Minggu, Juni 14, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 7

27 Atlet Muda Batam Unjuk Kemampuan di Seleksi O2SN Panjat Tebing

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 27 pelajar tingkat SMP dan SMA ambil bagian dalam Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang panjat tebing tingkat Kota Batam 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Yonif 136/Tuah Sakti sejak 23 hingga 26 Mei ini menjadi ajang pencarian sekaligus pembinaan atlet muda yang diproyeksikan mewakili Batam di tingkat provinsi.

Para peserta bertanding di dua nomor, yakni lead dan speed, dengan komposisi peserta dari jenjang SMA sebanyak 17 orang dan SMP sebanyak 10 orang.

Sepanjang pertandingan, para atlet muda menunjukkan kemampuan teknik, kecepatan, serta ketahanan mental saat menghadapi jalur panjat di hadapan pelatih dan official.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan O2SN tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter pelajar melalui olahraga.

“Ajang ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter disiplin dan sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, panitia O2SN tingkat SMP-SMA, Mas Nung, menilai seleksi ini menjadi langkah awal dalam menjaring atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan.

Ia berharap para peserta mampu meningkatkan kemampuan dan melangkah hingga tingkat nasional.

Para pemenang di tingkat kota selanjutnya akan dipersiapkan untuk mengikuti O2SN tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebagai wakil Kota Batam.

YD

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Batam Kumpulkan 62 Kantong Darah

0

RASIO.CO, Batam – Capella Group Batam kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari aksi sosial perusahaan. Kegiatan yang berlangsung di Capella Honda Tembesi, Sabtu (23/5), berhasil mengumpulkan 62 kantong darah.

Seluruh darah yang terkumpul akan disalurkan melalui PMI Kota Batam untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unit usaha di bawah Capella Group, mulai dari Capella Honda, PT Capella Patria Utama, Capella Isuzu, hingga CMD Finance, dengan dukungan PMI Kota Batam.

Partisipasi datang dari beragam kalangan, mulai dari karyawan, konsumen, komunitas, hingga masyarakat umum. Antusiasme terlihat sejak pagi, meski tidak semua calon pendonor dapat mengikuti proses donor.

Sejumlah peserta dinyatakan belum memenuhi syarat medis, seperti tekanan darah yang tidak stabil, kadar hemoglobin di luar batas normal, kondisi kesehatan tertentu, hingga berat badan yang belum mencukupi.

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Syaiful, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga bagian dari masyarakat yang ikut peduli terhadap kebutuhan dasar, termasuk kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, donor darah menjadi salah satu agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan secara berkala setiap tiga hingga empat bulan.

Sepanjang 2026, kegiatan serupa telah digelar dua kali sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung ketersediaan stok darah.

Melalui kegiatan ini, Capella Group berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial.

YD

Wisata Air Nangak Diresmikan Jadi Destinasi Unggulan Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, secara resmi meresmikan dan membuka untuk umum Objek Wisata Air Nangak.

Destinasi wisata baru ini memanfaatkan bekas kolong tambang timah yang ada di wilayah desa tersebut, diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta menambah daftar tempat wisata unggulan di Kabupaten Lingga. Senin, (25/5).

Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat. Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Camat Singkep, Kapolsek Dabo, Anggota DPRD Lingga, Lurah Dabo Lama, para Kepala Desa se-Kecamatan Singkep, Sekretaris Kelurahan, ketua FKUB, ketua LAM Kabupaten dan Kecamatan Singkep, ketua Pemuda Pancasila dan tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Lingga, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Zainal Abidin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran besar dalam memberikan kontribusi ekonomi, sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah yang terus mendukung setiap kawasan agar memiliki setidaknya satu destinasi wisata andalan.

“Hari ini kita melihat geliat wisata baru yang kesemuanya bertujuan menghidupkan produk ekonomi masyarakat. Kami berharap Wisata Air Nangak ini benar-benar menerapkan konsep integratif tourism, di mana kawasan wisata ini terpadu, terkelola dengan baik, dan memberikan manfaat luas bagi sekitar,” ujar Zainal Abidin dalam sambutannya, saat membuka secara resmi objek wisata Air Nangak.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Kacang, Suharkopeni, menjelaskan bahwa ide pembentukan objek wisata ini bermula dari kekayaan alam yang tersisa pasca kegiatan tambang timah. Di wilayah Desa Batu Kacang saja, terdapat sekitar 30 bekas kolong tambang, dan kolong Air Nangak dipilih untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata karena letaknya yang strategis.

“Kolong Air Nangak ini kami pilih karena lokasinya cukup dekat dengan Kota Dabo Singkep. Hal ini memudahkan masyarakat sekitar maupun warga kota untuk datang dan berkunjung ke sini dengan mudah,” ungkap Suharkopeni.

Suharkopeni mengatakan, di lokasi wisata ini pengunjung dapat menikmati berbagai wahana air, mulai dari perahu karet ukuran besar maupun kecil, hingga becak air.

Suharkopeni melanjutkan, guna menunjang kenyamanan, pengunjung juga disediakan beragam kuliner, mulai dari makanan umum hingga makanan khas Melayu seperti gubal sagu, lempeng sagu, lakse, dan berbagai hidangan tradisional lainnya.

“Keselamatan pengunjung pun menjadi prioritas utama. Pihak pengelola telah menyiapkan sejumlah fasilitas keamanan berupa pelampung (life jacket) serta menempatkan petugas yang bertugas memandu dan memantau aktivitas pengunjung selama berwisata dan menggunakan wahana air,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya Wisata Air Nangak ini, diharapkan dapat menjadi destinasi rekreasi andalan sekaligus bukti nyata pemanfaatan lahan bekas tambang menjadi aset bernilai ekonomi tinggi bagi warga Desa Batu Kacang dan Kabupaten Lingga secara keseluruhan.

Puspandito@www.rasio.co //

Investigasi Awal: Blackout Sumatera Akibat Gangguan Transmisi

0

RASIO.CO, Jakarta – Bareskrim Polri memastikan pemadaman listrik total (blackout) yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatera bukan disebabkan oleh sabotase.

Hasil investigasi awal menunjukkan gangguan terjadi akibat faktor teknis pada jaringan transmisi yang dipicu kondisi cuaca ekstrem.

Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifudin, mengatakan tim gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara di jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumpeh, tepatnya di Desa Tempino, Muaro Jambi. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan kabel transmisi dalam kondisi putus.

“Kami pastikan tidak ada indikasi sabotase. Kerusakan kabel yang ditemukan berbentuk serabut, bukan potongan rapi seperti penggunaan alat,” kata Nunung dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (25/5) dikutip detiknews.

Menurutnya, tim Puslabfor Polri masih mendalami sejumlah kemungkinan penyebab teknis, mulai dari faktor mekanis akibat gesekan, panas karena sambungan longgar, hingga tarikan dan goyangan kabel akibat angin kencang.

Peristiwa blackout sendiri terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, sempat terdengar suara ledakan sebelum aliran listrik terputus.

Gangguan pada jalur transmisi tersebut berdampak luas karena saat kejadian terjadi aliran daya besar menuju wilayah Sumatera Barat. Kondisi ini memicu ketidakstabilan sistem yang menyebabkan pembangkit listrik mengalami gangguan secara berantai.

Akibatnya, pemadaman listrik meluas ke sejumlah wilayah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatera Selatan.

Polri menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Sementara itu, kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera kini telah kembali normal. PLN memastikan pasokan listrik sudah pulih sepenuhnya dan sistem beroperasi stabil.

***

Modus Jual Titik MBG Terungkap, Polisi Periksa Sejumlah Pihak

0

RASIO.CO, Batam – Kepolisian tengah mengusut dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait jual beli titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam.

Perkembangan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol. Anom Wibowo di Mapolresta Barelang, Sabtu (23/5) lalu.

Dalam keterangannya, Anom menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas. Ia juga mengingatkan bahwa program MBG merupakan program strategis nasional yang tidak boleh disalahgunakan.

“Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penawaran titik SPPG dengan nilai yang tidak wajar dan segera melaporkannya,” ujarnya.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, turut menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan titik SPPG dilakukan melalui jalur resmi dan tidak dipungut biaya.

Menurutnya, praktik jual beli titik tersebut mencoreng program pemerintah yang ditujukan untuk pemenuhan gizi masyarakat.

“Seluruh pengajuan dilakukan melalui portal resmi dan tidak ada pungutan. Jika ditemukan pelanggaran, titik tersebut akan langsung dihentikan,” katanya.

Sementara itu, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus mengungkapkan kronologi kasus bermula dari laporan korban berinisial H.H. (35), yang ditawari dua titik lokasi SPPG di kawasan Bengkong dan Lubuk Baja.

Korban kemudian diarahkan berkomunikasi dengan seorang perempuan berinisial H.M. (40) yang menawarkan dua titik dengan nilai Rp200 juta per lokasi.

Kesepakatan kerja sama dilakukan pada 3 Maret 2026 di sebuah kantor notaris di Batam. Setelah itu, korban mentransfer total Rp400 juta dalam dua tahap.

Namun, program yang dijanjikan tidak kunjung berjalan. Saat korban meminta pengembalian dana, pihak yang bersangkutan tidak memenuhi janji tersebut.

Hingga kini, penyidik telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat, yakni H.M., R.D.W.T., O.M., dan I. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak yayasan dan pengelola program.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa yayasan terkait sebelumnya mengajukan tujuh titik SPPG ke Badan Gizi Nasional dan masih dalam tahap verifikasi. Dua di antaranya diduga diperjualbelikan.

Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap segala bentuk penawaran yang menjanjikan keuntungan dari program MBG, serta memastikan informasi hanya melalui jalur resmi. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi tindak pidana serupa.

YD

Respons Cepat Aduan Warga, BP Batam Mulai Perbaikan Jalan Yos Sudarso

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat penanganan infrastruktur dengan merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di atas Underpass Pelita.

Perbaikan dilakukan setelah adanya laporan warga yang menilai kondisi jalan di kawasan tersebut membahayakan pengguna. Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam langsung menindaklanjuti aduan tersebut dengan menjadwalkan pekerjaan perbaikan.

Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengatakan pekerjaan akan dimulai pada Sabtu (23/5/2026) dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung di mobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung, Jumat (22/5/2026).

Selama proses pengerjaan berlangsung, ruas Jalan Yos Sudarso tetap dapat dilalui kendaraan, namun hanya diberlakukan satu lajur. Kebijakan ini diambil setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, mengingat tingginya mobilitas kendaraan di kawasan tersebut.

“Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah, bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelasnya.

Wulung menambahkan, pola kerja BP Batam saat ini mengedepankan respons cepat terhadap laporan masyarakat, sejalan dengan arahan pimpinan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap, seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutupnya.

YD

Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Pulau Lalang, Harapan Besar Agar Masalah Masa Lalu Tak Terulang

0

RASIO.CO, Lingga – Sebagai sosok yang pernah merasakan pahit getirnya hidup sebagai anak nelayan, sekaligus memiliki latar belakang berpendidikan di bidang perikanan, Muhammad Ishak mengaku sangat gembira dan mengucap syukur atas hadirnya informasi mengenai pengembangan budidaya rumput laut di Pulau Lalang.

Muhammad Ishak, menaruh harapan besar agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.

“Harapan besarnya tentu tak lain dan tak bukan adalah semoga budidayanya berkembang, berhasil, dan berkelanjutan, serta dapat meningkatkan pendapatan nelayan pembudidaya rumput laut,” ujar Ishak, Kamis (21/5/2026).

Ishak mengungkapkan hal ini bukan tanpa alasan. Ia mengingat kembali pengalamannya beberapa tahun silam, tepatnya sebelum Kabupaten Lingga terbentuk. Saat itu, ia ditunjuk oleh perusahaan patungan Indonesia, Malaysia, dan Korea sebagai Kepala Pengembangan Budidaya Rumput Laut di wilayah Kepulauan Riau, Provinsi Riau. Salah satu lokasi unggulan yang dikembangkan saat itu adalah perairan Pelakak – yang kini menjadi Desa Pelakak, Kecamatan Singkep Pesisir.

Menurut Ishak, lokasi tersebut sangat cocok untuk pengembangan jenis rumput laut Eucheuma cottonii dan bisa dibudidayakan sepanjang musim. Dukungan dari masyarakat nelayan pun saat itu sangat antusias menyambut usaha tersebut. Namun, perjalanan usaha budidaya itu akhirnya menemui jalan buntu, bukan karena kegagalan dalam produksi atau kurangnya minat nelayan, melainkan masalah di sisi pemasaran.

“Perusahaan berhenti membeli hasil panen nelayan, baik rumput basah maupun kering, dengan alasan gudang penyimpanan sudah penuh. Informasi yang kami dapat saat itu, harga rumput laut di pasar dunia sedang anjlok. Beberapa tahun setelah perusahaan itu tutup, ada lagi pihak yang berusaha mengembangkan di lokasi yang sama, namun masalah yang sama pun terulang. Tentu saja kejadian ini sangat mengecewakan para nelayan,” kenang Ishak.

Meski begitu, Ishak menilai usaha budidaya rumput laut sebenarnya memiliki daya tarik yang sangat besar dan potensi tinggi untuk dikembangkan di Kabupaten Lingga. Hal ini didukung oleh kondisi wilayah yang memiliki banyak pulau, teluk, pantai, dan selat, meski tidak semua titik cocok untuk usaha ini. Selain itu, proses budidaya tergolong mudah dan bisa dikerjakan oleh seluruh anggota keluarga, dengan masa panen yang relatif singkat yakni hanya 45 hari.

“Artinya, jika nelayan mengelola budidaya secara berurutan, mereka bisa mendapatkan hasil dan penghasilan setiap hari, sama seperti nelayan tangkap — asalkan ada pembeli yang mau mengambil dalam kondisi basah. Ini keuntungan yang sangat besar,” jelasnya.

Namun di balik potensi itu, Ishak mengatakan, terdapat kendala teknis yang kerap dialami pembudidaya. Salah satunya adalah kesulitan dalam memenuhi standar kualitas saat rumput harus dijual dalam bentuk kering. Standar yang disyaratkan biasanya adalah kadar air tersisa 15 persen, atau perbandingan 8 hingga 10 kilogram rumput basah menjadi 1 kilogram rumput kering, serta bebas dari kotoran dan pasir.

“Kendala lain, jika terlambat dijemur rumput laut akan mudah rusak. Belum lagi curah hujan di Lingga cukup tinggi, padahal penjemuran butuh waktu 3 hingga 4 hari berturut-turut. Hal-hal inilah yang dulu menjadi hambatan,” tambahnya.

Berdasarkan pengalaman pahit tersebut, Ishak sangat berharap pengembangan baru di Pulau Lalang ini tidak mengulangi kesalahan atau menghadapi kendala yang sama. Ia berharap pihak perusahaan pengelola dan Pemerintah Kabupaten Lingga telah menyiapkan langkah strategis dan antisipasi yang matang, sebagaimana yang telah diterapkan di daerah-daerah lain yang pengembangan budidaya rumput lautnya sudah maju dan mapan.

“Mudah-mudahan pihak perusahaan dan Pemkab Lingga sudah menyiapkan langkah strategis dan antisipasi, seperti di daerah-daerah lain yang sudah maju pengembangan usahanya. Insya Allah, kali ini hasilnya akan berbeda dan berkelanjutan,” pungkasnya penuh harap.

Puspan

Honda PCX160 Temani Gaya Hidup Premium dan Mobilitas Modern Masyarakat Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang nyaman, modern, dan menunjang gaya hidup premium terus meningkat, khususnya bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Menjawab kebutuhan tersebut, Honda menghadirkan program menarik untuk Honda PCX160 di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjung Balai Karimun selama periode bulan ini.

Honda PCX160 hadir dengan karakter big skutik premium yang elegan melalui pilihan warna modern dan detail mewah seperti velg Burnt Titanium serta emblem silver yang semakin menunjang rasa percaya diri penggunanya dalam berbagai aktivitas.

Tampil Premium dengan Fitur Modern
Honda PCX160 menawarkan berbagai pilihan warna premium seperti Phenomenal Blue, Phenomenal Green, Phenomenal Black, hingga Phenomenal Matte White pada tipe ABS. Sementara tipe Honda RoadSync hadir melalui pilihan warna Signature Brown dan Signature Burgundy yang merepresentasikan gaya hidup modern dan berkelas.

Selain tampil premium, Honda PCX160 juga dibekali mesin 160cc 4 katup eSP+ yang responsif dan nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh. Dukungan fitur USB Type-C Charger, Honda Smart Key System, bagasi luas 30 liter, hingga Honda RoadSync semakin memberikan pengalaman berkendara yang praktis dan modern.

Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan berkendara, Honda PCX160 turut dilengkapi fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC), Anti-Lock Braking System (ABS), serta sistem pencahayaan full LED.

Duri Yanto selaku Sales Manager wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Honda PCX160 hadir untuk masyarakat yang menginginkan kendaraan premium dengan kenyamanan dan teknologi modern.

“Honda PCX160 tidak hanya menghadirkan kenyamanan berkendara, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara premium yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan mobilitas tinggi,” ujarnya.

Program Menarik untuk Masyarakat Kepri
Untuk memberikan kemudahan kepemilikan, Honda menghadirkan program spesial di beberapa wilayah Kepulauan Riau. Di Batam, konsumen dapat menikmati program hemat hingga Rp2,7 juta. Sementara di wilayah Tanjung Balai Karimun tersedia program hemat hingga Rp6,8 juta. Adapun untuk wilayah Bintan, konsumen bisa mendapatkan program hemat hingga Rp400 ribu.

Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait program Honda PCX160 dapat langsung mengunjungi dealer Honda terdekat di wilayah Kepulauan Riau untuk melihat langsung pilihan warna serta merasakan kenyamanan skutik premium Honda ini.

Batam, 23 Mei 2026
Public Relation
PT Capella Dinamik Nusantara – KEPRI
IV/V/MMXXVI

PK Ditolak, Eks Dirut Tetap Dipenjara 16 Tahun di Kasus Asabri

0

RASIO.CO, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Rahmat Damiri, dalam perkara korupsi pengelolaan dana investasi.

Berdasarkan putusan yang dikutip dari laman resmi MA, majelis hakim yang dipimpin Prim Haryadi dengan anggota Sinintha Yuliansih Sibarani dan Sigid Triyono menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima.

“Amar putusan, menolak permohonan peninjauan kembali terpidana,” demikian bunyi putusan yang diketok pada Rabu (20/5/2026).

Dengan putusan ini, hukuman penjara selama 16 tahun terhadap Adam tetap berlaku.

Perkara ini sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan upaya hukum. Pada tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Adam dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Putusan tersebut kemudian berubah pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi Jakarta menjadi 15 tahun penjara.

Namun, dalam proses kasasi di Mahkamah Agung, hukuman tersebut justru diperberat menjadi 16 tahun penjara.

Kasus korupsi pengelolaan dana PT Asabri ini menjadi salah satu perkara besar di sektor keuangan negara. Dalam putusan sebelumnya, Adam dinilai turut menyebabkan kerugian negara yang mencapai sekitar Rp22,7 triliun.

***

300 Aset Sitaan Laku Terjual, Kejagung Catat Capaian 88,64 Persen

0

RASIO.CO, Jakarta – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung mencatat hasil signifikan dalam kegiatan lelang aset sitaan melalui BPA Fair yang digelar pada 18–21 Mei 2026.

Dari total 308 unit aset yang dilelang, sebanyak 300 unit berhasil terjual kepada peserta lelang.

“Total aset yang kami lelang pada kegiatan ini adalah 308 unit. Total aset yang terjual 300 unit. Artinya hanya 8 unit yang tidak terjual,” kata Kepala BPA Kejagung, Kuntadi dikutip CNNIndonesia, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, tingginya minat peserta terlihat dari jumlah peserta lelang yang mencapai 340 orang. Salah satu aset yang paling banyak diminati adalah sepeda motor Harley Davidson.

“Adapun aset terjual dengan persentase kenaikan harga tertinggi yaitu sepeda motor Harley Davidson Road Glide sebesar 930,86 persen. Sedangkan aset terjual dengan peminat terbanyak kembali lagi Harley Davidson Road Glide sebanyak 349 bidder,” ujarnya.

Selain sepeda motor, sejumlah barang lainnya juga berhasil terjual, termasuk replika kursi Firaun yang laku seharga Rp80 juta, serta berbagai tas mewah dan emas yang sebagian besar merupakan barang sitaan dari terpidana Harvey Moeis.

Dari keseluruhan proses lelang, BPA Kejagung mencatat total nilai aset yang berhasil dipulihkan mencapai Rp997.479.436.000 atau mendekati Rp1 triliun.

“Nilai kenaikan harga hasil lelang dapat kami raih Rp74.758.949.000. Sehingga nilai total hasil lelang Rp997.479.436.000. Sehingga persentase keberhasilan lelang kali ini adalah 88,64 persen. Ini merupakan capaian di atas target kami 75 persen,” tutur Kuntadi.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan barang rampasan negara.

“Sekaligus memperkenalkan Badan Pemulihan Aset sebagai entitas Kejaksaan dalam melaksanakan pengelolaan, pengembalian hasil tindak pidana ataupun aset lainnya kepada negara atau pihak korban,” pungkasnya.

***