Minggu, Mei 10, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 874

Diskominfo Raih Nilai Tertinggi dari Hasil Laporan Audit Kearsipan Internal

0

RASIO.CO, Batam – Sekda Kota Batam, menyerahkan hasil Laporan Audit Kearsipan Internal di Lingkungan Pemko Batam.

Dinas Kominfo Batam meraih nilai tertinggi, kemudian Dinas Perhubungan, Camat Lubuk Baja, Puskemas Sambau dan Kelurahan Tiban Lama.

Jefridin mengatakan kearsipan merupakan amanat Undang-undang 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Karena itu hal ini menjadi perhatian Pemko Batam. Pihaknya juga mendorong semua dinas ataupun unit lainnya di Pemko Batam untuk dapat terus memperbaiki kearsipannya.

“Saat ini masih ada beberapa kekurangan dan hal itu harus terus diperbaiki,” kata Jefridin, Kamis (23/12).

Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada semua staf khususnya juga kepada Sekretaris Dinas atapun unit lainnya untuk selalu memperhatikan pedoman-pedoman yang ada. Dicontohkannya seperti halnya penulisan surat resmi, hal ini harus benar-benar menjadi perhatian jangan sampai kata dia tidak sesuai dengan pedoman yang ada di Pemko Batam.

“Kearsipan ini sangat penting, jangan sampai dianggap sepele,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Buka FORSIL PKM 2021, Rudi : Mari Makmurkan Masjid

0

RASIO.CO, Batam – Rudi membuka kegiatan Akademi Manajemen Masjid Akbar, Silaturahmi Penggerak Kemakmuran Masjid 2021. Kamis (23/12). Di kesempatan itu, Rudi mengajak semua pihak untuk memakmurkan masjid. Ia mengaku banyak hal yang bisa dilakukan dalam memakmurkan masjid.

“Salah satunya, bagaimana kita bisa membangun masjid,” ujar Rudi yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepri.

Ia mengatakan, tidak semua daerah permukiman di Kepri memiliki masjid. Dengan begitu, tugas semua pihak untuk terus membangun masjid ini.

“Saya sebagai Ketua DMI Kepri, mungkin Januari sudah mulai turun ke sejumlah lokasi yang belum ada masjid,” katanya.

Pendataan itu dinilai penting untuk memutuskan pembangunan masjid di lokasi yang sangat membutuhkan.

“Kerja ini tidak mudah. Tapi, tidak ada yang sulit kalau kita mau,” ujarnya.

Ia mencontohkan, bagaimana pembangunan masjid Sultan Mahmud Riayat Syah yang direncanakan sejak jauh hari. Ia bersyukur, pembangunan itu dapat terwujud.

“Masjid yang kedua yang banyak orang tak yakin dapat dibangun yakni Masjid Tanjak, Alhamdulillah akhirnya bisa dibangun,” ujarnya.

Untuk memulai pembangunan masjid di Kepri, ia butuh mendatangi langsung lokasi se-Kepri.

“Di Kepri belum tau berapa banyak masjid yang ada saat ini. Mari kita merubah cara berfikir bagaimana ke depan masjid bisa makmur,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Nyat Kadir: BUMN Jadi Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional

0

RASIO.CO, Batam – BUMN yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah, benar-benar berperan sangat penting bagi pemulihan ekonomi nasional sebab BUMN memiliki beragam sektor usaha dan salah satu pelaku kegiatan ekonomi nasional dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Kepri, Drs H Nyat Kadir di sela-sela sosialisasi, BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional di Ibis Stayle Hotel, Batam, Kepri, Rabu (22/12).

Dihadapan peserta, Kapoksi  VI, Fraksi Partai NasDem itu mengatakan berbagai macam sektor usaha yang dimiliki BUMN, diantaranya transportasi, pertanian, telekomunikasi,perdagangan, pertambangan, listrik, gas, perhotelan, Rumah Sakit, Pelabuhan, Bandara, BBM, hingga konstruksi dan lainnya.

Berbagai sektor usaha tersebut kata Nyat Kadir  tentu sebagai motor penggerak yang luar biasa karena menarik roda ekonomi berputar.

“BUMN dengan berbagai macam sektor usaha itu harus benar- benar sebagai lokomotif pemulihan ekonomi nasional. Tanpa BUMN ekonomi kita sangat sulit. Sebab- cabang -cabang ekonomi penting yang menguasai hidup masyarakat banyak harus dikuasai Negara melalui peran BUMN. Namun  swasta tetap diberi peran menggerakkan ekonomi karena swasta juga termasuk pilar demokrasi ekonomi Indonesia , juga koperasi dan UMKM,” kata Nyat Kadir sembari mengatakan itu sebabnya pada masa Covid 19, BUMN juga berperan penting bagi pemulihan ekonomi nasional.

Di masa Covid 19 dalam kerangka BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional, disebutkan Nyat Kadir bisa terlihat dengan dilibatkannya BUMN dalam Program PEN. BUMN menyalurkan kredit kepada UMKM dan koperasi serta melakukan penjaminan kredit modal kerja.  Kredit kepada UMKM dan koperasi, disalurkan melalui kredit UMi oleh PT Pegadaian, PT PNM dan BRI.

Disamping UMi yang plafonnya sampai Rp10 juta, disalurkan juga Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perbankan BUMN  sampai Rp500 juta. Bunga KUR sangat rendah karena disubsidi pemerintah.  

Selain bidang ekonomi, BUMN juga berperan dalam bidang kesehatan, yakni menyediakan vaksin Covid-19 yang saat ini sudah lebih dari 100 juta orang divaksin dosis lengkap. Selanjutnya membantu APD untuk tenaga kesehatan serta sembako dan vitamin untuk masyarakat terkena dampak pendemi. 

Nyat Kadir mengatakan BUMN memiliki total aset yang sangat besar yaitu Rp8.092 triliun. Aset ini jauh lebih besar dibandingkan aset super holding company Temasek asal Singapura yang bernilai Rp1.1125,59 triliun dan Khazanah dari Malaysia sebesar 463,59 triliun.

 Bahkan selama kurun waktu 10 tahun terakhir BUMN lanjut Nyat Kadir ikut berkontribusi menambah pundi penerimaan negara hingga Rp3.295 triliun. Pendapatan yang disetorkan itu berasal dari deviden, PNBP lainnya dan pajak.

Ini juga sesuai  dengan tujuan pendirian BUMN yakni memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya (Pasal 2 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN) dan menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta.

Sebelumnya lanjut Anggota MKD jumlah BUMN sebanyak 142 di Indonesia. Jumlah tersebut kembali menyusut ke angka 108 BUMN. Rinciannya, 16 BUMN go public, 78 BUMN non go public dan 14 BUMN Perum. Beberapa contoh perusahaan BUMN adalah Pertamina, PLN, Pelindo, Garuda Indonesia, KAI, PTPN, PT Timah serta berbagai Bank.

Keberadaan BUMN lanjut mantan Walikota Batam,  sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti subsidi listrik, gas elpiji, BBM,perumahan dan lainnya.

 “ BUMN itu mitra kerja kami di Komisi VI. Saya terus mendorong agar BUMN terus berkembang, sehingga peranannya sebagai lokomotif kemajuan perekonomian Indonesia benar benar terwujud,” ujar Nyat Kadir.

***

Kasus Nahkoda Kapal MT. Seaways Rubymar Bergulir di PN Batam

0

RASIO.CO, Batam -Kasus dugaan Nahkoda Kapal MT. Seaways Rubymar terdakwa MT. Seaways Rubymar diduga labuh jangkar diperairan Indonesia tanpa izin syahbandar bakal disidang PN Batam.

Terdakwa nahkoda MT. Seaways Rubymar tersebut diagendakan sidangnya oleh PN Batam sesuai SIPP pada Senin(27/12) diruang sidang utama Kusuma Admaja.

Kapal Tanker MT. Seaways Rubymar berbendera Marshal Island GT 40.343 merupakan tangkapan TNI Al di perairan Timur Laut Pulau Bintan.

Nakoda Kapal didakwa  JPU Wahyu Octaviandi dengan Pasal 317 jo Pasal 193 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Dalam dakwaan terdakwa Glenn Vincent A.Madoginog berlayar  dari Calau, Peru tujuan negara Singapura sesuai Port Clereance yang dikeluarkan syahbandar Peru, 05 Agustus 2021.

Dalam perjalanan menuju Singapura kapal mendapatkan perintah dari Operator Kapal V.Ship Uk Limited berupa pesan email “agar kapal berlabuh di timur OPL”.

Sebelum tiba di timur OPL terdakwa selaku nahkoda mengadakan rapat dengan tim anjungan untuk menentukan posisi Lego Jangkar.

Diduga diputuskan lego jangkar koordinat 01º 48,11’ U – 105º 04,66’ T, kemudian pada tanggal 12 September 2021 kapal tiba di East OPL pukul 23.00 waktu setempat nahkoda melakukan labuh jangkar di koordinat tersebut.

Padahal diduga Kapal MT. Seaways Rubymar dalam keadaan baik-baik saja serta tidak dalam keadaan memaksa (force majeure) atau dalam keadaan bahaya atau untuk tujuan memberikan bantuan pada orang, kapal atau pesawat udara yang berada dalam keadaan bahaya.


Kamis tanggal 16 September 2021 sekira pukul 06.00 WIB KRI Sembilang – 850 berlayar dalam rangka Operasi Alur Segara – 21 BKO Danguskamla Koarmada I.

Saat sedang berlayar ditemukan adanya kontak radar jarak 6 NM yg sedang melaksanakan lego jangkar di perairan Teritorial Indonesia.

Sambil mendekati kontak tersebut KRI Sembilang – 850 mencoba untuk melakukan komunikasi VIA Radio VHF Chanel 16 dan terjalin komunikasi kemudian didapati kontak tersebut adalah MT. Seaways Rubymar berjenis Tanker.

Sekitar pukul 07.30 KRI Sembilang – 850 melaksanakan peran sekoci kemudian tim pemeriksa 1 bergerak menuju MT. Seaways Rubymar untuk melaksanakan pemeriksaan.

Lalu sekitar pukul 08.00 tim pemeriksa 1 On board di MT. Seaways Rubymar untuk melaksanakan pemeriksaaan, dari hasil pemeriksaan didapati nakhoda MT. Seaways Rubymar melaksanakan lego jangkar di perairan teritorial Indonesia tanpa ijin dari otoritas syahbandar.
Berdasarkan catatan Log Book, terdakwa melakukan lego jangkar di laut Teritorial Indonesia, pada posisi 01º 48,11’ U – 105º 04,66’ T lebih kurang 4 (empat) hari lamanya sampai dengan terdakwa diperiksa oleh pihak TNI AL.

Diduga selama terdakwa lego jangkar kapal Kapal MT. Seaways Rubymar berbendera Marshal Island tanpa dilengkapi ijin dari Otoritas Kesyahbandaran Indonesia.

Dan berdasrkan Pasal 18 ayat (2) The United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982) sebagaimana telah diratifikasi dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan United Nations Convention on the Law of the Sea (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Tentang Hukum Laut), dijelaskan bahwa “Pelayaran lintas laut damai tersebut harus dilakukan secara terus menerus, langsung serta secepatnya, sedangkan berhenti dan membuang jangkar hanya dapat dilakukan bagi keperluan navigasi yang normal atau kerena keadaan memaksa (force majeure) atau dalam keadaan bahaya atau untuk tujuan memberikan bantuan pada orang, kapal atau pesawat udara yang berada dalam keadaan bahaya”.

Dalam hal terdakwa melakukan lego jangkar tanpa seijin dari otoritas Syahbandar Indonesia maka terdakwa tidak mematuhi tata cara berlalu lintas di wilayah laut Indonesia dan berpotensi membahayakan lalu lintas navigasi di wilayah laut Indonesia.

Seharusnya terdakwa berlayar dari Callau, Peru tujuan ke Singapura sebagaimana Port Clearance terlebih dahulu baru meminta ijin labuh jangkar ke otoritas Kesyahbandaran Indonesia untuk melakukan lego jangkar di tempat yang telah ditentukan oleh Syahbandar.


Bahwa berdasarkan hasil ploating peta posisi 01º 48,11’ U – 105º 04,66’ T, maka diketahui kapal Kapal MT. Seaways Rubymar berbendera Marshal Island GT 40.343 berada di Laut Teritorial Indonesia tepatnya di Perairan Timur Laut Pulau Bintan.Adi@www.rasio.co //

Tinjau Pos Terpadu Cikopo, Kapolri Minta Jangan Abaikan Prokes

0

RASIO.CO, Jawa Barat – Menteri Koordinator Bidang PMK, Menkesa, Menhub dan Kapolri kembali melanjutkan tinjauannya di Pos Terpadu Cikopo yang berlokasi di Ruas Tol Cipularang. Rabu (22/12).

Dalam tinjauannya kali ini, Sigit mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang akan dihadapi dalam periode Nataru di tengah Pandemi Covid-19 saat ini dibandingkan sebelumnya.

Untuk tahun ini, kata Sigit, masyarakat diberikan kelonggaran dalam beraktivitas yang dimana berpotensi menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Sementara, disisi lain, laju pertumbuhan Covid-19 diharapkan tidak mengalami peningkatan ketika Nataru maupun setelah periode tersebut.

“Disisi lain Covid-19 itu masih ada. Rekan-rekan mau tidak mau harus menghadapi dua masalah tersebut. Disatu sisi diberikan kelonggaran, disisi lain tempat atau area tertentu, kita harus betul-betul mampu melaksanakan penegakan protokol kesehatan secara kuat. Dua hal itu harus dilaksanakan. Sehingga disatu sisi ekonomi bisa tumbuh namun disisi lain, laju pengendalian Covid-19, betul-betul bisa kita pertahankan sampai dengan pasca – Nataru nanti angkanya tetap stabil,” katanya.

Belajar dari pengalaman, Sigit menekankan, untuk periode libur Nataru tahun ini sangat diharapkan untuk tidak terjadi lonjakan angka Covid-19 yang signifikan. Oleh karenanya, Sigit meminta kepada TNI-Polri, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat, untuk tidak abai maupun lengah dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19.

“Pengalaman setelah Nataru ada kenaikan dua setengah kali lipat. Harapan kita jangan sampai pasca-Nataru, angka tersebut mengalami kejadian yang sama seperti tahun yang lalu. Ini tentunya harus kita hadapi. Tentunya kalau kita lengah, kalau kita anggap ini seperti hal yang biasa maka yang tadinya stabil selama 150 hari ini, akan ada risiko,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Oleh karena itu, Sigit sangat mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk benar-benar menguatkan pos pengamanan dan pelayanan yang disiapkan selama pelaksanaan Operasi Lilin dalam menghadapi Nataru berlangsung.

“Sehingga tentunya dalam kesempatan ini, saya betul-betul wanti-wanti, bahwa seluruh jajaran rekan-rekan kapolres yabg telah menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan. Ada area-area yang bisa digunakan melaksanakan vaksinasi, pemeriksaan terhadap masyarakat yang perlu dilaksanakan Swab Antigen. Kemudian, memasifkan aplikasi PeduliLindungi. Saya kira tadi sudah dilaporkan dan tentunya terkait dengan penegakan aturan prokes memang betul-betul kita harapkan untuk dilaksanakan dengan baik,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Semua upaya itu, kata Sigit harus dimasifkan di wilayah yang berpotensi tinggi terjadinya interaksi ataupun aktivitas dari masyarakat. Khususnya Jawa Barat yang terkenal dengan lokasi wisata, Sigit menyebut, harus dipastikan penegakan protokol kesehatan berjalan dengan sangat ketat.

Lebih dalam, dari hasil pemantauannya, Sigit memaparkan, masih ada potensi kurangnya pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi di beberapa tempat. Menurutnya, barcode aplikasi itu memang sudah terpasang, namun kepastian pengecekan terhadap masyarakat yang mengakses yang dianggap masih lemah.

“Karena itu di setiap tempat dipasang aplikasi PeduliLindungi betul-betul ada petugasnya. Sehingga pada saat termonitor warnanya merah atau hitam artinya perlu ada langkah-langkah lanjutan.  Vaksin yang kurang dicek. Lalu petugas menanyakan kenapa belum di vaksin kedua atau mungkin belum vaksin sama sekali, dan kemudian langsung diarahkan ke gerai vaksin. Bagi berwarna hitam, yang ada kontak erat atau terkonfirmasi positif tentunya bagaimana kemudian didorong ke isolasi karantina sementara sebelum di geser ke rumah sakit rujukan,” papar Sigit.

Masih dalam hasil pantauannya, Sigit masih menemukan lokasi isolasi sementara yang berdekatan dengan dengan pos pengamanan dan pos pelayanan. Yang dimana, itu menyebabkan adanya potensi terjadinya penularan Covid-19 di masyarakat.

“Ini tolong diatur dan diperbaiki. Sehingga kemudian yang diisolasi tentunya harus lebih aman dan tertutup. Sehingga tidak ada potensi terjadi kontak erat atau menular yang lain,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyampaikan dengan dibangunnya pos pengamanan dan pos pelayanan ini, semua pihak terkait harus bisa memanfaatkan momentum tersebut sebagai ajang untuk melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Karena didalamnya ada gerai vaksin yang disediakan bagi warga yang belum mendapatkan dosis pertama maupun kedua.

“Ini saatnya untuk rekan-rekan memanfaatkan itu, jadi aturan yang masuk hotel, aturan masuk Rest Area, kemudian masuk tempat yang memang diwajibkan melaksanakan prokes. Saran saya sebaiknya ada aturan untuk vaksin dua kali. Sehingga, begitu ketahuan mereka belum vaksin dua kali bisa langsung didorong ke gerai vaksin yang sudah ada di area-area yang sudah didirikan. Karena ini bagian dari strategi dalam situasi yang sulit. Namun rekan-rekan kemudian bisa manfaatkan peluang yang ada untuk bisa melaksanakan akselerasi vaksinasi,” kata Sigit.

Menurut Sigit, akselerasi percepatan vaksinasi juga untuk mencapai target dari Presiden Jokowi sebesar 70 persen di akhir tahun ini. Hal itu juga sebagai antisipasi menghadapi masuknya varian baru Covid-19 yakni, Omicron.

Tak hanya itu, vaksinasi demi mewujudkan kekebalan komunal tersebut juga upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid-19 pasca-Nataru.

“Bapak Presiden tentunya mengharapkan bahwa kita semua bisa menjaga dan mengawal akhir tahun dam memasuki tahun baru dalam kondisi angka Covid-19 yang ada saat ini betul-betul bisa stabil,” ujar Sigit.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan, TNI, Polri, Pemda, dan elemen masyarakat lainnya untuk terus bersinergi dan bergandengan tangan dalam mempertahankan laju Covid-19 yang sudah baik saat ini.

“Mohon terus kompak sinergi TNI- Polri, Pemda serta rekan-rekan yang laksanakan tugas di pos pengamanan dan pos pelayanan. Sehingga apa yang menjadi harapan Pak Presiden bisa kita laksanakan secara optimal,” tutup Sigit.

***

Purwiyanto Uji Fungsi Taman Rusa

0

RASIO.CO, Batam – Pandemi tidak menyurutkan semangat BP Batam membangun sektor pariwisata. BP Batam optimis setelah pandemi ini berakhir, wisatawan luar negeri akan berbondong-bondong kembali datang untuk berwisata, umumnya mereka mencari destinasi baru.

Disaat momen itu tiba, Batam secara umum tentu sudah sangat siap untuk memanjakan turis lokal dan asing  dengan sejuta pengalaman wisata yang menarik dan tentunya kekinian.

Pada hari Rabu (22/12) Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto bersama jajarannya melaksanakan kegiatan “Test Commissioning” atau Uji Fungsi dan Sistem Taman Rusa, Sekupang. Purwiyanto menjelaskan, Taman Rusa, Sekupang  merupakan satu dari tiga destinasi wisata yang disiapkan Badan Pengusahaan Batam untuk turis, baik lokal maupun mancanegara.

“Proyek tiga destinasi wisata yang dibangun merupakan terobosan yang dilakukan oleh BP Batam dan Dirjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan,” jelas Purwiyanto.

“Tujuan kegiatan malam ini di Taman Rusa, Sekupang untuk menguji alat mekanikal dan elektrikal berjalan normal sesuai fungsinya,” tambah Purwiyanto.

Ia juga berharap destinasi wisata yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

“Saya ingin tempat ini dapat digunakan untuk parade kesenian budaya di Batam, kita juga tidak lupa untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik untuk turis lokal dan mancanegara,” harap Purwiyanto.

Lebih lanjut, Purwiyanto menjelaskan fasilitas di Taman Rusa-Sekupang yang bisa dinikmati nantinya apabila sudah bisa dibuka secara resmi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

 “Selain jogging track dan wahana permainan anak, nantinya akan kita bangun tiga objek besar yakni stonehenge, kolam ikan dan kolam pemancingan yang dapat digunakan untuk event-event seperti lomba mancing dan lain-lain,” jelas Purwiyanto

 “Tidak jauh dari lokasi ini kita telah membangun sebuah Taman Kolam yang  dapat digunakan untuk rekreasi masyarakat Batam yang juga masuk dalam Kawasan KEK Kesehatan,” tambah Purwiyanto.

“Terobosan pembangunan tiga destinasi wisata yang digesa oleh BP Batam akan pro umkm, pro pendidikan dan pro lingkungan, kita ingin tiga destinasi wisata ini akan menjadi pusat keseniaan, budaya, rekreasi dan ikon wisata baru di Batam,” tutup Purwiyanto.

Redaksi@www.rasio.co//

Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Perketat Prokes Hindari Lonjakan Jelang Nataru

0

RASIO.CO, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menkes serta Menhub meninjau langsung Pelabuhan Merak, Banten untuk mengecek kesiapan Operasi Lilin jelang masa libur Nataru. Rabu (22/12).

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa, peninjauan langsung ini untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi pergerakan masyarakat di periode Nataru. Oleh karenanya, Ia memastikan soal penerapan prokes agar tidak terjadi lonjakan laju pertumbuhan Covid-19 pasca-Nataru.

“Tentunya ini harus kita persiapkan dengan baik. Kita antisipasi karena saat ini angka laju Covid-19 sudah bisa kita kendalikan dengan positivity ratenya di bawah 1.  Pengalaman tahun lalu pasca-Nataru terjadi peningkatan dua kali lipat. Dan ini tentunya harus kita jaga, agar aktivitas mobilitas masyarakat tetap bisa berjalan. Namun disisi lain prokesnya harus kita pastikan dilaksanakan dengan baik,” kata Sigit usai melakukan pengecekan.

Saat mengecek Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Sigit juga memantau pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat yang hendak beraktivitas saat Nataru. Kedua pos itu, kata Sigit, harus bekerja secara maksimal dalam memastikan pelayanan dan pengecekan terkait protokol kesehatan. Tak hanya itu, harus disiapkan antisipasi apabila terjadi kemacetan atau antrian panjang.

Dalam perjalanan Nataru, Sigit menyebut, masyarakat harus mengikuti persyaratan yang ditentukan, mulai dari sudah vaksin dosis kedua dan menyertakan hasil negatif dari Swab Antigen ataupun RT-PCR.

Apabila, masyarakat tidak dapat menyertakan hal itu, maka pos pelayanan yang ada, telah menyiapkan gerai vaksin dan gerai Swab Antigen. Bahkan, disediakan pula tempat isolasi sementara apabila didapatkan hasilnya positif. Yang nantinya, setelah ditempatkan di isolasi sementara, warga akan diteruskan ke RS rujukan atau yang sudah disiapkan.

“Jadi kita ingin memastikan bahwa seluruh persiapan dari pos pelayanan khususnya wilayah penyeberangan Bakauheni dan Merak dalam keadaan siap dalam hal menghadapi meningkatnya mobilitas penumpang. Namun disisi lain kita juga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan terhadap prokes,” ujar Sigit.

Eks Kapolda Banten itu berharap, dengan segala upaya keras dari seluruh pihak, maka lonjakan laju pertumbuhan Covid-19 setelah masa Nataru tidak mengalami peningkatan.  Mengingat penanganan dan pengendalian yang baik, kata Sigit, akan memengaruhi pertumbuhan perekonimian di Indonesia.

Apalagi, Sigit menyebut, kedepannya, Indonesia akan menyelenggarakan event nasional dan internasional. Dimana, hal itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Harapan kita di tahun depan, kita juga ada beberapa peristiwa kegiatan besar nasional maupun internasional, rangkaian Presidensi.  Kita harapkan juga pertumbuhan ekonomi terus meningkat. Namun, disisi lain kita lihat ada varian baru dan kita harus waspada. Sehingga tentunya dua hal tersebut, bagaimana kita tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan. Namun disisi lain aktivitas masyarakat bisa kita berikan. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan, ini tetap kita bisa jaga dalam kondisi terkendali,” ucap Sigit.

Selain meninjau, rombongan Menteri dan Kapolri juga memberikan pengarahan terhadap pejabat daerah setempat. Mereka menekankan untuk bekerja semaksimal mungkin agar tidak terjadi lonjakan pertumbuhan Covid-19 usai Nataru.

“Tahun ini kita harus betul-betul waspadai. Sehingga angka Covid-19 bisa kita pertahankan. Dan pasca-Nataru jangan sampai naik lagi. Pelonggaran sudah diberikan. Sehingga aktivitas masyarakat khususnya pergerakan di masa Nataru diprediksi Pak Menhub kurang lebih ada 11 juta. Ini tentunya harus jadi perhatian kita bersama,” tutur eks Kabareskrim Polri itu.

Pada kesempatan itu, Sigit meminta agar pos pelayanan tidak hanya tersedia di atas kapal. Namun, juga disiapkan di titik-titik terjadinya antrian masyarakat. Sigit juga menekankan untuk mewaspadai lonjakan penumpang di malam hari.

“Tidak hanya di atas kapal, tapi juga di lokasi pada saat masyarakat antre khususnya malam hari. Karena akan terjadi antrean panjang. Disitulah kesempatan rekan-rekan sambil menunggu antrian, rekan-rekan tanyakan sudah vaksin belum. Demikian juga persyaratan antigen ditanyakan betul,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, kepada seluruh pejabat daerah, untuk betul-betul melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19. Lantaran, dari laporan yang diterimanya, masih ada beberapa kabupaten yang belum mencapai angka vaksinasi 70 persen.

Sigit juga menyampaikan, seluruh pihak harus bersinergi dalam melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan. Kemudian, juga aturan dari tempat makan, tempat istirahat dan lokasi lainnya yang berpotensi jadi berkumpulnya masyarakat.

“Oleh karena itu cek sekali lagi aplikasi PeduliLindungi. Semua sudah terpasang apa belum dan kalau sudah  terpasang pastikan aplikasi tersebut berjalan. Petugasnya paham, bagaimana cara untuk memanfaatkan aplikasi. Jangan hanya sekedar alat ada, aplikasi ada tapi kemudian tidak digunakan. Ini tolong cek satu-satu. Saya minta laksanakan cek and ricek. Sehingga kita yakin bahwa dalam beberapa hari mendatang yang kurang-kurang segera dilengkapi,” tutup Sigit.

***

Ansar Sebut Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Pandemi Covid-19 di Kepri dua tahun belakangan telah menimbulkan berbagai dampak sosial,maka dari itu Ansar menganggap keberadaan Karang Taruna sangat dibutuhkan pemerintah daerah dalam penanganan masalah sosial dan kepemudaan.

“Karang taruna terbukti sebagai satu dari banyak organisasi yang sangat membantu kerja-kerja bersama di masa pandemi, Karang Taruna kedepannya akan selalu menjadi mitra strategis pemerintah dalam penanganan isu sosial terutama kepemudaan,” ujarnya.

Anggapan Ansar tentang Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah bukan tanpa alasan, sebab karang taruna memang memiliki jaringan yang sangat dalam sampai ke tingkat desa atau kelurahan. Jaringan inilah yang menurut Gubernur sangat potensial apabila dibina secara serius dapat membantu lebih banyak tugas-tugas pemerintah.

Ansar bersama Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budi Setiawan membuka secara langsung Temu Karya Karang Taruna III Provinsi Kepri di Hotel Comforta, Tanjungpinang, Rabu (22/12). Mengusung tema “Satu dasawarsa mewarnai kepemudaan Kepri untuk Indonesia“, Temu Karya ini juga digelar untuk memilih Ketum Karang Taruna Provinsi Kepri periode 2021-2026.

Ia berharap periode Karang Taruna Provinsi Kepri periode mendatang dapat bersinergi secara utuh dengan pemerintah daerah. Tidak hanya di bidang sosial, Ansar menginginkan Karang Taruna juga aktif dalam perkembangan perekonomian.

“Pemuda-pemuda di Karang Taruna dapat dibina menjadi entrepreneur muda, mengemban misi sosial bagi Karang Taruna tidak cukup tanpa ikut andil dalam kontribusi di sektor ekonomi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Budi Setiawan mengatakan Karang Taruna Provinsi Kepri harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah daerah. Sehingga keberadaan Karang Taruna dapat menjadi daya dukung bagi pemerintah daerah.

“Karang Taruna Provinsi Kepri harus mengerti dan memahami visi misi yang diusung kepala daerah, dengan begitu kita bisa bersama-sama memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kepri,” kata Budi.

Ketua Umum Karang Taruna Provinsi Kepri, Said Muhammad Idris pun mengucapkan apresiasi kepada Gubernur Ansar yang selama ini sudah sangat mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan Karang Taruna Provinsi Kepri.

“Bapak Gubernur telah banyak memberikan bantuan dan dukungan kepada kami dalam mewujudkan bukti kerja sosial kawan-kawan di Kepri, kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan bapak  Gubernur,” sebut Said.

Selama berkiprah sebagai Bupati Bintan dua periode, Ansar Ahmad memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang sangat perduli dengan Karang Taruna. Hal itu dibuktikan dengan penghargaan nasional sebagai Pembina Karang Taruna Terbaik yang diraih Ansar sebanyak tiga kali.

Redaksi@www.rasio.co//

Edukasi Safety Riding Spesial Peringati Hari Ibu

0

RASIO.CO, Batam – Tepat pada hari ini 22 Desember 2021 jatuhnya peringatan hari ibu nasional. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno dibawah Keptusuan Presiden Republik Indonesia No. 316 tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Tanggal 22 Desember dipilih sebagai Hari Ibu di Indonesia untuk mengenang momentum 22 Desember 1928, kala itu pertama kalinya digelar Kongres Perempuan Indonesia dengan Tujuan peringatannya adalah mengenang perjuangan pahlawan wanita saat memperjuangkan kemerdekaan dan memperbaiki keadaan perempuan Indonesia kala itu.

Sampai saat ini pun Wanita khususnya Ibu masih menjadi sosok pahlawan. Begitu besar perjuangan seorang ibu bagi keluarga, baik untuk suami, anak-anak, saudara, maupun lingkungan sosial.

Oleh karena betapa berharganya sosok perempuan khususnya seorang Ibu dalam hal ini Main Dealer atau Distributor Sepeda Motor Honda di seluruh Indonesia menggelar Edukasi Keselamatan Berkendara bagi para Sosok Wanita dan Ibu di Indonesia dalam momentum memperingati Hari Ibu Nasional ini.

Sebagai kepedulian dan upaya agar para Wanita dan Ibu yang menjadi sosok pahlawan yang dicintai oleh keluarga dapat terlindungi dan terhindar dari keterlibatan akan kecelakaan pada saat berkendara dengan sepeda motor khususnya. Program tersebut untuk wilayah Kepri diwakili oleh Tim Safety Riding PT. Capella Dinamik Nusantara – Kepri tentunya.

Juma (17/12) bertempat di Balai Pertemuan perumahan Taman Raya, RW 042 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota telah dilangsungkan kegiatan Edukasi dan Sharing Keselamatan Berkendara kepada para Wanita dan Ibu-Ibu dilingkungan tersebut dengan tema “Jauh Dekat Tetap #Cari_Aman”.

Sebanyak 45 peserta dari Wanita dan Ibu-ibu dilingkungan RW 042 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota menghadiri acara ini.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Sambutan dari Ketua RW 042 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota yaitu Bapak Irwan Kurnia ST dan Ketua Kegiatan sekaligus ketua Tim Pemberdayaan Perempuan di lingkungan tersebut yaitu Ibu Marlina, dilanjutkan dengan Doa bersama.

Kemudian Acara inti yaitu Edukasi dan Sharing tentang keselamatan berkendara khususnya untuk para pengendara Wanita atau Ibu-ibu. Edukasi dibawakan oleh Instruktur Safety Riding PT. Capella Dinamik Nusantara yaitu Christofer Valentino berlangung dengan semangat dan antusiasme yang begitu tinggi tampak dari para peserta, disertai keceriaan dan canda tawa dari para Wanita dan Ibu-ibu peserta selama Edukasi berlangsung.

“Kami selalu konsisten mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan, tidak memandang usia, dari kalangan anak kecil, remaja, dewasa orang tua  laki-laki maupun perempuan, dalam momentum memperingati hari ibu ini harapan kami ibu -ibu warga perumahan Taman Raya tetap selalu menjaga keselamatan di jalan”, sapa Christofer.

Lalu dilanjutkan dengan kuis online yang diikuti para peserta Edukasi, disini momen yang paling seru para peserta berlomba-lomba menjawab soal-soal kuis online seputar materi edukasi yang disampaikan dengan sangat sengit.

Dan diakhir acara telah disiapkan hadiah yang sangat menarik dan bermanfaat tentunya yaitu pemberian Riding Gear alias perlengkapan berkendara Helm SNI kepada peserta Edukasi demi menunjang keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara sehari-harinya khususnya dalam menjalankan tugas-tugas dan perjuangan sebagai sosok Wanita dan Ibu yang menjadi pahlawan bagi keluarga.

“Dan semoga para Ibu-ibu dilingkungan perumahan RW 042 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota semakin tertib lagi ketika berkendara naik motornya dengan acara ini, semakin sadar dengan keselamatan berkendara, selalu pakai Helm & Jaket waktu naik motor meskipun jarak dekat, seperti tema acara ini Jauh Dekat Tetap #Cari_Aman”. Ucap Bapak Irwan Kurnia ST selaku Ketua RW 042 Kelurahan Belian sekaligus menutup rangkaian acara.

Hari Ibu, Rudi : Selalu Muliakan Ibu

0

RASIO.CO, Batam – Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu 22 Desember 2021, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam mengajak masyarakat untuk selalu memuliakan ibu.

Rudi mengatakan memuliakan ibu adalah wajib hukumnya dilakukan sebagai seorang anak. Sebab ibu adalah orang yang telah berjuang bahkan mentaruhkan nyawa untuk anak-anaknya. Karena itu sudah sewajibnya sebagai seorang anak untuk berbakti pada ibu.

“Selamat Hari Ibu untuk semua para ibu. Mari kita muliakan ibu kita semua,” kata Rudi, Rabu (22/12).

Kemudian, Rudi juga berpesan kepada masyarakat Batam agar dapat selalu menjaga ibu. Terlebih lagi saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Karena itu pihaknya mengajak agar selalu menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai kata dia karena abai protokol kesehatan, orang tua yang menjadi korban.

“Karena orang tua sangat rentan terpapar Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan maka sama saja dengan kita menjaga kesehatan diri dan orang tua kita,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//