Minggu, Mei 31, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 187

Menteri Transmigrasi Kunker di Kawasan Rempang Batam

0

RASIO.CO, Batam – Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara saat melaksanakan kunjungan kerja hari kedua di Kawasan Rempang,Batam didampingiWakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Minggu, (30/3/2025).

“Hari ini hari kedua saya mendampingi Pak Menteri dalam meninjau sejumlah rencana pembangunan di Tanjung Banun dan juga berdialog dengan masyarakat Rempang yang terdampak pengembangan kawasan,” kata Li Claudia usai kegiatan.

Li pun menyambut baik atas perhatian pemerintah pusat melalui rencana program Transmigrasi Lokal yang dicanangkan oleh Menteri Transmigrasi. Pihaknya, baik BP Batam maupun Pemerintah Kota akan mendukung penuh program pemerintah.  Menurutnya, hal itu akan berdampak kepada meningkatnya taraf hidup masyarakat setempat.

“Tentu dengan program Pak Menteri harapannya kawasan Rempang bisa maju sehingga masyarakat tempatan semakin sejahtera,” ujar Li.

Tak lupa, dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi masyarakat Rempang yang senantiasa mendukung pemerintah hingga saat ini.

Sebelumnya, Menteri Transmigrasi, Iftitah mengatakan kehadirannya di Rempang sudah atas restu Presiden Prabowo Subianto. Ia katakan sebelum pemerintah menetapkan kawasan Rempang Galang menjadi salah satu kawasan transmigrasi, ia ingin hadir untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat.

“Kami ingin merasakan empati yang dirasakan. Merasakan empati itu yang paling penting, kami ingin mendengarkan apa yang menjadi konsen masyarakat,” ucap Iftitah.

“Saya datang juga atas restu dari Bapak Presiden untuk membantu masyarakat Rempang mencari win win solution, mencari jalan terbaik agar ketika investasi berjalan di Rempang, warga Rempang tidak terpinggirkan,” imbuh Menteri penerima penghargaan Bintang Adhi Makayasa tersebut. (r).

Lebaran Gelper Tetap Beroperasi, Minim Toleransi

0

RASIO.CO, Batam – Para pengusaha nakal alias bandel tetap mengoperasikan gelandang permainan alias gelper maupun jenis judi lainnya termasuk THM di Batam,  cenderung minim toleransi disaat lebaran tahun ini.

Pantauan lapangan, beberapa gelper maupun THM tetap beroperasi dimalam takbiran bahkan terlihat jelas kangkangi perda kota batam.

Adapun Perwako Batam Nomor 11 Tahun 2023, telah mengatur waktu penyelenggaraan usaha hiburan termasuk ketentuan tutup total saat hari besar keagamaan.

Pasal 4 ayat (2) Perwako  mengatur, untuk hari raya beragama lainnya, seperti Hari Raya Iduladha, Natal, Waisak, Nyepi, dan/atau hari raya beragama yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, maka berlaku ketentuan tutup: 1 (satu) hari sebelum hari besar agama dimaksud dimulai pukul 18.00 WIB, dan 1 (satu) hari pada saat hari besar beragama.

Beberapa arena Gelper dan tebak nomor bola, pub, bola pingpong guncang, melanggar waktu peyelenggaraan usaha sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam, terlebih di Iduladha pada Senin (30/03)). Salah satunya sky88 diduga milik TE.

“Sah biasa bang, lebaran pun kerja,” ujar salah wasit dilokasi malam itu.

Penelusuran wartawan awak media mayoritas “bos bandar” arena Gelper dan judi bola pingpong adalah warga tertentu yang tidak asing lagi di mata masyarakat.

“Meski berkali melakukan pelanggaran dan seperti melecehkan hari keagamaan, tidak pernah ada tindakan tegas dari Pemko Batam,” kata Hendra salah seorang pemain dilokasi.

YD@www.rasio.co //

Ketua Komisi III DPR Dukung Penghapusan SKCK oleh Kementerian HAM

0

RASIO.CO, Jakarta – Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, sepakat dengan usulan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menghapus persyaratan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).  

“Kalau saya pribadi setuju. Tapi kan saya Ketua Komisi III, jadi pendapat pribadi saya berpengaruh juga. Menurut saya, SKCK memang sebaiknya dihapus,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (27/3).  

Ia menambahkan bahwa penghapusan SKCK sebaiknya berlaku untuk semua pihak, termasuk mantan narapidana.  

“Untuk semua. Ketentuan terkait riwayat pidana dalam pemilu, misalnya, kan sudah diketahui secara umum,” katanya.  

Menurutnya, SKCK sebagai persyaratan administratif sering kali menyulitkan masyarakat, terutama saat mencari pekerjaan.  

“Saya mau cari kerja, misalnya, perlu SKCK. Itu butuh ongkos ke kantor polisi dan harus antre,” ucapnya.  

Politisi Gerindra itu juga menyebut bahwa Komisi III DPR sudah beberapa kali membahas SKCK dalam rapat dengan Polri. Ia berpendapat bahwa SKCK tidak menjamin seseorang benar-benar bebas dari masalah hukum.  

“Saya sering mempertanyakan SKCK ini. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari SKCK juga tidak signifikan. Jadi, buat apa polisi capek-capek mengurusnya?” ujarnya.  

Sebelumnya, Kementerian HAM mengusulkan penghapusan SKCK kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Usulan ini bertujuan untuk memudahkan mantan narapidana mendapatkan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat.  

“Kami meminta Kepolisian RI untuk meninjau kembali, bahkan mungkin menghapuskan SKCK,” kata Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Nicholay Aprilindo, di Jakarta, Jumat (21/3).  

Nicholay mengungkapkan bahwa Kementerian HAM telah mengirimkan surat kepada Kapolri, yang ditandatangani langsung oleh Menteri HAM, Natalius Pigai.  

Usulan tersebut muncul setelah Kementerian HAM mengunjungi beberapa lembaga pemasyarakatan (lapas) dan menerima keluhan dari para narapidana. Beberapa di antaranya mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah bebas, karena perusahaan mensyaratkan SKCK.  

Akibatnya, ada narapidana yang kembali melakukan kejahatan karena tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonomi.  

Nicholay menegaskan bahwa usulan penghapusan SKCK tidak hanya ditujukan untuk mantan narapidana, tetapi untuk seluruh masyarakat.

***

Polda Kepri Usut Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dalam Penimbunan DAS Baloi

0

RASIO.CO, Batam – Polda Kepri masih menangani kasus penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, yang berlokasi di Perumahan Permata Regency, bersebelahan dengan Perumahan Kezia Residence.  

Selain penyelidikan dugaan kerusakan lingkungan oleh Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), kasus ini juga menjadi perhatian serius Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Kepri.  

Subdit Tipikor telah memanggil lurah serta RT/RW setempat untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan dalam proses penimbunan sungai tersebut.  

Penimbunan DAS di Baloi Indah sebelumnya ramai diperbincangkan dan menjadi viral di Batam, terutama setelah banjir besar yang melumpuhkan beberapa ruas jalan di kota tersebut.  

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora, menyatakan pihaknya telah mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.  

“Tim kami sudah turun ke lokasi dan sedang meminta keterangan dari beberapa pihak terkait,” ujar Silvester, Kamis (27/3).  

Menurutnya, setelah tahap peninjauan, tim Tipikor telah meminta keterangan awal dari lurah serta RT/RW.  

“Saat ini masih sebatas permintaan keterangan,” kata Silvester.  

Ia menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.  

“Semua berproses, kami tidak bisa terburu-buru. Tim kami sedang bekerja,” pungkasnya.

***

Hadapi Lonjakan Sampah Saat Lebaran, Pemko Batam Siapkan Tim Siaga

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mengeluarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2025 terkait pengendalian sampah selama perayaan Lebaran Idulfitri 1446 H. 

Surat edaran ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah yang biasa terjadi saat Hari Raya dan memastikan kebersihan lingkungan selama perayaan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengingatkan seluruh masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam mengurangi sampah, terutama pada saat mudik dan pelaksanaan Lebaran.

“Kita harus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa dipakai,” ujar Amsakar, Kamis (22/3).

Dalam hal ini, pihaknya menyediakan fasilitas penampungan sampah terpilah di lokasi-lokasi keramaian untuk memudahkan pengelolaan sampah.

“Kami juga menambah petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan sampah secara berkala, terutama di titik-titik rawan sampah yang meningkat saat Lebaran,” katanya.

Amsakar juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi salah satu sumber utama sampah. “Mari kita kurangi penggunaan plastik, dan mulai beralih menggunakan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Adapun, dalam surat edaran tersebut, Pemko Batam mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan sejumlah tindakan guna mendukung pengendalian sampah, antara lain meminta masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Kemudian, menggunakan peralatan makan dan minum yang bisa dipakai ulang, serta kemasan yang dapat digunakan kembali seperti keranjang rotan atau anyaman bambu saat memberi hampers.

Selain itu, menghindari penggunaan koran bekas saat salat Idulfitri, dan lebih memilih sajadah atau alas shalat yang dapat digunakan kembali.

Dalam imbauan sama, juga menghimbau pengelola hotel, mall, restoran, rumah makan, pusat perbelanjaan, pasar, dan tempat ibadah untuk bertanggung jawab atas sampah yang ditimbulkan dan melakukan pemilahan sampah di area usaha masing-masing.

Sebagai tambahan, bagi masyarakat yang mengalami masalah dengan pengelolaan sampah dalam volume besar selama Lebaran, mereka dapat menghubungi Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam melalui nomor kontak 08117776507 untuk mendapatkan bantuan.

Dengan upaya kolektif dari seluruh lapisan masyarakat, Pemko Batam berharap dapat menciptakan Batam yang lebih bersih dan nyaman selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Redaksi@www.rasio.co//

PLN Dabo Singkep Akan Tingkatkan Layanan Listrik Empat Kecamatan 24 Jam

0

RASIO.CO, Lingga – PLN ULP Dabo Singkep, berkomitmen untuk meningkatkan layanan kelistrikan empat kecamatan di Kabupaten Lingga, yang akan menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh dalam waktu dekat.

Dimana 4 kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Katang Bidare, Temiang Pesisir, Bakung Serumpun, dan Kepulauan Posek, hanya mendapat pasokan listrik selama 14 jam per hari.

Hal ini disampaikan Kepala PLN ULP Dabo Singkep, Jhon Frenki Simatupang, saat melakukan pertemuan dengan Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

Jhon Frenki Simatupang menjelaskan, peningkatan suplai listrik ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam sektor kesehatan dan pendidikan.

“InsyaAllah, listrik di empat wilayah tersebut akan beroperasi penuh 24 jam mulai malam Lebaran, kecuali Kepulauan Posek yang masih menyelesaikan beberapa permasalahan sebelum uji coba. Peresmian untuk Posek akan dilakukan setelah Lebaran,” kata Jhon Frenki, kepada media, Kamis (27/03/2025).

Sementara itu, Bupati Lingga, Muhammad Nizar, mengapresiasi langkah PLN dalam meningkatkan konektivitas listrik di daerah-daerah yang masih terbatas. Ia berharap ke depan, seluruh wilayah di Kabupaten Lingga dapat menikmati layanan listrik yang lebih baik.

“Alhamdulillah, ini kabar baik bagi masyarakat, terutama di Benan, yang sangat berharap listrik 24 jam. Dengan layanan listrik penuh, efektivitas masyarakat dalam berbagai aktivitas, baik usaha maupun kebutuhan sehari-hari, akan meningkat,” terang Nizar.

Bupati Lingga juga mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah daerah kepada PLN dan seluruh tim kerja yang telah memberikan perhatian besar dalam mewujudkan peningkatan listrik di Lingga.

“Dengan peningkatan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir Lingga semakin meningkat, serta mendukung pengembangan sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan publik,” tutupnya.


Polres Lingga Gelar Pisah Sambut Kapolres

0

RASIO.CO, Lingga – Kepolisian Resor (Polres) Lingga menggelar acara pisah sambut jabatan Kapolres Lingga dari pejabat lama, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H di Mapolres Lingga. Rabu, (26/03/2025).

Sebagai bagian dari tradisi kehormatan, AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., beserta Ny. Esti PM Nababan disambut dengan upacara Pedang Pora oleh para perwira Polres Lingga, personel Polres Lingga, serta Bhayangkari Cabang Lingga. Penyambutan ini menandai awal kepemimpinan Kapolres yang baru di wilayah hukum Polres Lingga.

Sebelum memasuki ruang utama Polres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan juga menerima penyambutan khas budaya Melayu berupa tarian sekapur sirih dan prosesi makan sirih. Tradisi ini melambangkan penghormatan kepada pejabat baru yang memasuki “Bunda Tanah Melayu.” Ia kemudian disambut langsung oleh Kapolres sebelumnya, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K.

Dalam rangkaian acara, keduanya melaksanakan penandatanganan memorandum serah terima jabatan di Gedung Endra Dharma Laksana Polres Lingga.

Komitmen Kapolres Baru untuk Polres Lingga Dalam sambutannya pada Apel Farewell Parade, AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., MH., menyampaikan harapannya untuk melanjutkan dan memperkuat program-program yang telah dirintis oleh pendahulunya.

“Saya memohon kerja sama dari seluruh personel Polres Lingga untuk bersama-sama membangun institusi ini menjadi lebih baik. Kami akan meneruskan kebijakan dan program yang telah berjalan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kabupaten Lingga demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, AKBP Apri Fajar Hermanto dalam sambutan perpisahannya mengapresiasi kerja sama seluruh personel Polres Lingga selama masa kepemimpinannya.

“Segala pencapaian yang telah diraih Polres Lingga merupakan hasil kerja keras dan solidaritas seluruh personel. Saya berharap Polres Lingga tetap professional dalam menjalankan amanah demi kemajuan institusi dan Kabupaten Lingga,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf serta rasa terima kasih kepada seluruh personel yang telah mendukungnya selama bertugas, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Lingga tetap terjaga dengan baik.

Acara pisah sambut ditutup dengan pelepasan AKBP Apri Fajar Hermanto melalui tradisi Pedang Pora, diikuti salam perpisahan dengan para pejabat utama dan personel Polres Lingga.

Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Polres Lingga terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kabupaten Lingga.


Pastikan Kelancaran Mudik 2025, BP Batam Dukung Digitalisasi Layanan

0

RASIO.CO, Batam – Memasuki periode mudik Lebaran 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan guna memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

BP Batam bersama instansi terkait telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2025 di seluruh pelabuhan yang dilengkapi dengan pusat informasi, layanan kesehatan, ruang tunggu yang nyaman, serta personel pengamanan dan petugas kebersihan yang siap membantu penumpang.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut,” ujar Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar, Kamis (27/3).

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, operator kapal telah menyiapkan tambahan armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.

“Pada periode Angkutan Lebaran 2025 ini juga tersedia rute baru dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ke Pancur (Lingga) yang dilayani oleh Kapal Oceanna 9 setiap hari pukul 09.30 WIB,” tambah Dendi.

Selain peningkatan kapasitas layanan, BP Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan pelabuhan dengan penerapan sistem e-ticketing secara menyeluruh di Terminal Ferry Domestik.

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemesanan tiket dan mengurangi antrean di loket, terutama di musim peak season seperti Mudik Lebaran sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam.” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, para operator kapal ferry di Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam saat ini telah bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket perjalanan.

Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui sejumlah layanan daring, termasuk website tiketkapal.com, easybook.com, dan aplikasi digital perbankan Livin’ Mandiri.

Vice President Bank Mandiri Area Batam, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa layanan digitalisasi pemesanan tiket ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket kapal ferry secara non-tunai.

“Melalui layanan digital, kami berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kapal di terminal ferry penumpang dalam wilayah kerja BP Batam,” ujarnya.

BP Batam bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Redaksi@www.rasio.co//

Anggota TNI AL Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru

0

RASIO.CO, Jakarta – Polisi Militer Lanal Balikpapan telah mengamankan seorang oknum TNI AL berinisial J yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Kami memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, Rabu (26/3).

Ronald membenarkan bahwa pembunuhan terjadi di Jalan Gunung Kupang, Kabupaten Banjar, dan dilakukan oleh seorang oknum TNI AL berinisial J. Pelaku diketahui telah berdinas di TNI AL selama empat tahun.

“Benar, pembunuhan dilakukan oknum TNI AL pangkat I berinisial J,” ujarnya.

Mengenai hubungan antara pelaku dan korban, Ronald menyebut hal itu masih dalam pendalaman. Saat ini, pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan.

“Perkembangan akan kami sampaikan,” pungkasnya.

***

Wagub Nyanyang dan Kajati Kepri Sinergi Perkuat Pengawasan Sektor Maritim

RASIO.CO, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Teguh Subroto, di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, pada Rabu (26/3).

Pertemuan ini membahas berbagai aspek kerja sama untuk mendorong kemajuan Provinsi Kepulauan Riau, terutama dalam sektor kemaritiman dan peningkatan penerimaan daerah.

“Hari ini Alhamdulillah bisa bersilaturahmi dengan Pak Kajati. Kami berdiskusi mengenai kolaborasi dalam mengembangkan Kepri agar lebih maju. Banyak arahan yang disampaikan, termasuk bagaimana kita bisa berintegrasi dengan retribusi pendapatan yang ada di Kepri, terutama terkait marine traffic di Selat Malaka dan Selat Philip,” ujar Wagub Nyanyang.

Kajati Kepri, Teguh Subroto, menegaskan pentingnya sinergi antara Kejati dan Pemprov Kepri dalam memperkuat sektor kemaritiman, baik dalam pengelolaan pendapatan maupun penegakan hukum.

“Kami siap bersinergi dengan Pemprov Kepri untuk memastikan optimalisasi penerimaan daerah, termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kemaritiman. Pengawasan terhadap lalu lintas laut di perairan Kepri harus terus diperkuat demi kepentingan negara dan daerah,” ujar Kajati Teguh.

Setelah pertemuan, Wagub Nyanyang dan Kajati Kepri meninjau Command Center Adhyaksa Kemaritiman dan Kepelabuhanan yang diresmikan tahun lalu. Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi antara Kejati Kepri, Pemprov Kepri, dan berbagai instansi vertikal di sektor kelautan.

Command Center ini berperan dalam meningkatkan efektivitas pengawasan laut, mengoptimalkan PNBP, serta memperkuat sinergi dalam penegakan hukum di sektor kelautan Kepri.

“Keberadaan Command Center ini adalah langkah maju dalam pengelolaan dan pengawasan sektor maritim Kepri. Harapannya, kolaborasi antara Kejati dan Pemprov Kepri semakin kuat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Wagub Nyanyang.

Redaksi@www.rasio.co//