Gubernur Kepri Hadiri Wisuda ke-25 IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang

0
1393
Foto/Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-25 IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang dengan meluluskan 103 wisudawan tahun akademik 2025–2026.

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) ke-XXV Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (16/12).

Pada wisuda tahun akademik 2025–2026 tersebut, sebanyak 103 wisudawan dan wisudawati dari empat program studi resmi dikukuhkan.

Rinciannya, Fakultas Tarbiyah meluluskan Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 39 orang, Tadris Bahasa Inggris 13 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 39 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 12 orang.

Rektor IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, Hj. Mardhiah, dalam laporan akademiknya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya wisuda ke-25 tersebut. Ia menegaskan bahwa para lulusan telah melalui proses akademik yang penuh tantangan dan pembelajaran untuk dipersiapkan menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut Hj. Mardhiah, keunggulan akademik harus sejalan dengan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Ia berharap para lulusan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas moral dalam menghadapi tantangan kehidupan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menghadapi Era Society 5.0, di mana integrasi ruang siber dan ruang fisik menjadi bagian dari kehidupan manusia yang ditopang oleh perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things.

Ansar menegaskan bahwa di tengah pesatnya kemajuan teknologi, kualitas sumber daya manusia tetap menjadi faktor paling krusial. Teknologi, menurutnya, hanyalah alat, sementara manusia menentukan arah, nilai, dan manfaat dari pemanfaatan teknologi tersebut. Ia mengutip pandangan Nelson Mandela yang menyebutkan bahwa pendidikan merupakan senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.

Gubernur Kepri juga mengapresiasi peran IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi di Kepulauan Riau. Ia menilai institusi tersebut telah bertransformasi dari lembaga pendidikan keislaman berbasis pesantren menjadi perguruan tinggi yang adaptif, berintegritas, dan progresif dalam menjawab tantangan zaman.

Selain itu, Ansar memaparkan sejumlah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kebijakan tersebut antara lain pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD, program beasiswa mahasiswa yang berlanjut hingga 2025, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan kerja sama pendidikan di tingkat nasional dan internasional.

Ia juga menyampaikan capaian pembangunan daerah, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia Kepulauan Riau tahun 2025 yang mencapai 80,53 poin, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan III 2025 tercatat sebesar 7,48 persen, tertinggi di wilayah Sumatera.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa wisuda merupakan awal dari pengabdian kepada masyarakat, bukan akhir dari proses pembelajaran.

Menurut Ansar, perpindahan tali toga dari kiri ke kanan menjadi simbol transisi dari dunia akademik menuju dunia nyata. Ia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan dapat dimanfaatkan secara adaptif, inovatif, dan kreatif demi kepentingan masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024 Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah memberikan dukungan pembangunan Masjid IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang dengan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar.

Wisuda ke-25 IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang turut dihadiri Anggota DPD RI sekaligus Gubernur Kepri periode 2005–2010 Ismeth Abdullah beserta istri Hj. Aida Zulaika Nasution, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau–Kepri Rhonny Riansyah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan yayasan, jajaran senat dan civitas akademika, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

IW

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini