RASIO.CO, Batam – Aksi pembakaran motor sendiri oleh Muhammad Ramani didepan Kantor Gojek Batam di Ruko Grand Niaga Mas, Jl. Raja Isa, Belian , Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus mengatakan murni inisaitf pelaku sendiri akibat kesal kembalinya beroperasi Go-jek.
” Yang dibakar motor sendiri dan datang kekantor atas inisatif sendiri, bukan kelompok,” Kata Kompol Firdaus di kantornya. Senin(16/10/2017).
Lanjut Kapolsek, aksi pembakaran motor yang dilakukan oleh pelaku, sifatnya pribadi dan tidak membawa nama kelompoknya atau pangkalan ojek yang ada di Batam.
” Proses hukumnya akan didalami karena pelaku mengakui membakar motor sendiri akibat kesal, namun tidak ada berkoordinasi serta tidak merusak fasilitas lainnya,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, Kepolisian menghimbau terhadap masyrakat peristiwa ini adalah murni inisaitif serta kekesalan pribadi dan diharapkan masyarakat lainnya maupun kumpulan ojek pangkalan tidak terprovokasi.
Dan kami berharap semua masyrakat diwakili saya sampaikan dimedia ini supaya berita ini diluruskan betul-betul supaya tidak membuat suasana kota Batam menjadi tidak kondusif,” pungkasnya.
Dilansir batamnews.co.id, Pelaku pembakaran motor di depan kantor Gojek Batam, Muhammad Ramani, mengaku aksi bakar motor itu adalah aksi spontan. Namun demikian, ia sempat mengajak wartawan sebelum menggelar aksinya.
Ramani mengaku sebagai salah satu Ketua Ojek Pangkalan di Batam. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurutnya, aksi itu sebagai bentuk protes terhadap Gojek yang kembali beroperasi.
“Ini bentuk aksi spontan, pakai motor sendiri,” kata pria berambut gondrong tersebut.
Ia melakukan itu menurutnya karena pemerintah tidak tahu kalau kantor Gojek sudah pindah.
“Pemerintah tak tau, dia pindah saja tak tau. Dibiarkannya saja kayak gitu, itu tadi pendaftaran Go-car. Taksi pun jalan,” ujarnya.
Ia mengaku melakukan aksinya sendiri, ia sudah memberitahu teman-temannya akan melakukan aksi itu. Tapi ia mengatakan teman-temannya tidak mau ikut.
“Saya tau sendiri, kawan-kawan tak mau ya tak apa apa,” ujarnya. Usai membakar motornya sendiri, Ramani lalu diamankan pihak sekuriti Gojek. Tidak tampak di lokasi anggota polisi saat Ramani beraksi.(red/btn).

” Ini akan terus kita lakukan. Bagi masyarakat yang ingin di tempat tinggalnya dilakukan fogging agar segera berkoordinasi dengan kita,” imbaunya.