
RASIO.CO, Batam – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melakukan peninjauan kesiapan unit pelayanan publik menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Salah satu unit yang menjadi fokus peninjauan adalah Rumah Sakit BP Batam (RSBP). Ariastuty melakukan kunjungan kerja ke fasilitas layanan kesehatan tersebut pada Rabu pagi (17/12), guna melihat secara langsung kesiapan rumah sakit dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Menurut Ariastuty, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan pimpinan BP Batam agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan selama masa libur panjang.
“Kegiatan kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan lisan Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam kepada seluruh jajaran pimpinan unit kerja dan pegawai di lingkungan BP Batam, agar meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan selama masa puncak libur Natal dan Tahun Baru, guna menjaga Batam tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Ariastuty.
Dalam kunjungan tersebut, Ariastuty meninjau sejumlah area pelayanan strategis, di antaranya ruang perawatan pasien di lantai 5, ruang Intensive Care Unit (ICU), serta area poliklinik. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan pasien, pengunjung, dan petugas medis untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan dan kesiapan fasilitas di lapangan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke ruang farmasi baru RSBP Batam yang mulai difungsikan sejak Senin, 15 Desember 2025. Ruang farmasi yang sebelumnya tersebar di Gedung A dan Gedung B lantai 1 kini dipusatkan di Lobby D Gedung B. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan, mempermudah akses pasien, serta mengefisienkan alur pelayanan kefarmasian.
Usai peninjauan lapangan, Ariastuty—yang akrab disapa Tuty—memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen, pejabat struktural, dan staf terkait di ruang Direktur RSBP Batam. Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis dan operasional, termasuk evaluasi kinerja serta apresiasi atas capaian RSBP sepanjang tahun 2025.
“Beberapa hal yang kami atensi yakni keterbatasan tenaga medis seiring meningkatnya jumlah kunjungan pasien, kondisi pendingin ruangan di beberapa area pelayanan yang masih perlu dioptimalkan, serta penjajakan layanan radioterapi yang saat ini masih dalam proses untuk diwujudkan,” tutur Tuty.
Di sisi lain, Ariastuty juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian RSBP Batam. Ia menilai peningkatan kualitas dan konsistensi pengelolaan media sosial rumah sakit semakin baik, serta mengapresiasi berbagai penghargaan yang berhasil diraih dalam beberapa waktu terakhir.
“Saya mengapresiasi atas kinerja dan capaian yang berhasil diraih. Tahun 2025 harus kita pertahankan dan terus kita tingkatkan. Ke depan penting penguatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan kepada pasien dan pengunjung rumah sakit,” ujar Tuty.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ariastuty menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan stabilitas pelayanan selama masa libur akhir tahun. Ia mengingatkan seluruh jajaran RSBP Batam agar senantiasa memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan humanis, sejalan dengan nilai dasar PRIMA yang diusung RSBP Batam, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.
YD
