Rabu, Juni 3, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1451

Jelang Imlek Citylink Tambah Jadwal Penerbagan

0

RASIO.CO, Jakarta – Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia menyiapkan penerbangan tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Imlek yang jatuh pada hari Jumat tanggal 16 Februari 2018.

VP Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S Butarbutar di Jakarta, Rabu (7/2), mengatakan, penambahan penerbangan (extra flight) difokuskan pada tiga destinasi utama yang selalu ramai pada libur Imlek yakni Tanjung Pandan, Pangkal Pinang dan Pontianak.

“Penerbangan di ketiga rute tersebut masing-masing mendapatkan penambahan satu frekuensi menjadi dua kali sehari,” kata Benny dalam siaran persnya.

Mengenai penerbangan ke destinasi padat lainnya seperti Denpasar, Surabaya dan Medan selama long weekend Citilink Indonesia tidak memberlakukan penambahan frekuensi penerbangan karena masih dapat menampung permintaan pasar yang ada.

“Selama periode libur Imlek dan long weekend yang dimulai sejak tanggal 11 – 24 Februari 2018, kami akan menyiapkan 15.480 kursi tambahan untuk mengakomodir kebutuhan terbang penumpang yang akan merayakan Imlek atau berlibur,” katanya.

Memasuki libur Imlek tahun 2018, peningkatan pemesanan mulai terlihat sejak penjualan penerbangan ekstra sudah mulai diberlakukan pada awal pekan ini.

Pemesanan tiket terlihat meningkat, namun kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang sudah diantisipasi dengan penambahan penerbangan esktra, khususnya pada tiga destinasi padat, yaitu Tanjung Pandan, Pangkalpinang dan Pontianak.

Sebelumnya rata-rata okupansi penerbangan di tiga destinasi tersebut mencapai 70 persen, diperkirakan pada liburan Imlek mendatang angka tersebut akan melonjak hingga 95 – 100 persen.

Selama tahun 2017, Citilink Indonesia telah menambah lima rute penerbangan di Indonesia maupun internasional yaitu Jayapura, Kendari, Gorontalo, Ambon dan Silangit, serta Dili, Timor Leste.

Sampai saat ini pertumbuhan penumpang Citilink Indonesia tercatat mengalami peningkatan siginifikan dalam lima tahun terakhir. Tahun 2012 tercatat sebanyak 2,8 juta penumpang, kemudian melonjak menjadi 5,3 juta penumpang di tahun 2013.

Tahun 2014 terus tumbuh dengan pesat mencapai 8,2 juta penumpang, tahun 2015 sebanyak 9,5 juta penumpang, kemudian pada tahun 2016 mencapai 11, 8 juta penumpang, dan mencapai angka 12.6 juta penumpang di tahun 2017.

Sumber:airmagz

Bawa 1 Ton Sabu Kapal Mafia Sunrise Ditangkap TNI AL

0

RASIO.CO, Batam – Kapal Mafia Sunrise Glory jenis penangkap ikan berbendera singapura ditangkap KRI Sigurot di selat Philips, Batam yang duga bermuatan sabu 1 ton yang dibungkus dalam karung beras. Rabu.(7/02). pukul 15.30 WIB lalu.

Komandan Gugus keamanan laut Armada Barat, Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto mengatakan, kecurigaan awal terhadap kapal yang diduga mengangkut sabu 1 ton ini, ketika berpapasan dengan patroli KRI Sigurot. Kapal tersebut seolah menghindar sehingga dilakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata kelengkapan dokumen kapal tidak memenuhi standar dan diduga palsu. Demikian juga dengan pengakuan awak kapal yang tidak sesuai dengan kemyataan yang terjadi.

“Mereka berlayar dengan bendera Singapura, tapi ABK bilang mereka dari Indonesia, ini sudah tidak betul,” jelas Bambang, di liputan6, Jumat (9/2).

Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan lanjutan. Dan ternyata kapal ini merupakan jenis kapal ikan yang memamg sebelumnya telah melakukan beberapa kegiatan ilegal. Hal itu terlihat dari dokumen dan data kapal yang berulangkali berganti nama.

Kapal Sunrise Glory yang diamankan pada Rabu sekitar pukul 15.30 WIB, kemudian digeser dari Dermaga Batu Ampar ke Dermaga Lanal Batam pada Jumat 9 Februari 2018. Selanjutnya dilaksanakan pengecekan terhadap ABK Sunrise Glory oleh Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, BC Pusat dan BC Batam.

Dan tepat pada pukul 18.00 WIB, Tim berhasil menemukan barang bukti narkoba sebanyak 41 Karung Beras dengan perkiraan 1.000 kilogram atau satu ton sabu. Barang tersebut ditemukan di atas tumpukan beras dalam palka bahan makanan.

“Ternyata kapal ini hanya kamuflase saja sebagai kapal ikan, ini adalah kapal dengam muatan berbahaya, termasuk transaksi gelap di Out Port Limit (OPL),” kata Bambang lagi.

Sementara itu, Kapten KRI Sigurot, Kolonel Arizzona menuturkan, keempat ABK tidak melakukan perlawanan ketika diamankan.

Mereka hanya berupaya berkelit dengan menunjukkan dokumen kapal yang mereka pakai. Namun pihaknya tetap melakukan pemeriksaan karena telah dicurigai melakukan pelanggaran.

“Mereka coba memperlihatkan dokumen, tapi kita ketahui terindikasi palsu, jadi tetap kita amankan,” kata Arizzona.

Bya@www.rasio.co

Pers Jangan Jadi Alat Pemilik Modal

0

RASIO.CO, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan agar Pers di Indonesia tidak kembali lagi kepada zaman keemasan seperti pers kolonial dulu, dimana sepenuhnya dikendalikan oleh para pemilik modal.

Fadli mengatakan, pada awal abad ke-20, Surat Kabar AID de Preanger Bode, misalnya, adalah juru bicaranya para pemodal yangh menguasai perkebunan teh, karet, dan kina. Sementara, Soerabajaasch Handelsblad, adalah corongnya para pemodal yang menguasai industri gula. Jadi, semua media merupakan juru bicara dari para pemilik modal.

“Tentu kita tak ingin mengulang lagi semua itu. Di hari pers ini, saya ingin mengajak insan pers Indonesia untuk mengingat kembali khittahnya. Para jurnalis harus kembali ke barak dan menjaga diri terhadap hegemoni kekuasaan. Rekan-rekan jurnalis harus menjaga kehormatan penanya. Karena sesungguhnya pena jurnalis jauh lebih tajam dari sebilah pedang! Selamat Hari Pers Nasional, semoga di tahun politik, pers menjadi oase yang mengawal demokrasi dengan profesional dan independen,” tandas Fadli dalam rilisnya,di dpr.go.id, Jum’at (9/2/).

Dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari, Fadli menyatakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh pers di tengah iklim demokrasi jauh berbeda dengan tantangan zaman otoritarian.

“Kita sekarang hidup di tengah demokrasi multipartai. Iklim demokrasi yang kita nikmati hari ini telah mengubah tantangan yang dihadapi oleh industri media. Kini, masalah yang dihadapi pers Indonesia bukan lagi represi, sensor, atau kontrol kekuasaan, tapi kendali dan pemihakan dari para pemilik media. Jadi, jika dulu demokrasi diintervensi oleh pemerintah, maka hari ini demokrasi telah dipermainkan oleh ‘dwifungsi pengusaha-politisi’,” ucap Fadli.

Fadli mengatakan, rangkap posisi antara pemilik media dan politisi itu telah menyulitkan posisi pers. Sensor terhadap para jurnalis bukan lagi berasal dari kekuasaan, tapi dari para pemilik media. Dalam situasi tersebut, pers kemudian tak lagi mudah mempertahankan independensinya. Jika tak lagi independen, pers tentu akan kehilangan kredibilitasnya sebagai juru terang masyarakat.

“Saya ingat kata-kata Mark Twain yang disitir Presiden Soekarno saat ia meresmikan pembukaan Jurusan Publisistik di Universitas Indonesia. Meminjam kata-kata Mark Twain, Bung Karno bilang, ‘There are only two things, which can throw light upon things here on earth. Two things, one is the sun in heaven, and the second one is the press here on earth’,” ujar politisi F-Gerindra itu.

Pers adalah matahari di bumi, juru terang bagi masyarakat. Itu sebabnya, seorang jurnalis harus memiliki pengetahuan umum yang luas serta sudut pandang yang jernih, lanjutnya. Dan di atas semua itu, seorang jurnalis harus independen. Sebab jika tak independen, pengetahuan dan informasi yang dimilikinya rawan disalahgunakan.

“Tugas pers bukanlah menyanjung-nyanjung pemerintah, melainkan jadi corong rakyat, menyuarakan kebenaran. Insan pers mestinya bisa belajar dari figur-figur jurnalis masa lampau, seperti Mochtar Lubis atau bahkan Tirtoadisoerjo,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, dahulu seorang Mochtar Lubis disebut sebagai ‘wartawan jihad’ karena keberaniannya bersikap kritis terhadap kekuasaan. Baik terhadap Presiden Soekarno maupun kemudian terhadap Presiden Soeharto, ia selalu bersikap kritis. Jihadnya sebagai jurnalis adalah selalu bicara kebenaran dan berusaha memerangi kejahatan, siapapun pelakunya. Termasuk, ketika pelakunya adalah penguasa sekalipun. Itu yang dulu membuat Harian Indonesia Raya berani mengangkat isu korupsi di Pertamina, yang kemudian membuat orang kepercayaan Presiden tersingkir dari posisi Direktur Pertamina.

“Pada masa pergerakan nasional, pers memang erat bersinggungan dengan politik. Tapi politiknya adalah politik kebangsaan, bukan politik partisan. Dulu, misalnya, Mohammad Hatta mendirikan Majalah Daulat Ra’jat, atau Soekarno memimpin Fikiran Ra’jat dan Soeloeh Indonesia Moeda. Media-media itu digunakan sebagai alat perjuangan, untuk membela kepentingan rakyat banyak, bukan kepentingan para pemilik modal,” pungkasnya.

Sumber:dpr.go.id

Mendagri: Blangko KTP Elentronik Cukup untuk Kebutuhan Daerah

0

RASIO.CO, Batam – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, bahwa blangko KTP-elektronik tersedia cukup untuk kebutuhan daerah. jika blangko kosong tinggal minta lagi ke pusat.

“Blangko tercukupi. Kalau daerah habis, tinggal minta lagi saja,” kata Tjahjo saat membuka Rapat Kerja Nasional Kependudukan dan Catatan Sipil (Rakernas Dukcapil) di Hotel Harmoni One Batam, Kamis (8/2).

Sementara itu, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan perekaman data KTP elektronik sudah mencapai 97,4 persen di seluruh Indonesia. Artinya masih ada pekerjaan rumah bagi pemerintah sebanyak 2,6 persen.

“Masalah masih ada untuk menuntaskan capaian,” ujarnya.

Zudan mengatakan KTP-elektronik ini penting untuk melengkapi data kependudukan yang dibutuhkan berbagai pihak. Saat ini Kemendagri sudah menjalin kerjasama dengan 885 lembaga terkait data KTP-elektronik tersebut.

Contohnya pemberian akses kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Data Nomor Induk Kependudukan di KTP-elektronik ini dapat dimanfaatkan untuk proses pembuatan paspor.

Kemudian juga digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kepentingan persiapan pemilu. Data ini sudah diberikan ke KPU di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

“DPPP (daftar penduduk pemilih potensial) lebih sinkron, harmonis. Sehingga tidak ada lagi yang tidak dapat mempergunakan hak pilihnya,” kata dia.(red/mcb).

Bya@www.rasio.co

Dieksekusi Jaksa, Conti Meradang Diperlakukan Tidak Adil

1

RASIO.CO, Batam – Dieksekusi Tim Kejaksaan Terpidana Conti Chandra BCC Hotel tersangdung kasus pengelapan divonis 2 tahun, meradang diperlakukan seperti tahanan korupsi saat tiba di Kejari Batam.Kamis(08/03).

Pantauan lapangan, Conti tiba sekitat pukul 17,45 WIB dikejaksaan Batam mengunakan mobil tahanan BP 7019 C dengan tangan diborgol melalui pintu belakang kantor Kejari Batam.

“Saya akan bongkar karena diperlakukan tidak adil ,” Kata Conti sambil digiring masuk keruang jaksa.

Sementara itu, istri Conti Chandra menggunakan pakaian serba hitam menangis berteriak dihadapan puluhan jurnalis sambil mengatakan jaksa tidak adil dan memperlakukan suaminya seperti tahanan korupsi.

“Biar Tuhan yang membalas perbuatan mereka yang memperlakukan suaminya dengan semena-mena dan saya hanya percaya tuhan,” ujarnya dilokasi.

Terlihat dilokasi Kajati dan Kajari masuk kekantor kejaksaan mengunakan mobil Fortuner dan berusaha dihampiri awak media.

Bahkan awak media mempertanyakan penangkapan terpidana terkesan berlebihan dengan tangan diborgol dan memakai baju rompi warna oranye.

“Ini sudah sesuai prosedur Tampa ada perbedaan ,” kata Kajati Kepri Yunan Harjaka.

Yunan menjelaskan, kasus terpidana Conti Chandra sudah divonis PN Batam ditahun 2015, dan diperkuat putusan Mahkamah Agung 11 agustur 2016 telah memperoleh kekuatan hukum tetap serta ikrah tanggal 19 agustus 2016 untuk segera dilakukan eksekusi.

Terpidana pun sudah dilakukan pemanggilan sebanyak tiga kali dan terakhir dengan surat panggilan tanggal 15 april 2017 dan berdasarkan keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan Kejati Kepri lalu ditetapkan DPO.

“Conti ditangkap pukul 10.40 WIB di Cilandak Town Square, Jaksel saat bertemu dengan penasehat hukum dan dititipkan tahahan Kejagung,” Kata Yunan menegaskan.

Yunan sempat meminta pers indenpenden karena diduga pertanyaan awak media miring dan terkesan pesanan serta belum dilimpahkannya kasus Cipta ke pengadilan, dan Langsung menjawab serta meminta jawabannya didengarkan baik-baik bahwa kejaksaan tidak ada yang mendesak-desak, dan tidak ada satupun orang yang dapat mendesak kejaksaan.

Dan kedua kenapa kasus Cipta belum dilimpahkan karena surat dakwaan itu perlu cermat dan waktu , saat ini Kejari batam sedang menyiapkan dakwaannya,” tutupnya.

APRI@www.rasio.co

Aturan Pembatasan Tenaga Kerja Asing Sektor Migas Dihapus

0

RASIO.CO, Jakarta – Pemerintah menghapus Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 Tahun 2013 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (Migas). Tujuannya untuk menarik investasi yang lebih besar.

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan aturan tenaga kerja asing itu selama ini menjadi penghambat investasi.

“Investor itu mau masuk ke wilayah kerja, tapi menempatkan tenaga kerja asing susah banget. Padahal dia mau investasi. Jadi itu aturan dihapus,” kata Djoko di katadata.com, Rabu (7/2).

Dengan dicabutnya aturan itu, investor yang akan mempekerjakan tenaga kerja asing pada proyek migasnya cukup mengikuti prosedur yang diatur oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Selain itu mengikuti prosedur Kementerian Ketenagakerjaan.

Jika melihat aturan Permen ESDM 31/2013, kontraktor migas, badan usaha hilir, hingga perusahaan penunjang migas dapat mempekerjakan TKA. Namun ada beberapa persyaratan. Salah satunya mendapat rekomendasi persetujuan dari Direktur Jenderal Migas dan Menteri Ketenagakerjaan.

Masa rekomendasi RPTKA berlaku hanya sampai lima tahun, dan bisa diperpanjang dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan ketersediaan TKI. Begitu juga dengan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang masa berlakunya hanya setahun dan bisa diperpanjang.

Aturan itu juga membatasi jabatan tenaga asing. Mereka hanya bisa menjabat posisi direksi atau komisaris. Selain itu jabatan-jabatan profesional yang mensyaratkan penguasaan terhadap teknologi dan keahlian tertentu di bidang migas, atau jabatan tertentu yang belum dapat dipenuhi baik dari segi kompetensi maupun ketersediaan oleh tenaga kerja lokal.

Adapun, pekerjaan yang tidak dapat dijabat TKA yakni personalia, legal, bagian keselamatan dan kesehatan (Health and Safety Environment/HSE), supply chain management (manajemen rantai supplai) yang mencakup pengadaan, material dan listrik, juga jabatan struktural pada kegiatan ekplorasi. Kemudian eksploitasi di bawah level superintendent atau jabatan struktural yang setara.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Susyanto mengatakan saat ini pihaknya masih mengkoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan terkait batas-batas jabatan yang bisa dijabat oleh tenaga kerja asing. “Kami masih koordinasi dengan Kemenaker,” kata dia.

Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong mengaku menghargai upaya pemerintah melalukan perbaikan di sektor migas dengan mengevaluasi peraturan yang ada. Namun belum begitu berdampak ke investasi. “Masih banyak peraturan-peraturan lain yang harus dievaluasi agar dampaknya terasa untuk perbaikan,” kata dia kepada Katadata.co.id, Kamis (8/2).

(Baca: Pengusaha Migas Pertanyakan Pungutan Pemda Soal Tenaga Kerja Asing)

Hal yang sama juga disampaikan Vice President Exploration PT Saka Energi Indonesia Rovicky Putrohari. “Kalau untuk tenaga kerja saya kira sudah bukan issue lagi, artinya dicabutnya ini tidak akan banyak menggenjot investasi,” kata dia.

APRI@www.rasio.co

55 Sekolah SMP Batam Jalankan Ujian Berbasis Komputer

0

RASIO.CO Batam – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan ada 116 SMP negeri dan swasta di Batam. 55 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Batam menjalankan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ini.

“Tujuh di antaranya itu sekolah negeri. SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 6, SMPN 11, SMPN 12, dan SMPN 26. Tapi SMPN 2 masih menumpang di sekolah lain, di SMAN 2. Sedangkan yang lain mandiri,” papar Muslim di Sekupang, Rabu (7/2).

Kata dia, Jumlah pelaksana UNBK ini meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya diikuti 30-an sekolah. Tak hanya dari segi jumlah, peningkatan juga terjadi di sisi pelaksana mandiri.

Seperti SMPN 3 yang sebelumnya menumpang di SMAN 1 dan SMPN 11 yang menumpang di SMKN 1, tahun ini sudah melaksanakan UNBK di sekolah masing-masing.

Muslim mengatakan belum semua sekolah melaksanakan UNBK karena terkendala infrastruktur jaringan internet dan ketersediaan komputer. Karena syarat untuk melaksanakan UNBK mandiri adalah ketersediaan peralatan sebanyak minimal 30 persen dari jumlah siswa.

Pemerintah pusat, kata Muslim, menargetkan minimal 75 persen sekolah sudah menerapkan UNBK pada 2019 mendatang. Dan tentunya Batam juga akan berupaya untuk memenuhi target pusat tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Batam, Hernowo menyebutkan tahun ini terdapat 15.380 siswa SMP/MTs yang akan mengikuti UN.

“Untuk sekolah yang melaksanaan UNBK akan mengikuti simulasi pada 14-15 Februari ini. Di simulasi ni siswa akan diberikan tata cara pengerjaan soal UNBK dengan baik dan benar,” kata Hernowo.

Bya@www.rasio.co

Ini Lho Jaringan Penyeludupan Sabu Malaysia-Sumatra

0

RASIO.CO, Jakarta – Tim sinergitas Badan Narkotika Nasional dan Beacukai berhasil bongkar sindikat jaringan penyeludup narkotika Malaysia-Sumatra dan mengamankan barang bukti 110,84 kg sabu serta 18.300 butir ekstasi di awal tahun 2018 dalam tiga kasus.

Dari ketiga kasus yang telah diungkap pada bulan Januari 2018, petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berhasil mengamankan lebih dari 110,84 kg methamphetamine (sabu) dan 18.300 butir ekstasi.

Jumlah barang bukti tersebut terbilang fantastis mengingat penindakan yang dilakukan oleh petugas gabungan terjadi dalam waktu kurang dari dua minggu.

Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat penyelundupan narkotika di Aceh dan Sumatera Utara masih cukup tinggi sehingga membutuhkan pengawasan ekstra dari para aparat penegak hukum. Sinergi antar instansi juga mutlak diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Dilansir, beacukai.go.id, Menteri Keuangan (Menkeu) mengungkapkan kronologi singkat dari ketiga penindakan yang telah dilakukan. Pada hari Sabtu (20/01), petugas gabungan Bea Cukai, BNN Pusat, BNN Provinsi Aceh, dan BNN Kota Langsa berhasil mengungkap peredaran gelap sabu di wilayah Aceh Timur.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat dan penyelidikan intelijen bahwa akan adanya penyelundupan narkotika yang dilakukan sindikat narkotika jaringan internasional Aceh – Padang, dari Malaysia ke wilayah perairan Aceh dengan menggunakan perahu motor.

Dari penindakan ini petugas menangkap pelaku berinisial MI (27) warga Lhokseumawe dan mengamankan tujuh bungkus sabu seberat 7,2 kg dan tiga bungkus ekstasi berjumlah 300 butir yang disimpan di dalam tas milik tersangka saat mengendarai sepeda motor.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas juga berhasil mengamankan tersangka lain berinisial AF (28) warga Lhokseumawe.

Hanya berselang tiga hari dari penindakan pertama, pada hari Selasa (23/01) petugas gabungan Bea Cukai dan BNN mendapatkan informasi adanya transaksi narkotika di kawasan Batu Bara, Sumatera Utara.

Petugas kemudian menangkap tersangka berinisial B (43) yang kedapatan membawa dua bungkus sabu seberat 1,05 kg dan 1,03 kg di kawasan Perkebunan Sei, Batu Bara, Sumatera Utara.

Berdasarkan keterangan tersangka, satu bungkus sabu akan diserahkan kepada seseorang berinisial H. Petugas gabungan kemudian melakukan controlled delivery dan berhasil mengamankan H (33) di Kantor Pos Batu Bara serta mengamankan sabu seberat 1,03 kg.

Petugas juga berhasil mengamankan seorang tersangka lain berinisial S (31) dan barang bukti sabu seberat 2,06 kg di daerah Tanjung Tiram, Sumatera Utara.

Dari penindakan yang dilakukan di wilayah Sumatera Utara, petugas gabungan juga berhasil menangkap tersangka DS (47) yang kedapatan membawa 20 bungkus sabu seberat 21,22 kg pada hari Sabtu (27/01).

Dua hari kemudian, pada hari Senin (29/1), petugas mengamankan M (49) dan A (26) sesaat setelah melakukan transaksi Narkoba di daerah KM 12 Jalan Medan – Binjai, Sumatera Utara, dengan barang bukti sabu seberat 31,21 Kg dan ekstasi sebanyak 18.000 butir.

Dari keterangan A, ada satu karung lagi berisi sabu yang akan diserahkan kepada B (39). Berdasarkan informasi tersebut, petugas mengamankan B di pinggir Jalan Ujung Tol Balmera Medan, Sumatera Utara, dengan barang bukti sabu seberat 31,2 kg. Dari hasil pengembangan, petugas juga mengamankan J (41) di Kawasan Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara.

Pengungkapan kasus penyelundupan narkotika kembali dilakukan pada hari Selasa (30/01) di daerah Aceh Utara. Petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial SA dan MA beserta barang bukti berupa sabu seberat 15,9 kg.

Petugas gabungan berhasil mengamankan tersangka berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat. Petugas mengikuti kedua tersangka yang disinyalir akan mengambil sabu dari seseorang di daerah Lhok Sukon, Aceh.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan berhasilak menemukan satu buah karung berisi 15 bungkus teh China berisi sabu dengan berat 15 kg yang dikubur oleh tersangka SA.

Barang bukti dan para tersangka telah diamankan oleh BNN untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Hingga Februari 2018, Bea Cukai telah berupaya mengamankan penyelundupan narkotika di seluruh wilayah Indonesia dan berhasil mengungkap 49 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 201,2 kg. Sementara di tahun 2017, Bea Cukai telah melakukan 346 penindakan dengan total berat barang bukti mencapai 2,13 ton.

Kepala BNN menyatakan dari ketiga penindakan ini, pemerintah telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 572.536 masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN mengingatkan kepada masyarakat bahwa pengungkapan ketiga kasus ini menjadi peringatan bagi bangsa Indonesia bahwa jaringan narkotika tidak akan pernah berhenti untuk menyelundupkan narkotika yang membahayakan anak bangsa.

Untuk itu, masyarakat diminta agar dapat membentengi diri dan mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan melaporkan tindakan mencurigakan kepada aparat penegak hukum.

Kepala BNN juga menambahkan bahwa ketiga penindakan di awal tahun 2018 yang berhasil dilakukan Bea Cukai dan BNN merupakan bukti nyata sinergi antar instansi dan komitmen pemerintah untuk memberantas peredaran narkotika dan mengamankan masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.

Bya@www.rasio.co

10 Fakta Kesehatan Tentang Air Putih

0

RASIO.CO, Batam – Kita semua tahu pentingnya air dan berapa banyak yang dibutuhkan tubuh. Dokter menyarankan untuk minum setidaknya 8-9 gelas air putih per hari.

Minum air memiliki kekuatan yang cukup untuk menghilangkan kepenatan dan depresi dari tubuh Anda.

Air melakukan banyak fungsi utama di tubuh, termasuk membawa nutrisi penting dari makanan yang Anda makan, mengatur suhu tubuh, membuang produk limbah, memecah dan mengangkut nutrisi, dan melumasi persendian.

Air juga diperlukan untuk melakukan fungsi tubuh lainnya serta menjaga keseimbangan pH, metabolisme, pernapasan, mencegah sembelit, memastikan fungsi ginjal yang tepat, dan pengencangan kulit.

Air juga memainkan peran kunci dalam berfungsinya sistem saraf, sistem peredaran darah, sistem pernapasan dan sistem ekskretoris.

1. Memaksimalkan Kinerja Fisik

Selama latihan intens atau panas tinggi, tubuh manusia cenderung mengalami dehidrasi. Ini menghabiskan setengah dari air tubuh dan menyebabkan kelelahan, mengubah kontrol suhu tubuh, dan mengurangi motivasi. Air minum mengurangi stres oksidatif yang terjadi selama latihan intensitas tinggi.

2. Air untuk Fungsi Otak

Banyak penelitian yang telah dicatat menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat mengurangi banyak aspek fungsi otak. Kurangnya air dapat mengganggu mood dan konsentrasi dan meningkatkan frekuensi sakit kepala, yang menyebabkan kekurangan ingatan dan kinerja otak.

3. Air Bisa Mengobati Migrain

Dehidrasi dapat mengaktifkan sakit kepala migrain dan menyebabkan rasa sakit yang hebat. Minum air putih bisa membantu meringankan sakit kepala dan pusing. Alih-alih meraih pil-pil itu setiap kali Anda menderita sakit kepala, minumlah segelas air untuk mengurangi sakit kepala.

4. Air Mencegah Kerusakan

Minum alkohol terlalu banyak menyebabkan mabuk, yang membuat tubuh Anda merasa tidak enak. Alkohol dehidrasi tubuh Anda lebih cepat dan membuat Anda kehilangan lebih banyak air karena bersifat diuretik. Minum cukup air antara minuman atau setelah minum akan mengurangi gejala mabuk.

5. Membantu menurunkan berat badan

Tahukah Anda bahwa minum banyak air bisa membuat Anda menurunkan berat badan lebih cepat? Ya, ini adalah fakta bahwa air dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda dan meningkatkan kenyang. Minum air setengah jam sebelum makan dianggap efektif dalam menurunkan berat badan, karena akan membantu Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori.

6. Bagus untuk Ibu Hamil

Wanita hamil membutuhkan nutrisi dan air yang berharga untuk pertumbuhan janin yang tepat. Infeksi kandung kemih dan konstipasi terjadi selama kehamilan dan masalah kesehatan ini dapat dihindari jika ibu menyusui dan ibu minum air berlebih.

7. Menghilangkan Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk di ginjal saat urin Anda mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal. Minum 10 gelas air putih per hari bisa mencegah pembentukan batu ginjal karena tidak memungkinkan garam dan mineral lainnya terbentuk menjadi batu, sehingga membuang racun.

8. Menjaga Suhu Tubuh

Tubuh manusia merupakan sekitar 60 persen air dan bertanggung jawab atas pengaturan suhu tubuh. Selama musim panas, tubuh Anda hangat dan untuk menurunkan panas dari tubuh, sangat penting untuk minum banyak air untuk mendinginkan tubuh Anda.

9. Meningkatkan Metabolisme

Minum setidaknya 8 gelas air dalam sehari akan membawa oksigen, dan nutrisi ke bagian tubuh yang lain. Ini juga membantu dalam mengeluarkan sel kulit mati, bahan sampah dan racun dari dalam tubuh. Jaga agar metabolisme Anda tetap mengalir dengan banyak minum air putih.

10. Rheumatoid Arthritis

Air sangat bermanfaat dalam mencegah rheumatoid arthritis. Sendi tubuh manusia rentan terhadap gesekan terus menerus, yang bisa menyebabkan artritis. Untuk menjaga sendi Anda dalam bentuk yang tepat dan mengurangi risiko artritis, minum banyak air.

Sumber:boldsky

KPK Tetapkan Anggota DPR Yudi Widiana Tersangka TPPU

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantsan Korupsi(KPK) menetapkan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR, Yudi Widiana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa Yudi Widiana sebagai Anggota Komisi V DPR periode 2014-2019 telah beberapa kali menerima hadiah atau janji dari So Kok Seng Alias Aseng Komisaris PT CMP, untuk mendapatkan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Sekurang-kurangnya tersangka telah menerima uang Rp20 miliar dan diduga sebagian disimpan secara tunai dan sebagian diubah menjadi aset bergerak dan tak bergerak seperti bidang tanah dan rumah, mobil, menggunakan nama orang lain,” papar Febri, di bisnis.com Rabu (7/2/2018).

Atas dugaan itu, Yudi Widiana disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-undang (UU) No.8/2010 tentang Pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Saat ini Yudi Widiana yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tengah menjalani persidangan sebagai terdakwa dalam rangkaian perkara korupsi penerimaan suap terkait sejumlah proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dia menjadi tersangka ke-11 dalam pusaran korupsi ini yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Anggota Komisi V DPR, Damayanti Wisnu Putranti pada Januari 2016. Selain Yudi dan Damayanti, ada pula anggpta DPR lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Musa Zainudin, Andi Taufan Tiro dan Budi Supriyanto.

Adapun para tersangka lainnya yakni Abdul Khoir, Dirut PT WTU, So Kok Seng, Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara, Amran Mustary.

Penyidikan kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh penyidik KPK terhadap Darmayanti beserta tiga orang lainnya yakni Julia Prasetyarini, Dessy Edwin serta Abdul Khoir di Jakarta pada Januari 2016.

Saat itu penyidik mengamankan uang sebeanya SGD33.000 dari tangan Julia dan Dessy. Uang itu merupakan bagian dari suap yang diberikan kepada anggota DPR untuk mengamankan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahu anggaran 2016.

APRI@www.rasio