Rabu, Juli 29, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 6

Rakernas APEKSI XVIII, Amsakar Tekankan Kolaborasi Lintas Daerah Demi Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara.

Forum tahunan tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi sekaligus merumuskan berbagai langkah menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.

Rakernas XVIII APEKSI diikuti 93 dari 98 pemerintah kota di Indonesia. Dalam rapat pleno yang digelar pada Kamis (2/7), para wali kota bertukar pengalaman dan berbagi praktik terbaik mengenai inovasi pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, optimalisasi pendapatan asli daerah, pemanfaatan aset daerah, hingga skema pembiayaan pembangunan di luar APBD melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dalam Seminar Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah yang menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Amsakar menegaskan bahwa keberhasilan agenda pembangunan nasional memerlukan kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

Menurutnya, berbagai persoalan di daerah tidak dapat diselesaikan secara parsial. Diperlukan integrasi kebijakan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, media massa, hingga organisasi nonpemerintah agar setiap program mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Agenda besar nasional tidak akan berjalan maksimal jika setiap pihak bergerak sendiri-sendiri. Diperlukan integrasi kebijakan yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pers, hingga organisasi nonpemerintah,” ujar Amsakar.

Ia juga menilai tantangan yang dihadapi daerah semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor dan lintas organisasi. Karena itu, Amsakar mendorong APEKSI memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), serta Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) agar aspirasi pemerintah daerah dapat diperjuangkan secara lebih kuat di tingkat nasional.

“Sudah saatnya ego sektoral ditinggalkan. Kita memerlukan langkah kolektif agar berbagai solusi yang dirumuskan tidak berhenti sebagai konsep di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diwujudkan,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi menutup Rakernas XVIII APEKSI di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian forum para wali kota se-Indonesia yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis bagi pembangunan perkotaan

Banggar DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menerima kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Balairungsari, Batam Centre, Jumat (3/7).

Pertemuan ini menjadi ruang strategis memperkuat sinergi dalam mendorong penguatan ekonomi, investasi dan pengembangan kawasan.

Turut hadir para Deputi BP Batam dan Kementerian Keuangan yaitu Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama beserta jajaran    Ditjen Bea Cukai Kepri dan Ditjen Pajak Kepri.

Wakil Ketua Banggar DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, mengatakan Batam memiliki keunggulan strategis yaitu berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

“Batam memiliki kombinasi keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah di Indonesia, mulai dari letak geografis, basis industri manufaktur yang kuat, konektivitas logistik yang baik hingga akses langsung ke pasar global,” katanya.

Wakil Ketua Banggar DPR RI juga mengapresiasi capaian BP Batam. Menurutnya, di tengah geopolitik global, Batam tetap menunjukkan kinerja positif. Sepanjang 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen dan realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun melebihi target.

Meski demikian, Syarief mengingatkan agar Batam terus meningkatkan daya saing melalui penguatan kapasitas pelabuhan, modernisasi sistem logistik, inovasi bisnis serta integrasi kawasan industri dan pelabuhan di tengah persaingan dengan kawasan ekonomi khusus di Asia Tenggara.

“Kami meyakini Batam tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional namun mampu tumbuh menjadi pusat investasi global dan industri berkelas dunia,” ujarnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyambut baik apresiasi dan dukungan Banggar DPR RI. Dalam kesempatan pertama, ia katakan, lembaganya tengah mengoptimalkan tata kelola PNBP sebesar Rp 2,4 triliun untuk pembangunan kawasan. Angka itu seluruhnya berasal dari skema pembiayaan PNBP dan tanpa meminta tambahan APBN.

“Kami memahami persoalan dan kebijakan nasional hari ini. Oleh sebab itu, tahun ini kita bergerak di angka 2,4 triliun. Sekitar 65 persen dari anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja publik dan 35 persen untuk dukungan strategis,” katanya. 

Ia menilai, di balik lonjakan investasi Batam, terdapat serangkaian pembenahan yang dilakukan pihaknya, mulai dari reformasi regulasi, penyederhanaan layanan investasi hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini cerminan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” jelasnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, pihaknya berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kawasan industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Kami tengah menyiapkan langkah penguatan infrastruktur untuk memastikan keandalan pasokan air dan listrik sebagai upaya meningkatkan daya saing kawasan industri,” seru Li Claudia.

BP Batam berharap kunjungan kerja Banggar DPR RI dapat memperkuat dukungan kebijakan bagi pengembangan Batam sebagai kawasan tujuan investasi yang inklusif.

Redaksi@www.rasio.co //

Investasi Batam Triwulan Pertama Tembus Rp 17,48 Triliun

0

RASIO.CO, Batam – Kinerja investasi Kota Batam kembali menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan.

Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi investasi di Batam mencapai Rp17,48 triliun, meningkat 102,85 persen (year-on-year).

Angka tersebut menjadikan Batam sebagai salah satu motor utama pertumbuhan investasi nasional.

Secara nasional, realisasi investasi pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar Rp498,8 triliun, atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari tambahan investasi nasional sekitar Rp33,5 triliun, Batam berkontribusi sekitar Rp8,86 triliun, atau 26,5 persen dari total tambahan investasi nasional.

Selain itu, laju pertumbuhan investasi Batam tercatat hampir 14 kali lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan investasi nasional.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis Indonesia.

“BP Batam akan terus memperkuat kemudahan berusaha, kepastian regulasi, percepatan perizinan, serta pembangunan infrastruktur agar iklim investasi semakin kompetitif,” ujar Amsakar.

Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menjadikan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada investor.

“Pelayanan publik yang semakin cepat, kolaborasi lintas instansi yang semakin kuat, serta penyelesaian berbagai hambatan investasi secara cepat dan terukur menjadi faktor penentu untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor,” ujarnya.

Investasi yang masuk juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing industri, dan pertumbuhan ekonomi Batam yang inklusif.

Secara makro, kontribusi besar Batam terhadap pertumbuhan investasi nasional menempatkan kawasan ini pada posisi strategis dalam peta ekonomi regional.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menjelaskan bahwa kontribusi sebesar 26,5 persen terhadap tambahan investasi nasional membuktikan efektivitas kebijakan pelonggaran dan stimulus yang diterapkan di Batam.

“Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi telah berkembang menjadi pusat eksekusi investasi strategis Indonesia,” jelas Fary.

Menurutnya, BP Batam akan terus mempercepat implementasi berbagai proyek strategis, termasuk investasi di sektor manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), kecerdasan buatan (AI), energi, logistik, dan industri hilir yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Kami optimistis Batam akan terus menjadi destinasi investasi paling kompetitif di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai gerbang investasi Asia Tenggara,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Kapolres Lingga Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kasatreskrim

0

RASIO.CO, Lingga – Kapolres Lingga, AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres Lingga dan Kasatreskrim Polres Lingga yang berlangsung di Gedung Endra Dharmalaksana Polres Lingga, Sabtu (4/7/2026) sore.

Upacara sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Rahasia Kapolda Kepulauan Riau Nomor: STR/122/VI/KEP./2026 tanggal 20 Juni 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polda Kepulauan Riau serta Surat Perintah Kapolres Lingga Nomor: Sprin/847/VII/KEP./2026 tanggal 4 Juli 2026.

Dalam upacara tersebut, jabatan Wakapolres Lingga diserahterimakan dari KOMPOL Darmin, S.Sos. kepada KOMPOL Efendi, S.H., M.H. Sementara jabatan Kasatreskrim Polres Lingga diserahterimakan dari IPTU Maidir Riwanto, S.H. kepada AKP Gede Santoso, S.Tr.K., S.I.K.

Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Keputusan Kapolda Kepri, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas, hingga pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru.

Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab. Saya berharap pejabat yang baru segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, serta terus menghadirkan pelayanan terbaik, penegakan hukum yang berkeadilan, dan perlindungan maksimal kepada masyarakat Kabupaten Lingga,” ujar AKBP Kapolres Lingga.

Kapolres Lingga juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Lingga.

“Selamat datang kepada pejabat baru untuk bersama-sama memperkuat soliditas internal, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi,” tambah Kapolres.

Kegiatan upacara diikuti oleh pejabat utama, para perwira, personel Polres Lingga, serta Bhayangkari Cabang Lingga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan berakhir pada pukul 18.00 WIB dalam situasi yang kondusif.


Sekretariat DPRD Batam Optimalkan Digitalisasi Administrasi melalui E-Governance

0

RASIO.CO, Batam – Sekretariat DPRD Kota Batam terus memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan melalui penerapan sistem berbasis teknologi informasi atau e-governance. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan dokumen.

Sekretaris DPRD Kota Batam, Ridwan Afandi, mengatakan digitalisasi administrasi menjadi bagian dari komitmen Sekretariat DPRD dalam menghadirkan pelayanan yang lebih modern, efisien, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, sejumlah aplikasi internal seperti e-SPPD dan e-Tamu telah dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas Sekretariat DPRD Kota Batam, mulai dari administrasi, persidangan, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan kepada pimpinan dan anggota DPRD.

“Penerapan konsep e-governance menjadi salah satu upaya kami untuk memperkuat kualitas layanan administrasi di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Batam,” ujar Ridwan Afandi dalam keterangan yang diterima di Batam, Jumat.

Ridwan menjelaskan, pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya mempercepat proses kerja, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dokumen dan pertanggungjawaban anggaran. Seluruh data kini tersimpan secara digital sehingga mampu mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen.

“Selama tiga tahun kami menerapkan sistem ini, tingkat kekeliruan administrasi dapat ditekan karena seluruh proses terdokumentasi dengan lebih baik,” katanya.

Selain memperkuat sistem digital, Ridwan menilai keberhasilan pengelolaan administrasi juga bergantung pada komunikasi dan koordinasi yang baik antara Sekretariat DPRD, pimpinan DPRD, anggota dewan, serta seluruh aparatur.

“Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik, setiap permasalahan akan dapat dicarikan jalan keluarnya,” tambahnya.

Penerapan digitalisasi administrasi tersebut dipaparkan Ridwan saat menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan di Kantor DPRD Kota Batam. Kunjungan itu menjadi ajang berbagi praktik baik mengenai penerapan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.

Melalui transformasi digital, Sekretariat DPRD Kota Batam berharap kualitas pelayanan administrasi semakin optimal sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

***

Nikmati Akhir Pekan Bersama  PCX Bikers Playland

0

BATAM — Aktivitas komunitas motor kini tak lagi identik dengan touring semata. Melalui kegiatan PCX Bikers Playland, anggota Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Batam menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dalam konsep family gathering yang memadukan berkendara, rekreasi, dan kebersamaan.

Kegiatan yang didukung PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau tersebut berlangsung di Nuvasa Beach, Batam, dengan melibatkan anggota komunitas beserta pasangan dan anak-anak mereka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan city rolling dari Dealer Honda Capella Tembesi menuju lokasi acara. Sebelum perjalanan dimulai, seluruh peserta mengikuti briefing keselamatan berkendara serta doa bersama sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Berbeda dengan agenda komunitas pada umumnya, PCX Bikers Playland dirancang agar anggota dapat mengajak keluarga menikmati waktu bersama tanpa meninggalkan hobi berkendara.

Di lokasi kegiatan, peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti sharing session, permainan interaktif, camping, hingga permainan yang dirancang untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

Sales Manager wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, mengatakan konsep tersebut dihadirkan agar kegiatan komunitas tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga memberikan ruang berkualitas bagi keluarga.

“Melalui PCX Bikers Playland, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi anggota komunitas Honda. Tidak hanya menikmati riding bersama, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang berkualitas bersama keluarga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antaranggota komunitas sekaligus memperkuat semangat #Cari_Aman dalam setiap aktivitas berkendara,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Ijal, menilai konsep kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibanding agenda komunitas pada umumnya.

“Acara ini sangat luar biasa. Kami bisa mengajak anak-anak menikmati kegiatan bersama Honda. Momen seperti ini membuat kami sebagai orang tua bisa lebih dekat dengan keluarga sekaligus menikmati kebersamaan dengan sesama anggota komunitas,” katanya.

Konsep yang menggabungkan touring dan aktivitas keluarga dinilai menjadi alternatif bagi komunitas otomotif untuk tetap aktif tanpa mengurangi waktu bersama keluarga. Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya berkendara yang aman kepada seluruh peserta melalui kampanye #Cari_Aman.

Melalui berbagai kegiatan komunitas yang digelar secara berkala, Main Dealer Capella Honda Kepri bersama komunitas Honda di Kepulauan Riau terus mendorong terciptanya komunitas yang aktif, solid, sekaligus menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya.

Redaksi@www.rasio.co //

Polisi Musnahkan Senpi Ilegal

0

RASIO.CO, Palembang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal.

Sebagai wujud “Negara Hadir”, langkah tegas ini diambil guna memastikan perlindungan mutlak bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

​Pemusnahan barang bukti hasil Operasi (Ops) Senpi Musi Tahun 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel pada Jumat (3/7/2026) bertempat di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini sendiri telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya.

​”Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

​Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan kepada awak media bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

​”Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat.

Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

​Berdasarkan data operasional, Ops Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang.

Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

​Keberhasilan ini, menurut Kapolda, bukanlah hasil kerja satu orang (superman), melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team.

Ia secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

​Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

​Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi warning atau pesan peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

​”Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela.

Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Kombes Pol Nandang.

​Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya.

Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

​Pemusnahan ratusan senjata api hari ini bukan sekadar simbol penindakan hukum, melainkan wujud nyata dari napas perlindungan dan pengayoman kepolisian. Sebagai wujud kehadiran negara.

Polda Sumsel terus meneguhkan komitmennya untuk merawat harmoni, memastikan setiap jengkal Bumi Sriwijaya tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakatnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Ketua DPRD Batam Terima Audiensi FPK, Perkuat Sinergi Jaga Persatuan dan Pembangunan

0

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batam di ruang kerjanya, Kamis (2/7).

Rombongan FPK Kota Batam dipimpin jajaran pengurus dan didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai kondisi sosial kemasyarakatan, perkembangan pembangunan Kota Batam, serta berbagai program yang dapat memperkuat persatuan, pembauran, dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, mengapresiasi kunjungan silaturahmi yang dilakukan FPK Kota Batam. Menurutnya, FPK memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.

“Kita sangat berterima kasih atas berbagai masukan dari FPK, dan ini akan kita bahas bersama rekan-rekan di DPRD,” ungkap Kamaluddin.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program Forum Pembauran Kebangsaan, khususnya kegiatan dialog kebangsaan yang bertujuan meningkatkan semangat persatuan, toleransi, dan pembauran di tengah keberagaman masyarakat Kota Batam.

Menurut Kamaluddin, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bergantung pada terciptanya kondisi sosial yang harmonis.

“Untuk mencapai kemajuan Batam, sinergi sosial dalam masyarakat adalah kunci utama. Dengan kondisi sosial yang rukun dan guyub, berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik serta meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan investasi global,” tegasnya.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen DPRD Kota Batam, Pemerintah Kota Batam, dan Forum Pembauran Kebangsaan untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan, mempererat pembauran kebangsaan, serta mendukung pembangunan Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Kasus Kapal Tangker Federal II , Saksi KSOP Sebut Perizinan Tank Cleaning Masa Berlaku Habis

0

RASIO.CO,Batam – Kasus meledaknya kapal tangker Federal II yamg mengakibatkan korban meninggal 14 orang, terungkap dipersidangan saksi sebut bahwa diduga perizinan pengerjaan Tank Cliening dan Work Permit masa berlaku telah habis.

“Tank cleaning harus ada izin dari kami. Saat terjadi ledakan, izinnya sudah kedaluwarsa. Seharusnya diajukan kembali apabila pekerjaan dilanjutkan,” ujar
Rastra di hadapan majelis hakim.dilansir batamtoday.com.Kamis(02/07).

Kapal tanker MT Federal II yang menewaskan 14 pekerja di PT ASL Shipyard Indonesia, Batu Aji, Batam, mengungkap sejumlah fakta baru.

Dalam persidangan, terungkap dugaan bahwa kegiatan tank cleaning dilakukan tanpa izin yang masih berlaku dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam.

Selain itu, pekerjaan panas (hot work) juga diduga dilaksanakan tanpa izin kerja (work permit) sesuai prosedur keselamatan.

Sidamg kasus meledaknya Kapal Federal II Ketua Majelis Hakim Tiwik dengan anggota Douglas Napitupulu dan Randi Jastian Afandi.

Jaksa Penuntut Umum Muhammad Arfian menghadirkan tujuh saksi yang berasal dari KSOP Batam, manajemen perusahaan, subkontraktor, agen kapal, hingga dua korban selamat.

Perkara tersebut menjerat tujuh terdakwa dari jajaran manajemen PT ASL Shipyard Indonesia, yakni Kim Dong Gyun, Neo Ah Chye, Dranreb Ray, Abdullah Bin Ismail, Mijrebel Siregar, Ricardo Parlindungan, dan Basar Samuel Siallagan.

Dalam keterangannya, saksi dari KSOP Batam, Rastra, menyatakan bahwa setiap kegiatan tank cleaning pada kapal tanker wajib mengantongi izin dari KSOP.

Namun, saat insiden ledakan terjadi pada Oktober 2025, izin untuk pekerjaan tersebut telah habis masa berlakunya.

Lanjutnya, Tank cleaning harus ada izin dari kami. Saat terjadi ledakan, izinnya sudah kedaluwarsa. Seharusnya diajukan kembali apabila pekerjaan dilanjutkan,” ujar Rastra di hadapan majelis hakim.

Ia menjelaskan, izin tank cleaning hanya berlaku untuk satu kali pelaksanaan pekerjaan. Apabila kegiatan dilanjutkan, perusahaan diwajibkan mengajukan izin baru sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan.

“Harus diurus lagi dan ada pembayaran ke negara. Federal II merupakan kapal tanker, sehingga setiap kegiatan tank cleaning wajib memiliki izin yang masih berlaku,” katanya.

Fakta lain terungkap dari keterangan Supervisor PT Satria Global Persada (SGP), Syarif. Menurutnya, setiap pekerjaan di area kapal semestinya diawali dengan penerbitan work permit sebagai bagian dari prosedur keselamatan kerja.

Ia mengaku telah mempertanyakan keberadaan izin kerja tersebut kepada petugas keselamatan sebelum pekerjaan dimulai, namun tidak mendapatkan tanggapan.

“Saya sudah mempertanyakan permit kepada safety, tetapi tidak ada respons,” ungkap Syarif.

Syarif juga menyebut pemasangan pelat baja sekitar pukul 02.00 WIB diduga dilakukan tanpa hot work permit maupun confined space permit. Sekitar dua jam setelah pekerjaan berlangsung, ledakan terjadi di dalam kapal.

Sementara itu, agen kapal MT Federal II, Stefan, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab mengurus administrasi kapal, seperti dokumen keberangkatan dan manifes.

Menurutnya, pekerjaan tank cleaning bukan menjadi tanggung jawab agen kapal.

“Tank cleaning bukan dari kami. Itu kemungkinan dikerjakan subkontraktor,” ujarnya.

Stefan menjelaskan, MT Federal II masuk ke PT ASL Shipyard Indonesia pada 6 Mei 2025 untuk menjalani proses perbaikan dan keluar pada 9 Februari 2026.

Ia menambahkan, sebelum pekerjaan pengelasan dilakukan, kapal tanker seharusnya dipastikan telah bebas gas melalui pemeriksaan khusus guna mencegah risiko ledakan.

Dalam persidangan, dua korban selamat juga memberikan kesaksian mengenai detik-detik terjadinya ledakan.

Pekerja las PT Satria Global Persada, Jefri Agusto, mengaku mendengar teriakan agar seluruh pekerja segera menyelamatkan diri saat insiden terjadi.

“Saya langsung berhenti kerja, membuka pelindung muka, melihat api di COT 2, lalu ikut berlari,” tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Rifai, yang bekerja sebagai helper, mengatakan dirinya sedang memasang blower ketika api tiba-tiba menyembur dari bagian bawah tangki.

“Apinya naik dari bawah, tiba-tiba langsung menyembur,” katanya.

Ahmad juga mengungkapkan dirinya bersama korban selamat lainnya menerima santunan sebesar Rp20 juta dari PT ASL Shipyard Indonesia.
“Kami menerima santunan Rp20 juta dari PT ASL,” ujarnya.

Majelis hakim akan melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya guna mendalami dugaan kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan kerja yang diduga menjadi penyebab ledakan maut MT Federal II.

Diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan kelalaian menyebabkan korban kematian dengan terdakwa Kim Dong Gyun bekerja di PT. ASL Indonesia sebagai Commercial Manager bergulir di Pengadilan PN Batam.Kamis(24/06) siang.

Terdakwa Kim Dong Gyun dengan Nomor Perkara 451/Pid.B/2026/PN Btm, sedangkan 453/Pid.B/2026/PN Btm, Dranreb Ray Andino, Mijrebel Siregar, Basar Samuel Siallagan dan Rikardo Parlindungan. Dan 452/Pid.B/2026/PN Btm, terdakwa Neo Ah AH Chye dan Andullah bin Ismail.

Para terdakwa 7 orang dengan nomor perkara berbeda alias split , dimana diketahui salah seorang terdakwa Kim Dong Gyun tahanan rumah, sedangkan enam terdakwa lagi ditahan dirutan Batam.

Tugas & Tanggungjawab Terdakwa Kim Dong Gyun di PT. ASL Shipyard Indonesia

Terdakwa Kim Dong Gyun merupakan
Orang yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan Perwakilan Pemilik Kapal saat kapal di Perbaiki di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Selain itu juga, Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan Rekrutmen dan Pelatihan untuk calon Karyawan baru pada Departemen Komersial di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan Evaluasi dan Seleksi Subkontraktor di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Mencari Spesialis Pada Bidang tertentu dalam hal Perbaikan Kapal di PT. ASL Shipyard Indoensia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Melakukan Negosiasi Harga terhadap Proyek Pekerjaan Subkontraktor di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Memeriksa Ruang lingkup Pekerjaan dan Berkoodinasi dengan Departemen Perbaikan Kapal mengenai Jadwal Perbaikan Kapal di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Sedangkan terdakwa Kim Dong Gyun Alias KIM bertanggung jawab dan melaporkan kepada Sdr. Audrie Kosasih  General Manager PT. ASL Shipyard Singapura.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Juli 2025 terdakwa selaku Commercial Manager PT. ASL Shipyard Indoensia mengeluarkan formulir permintaan agar PT. Enviro Cipta Lestari melakukan Tang Cleaning oada tangki Kapal tangker Federal II.

Berlanjut PT.Enviro Cipta Lestari mengajukan Surat Persetujuan Kegiatan Kapal (SPKK) untuk melakukan Tank Cleaning kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam.

Mendapatkan persetujuan SPKK untuk melakukan Tank Cleaning kemudian PT. Enviro Cipta Lestari memulai kegiatan Tank Cleaning pada Kapal Federal II.

Berlanjut Terdakwa menghubungi PT. Batam Slop & Sludge Treatment Center (Selanjutnya PT. BSSTC) guna mensuplai tenaga kerja (Manpower) untuk pekerjaan Tank Cleaning di Tangki WBT 2P, COT 2C LONG BHD, COT 1P, COT 1C dan COT 1S Kapal Federal II.

Kemudian pada tanggal 4 Agustus 2025 Terdakwa mengeluarkan Surat Kontrak “Sub Contracting Requisition Form” Nomor: SCR 36592 kepada PT. BSSTC untuk mensuplai tenaga kerja untuk pekerjaan tank cleaning.

Kemudian dalam surat kontrak tersebut Terdakwa dengan menggunakan tulisan tangan Terdakwa menyatakan akan menyiapkan izin untuk melakukan Tank Cleaning, namun izin SPPK tersebut tidak pernah diajukan oleh Terdakwa.

Peraturan Mentri Perhubungan RI Nomor PM 28 Tahun 2022 tentang Tata cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar dan Persetujuan Kegiatan Kapal Di Pelabuhan Pasal 18 ayat (1) menentukan

“Setiap Kapal yang melakukan kegiatan di Pelabuhan wajib mendapat Surat Persetujuan Kegiatan Kapal (SPKK) yang diterbitkan oleh Syahbandar”. Kemudian pada Pasal 18 ayat (2) huruf g diatur lebih lanjut “SPKK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi pembersihan tangki (Tank Cleaning).

Selanjutnya Agustus 2025 PT.Enviro Cipta Lestari melakukan tank cleaning denhan cara Scarping dan Demucking dikapal Federal II.

Namun dari semua kegiatan tersebut diduga Scarping (Ngikis Dinding) dan Demucking (Packing Kotoran ke karung kecil), seharusnya mekanisme Tank Cleaning yang dilakukan pada kapal Tanker yang membawa bekas minyak atau oli ialah melakukan Tank Claning yang maksimal dengan cara Scarping (Ngikis Dinding), Demucking (Packing Kotoran ke karung kecil) dan Washing (Pembersihan menggunakan semprot air).

Setelah pekerjaan Tank Cleaning selesai kemudian PT. ASL Shipyard Indonesia menunjuk subkontraktor PT. Satria Global Persada, PT. Rotary Engginering, PT. Machar Marine Batam dan PT. Putra Teguh Mandiri untuk melakukan pekerjaan Steel Work pada Kapal Federal II.

Pekerjaan Steel Work adalah pekerjaan beresiko tinggi karena pekerjaannya harus memiliki ijin kerja Hot Work, Working at Height dan Confined Space, namun Terdakwa yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan Evaluasi dan Seleksi Subkontraktor diduga tak dilakuka.

Terutama keempat PT yang dipakai terdakwa terkait kemampuan (skill) khusus dalam melakukan pekerjaan Hot Work (Pekerjaan Panas), Working at Height (pekerjaan di ketinggian) dan Confined Space (pekerjaan ruangan ventilasi terbatas).

Oktober 2025 sekira pukul 22.57 WIB tersakwa Neo Ah Chye  selaku Asisten Production Manager PT. ASL tidak memastikan standar operasional produksi yang aman dan pengawasan umum terhadap implementasi K3 di area produksinya.

Digroup WA terdakwa memerintahkan  mana ia memerintahkan saksi Syarif Ratuloly melalui whatsapp grup yang bernama “SSP/FSO FEDERAL II” dengan perintah “Bhd 74 the plate mus install”.

Terdakwa Neo diduga  menyuruh Saksi Syarif Ratuloly  memasang pelat di Frame 74 area tangki COT1S yang mana di Frame 74 area tangki COT1S tidak ada izin (permit) untuk pekerjaan panas dan izin (permit) untuk masuk kedalam ruangan tertutup.

Kemudian Saksi Syarif  selaku Supervisor PT. SGP memerintahkan Sdr. Ewin Tobing untuk melakukan pemasangan Plat pada bahed plat 74 WBT No.2S dan bahed Plat 74 COT No.1S.

Pertengahan Oktober 2025 terjadi kebakaran Kapal Federal II dilokasi PT. ASL Shipyard Indonesia dari dalam tangki COT 1S Kapal Federal II yang mana terhadap pekerjaan pada lokasi tersebut tidak ada di sertai dengan ijin permit dalam bekerja.

Dan akibat penunjukan atau pengangkatan tersebut yang diduga dilakukan Dranreb Ray Andino Dimayacyac selaku HSE Manager PT. ASL yang diberikan tugas dan tanggung jawab.

Untuk menunjuk terdakwa Mijrebel Siregar,  HSE Officer, Terdakwa Rikardi Parlindungan Barasa dan terdakwa Basar Samuel Sialagan HSE Promotor PT. ASL, sehingga akibat kebakaran pada lokasi tersebut mengakibatkan adanya korban dari kecelakaan kerja antara lain.

Mengakibatkan 14  orang laki-laki meninggal dunia :
• Frenki Protes Pane
• Anton
• Andi Haryono
• Dimas Saputra
• Maradong Tampubolon
• Idris Sardu
• Chandra Edisaputra Pasaribu
• Krisman Simatupang
• Ramadan Rizki Nasution
• Habibulloh Siregar
• Roni Andreas Harefa
• Edisom Baktiar Napitupulu
• Imam
• Fikri Krisnawan

Sembilan orang laki-laki mengalami luka berat.

Part I/Bagian Pertama……

Redaksi@rasio.co //

BP Batam Perkuat Sinergi Wujudkan Lansia Aktif

0

RASIO.CO,Batam – BP Batam menyambut baik kunjungan pengurus Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam dalam rangka memperkuat sinergi untuk mewujudkan lansia yang aktif, sehat, produktif, bahagia, dan sejahtera.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan ini didampingi oleh Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian.

Pertemuan pada Rabu (1/7/2026) tersebut juga membahas rencana pelantikan kepengurusan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam yang akan digelar pada 10 Juli 2026.

Rombongan yang berjumlah sembilan orang tersebut dipimpin oleh Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan).

BP Lansia Indonesia merupakan organisasi yang beranggotakan para lanjut usia, mayoritas berusia 60 tahun ke atas.

Organisasi ini memiliki misi sosial untuk menyediakan ruang bagi para lansia agar tetap aktif, produktif, dan berkarya, sekaligus memberikan dukungan sosial serta moral melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan bakti sosial bagi lansia di Kota Batam.

Terlepas dari tugas dan fungsi utama BP Batam, Ariastuty menilai kepedulian terhadap para lansia merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Ariastuty menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya organisasi tersebut dan berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat berkembang menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup para lansia.

“BP Batam mendukung penuh kehadiran organisasi ini. Kami berharap BP Lansia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” ujar Ariastuty.

Menurut Ariastuty, perhatian terhadap kesejahteraan lansia sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut dari Pemerintah Kota Batam adalah pemberian bantuan sosial berupa insentif bagi lansia sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi masyarakat lanjut usia di Kota Batam.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan terobosan baru yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada para lansia agar dapat menikmati masa tua dengan lebih nyaman, bahagia, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Ariastuty berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat bersinergi dengan BP Batam dalam mendukung berbagai program pemberdayaan lansia.

Selain itu, organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi mitra dalam memberikan masukan serta melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program insentif lansia agar tepat sasaran, efektif, dan merata.

Ke depan, BP Batam juga membuka peluang kolaborasi dengan melibatkan BP Lansia dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti senam sehat lansia, pembentukan reporter lansia, maupun program duta bagi lansia.

Sementara itu, Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan BP Batam.

Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan berbagai program positif dan inspiratif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup para lansia di Kota Batam.

“Sesuai slogan kami, lansia harus sehat, cerdas, berguna dan bahagia. Terima kasih Ibu Tuty dan BP Batam. Dengan dukungan ini akan menjadi kolaborasi nyata bersama untuk lansia di Kota Batam ke depan.” Pungkas Johan. (NA)

Redaksi@www.rasio.co //