Selasa, November 3, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 6

KJRI Dampingi Pemulangan PMI Koma Asal Medan

0

RASIO.CO, Johorbahru – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Labuhanbatu, Sumut, sempat menjalani perawatan intensif akibat kondisi koma diakibatkan pecah pembuluh darah otak, di Hospital Sultan Ismail (HSI), Johor Bahru,s ejak 29 September 2026.

Penanganan kasus ini dilakukan Satuan Tugas Perwakilan Pelindungan Terpadu (Satgas PPT) sejak menerima laporan pada 1 Oktober 2026, melalui koordinasi rutin bersama tim medis rumah sakit dan pihak keluarga untuk memantau perkembangan kesehatan serta menyusun
rencana pemulangan.

Setelah tim medis HSI menyatakan kondisinya membaik dan layak untuk melanjutkan perawatan di Tanah Air, proses pemulangan dilaksanakan pada Senin (19/10/2026).

PMI tersebut diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Stulang Laut
menuju Pelabuhan Batam Centre dengan pendampingan pihak keluarga, Satgas PPT, dan tim paramedis.

Setibanya di Batam, yang bersangkutan akan menjalani evaluasi medis lanjutan sebelum diterbangkan ke Medan setelah mengantongi surat kelaikan terbang (fit to travel) dari otoritas kesehatan setempat.

Untuk kelancaran penanganan medis lanjutan dan pemulangan ke daerah asal, KJRI Johor Bahru berkoordinasi dengan BP3MI Kepulauan Riau c.q. P4MI Batam serta BP3MI Sumatera Utara.

KJRI Johor Bahru mengapresiasi Hospital Sultan Ismail atas penanganan medis yang diberikan, serta jajaran instansi terkait di Indonesia atas kerja sama lintas sektor dalam penanganan darurat WNI tersebut.

Dania Afini Lestari, Pelaksana Fungsi Konsuler 3, menyampaikan KJRI Johor Bahru terus berkoordinasi dengan keluarga dan instansi terkait di Indonesia guna mendukung kelancaran proses pemulangan dan memastikan penanganan lanjutan sesuai dengan kebutuhan medis yang bersangkutan.

Penanganan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelindungan dan pelayanan kepada WNI di luar negeri, khususnya mereka yang menghadapi situasi darurat dan
membutuhkan bantuan.

Redaksi@www.rasio.co //

PWI Kepri Gelar Pelatihan Kepemimpinan Media, Cetak Pemimpin Profesional, Berintegritas, dan Amanah

0

RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Pelatihan Leadership & Media Management pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Pelatihan berlangsung di Graha PWI Kepri, Batam, Jumat, 23 Oktober 2026. Rencananya kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.

Pelatihan mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Media yang Profesional, Adaptif, dan Amanah.” Pesertanya pemimpin perusahaan media, pemimpin redaksi, redaktur, dan wartawan.

Ketua PWI Kepri H. Saibansah Dardani dijadwalkan membuka kegiatan. PWI Kepri juga menghadirkan Dr. Rica Irma Dhiyanti, S.Kom., S.H., M.Si., C.Ht. sebagai narasumber utama.

Saibansah mengatakan perubahan teknologi berlangsung sangat cepat. Dunia pers harus mampu beradaptasi. Namun, media tidak boleh meninggalkan etika, integritas, dan amanah.

“Pemimpin media harus profesional, adaptif, dan amanah. Kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui kepemimpinan yang kuat, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Saibansah, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, pemimpin media harus menjaga independensi. Pemimpin juga harus memperkuat budaya kerja. Organisasi media harus tetap sehat. Tujuannya menjaga kepercayaan masyarakat.

Rica akan membawakan materi berjudul “Dari Pimpinan Menjadi Pemimpin: The Five Minds of Media Leadership.” Materi tersebut menggunakan pendekatan STIFIn.

Menurut Rica, kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kewenangan. Pemimpin harus mampu memberi pengaruh. Pemimpin juga harus mampu membangun kepercayaan.

“Saya akan mengajak peserta mengubah kekuasaan menjadi pengaruh. Mengubah perbedaan menjadi kekuatan. Menjadikan kepercayaan sebagai aset terbesar media,” ujar Rica saat dihubungi.

Ia mengatakan media menghadapi tantangan baru. Persaingan digital semakin ketat. Perkembangan AI semakin cepat. Kepercayaan publik juga terus diuji.

Pendekatan STIFIn mengenalkan lima perspektif kepemimpinan. Perspektif itu meliputi Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting. Kelima perspektif tersebut membantu pemimpin membaca persoalan sebelum mengambil keputusan.

Peserta akan dibekali materi kepemimpinan media, komunikasi organisasi, pengelolaan SDM, manajemen perubahan, penyelesaian konflik, serta pengambilan keputusan strategis.

AI juga menjadi salah satu materi utama. Rica menilai AI mampu mempercepat produksi berita. Namun, teknologi tersebut tidak dapat menggantikan nurani wartawan, etika jurnalistik, dan independensi pers.

Ia menegaskan tantangan terbesar media masa depan bukan siapa yang paling cepat menyampaikan berita. Tantangannya ialah siapa yang paling mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

“Teknologi dapat mempercepat informasi. Namun, hanya integritas manusia yang mampu mempertahankan kepercayaan,” tegas Rica.

Melalui pelatihan ini, PWI Kepri ingin melahirkan pemimpin media yang profesional, berintegritas, dan amanah.

PWI Kepri juga ingin memperkuat kualitas organisasi pers. Tujuan akhirnya menjaga kepercayaan publik terhadap media.(r).

BP Batam Kebut Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista, Masyarakat Diimbau Berhati-Hati

0

RASIO.CO, Batam – Perbaikan jalan di depan Hotel Vista, Batam, memasuki hari kedua pada Senin (19/10/2026). Penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menambal permukaan, tetapi juga memperbaiki struktur di bawahnya agar lebih kuat dan mendukung kelancaran lalu lintas.

Pekerjaan ditargetkan rampung pada 1 November 2026. Selama pengerjaan, masyarakat diimbau bersabar, berhati-hati, dan mengikuti pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan lapangan, pembongkaran dan penggalian telah mencapai panjang 25–30 meter dengan kedalaman 2 meter sesuai rencana teknis.

Tahap selanjutnya meliputi pemasangan geotekstil non-woven sebagai lapisan pemisah tanah, pemasangan pipa crossing untuk aliran air, serta penimbunan batu setebal 75 cm. Tahapan ini untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan harus dilakukan secara cermat agar tidak hanya menangani kerusakan permukaan.

“Perbaikan ini dilakukan bertahap dengan memperhatikan kebutuhan teknis di lapangan. Kami memahami pekerjaan ini berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi penanganan menyeluruh diperlukan agar kondisi jalan lebih baik ke depan,” ujarnya.

Untuk mengejar target, pekerjaan akan dilanjutkan hingga malam hari melalui penambahan jam kerja. Setiap tahapan tetap menyesuaikan kondisi lapangan.

Selama pengerjaan, akses jalan di sekitar lokasi ditutup sementara dan berpotensi memengaruhi perjalanan, khususnya pengendara yang melintas di kawasan Hotel Vista.

“Kami mohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Pengendara diharapkan tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas,” kata Ariastuty.

BP Batam memastikan terus mengawal pekerjaan agar sesuai rencana teknis dan tepat waktu. Dukungan dan kehati-hatian masyarakat diharapkan dapat menjaga keselamatan hingga pekerjaan selesai.

Redaksi@www.rasio.co //

Starsbox Barbershop Hadirkan Starsbox Club, Program Loyalitas yang Bikin Langganan Lebih Bernilai

0

RASIO.CO, Batam — Starsbox Barbershop menghadirkan Starsbox Club, program loyalitas yang memberi manfaat tambahan bagi pelanggan dari rutinitas pangkas mereka.

Keanggotaan gratis ini dapat digunakan di seluruh jaringan outlet Starsbox Barbershop di Indonesia tanpa perlu mengunduh aplikasi.

Melalui Starsbox Club, pelanggan dapat mengumpulkan poin Stars dari transaksi berbayar dan menukarkannya dengan berbagai manfaat, mulai dari potongan harga hingga layanan pangkas gratis sesuai ketentuan program.

Program ini terbuka bagi pelanggan lama maupun mereka yang baru pertama kali berkunjung.

Founder sekaligus CEO Starsbox Indonesia, Rizky Kurniadi, mengatakan kehadiran Starsbox Club merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.

“Ketika pelanggan kembali, mereka mempercayakan penampilannya kepada kami. Kepercayaan itu yang ingin kami jaga. Melalui Starsbox Club, kami ingin pelanggan mendapat manfaat yang bisa mereka rasakan dari kebiasaan pangkasnya,” ujar Rizky.

Kemudahan menjadi perhatian dalam pengembangan program. Pelanggan dapat dibantu tim kasir untuk mendaftar menggunakan nomor ponsel, tanpa harus memasang aplikasi tambahan.

Keanggotaan dan Stars juga dapat digunakan ketika pelanggan mengunjungi outlet Starsbox Barbershop yang berbeda.

Dengan demikian, pelanggan yang berpindah tempat tinggal, bekerja di kawasan lain, atau sedang bepergian tetap dapat menikmati manfaat keanggotaannya di jaringan Starsbox.

“Kami ingin program ini mudah diikuti dan mudah dipahami. Pelanggan datang untuk pangkas, menikmati pelayanan, lalu bisa mengumpulkan manfaat untuk kunjungan berikutnya. Prosesnya harus terasa sederhana,” kata Rizky.

Starsbox juga menyediakan Starsbox Privilege sebagai paket berbayar opsional bagi pelanggan yang menginginkan manfaat tambahan. Keanggotaan Club tetap gratis dan dapat dinikmati tanpa membeli paket tersebut.

Kehadiran program ini melanjutkan perjalanan Starsbox yang tumbuh dari Batam sejak 2015. Seiring perkembangan jaringan, perusahaan turut memperkuat pengelolaan melalui sistem ERP yang dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan usaha.

Pembenahan tersebut diarahkan untuk membantu tim bekerja lebih tertata dan menjaga pengalaman pelanggan di berbagai outlet.

Bagi mitra usaha, langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan pelanggan yang berkelanjutan.

Manfaat membership diharapkan mendukung kunjungan kembali, sementara kualitas pangkas dan pelayanan tetap menjadi dasar kepercayaan pelanggan.

“Pelanggan tentu ingin hasil pangkas yang bagus, tempat yang nyaman, dan dilayani dengan baik. Itu tanggung jawab utama kami. Starsbox Club hadir untuk melengkapi pengalaman tersebut dengan apresiasi atas kesetiaan mereka,” tutup Rizky.

Informasi mengenai Starsbox Club dan ketentuan manfaatnya tersedia melalui tim outlet serta starsboxindonesia.com/starsbox-club.

Redaksi@rasio.co //

Dukung Program 100 Hari Kapolri, Polres Lingga Ungkap Kasus Narkotika di Senayang

0

RASIO.CO, Lingga – Polres Lingga gelar Konferensi Pers pengungkapan kasus tindak pidana Narkotika diduga jenis Sabu seberat 48,03 gram, dengan empat tersangka yang telah diamankan, yang dilaksanakan di Gedung Endra Dharmalaksana Polres Lingga, Senin (19/10/2026), sore.

Pengungkapan kasus tersebut oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lingga dipimpin langsung Kapolres Lingga, AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan bahwa dalam mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika yang diduga jenis sabu tersebut di Kampung Baru, Kelurahan Senayang, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, dan mengamankan empat tersangka berinisial DJ, DS, AI, dan MH.

Kapolres Lingga, AKBP Ahmad Andi Suryadi menjelaskan, kasus ini berawal dari informasi dugaan peredaran sabu yang diterima pada 7 Oktober 2026. Setelah melakukan penyelidikan, petugas mengamankan DJ dan DS pada 8 Oktober 2026 beserta barang bukti sabu dan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Kaolres Lingga melanjutkan, dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, petugas kemudian mengamankan AI serta menemukan sabu yang disembunyikan di samping rumahnya. AI mengaku memperoleh sabu seberat 100 gram senilai sekitar Rp21 juta dari MH. Petugas selanjutnya mengamankan MH pada 10 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan awal, MH mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seseorang berinisial A yang masih dalam pencarian.

“Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 48,03 gram dengan estimasi nilai lebih dari Rp58,2 juta. Berdasarkan perhitungan kepolisian, barang bukti tersebut diperkirakan dapat melindungi 384 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika,” kata Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, perkara tersebut dilaporkan dengan merujuk Pasal 114 Ayat (1) juncto Pasal 112 Ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,Atau Pasal 609 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Sebagaimana Telah Di Ubah dan di sesuaikan Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

Kapolres Lingga menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Lingga dalam mendukung Program 100 Hari Kapolri, khususnya pemberantasan peredaran gelap narkotika serta perlindungan generasi muda.

“Narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kami akan terus berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika melalui langkah penegakan hukum yang tegas,” terang Kapolres Lingga.

Polres Lingga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika kepada pihak kepolisian.

Melalui sinergi Polri dan masyarakat, Polres Lingga berkomitmen terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan demi mewujudkan Kabupaten Lingga yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.


BP Batam Gelar Coaching Clinic

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam menggelar Coaching Clinic Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Berusaha (PB UMKU) melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) di lingkungan BP Batam, Senin (19/10/2026)

Kegiatan yang berlangsung di Balairung Sari ini mengusung tema “Pusat PTSP BP Batam Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Usaha, Mendampingi Setiap Langkah Perizinan” dan diikuti oleh lebih dari 100 perwakilan perusahaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BP Batam dalam memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha, khususnya dalam memastikan kelengkapan administrasi serta kelancaran proses perizinan berusaha melalui sistem OSS RBA.

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini secara khusus kami hadirkan untuk mengawal proses administrasi perizinan para pelaku usaha, sehingga berbagai kendala administrasi yang dihadapi dalam pemenuhan persyaratan perizinan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat,” jelasnya.

Menurut Sudirman, pendampingan secara langsung menjadi bagian penting dalam mendukung pelaku usaha memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, BP Batam berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan solutif, sekaligus memberikan ruang konsultasi bagi perusahaan untuk memperoleh penjelasan terkait proses maupun persyaratan perizinan yang dibutuhkan.

“Kami berharap para pengusaha yang hadir dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal sehingga seluruh permasalahan terselesaikan dengan tuntas,” ujar Sudirman Saad.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konsultasi secara one-on-one bersama petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, serta unit kerja terkait lainnya di lingkungan BP Batam.

Melalui sesi konsultasi tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk membahas secara langsung berbagai kebutuhan dan kendala perizinan yang dihadapi perusahaan masing-masing.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami persyaratan yang harus dipenuhi, mempercepat penyelesaian kendala administratif, serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha.

Penyelenggaraan Coaching Clinic PB dan PB UMKU ini menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan memberikan pendampingan yang optimal kepada pelaku usaha.

Redaksi@www.rasio.co //

IKWI Bersama Sekda Kepri Goro Bersihkan Pulau Penyengat

0

RASIO.CO, Penyengat – Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri bergotong royong membersihkan kawasan Pulau Penyengat, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Wisata Bersih untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya di Kepulauan Riau tersebut.

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan insan pers dalam merawat kawasan yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan kebudayaan Melayu. Kebersihan lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga daya tarik Pulau Penyengat sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni mengapresiasi keterlibatan PWI Kepri dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian Pulau Penyengat membutuhkan partisipasi berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan insan pers.

“Kita ingin Pulau Penyengat tetap terjaga kebersihannya dan semakin nyaman dikunjungi. Upaya ini tentu membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami mengapresiasi PWI Kepri yang ikut bergotong royong sekaligus membantu mempromosikan Pulau Penyengat melalui media massa,” ujar Misni.

Ia menambahkan, peran media massa penting untuk memperkenalkan potensi pariwisata serta kekayaan sejarah dan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat luas. Melalui pemberitaan, nilai sejarah dan daya tarik kawasan tersebut diharapkan semakin dikenal sehingga dapat mendorong kunjungan wisatawan.

Kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari rangkaian *Explore Penyengat 2026* yang diikuti jajaran PWI Kepri sejak Sabtu (17/10/2026). Sebelum rangkaian kegiatan berlangsung, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersilaturahmi dengan jajaran pengurus PWI Kepri.

Pada hari pertama, rombongan PWI Kepri mengunjungi sejumlah situs bersejarah, antara lain Makam Engku Hamidah, Makam Raja Haji Fisabilillah, Istana Kantor, dan Istana Tengku Bilik. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenali dan mendokumentasikan warisan sejarah serta budaya yang membentuk identitas Pulau Penyengat.

Melalui Gerakan Wisata Bersih, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap kesadaran menjaga lingkungan dan semangat gotong royong terus tumbuh. Kolaborasi pemerintah, insan pers, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat menjaga Pulau Penyengat tetap bersih, lestari, dan menarik sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya.

PWI Kepri Bernostalgia dengan Kapolda Suhendri

0

RASIO, CO — Di sela kunjungannya ke Pulau Penyengat, Ahad (18/10),  sempena agenda silaturahmi dengan masyarakat dan berbagi sembako, Kaplda Kepulauan Riau Irjen Pol Suhendri menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri.

Pertemuan hangat di bawah tangga Masjid Raya Sultan Riau itu menjadi momentum merajut silaturahmi dan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Kepri.

Jenderal Suhendri, yang pernah bertugas di Kepri, menyalami satu per satu pengurus PWI. Percakapan berlangsung akrab, diselingi senyum dan kenangan tentang masa-masa ketika ia dahulu bertugas di daerah ini.

“Silaturahmi perdana kita di tempat bersejarah ini dulu ya. Besok saya tunggu kehadiran rekan-rekan di ruang kerja,” kata Suhendri, merujuk pada Senin (19/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda Ekspedisi Eksplorasi Penyengat PWI Kepri 2026. Sejak Sabtu (17/10/2026), sekitar 50 pengurus dan anggota PWI Kepri bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kepri telah berada di pulau bersejarah itu untuk menelusuri jejak peradaban Melayu.

Dalam kunjungan ke Penyengat, Suhendri juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kamtibmas. Ia membuka ruang silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja bersama demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Di hadapan pengurus PWI, Suhendri menyampaikan komitmennya untuk meneruskan kemitraan strategis antara Polda Kepri dan PWI Kepri. Ia juga menyediakan waktu untuk menerima pengurus PWI Kepri di ruang kerjanya pada hari berikutnya.

Suasana pertemuan semakin cair manakala beberapa wartawan senior mulai mengenang perjalanan Suhendri saat bertugas di Kepri. Di antara mereka, Ketua Dewan Pakar PWI Kepri Ramon Damora memperlihatkan sebuah foto arsip yang merekam salah satu momen ketika Suhendri masih berpangkat AKBP.

Foto koleksi fotografer senior Kepri, Yuli Seperi, itu berasal dari arsip tahun 2010. Dalam gambar tersebut, Suhendri yang ketika itu menjabat Dansatbrimob Polda Kepri terlihat maju seorang diri ke arah massa demonstran setelah pagar DPRD Kepri terbongkar.

Di seberang pagar yang telah terbuka, massa memenuhi ruang di belakang barikade. Suhendri tampak berada di garis depan, mendekati para demonstran di tengah suasana yang tegang. Foto itu merekam momen ketika seorang perwira polisi berhadapan langsung dengan massa.

“Ini jepretan Yuli Seperi, Jenderal. Fotografer senior Kepri. Terlihat di foto Jenderal maju sendiri menghadapi pendemo,” kata Ramon sambil menunjukkan foto tersebut.

Suhendri menyimak foto itu dengan saksama. Sesaat kemudian, ia tersenyum, seperti menemukan kembali potongan masa lalu yang akrab.

“Sampai sekarang saya masih siap kok maju sendiri,” jawabnya sambil tertawa.

Jawaban itu disambut suasana cair. Foto lama menjadi jembatan antara perjalanan tugas Suhendri di Kepri pada masa lalu dan amanah barunya sebagai Kapolda Kepri.

Bagi para wartawan yang hadir, foto itu bukan setakat dokumentasi demonstrasi. Foto tersebut juga menjadi pengingat tentang perjumpaan antara polisi dan pers dalam merekam peristiwa-peristiwa penting di daerah ini.

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyambut baik pertemuan tersebut. Dia berharap silaturahmi di Penyengat menjadi awal yang baik bagi penguatan hubungan antara insan pers dan kepolisian di bawah kepemimpinan Suhendri.

“PWI Kepri mengucapkan ahlan wa sahlan, selamat datang kepada Irjen Pol Suhendri di Kepri. Kami berharap silaturahmi di Pulau Penyengat ini menjadi awal kemitraan yang penuh berkah antara pers Kepri dan Polda Kepri,” kata Saibansah.

Saibansah bilang, hubungan PWI Kepri dengan para Kapolda yang bertugas sebelumnya selalu terjalin dengan baik. Tradisi kemitraan tersebut, menurut dia, perlu diteruskan dengan tetap menempatkan profesionalisme dan independensi pers sebagai landasan.

Ditegaskan, pers dan kepolisian memiliki ruang kerja yang berbeda, tetapi sama-sama berkepentingan terhadap kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan demokratis.

Kepolisian menjalankan tugas penegakan hukum serta perlindungan masyarakat. Sementara itu, pers menyampaikan informasi kepada publik, mengawasi jalannya kekuasaan, dan menghadirkan ruang bagi suara masyarakat.

“Bagi kami, kemitraan bukan berarti menghilangkan jarak kritis. Pers harus tetap profesional dan independen, termasuk ketika menjalankan fungsi kontrol sosial. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka akan membantu membangun kepercayaan publik dan mencegah kesalahpahaman,” ucap ia.

Menurut Saibansah, hubungan yang sehat antara pers dan kepolisian perlu dibangun melalui komunikasi berkelanjutan, ketrbukaan informasi, serta penghormatan terhadap tugas dan fungsi masing-masing.

Ia berharap Polda Kepri terus membuka ruang dialog dengan insan pers, termasuk dalam penyampaian informasi terkait persoalan hukum dan keamanan yang menjadi perhatian masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, informasi dapat disampaikan secara akurat, sementara hak publik untuk mengetahui tetap terlindungi.

Setelah berbincang dan berfoto bersama, pertemuan berakhir ketika azan Zuhur mulai bergema. Pengurus PWI Kepri bergerak menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang datang kemudian turut bergabung dalam saf salat berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Karimun Apresiasi Antusiasme Warga dalam Enjoy Karimun Event 2026

0

RASIO.CO, Karimun –  Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Karimun berlangsung meriah. Tingginya antusiasme warga menjadi penanda suksesnya gelaran “Enjoy Karimun Event 2026: Karimun Cultural Celebration” yang mengusung tema Semarak Budaya dalam Harmoni.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, yang memimpin langsung perhelatan tersebut, menegaskan antusiasme warga bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi UMKM lokal.

“Antusiasme warga yang tinggi ini tidak hanya jadi hiburan, tapi juga ruang bagi UMKM kita untuk naik kelas. Kita dorong agar bisa memperluas pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Ia menyebut, kemeriahan acara juga menjadi ajang silaturahmi yang efektif. Tamu dan pengunjung hadir dari berbagai daerah, seperti Tanjungpinang, Batam, Bintan, Meranti, hingga negara tetangga Singapura dan Malaysia. Kehadiran mereka diharapkan membuka peluang jaringan bisnis yang lebih luas bagi masyarakat Karimun.

Lebih lanjut, Bupati menilai antusiasme warga sejalan dengan upaya pelestarian budaya Melayu dan keberagaman tradisi sebagai identitas daerah. Acara ini menjadi wadah kreativitas bagi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Atas kelancaran acara, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia penyelenggara hingga jajaran Polres dan TNI yang bersinergi mengamankan jalannya kegiatan.

Melihat antusiasme yang luar biasa, Bupati optimistis Enjoy Karimun Event ke depan dapat dikembangkan menjadi event berstandar internasional.

“Momentum HUT ke-27 ini kita harapkan memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi Karimun yang semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya.
Redaksi@www.rasio.co //

BP Batam Dorong Sinergi Lintas Paguyuban untuk Dukung Pembangunan Batam

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) pada Senin (19/10/2026).

Kedatangan Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution beserta jajaran disambut oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, di IT Centre BP Batam.

Audiensi tersebut membahas sejumlah hal, mulai dari dinamika sosial kemasyarakatan, perkembangan infrastruktur kawasan, hingga penguatan rancangan program yang berorientasi pada persatuan dan integrasi kebangsaan.

FPK Kota Batam sendiri merupakan forum yang menghimpun 55 paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang berada di Batam.

Keberadaan forum ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat komunikasi antarkelompok masyarakat, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman di Kota Batam sebagai rumah dari seluruh etnis maupun agama.

Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya ketertiban umum, keharmonisan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

“Penyelenggaraan pelayanan publik memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Maka dari itu, BP Batam berkomitmen mengawal setiap aspirasi demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis,” ujar Ariastuty.

Sementara itu, Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan menyampaikan aspirasi bersama BP Batam.

Ia berharap, audiensi tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai paguyuban dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan Kota Batam.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap aspirasi dari berbagai paguyuban dapat tersampaikan dengan baik. Kami juga ingin terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan, persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Batam,” harapnya.

Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif seluruh pihak, aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendukung pembangunan Batam yang inklusif dan berkelanjutan.