Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 75

Batam Solidarity Airshow 2025, Aksi Nyata TNI AU dan Pemko untuk Sumatera

0

RASIO.CO, Batam – TNI Angkatan Udara bersama Pemerintah Kota Batam akan menggelar Batam Solidarity Airshow 2025 – Flying for Sumatera sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera.

Kegiatan kedirgantaraan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari pertama akan digelar di Dataran Engku Putri, Batam Centre, pada Kamis (18/12). 

Selanjutnya, hari kedua akan dilaksanakan di kawasan Nuvasa Bay, Nongsa, pada Jumat (19/12). Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Batam Solidarity Airshow 2025 tidak hanya menampilkan atraksi udara, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan dan solidaritas dari masyarakat Batam kepada saudara-saudara di Sumatera yang tengah dilanda musibah bencana alam.

Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari respons nasional yang cepat, empatik, dan bermartabat terhadap bencana yang terjadi.

Menurutnya, kekuatan udara TNI Angkatan Udara tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir ketika bangsa membutuhkan uluran tangan kemanusiaan.

“Batam Solidarity Airshow 2025 diselenggarakan sebagai kegiatan kedirgantaraan yang mengedepankan nilai solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, menyikapi musibah yang terjadi di wilayah Sumatera,” ujar Hendro, Rabu (17/12).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai atraksi udara akan ditampilkan, di antaranya paramotor yang melayang rendah di udara serta aksi terjun payung dari pasukan khas TNI AU. Seluruh rangkaian pertunjukan dirancang untuk menyampaikan pesan bahwa kekuatan udara juga dapat menjadi sarana untuk menyatukan empati dan harapan.

Airshow ini mengusung sejumlah tujuan utama. Pertama, menyampaikan dukungan moral masyarakat Batam kepada masyarakat Sumatera yang terdampak bencana. Kedua, menegaskan peran ganda TNI AU sebagai penjaga kedaulatan sekaligus kekuatan kemanusiaan yang sigap. Ketiga, memperkuat citra Batam sebagai hub udara strategis yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Secara lebih luas, kegiatan ini juga membawa pesan persatuan bangsa.

Selain itu, Batam Solidarity Airshow 2025 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Batam ke-196. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menunjukkan sinergi antara TNI AU, Pemerintah Kota Batam, dan masyarakat.

“Dalam rangka Hari Jadi Batam ke-196, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Pemko Batam, Lanud Hang Nadim, dan seluruh masyarakat Batam untuk Sumatera. Melalui kekuatan udara, TNI AU hadir bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membantu rakyat dan kemanusiaan,” tegas Hendro.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang berkaitan dengan pertahanan negara maupun misi kemanusiaan.

YD

Jimmy Masrin Divonis 8 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Kredit LPEI

0

RASIO.CO, Jakarta – Pemilik PT Petro Energy (PE), Jimmy Masrin, dijatuhi hukuman pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp250 juta subsider 4 bulan kurungan dalam perkara korupsi pemberian fasilitas kredit di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam sidang yang terbuka untuk umum, Selasa (16/12).

Ketua majelis hakim Brelly Yuniar Dien Wardi Haskori menyatakan Jimmy Masrin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi.

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada Terdakwa III Jimmy Masrin dengan pidana penjara selama 8 tahun,” ujar hakim saat membacakan amar putusan.

Selain pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar US$32.691.551,88 atau setara Rp547,5 miliar dengan asumsi kurs Rp16.750 per dolar AS. Uang pengganti tersebut wajib dibayarkan paling lambat satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, harta benda Jimmy Masrin akan disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti. Jika hasil lelang tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Dalam perkara yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman kepada dua terdakwa lain dari jajaran direksi PT Petro Energy. Terdakwa I Newin Nugroho selaku Presiden Direktur dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp250 juta subsider 4 bulan kurungan. Sementara Terdakwa II Susy Mira Dewi Sugiarta selaku Direktur dijatuhi hukuman pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Majelis hakim menyatakan perbuatan para terdakwa telah memenuhi dakwaan pertama Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), yakni melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam pertimbangan putusan, hakim menguraikan sejumlah keadaan yang memberatkan dan meringankan. Keadaan memberatkan, perbuatan para terdakwa dinilai sebagai tindak pidana berat karena merugikan keuangan negara dan perekonomian negara serta menghambat upaya pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Namun, hingga saat ini tindak pidana korupsi tetap terjadi. Oleh karena itu, perbuatan para terdakwa telah menjadi hambatan terhadap upaya pemerintah untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi,” tutur hakim.

Selain itu, majelis hakim menilai terdakwa Susy Mira Dewi Sugiarta dan Jimmy Masrin tidak berterus terang dalam memberikan keterangan selama persidangan. Sementara keadaan yang meringankan, hakim menyebut Terdakwa I Newin Nugroho bersikap kooperatif dan berterus terang, serta seluruh terdakwa memiliki tanggungan keluarga.

Dalam perkara ini, perbuatan Jimmy Masrin dan kawan-kawan telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp958,5 miliar yang berasal dari fasilitas Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) LPEI. Rinciannya terdiri dari KMKE 1 sebesar US$22 juta atau setara Rp356,5 miliar, KMKE 2 sebesar Rp400 miliar, serta KMKE 2 tambahan sebesar Rp200 miliar.

Modus yang digunakan para terdakwa adalah mengajukan permohonan fasilitas kredit dengan menggunakan kontrak fiktif. Selain itu, mereka juga menggunakan dokumen pencairan berupa purchase order dan invoice yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya atau fiktif sebagai syarat pencairan pembiayaan dari LPEI kepada PT Petro Energy sebagai perusahaan distribusi bahan bakar minyak.

Dana hasil fasilitas pembiayaan kredit tersebut tidak digunakan sesuai peruntukannya. Uang kredit justru dipakai untuk keperluan lain, seperti pembayaran utang dan ditempatkan di sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan Jimmy Masrin dan Newin Nugroho.

Para terdakwa melakukan perbuatan tersebut secara bersama-sama dengan petinggi LPEI, yakni Dwi Wahyudi selaku Direktur Pelaksana I LPEI dan Arif Setiawan selaku Direktur Pelaksana IV LPEI. Tindak pidana tersebut berlangsung dalam kurun waktu 2015 hingga 2019.

Usai pembacaan putusan, ketiga terdakwa melalui tim kuasa hukumnya menyatakan belum menentukan sikap dan memilih menggunakan waktu tujuh hari untuk mempertimbangkan pengajuan banding. Hal yang sama juga disampaikan oleh jaksa KPK.

Kasus yang menjerat Jimmy Masrin dan jajaran PT Petro Energy ini merupakan bagian dari rangkaian perkara dugaan korupsi di LPEI yang melibatkan sejumlah debitur lainnya. Total nilai kerugian negara dari keseluruhan perkara tersebut mencapai Rp11,7 triliun.

***

Gubernur Kepri Hadiri Wisuda ke-25 IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) ke-XXV Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (16/12).

Pada wisuda tahun akademik 2025–2026 tersebut, sebanyak 103 wisudawan dan wisudawati dari empat program studi resmi dikukuhkan.

Rinciannya, Fakultas Tarbiyah meluluskan Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 39 orang, Tadris Bahasa Inggris 13 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 39 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 12 orang.

Rektor IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, Hj. Mardhiah, dalam laporan akademiknya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya wisuda ke-25 tersebut. Ia menegaskan bahwa para lulusan telah melalui proses akademik yang penuh tantangan dan pembelajaran untuk dipersiapkan menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut Hj. Mardhiah, keunggulan akademik harus sejalan dengan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Ia berharap para lulusan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas moral dalam menghadapi tantangan kehidupan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menghadapi Era Society 5.0, di mana integrasi ruang siber dan ruang fisik menjadi bagian dari kehidupan manusia yang ditopang oleh perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things.

Ansar menegaskan bahwa di tengah pesatnya kemajuan teknologi, kualitas sumber daya manusia tetap menjadi faktor paling krusial. Teknologi, menurutnya, hanyalah alat, sementara manusia menentukan arah, nilai, dan manfaat dari pemanfaatan teknologi tersebut. Ia mengutip pandangan Nelson Mandela yang menyebutkan bahwa pendidikan merupakan senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.

Gubernur Kepri juga mengapresiasi peran IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi di Kepulauan Riau. Ia menilai institusi tersebut telah bertransformasi dari lembaga pendidikan keislaman berbasis pesantren menjadi perguruan tinggi yang adaptif, berintegritas, dan progresif dalam menjawab tantangan zaman.

Selain itu, Ansar memaparkan sejumlah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kebijakan tersebut antara lain pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD, program beasiswa mahasiswa yang berlanjut hingga 2025, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan kerja sama pendidikan di tingkat nasional dan internasional.

Ia juga menyampaikan capaian pembangunan daerah, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia Kepulauan Riau tahun 2025 yang mencapai 80,53 poin, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan III 2025 tercatat sebesar 7,48 persen, tertinggi di wilayah Sumatera.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa wisuda merupakan awal dari pengabdian kepada masyarakat, bukan akhir dari proses pembelajaran.

Menurut Ansar, perpindahan tali toga dari kiri ke kanan menjadi simbol transisi dari dunia akademik menuju dunia nyata. Ia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan dapat dimanfaatkan secara adaptif, inovatif, dan kreatif demi kepentingan masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024 Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah memberikan dukungan pembangunan Masjid IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang dengan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar.

Wisuda ke-25 IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang turut dihadiri Anggota DPD RI sekaligus Gubernur Kepri periode 2005–2010 Ismeth Abdullah beserta istri Hj. Aida Zulaika Nasution, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau–Kepri Rhonny Riansyah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan yayasan, jajaran senat dan civitas akademika, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

IW

Bupati Karimun Hadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Pelabuhan Malarko

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menghadiri rapat koordinasi dan konsultasi terkait rencana Pengelolaan Pihak Ketiga Daerah (P3D) Pelabuhan Malarko Karimun yang digelar di Jakarta, Selasa (16/12) kemarin.

Rapat tersebut membahas rencana pengelolaan serta pengembangan Pelabuhan Malarko Karimun sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan kepelabuhanan di Kabupaten Karimun. Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada strategi pengelolaan pelabuhan agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam forum koordinasi tersebut, Pelabuhan Malarko Karimun dinilai memiliki potensi strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, baik untuk arus logistik maupun mobilitas masyarakat. Optimalisasi pengelolaan pelabuhan diharapkan dapat memperkuat peran Kabupaten Karimun sebagai bagian dari jalur aktivitas maritim di Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui skema Pengelolaan Pihak Ketiga Daerah, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap pengelolaan Pelabuhan Malarko ke depan dapat dilakukan secara lebih profesional, efektif, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk meningkatkan pelayanan publik di sektor kepelabuhanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah secara menyeluruh.

AM

Li Claudia Chandra Serahkan Bantuan Anak Yatim, Soroti Fasilitas Sekolah

0

RASIO.CO, Batam — Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim dari Kecamatan Bengkong, Batuampar, dan Lubukbaja dalam kegiatan yang digelar di Nagoya City Walk, Lubukbaja, Selasa (16/12) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan anak-anak. Ia meminta mereka menyampaikan secara langsung curahan hati serta berbagai kebutuhan yang dirasakan, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan di sekolah.

Salah seorang anak yatim yang saat ini menempuh pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) negeri menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Beberapa permasalahan yang diungkapkan antara lain keterbatasan fasilitas perpustakaan, tidak tersedianya laptop dan komputer sebagai penunjang pembelajaran, serta kondisi ruang kelas yang belum layak, seperti pintu rusak, aliran listrik yang bermasalah, dan keterbatasan colokan listrik.

Menanggapi hal tersebut, Li Claudia menyampaikan keprihatinan sekaligus permohonan maaf kepada anak-anak. Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk terus hadir dan responsif terhadap kebutuhan dasar pendidikan.

“Anak-anak tidak meminta hal yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan sekolah yang layak dan nyaman untuk belajar,” ujar Li Claudia.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, persoalan yang disampaikan anak-anak tersebut telah ia sampaikan kepada Wali Kota Batam, DPRD Kota Batam, serta Dinas Pendidikan Kota Batam.

Selain itu, Li Claudia juga meminta para camat dan lurah agar aktif melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi sekolah di wilayah masing-masing, sehingga permasalahan yang ada dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan yang sama, Li Claudia turut memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap rajin belajar, jujur, dan bekerja keras demi meraih masa depan yang lebih baik.

“Kami, Pemerintah Kota Batam, terus berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan, termasuk melalui program penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa,“ ujarnya.

YD

Menyatukan Perbedaan FKUB Lingga Gelar Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama

0

RASIO.CO, Lingga – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lingga. Menggelar kegiatan Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Selasa, (16/12/2025), pagi.

Kegiatan dialog ini dengan narasumber, Kepala Kemenag Lingga, Kasi Pidum Kejari Lingga, Kasat Binmas Polres Lingga dan ketua FKUB Kabupaten Lingga. Serta melibatkan tokoh-tokoh lintas agama, yakni, Islam, Kristen, Katolik, Budha, Khonghucu, Lurah, Kades, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Lingga, Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lingga, Drs. Zainal Abidin, M.Pd mengatakan, pemerintah Kabupaten Lingga pada prinsipnya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada FKUB dengan penyelengaraan kegiatan ini.

“Dengan adanya kegiatan ini tentunya akan membuka cakrawala dan membuka pintu ketika ada hal-hal yang dianggap tersesat dan tidak pas inilah gunanya forum ini untuk berdialog bersama sehingga kerukunan umat beragama kita tetap terjamin dan iklim kondusifitas kita akan selalu terjaga,” ujarnya.

Pada prinsipnya, jelas Zainal, dalam berdialog tidak ada memandang ini kalangan mayoritas atau minoritas dan kalangan superioritas, yang mana pada prinsip nya adalah sama, berhak untuk menyampaikan sesuatu dalam rangka menjaga kondisi yang telah ada selama ini.

Hingga saat ini, lanjut Zainal, di Kabupaten Lingga sangat luar biasa bagusnya yang mana selalu hidup berdampingan bahkan pernikahan antar beda agama pun sudah banyak, ini suatu tanda bahwa di Lingga perhubungan umat beragama terawat dengan baik.

“Kita berharap masing-masing dari kita selalu untuk membuka diri jika ada hal-hal yang tidak pas, apakah itu di dalam rumah peribadatan dan dalam melakukan ibadah, inilah gunanya kita berdialog dan kita bahas bersama-sama apa yang tidak pas sehingga bisa kita dudukan dan bisa di antisipasi sedini mungkin, sehingga kerukunan umat beragama dapat kita jaga Kabupaten Lingga,” ungkap Zainal.

Ditempat yang sama, ketua FKUB Kabupaten Lingga, H. Ilhammuddin, S.H.I, menyampaikan, ini merupakan salah satu program FKUB tahun 2025. Dengan tujuan khusus untuk menyamakan persepsi menguatkan kerukunan supaya tidak ada konflik-konflik lintas agama.

Karena jika melihat dimedia sosial, menurut H. Ilhammuddin, sekarang benturan lintas agama ini sangat mengerikan, dan untuk di Kabupaten Lingga khususnya dan Provinsi Kepri umumnya, FKUB, Kementerian Agama dan pemerintah Kanupaten Lingga sepakat untuk mempertahankan kerukunan ini yang sudah sejak lama terjalin.

“Sejauh ini Alhamdulillah di Kabupaten Lingga termasuk kabupaten yang sangat-sangat rukun. Karena kita tau sejarah yang mana dari dulu kita sudah terbiasa dengan perbedaan,” tutupnya.

Inisiatif ini bukan sekadar sebuah pertemuan biasa, melainkan manifestasi nyata dari upaya bersama untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman. dialog yang digelar dengan semangat persatuan ini, menegaskan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama.

Puspan@www.rasio.co //

Kasus Chromebook, Jaksa Sebut Nadiem Makarim Terima Rp809 Miliar

0

RASIO.CO, Jakarta — Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkapkan bahwa Nadiem Anwar Makarim diduga menerima aliran dana sebesar Rp809 miliar dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program digitalisasi pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Fakta tersebut terungkap dalam sidang perdana pembacaan surat dakwaan terhadap terdakwa Sri Wahyuningsih yang digelar di pengadilan. Dalam dakwaannya, jaksa menyebut total kerugian negara mencapai sekitar Rp1,5 triliun.

“Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp809.596.125.000,” ujar jaksa Roy Riady saat membacakan dakwaan terhadap Sri Wahyuningsih.

Sri Wahyuningsih merupakan satu dari tiga terdakwa yang hadir dalam sidang perdana perkara pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang dilaksanakan pada periode 2019–2022 di lingkungan Kemendikbudristek.

Pada masa kepemimpinan Nadiem Makarim, Sri menjabat sebagai Direktur Sekolah Dasar (SD) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek pada 2020–2021, sekaligus bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk Direktorat SD pada tahun anggaran yang sama.

Jaksa menyatakan, perbuatan tersebut dilakukan Sri Wahyuningsih bersama sejumlah pihak lainnya, yakni Nadiem Makarim, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020, Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan, serta Jurist Tan, mantan staf khusus Nadiem yang saat ini berstatus buron.

Menurut jaksa, pelaksanaan pengadaan Chromebook dan CDM pada tahun anggaran 2020–2022 tidak dilakukan sesuai perencanaan dan prinsip pengadaan barang dan jasa. Proyek tersebut disebut tidak melalui evaluasi harga maupun survei kebutuhan, sehingga perangkat yang dibeli tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Bahwa terdakwa Sri Wahyuningsih bersama-sama dengan Nadiem Anwar Makarim, Ibrahim Arief alias IBAM, Mulyatsyah, dan Jurist Tan membuat reviu kajian dan analisa kebutuhan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada program digitalisasi pendidikan yang mengarah pada penggunaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management, tidak berdasarkan identifikasi kebutuhan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia,” kata jaksa.

Jaksa menambahkan, kebijakan tersebut berdampak pada kegagalan implementasi program digitalisasi pendidikan, khususnya di daerah 3T yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan tidak mendukung penggunaan sistem operasi Chrome OS.

Dari empat terdakwa yang disebut dalam dakwaan, Nadiem Makarim tidak hadir dalam persidangan. Jaksa menjelaskan bahwa mantan Mendikbudristek tersebut masih menjalani pembantaran penahanan setelah menjalani operasi medis.

***

Wagub Nyanyang Hadiri Batam Bersepeda, Ajak Warga Jadikan Gaya Hidup Sehat

0

RASIO.CO, Batam — Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri kegiatan Batam Bersepeda yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Batam di Dataran Alun-alun Engku Putri, Batam Center, Minggu (14/12).

Kegiatan Batam Bersepeda merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke-196 yang jatuh pada 18 Desember, dengan mengusung tema “Batam Unggul dan Berdaya Saing.”

Dalam sambutannya, Nyanyang Haris Pratamura mengajak 2.826 masyarakat Kota Batam yang hadir untuk menjadikan aktivitas bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana mempererat silaturahmi.

“Marilah kita sama-sama menjadikan acara ini sebagai langkah awal untuk terus aktif dan bersilaturahmi, serta menjaga ritme kolaborasi dalam membangun Kepulauan Riau yang makmur, maju, dan merata,” ujar Nyanyang.

Ia juga menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap pelaksanaan kegiatan Batam Bersepeda. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah.

“Selain menjadi ladang rezeki bagi para pelaku usaha UMKM, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikannya sebagai salah satu sport tourism yang mampu menarik wisatawan mancanegara untuk hadir di Kepulauan Riau,” lanjutnya.

Kegiatan Batam Bersepeda turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam, Ketua TP PKK Kota Batam, Kapolsek Batam Kota, serta tamu undangan lainnya dan masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap semangat hidup sehat, kebersamaan, dan kolaborasi lintas elemen masyarakat dapat terus terjaga seiring peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-196.

AD

Bea Cukai Aceh Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Langkahan

0

RASIO.CO, Banda Aceh — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh kembali melanjutkan aksi kemanusiaan melalui kegiatan hari ketiga Relawan Bea Cukai Peduli dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin (15/12).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran negara melalui Bea Cukai terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam. Penyaluran bantuan diawali dengan pelaksanaan briefing pada pukul 13.30 WIB di Lhokseumawe sebagai persiapan keberangkatan menuju lokasi terdampak.

Briefing tersebut mencakup arahan teknis perjalanan, pembagian tugas relawan, serta koordinasi terkait mekanisme pendistribusian bantuan. Usai briefing, rombongan bergerak menuju Kecamatan Langkahan dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

Sekitar pukul 17.00 WIB, tim relawan tiba di posko pertama di Kecamatan Langkahan dan langsung melakukan penurunan serta pendistribusian bantuan kepada warga terdampak banjir.

Setelah penyaluran di posko awal selesai, rombongan melanjutkan kegiatan ke posko berikutnya sekaligus melakukan peninjauan kondisi bendungan sungai di wilayah tersebut guna melihat secara langsung situasi lingkungan pascabencana.

Dalam kegiatan ini, tim relawan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJBC Aceh, Bier Budy Kismulyanto, didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, serta Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Asral Efendi. Kehadiran para pimpinan di lapangan menjadi bentuk komitmen Bea Cukai dalam memastikan bantuan kemanusiaan benar-benar tersalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bier Budy Kismulyanto menyampaikan bahwa kondisi warga di Kecamatan Langkahan masih membutuhkan perhatian serius, terutama bagi keluarga yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat banjir. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga merupakan wujud empati dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kami melihat langsung bagaimana warga berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah bencana. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan negara tidak absen ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan dan peninjauan lokasi selesai, rombongan kembali bertolak menuju Lhokseumawe pada pukul 18.00 WIB dan tiba dengan selamat sekitar pukul 21.30 WIB.

Secara keseluruhan, kegiatan Relawan Bea Cukai Peduli pada hari ketiga ini berlangsung dengan lancar dan tertib, sekaligus menegaskan komitmen Bea Cukai Aceh untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam situasi darurat bencana.

AD

Komisi IV DPRD Batam Dorong Disdik Siapkan Roadmap Mutu Pendidikan

0

RASIO.CO, Batam — Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Batam di ruang rapat DPRD Kota Batam, Senin (15/12).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk ST, serta dihadiri sejumlah anggota Komisi IV lainnya.

RDP ini difokuskan pada pembahasan berbagai persoalan dan strategi pengelolaan sektor pendidikan di Kota Batam, khususnya dalam rangka meningkatkan standar mutu pendidikan. Komisi IV menilai bahwa perencanaan yang matang dan terukur menjadi kunci agar program-program pendidikan yang dijalankan dapat lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas peserta didik.

Dalam rapat tersebut, Dandis Rajagukguk menekankan pentingnya kesiapan Dinas Pendidikan dalam menyambut pelaksanaan ujian akhir sekolah. Ia berharap Dinas Pendidikan telah memiliki roadmap yang jelas dan terarah, sehingga setiap tahapan memiliki target serta langkah strategis yang konkret dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Menurutnya, keberadaan roadmap sangat diperlukan agar kebijakan dan program pendidikan tidak bersifat reaktif, melainkan berorientasi pada capaian jangka pendek, menengah, dan panjang yang terukur.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Batam juga mendorong penguatan sinergi antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Dengan kolaborasi yang solid, Komisi IV berharap kebijakan dan program pendidikan yang dijalankan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan secara berkelanjutan serta sejalan dengan kebutuhan peserta didik di Kota Batam.

YD