RASIO.CO, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan 1,3 juta siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) mengikuti Ujian Nsional (UN) mulai hari ini 3 April sampai 6 April nanti.
1.327.246 siswa dari 12.509 sekolah akan mengikuti UN, kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nizam, di Jakarta, Senin.
Mereka terdiri dari 150.855 peserta ujian nasional kertas pensil (UNKP) dan 1.176.391 peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
“Tahun ini, SMK yang mengikuti UNBK lebih banyak atau 9.829 sekolah atau 78,58 persen sekolah dan hanya 2.680 SMK atau 21,42 persen sekolah yang mengikuti UNKP,” kata dia.
Nizam berharap pelaksanaan UN tingkat SMK berjalan lancar dan tanpa ada kecurangan. “Kami menghimbau peserta UN untuk jujur dalam mengikuti UN,” imbuh dia.
Untuk UN tingkat SMK tahun ini tetap menguji empat mata pelajara yaitu matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan teori kejuruan, kemudian pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, serta keterampilan komputer.
RASIO.CO – Gelanggang Permainan(Gelper) yang izinnya dikeluarkan dinas BPM-PTSP Pemko Batam diduga sudah beralih fungsi menjadi permainan judi dan parahnya lagi para pengusaha nakal memanfaatkan judi mesin bola pimpong di hotel maupun koraoke untuk menarik pengunjung.
Dilapangan sangat mudah terpantau, pasalnya judi jenis bola pimpong ini diduga disediakan ditempat hiburan karouke, BC, M-one harbourbay,M-two ,sping, cettik maupun diskotik Pnet dan pcik yang ramai dikunjungi serta populer di Batam dimana ada lebih kurang 8 lokasi yang diduga dikelola ALG,TT dan DD.
Anehnya, pengawasan pihak pemerintah Batam sangatlah kurang adanya Gelper berbau judi, begitu juga judi bola pimpong sehingga aparat penegak hukum sudah sering melakukan razia bahkan kasusnya masuk dipersidangan PN Batam, walaupun vonisnya ringan.
Delapan Terdakwa kasus Gelper Bali Zone digelar dipersidangan PN Batam
Saat ini kasus Gelper Bali Zone yang sedang disidangkan di PN Batam Batam berkas klarifikasi perkara kejahatan perjudian no 180/Pid.B/2017/PN Btm Tanggal Surat Pelimpahan Jumat, 24 Feb. 2017Nomor Surat Pelimpahan B-681/N.10.11/Ep.2/02/2017.
Terdakwa I.Emanuel Inguliman Als Ingland, Terdakwa II. Rudi Hartono Als Rudi, Terdakwa III. Sri Mandayani Als Manda, Terdakwa IV. Susi Nainggolan Als Susi, Terdakwa V. Irmayeni Als Irma, Terdakwa VI. Elvi Sugiarto Als Elvi, dan Terdakwa VII.Stanislaus Bala Hanan Als Bala.Sedangkan Barang bukti 53 unit mesin gelper , Mobil innova dan uang.
Hal yang sama juga terjadi dalam judi bola pimpong dimana saat ini juga tengah akan disidangkan G 3 KTV Hotel Citic,pelita menetapkan lima tersangka Effendi, Sufoyangto,Euis Ratna, Vevi Ayora dan Rekha Pratiwiyang , namun anehnya tetap kembali buka beroperasi.
“Seharusnya Dinas BPM-PTSP mengawasi dengan ketat bukan hanya sekedar mengeluarkan izin, kapan perlu cabut izin operasinya karena imbasnya juga terhadap masyarakat yang bermain judi disana,” Kata salah ustat sekaligus tokoh masyarakat yang enggan namanya dipublis. Senin(03/04/2017).
Ia menambahkan, maraknya dugaan gelper dan bola pimpong berbau judi di Batam bukanlah hal yang tabu, terutama gelper yang ada disetiap sudut kota maupun daerah pinggiran bahkan anak usia pelajarpun sudah tau dan yang penting pemerintah dan aparat penegak hukum harusnya bertindak tegas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam Gustian Riau mengatakan, tempat permainan judi bola yang berada di Hotel-hotel berbintang tidak mengantongi izin.
“Sampai hari ini, saya tidak pernah mengeluarkan izin judi bola. Sehingga kegiatan judi bola yang berlangsung di hotel-hotel berbintang di Kota Batam tidak memiliki izin, sehingga keberadaannya patut di pertanyakan,”ujar Gustian (30/12) lalu usai pelantikan pejabat pemerintah Kota Batam. beberapa waktu lalu.
Sepertidiketahui, Permainan judi bola pimpong ini berjalan hampir 3 bulan di Batam tampa hambatan dan berjalan lancar dengan sistem sangat terkoordinir dengan baik, sedangkan modusnya permainan jenis bola pimpong tersebut dengan cara menempatkan sebuah tempat yang berisi mesin bola pimpong, kemudian pengunjung karaoke saat memasuki ruang VIP dapat langsung melihat pada layar TV yang telah disediakan,
kemudian untuk melakukan pemesanan nomor taruhan pengunjung dapat memesan dengan cara memanggil waitress lalu waitres langsung memanggil kasir bola pimpong atau penanggung jawab bola pimpong, setelah itu pemain cukup memberi tanda pada nota pemasangan yang telah disediakan oleh para pelaku. Kemudian jika pemain memenangkan nomor yang dipertaruhkan, pemain akan mendapat bonus 22x lipat dari harga pemasangan taruhan.
RASiO.CO, Jakarta– Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun mengajukan gugatan terhadap pemerintah India ke pengadilan. Bocah bernama Ridhima Pandey tersebut menilai pemerintah gagal mengambil tindakan ambisius untuk mengatasi perubahan iklim. Tim kuasa Ridhima Pandey mengatakan gadis belia itu ingin pemerintah membantu melindungi planet ini untuk generasi mendatang.
dilansir di Tempo.co, Negara bagian India utara Uttarakhand, di mana Ridhima tinggal, telah hancur dalam tiga tahun terakhir akibat hujan lebat, banjir bandang, dan tanah longsor. Bencana tersebut dikabarkan telah menewaskan ribuan orang. Ridhima berpendapat bahwa India telah gagal memenuhi janji yang dibuat dalam menandatangani dan meratifikasi Perjanjian Paris soal perubahan iklim.
Ridhima kecewa karena dirinya tidak bisa terlibat dalam pengambilan keputusan soal lingkungan hidup. Akhirnya, dia membuat misi untuk memaksa pemerintah mencegah kerusakan lebih lanjut sampai dia cukup tua untuk membantu membentuk kebijakan lingkungan negaranya.
“Pemerintah saya telah gagal untuk mengambil langkah-langkah dalam mengatur dan mengurangi emisi gas rumah kaca, yang menyebabkan kondisi iklim yang ekstrim. Hal ini akan berdampak baik saya dan generasi mendatang,” kata Ridhima.
Ridhima menilai negaranya memiliki potensi besar dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Namun, karena kelambanan pemerintah, Rhidima mendekati National Green Tribunal untuk mengajukan petisi.
Dalam petisi itu, Ridhima meminta pengadilan untuk memerintahkan negaranya menyiapkan anggaran dan rencana pemulihan iklim nasional. Dia juga ingin memastikan India bisa mengurangi karbondioksida sesuai dengan rekomendasi ilmiah.
Gadis sembilan tahun itu juga ingin pemerintahnya menjauh dari bahan bakar fosil, melindungi hutan, padang rumput, tanah, hutan bakau, terlibat dalam reboisasi besar-besaran, dan meningkatkan praktik pertanian dan kehutanan.
RASIO.CO, Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soroti kasus pembobolan bank yang terjadi belakangan ini. Menurut Direktur Pengawasan Bank II OJK, Anung Herlianto, pembobolan terjadi karena ada kerja sama antara ‘orang dalam’ dan nasabah.
“Kasus pembobolan itu 90%-93% selalu melibatkan orang dalam dan/atau nasabah, yang sukarela misalnya mencuri sendiri,” ujar Anung dalam acara Pelatihan dan Media Gathering OJK di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (1/4) seperti diberitakan portal berita Detiknews.
Dijelaskannya, kedekatan nasabah dengan pegawai juga berpotensi mengarah ke pembobolan bank. Oleh karena itu, saat ini OJK menerapkan aturan baru yang mana pegawai harus bergantian melayani nasabah-nasabahnya.
“Intinya nasabah jangan dirugikan, ketika nasabah berhubungan dengan pegawai bank, dan pegawai itu melakukan fraud bank harus ganti dulu baru urusan dengan pegawai. Contohnya di bank itu selama dua tahun bekerja dia enggak pernah cuti itu tanda-tanda awal, makanya kita sekarang menerapkan 2 minggu cuti supaya bisa dilihat dengan temannya, dan nasabah bisa terbiasa dengan pegawai yang lain,” ujarnya.
Selain itu, kata Anung, OJK akan menyesuaikan kembali aturan-aturan pengawasan perbankan, terutama pada sistem pengawasan internal perbankan itu sendiri guna meredam aksi pembobolan yang melibatkan pegawai sendiri maupun nasabah.
“Regulasi kita itu sudan common practice. Regulasi kita itu malah lebih bagus dibandingkan regulasi perbankan di Eropa dan bahkan AS serta Jepang, dan kita seperti permodalan kita terbaik nomor 2, likuiditas kita terbaik. Intinya kita akan assess internal control di seluruh bank,” tutur Anung.
Untuk diketahui, baru-baru ini terungkap kasus pembobolan dana nasabah atau fraud PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dengan modus penggunaan bilyet deposito fiktif. Kasus tersebut merugikan lima nasabah BTN dengan nilai mencapai Rp258 miliar.
Kasus lain diantaranya dugaan tindak pidana korupsi pencairan kredit dengan modus nasabah fiktif yang dilakukan oknum di Bank Syariah Mandiri seperti Kasus tindak pidana penyelewengan alokasi kredit di BSM selalu terjadi bahkan dengan modus yang sama yakni nasabah fiktif. Diantaranya terjadi di Sumatera Utara, kasus dugaan korupsi kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Gajahmada pada Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pertamina UPMS-1 tahun 2011. Saat ini perkaranya sudah memasuki tahap persidangan, bahkan dikhabarkan Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi Dugaan Kredit Fikti Bank Syariah Mandiri Cabang Gajahmada.
Kasus kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) Bogor juga menyedot perhatian karena terdapat kerugian negara Rp 59 miliar dari Rp 102 miliar dengan pelaku yang rata-rata memiliki jabatan penting di perusahaan yang berafiliasi dengan PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk itu. Masing-masing pelaku yakni M Agustinus Basrie selaku Kepala Cabang Utama BSM Bogor, Kepala BSM Cabang Pembantu Bogor Haeruli Hermawan, dan Account Officer BSM Bogor John Lopulisa. Selain itu, tersangka Ian Permana yang berperan sebagai debitur dan pembobol dana BSM. Kepada pelaku tersebut diterapkan pasal 63 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah serta pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
RASIO.CO, Batam-Dugaan tindak pidana penyaluran kredit fiktif di Kantor Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri (BSM) Tanjung Balai Karimun mencuat. Kerugian ditaksir mencapai sepuluh miliar tiga ratus juta rupiah.
Informasi yang diperoleh wartawan RASIO MEDIA, praktek penyaluran kredit fiktif yang merugikan BSM tersebut terjadi pada medio bulan Oktober tahun 2012 sampai dengan Desember 2013. Diduga pelaku merupakan mantan Kepala Cabang Pembantu BSM Tanjung Balai Karimun kala itu berinisial TR.
Ditengarai modus operandinya, pelaku melakukan praktek memperoleh uang dengan cara melanggar undang-undang itu, yakni dengan membuat dan menyalurkan pembiayaan atau kredit kepada beberapa nasabah yang terdata namun tidak ada orangnya.
“Jadi modusnya kredit seolah-olah disalurkan kepada nasabah, padahal nasabah penerimanya tidak ada atau fiktif,” kata sumber RASIO MEDIA yang meminta agar namanya dirahasiakan, dan berharap kasus ini mendapat perhatian pihak berwenang khususnya penegak hukum sebab terkait bank plat merah ini.
Pelaku dalam menjalankan aksinya membuat data nasabah sebanyak kurang lebih 100 orang, yang dalam mekanisme pengajuannya pelaku melibatkan pelaku lain dalam membantu proses umum saat permohonan memperoleh kredit di BSM.
Setelah dilakukan audit internal, tim audit pun menemukan kejanggalan laporan bahwa dari program penyaluran kredit dengan nilai ratusan juta itu, tidak ada dilakukan penyetoran kredit maupun pelunasan. Diketahui, ke-100 data nasabah yang dibuatkan kreditnya dengan nilai yang ditinggikan (mark Up). Pembiayaan itu juga sebenarnya bukan untuk nasabah yang tertera dalam, intinya data fiktif, yang penting seolah-oleh penyaluran kredit terserap. Yang rupanya uang terebut untuk kepentingan pribad. Namun untuk memuluskan akal bulusnya itu, TS tidak sendiri. Ada lima rekannya terlibat untuk mengemplang duit negara tersebut dengan inisial FT, HR, AS, dan AD serta BF.
Salah seorang dari Tim Audit Internal BSM, Denny Hartanto yang dikonfirmasi RASIO MEDIA pekan lalu mengatakan dirinya tak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan kepada media untuk pemberitaan. Dia pun menyarankan agar RASIO MEDIA melakukan konfirmasi langsung ke manajemen BSM di kantor pusat Jakarta dengan tujuan Ibu Enci yang menurutnya menjabat sebagai Coorporate Communication.
Kepada RASIO MEDIA, Enci mengaku belum mengetahui secara rinci terkait adanya kasus tersebut, namun ia menjanjikan akan segera mencarikan kronologisnya ke atasannya.
“Kami mohon waktu ya Pak, Besok kami cari info dulu,” katanya melalui jaringan pesan pribadinya. Sayangnya hingga tulisan ini dibuat, Ibu Enci belum memenuhi janjinya untuk memberi informasi lengkap soal dugaan tindak pidana korupsi di tubuh banknya.
Kasus tindak pidana penyelewengan alokasi kredit di BSM selalu terjadi bahkan dengan modus yang sama yakni nasabah fiktif. Diantaranya terjadi di Sumatera Utara, kasus dugaan korupsi kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Gajahmada pada Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pertamina UPMS-1 tahun 2011. Saat ini perkaranya sudah memasuki tahap persidangan, bahkan dikhabarkan Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi Dugaan Kredit Fikti Bank Syariah Mandiri Cabang Gajahmada.
Kasus kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) Bogor juga menyedot perhatian karena terdapat kerugian negara Rp 59 miliar dari Rp 102 miliar dengan pelaku yang rata-rata memiliki jabatan penting di perusahaan yang berafiliasi dengan PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk itu. Masing-masing pelaku yakni M Agustinus Basrie selaku Kepala Cabang Utama BSM Bogor, Kepala BSM Cabang Pembantu Bogor Haeruli Hermawan, dan Account Officer BSM Bogor John Lopulisa. Selain itu, tersangka Ian Permana yang berperan sebagai debitur dan pembobol dana BSM. Kepada pelaku tersebut diterapkan pasal 63 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah serta pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
RASIO.CO, Nunukan-Air sungai Sembakung di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara meluap. Setidaknya dilaporkan jaringan berita lokal setempat, Kaltara Online sebanyak Empat kecamatan seperti Kecamatan Lumbis Ogong, Sembakung Atulai dan Sembakung terendam air laju bergelombang setinggi 1 meter itu.
Sebagian perumahan milik masyarakat Desa Mansalong yang berada disekitar jembatan penyeberangan mulai terendam, bahkan ketinggian air mulai menggenangi jendela bahkan sudah ada yang mencapai plapon rumah.
Menurut keterangan Ella salah satu warga Mansalong ketika dihubungi melalui pesan masangger menyebutkan, melihat kondisi naiknya air yang sangat cepat membuat sebagian warga masyarakat Mansalong mulai panik.
“Sudah ada warga yang mengungsi mencari dataran tinggi, entah kami ini bisa apa tidak mencapai ruas jalan menuju Malinau. Lantaran genangan air sudah kian meninggi hampir menggenangi seluruh ruas jalan disepanjang perkampungan, “ kata Ella. Ia juga mengatakan ingin mengungsi ke Malinau kerumah keluarga yang ada disana.
Sementara itu, dari Desa Atap Kecamatan Sembakung, warga sudah mulai dalam kondisi waspada, pasalnya selain naiknya air kian cepat memang desa Atap juga persis berada didataran rendah, apabila terjadi banjir dampaknya sampai bisa menenggelamkan perumahan masyarakat disana.
Dikhawatirkan untuk menunggu air surut bisa sampai berminggu-minggu lamanya, tentu dengan terputusnya akses kesegala arah itu sangat menyulitkan masyarakat.
“Kami dari pihak Kecamatan Sembakung terus berupaya mengimbau warga untuk berhati-hati dan terus memantau kondisi air, “ terang Faizal salah satu staf Kecamatan Sembakung melalui pesan WhatsAPP, Minggu, (1/4).
RASIO.CO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto berharap agar aturan mengenai perlindungan saksi serta pemberian kompensasi terhadap korban terorisme dimasukan dalam revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. Sehingga aturannya mengikat bagi pemerintah dan masyarakat untuk bisa merawat korban dari aksi terorisme.
“Kita perkuat aturan kita untuk bagaimana korban terorisme bisa mendapatkan atensi khusus dalam mendapatkan perawatan karena kita yang punya tanggungjawab kepedulian terhadap korban,” kata Menko Polhukam Wiranto saat menjadi pembicara kunci dalam Workshop on National Frameworks for Compensation of Victims of Crime of Terorism di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Diakui butuh kerja keras untuk mewujudkan hal tersebut. Apalagi peraturan mengenai pemberantasan tindak pidana terorisme masih menjadi perdebatan di parlemen. Padahal, aturan tersebut harus diperkuat tanpa menunggu teror kembali menyerang.
“Saya sering berkelakar bagaimana pemerintah dan parlemen masih saja sibuk memperdebatkan aturan tentang terorime, padahal di sisi lain teroris ini sudah menyusun aksi yang canggih. Kita ini ditertawakan oleh mereka karena mereka sudah melakukan perencanaan yang sifatnya menyerang tapi kita masih sibuk dengan undang-undangnya,” kata Menko Polhukam Wiranto.
Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga menyampaikan pendapat negara-negara lain mengenai konsep Indonesia memerangi terorisme. Dijelaskan, ada dua pendekatan yang dilakukan yaitu melalui soft approach dan hard approach. Langkah hard approach yaitu mencari dan menemukan pelaku teror, kemudian dimusnahkan.
“Cara kedua yaitu soft approach yaitu dilakukan dengan langkah simultan, melakukan pendekatan psikologis dan ideologinya dikembalikan sehingga mereka bisa kembali ke kehidupan masyarakat biasa, dan cara ini diakui negara lain yang mereka tidak punya,” kata Menko Polhukam Wiranto.
Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Abdul Haris Semendawai mengatakan, tugas dan fungsi LPSK ada di Undang-Undang Nomor 31 tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, dimana tugasnya yaitu memberikan perlindungan terhadap saksi dan korban tindak pidana, termasuk korban teroris, seperti memberi bantuan medis, hak kompensisasi, serta bantuan psikologis. Namun dalam prakteknya, banyak hak korban teroris yang belum diberikan.
“Dalam pelaksanaannya hak kompensasi masih mengalami kesulitan sehingga perlu diatur lebih rinci dan detil dalam rancangan revisi Undang-Undang Terorisme,” kata Semendawai.
Dia berharap rekomendasi yang dibuat dalam workshop ini bisa menjadi masukan pemerintah dan DPR untuk melindungi saksi dan korban tindak pidana terorisme. “Untuk itu kami membuat Nota Kesepahaman dengan sejumlah pihak seperti RSUP Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Polri TK I Said Sukanto Jakarta untuk memberikan bantuan medis, psikologi dan psikososial bagi korban terorisme,” kata Semendawai.
RASIO.CO, Bogor-Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan tugas dosen tidak hanya mengajar siswa dalam kelas, namun juga harus melakukan riset dan publikasi ilmiah. Kedua hal tersebut merupakan elemen terpenting dalam pendidikan.
Menurut Nasir hasil riset jangan dijadikan tumpukan dokumen yang mengisi sudut ruang perpustakaan. Hasil riset harus dipublikasikan sehingga memiliki makna lebih dan memberikan sumbangsih bagi penyebaran ilmu pengetahuan.
“Riset dan publikasi itu sama seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Jadi hasil riset harus dipublikasikan,” kata mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) ini pada acara Musyawarah Kerja Nasional Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Ke-I di Univeritas Pakuan, Bogor, Jawa Barat, Kamis(30/3) kemarin.
Nasir menuturkan dalam meningkatkan jumlah publikasi, pihaknya terus berbenah demi menghasilkan kebijakan yang dapat mendukung iklim positif bagi perkembangan riset dan publikasi ilmiah di Indonesia.
Menurut Nasir, berdasarkan data Kemeritekdikti, jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia semakin meningkat. Data terakhir per 13 Maret 2017, jumlah publikasi sudah mencapai angka 11.675. Jumlah tersebut meningkat jauh jika dibandingkan pada 2014, yang hanya mencapai angka 4.200.
Nasir menambahkan salah satu kebijakan yang sedang disosialisasikan untuk mendongkrak semangat melakukan riset dan publikasi bagi dosen di Indonesia adalah Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor.
Dijelaskan dia, Permenristekdikti No. 20 ini mengamanatkan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator untuk melakukan evaluasi terhadap pemberian tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan guru besar.
Nasir juga mengapresiasi organisasi ADRI sebagai wadah perkumpulan dosen dan ahli di Indonesia. Ia juga berharap ADRI dapat berperan aktif dalam mengkonsolidasikan dosen anggotanya untuk melakukan riset dan publikasi ilmiah
RASIO.CO – Beberapa kompetensi keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seperti Pengelasan, Teknik Mesin, dan sebagainya biasanya identik dengan pilihan peserta didik laki-laki.
Dikutip dilaman Kemdikbud, kompetensi keahlian yang ‘tak lazim’ bagi kaum perempuan itu tetap menjadi pilihan bagi beberapa siswi SMK Negeri 1 Batam, Kepulauan Riau, yang saat ini sedang mengikuti Ujian Praktik Kejuruan. (UPK) dalam rangka Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sekaligus Sertifikasi Keahlian. Antusias mereka tidak kalah dengan peserta didik laki-laki dalam mengikuti ujian tersebut.
Tri Yulia Wulandari misalnya, siswi SMKN 1 Batam ini memilih bidang keahlian Pengelasan karena terinspirasi dari kakak iparnya yang berpenghasilan tinggi sebagai instruktur pengelasan di salah satu perusahaan industri nasional.
Rasa takut mengoperasikan alat-alat bertegangan listrik tinggi, tajam, bahkan sangat panas itu tidak menyurutkan semangatnya guna memeroleh sertifikasi keahlian yang ingin dia raih.
“Tentang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) kita harus tahu, jika sudah bekerja kita bisa mencegah kecelakaan-kecelakaan kerja,” ujarnya saat diwawancarai di SMKN 1 Batam, Kepulauan Riau.
Selain Tri, ada juga Mona Angela siswi SMKN 1 Batam yang memilih bidang keahlian Otomasi Industri dengan keinginannya sendiri dan dianggap bidang keahlian yang lebih rasional serta mudah dipahami baginya.
Dengan kemampuan dan sertifikat keahlian yang akan diperoleh melalui UKK, dia ingin langsung bekerja secara profesional di salah satu perusahaan industri nasional setelah lulus nanti. “Setelah melewati tahapan UPK ini kita lebih mempunyai skill di bidang pneumatic, kita jadi lebih kompeten di bidang keahlian kita,” tuturnya.
Hal menarik juga ditemui dua orang siswi SMKN 1 Batam bidang keahlian Teknik Mesin, Renanda Jun Nainggolan dan Memi Fatmalina yang salah satu hobinya adalah menggunakan mesin bubut setelah menempuh jenjang SMK. Memilih bidang keahlian Teknik Mesin yang biasanya dipilih oleh peserta didik laki-laki dan pemikiran perempuan yang sering dipandang lemah menjadi alasan bagi mereka untuk mampu menguasai bidang keahlian tersebut.
Selama mengikuti proses UKK dan Sertifikasi Keahlian, mereka tidak mengalami kendala yang serius dan menjalani prosesnya dengan senang hati. Mereka juga optimis akan lulus dari proses tersebut dan berencana melanjutkan magang dan bekerja di salah satu perusahaan industri di Jepang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Lea Lindrawijaya menyampaikan, proses penilaian UKK dan Sertifikasi Keahlian menggunakan stadar minimal dari Lembaga Sertifikasi Profesi untuk menentukan peserta didik tersebut kompeten atau tidak kompeten di bidang keahliannya.
“Nilai UKK nanti akan diakumulasikan ke nilai Ujian Nasional dan Sertifikasi Keahlian menggambarkan kompetensi nyata setiap peserta didik kompeten atau tidak,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mustaghfirin Amin mengatakan, materi uji pada UKK disusun berdasarkan jenjang kompetensi lulusan SMK pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
“Kompetensi lulusan SMK sesuai KKNI minimal memuat kemampuan melaksanakan pekerjaan spesifik, operasional dasar, dan kontrol kualitas,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
RASIO.CO – Balapan MotoGP sudah berlangsung satu seri, yakni di Qatar, pada akhir minggu lalu. Balapan sudah menghasilkan Maverick Vinales, dari Movistar Yamaha, sebagai pemenang dan digadang-gadang jadi calon kuat juara.
Tapi, tentu saja persaingan masih akan sangat seru. Para pembalap lain, termasuk Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo masih berpeluang untuk menebus kegagalannya di balapan selanjutnya di Argentina 9 April mendatang.
Lalu, seperti apa klasemen pembalap dan jadwal berikutnya? Berikut daftar lengkapnya:
Jadwal MotoGP berikutnya:
7-9 April GP Argentina (Autodromo Termas de Río Hondo)
21-23 April GP Americas (Circuit of The Americas/COTA)
5-7 Mei GP Spanyol (Sirkuit Jerez)
19-21 Mei GP Perancis (Seikut Le Mans)
2-4 Juni GP Italia (Sirkuit Mugello)
9-11 Juni GP Catalunya (Cirkuit de Barcelona-Catalunya)
23-25 Juni GP Belanda (Sirkuit Assen)
30 Juni-2 Juli GP Jerman (Sachsenring)
4-6 Agustus GP Republik Ceko (Sirkuit Brno)
11-13 Agustus GP Austia (Red Bull Ring)
25-27 Agusstus GP Inggris (Sirkuit Silverstone)
8-10 September GP San Marino (Sirkuit Misano)
22-24 September GP Aragon (Sirkuit MotorLand Aragón)
13-15 Oktober GP Jepang (Sirkuit Twin Ring Motegi)
20-22 Oktober GP Australia (Sirkuit Phillip Island)
27-29 Oktober GP Malaysia (Sirkuit Sepang)
10-12 November GP Valencia (Sirkuit Ricardo Tormo)
Klasemen umum pembalap:
1. Maverick Vinales Movistar Yamaha MotoGP 25 poin
2. Andrea Dovizioso Ducati Team 20 poin
3. Valentino Rossi Movistar Yamaha MotoGP 16 poin
4. Marc Marquez Repsol Honda Team 13 poin
5. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 11 poin
6. Aleix Espargaro Aprilia Racing Team Gresini 10 poin
7. Scott Redding OCTO Pramac Racing 9 poin
8. Jack Miller EG 0,0 Marc VDS 8 poin
9. Aleix Rins Team SUZUKI ECSTAR 7 poin
10. Jonas Folger Monster Yamaha Tech 3 6 poin
11. Jorge Lorenzo Ducati Team 5 poin
12. Loris Baz Reale Avintia Racing 4 poin
13. Hector Barbera Reale Avintia Racing 3 poin
14. Karel Abraham Pull&Bear Aspar Team 2 poin
15. Tito Rabat EG 0,0 Marc VDS 1 poin.