RASIO.CO, Batam – Pasca penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak dua bulan lalu, kegiatan ekspor-impor di Batam masih cukup lancar. Tercatat, sekitar 30 izin yang dikeluarkan oleh BP Batam per harinya untuk mendukung kegiatan berusaha di Batam.
Berdasarkan data yang diperoleh dari laman resmi Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) BP Batam dari Januari hingga Maret 2020, tercatat 205 dokumen terbit untuk Izin Usaha, 1.367 dokumen terbit untuk Izin Pemasukan Barang, 207 dokumen terbit untuk Izin Pengeluaran Barang, dan 90 dokumen terbit untuk Izin Rekomendasi.
Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, permintaan keluar-masuk barang di Batam masih terbilang normal, meski terdapat penyebaran Covid-19.
“Hanya saja, karena beberapa negara sudah melakukan lockdown, timbul kekhawatiran di kalangan pengusaha apabila stok bahan baku habis. Karena apabila negara-negara penyuplai bahan baku lockdown, tidak bisa impor bahan baku lagi,” kata Andiantono.
Sebagai solusi, Ia menyarankan kepada pengusaha di Batam untuk tidak bergantung pada satu negara saja, dan mulai menjajaki negara-negara penyuplai lainnya sebagai sumber bahan baku industri.
Dengan adanya pandemi Covid-19, dan jika terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Batam.
Pelayanan pengurusan izin dapat dilakukan oleh para pengusaha dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri Perindustrian RI No. 7 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Jadi selama pendemi Corona, perusahaan dan kawasan industri tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan memiliki izin operasional dan mobilitas kegiatan industri. Nama layanannya adalah Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) di Kementerian Perindustrian RI. Kami sangat menyarankan kepada perusahaan yang ingin tetap beroperasi untuk mengurus perizinannya di SIINas,” kata Andiantono.(r).
RASIO.CO, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberitahukan bahwa terjadi percobaan penipuan yang mengatasnamakan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Harmensyah.
Penipuan tersebut diduga dilakukan oleh oknum tertentu dengan modus permintaan bantuan donasi terkait COVID-19.
Dugaan penipuan tersebut diketahui setelah BNPB menerima laporan dari salah satu staf Hubungan Masyarakat, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bahwa ada yang meminta permohonan donasi untuk COVID-19 dari pesan singkat dengan nomor +62 815-6395-3966, +62 813-8522-8818 dan +62 815-6395-3966 mengatasnamakan Sestama BNPB.
Dalam hal ini Sekretaris Utama BNPB telah memberikan pernyataan bahwa itu bukan dirinya.
“Harus dilacak dan lapor ke cyber Bu, itu penipuan,” tegas Sekretaris Utama Harmensyah dikutip dari bnpb.go.id. Jumat(17/04).
Kasus tersebut saat ini telah dilaporkan dan diterima oleh Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.
Perlu diketahui bahwa BNPB sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 hanya menerima jenis bantuan dana hibah bantuan kemanusiaan luar negeri dan dalam negeri untuk penanganan bencana nonalam COVID-19. Bantuan berupa uang dapat disalurkan melalui transfer bank dari dalam dan luar negeri.
Transfer dana dari luar negeri dapat dilakukan melalui nomor rekening Bank BNI, 2019191251, swift code BNINIDJA, dengan nama rekening RPL 175 PDHL BNPB COVID -19 LN.
Sedangkan transfer dalam negeri, Gugus Tugas membuka nomor rekening Bank BRI 0329 – 01 – 004314 – 30 – 6 dengan nama RPL 175 PDHL BNPB COVID – 19 DN.
Terkait dengan transparasi dan akuntabilitas, BNPB akan mengumumkan dan menyebarluaskan informasi rekening ini kepada kementerian negara/Lembaga dan pemerintah daerah serta masyarakat.
Pengelolaan rekening dan pelaporan pertanggungjawaban dilakukan sesuai dengan ketentuan yang mengatur pengelolaan rekening milik satuan kerja lingkup kementerian negara dan lembaga serta administrasi pengelolaan hibah langsung dalam bentuk uang.
Oleh sebab itu masyarakat diminta agar lebih waspada terhadap berbagai jenis penipuan dengan modus meminta bantuan yang mengatasnamakan BNPB atau Gugus Tugas.
RASIO.CO, Jakarta – Wabah virus COVID-19 (Corona) yang melanda dunia sejak awal tahun 2020 merupakan sebuah musibah global yang mempengaruhi mobilitas penduduk dunia.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, di Indonesia sendiri sudah lebih dari 2.400 kasus virus Corona yang terkonfirmasi sampai awal April ini.
Penerapan kebijakan physical distancing sampai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah menuntut masyarakat untuk tetap di rumah masing-masing dan membatasi mobilitas di luar ruang.
Tentunya dalam kondisi pandemi, kesehatan dan rasa aman merupakan hal yang sangat berharga, baik bagi individu maupun keluarga. Sebuah proteksi diri dan keluarga agar tenang dan terjaga menjadi kebutuhan yang primer, salah satunya dengan memiliki asuransi jiwa.
Menjawab hal tersebut, PermataBank bekerjasama dengan Astra Life, mengajak masyarakat untuk melindungi diri sambil #DiRumahAja dengan fitur E-Bancassurance lewat super app PermataMobile X.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2018 menunjukan rendahnya kesadaran masyarakat akan proteksi diri melalui asuransi jiwa, yaitu tercatat sebesar 3,01%. Tingkat mobilitas yang tinggi dan kurangnya informasi menjadi kendala bagi masyarakat untuk memiliki asuransi.
E-bancassurance menjadi solusi bagi mereka yang memiliki waktu terbatas dan inovasi ini juga mendukung anjuran pemerintah untuk tetap melakukan physical distancing dan #DiRumahAja.
“Kerjasama ini merupakan kontribusi kami dalam menjawab kebutuhan disaat musibah pandemi sekarang. Kami ingin hadirkan ekosistem layanan finansial asuransi jiwa yang dapat diakses #DirumahAja hanya dengan membuka Permata Mobile X. Tentunya layanan ini menjadi sangat kuat dengan adanya kolaborasi dengan perusahaan asuransi terkemuka Astra Life, yang membuat layanan asuransi jiwa ini mudah, cepat dan terjangkau.” ujar Djumariah Tenteram, Director of Retail Banking PermataBank dalam siaran pers. Kamis(09/04) lalu.
Hadirnya fitur E-Bancassurance dalam PermataMobile X akan lebih mendekatkan layanan asuransi jiwa dalam genggaman nasabah. Pengajuan yang praktis, premi yang terjangkau, benefit lengkap, dan proses singkat sampai dengan e-polis yang dikirim melalui email nasabah merupakan beragam keunggulan dari fitur aplikasi diantara 200 fitur lainnya dalam PermataMobile X.
Sejalan dengan PermataBank, Sri Agung Handayani selaku Direktur Astra Life menegaskan, “Astra Life ingin berkontribusi untuk meningkatkan penetrasi pemilik asuransi di Indonesia yang masih sangat rendah. Kami merasa perlu memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, bahwa memiliki produk asuransi jiwa sejak usia muda sebagai proteksi diri sangatlah penting karena risiko kecelakaan maupun penyakit dapat datang kapan saja dan dimana saja.
Seperti saat ini dengan adanya penyebaran virus Corona peranan asuransi jiwa semakin dirasa penting. Layanan E-Bancassurance ini diharapkan menjadi kunci atas edukasi asuransi jiwa untuk masyarakat yang belum menyadari pentingnya proteksi diri, sekaligus menjadi solusi membeli asuransi jiwa dari rumah ditengah kondisi pandemi.”
E-Bancassurance dalam super app PermataMobile X ini menawarkan empat produk asuransi jiwa sesuai dengan kebutuhan lintas generasi yakni:
Pertama, AVA iPlan Protection: asuransi jiwa dengan premi berkala untuk perlindungan jiwa dan dana tahapan;
Kedua, AVA iSave Protection: asuransi jiwa dengan premi berkala untuk perlindungan jiwa dan cacat total tetap, serta memberikan manfaat pengembalian premi di akhir masa asuransi;
Ketiga, AVA iPro Proteksi Dini: asuransi jiwa untuk perlindungan terhadap risiko penyakit kritis tahap awal dan tahap lanjut, meninggal dunia serta memberikan manfaat pengembalian premi di akhir masa asuransi;
Keempat, AVA Proteksi Tangguh: asuransi jiwa untuk perlindungan terhadap risiko meninggal dunia karena kecelakaan, penggantian biaya rawat jalan darurat akibat kecelakaan serta santunan duka, sehingga memberikan rasa aman bagi generasi milenial dengan aktivitas yang padat.
“Menjawab kebutuhan di masa pandemi, asuransi jiwa kami memberikan perlindungan terhadap dampak virus Corona sesuai dengan ketentuan polis. Hal ini merupakan kontribusi dari PermataBank bersama dengan Astra Life untuk memberikan fitur berbasis digital yang membuat produk asuransi jiwa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia dengan premi mulai dari Rp55.000 sehingga layanan ini dapat memenuhi kebutuhan asuransi dasar masyarakat Indonesia.” tutup Sri Agung
E-Bancassurance dan berbagai jenis Asuransi AVA dapat di akses di super app PermataMobile X.
Tentang PermataBank
PermataBank telah berkembang menjadi salah satu bank swasta utama yang menawarkan produk dan jasa inovatif melayani lebih dari 3 juta nasabah di 62 kota di Indonesia, PermataBank memiliki 316 kantor cabang, 16 cabang bergerak (Mobile Branch), 978 ATM dengan akses di lebih dari 100.000 ATM (VisaPlus, Visa Electron, MasterCard, Alto, ATM Bersama dan ATM Prima) dan jutaan ATM di seluruh dunia yang terhubung dengan jaringan Visa, Mastercard, Cirrus.
Di kuartal ketiga 2019 ini, fitur layanan PermataBank memperoleh 5 penghargaan Satisfaction Loyalty & Engagement (SLE) Award 2019 berdasarkan survei Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI), salah satunya adalah peringkat #1 untuk kategori OVERALL-ENGAGEMENT INDEX 2019 (bank umum konvensional / bank buku 3).
Di kuartal kedua, kartu kredit, kartu debit dan Unit Usaha Syariah PermataBank meraih peringkat I & II untuk Digital Brand Awards 2019 oleh Majalah InfoBank. Dalam hal layanan, PermataTel kembali meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Award 2019 untuk 10 kategori, dari Majalah Service Excellence.
PermataBank juga meraih berbagai peringkat service excellence di kategori Bank Umum dan Bank Unit Usaha Syariah, dalam Banking Service Excellence Award oleh majalah InfoBank bekerjasama dengan Market Research Indonesia. Sebagai pelopor dalam teknologi mobile banking dan mobile cash di pasar Indonesia, pada tahun 2018, Bank meluncurkan aplikasi PermataMobile X dengan 200 fitur andalan terkini.
Untuk informasi lebih lanjut terkait PermataBank kunjungi website kami di http://www.permatabank.com
Tentang Astra Life
PT ASTRA AVIVA LIFE (Astra Life) adalah perusahaan asuransi jiwa patungan dengan kepemilikan saham 50:50 antara PT Astra Tbk. (Astra) dan Aviva International Holdings Limited (Aviva) yang didirikan tanggal 26 Mei 2014, serta diluncurkan secara resmi kepada publik dan media tanggal 27 November 2014.
Astra Life menerapkan konsep “Best of Both World” atau “Terbaik di Dua Dunia” – dengan mengkombinasikan pengalaman dan kompetensi Aviva sebagai asuransi kelas dunia selama lebih dari 322 tahun sejak tahun 1696, termasuk lebih dari 152 tahun di Asia, serta kekuatan Astra sebagai salah satu pelopor grup usaha nasional berikut jaringan dan distribusinya di Indonesia selama lebih dari 63 tahun sejak tahun 1957. Kolaborasi keduanya memberikan layanan terbaik dan dapat diandalkan bagi seluruh nasabah Astra Life.
Astra Life menawarkan produk yang beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai tingkat kehidupan dan segmen pasar, baik nasabah perorangan terutama berasal dari nasabah bank dan perusahaan pembiayaan berupa asuransi perlindungan jiwa, kesehatan, kecelakaan, asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link) dan juga nasabah korporasi berupa program kesejahteraan karyawan (employee benefit) dan merupakan pendiri dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan Astra Aviva (DPLK Astra Aviva).
Dengan semua pencapaian dan kinerja yang telah diperoleh tersebut, Astra Life menjadi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki pertumbuhan yang signifikan sehingga optimis untuk bisa mewujudkan target dan aspirasi perusahaan menjadi asuransi jiwa yang lekat di hati masyarakat Indonesia. Website Astra Life dapat diakses di http://www.astralife.co.id. *PT ASTRA AVIVA LIFE terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
RASIO.CO, Bintan – Disaat situasi pandemic COVID-19 saat ini, sudah tentu profesi wartawan mengambil peran penting dalam menyajikan formasi perkembangan terkini yang terjadi dilapangan, kemudian publis secara fakta untuk dikonsumsi publik, Rabu (14/4).
Penyampaian itu sudah jelas demi mencegah berkembangnya berita-berita hoax ditengah masyarakat yang semakin menimbulkan keresahan selain wabah corona. Tak jarang jurnalis berjibaku langsung pada situasi yang sulit agar mendapatkan informasi yang valid untuk dibaca bagi publik yang kini sedang dirumah aja.
Jurnalis sebagai pilar ke-4 penyeimbang penegakan demokrasi, namun tak banyak yang menaruh perhatian terhadap profesi para kuli tinta. Melihat kemirisan itu, Forum Jurnalis Bintan (FJB) hadir untuk memberikan dukungan kepada rekan seprofesi.
Dengan bergotong royong menggandeng para relasi kerja, anggota FJB berhasil menghimpun beberapa liter hand sanitizer dan masker. Semuanya dibagikan kepada anggota yang tergabung dalam FJB.
Jendaras Karloan, Ketua FJB menyampaikan, gagasan ini dilakukan untuk melindungi anggota group dari bahaya paparan virus corona ketika melakukan wawancara secara langsung.
Para jurnalis, kata dia, paling rentan terpapar karena sering berhadapan langsung situasi-situasi bahaya dilapangan untuk mendapatkan berita perkembangan COVID-19, bahkan terkadang tanpa mengenal waktu.
“Alhamdulillah, kita bisa mengumpulkan hand sanitizer dan masker dari para relasi-relasi kerja yang kemudian kita bagikan untuk rekan-rekan jurnalis dilapangan yang tetap bekerja,” sebut pria kelahiran Tanjung Uban itu.
Dia mengajak rekan-rekannya agar tetap waspada dan senantiasa membentengi diri saat melakukan tugasnya sebagai jurnalis dilapangan. Tak lupa, Aan juga mengingatkan anggotanya untuk menerapkan pola hidup sehat.
“Usahakan memakai masker dan membersihkan tangan memakai hand sanitizer saat dilapangan. Harus rajin-rajin membersihkan diri agar kita terhindar dari virus corona,” jelas Aan.
Sementara itu, Sekretaris FJB Bintang Oki Alexsander menambahkan, kalau organisasi akan tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk seluruh anggotanya terutama dalam perlindungan saat peliputan kasus virus corona yang mematikan itu.
Kata dia, bukan hanya anggota FJB saja, dirinya juga mengajak kepada masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi ini. Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak semakin memperburuk keadaan dengan menyebar-nyebar berita hoax yang sumbernya tidak jelas.
“Jangan langsung percaya terhadap kabar yang belum terkonfirmasi. Kami selalu berusaha menyajikan informasi-informasi yang sudah terkonfirmasi untuk masyarakat. Mari sama-sama kita melawan virus corona dengan mematuhi himbauan pemerintah, dirumah saja biar kami yang informasikan diluar sana,” tambah Oki.
RASIO.CO, Batam – Ditengah Pandemi Covid-19 Polsek Nongsa bagikan 50 paket sembako untuk warga yang kurang mampu di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Punggur pada Rabu (15/4).
Kali ini Polsek Nongsa melalui Wakapolsek Nongsa, Kanit Lantas Polsek Nongsa, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta anggota Polsek Nongsa membagikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah Punggur.
Kapolsek Nongsa, AKP Moch Dwi Ramadhanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas antara TNI-Polri terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak wabah penyebaran Covid-19.
“Hari ini kita membagikan 50 paket sembako terhadap masyarakat kurang mampu, ini merupakan bentuk kepedulian dari Polresta Barelang dengan dibantu Polsek Nongsa,” ujar Kapolsek Nongsa.
Harapannya dengan pemberian sembako ini dapat menambah kebutuhan sehari-hari ditengah wabah Covid-19 dan yang terpenting adalah tetap menjaga kesehatan, ikuti anjuran pemerintah dan Maklumat Kapolri,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu warga sekaligus ketua RT 01 RW 19, Muhaimin memberikan ucapan terima kasih atas bantuan paket sembako yang sudah diberikan oleh Polsek Nongsa.
“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah memberikan sembako kepada kami, dengan kondisi saat ini pekerja banyak yang terganggu sehingga pemasukan tidak ada. Saya sendiri sudah satu bulan benar benar off tidak ada pekerjaan,” ujarnya.
Ini sangat membantu bagi kehidupan kami sehari-hari, harapannya semoga ini segera berlalu dan mari kita ikuti himbauan Pemerintah untuk tetap di rumah supaya dapat memutus mata rantai Covid-19, tutupnya.
RASIO.CO, Batam – Bakamla RI/Indonesian Coast Guart berhasil mengamankan 47 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia melalui pelabuhan tikus di Perairan Nongsa, Teluk Mata Ikan, Batam, pada Rabu (15/4) dini hari sekira pukul 02.00 Wib.
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia S. Sos.,M.M, mengatakan dini hari tadi Bakamla berhasil mengamankan 47 TKI yang mencoba masuk lewat jalur ilegal.
“Mereka mencoba masuk melalui jalur tikus namun tertangkap dan dapat diamankan oleh patroli Bakamla yang sedang melaksanakan Operasi Garda Lintas Batas Bakamla, pada hari Rabu (15/4) sekira pukul 02.00 Wib dini hari,” ujarnya.
“Saat ini ke-47 TKI tersebut diamankan sementara di Pangkalan Armada Zona Maritim Barat Bakamla di Batam,” jelas Kepala Bakamla RI.
Dari hasil pendataan diketahui sebagian besar TKI berasal dari Lombok NTB, sebagian kecil berasal dari Aceh dan Cilacap.
“Dari hasil pendataan kesehatan awal, tidak ada TKI yang bergejala, rata-rata suhu tubuh 35 derajat Celcius,” ujarnya.
Ia menambahkan, para TKI ini akan diserahkan ke petugas kesehatan dan karantina daerah untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut sesuai dengan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Bila nanti mereka ada yang terindikasi sebagai ODP maka akan dilaksanakan karantina selama 14 hari sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing,” tambahnya.
Hal ini sesuai dengan antisipasi dari pemerintah Indonesia yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia dalam pengembalian TKI ke kampung halamannya masing-masing di Indonesia.
Selain itu, pengamanan ini juga dilakukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia yang juga berdampak pada pengurangan jumlah sebaran COVID-19 di seluruh dunia, tutupnya.
RASIO.CO, Bintan – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus Disease (Covid-19) yang merupakan warga Bintan dikabarkan meninggal dunia, keduanya Pria berasal dari Dua kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Bintan dan Kecamatan Toapaya, Selasa (14/4).
Untuk PDP yang meninggal dari Kecamatan Teluk Bintan berusia 48 tahun. Pria yang berdomisili di Desa Pangkil itu mengalami sakit bawaan yaitu paru-paru.
Bersangkutan sudah melakukan karantina dan sampel swab-nya sudah diambil dan diserahkan untuk dicek PCR di BTKLPP Batam.
Sedangkan PDP asal Kecamatan Toapaya. Pria berusia 88 tahun asal Kampung Kangboy, Desa Toapaya Utara itu memiliki penyakit bawaan yaitu stroke.
Bersangkutan juga sudah diambil sampel swab-nya untuk dicek PCR.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, kata dia PDP di 2 kecamatan meninggal dunia. Namun pemakamannya sesuai Protokol kesehatan.
“Dua orang PDP yang meninggal dunia adalah seorang pria. Dua-duanya telah dikebumikan di TPU masing-masing kecamatan sesuai protokol penanganan covid,” ujar dr Gama.
RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si.menghimbau kepada masyarakatnya agar tidak bepergian ke daerah zona merah seperti Batam, Tanjungpinang dan provinsi Riau.
Hal ini dilakukan untuk percepatan serta memutus mata rantai penanggulangan Covid-19 di Karimun dan selain itu juga diberlakukan karantina selama dua hari bagi TKI yang merupakan masyarakat karimun.
Berikut Informasi update terbaru terkait percepatan penanggulangan Covid-19 :
Dengan ini Bupati Karimun memberitahukan :
Penumpang kapal Kelud yang berjumlah 42 orang yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun yang baru tiba akan dikarantina selama 10 – 14 Hari sebagai antisipasi pencegahan Covid-19.
UntukTKI yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun berasal dari Malaysia akan dikarantina selama 2 hari, jika selama karantina menunjukkan sakit/gejala Covid-19 akan dilanjutkan karantina nya selama 14 hari. Jika tidak menunjukkan gejala terjakit Covid 19 akan dipulangkan dan harus melakukan ISOLASI MANDIRI dirumah.
Bupati Karimun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun agar tidak berpergian ke Daerah ZONA MERAH Covid-19 seperti Batam, Tanjungpinang dan provinsi Riau.
Setiap masyarakat Kabupaten Karimun yang berangkat atau berpergian ke daerah zona merah tersebut ( point No. 3 ) disaat kembali ke Kabupaten Karimun dihimbau untuk melakukan Isolasi mandiri selama 14 Hari
dan seandainya menunjukan gejala – gelala terinfeksi Covid 19 Seperti batuk, flu, sesak napas dan demam tinggi* agar segera menghubungi contak person Gugus Tugas Covid 19 : 0812 6887 2141, 0812 6547 5221
atau segera berobat ke Posko – Posko kesehatan terdekat.
Demikian Himbauan ini terkait percepatan penanggulangan Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karimun.
Ketua Umum Tim Gugus Tugas Kabupaten Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si.(humas karimun).
RASIO.CO, Batam – Diduga 3 unit mobil dump truck salah satunya bernomor polisi BP 9051 UT yang melintas di Jalan raya Punggur, Nongsa terlihat membawa muatan tanah tanpa ada penutup bak, pada Senin (13/4) kemarin.
Tidak hanya itu saja, kendaraan dump truck yang melintas tanpa penutup terpal dapat membahayakan pengendara lainnya yang melintas di belakang truck tersebut.
Dari hasil pantauan awak media Rasio.co, 3 unit mobil dump truck tersebut membawa tanah tanpa ada penutup terpal yang berasal dari arah Punggur menuju ke arah Batam Centre.
Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K, M.H saat dikonfirmasi mengatakan akan menindak tegas dan menertibkan sopir mobil dump truck yang membawa muatan tanah tanpa ada penutup baknya.
“Kita akan tertibkan sopir mobil dump truck jika terlihat membawa muatan tanah tanpa ada penutup terpalnya, karena akan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Kapolresta Barelang, pada Selasa (14/4).
Himbauannya bagi pengemudi supir dump truck yang membawa material agar selalu menggunakan penutup terpal supaya tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya agar dapat meminimalisir fatalitas korban meninggal dunia karena kecelakaan.