Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 74

Deputi BP Batam Tinjau Kesiapan RSBP Jelang Puncak Natal dan Tahun Baru 2025

0

RASIO.CO, Batam – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melakukan peninjauan kesiapan unit pelayanan publik menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Salah satu unit yang menjadi fokus peninjauan adalah Rumah Sakit BP Batam (RSBP). Ariastuty melakukan kunjungan kerja ke fasilitas layanan kesehatan tersebut pada Rabu pagi (17/12), guna melihat secara langsung kesiapan rumah sakit dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Menurut Ariastuty, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan pimpinan BP Batam agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan selama masa libur panjang.
“Kegiatan kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan lisan Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam kepada seluruh jajaran pimpinan unit kerja dan pegawai di lingkungan BP Batam, agar meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan selama masa puncak libur Natal dan Tahun Baru, guna menjaga Batam tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Ariastuty.

Dalam kunjungan tersebut, Ariastuty meninjau sejumlah area pelayanan strategis, di antaranya ruang perawatan pasien di lantai 5, ruang Intensive Care Unit (ICU), serta area poliklinik. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan pasien, pengunjung, dan petugas medis untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan dan kesiapan fasilitas di lapangan.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke ruang farmasi baru RSBP Batam yang mulai difungsikan sejak Senin, 15 Desember 2025. Ruang farmasi yang sebelumnya tersebar di Gedung A dan Gedung B lantai 1 kini dipusatkan di Lobby D Gedung B. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan, mempermudah akses pasien, serta mengefisienkan alur pelayanan kefarmasian.

Usai peninjauan lapangan, Ariastuty—yang akrab disapa Tuty—memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen, pejabat struktural, dan staf terkait di ruang Direktur RSBP Batam. Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis dan operasional, termasuk evaluasi kinerja serta apresiasi atas capaian RSBP sepanjang tahun 2025.

“Beberapa hal yang kami atensi yakni keterbatasan tenaga medis seiring meningkatnya jumlah kunjungan pasien, kondisi pendingin ruangan di beberapa area pelayanan yang masih perlu dioptimalkan, serta penjajakan layanan radioterapi yang saat ini masih dalam proses untuk diwujudkan,” tutur Tuty.

Di sisi lain, Ariastuty juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian RSBP Batam. Ia menilai peningkatan kualitas dan konsistensi pengelolaan media sosial rumah sakit semakin baik, serta mengapresiasi berbagai penghargaan yang berhasil diraih dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya mengapresiasi atas kinerja dan capaian yang berhasil diraih. Tahun 2025 harus kita pertahankan dan terus kita tingkatkan. Ke depan penting penguatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan kepada pasien dan pengunjung rumah sakit,” ujar Tuty.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ariastuty menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan stabilitas pelayanan selama masa libur akhir tahun. Ia mengingatkan seluruh jajaran RSBP Batam agar senantiasa memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan humanis, sejalan dengan nilai dasar PRIMA yang diusung RSBP Batam, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.

YD

KPK Sebut Nilai Pemerasan Noel Ebenezer Cs Capai Rp201 Miliar

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan tindak pidana pemerasan yang melibatkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer, mencapai nilai Rp201 miliar. Dugaan tersebut teridentifikasi dalam proses penyidikan perkara yang berlangsung untuk periode 2020 hingga 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa angka tersebut diperoleh dari hasil penelusuran penyidik terhadap aliran dana melalui rekening para tersangka.
“Dalam penyidikan perkara ini, dari identifikasi oleh penyidik melalui rekening para tersangka, dugaan tindak pemerasan yang dilakukan mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020–2025,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Kamis (18/12).

Budi menambahkan, nilai tersebut belum mencakup dugaan penerimaan dalam bentuk tunai maupun barang. Penerimaan non-tunai itu antara lain berupa kendaraan seperti mobil dan motor, serta fasilitas pemberangkatan ibadah haji, umrah, dan bentuk pemberian lainnya.

Pada hari yang sama, KPK menyatakan telah menyelesaikan penyidikan terhadap Immanuel Ebenezer—yang akrab disapa Noel—bersama 10 tersangka lainnya. Dengan rampungnya penyidikan, jaksa penuntut umum KPK memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan.
“Selanjutnya JPU memiliki waktu paling lama 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan untuk kemudian berkas perkara akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna proses persidangan,” kata Budi.

Menanggapi perkembangan tersebut, Noel menyatakan kesiapannya menghadapi proses persidangan terkait dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“P21 hari ini. Ya harus siap, masa enggak siap. Petarung di mana pun harus siap,” ujar Noel di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/12).

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Agustus 2025. Penangkapan terhadap Noel dan sejumlah pihak lainnya saat itu sempat menyita perhatian publik.

Selain Noel, KPK juga menetapkan sejumlah tersangka lain, di antaranya Irvian Bobby Mahendro selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Ditjen Binwasnaker & K3). Tersangka lainnya meliputi Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja periode 2022–sekarang, Gerry Aditya Herwanto Putra; Sub Koordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 periode 2020–2025, Subhan; Direktur Bina Kelembagaan periode 2021–Februari 2025, Hery Sutanto; serta Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja periode 2020–sekarang, Anitasari Kusumawati.

KPK juga menetapkan Fahrurozi selaku Direktur Jenderal Binwasnaker & K3 periode Maret 2025–sekarang sebagai tersangka. Selain itu, turut diproses Subkoordinator Sekarsari Kartika Putri, Koordinator Supriadi, serta perwakilan PT Kem Indonesia Temurila dan Miki Mahfud yang juga berasal dari PT Kem Indonesia.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam proses penyidikan, penyidik KPK juga menemukan indikasi keterlibatan pihak lain yang diduga turut menerima aliran dana terkait pengurusan K3. Atas temuan tersebut, pada 11 Desember 2025, KPK kembali mengumumkan tiga tersangka baru yang merupakan pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan, yakni Chairul Fadly Harahap, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar Sinaga.

Ketiga tersangka baru tersebut saat ini belum dilakukan penahanan, namun telah dikenakan pencegahan ke luar negeri selama enam bulan sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

***

Bea Cukai Batam Catat Kinerja Positif 2025, Penerimaan Tembus 142 Persen

0

RASIO.CO, Batam – Sepanjang tahun 2025 hingga Desember, Bea Cukai Batam mencatatkan kinerja yang terus menguat, baik dari sisi pengawasan, penegakan hukum, penerimaan negara, maupun pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam aspek pengawasan, Bea Cukai Batam membukukan sebanyak 2.148 Surat Bukti Penindakan (SBP). Penindakan tersebut didominasi oleh Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau dengan 766 SBP, disusul penindakan Barang Penumpang sebanyak 365 SBP, Uang Tunai sebanyak 85 SBP, serta Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) sebanyak 61 SBP.

Akumulasi dari seluruh penindakan tersebut menghasilkan nilai barang hasil penindakan sebesar Rp 224,09 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp 49,42 miliar.

Secara lebih rinci, pengamanan terhadap BKC Hasil Tembakau mencapai 28.406.234 batang dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 49,69 miliar dan estimasi kerugian negara Rp 25,56 miliar. Sementara itu, pengamanan BKC Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) tercatat sebanyak 4.808,82 liter dengan perkiraan nilai barang Rp 3,29 miliar dan estimasi kerugian negara Rp 448,2 juta.

Sejalan dengan penguatan pengawasan, Bea Cukai Batam juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam penegakan hukum. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 23 penyidikan yang telah dilakukan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 14 penyidikan, mencerminkan konsistensi penguatan penindakan dari hulu hingga hilir.

Selain penyidikan, Bea Cukai Batam melakukan extra effort dalam optimalisasi penerimaan negara melalui pelanggaran cukai dengan mekanisme Ultimum Remedium. Sepanjang 2025, tercatat 56 Laporan Pelanggaran (LP) dengan total penerimaan Rp 6,8 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 16 LP dengan total Rp 2,2 miliar.

Komitmen perlindungan masyarakat juga diwujudkan melalui penindakan terhadap narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Dari penindakan tersebut, Bea Cukai Batam memperkirakan telah menyelamatkan sebanyak 5.345.475 jiwa serta menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga Rp 8,5 triliun.

Dari sisi penerimaan negara, kinerja Bea Cukai Batam menunjukkan hasil yang sangat positif. Realisasi penerimaan hingga Desember 2025 tercatat sebesar Rp 847,6 miliar atau 142,56 persen dari target penerimaan tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 594,55 miliar. Penerimaan tersebut terdiri atas Bea Masuk sebesar Rp 364,52 miliar, Bea Keluar sebesar Rp 414,97 miliar, serta Cukai sebesar Rp 68,11 miliar. Capaian ini memperkuat peran Bea Cukai Batam sebagai revenue collector yang berkontribusi nyata terhadap penerimaan negara.

Di bidang pelayanan, Bea Cukai Batam terus mendorong inovasi melalui berbagai program, antara lain EPIC100, Dokap Online, Single Submission Quarantine–Customs, Customs Visit Customer, serta program inovatif lainnya. Peningkatan kualitas layanan ini tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang menunjukkan tren naik secara konsisten, dari 3,69 pada Triwulan I, meningkat menjadi 3,72 pada Triwulan II, dan mencapai 3,74 pada Triwulan III dengan kategori “Sangat Baik”.

Atas kinerja tersebut, Bea Cukai Batam juga memperoleh berbagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari pihak eksternal. Penghargaan diberikan oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau atas sinergi dalam bidang pengawasan, serta apresiasi dari sejumlah pengguna jasa seperti PT Timas Suplindo, PT Musim Mas, PT Sat Nusapersada Tbk, PT Xiaomi Technology, dan PT Jamkrindo Batam. Selain itu, Bea Cukai Batam juga meraih penghargaan Eco Office Platinum atas penerapan prinsip green office serta Tribun Awards 2025.

Berbagai capaian ini menjadi bukti komitmen Bea Cukai Batam dalam memperkuat fungsi pengawasan secara tegas dan terukur, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, transparan, dan inovatif. Ke depan, Bea Cukai Batam akan terus memperluas kolaborasi dengan aparat penegak hukum, instansi terkait, pelaku usaha, dan masyarakat guna menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan kondusif di wilayah Batam.

Bea Cukai Batam juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pengawasan serta menyampaikan masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan masyarakat.

YD

Relawan Bea Cukai Perkuat Posko Banjir Aceh Tamiang dengan Tambahan Logistik

0

RASIO.CO, Aceh – Upaya penanganan korban banjir di wilayah Rantau Bintang, Kabupaten Aceh Tamiang, terus diperkuat. Relawan Bea Cukai Kloter 2 kembali mengirimkan tambahan logistik untuk menunjang operasional posko dan pelayanan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Tim relawan ini merupakan gabungan dari unsur Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, serta KPPBC TMP C Langsa. Penguatan logistik dilakukan sebagai respons atas kebutuhan di lapangan yang masih tinggi, terutama terkait listrik dan komunikasi.

Proses pemuatan logistik dilaksanakan pada Rabu malam, 17 Desember 2025, sekitar pukul 19.00 WIB di KPPBC TMP C Langsa. Sejumlah peralatan utama seperti genset, power station, serta perangkat komunikasi berbasis Starlink dipersiapkan untuk dikirim ke Rantau Bintang guna mendukung aktivitas relawan di posko pengungsian.

Ketua Relawan Bea Cukai Kloter 2, Wawan Hermawan, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan pada Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat, menjelaskan bahwa penguatan logistik ini menjadi bagian penting dalam memastikan posko dapat beroperasi secara optimal di tengah keterbatasan infrastruktur pascabencana.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan genset, power station, dan jaringan komunikasi Starlink sangat membantu relawan dalam memberikan pelayanan kepada korban banjir, terutama untuk kebutuhan koordinasi dan komunikasi selama penanganan darurat.

Sekitar pukul 21.15 WIB, satu unit mobil Ranger dan satu unit truk logistik diberangkatkan menuju Rantau Bintang. Kendaraan tersebut membawa berbagai kebutuhan relawan serta bantuan kemanusiaan dari Kanwil Bea Cukai Aceh, antara lain tenda, kasur, lampu tenaga surya, mainan anak-anak, serta peralatan kerja seperti sekop, pacul, dan gerobak dorong yang akan digunakan dalam kegiatan pembersihan dan pemulihan lingkungan.

Rombongan relawan menempuh perjalanan panjang dan tiba di Posko Rantau Bintang pada Kamis dini hari, 18 Desember 2025, pukul 03.29 WIB. Seluruh bantuan dinyatakan tiba dengan selamat dan siap disalurkan kepada para korban banjir sesuai kebutuhan di lapangan.

Melalui sinergi lintas unit dan semangat pengabdian para relawan, Bea Cukai terus menunjukkan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Penguatan logistik dan kehadiran relawan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.

AD

Hadapi Nataru 2025, ASDP Batam Perkuat Armada dan Fasilitas Pelabuhan

0

RASIO.CO, Batam – Menghadapi potensi lonjakan arus penumpang pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam menyatakan kesiapan penuh dengan mengoperasikan sembilan kapal di sejumlah lintasan penyeberangan utama.

General Manager ASDP Batam, Andri Setiawan, menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penumpang pada periode Nataru tahun ini diperkirakan mencapai 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk itu, berbagai langkah antisipatif telah disiapkan sejak dini, baik dari sisi armada, infrastruktur, maupun pelayanan.

“Kami telah melakukan berbagai pembenahan agar operasional penyeberangan selama libur Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Andri, Rabu (17/12) sore.

Dari sisi armada, ASDP Batam menyiagakan lima kapal pada lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban. Empat kapal dioperasikan setiap hari, sementara satu kapal disiapkan sebagai cadangan. Selain itu, dua kapal disiapkan untuk lintasan Telaga Punggur–Tanjung Buton (Mengkapan) dan dua kapal lainnya melayani rute Telaga Punggur–Kuala Tungkal.

Menurut Andri, seluruh kapal dalam kondisi laik laut dan tidak ada armada yang menjalani docking selama masa posko Nataru. “Total sembilan kapal aktif beroperasi di Pelabuhan Telaga Punggur selama masa Nataru,” katanya.

Selain armada, kesiapan juga difokuskan pada pembenahan infrastruktur pelabuhan. Perbaikan dilakukan di dua pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Telaga Punggur dan Pelabuhan Tanjung Uban. Pembenahan meliputi pengaturan ulang alur kendaraan, perbaikan dermaga, serta peningkatan aspek keselamatan penumpang dan kendaraan.

“Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik untuk kelancaran arus kendaraan maupun kenyamanan penumpang, agar puncak liburan Nataru bisa terlayani dengan baik,” ujar Andri.

Fasilitas penumpang turut menjadi perhatian. Ruang tunggu pelabuhan diperbarui melalui pengecatan ulang, perbaikan ramp, dan penambahan kursi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang selama libur panjang.

Untuk mendukung operasional harian, ASDP Batam mengerahkan 63 petugas yang akan bertugas selama masa posko Nataru 2025. Khusus rute Tanjung Buton, dua kapal akan dioperasikan secara bergantian dengan pola keberangkatan menyesuaikan kebutuhan penumpang.

“Setiap hari ada satu kapal berangkat ke Buton, dan keesokan harinya kapal tersebut kembali ke Batam,” jelas Andri.

ASDP Batam memprediksi arus penumpang mulai meningkat pada Kamis, 18 Desember, terutama pada rute Batam–Tanjung Uban. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Natal, yakni 25 Desember, sedangkan arus balik diproyeksikan berlangsung pada 4 Januari 2026.

Sebagai langkah antisipasi kepadatan, ASDP Batam mengimbau masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan secara daring melalui situs resmi ASDP. Apabila mengalami kendala, pengguna jasa dapat menghubungi kanal media sosial resmi ASDP melalui Instagram.

“Kami mengimbau penumpang membeli tiket online sesuai data keberangkatan, karena lonjakan tahun ini diperkirakan naik sekitar 15 persen,” pungkas Andri.

YD

Kapolda Kepri Hadiri Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Nataru 2026

0

RASIO.CO, Batam – Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Tahun 2025 terkait kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kegiatan tersebut digelar secara terpusat di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/12).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., serta dihadiri para kepala kepolisian daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Menko PMK Prof. Dr. Pratikno menegaskan bahwa pelaksanaan pengamanan Nataru tahun ini membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dan kolaborasi lintas sektor yang solid. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya kompleksitas tantangan, terutama potensi bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim.

Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah siap secara maksimal dalam melaksanakan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait,” ujar Kapolri.

Kesiapsiagaan tersebut dinilai penting mengingat adanya potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor. Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun serta pengamanan terhadap 44.436 objek vital di seluruh Indonesia juga menjadi perhatian utama.

Sejalan dengan arahan Kapolri, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan kesiapan penuh Polda Kepri dalam melaksanakan Operasi Lilin Seligi 2025 di wilayah Kepulauan Riau.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sebagai bentuk komitmen, Polda Kepri akan mengerahkan personel secara optimal dan memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Pengamanan akan difokuskan pada tempat ibadah, objek vital, pusat keramaian, serta jalur transportasi darat dan laut, dengan mengedepankan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan profesional.

YD

Wagub Kepri Hadiri Perayaan Natal GBI Rock Central Sukajadi, Tekankan Kerukunan dan Empati

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menghadiri perayaan Natal atau Christmas Celebration yang digelar di Ruko GBI Rock The Central Sukajadi, Batam, Selasa (16/12).

Kehadiran Wakil Gubernur Kepri tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Nyanyang menyampaikan bahwa perayaan Natal dari tahun ke tahun senantiasa membawa hikmat yang mendalam. Ia menilai, di tengah kondisi bangsa saat ini, di mana masih terdapat saudara-saudara sebangsa yang tertimpa bencana alam, momentum Natal diharapkan dapat menumbuhkan empati serta semangat untuk menebar kasih kepada sesama.

Ia menegaskan bahwa sukacita Natal merupakan hikmat yang tidak ternilai harganya karena dipenuhi oleh kedamaian. Menurutnya, kedamaian tersebut harus terus dirawat dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja bersama dalam membangun bangsa dan daerah, serta saling membantu sebagai sesama anak bangsa.

Nyanyang juga menyinggung karakteristik Provinsi Kepulauan Riau yang mencerminkan wajah Indonesia dengan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Ia menyebutkan bahwa sejak dahulu masyarakat Kepri telah hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati, sehingga menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan.

“Semangat kebersamaan ini harus terus kita rawat dan jaga. Mari kita tunjukkan bahwa Kepulauan Riau adalah daerah yang aman, damai, dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.

Wakil Gubernur Kepri menambahkan, komitmen menjaga kerukunan tersebut berdampak positif terhadap capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau. Selama periode 2022 hingga 2024, Kepulauan Riau konsisten berada di peringkat tiga besar nasional. Pada tahun 2024, Provinsi Kepulauan Riau kembali menempati posisi ketiga nasional setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Riau.

Mengakhiri sambutannya, Nyanyang mengajak seluruh jemaat untuk merayakan Natal dengan damai dan penuh sukacita, serta menularkan cinta kasih dalam setiap langkah dan perbuatan, baik kepada sesama manusia, kepada alam semesta, maupun kepada Sang Pencipta.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menyelipkan doa bagi saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah tertimpa musibah, agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.

Perayaan Natal tersebut turut dihadiri Gembala Senior GBI Rock Lembah Pujian Bali sekaligus Gembala PDM Fifi Sarah Yasa Putra, Gembala GBI Rock Central Sukajadi Pendeta Harry Pudjo, Gembala GBI Rock Central Sukajadi PDM Ruthianti Soetrisno, Ketua Panitia Natal Joni Angkadjaya, Ibu Wakapolda Kepulauan Riau Erie Anom Wibowo, serta seluruh jemaat GBI Rock Central Sukajadi Batam.

YD

Edukasi Keselamatan Jalan Sejak Dini, Kurikulum Lalu Lintas Diterapkan di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri peluncuran Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Batam di Ballroom Hotel Harris Batam Centre, Rabu (17/12).

Pada kesempatan itu, Amsakar dan Li Claudia bersama Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, serta Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, melakukan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya implementasi kurikulum tersebut.

Selain itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Batam dan Polresta Barelang. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan buku pendidikan lalu lintas dari Kapolresta Barelang kepada Wali Kota Batam sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan edukasi keselamatan jalan raya bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi kepada Polresta Barelang dan Satuan Lalu Lintas atas inisiatif strategis mengintegrasikan pendidikan lalu lintas ke dalam kurikulum sekolah.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengapresiasi dan menyambut baik program ini. Pendidikan lalu lintas sejak dini sangat penting agar anak-anak memahami aturan serta etika berlalu lintas,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan menjadi kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Melalui kurikulum ini, diharapkan tumbuh generasi muda Batam yang disiplin, santun, serta mampu menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan berkomitmen mengawal pelaksanaan kurikulum ini agar berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh sekolah dasar dan menengah pertama,” tambahnya.

Program ini dilatarbelakangi data tahun 2025 yang menunjukkan pelajar menempati peringkat kedua korban kecelakaan lalu lintas terbanyak di Batam. Hingga Desember 2025, tercatat 979 kasus kecelakaan. Meski demikian, angka fatalitas korban meninggal dunia berhasil ditekan hingga 59 persen berkat berbagai upaya pencegahan yang dilakukan secara kolaboratif.

Selain peluncuran kurikulum, program ini juga memperkenalkan Pojok Lalu Lintas di sekolah-sekolah. Fasilitas tersebut dilengkapi media edukasi berupa banner rambu dan marka jalan sebagai sarana pembelajaran interaktif bagi siswa.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 kepala sekolah serta perwakilan siswa SD dan SMP dari berbagai wilayah di Kota Batam. Dengan sinergi antara Pemerintah Kota Batam, Polri, dan instansi terkait dalam penerapan Lima Pilar Keselamatan, Batam optimistis mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar secara signifikan

YD

34 WN China Diamankan Usai Insiden Penyerangan TNI di Kalbar

0

RASIO.CO, Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang mengamankan sebanyak 34 warga negara asing (WNA) asal China menyusul insiden penyerangan terhadap warga sipil dan lima anggota TNI di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Insiden tersebut melibatkan 15 WN China yang diduga melakukan penyerangan di sekitar area perusahaan. Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Ketapang, Ida Bagus Putu Widia Kusuma, membenarkan pengamanan terhadap puluhan WNA tersebut.

“Betul, datanya valid,” ujar Ida Bagus Putu Widia Kusuma seperti dikutip Detik, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, hingga saat ini ke-34 WN China tersebut masih menjalani pemeriksaan terkait keimigrasian. Selama proses pemeriksaan berlangsung, para WNA tersebut diinapkan di shelter Imigrasi Ketapang.

“Kita masih dalam rangka pemeriksaan. Belum diperiksa juga dari pihak penjamin (sponsor). Info selanjutnya akan kita sampaikan,” kata pria yang akrab disapa Gustu itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dua dari 34 WN China yang dievakuasi dari PT IMMI diketahui telah melakukan perpanjangan izin tinggal terbatas (KITAS), yakni Mo Mian dan Li Decai. Sementara satu WN China lainnya, Wang Xiaoping, dilaporkan dalam kondisi sakit.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, menyampaikan bahwa insiden penyerangan terjadi pada Minggu (14/12) di PT SRM saat sedang berlangsung Latihan Dalam Satuan oleh personel TNI.

Menurut Yusub, kejadian bermula ketika anggota TNI yang tengah melaksanakan latihan menerima informasi dari pihak keamanan terkait keberadaan sebuah drone yang terbang di sekitar area latihan.

“Selanjutnya anggota melakukan pengejaran serta mendatangi lokasi orang yang mengoperasikan drone, ternyata drone tersebut dioperasionalkan 4 orang WNA asal Beijing,” kata Yusub, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, saat anggota TNI meminta keterangan kepada empat WNA tersebut terkait alasan penerbangan drone, secara tiba-tiba muncul 11 WNA lainnya yang langsung melakukan penyerangan. Para pelaku disebut menggunakan senjata tajam, airsoft gun, serta alat setrum.

Yusub menuturkan, karena kondisi yang tidak seimbang, anggota TNI memilih kembali ke area perusahaan guna menghindari kemungkinan terburuk. Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun luka dari pihak TNI dalam insiden tersebut.

“Motif penyerangan dan penerbangan drone ini masih didalami. Kerugian materiil akibat penyerangan itu berupa kerusakan berat pada satu unit mobil perusahaan jenis Hilux dan satu unit sepeda motor Vario milik karyawan PT SRM,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Security PT SRM, Imran Kurniawan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB saat anggota pengamanan sipil PT SRM sedang melaksanakan tugas jaga. Pada saat itu terlihat aktivitas penerbangan moda nirawak atau drone di sekitar area perusahaan yang dilakukan oleh WN China.

Sekitar pukul 15.40 WIB, atau sekitar 300 meter dari pintu masuk PT SRM, anggota pengamanan perusahaan bersama anggota TNI mendatangi empat WNA yang menerbangkan drone tersebut.

“Saat anggota pengamanan kami dan anggota TNI turun dari kendaraan, tiba-tiba datang sebelas WN China lainnya. Mereka membawa empat bilah senjata tajam, airsoft gun, serta alat setrum,” kata Imran.

Hingga kini, pihak berwenang masih mendalami motif penerbangan drone dan penyerangan tersebut, sementara pemeriksaan keimigrasian terhadap 34 WN China terus berlangsung.

AD

Bea Cukai Terjunkan Relawan Kloter II Bantu Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

0

RASIO.CO, Aceh – Bea Cukai kembali menurunkan relawan untuk memperkuat penanganan bencana di wilayah Aceh.

Kali ini, Relawan Bea Cukai Kloter II sebanyak 12 orang diterjunkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Relawan Kloter II bergabung dengan relawan dari Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, serta KPPBC TMP C Langsa. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bea Cukai dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Pemberangkatan relawan dilakukan sejak 14 Desember 2025 dan dilepas langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ayu Sukorini. Para relawan dijadwalkan bertugas selama dua minggu hingga 28 Desember 2025.

Dari total personel yang diterjunkan, tujuh orang berangkat dari Jakarta dan lima orang dari Medan, dengan titik kumpul di wilayah Langsa dan Aceh Tamiang.

Pada Rabu (17/12), seluruh relawan telah berada di Kabupaten Aceh Tamiang, tepatnya di Desa Ranto Bintang. Desa tersebut dihuni oleh sekitar 85 keluarga yang terdampak bencana.

Di lokasi ini, relawan Bea Cukai berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Barat dengan membuka posko layanan kesehatan yang dipusatkan di masjid setempat.

Dalam pelaksanaannya, relawan laki-laki menginap di masjid, sementara relawan perempuan difasilitasi satu kamar di rumah warga sekitar. Selain memberikan pelayanan kesehatan, relawan juga mengupayakan pembukaan dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak.

Di sisi lain, tim relawan melakukan inventarisasi kebutuhan harian masyarakat secara rinci agar bantuan yang disalurkan tepat guna dan tidak mubazir, sembari mengoptimalkan distribusi logistik yang telah tersedia di wilayah Langsa.

Selama bertugas, relawan turut menghadapi tantangan cuaca. Sejak Selasa dini hari sekitar pukul 03.45 WIB, hujan deras mengguyur wilayah Aceh Tamiang. Hujan sempat mereda menjelang subuh, namun kembali turun dengan intensitas tinggi.

Meski demikian, pelayanan kesehatan tetap berjalan. Layanan pagi hari dilaksanakan hingga sekitar pukul 09.00 WIB, sementara pada malam sebelumnya posko kesehatan beroperasi hingga pukul 23.00 WIB.

Relawan Bea Cukai Kloter II dipimpin oleh Wawan Hermawan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan pada Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat.

Kehadiran relawan lintas wilayah ini menjadi wujud nyata sinergi dan komitmen Bea Cukai dalam memastikan negara hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi bencana.

AD