di ganti setelah pemakaian selama 4 Jam dan setelahnya masker harus segera di cuci dengan sabun/detergen sebelum di gunakan kembali;
  3. Penggunaan masker bedah dan N95 di prioritaskan peruntukannya bagi tenaga kesehatan/medis;
  4. Dapat membeli atau membuat sendiri masker jenis kain dengan dua lapis sesuai kebutuhan;
  5. Mengutamakan prilaku disiplin dengan tetap berada di rumah, menjaga jarak (Social dan Physical Distancing) sering mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, dan melaksanakan etika batuk dan bersin sesuai standar kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit antar orang;
  6. Bagi relawan atau donatur yang ingin membantu sesama warga, bantulah dengan menyampaikan seruan ini baik secara langsung maupun dengan memanfaatkan media sosial yang ada dan dapat berkontribusi untuk ikut mengadakan, memproduksi dan mendistribusikannya bagi masyarakat yang membutuhkan
    sesuai kemampuan dan keikhlasan dalam rangka penggunaan masker bagi masyarakat di Kabupaten Karimun
  7. Kepada seluruh jajaran di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten untuk dapat berpartisipasi meningkatkan kewaspadaan masyarakat dengan mengingatkan untuk selalu menggunakan masker jika keluar rumah dan berupaya semaksimal mungkin memberikan pemahaman bagi keluarga dan kaum kerabat terdekat
    untuk tetap disiplin di rumah saja, jika tidak ada keperluan yang mendesak dan penting dalam rangka memutus mata rantai penyebarluasan Covid 19 di Kabupaten Karimun.

Demikian edaran ini disampaikan agar dapat dipatuhi dan dilaksanakan
dengan disiplin dan penuh tanggung jawab demi keselamatan bersama dan menjaga Kabupaten Karimun terhindar dari Penyebaran Covid 19 yang lebih luas. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

APRI@www.rasio.co //

Gegara HP, SN Tewas Dikeroyok di Kampung Aceh

0

RASIO.CO, Batam – Diduga Sempat cekcok mulut gegara HP , seorang pria warga Punggur berinisial SN (37) tewas bersimbah darah dikeroyok beberapa orang menggunakan senjata tajam di Kampung Aceh, Batam, pada Minggu (12/4) dini hari.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K, M.H, saat dikonfirmasi pada Minggu (12/4).

“Kejadiannya berawal sekira pukul 01.20 Wib korban datang ke Kampung Aceh dan sempat berdebat dengan pelaku berinisial D masalah gadai HP,” ujar Kapolresta Barelang.

“Setelah cekcok kemudian korban dikeroyok oleh pelaku D bersama kawan-kawannya dengan menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

Akibat pengeroyokan tersebut Korban mengalami luka di tangan, pundak dan kepala, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit namun sekira pukul 03.10 Wib nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Tidak butuh waktu lama satu pelaku berinisial D berhasil diamankan di salah satu hotel Pelita, Lubuk Baja, Batam, dan saat ini sudah mendekam di Mapolsek Seibeduk. Sementara untuk pelaku yang lain masih DPO, tutup Kapolresta Barelang.

Yuyun@www.rasio.co //

Dampak COVID-19, Warga Diamond Palace Batam Berbagi Sembako

0

RASIO.CO, Batam – Warga Diamond Palace Batam Center melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar dan juga kepada para ojek online, pada Sabtu (11/4).

Ketua RT Diamond Palace, Fredy mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk simpati dan empati dari warga diamond kepada warga kurang mampu ditengah pandemi wabah virus corona.

“Adapun sembako yang dibagikan berupa beras, telur, susu, dan makanan lainnya. Bantuan sembako ini berasal dari sumbangan sukarela seluruh warga Diamond Palace,” ujar Fredy.

Ini sebagai bentuk kepedulian warga Diamond Palace kepada saudara saudara kita yang kurang mampu, karena sedang kesulitan ekonomi akibat wabah virus corona.

“Mungkin nilainya tidak seberapa, tapi semoga bisa menolong mereka yang sedang kesusahan ekonomi,” ucap Fredy disela sela pembagian Sembako kepada warga sekitar.

Saat pembagian bahan kebutuhan pokok ini, warga yang menerima bantuan terlihat antusias dan merasa senang mendapatkan bantuan dari warga diamond palace.

Yuyun@www.rasio.co //

Syamsul Paloh Minta Kepolisian Tindak Tegas Pemain Rokok Ilegal

0

RASIO.CO, Batam – Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri, Syamsul Paloh beri apresiasi kinerja kepolisian yang berhasil menggagalkan penyelundupan 1300 dus rokok ilegal, di pelabuhan rakyat dekat Restaurant Sri Rezeki Kelurahan Batu Besar Nongsa, pada Selasa (7/4) kemarin.

“Saya mengapresiasi atas kinerja kepolisian yang sudah berhasil menggagalkan aksi penyelundupan rokok ilegal di pelabuhan rakyat dekat Restaurant Sri Rezeki, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa,” ujar Syamsul Paloh, pada Minggu (12/4).

Ia mengaku akan terus mengawal kasus ini sehingga para pemain rokok ilegal ini mendapatkan ganjaran hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

“Jangan nanti yang dijerat hanya pelaku lapangan, sementara aktor utama dalam penyelundupan tersebut sama sekali tidak tersentuh,” tegas Syamsul.

“Kita meminta kepada aparat kepolisian agar menindak tegas perbuatan pelaku yang sudah cukup merugikan negara,” ucapnya.

Ia menambahkan, disituasi pihak kepolisian tengah fokus membantu pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19, para mafia penyelundup barang ilegal seperti rokok, mikol bahkan narkotika akan leluasa dilakukan.

“Aksi penyelundupan harus diwaspadai, pasalnya para mafia penyelundup bisa saja dengan modus menyisipkan barang haram tersebut,” tambahnya.

Para mafia penyelundupan barang-barang ilegal cendrung menggunakan jalur laut, yaitu memanfaatkan pelabuhan ilegal atau dikenal dengan pelabuhan tikus yang keberadaannya tersebar di pelosok Kota Batam.

Ia berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian bila terjadi hal yang sama, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Cegah COVID-19, Karantina Dua Hari Diberlakukan di Karimun

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun, Dr H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si. di dampingi oleh Serketaris Daerah Kabupaten Karimun, Dr. H. Muhd. Firmansyah, M. Si. mengunjungi Lokasi Karantina Isolasi bagi masyarakat Karimun yang datang dari kota yang terjangkit Covid 19 di SLTP N 2 ( Binaan ) Tebing. Minggu ( 12/4 ).

Pemberlakuan Karantina bagi para masyarakat yang pulang dari Daerah atau Kota yang telah terjangkit Covid 19 adalah salah satu gerakan Pemerintah Daerah dalam mencegah penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Karimun.

Karantina ini di berlakukan mulai hari Minggu, 12 April 2020 dan kita tempatkan di SLTP N 2 ( Binaan ) Tebing.

“Ya yang datang dari batam dan tg.pinang tidak perlu di karantina tapi orang yang datang dari Jakarta via batam dan tg.pinang baru di karantina dua hari

Bupati Karimun juga mengatakan, Untuk TKI yang berasal dari Luar Kabupaten Karimun yang melakukan transit, kita tidak akan karantina kan di SLTP N 2 ( Binaan ) tetapi akan di Karantina di Pelabuhan saja dan akan di lanjutkan menuju ke Kampung Halaman Masing – Masing.

Selanjutnya, Bupati Karimun berpesan kepada masyarkat yang ingin datang ke Kabupaten Karimun semata – mata hanya untuk mencari pekerjaan, Kami Pemeritah Daerah Kabupaten Karimun akan menutup pintu masuk bagi warga yang bukan Masyarakat Karimun.

Kebijakan ini di buat Pemerintah Daerah semata – mata untuk memutus tali rantai penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Karimun. Ucap Bupati Karimun.

Untuk TKI yang berasal dari Karimun di dalam kesempatan ini juga Bupati Karimun melalui Disnaker Kabupaten Karimun telah mempersiapkan Kartu Pra Kerja dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Progam Kartu Pra Kerja adalah Program Pengembangan Kompetisi Kerja yang tinjukan untuk pencari kerja / pekerja, buruh yang terkena Pemutusan hubungan Kerja (PHK) yang membutuhkan peningkatan kompeten, Program ini diberikan dalam bentuk Pelatihan, Insentif dan Sertifikasi Pelatihan. Untuk tahap awal pcnenerima Kartu Pra Kerja diprioritaskan bagi pekerja yang terkena PHK atau dirumahkan akibat Pandemi Covid-l9.
  2. Untuk Mendapatkan Kartu Pra kerja calon penerima di wajibkan mendaftarkn diri pada program kartu pra kerja secara daring melalui situs resmi program Pra Kerja ( http://prakerja.go.id )
  3. Peserta Program Kartu Pra Kerja nantinya bisa memilih langsung pelatihan atau kursus yang di siapkan Pemerintah, program Prakerja di fasilitasi dengan pelatihan Vokasi seperti keterampilan di bidang manufaktur, parawisata, ekonomi digital, dll yang akan di sediakan oleh lembaga pelatihan yang di miliki Swasta, BUMN, BUMD maupun Pemerintah.
  4. Untuk Informasi Lebih lanjut silah datang di kantor Dinaker Tanjung Balai Karimun atau dapat menhubungi :
  • Sdri Paspa Granita 081364555516
  • Sdri Rahma Nurlita 082169601915

-Sdri Sumarni Widyo 08127089300.