Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 283

BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan Batam kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Tahun 2023, Senin (22/7).

BP Batam sukses mempertahankan penghargaan tertinggi untuk laporan keuangan lembaga negara ini sejak 2017 lalu atau yang kedelapan kalinya secara berturut-turut.

Anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit mengatakan, pemberian Opini WTP terhadap BP Batam pun telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Dimana, BPK menetapkan empat kriteria penilaian yang mencakup kepada kesesuaian dengan Standar Audit Pemerintahan (SAP) ; kecukupan pengungkapan ; kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan ; dan efektivitas Sistem Pemeriksaan Intern (SPI).

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen BP Batam dalam mengelola keuangan negara secara akuntabel. Prestasi ini juga mendorong BP Batam untuk dapat terus menciptakan keselarasan dalam menjalankan program pembangunan yang inklusif,” ujar Ahmadi di Ruang Rapat Konsultasi, Gedung Tower BPK RI.

Di samping itu, Ahmadi mengapresiasi pencapaian BP Batam yang sukses mempertahankan Opini WTP sejak 2017 lalu.

Menurutnya, pemberian opini tersebut merupakan tolak ukur terhadap tranparansi dan akuntabilitas suatu laporan keuangan lembaga negara. Sehingga, tiap lembaga memiliki tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/D) dalam membangun bangsa dan negara.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama BP Batam selama proses berlangsung. Saya ucapkan selamat untuk BP Batam,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan jika predikat ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi BP Batam. Ia pun berkomitmen untuk menyelesaikan beberapa rekomendasi dari BPK RI selama audit berlangsung.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan upaya terbaik dalam mengelola keuangan negara dan memberikan kemudahan perizinan,” ungkap Rudi yang hadir bersama Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Rudi juga menegaskan jika BP Batam akan terus berupaya maksimal dalam mendukung pembangunan inklusif demi meningkatkan nilai investasi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami juga memohon petunjuk dari BPK dalam menyelesaikan beberapa rekomendasi agar tidak ada permasalahan anggaran ke depannya,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Aksi Donor Darah Bareng Capella

0

RASIO.CO, Batam – Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan, Capella Group menyelenggarakan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Sales Office Capella Dinamik Nusantara (CDN Batam Center).

Kegiatan ini berhasil menarik partisipasi dari 172 orang calon pendonor. Adapun kegiatan ini mengusung tema “Aksi Donor Darah Bareng Capella, Langkah Bersama Menyelamatkan Kehidupan”.

Dengan Semangat Sinergi Bagi Negeri, Capella Group melalui PT Capella Dinamik Nusantara menyelenggarakan kegiatan donor darah untuk membantu sesama.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kepulauan Riau dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Syaiful, Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara dalam sambutannya mengatakan ,kami sangat senang bisa mengadakan kegiatan donor darah ini.

Perusahaan kami tidak hanya berorientasi terhadap profit, namun juga memiliki sosial dengan semangat Sinergi Bagi Negeri kami ingin berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa dan membantu mereka membutuhkan darah bekerja sama dengan PMI.

“Kami berterima kasih kepada seluruh karyawan, pelanggan dan masyarakat yang telah berpartisipasi.”kata Syaiful. Senin(22/07).

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Batam, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan darah bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. 

Para peserta memiliki kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan seperti, cek tekanan darah dan cek HB Darah, serta mendapatkan konsultasi kesehatan lainnya.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif degan partisipasi mencapai 172 calon pendonor darah dan berhasil mengumpulkan 61 kantong darah.

Antusiasme tinggi terlihat dari berbagai kalangan yang datang untuk mendonorkan darah mereka. Setiap peserta yang mendonorkan darahnya paket suplemen untuk membantu pemulihan setelah donor darah.

Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima darah, tetapi juga bagi pendonornya.

Dengan mendonorkan darah secara rutin, pendonor dapat membantu memperlancar sirkulsi darah dan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin.

Sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, PT Capella Dinamik Nusantara berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat.

Kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Adi@www.rasio.co //

Bupati Lingga Secara Resmi Buka Pencanangan PIN Polio Kabupaten Lingga 2024

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar membuka secara resmi kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kabupaten Lingga Tahun 2024. yang dilaksanakan di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara. Selasa, (23/7).

PIN Polio 2024 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 23 – 29 Juli 2024, diikuti kegiatan sweepingnya pada tanggal 30 Juli – 3 Agustus 2024. Tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 12 – 17 Agustus 2024 dan diikuti kegiatan sweeping pada tanggal 18 – 22 Agustus 2024.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan, Polio adalah penyakit yang menyerang sistem saraf dan disebabkan oleh virus yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kelumpuhan dan cacat seumur hidup, salah satunya ditandai dengan Lumpuh Layuh.

“Program PIN Polio bertujuan untuk memberikan vaksin polio kepada semua anak usia 0-7 tahun, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Vaksin polio aman dan efektif untuk melindungi anak-anak dari penyakit ini,” ungkapnya.

Vaksin polio akan tersedia di berbagai tempat seperti posyandu, puskesmas, rumah sakit, dan sekolah. Orang tua diharapkan membawa anak-anak mereka ke tempat terdekat untuk mendapatkan vaksin polio.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan PPKB Lingga beserta jajaran selaku penyelenggara kegiatan, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.

Dihadiri juga Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lingga, Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kecamatan Lingga Utara, Kepala Puskesmas Pancur, pimpinan Forkopimda setempat, Kepala KUA Lingga Utara, LAM Lingga Utara, Korwil Lingga Utara, Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SMA Kecamatan Lingga Utara, para tenaga medis, masyarakat, dan undangan lainnya.

***

Lang Laut Unjuk Rasa di Bakal Tambak Udang PT. GWI

0

RASIO.CO, Lingga – LSM Lang Laut Lingga menggelar unjuk rasa di bakal lahan tambak udang milik PT. Global Worldlyken Indonesia (GWI), yang berada di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (22/7) kemarin.

Koordinator LSM Lang Laut, Masyur menyampaikan, terkait lahan tersebut berdasarkan investigasi LSM Lang Laut terdapat 856 hektare, sementara investigasi mereka didapat dari pengakuan warga yang membebaskan lahan 210 hektare.

Mansyur melanjutkan, yang jadi pertanyaan kemana 600 lebih hektare tersebut, kemana dan lewat apa, seperti apa mekanismenya, siapa yang menjual dan siapa yang membelinya. Hari ini Lang Laut merasa kecewa karena tidak diindahkan oleh pihak perusahaan.

“Salah satu tuntutan, kami minta pihak perusahaan untuk transparansi terkait legalitas pembebasan lahan, terkait ingin berinvestasi tambak udang,” kata Mansyur kepada media.

Mansyur mengaku, terkait aksi unjuk rasa tersebut pihaknya memasukkan surat di dua titik unjuk rasa, di lokasi PT. GWI dan kantor desa, namun desa menolak kedatangan LSM Lang Laut. Aksi yang digelar oleh pihaknya murni untuk kepentingan masyarakat.

“Desa menolak kedatangan kami, tentu menjadi pertanyaan besar bagi kami, ada apa?. Lang laut tidak ada kepentingan apa-apa, kami tegak lurus memperjuangkan hak-hak yang mana milik rakyat kembalikan pada masyarakat,” terang Mansyur.

Mansyur menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat akan melakukan kembali aksi serupa dengan kapasitas aksi yang lebih akbar lagi dengan gabungan beberapa LSM.

“Langkah selanjutnya, minggu depan kita akan melanjutkan aksi besar-besaran jilid 2, gelombang besar gabungan beberapa LSM,” tutup Mansyur.

Puspan

Masyarakat Adat Papua Serahkan Petisi ke MA Terkait Perkara Hutan Adat

0

RASIO.CO, Jakarta – Masyarakat adat dari Suku Awyu, Papua Selatan dan Moi Sigin, Papua Barat Daya bersama para aktivis menyerahkan 253.823 tanda tangan dalam petisi dukungan untuk suku Awyu dan Moi kepada Mahkamah Agung (MA) pada Senin (22/7).

Mereka mempertanyakan perkembangan perkara yang diajukan pejuang lingkungan hidup dari Suku Awyu dan Moi Sigin ke MA.

Advokat Suku Awyu sekaligus juru kampanye hutan untuk Greenpeace Indonesia, Sekar Banjaran Aji mengatakan petisi berisi lebih dari dua ratus ribu tanda tangan tersebut diterima lima orang perwakilan dari MA, empat di antaranya yang bertugas di Humas MA. Dengan petisi tersebut, Sekar mengatakan pihaknya ingin mengingatkan ke Hakim Agung bahwa perkara ini merupakan perkara yang penting.

“Dari obrolan tadi, setelah kami sampaikan petisinya dan juga kami menyampaikan bagaimana pentingnya penyelamatan hutan untuk suku Awyu dan suku Moi dan pentingnya MA untuk berpihak untuk keadilan masyarakat adat,” ujar Sekar saat ditemui di lokasi, Senin.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Humas MA Sobandi mengatakan pihaknya telah menerima petisi tersebut.

“Iya betul diterima humas MA,” kata Sobandi dikutip CNNIndonesia.com.

Sekar menjelaskan dari sejumlah perkara yang diajukan ke MA, baru satu perkara saja yang telah diterima dan diberikan nomor perkara oleh lembaga pengadilan itu. Ia menyebut tidak mengetahui proses penanganan perkara lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sekar turut menyinggung perkara syarat usia minimal calon kepala daerah yang dinilai sangat cepat penanganannya di MA.

“Dari update itu, dari MA, kita sebenarnya tahu bahwa bagaimana susahnya mengakses keadilan bagi masyarakat adat. Teman-teman pasti tahu ada banyak kasus yang barusan saja, MA misalnya memutus soal kepala daerah begitu cepat, bahkan enggak sampai 1 minggu. Tapi giliran kasus masyarakat adat berbulan-bulanan, hampir lebih dari tiga bulan baru kasusnya dapat nomor. Itu bahkan belum nunggu putusan,” tutur Sekar.

Oleh karena itu pihaknya menanyakan alasan di balik lambannya proses penanganan perkara di MA ini. Ia mengaku diberi penjelasan bahwa proses yang ada di MA memang membutuhkan waktu.

“Jadi mereka bilang bahwa itu prosesnya lama karena proses administrasi MA yang berbelit. Jadi proses pengiriman berkas misalnya itu dilakukan via pos yang itu membutuhkan waktu lama, antri di proses administrasinya MA. Karena sebelum penomoran itu harus pengecekan. Nah, dalam proses itu membutuhkan waktu yang lama menurut mereka,” kata Sekar.

Sekar jelas menyayangkan hal itu. Menurut dia, beda waktu penanganan perkara ini tidak adil.

“Dan dalam konteks ini ketika masyarakat adat tidak mendapatkan keadilan maupun pengakuan, kita sebenarnya sedang membuka pintu neraka buat kita sendiri gitu. Karena ya hari ini, hutan masyarakat adat adalah tempat terakhir kita untuk bisa benteng kita untuk menghadapi krisis ikllim,” kata Sekar.

Acara penyerahan petisi ini turut diramaikan dengan masyarakat adat Papua yang menggunakan pakaian adat. 

Turut hadir sejumlah figur dalam acara penyerahan petisi ini. Di antaranya, Melanie Subono, Farwiza Farhan, Kiki Nasution, dan Pendeta Ronald Rischard Tapilatu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Extinction Rebellion, Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA), Yayasan Masyarakat Kehutanan Lestari (YMKL), dan lainnya.

Mereka tampak mengenakan baju adat dari berbagai daerah, mereka membawa banner dan poster bertuliskan sejumlah pesan, seperti “All Eyes on Papua” dan “Selamatkan Hutan Adat dan Manusia Papua”.

Dalam keterangan tertulisnya, gugatan pejuang lingkungan hidup dari suku Awyu, Hendrikus Woro itu menyangkut izin kelayakan lingkungan hidup yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Papua untuk PT Indo Asiana Lestari (IAL). Perusahaan sawit ini mengantongi izin lingkungan seluas 36.094 hektare, dan berada di hutan adat marga Woro-bagian dari suku Awyu.

Selain kasasi perkara PT IAL ini, sejumlah masyarakat adat Awyu juga sedang mengajukan kasasi atas gugatan PT Kartika Cipta Pratama dan PT Megakarya Jaya Raya, dua perusahaan sawit yang juga sudah dan akan berekspansi di Boven Digoel, atas keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Putusan MA bakal menentukan nasib hutan hujan seluas 65.415 hektare di konsesi PT KCP dan PT MJR.

Lalu, sub suku Moi Sigin melawan PT Sorong Agro Sawitindo (SAS) yang akan membabat 18.160 hektare hutan adat untuk perkebunan sawit. PT SAS menggugat pemerintah pusat karena mencabut izin pelepasan kawasan hutan dan izin usaha mereka. Masyarakat Moi Sigin melawan dengan menjadi tergugat intervensi dalam perkara tersebut.

***

Rapat Paripurna, Ansar Sampaikan Rancangan KUA hingga Perubahan APBD 2024

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2025, dilanjutkan dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Senin (22/7).

Rapat Paripurna ke-28 dan 29 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, Wakil Ketua III DPRD Kepri Afrizal Dachlan, serta anggota DPRD Kepri, Forkopimda Kepri, kepala instansi vertikal, dan para kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam penyampaiannya, Gubernur Ansar Ahmad menyatakan bahwa pada 27 Juni 2024, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 melalui Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2024.

“Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 ini merupakan proses penting dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah yang harus disusun sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengungkapkan bahwa target pendapatan APBD tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, disebabkan oleh beberapa faktor dan asumsi makro penyusun sesuai target RPJMD 2021-2026, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi nilai tukar rupiah, kebijakan pemerintah pusat, harga minyak dan gas bumi, serta realisasi pajak dan retribusi kendaraan bermotor yang menurun.

Selain itu, kebijakan pemberlakuan Perda Pajak Nomor 1 Tahun 2024 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta kebijakan terkait harga BBM dan alokasi pajak rokok dari pemerintah pusat, juga mempengaruhi pendapatan daerah.

“Sehingga pemerintah Provinsi Kepri harus terus mengoptimalisasikan pembangunan daerah, peningkatan ekonomi serta mewujudkan manusia yang berbudaya yang tertuang dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah RKPD,” jelasnya.

Gubernur Ansar menekankan pentingnya optimalisasi pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi yang tercantum dalam RKPD. Proyeksi kebutuhan anggaran daerah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025 sebesar Rp4,263 triliun, dengan pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp3,580 triliun, belanja daerah sebesar Rp4,263 triliun dan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp150 miliar.

“Kami berharap Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025 ini dapat segera dibahas untuk disepakati bersama,” harapnya.

Selain itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2024. Perubahan ini dilakukan berdasarkan perkembangan pada semester pertama APBD TA 2024, termasuk perubahan proyeksi pendapatan asli daerah dan adanya pergeseran anggaran.

“Perubahan APBD 2024 ini dilaksanakan berdasarkan hasil audit BPK yang mengakomodir kebijakan pemerintah pusat seperti pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji 13 kepada pegawai, serta penyesuaian dana bagi hasil pemerintah daerah dari hasil perkebunan sawit,” jelasnya.

Disampaikan Gubernur Ansar, Proyeksi pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2024 meningkat Rp213 miliar dari Rp4,216 triliun menjadi Rp4,430 triliun, dengan belanja daerah meningkat Rp224 miliar dari Rp4,344 triliun menjadi Rp4,569 triliun. Pembiayaan daerah naik Rp10 miliar dari Rp128 miliar menjadi Rp139 miliar dengan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp231 miliar berdasarkan hasil audit BPK.

“Kami berharap Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024 ini dapat segera dibahas dan disetujui bersama, sehingga penetapan Perubahan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2024 dapat diselesaikan tepat waktu dan pelaksanaannya dapat dilakukan dengan optimal,” tutupnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Undang Warga Saksikan Pertandingan POPDA IX Kepri di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak warga Batam menyaksikan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) IX Kepulauan Riau Tahun 2024 di Batam. POPDA IX berlangsung Selasa-Sabtu (23-27/7).

Untuk diketahui, POPDA IX Kepulauan Riau Tahun 2024 di Kota Batam, mempertandingkan 10 Cabang Olahraga (Cabor); Atletik, Renang, Bola Basket, Bola Voli, Sepak Bola, Sepak Takraw, Pencak Silat, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Tenis Lapangan.

Adapun, lokasi perlombaan, pencak silat akan digelar di Mall Botania 2, atletik di Stadion Gelora Citra Mas, renang di Sekolah Harapan Utama, bola basket di TM Arena. Kemudian, tenis meja di TM Arena, tenis lapangan di Lapangan KDA, sepak takraw di Gor Sekolah Kartini, bulu tangkis di Gor Banda Baru, bola voli di Gor Raja Djakfar, dan sepak bola di Stadion Gelora Citra Mas.

“Mari saksikan pertandingan para atlet. Untuk pembukaan POPDA IX Kepulauan Riau akan digelar Selasa 23 Juli 2024, di Dataran Engku Putri Batam Center. POPDA IX Kepri digelar hingga Sabtu 27 Juli 2024,” ujar Rudi, Senin (22/7).

“Mari sama-sama kita sukseskan POPDA IX Kepri Tahun 2024,” tambah Rudi.

Sebelum pembukaan POPDA IX Kepri, Wali Kota menyempatkan diri menyambut para atlet yang berasal dari tujuh kabupaten dan kota se-Kepri dalam acara Welcome Dinner Menyambut Kedatangan Atlet POPDA IX Kepri Tahun 2024 di AP Premiere Hotel Batam, Senin (22/7) malam.

“Selamat datang di Batam, kami (Kota Batam) berupaya menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan POPDA IX Kepri,” kata Rudi.

Rudi berpesan, bagi seluruh atlet di masing-masing cabang olahraga untuk mengikuti perlombaan dengan jujur, bersedia mengakui keunggulan lawan saat kalah, maupun tidak merayakan kemenangan dengan berlebihan.

“Jaga sportivitas, ajang ini sebagai wadah mengasah kemampuan diri demi mengukir prestasi untuk Kepri,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga mengajak semua masyarakat Batam menyukseskan POPDA IX Kepulauan Riau Tahun 2024. “Tahun ini, Batam menjadi tuan rumah, mari kita sukseskan POPDA IX Kepri,” ujar Rudi.

Di kesempatan itu, Wali Kota menyerahkan maskot POPDA IX Kepri, Simarlin, kepada kepala daerah se-Kepri. Sesuai namanya, maskot POPDA Kepri tahun ini berbentuk ikan marlin dengan menggunakan tanjak dan berpakaian Melayu serta memegang obor dan berkalung medali.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain, melaporkan bahwa jumlah peserta dan tamu undangan yang hadir pada Welcome Dinner POPDA IX Kepri berjumlah 500 orang yang berasal dari utusan tujuh kontingen kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

“Seluruh kontingen yang hadir pada pelaksanaan welcome dinner, terdiri dari atlet, pelatih, manajer dan official kontingen utusan dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Terdampak Rempang Eco City, 146 KK Telah Tempati Hunian Sementara

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City.

Sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) bersedia pindah ke hunian sementara pada Senin, (22/7). Jumlah tersebut menambah total warga yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 146 KK.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan masyarakat terdampak perlahan mulai membuka diri terhadap pengembangan kawasan Rempang.

“Sejak awal, BP Batam selalu mengedapankan pendekatan dan komunikasi persuasif saat melaksanakan sosialisasi. Hal itu, membuat warga mulai menerima rencana investasi disana,” kata Ariastuty di Batam Centre.

Ia kemudian menekankan bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan Eco City di Rempang merupakan langkah positif menuju pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi bagi  kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pihaknya senantiasa mengajak seluruh komponen daerah berkolaborasi mensukseskan proyek tersebut.

“Pembangunan Rempang Eco City akan memberikan banyak manfaat ekonomi, oleh karenanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Ariastuty.

Sementara, Warga Pasir Panjang, Nuryanto mengapresiasi perhatian pemerintah yang telah membantu pergeseran. Ia dan keluarga bersedia pindah tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

“Saya mendaftar seperti ini atas keinginan saya bukan dari keinginan orang lain. Gak ada istilahnya keinginan orang lain,” ungkapnya.

“Semoga Rempang ini semakin baik kedepannya. Saya ingin Rempang jadi bersih, indah, aman dan nyaman,” harapnya. 

Redaksi@www.rasio.co//

Pangdam Brawijaya Tinjau Kesiapan Pasukan Yonif 512/QY

0

RASIO.CO, Malang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay meninjau kesiapan pasukan Yonif 512/QY.

Peninjauan yang dilakukan pada Jumat (19/07/2024) itu dalam rangka menjelang pemberangkatan Yonif 512 dalam misi sebagai pasukan penjaga perbatasan antar negara, tepatnya antara Indonesia-Papua Nugini.

Beberapa pembekalan pun, diberikan langsung oleh Pangdam dihadapan ratusan prajurit Yonif 512. “Pembekalan ini, tentunya akan sangat bermanfaat ketika mereka sudah berada di daerah penugasan,” ucap Pangdam.

Tak hanya itu saja, Mayjen TNI Rafael menegaskan selama berada di daerah penugasan, pasukan dibawah kendali Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo tersebut, juga harus bisa meningkatkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Keberadaan Satgas, tentu harus bisa menjadi solusi ditengah masyarakat yang ada di perbatasan antar negara,” tandasnya.

Redaksi@www.rasio.co //

PWI Memberi Kejutan Di Hari Adhiyaksa ke 64 Pada Kajari Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga, Jhony Prasetyo memberikan kue ulang tahun kepada Kajari Lingga, Amriyata S.H, M.H. saat acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 Tahun 2024, di Kantor Kejari Lingga, Senin, (22/7).

Jhony yang didampinggi sejumlah Pegurus PWI Lingga mengucapkan selamat kepada Kejaksaan atas peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 dan berharap sinergitas antara Kejaksaan dalam hal ini Kejaksaan Negeri Lingga dan insan Pers terutama PWI di wilayah Kabupaten Lingga bisa terus terbina dengan baik.

“Pertama atas nama kawan-kawan insan pers kami ucapkan selamat ulang tahun kepada pihak Kejaksaan atas peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 64, semoga sinergitas, koordinasi dan informasi tentang hukum terus terbina dengan baik,” tutur Jhony yang diamini Sekretaris PWI Lingga Iman Arifandi , Bendaha PWI Lingga Akhil Fikri dan Kepala Pendidikan dan Diklat PWI Lingga Puspandito.

Sementara itu, Kajari Lingga, Amriyata S.H, M.H. yang didampinggi Kepala Seksi Intelijen, Ade Chandra Prakarsa SH, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Senopati SH,MH dan Kepala Seksi Tindk Pidana Umum Muhammad Heriyansyah SH, MH mengucapkan terima kasih atas ucapan dari kawan-kawan wartawan dalam hal ini PWI Lingga.

“Kita tetap berupaya untuk terus memaksimalkan diri dalam menjalankan tugas dan menjadi mitra kawan-kawan media, dalam memberikan informasi ,” pungkasnya.