Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1638

Bakamla Gelar Sosialisasi Keamanan Laut

0

RASIO.CO, Batam – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia menggelar workshop merangkai harmonisasi keamanan dan keselamatan di laut bersama berbagai instansi, kegiatan dilaksanakan di Camelia Room, Swiss-belhotel Harbourbay Batam,Rabu (05/04/17).

Dalam kegiatan work shop tersebut mengusung tema ” Optimalisasi Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Laut yang Terpadu antar Instansi Pemerintah” workshop ini dihadiri dari berbagai instansi terkait keamanan laut yaitu, Bakamla RI, Bakamla Batam, Dirpolair Polda Kepri, Lanal Batam, Perhubungan Laut Kepri, Imigrasi DJBC Kepri dan PSDKP Kepri.

Direktur Kebijakan Kedeputian dan Strategi Bakamla RI Sucipto menjelaskan, dengan melibatkan stake holder terkait, Bakamla RI menggelar workshop ini untuk meningkatkan harmonisasi menjaga kelautan.

“Tugas pokok dari Bakamla Patroli Laut akan lebih efektif dan efisien. apabila dari berbagai stake holder bekerjasama dalam mengamankan dan menjaga laut untuk menjamin keutuhan kelautan di perairan NKRI,” ujar Sucipto, pada RACIO.CO.

Sucipto menegadkan sinergitas antar stale holder ini untuk saling berkoordinasi dalam patroli laut, dan sebagai upaya peringatan dini dalam mengupayakan agar laut di Kepri dan di perairan Indonesia terbebas dari ancaman, dan kriminalitas di laut.

“Nah, dengan melibatkan instansi terkait ini,nantinya kita juga akan menyatukan kebijakan-kebijakan secara bersama, dan kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Sucipto.

Selain instansi terkait workshop yang digelar satu hari ini juga dihadiri akademisi untuk memberikan pengetahuan tentang kelautan dan peduli akan sumber daya alam kelautan.

Selain itu Sucipto juga memaparkan, keamanan laut erdapat lima pilar poros maritim dunia yakni budaya maritim, sumber daya maritim, insfratruktur koneksitas kemaritiman, diplomasi maritim dan pertahanan maritim.

“Mengenai kejahatan dilaut seperti perompakan di laut, Bakamla saat ini sudah membentuk unit reaksi cepat laut atau URCL di bakamla yang dipimpin oleh direktur operasional,” terangnya.

Pembahasan work shop selain bersilaturahmi antar instansi juga untuk menghimpun informasi mengenai pentingnya melihat kondisi kelautan saat ini di Kepri.

APRI @www.rasio.co | Ika

SMOE Miliki Pusat Pelatihan Pengelasan Industri Migas Pertama di Indonesia

0

RASIO.CO, Batam – Guna menanamkan nilai-nilai kompetensi sumber daya manusia terhadap peningkatan daya saing industri khususnya pada sektor migas, PT SMOE Indonesia meresmikan Pusat pelatihan pengelasan (welding center) di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam. Selasa (4/4/2017).

Pembangunan pusat pelatihan tersebut adalah yang pertama kali di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi pekerja khusus di bidang pengelasan dengan standar Internasional.

Komisaris Utama PT. SMOE Indonesia, Hoo Nee Sin mengatakan keberadaan pusat pelatihan pengelasan tersebut merupakan satu diantara sekian fasilitas baru yang dibangun oleh pihaknya setelah pusdiklat industri migas.

Ia menuturkan, pembangunan pusat pengelasan tersebut guna mendukung semua projek PT SMOE yang berpusat di Singapura dapat dilaksanakan di Batam sehingga memberikan nilai tambah bagi tenaga kerja untuk produktifitas industri migas.

“Kami telah memulai bekerjasama dengan Institusi lokal dan perguruan tinggi, dengan tujuan untuk pengembangan pelatihan kemampuan dan wawasan bagi para tenaga kerja khususnya pada lingkungan industri bidang migas,” ungkapnya.

Hoo Nee Sin meyakini bahwa pihaknya telah banyak mencapai keberhasilan dalam meningkatkan sektor migas untuk Indonesia dengan memiliki tenaga kerja lokal yang terampil dan senantiasa menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan berpengalaman seperti Gajah Baru Field dan Chevron dalam industi platform migas berskala Internasional.

Selain itu, letak Batam yang berdekatan dengan negara Singapura menjadi peluang dan potensi besar dalam bisnis industri. Untuk itu ia mengajak dan membuka diri baik kepada perusahaan lokal, sub kontraktor, dan mitra dari negara Norwegia, Denmark, dan Skotlandia untuk dapat berinvestasi dan senantiasa bermitra dengan pihaknya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana didampingi Deputi Bidang Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami, menyambut baik pembangunan pusat pelatihan pengelasan pertama di Indonesia tersebut. Agus menuturkan perkembangan globalisasi mengharuskan sumber daya manusia perlu dukungan standar sertifikasi bagi para pekerja, kemampuan khusus saat ini telah menjadi salah satu faktor penting sebagai bagian dari pertimbangan investor untuk menanamkan investasi di Kota Batam.

“fasilitas ini akan bisa melatih para pekerja di Indonesia dan kemudian mendapatkan sertifikasi seperti yang diinginkan sehingga pelanggan (investor) mendapat kepuasan dan memang itu adalah persyaratan daripada sebuah proyek,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2009-2011, Fadel Muhammad yang juga selaku pemilik saham PT SMOE. Fadel mengungkapkan rasa bangganya untuk dapat menghadiri acara peresmian tersebut. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan pusat pengelasan yang pertama kali yang di bangun di Indonesia guna mendukung kemajuan industri di dunia Internasional.

“terimakasih kepada Mr Hoo Nee Sin, beliau tidak hanya membawa proyek masuk ke sini namun juga membawa nama Indonesia ke dunia Internasional,” ujarnya disambut riuh peserta yang hadir.

“saya menceritakan Batam kepada Menteri ESDM dan dia sangat terkejut dan tidak dapat membayangkan bahwa Batam memiliki fasilitas yang begitu lengkap bertaraf Internasional,” lanjutnya menambahkan.

Fadel menuturkan modal terbesar bagi perusahaan untuk terus berkembang di masa yang akan datang ialah kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak serta kesiapan tenaga lokal yang terampil.

Direktur Utama Kawasan Industri terpadu Kabil, Peter Vincen menyambut baik keberadaan pusat pengelasan di kawasannya. Batam memiliki ketersediaan sarana dan prasarana yang lengkap dapat menghemat pengeluaran devisa.

“dengan adanya fasilitas yang lengkap kita bisa mengerjakan proyek Internasional di Indonesia sehingga devisa negara bisa kita safe, dan dapat menambah portofolio engginer akan semakin bagus,” ujarnya.

Pusat pengelasan yang didirikan PT SMOE dilengkapi fasilitas berstandar Internasional seperti habitat welding, auditorium, office room, presentasi room, dsb serta dapat menampung 120 orang/peserta. Turut Hadir delegasi perusahaan Maersk Oil, Aker BP ASA Norwegia, perusahaan migas dari Denmark dan Skotlandia, pemerintah daerah, dan Pengamanan Obvit Batam.

APRI @www.rasio.co |

Polda Kepri Grebek Judi Gelper Planet 2 Newtown

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menggrebek Gelanggang Permainan(Gelper) dikawasan tempat hiburan Planet 2 Newtown kecamatan Lubukbaja. dan menetapkan 7 tersangka berinisial A, P, N, A, E, A, N, R, A.Minggu(02/04/2017). pukul 3.00 WIB dini hari.

Selain itu, juga melakukan penggrebekan terhadap gelper yang ada di kampung Aceh, Mukakuning dan menetapkan tersangka berenisial SY, R, LO, R, YS, F, AH. dengan Barang Bukti : 37 Mesin Gelper, Kunci Koin, Uang Rp. 700.00, 2 buah buku catatan.Pasal yang dilanggar Pasal 303 K.U.H.Pidana.

“Informasi masyarakat dan dilajutkan bahwa di Planet 2 Newton disinyalir terjadi tindak pidana perjudian jenis Gelanggang Permainan mekanik/elektronik dan dilakukan penggrebekan,” kata Kapolda Kepri melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlangga melalui rilisnya diterima media RASIO.CO. Selasa(04/03/2017).

Kata dia, dilokasi anggota langsung mengamankan barang bukti uang sebesar Rp.400.000 dan kartu kuota warna hijau. Selanjutnya terlapor dan barang bukti sebagaimana tersebut diatas dibawa ke Ditreskrimum Polda Kepri guna dilakukan pemeriksaan lebihlanjut.Tersangka yang diamankan berinisial A, P, N, A, E, A, N, R, A.

Sedangkan barang bukti diamankan 7 buah buku In Out dikasir, 5 ikat Voucher Kuota warna hijau, 13 Unit HP, Uang sebesar Rp. 9.250.000, uang sebesar Rp. 400.000, 1 Unit Mesin Bola, 1 unitKunci mesin Gelper, 4 Voucher Kuota Warna Hijau.”ujarnya.

Selain itu, kata dia, Tempat Kejadian Perkara berlokasi di Simpang Dam, Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, KecamatanSei Beduk, Kota Batam anggota Ditreskrimum Polda Kepri mendapatkan informasi dari Masyarakat, ada judi Gelper, dan dilakukan penangkapan.

dan selanjutnya mengamankan orangbeserta barang bukti ke Mapolda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Tersangka yang diamankan berinisial SY, R, LO, R, YS, F, AH. dengan Barang Bukti 37 Mesin Gelper, Kunci Koin, Uang Rp. 700.00., 2 buah buku catatan.Pasal yang dilanggar : Pasal 303 K.U.H.Pidana,” pungkasnya.

APRI @www.rasio.co |

Rokok FTZ Batam di Tangkap Lantamal Tanjungpinang

0

RASIO.CO – Speedboad tampa nama membawa rokok FTZ produksi Batam berhasil ditangkap Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Lanal Batam pada pukul 23.00 WIB (Senin 3/4/2017).

Rokok non cukai diduga produksi batam tersebut rencananya akan diseludupkan keluar batam dengan tujuan Kijang, dimana selanjutnya akan disalurkan kedaerah lainnya di kepri, ironisnya Speedboat tanpa nama tersebut merupakan TO/Target Operasi WFQR IV yang terkenal licin, dengan bermesin 200 PK 3 buah pada Posisi 0°36′ 727″ U – 104° 17′ 206″ T diperairan Tg.Cakang P.Galang dengan muatan rokok tanpa cukai sebanyak 125 box (10.000 Sloop)

Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI S.Irawan mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan tim WFQR IV Lanal Batam, speed boat tanpa nama dengan ABK 3 orang dan tujuan Tg Dato Pulau Kijang, mengangkut rokok tanpa cukai pemilik rokok “H” yang beralamat Batam.

“Dugaan pelanggaran antara lain tidak ada SPB,tidak ada dokumen kapal dan tidak ada dokumen muatan dengan modus operandi patut diduga rokok tersebut berasal dari Batam/FTZ yg akan diselundupkan lewat laut secara ilegal (tanpa cukai) ke P.Kijang dan akan dilanjutkan di bawa ke wilayah lainnya,” kata Danlantamal.

Kata Dia, Selain itu permasalahan rokok illegal tanpa cukai sangat mengemuka dan meresahkan masyarakat kepulauan Riau, bahkan beberapa waktu lalu Komisi II DPR Kepri turun langsung sidak kelapangan dan menemukan rokok-rokok berbagai merk tanpa cukai beredar di pasaran, hal ini membuat wakil rakyat sangat berang kenapa permasalahan ini bisa terjadi.

Modus yang mereka gunakan barang-barang tersebut dimasukkan ke speed boat pada malam hari untuk menghindari petugas dan kemudian membawa keluar Batam secara sembunyi-sembunyi bila memungkinkan mereka bergerak cepat dengan berkoordinasi menggunakan alat komunikasi Hp (Hand phon) dengan orang-orang mereka yang sudah menunggu dipelabuhan tertentu bila aman mereka akan masuk ”.jelas Irawan.

Sampai saat ini barang bukti speed boat dan rokok di serahkan ke Patkamla Kal Nipa dan dikawal menuju dermaga Mako Lanal Batam guna penyelidikan lebih lanjut, dari kalkulasi sementara potensi kerugian Negara diperkirakan mencapai 1 Milyar rupiah.

Danlantamal telah mengintruksikan kepada seluruh jajaran dibawahnya agar terus meningkatkan pengawasan terutama jalur-jalur pelabuhan tikus yang ada diseluruh wilayah kerja Lantamal IV agar upaya-upaya penyeludupan seperti ini dapat kita tekan.

Dijelaskan pula bahwa kita akan mengamankan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk memberantas segala bentuk kegiatan illegal diatau lewat laut terutama penyeludupan yang merusak tatanan perekonomian bangsa Indonesia.

“Walaupun TNI AL memiliki keterbatasan sarana, namun hal itu bukan penghalang bagi WFQR IV untuk melaksanakan tugas karena kita mempunyai pola operasi yang seluruh wilayah Kepri sudah kita petakan titik-titik mana yang mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi” Jelas Irawan.

Untuk itu Danlantamal IV terus berkoordinasi dengan aparat yang mempunyai kewenangan dilaut, untuk bersama-sama memberantas kegiatan illegal seperti penyeludupan rokok, hal ini terus kita intensifkan koordinasi yang mantap agar stigma negatif tentang wilayah kepri sarang penyeludupan tidak ada lagi,” pungkasnya.

APRI @www.rasio.co |

 

 

Kura-Kura Moncong Babi Terancam Punah di Papua

0

RASIO.CO – Perburuan liar kura-kura moncong babi (carettochelys insculpta) mengancam kelestarian satwa endemik Papua itu, kata peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup (BP2LH) Manokwari Gatot Nugroho.

“Pemanfaatan kura-kura moncong babi sangat tinggi, bahkan tidak ada telur ditinggalkan dalam sarang untuk menetas. Kura-kura moncong babi dewasa diburu untuk dikonsumsi ataupun dijual. Itu dikhawatirkan akan mengancam kelestarian KMB beberapa tahun ke depan,” katanya di Timika, Selasa.

Saat ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua bekerja sama dengan BP2LH Manokwari serta Usaid Lestari melakukan kajian populasi dan ancaman kelestarian kura-kura moncong babi yang populasinya hanya ditemukan di beberapa tempat di wilayah pesisir selatan Papua.

Survei satwa ini dilakukan di tiga lokasi penyebaran yaitu di Sungai Mamats, Sungai Catelina dan Sungai Eilanden yang semuanya berada di wilayah Kabupaten Asmat dan dalam area kawasan Taman Nasional Lorentz.

Ia menyerukan perlunya upaya serius dari semua pihak untuk menghentikan aksi perburuan liar kura-kura moncong babi agar populasinya tidak sampai punah.

Masyarakat lokal, katanya, bisa terus memanfaatkan protein kura-kura moncong babi, namun pengambilannya dilakukan secara terbatas guna menjaga terus kelangsungan populasinya.

“Kalau kita bisa manfaatkan sekaligus membantu perkembangan populasinya di alam dengan campur tangan manusia. Mungkin itu salah satu solusi. Kita bisa diberikan kuota, berapa yang bisa diambil dari alam, misalnya telur, kemudian anakan (tukik),” jelas Gatot.

Ia mengakui satwa endemis Papua yang hanya ditemukan di pesisir selatan Papua dan sebagian Australia itu kini dijual dengan harga fantastis di sejumlah negara seperti Taiwan dan Tiongkok dan negara-negara Asia Timur lainnya.

Warga di negara-negara Asia Timur itu memanfaatkan daging kura-kura moncong babi untuk konsumsi, ramuan obat-obatan bahkan untuk keperluan ritual adat.

Populasi kura-kura moncong babi terbanyak terdapat di wilayah Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Lantaran harganya yang tinggi di pasaran internasional itu, aksi perburuan liar dan penyelundupan tukik satwa ini ke luar Papua akhir-akhir ini semakin meningkat drastis.

Hal itu terbukti dengan semakin banyaknya kasus penyelundupan tukik kura-kura moncong babi yang terungkap di Bandara Mozes Kilangin Timika, bahkan di Bandara Ngurah Rai Denpasar dan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jakarta.

Kepala Bidang Teknis Konservasi BBKSDA Papua Ahmad Yani mengatakan upaya perlindungan berbagai satwa endemis Papua termasuk kura-kura moncong babi masih terkendala karena keterbatasan sumber daya petugas.

Guna meminimalisasi praktik perburuan liar dan penyelundupan satwa tersebut, kini pemerintah berupaya mencari solusi dengan membentuk kelompok masyarakat mitra polisi kehutanan (MMP).

“Kami sudah coba melibatkan MMP di Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Kabupaten Jayapura yang luasnya sekitar 30 puluh ribu hektare. Di sana terdapat sekitar tiga hingga lima kelompok MMP dengan anggota masing-masing 15 orang. Mereka inilah yang menjaga berbagai ancaman terhadap satwa di kawasan itu,” jelas Yani.

Pola tersebut, katanya, akan dikembangkan di wilayah Kabupaten Asmat agar warga setempat ikut menjaga kekayaan alam mereka agar tidak punah.

Ke depan, katanya, masyarakat lokal akan dilibatkan untuk mengumpul telur dan selanjutnya membantu menetaskan telur-telur kura-kura moncong babi.

APRI @www.rasio.co | Antara

Belum Terima Gaji Sudah di Tangkap Polisi

0

Kasus Persidangan Judi Gelper

RASIO.CO, Batam – Sungguh apes nasip 6 orang dari 8 orang terdakwa yang tersandung kasus judi Gelanggang Permainan(gelper) Bali Zone di Harbour Bay Mall lantai 1 Kel Sei Jodoh Kec Batu Ampar-Kota Batam, pasalnya , terungkap dipersidangan bahwa belum sempat menikmati gaji sudah ditangkap polis jajaran Ditkrimum Polda kepri.

Berdasarkan pengakuan terdakwan Emanuel Inguliman Als Ingland sebagai pengawas sempat menerima gaji karena sudah bekerja dua bulan, parahnya Terdakwa Sri Mandayani Als Manda, Terdakwa Susi Nainggolan Als Susi, Terdakwa Irmayeni Als Irma, Terdakwa Elvi Sugiarto Als Elvi, dan Terdakwa Stanislaus Bala Hanan Als Bala belum sama sekali gaji dibayar sudah mendekam di bui.

“Kami belum sempat terima gaji yang mulia karena baru seminggu bekerja di Bali Zone sudah ditangkap sedangkan pemiliknya kevin berhasil kabur,” Kata ketiga terdakwa perempuan sebagai wasit.Senin(03/04/2017).

Selain itu yang mulia kami tidak mengetahui bahwa Bali Zone tidak memiliki izin operasional dan kami hanya tahu bekerja dan dibayar sekali sepuluh hari, namun baru seminggu bekerja sudah ditangkap yang mulia.

Sedangkan Stanislaus Bala Hanan Als Bala sebagai menukar hadiah dengan uang dan barangnya disimpan dalam mobil baru bekerja tiga jam sudah ditangkap polisi.

“saya baru tiga jam bekerja sudah ditagkap yang mulia,”ujarnya.

Sementara itu, dari keterangan saksi BPM-PTSP Pemko Batam yang hadir dipersidangan mengatakan , Gelper Bali Zone sama sekali tidak memiliki izin operasional tetapi tetap melakukan kegiatan walaupun sudah mendapat teguran.

“Yang jelas Bali Zone tidak ada izin yang mulia,” ujarnya.

Dalam persidangan kasus Gelper Bali Zone yang sudah digelar tiga kali ini, pemiliknya kalvin statusnya masih buron dan salah seorang terdakwa Elvi Sugiarto Als Elvi sebagai kasir dalam kondisi sakit sehingga mengalami ngangguan pendegaran dan majlis Hakim ketua Agus yang didampingi dua hakim anggota akhirnya menunda sidang pekan depan mendengarkan keterangan saksi.

Seperti diketahui, Suhendri Sinaga yang berperan sebagai pemain sedang duduk sesaat setelah mengantongi uang hasil penukaran hadiah. terdakwa I.Emanuel Inguliman Alias Ingland yang berperan sebagai Humas sekaligus sebagai penukar hadiah dari pemain sedang berdiri mengawasi apabila ada tamu yang berkunjung.

Pada saat dilakukan penangkapan, terdakwa III.Sri Mandayani Alias Manda yang berperan sebagai wasit sedang berdiri dan memperhatikan pemain sambil menunggu apabila ada pemain yang ingin memesan kredit koin.

Terdakwa VI.Elvi Sugiarto Alias Elvi yang berperan sebagai wasit sedang berdiri dan memperhatikan pemain sambil menunggu apabila ada pemain yang ingin memesan kredit koin. Terdakwa IV.Susi Nainggolan Alias Susi  yang berperan sebagai wasit sedang berdiri dan memperhatikan pemain sambil menunggu apabila ada pemain yang ingin memesan kredit koin.

Sedangkan terdakwa II.Rudi Hartono Alias Rudi yang berperan sebagai pengawas sedang duduk didepan kasir menunggu apabila terdapat mesin yang mengalami gangguan. Terdakwa V.Irmayeni Als Irma berperan sebagai kasir sedang berdiri di tempat kasir menunggu pemain yang akan menukarkan tiket dengan hadiah.

Pada saat dilakukan penangkapan terdakwa VII.Stanislaus Bala Hanan Alias Bala sedang menunggu di luar arena Gelanggang permainan untuk menerima barang hasil dari penukaran pemain dari terdakwa I.Emanuel Inguliman Alias Ingland ataupun karyawan lainnya untuk disimpan sementara di dalam mobil Toyota Kijang Innova berwarna Hitam dengan Nomor Polisi BP 12 TM.

Terhadap salah seorang karyawan yang berperan sebagai penukar hadiah saksi Merta Nadi Putra, saksi Ahmad Ayub Tarigan tidak melihatnya lagi karena setelah menyerahkan uang tunai kepada Terdakwa SUhendri Als Hendri karyawan tersebut langsung menuju ke tempat orang yang ramai sehingga tidak dapat lagi saksi Merta Nadi Putra, saksi Ahmad Ayub Tarigan lihat (atas nama Nuel, belum tertangkap/ telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang.

Selain itu pengelola Gelanggang Permainan tersebut yaitu Keewin juga belum tertangkap telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang.

APRI @www.rasio.co |

100 Brimob Polda Kepri di BKO ke Papua

0

RASIO.CO – 100 orang Brigade Mobil(Brimob) Polda Kepri di BKOkan ke Polda Papua untuk penebalan mengamankan PT. Freeport Indonesia, yang dilepas langsung Kapolda kepri Irjen Pol Sam Budigusdian di Mapolda. Senin(03/04/2017).

Seperti yang kita ketahui bersama baru-baru ini pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis terkait kontrak PT. Freeport Indonesia, dimana kebijakan tersebut dinilai timpang oleh pihak perusahaan salah satunya adalah kebijakan divestasi sebesar 51% kepada pemerintah indonesia sehingga perusahaan tersebut membuat langkah langkah untuk mempertahankan aset asetnya.

“pengiriman 100 personil brimob untuk diperbantukan pengamanan PT Preeport di papua,” Kata Kapolda dilokasi.

Kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, menyampaikan tujuan upacara kita laksanakan untuk mengecek kesiapan personel Brimob sekaligus melepas kompi penugasan Sat Brimob Polda Kepri BKO Polda Papua agar lebih siap baik kesiapan personel, materiil maupun kesiapan kemampuan dalam rangka penebalan pengamanan PT. Freeport Indonesia.

Seperti diketahui bersama baru-baru ini pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis terkait kontrak PT. Freeport Indonesia, dimana kebijakan tersebut dinilai timpang oleh pihak perusahaan salah satunya adalah kebijakan divestasi sebesar 51% kepada pemerintah indonesia sehingga perusahaan tersebut membuat langkah langkah untuk mempertahankan aset asetnya.

Seperti mengancam akan melakukan PHK kepada para pekerja PT. Freeport jika pemerintah tetap bersikeras terhadap kebijakan strategisnya, tentu saja gelombang PHK yang direncanakan oleh perusahaan dapat memicu berbagai respon yang kurang baik dari para pekerja dan juga dapat mengganggu stabilitas keamanan khususnya di wilayah Papua.

Oleh karena itu pimpinan polri menganggap perlu dilakukannya penebalan pengamanan di perusahaan tersebut sebagai tindakan preventif tentunya. Terlepas dari masalah ekonomi yang terdapat dalam masalah kontrak freeport, polri sebagai pengembangan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“kalian sebagai brimob polri yang merupakan andalan polri dalam menghadapi ancaman yang berintensitas tinggi, diharapkan mampu melaksanakan tugas ini dengan baik, aman dan sukses.”kata Kapolda.

Selain itu, imbuhnya, mengingatkan kepada seluruh personel BKO untuk menghindari tindakan yang dapat memicu unjuk rasa atau konflik. Hindari tindakan yang merugikan, membahayakan diri sendiri dan kesatuan tetap jaga nama baik kesatuan kita.

“Jaga hati masyarakat, tetap disiplin dalam pergerakan sehari hari sesuai dengan SOP yang ada jauhi pelanggaran sekecil apapun,”pesannya.

Ia mengatakan, Terciptanya kondisi keamanan tidak semata-mata hanya dibebankan kepada polri saja, namun diperlukan adanya kerjasama dengan elemen-elemen masyarakat agar tercipta suasana aman dalam pelaksanaan pengaman PT. freeport. Sehingga peran dan fungsi yang diemban dalam tugas, khususnya satuan tugas BKO Papua disamping melaksanakan fungsi keamanan juga dituntut menjadi pemersatu berbagai elemen masyarakat.

Oleh karena itu kepercayaan yang diberikan pimpinan polri untuk memback-up kewilayahan dalam menciptakan kondisi keamanan disana nantinya, harus benar-benar menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya melalui sinergitas dan netralitas semua anggota.”pungkasnya.

APRI @www.rasio.co |

Tagboad Penyeludup BBM Ilegal Milik Pungusaha Batam di Tangkap

0

RASIO.CO – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV unsur sea reader Satkamla Lantamal IV, Senin (03/04), membekuk tug boat (TB) tanpa nama dengan muatan BBM ilegal di perairan Tanjung Gundap Barelang Batam, diduga milik pengusaha Batam berinisial L.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, dalam keterangan pers kepada awak media yang dilaksanakan di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV mengatakan, tim WFQR Lantamal IV dari Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IV dengan menggunakan sea rider pada pukul 04.30 WIB berhasil mengamankan salah satu target operasi WFQR Lantamal IV.

“Target operasi yang dimaksud adalah tug boat tanpa nama bermuatan BBM ilegal yang diduga kuat akan diselundupkan ke out of port limit (OPL). Dari pemeriksaan yang dilakukan, diketahui pemilik tug boat tanpa nama adalah pengusaha Batam berinisial “L”, kapal berbendera Indonesia dinakhodai oleh “S” dengan ABK 2 orang,” tegas Danlantamal IV.

Tagboad Tampa nama penyeludup BBM Ilegal

Laksma TNI S. Irawan menjelaskan menurut pengakuan nakhoda, tug boat tanpa nama GT 34, bermuatan minyak hitam sebanyak + 80 ton, berlayar dari pulau Alang Tiga Dabo Singkep menuju OPL,” Kata Danlantamal.

Kata dia, Kapal berlayar tanpa di lengkapi dokumen kapal maupun dokumen lain yang berkaitan dengan ABK dan manifest muatan kapal juga tidak ada, untuk itu tim mengamankan kapal tersebut guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

“Lantamal IV tidak akan pernah memberikan ruang gerak bagi para pelaku kejahatan di laut Kepri, khususnya para penyelundup. Lantamal IV berkomitmen untuk memberantas semua bentuk kejahatan di perairan Kepri sampai ke akar-akarnya. Kegiatan penyelundupan jelas-jelas merusak sendi-sendi perekonomian negara, jalankan roda perekonomian sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga mampu mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat yang bermuara pada perekonomian nasional yang semakain baik,” tegas Laksma TNI S. Irawan.

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh tim WFQR Lantamal IV terhadap para penyelundup dan pelaku kejahatan lainnya di perairan Kepri, merupakan tindak lanjut dari perintah Panglima TNI, Kasal dan Pangarmabar.

“Bapak Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu telah menginstruksikan kepada aparat terkait untuk membatasi ruang gerak penyelundupan, beranjak dari hal itu TNI AL dalam hal ini Lantamal IV sebagai aparat penegak hukum di laut merasa sangat terpanggil untuk ambil bagian dan mendukung semangat pemberantasan penyelundupan yang sudah sangat merasahkan,” pungkasnya.

Saat ini tug boat tanpa nama beserta muatan telah sandar di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna menjalani proses hukum lebih lanjut

APRI @www.rasio.co |.

Kapolda Kepri Laksanakan Upacara Sertijab Pejabat Utama

0

RASIO.CO, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian melaksanakan upacara serah terima pejabat utama setingkat Direktur, Kapolres dan Wakapolres yang dilaksanakan di Lobby utama polda.Senin(03/04/2017). pukul 09.00 Wib.

Sertijab dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri dan Kapolres se-jajaran Polda Kepri, Ketua Bhayangkari daerah Kepri beserta pengurus Bhayangkari Kepri, Ketua Cabang Bhayangkari se-daerah Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara, dan PNS Polda Kepri.

Dalam Amanat Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, menyampaikan Serah terima jabatan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar sebagai proses pelaksanaan kebijakan pimpinan dalam rangka pembinaan karir bagi personel melalui suatu sistem tour of duty dan tour of area.

Momentum ini juga sangat diperlukan untuk pendewasaan dalam organisasi guna memelihara dinamika organisasi yang semakin kompleks, agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat. Seyogyanya pelaksanaan serah terima jabatan ini janganlah dipandang suatu acara yang bersifat formalitas dan seremonial biasa.

Melainkan, kata dia, harus dilihat sebagai suatu upaya institusi Polri dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja kesatuan untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, sehingga pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien, guna menuju perubahan yang lebih baik.

Dalam menghadapi dinamika potensi kriminalitas di wilayah hukum Polda Kepri, diharapkan mampu mengakomodir semua fenomena dan gejala yang timbul dengan menampilkan suatu struktur organisasi yang kuat dengan dilandasi suatu pemikiran yang profesional, bermoral, dan modern.” ujarnya.

Selain itu, Wujud tampilan ini dapat dimunculkan apabila segenap jajaran khususnya pada level pimpinan dapat bersinergi dalam suatu team work dengan menanggalkan seluruh kepentingan pribadi atau kelompok untuk membawa organisasi sebagai sebuah institusi birokrasi yang berorientasi kepada pelayanan masyarakat dan mampu menyelaraskan diri dengan dinamika perubahan di masyarakat.

Kita semua menyadari bahwa pada perkembangan kuantitas dan kualitas tantangan tugas tumbuh secara cepat, sementara dukungan terhadap sumber daya organisasi polri hanya meningkat secara bertahap.

Kondisi yang demikian menuntut kemampuan kita, untuk dapat menyiasati keterbatasan sumber daya organisasi yang ada dengan melakukan berbagai kreasi dan inovasi dalam sebuah tim kerja yang solid, bersemangat dan dinamis. Sehingga pelaksanaan tugas dapat kita laksanakan dengan profesional, transparan dan akuntabel.

Kapolda mengatakan, Pada kesempatan yang berbahagia ini, kepada pejabat lama Kombes Pol Lamazi AS, Kombes Pol R. Dody Rachmat Tauhid, Kombes Pol Helmi Santika , Akbp Muji Supriyadi , dimana saudara telah mampu memberikan konstribusi yang tidak sedikit bagi kemajuan dan peningkatan kinerja Polda Kepri, secara keseluruhan ditengah padatnya volume pekerjaan yang saudara hadapi.

Saudara senantiasa mampu memberikan saran dan pertimbangan yang kreatif serta inovatif sesuai dengan arah dan kebijakan pimpinan Polri yang sedang dikembangkan di Polda ini, berbagai permasalahan menyangkut pembinaan maupun operasional dapat segera saudara perbaiki dan dicarikan solusinya.

Oleh karena itu, menyampaikan penghargaan yang tulus dan ucapan terima kasih yang sebesar–besarnya atas segala pengorbanan yang telah saudara berikan. Pengorbanan dan loyalitas yang saudara tunjukkan selama ini membuat kesan tersendiri bagi saya pribadi dan dapat dirasakan oleh jajaran polda kepri secara keseluruhan.

Hendaknya hal ini terus menghiasi lembaran karier dimanapun saudara bertugas. Semoga di jabatan yang baru saudara semakin sukses dan berkembang. Kepada ibu Lamazi, ibu Dody, ibu Helmi Santika, Ibu muji Kapolda juga mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaannya atas dukungan dan pengabdiannya dalam mengelola organisasi Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau,

serta semangat dan dorongan motivasi yang selalu diberikan kepada para suami dalam melaksanakan tugas selama ini, sehingga dapat berkonsentrasi dan bertugas dengan baik di Polda Kepri ini, dan Kapolda berharap kondisi ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan di tempat jabatan yang baru.

Sedangkan kepada pejabat yang baru Kombes Pol Andi musa(Karorena), Kombes Pol Helmi Santika,(Dirresnarkoba), Akbp Hengki, (Kapolresta Barelang), Akbp Ucok Lasdin Silalahi, (Kapolres Lingga), dan Akbp Muji Santoso, (Wakapolresta Barelang).

Kapolda mengucapkan selamat atas jabatan barunya, tantangan tugas yang saudara hadapi kedepan semakin kompleks, namun Kapolda percaya akan kemampuan, kepemimpinan dan kinerja yang saudara miliki. jabatan merupakan suatu amanah dari allah swt serta kepercayaan dari pimpinan Polri.
segera tingkatkan performa kinerja satuannya masing-masing, dengan tetap mengacu pada program Promoter Polri, sebagaimana telah diimplementasikan di semua sentra pelayanan kepolisian, dan bekerja dengan profesional, sehingga kehadiran polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jaga keharmonisan intitusi, melalui kesanggupan kita memelihara komitmen, integritas, kewajiban dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. Terus bangun soliditas institusi dan kembangkan jaringan kemitraan yang harmonis dengan instansi terkait lainnya agar tercipta iklim organisasi yang semakin sejuk, sehingga kita dapat menampilkan kinerja yang semakin baik dan produktif.

Kepada Ibu Andi Musa, Ibu Helmy Santika, Ibu Hengki, dan ibu Ucok Lasdin, Kapolda juga tidak lupa menyampaikan bahwa kontribusi Bhayangkari sebagai pendamping suami dalam menunjang keberhasilan karier dan tugas suami sangatlah besar adanya, dukungan moril dan motivasi harus selalu diberikan kepada suami disetiap waktu dan kesempatan, hal ini mengingat situasi dan kondisi pelaksanaan tugas suami sangatlah jauh berbeda dengan jabatan sebelumnya.” jelasnya.

APRI @www.rasio.co |

Jelajahi Pesona Alam Wisata di Kepri

0

RASIO.CO, Anambas – Dunia kepariwisataan di Kepri memang mempesona. Banyak destinasi yang harus dijelajahi. Tiap daerah, tiap pulau, punya keindahan tersendiri. Wisatawa akan merasakan sensasi berbeda di tiap kunjungannya.

Namun, belum semua potensi itu dikenal masyarakat luas. Termasuk para pelancong, baik luar maupun dalam negeri. Agar pesona-pesona wisata di Kepri semakin diketahui masyarakat luas, Dinas Pariwisata mengadakan Famtrip ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pulau yang dipilih tepatnya Jemaja, yang memiliki keindahan alam dan bahari yang begitu mempesona. Famtrip kali ini dilaksanakan pada 26 – 31 maret 2017. Dinas Pariwisata Kepri mengundang media, blogger dan fotografer dan travel.

Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan tujuan famtrip tahun ini ialah untuk semakin tersiarnya potensi wisata yang ada di Anambas khususnya wisata di Pulau Jemaja.

“Sengaja tahun ini dipilih Jemaja karena banyak destinasi baru yang belum dikenal oleh wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara Seperti Pulau Mangkai, Pulau Durate, Pukau Batu Tokong, Pulau Ayam, Pantai Kusik, Air Terjum Naraja, Pantai Padang Melang dan banyak lagi,” kata Buralimar.

Menurut Buralimar, setiap pulau dan pantai di Jemaja ini indah dan mempunyai ciri khas tersendiri. Dia mengajak wisatawan untuk menjelajai keindahan Pulau Jemaja. Apalagi kini sudah ada penerbangan langsung walaupun masih sepekan sekali.

Risty Nurraisa, seorang peserta dari Bali Beyond Magazine mengatakan potensi wisata di Anambas luar biasa indahnya.

“Saya ngak pernah melihat air laut sejernih ini,” kata Risty, terpesona. Risty mengusulkan agar masyarakat dipersiapkan dalam menghadapi wisata ke depannya dengan mendidik pemuda lokal sebagai pemandu wisata. Masyarakat juga harus diajak untuk terus menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke laut.

APRI @www.rasio.co |