Minggu, April 19, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 415

Update Progress Investasi Rempang, Kepala BP Batam Hadiri RDP Komisi VI DPR RI

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara 1 pada hari Senin (2/10).

Turut dihadiri oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, RDP ini digelar dalam rangka pembahasan update progress investasi Rempang Eco-City.

Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) 2023 ini diharapkan dapat terus berjalan dan bisa memberikan dampak peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat setempat.

“Melihat kondisi yang terjadi di lapangan, kita berharap investasi di Pulau Rempang ini bisa terus berjalan lancar dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Bahlil.

Sejalan dengan pernyataan dari Menteri Investasi/Kepala BKPM, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa hari ini pihaknya melaporkan poin-poin terkait perkembangan investasi di Pulau Rempang dan telah mendapat respon yang baik dari Komisi VI DPR RI.

“Sudah kita laporkan perkembangannya (Investasi di Pulau Rempang) kepada Komisi VI DPR RI dan telah direspon baik dengan beberapa catatan,” kata Rudi.

“Pendekatan Humanis dalam sosialisasi dan pendataan tetap harus dikedepankan, kemudian kami juga diminta untuk tetap melibatkan tokoh masyarakat setempat dalam seluruh prosesnya,” sambungnya.

Hal-hal tersebut selama ini telah dilakukan oleh BP Batam dan untuk mendukung percepatan realisasi investasi di Pulau Rempang, Rudi bersama jajaran di BP Batam berkomitmen untuk terus menjalankan amanah yang disampaikan oleh Komisi VI DPR RI tersebut. Selain itu, Komisi VI DPR RI juga telah memberikan beberapa pertanyaan terkait investasi Rempang Eco-City ini yang harus dijawab secara tertulis dalam kurun waktu lima (5) hari setelah RDP ini selesai dihelat.

“Seluruh saran dari Komisi VI DPR RI akan kami pelajari dan kami terapkan dalam seluruh aspek investasi khususnya di Batam agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat dan ekonomi Batam terus bertumbuh,” tutur Rudi.

“Dengan respon yang positif dari Kementerian Investasi/BKPM RI serta Komisi VI DPR RI, kami yakin percepatan investasi di Pulau Rempang ini dapat kita wujudkan bersama-sama dalam waktu dekat,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

Pertanyaan Kunci dari Komisi VI DPR RI

Dalam informasi yang beredar luas di media sosial, banyak yang menyatakan kekhawatiran terkait Hak Pengelolaan Lahan (HPL), Peran Xinyi Group dalam Membangun Ekosistem Industri Skala Besar, serta anggapan bahwa investasi ini terkesan terburu-buru.

Menjawab pertanyaan tersebut, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menegaskan beberapa poin sebagai berikut.

“Untuk HPL nanti akan diserahkan kepada Pemerintah dalam hal ini adalah BP Batam sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam,” terang Bahlil.

“Selanjutnya peran Xinyi Group dalam mengembangkan industri skala besar tidak perlu diragukan lagi, karena pengembangan kawasan (Pulau Rempang) ini tidak hanya membangun satu pabrik saja melainkan seluruh ekosistem industri di dalamnya, mulai dari inti usaha  yang terdiri dari 8 sektor industri hingga kebutuhan pangan dan kompetensi SDM. Jadi semua ini akan saling mendukung membentuk suatu ekosistem industri berskala besar,” lanjutnya.

“Terakhir, soal kesan terburu-buru, kita perlu pahami bahwa investasi ini adalah soal momentum sehingga ketika ada investor yang mau masuk, kita harus siap sesegera mungkin untuk merealisasikannya. Kita harus menyiapkan dulu seluruh infrastruktur pendukungnya baru mereka (investor) datang, kalo tidak mereka akan lari ke negara lain karena banyak negara yang berminat pada investasi besar ini dan kita tidak akan tahu kapan lagi kita (Indonesia) akan mendapat kesempatan sebesar ini lagi,” pungkas Bahlil.

Redaksi@www.rasio.co//

Ratusan Perwira Kodam Brawijaya Naik Pangkat

0

RASIO.CO, Surabaya – Ratusan Perwira di jajaran Kodam V/Brawijaya saat ini dinyatakan resmi naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya. Laporan korps kenaikan pangkat Perwira di jajaran Kodam itu, dipimpin langsung Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A. Senin (02/10) pagi.

Pangdam menyebut, saat ini terdapat 179 Perwira resmi naik pangkat. Kenaikan pangkat tersebut, suatu anugerah sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan baik.

“Hakekatnya kenaikan pangkat adalah wujud penghargaan dari Pemerintah dan TNI kepada prajurit atas prestasi, serta dedikasi dalam pengabdian,” kata Pangdam.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Farid menegaskan jika kenaikan pangkat itu harus bisa dijaikan suatu motivasi dalam pengabdian dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai prajurit TNI, khususnya Kodam Brawijaya.

“Jangan sampai lekas berpuas diri. Justru kenaikan pangkat itu harus bisa menjadi penumbuh semangat dalam bekerja dan komitmen terhadap tugas,” tegas Mayjen TNI Farid.

Jabatan ataupun pangkat baru, imbuh Pangdam, akan membawa konsukuensi sekaligus tanggung jawab yang lebih besar bagi seorang prajurit. Anugerah kenaikan pangkat itu, tegas Pangdam, harus diimplementasikan dalam sikap rendah hati.

“Tentunya harus lebih bijaksana dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban,” tegasnya.

***

Pengembangan Rempang Eco-City, 7 KK Pindah ke Hunian Sementara

0

RASIO.CO, Batam – Pemindahan warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City terus membuahkan hasil. Terbaru, sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) pindah secara serentak ke hunian sementara, Minggu (1/10) lalu.

Pemindahan ini pun tak terlepas dari upaya BP Batam dalam mengedepankan sosialisasi pendekatan persuasif ke warga yang terdampak program strategis nasional tersebut.

Dimana, empat KK memilih untuk menghuni rumah yang telah disiapkan oleh BP Batam di wilayah Sambau sedangkan tiga lainnya tinggal di rumah kontrakan yang dipilih secara mandiri.

“Saya mendukung penuh program pemerintah ini agar ekonomi warga lebih maju. Saya mendaftar dan bersedia pindah tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun,” ujar warga Sembulang Camping, Wulan Ratna Sari.

Wulan berharap, pengembangan Rempang Eco-City dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat ke depannya.

“Silahkan berfikir positif, jangan sampai kita bercerai berai karena ulah pihak tak bertanggung jawab yang ingin mengadu domba kita. Kita semua memiliki hak untuk merubah hidup menjadi lebih baik,” tambahnya.

Senada dengan Wulan, warga lain bernama Fahrudin, menegaskan bahwa pemindahan terhadapnya dilakukan dengan senang hati tanpa paksaan ataupun intervensi pihak lain.

“Kami pindah dengan senang hati dan tanpa paksaan. Mudah-mudahan kami bisa lebih maju dan sejahtera dengan adanya program pembangunan dari pemerintah ini,” ungkap pria yang merupakan warga asli Desa Goba Sei Buluh, Kelurahan Sembulang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyambut baik pemindahan terhadap warga yang telah dilakukan dengan maksimal. Ariastuty mengungkapkan, 7 KK yang telah dipindahkan berasal dari lokasi yang berbeda-beda. Ada yang dari Sei Buluh Simpang Dapur Enam, Goba Sei Buluh, Pasir Panjang, dan Sembulang Camping.

“Sejauh ini ada 10 KK yang sudah menempati hunian sementara. Kami berharap, jumlah tersebut terus bertambah,” ujar Ariastuty.

Sesuai arahan Kepala BP Batam, Ariastuty menekankan jika pemindahan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City pun dilakukan dengan cara yang humanis. Tanpa ada intervensi ataupun paksaan.

“Tim yang bertugas di lapangan akan membantu dengan maksimal proses pemindahan hingga warga menempati hunian sementara. Dan BP Batam pun berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif ke warga selama pendataan dilakukan,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Satu Hati Penuh Arti, Honda Kepri Rayakan Hari Pelanggan

0

RASIO.CO, Batam – Menyambut Hari Pelanggan yang jatuh pada bulan ini, PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau ajak 40 konsumen dan Keluarga dalam gelar rangkaian kegiatan Hari Pelanggan 2023.

Gelaran yang berlangsung sejak 04 –  30 September 2023 hadir sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan atas kepercayaannya dan kesetiaannya untuk menjadikan sepeda motor Honda sebagai teman beraktivitas.

Kedekatan bersama para konsumen hadir pada Hari Pelanggan 2023 melalui tema “Satu Hati Penuh Arti” dengan beragam aktivitas seru seperti Sunmori Bersama ADV dan Gaya Asik Bersama Honda CB150R Streetfire yang dilaksanakan pada 17 dan 30 September 2023.

Dengan semangat sinergi bagi negeri PT Capella Dinamik Nusantara Kepri dan 19 jaringan Dealer Honda menghadirkan program bersama konsumen seperti Beauty Class, Bakti Sosial, Lomba Mewarnai, Seminar Usaha Home Industri, Game Online, Check Kesehatan, Donor Darah, Senam Sehat, Pemberian Bingkisan, Perayaan Ulang Tahun, Lomba Memasak, dan Lomba Menghias Tumpeng.

“Sangat beragam kegiatan yang kami adakan dalam memeriahkan Hari Pelanggan, tentunya ini bentuk apresiasi kami kepada konsumen setia Honda yang memilih dan mempercayakan Honda baik dari segi produk dan layanan after sales”, Sapa Tony Anggadha Selaku HCC Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Masih dengan rangkaian perayaan Hari Pelanggan Nasional konsumen juga di ajak sunmori untuk menikmati indahnya destinasi wisata di wilayah Nongsa menggunakan Honda ADV. Di tengah-tengah acara sunmori juga tentunya para konsumen setia Honda di berikan lucky draw yang menarik.

Selain beragam kegiatan tersebut, PT Capella Dinamik Nusantara bekerja sama dengan Sales Office di berbagai wilayah melaksanakan tema dalam memberikan layanan terbaik untuk konsumen baik yang melakukan transaksi pembelian ataupun konsumen berkunjung untuk service Sepeda motor Honda.

Rangkaian kegiatan perayaan Hari Pelanggan Nasional Kali ini di tutup dengan city rolling bersama konsumen CB150R Streatfire, konsumen diajak untuk menikmati perjalanan perkotaan dan performa dari CB150R Streatfire. Tidak hanya city rolling namun konsumen juga di ajak gathering dan diberikan pilihan untuk menikmati wahana permainan yang di sediakan seperti menikmati Jet Ski, ATV, Kayak dan wahana lainnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Pemilu Damai, Kaops NCS Kedepankan Upaya Preemtif dan Preventif

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri, S.I.K, M.Si menegaskan Operasi NCS 2023-2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial jelang Pemilu 2024.

Asep menuturkan Operasi Nusantara Cooling System sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo menjaga pemilu serentak 2024 mendatang agar masyarakat tidak boleh terpecah belah.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan adanya kerja sama masyarakat dengan Polri dalam cooling system agar persatuan dan kesatuan Bangsa terjaga serta pemilu damai dapat terwujud.

“Menindaklanjuti hal tersebut, Bapak Kapolri menerbitkan Surat Perintah, Sprin/2439/VIII/OPS.1.1/2023 tanggal 25 Agustus 2023 untuk melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System sejak 11 September kemarin. Operasi tersebut untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA baik terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber. Dengan mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Sehingga dalam operasi ini tidak ada upaya melakukan penegakan hukum (represif). Jadi preemtif dan preventif,” kata Irjen Asep yang juga menjabat Wakabareskrim dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (2/10).

Lebih lanjut, kata Asep dalam pelaksanaannya, Operasi Nusantara Cooling System terdiri dari empat satuan tugas (satgas) dan delapan substagas dibantu oleh Polda jajaran.

“Adapun tugas pokok Satgas Nusantara Cooling System meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang primordialisme atau SARA dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif,” terangnya.

Jenderal bintang dua ini memaparkan sasaran dan target Operasi Nusantara Cooling System. Untuk sasaran yaitu potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi yaitu, orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda.

“Selanjutnya untuk cara bertindak yakni melakukan deteksi, pembinaan masyarakat, patroli dialogis dan patroli siber, sosialisasi dan bantuan operasi,” bebernya.

Asep menambahkan, adapun tugas dari empat Satgas, yaitu Satgas Preemtif yang terdiri dari Subsatgas Intelijen dan Subsatgas Binmas melakukan tugas antara lain deteksi dini dan melakukan pendekatan dengan mitra dan para tokoh. Sementara, Satgas Preventif yang memiliki Subsatgas Patroli Siber dan Subsatgas Patroli Dialogis Netizen melaksanakan tugas patroli Siber dan berdialog dengan netizen, influencer dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.

Sementara untuk Satgas Humas yaitu Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia memiliki tugas antara lain menyampaikan ajakan, imbauan, edukasi serta melakukan monitoring baik media sosial dan media mainstream.

“Untuk Satgas Banops yaitu Subsatgas TIK dan Subsatgas Logistik melakukan dukungan teknologi, informasi dan logistik kepada Operasi Nusantara Cooling System,” ucapnya.

Asep meminta Operasi Nusantara Cooling System mendapat dukungan dari media massa dan masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.

“Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat berpotensi konflik sosial, sehingga kita bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai,” tandasnya.

***

KPK Buka Suara soal Upaya Pemusnahan Barbuk Dugaan Korupsi di Kementan

0

RASIO.CO, Jakarta – KPK menegaskan perusakan atau pemusnahan barang bukti merupakan salah satu tipologi korupsi.

Dikutip cnnindonesia, Hal itu diucapkan Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikti saat ditanya soal adanya dugaan upaya untuk menghilangkan barang bukti korupsi di Kementerian Pertanian yang melibatkan Menteri Pertanian (SYL).

“Perbuatan seperti itu (pemusnahan barang bukti) juga bagian dari kategori salah satu jenis tipologi korupsi,” ujar Ali kepada wartawan, Senin (2/10).

Ali mengatakan tindak tanduk atau upaya menghilangkan barang bukti itu akan menjadi kajian dan perhatian lembaga antirasuah dalam mengusut kasus yang diduga turut menjerat SYL. Menurutnya, upaya menghilangkan atau memusnahkan barang bukti itu akan didalami lewat pemanggilan para saksi hari ini.

“Kami fokus pada perkara pokoknya yang saat ini segera agendakan pemanggilan saksi. Ditunggu saja, salah satunya soal pendalaman hal tersebut,” tuturnya.

Dalam keterangannya, KPK hari ini memanggil tiga saksi terkait penyidikan perkara dugaan TPK di Kementan. Ketiganya merupakan advokat yakni Febri Diansyah, Rasamala Aritonang, dan Donal Fariz.

“Pemanggilan para saksi ini tentu sebagai kebutuhan proses penyidikan yang sedang KPK selesaikan,” tulis Ali dalam keterangannya.

Sebelumnya diberitakan, Ali mengatakan KPK mendapati upaya perlawanan saat hendak menggeledah kantor Kementan, Jumat (29/9). Salah satu bentuk perlawanan itu adalah upaya dugaan pemusnahan barang bukti.

“Dari informasi yang kami terima saat tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di gedung Kementan RI di Jakarta Selatan, tim penyidik mendapati adanya dokumen tertentu yang dikondisikan dan diduga akan dimusnahkan,” kata Ali akhir pekan lalu.

Ali mengatakan dokumen yang coba dihilangkan tersebut berupa bukti aliran uang korupsi yang diterima para tersangka di kasus tersebut saat tim penyidik KPK menggeledah ruang kerja Mentan Syahrul Yasin Limpo dan ruangan kerja Sekjen Kementan Kasdi Subagyono.

“Beberapa dokumen dimaksud diduga kuat adalah bukti adanya aliran uang yang diterima para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini,” kata dia.

Ali lantas menegaskan pihak internal Kementan tidak boleh mengganggu upaya penyidikan yang saat ini dilakukan KPK terkait kasus korupsi di Kementan.

“Kami ingatkan untuk pihak-pihak yang ada di internal Kementan RI maupun pihak terkait lainnya untuk tidak melakukan penghalangan maupun merintangi proses penyidikan dari tim penyidik KPK,” tegasnya.

***

Bakti Sosial di Bangkalan, Pangdam: Bentuk Kepedulian Serta Solidaritas TNI

0

RASIO.CO, Bangkalan – Serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-78 TNI mulai digelar oleh setiap Satuan TNI di berbagai daerah. Salah satunya, melalui pelaksanaan bakti sosial yang saat ini digelar di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Sabtu (30/09) lalu.

Bakti sosial itu dipusatkan di Lapangan R. P Moch Noer Bangkalan. Beberapa pihak turut hadir menyaksikan pelaksanaan baksos berupa pelayanan kesehatan itu, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, para pejabat TNI, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto dan Bupati Bangkalan.

Dijelaskan Pangdam, bakti sosial yang digelar di Bangkalan saat ini merupakan salah satu solusi bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan. Baksos yang diwarnai dengan pembagian paket sembako itu, kata Pangdam, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Baksos ini bentuk kepedulian, serta solidaritas TNI pada masyarakat,” ujar Mayjen TNI Farid.

Tak hanya itu saja, Pangdam menambahkan jika baksos tersebut dilakukan juga bertujuan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Ada donor darah, hingga khitan massal dan pelayanan kesehatan umum. Itu semua untuk masyarakat,” bebernya.

***

Ratusan Kicau Mania Bertarung di Kodim Lamongan

0

RASIO.CO, Lamongan – Serangkaian kegiatan mulai bergulir di Kodim 0812/Lamongan. Kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut datangnya HUT ke-78 TNI pada tanggal 05 Oktober mendatang.

Seperti adanya perlombaan burung kicau piala Forkopimda yang saat ini berlangsung di Lapangan Tembak Jotosanur, Kabupaten Lamongan. Minggu (01/10) kemarin.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan mengatakan lomba yang ia gelar tersebut dalam rangka memberikan wadah bagi para pecinta burung untuk bisa memperkuat silaturahmi.

“Lomba kicau mania ini, kami gelar sebagai bentuk perhatian TNI terhadap komunitas burung kicau di Lamongan,” kata Dandim.

Selain lomba kicau burung, acara tersebut juga turut diwarnai dengan adanya pelaksanaan UMKM. Menurutnya, keberadaan UMKM tersebut diyakini mampu mendongkrak perekonomian warga.

“Sehigga, pendapatan warga bisa semakin meningkat dengan adanya kontes burung kicau ini,” pungkasnya.

***

Satgas Cartenz Tembak Mati Lima Anggota KKB Ananias Ati Mimin

0

RASIO.CO, Papua – Satgas Operasi Damai Cartenz melumpuhkan lima orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin Ananias Ati Mimin.

Dikutip cnnindonesia, Hal itu terjadi di di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang dini hari tadi. Aparat TNI dan Polri meringkus anggota KKB beserta persenjataan yang mereka miliki.

“Iya Benar, setelah penyergapan, anggota menyisir kembali TKP dan ditemukan satu lagi anggota KKB tewas dan ditemukan satu senpi pendek. Jadi Total 5 orang KKB berhasil dilumpuhkan dan 3 senpi berhasil diamankan,” kata Ka Ops Damai Cartenz 2023 Kombes Pol. Faizal Ramadhani melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/9).

Dalam operasi itu, Satgas Damai Cartenz mengamankan satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1 tanpa Lade, satu pucuk senpi laras panjang jenis USA NOUVES (varian M4), serta satu pucuk senpi pendek jenis FN. Satgas juga menemukan ratusan butir peluru, lima unit magazin, dan alat komunikasi.

Satgas Damai Cartenz belum mengungkap identitas lima orang anggota KKB Ananias Ati Mimin yang tewas. Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno menyebut tim masih melakukan identifikasi.

“Untuk Identitasnya (KKB) masih kami lakukan identifikasi” ujar Bayu.

Sebelumnya, Satgas Damai Cartenz juga melakukan penindakan terhadap KKB di Kabupaten Puncak. Penindakan dilakukan setelah KKB membakar rumah warga hingga gedung sekolah.

“Kami telah berhasil mengamankan satu orang anggota KKB di Ilaga atas nama AK alias Artis jenis kelamin laki-laki, beralamat Kampung Manggume, Distrik Pomukia, Kabupaten Puncak,” ungkap Bayu melalui keterangan tertulis, Senin (25/9).

Ia menambahkan, “Peran dari saudara AK yaitu pembakaran rumah warga dan basecamp PT Unggul pada Selasa (23/5). Peran yang kedua terlibat pembakaran SMA Negeri 1 Ilaga pada Kamis (17/8).”

***

Wali Kota Jadikan Belakang Padang Destinasi Baru Pariwisata Batam

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menjadikan Kecamatan Belakang Padang sebagai destinasi baru pariwisata Batam. Untuk mewujudkan itu, Rudi, mulai membangun sejumlah infrastruktur mulai dari jalan, pelabuhan, dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Kami ingin menjadikan Belakang Padang sebagai salah satu tujuan kunjungan wisatawan,” ujar Rudi saat silaturahmi bersama RT/RW dan Tokoh Masyarakat Sekaligus Penyerahan Insentif RT/RW Triwulan III (Periode Juli-September) 2023 Tingkat Kecamatan Belakang Padang di Gedung Nasional Belakang Padang, Sabtu (30/9) lalu.

Untuk menuju Belakang Padang sebagai destinasi baru pariwisata, sudah dimulai. Bahkan, ia menggesah pembangunan demi mempercantik Belakang Padang.

“Sedikit demi sedikit harus dimulai. Kalau tak dimulai, tak akan selesai,” ujarnya.

Rudi bahkan memaparkan hasil pembangunan yang sudah terjadi di Belakang Padang. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan pembangunan Belakang Padang menuju destinasi wisata. Ia memaparkan, jika wisatawan sudah banyak datang, maka masyarakat harus menyambut dengan produk-produk andalan yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh.

“Dengan begitu, roda perekonomian akan berputar dan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi juga memaparkan semua pembangunan Batam hingga pengembangan Pulau Rempang hingga menyerahkan secara simbolis insentif periode Juli-September bagi RT dan RW serta tokoh agama dan masyarakat se-Kecamatan Belakang Padang.

“Mari kita kompak dan terus mendukung program pemerintah demi menjadikan Kota Batam lebih modern dan maju,” ajak Rudi.

Sementara itu, Marlin Agustina Rudi, mengapresiasi peran para guru ngaji, RT dan RW, serta tokoh masyarakat dan agama di Belakang Padang yang telah mendukung kelancaran program pemerintah.

“Semoga, apa yang dilakukan selama ini bersama pemerintah mampu mewujudkan Batam menjadi kota baru. Peran RT dan RW, tokoh masyarakat dan agama, serta para guru ngaji sangat luar biasa,” katanya.

Di momen sama, perwakilan tokoh agama Kecamatan Belakang Padang, Soleh menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang sudah memperhatikan para mubalig, imam masjid, RT dan RW, guru ngaji dan tokoh masyarakat serta sebagainya.

“Kami sangat mengapresiasi adanya insentif yang merupakan bentuk kepedulian terhadap kami,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//