Minggu, Mei 10, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 875

Raker BMGQ,Siapkan SDM Bidang Keagamaan

0

RASIO.CO, Batam – Rudi membuka rapat kerja Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/12).

Di kesempatan itu, Rudi meminta BMGQ Batam mengevaluasi program yang sudah dilakukan selama 2021. Hal itu dinilai penting untuk membuat program BMGQ lebih baik di 2022.

“Hari ini mari kita koreksi, kira-kira sudah sempurna belum? Dari semua sisi,” ujar Rudi.

Ia mengatakan, keberadaan BMGQ sangat penting untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni di bidang keagamaan.

“Jangan lelah mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an. Dengan raker ini, mari koreksi sejauh mana anak-anak menguasai Al-Qur’an,” ujarnya.

Dengan siapnya SDM di bidang keagamaan itu akan menguatkan Batam sebagai kota Madani.

“Saya titipkan anak-anak agar dididik dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” kata dia.

Di luar itu, untuk menjadikan Batam modern, pihaknya terus membangun Batam di semua sektor. Terbaru, Batam membangun pelabuhan, bandara, KEK Kesehatan, hingga infrastruktur jalan.

“Dengan dua hal ini kompak, antara ulama dan umara, maka cita-cita Batam menjadi kota Madani yang modern dan sejahtera bakal terwujud,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Ranperda Ketertiban Umum Resmi Menjadi Perda

0

RASIO.CO, Batam – Penandatangan berita acara persetujuan bersama antara Pemko Batam dan DPRD Batam menandai kesepakatan Ranperda Kota Batam Nomor 16 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum untuk ditetapkan menjadi Perda.

Sebelumnya, Pansus yang diketuai Utusan Sarumaha dari Fraksi Hanura melaporkan telah menyelesaikan pembahasan atas Ranperda tersebut serta telah difasilitasi oleh gubernur Kepri.

“Dengan ini kami pansus meminta Ranperda ini untuk ditetapkan menjadi Perda,” harap Utusan.

Anggota DPRD Batam yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut menyetujui harapan tersebut, setelah ditanyakan oleh Pimpinan Sidang, Wakil Ketua III DPRD Batam Ahmad Surya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad pada kesempatan tersebut, menyampaikan pendapat akhir Walikota Batam. Pihaknya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Batam khususnya panitia khusus yang telah menyelesaikan pembahasan bersama Tim Pemerintah Kota Batam serta stakeholder terkait lainnya.

“Penyelesaian Ranperda ini tentu akan sangat membantu Pemerintah Kota Batam khususnya dan seluruh komponen daerah dalam melaksanakan segala ikhtiar untuk mencegah peningkatan eskalasi dan intensitas penularan wabah virus covid-19 di daerah,” ucap Amsakar.

Lanjut dia, pandemi covid-19 masih menyertai kehidupan. Meskipun realitasnya dan angka statistik memberikan semangat dan optimisme untuk bisa melewati periode pandemi ini dengan baik.

“Namun hal ini tentu tidak boleh membuat kita menjadi lengah dan mengendorkan disiplin yang selama ini telah kita laksanakan,” tambahnya.

Semakin membaiknya pemulihan pandemi ini ditunjukkan oleh paparan dan penyebaran virus covid-19 ini semakin melandai, bahkan dalam beberapa minggu terakhir ini menunjukkan zero kasus di Kota Batam.

Update Data Covid-19 per 21 Desember 2021 lalu, menyatakan tingkat komulatif kesembuhan kasus positif sejak maret 2020 lalu hingga sekarang adalah 96,73 persen dengan tingkat mortalitas 3,25 persen dan jumlah kasus terkonfirmasi positif tanpa gejala berjumlah 1 orang.

“Di bidang perekonomian, kita juga semakin merasakan pemulihan ekonomi yang berjalan lebih baik. Derap dan geliat ekonomi semakin meresonansi ke berbagai lapangan atau bidang kehidupan. Kita berharap kiranya momentum ini terus terjaga dan tidak mengalami stagnasi, sehingga kita bisa benar-benar pulih dan berhasil mewujudkan target-target pembangunan daerah yang tertahan dalam dua tahun ini,” papar dia.

Amsakar menyebutkan, semakin membaiknya proses pemulihan daerah dari pandemi covid-19 dan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dimana salah satu substansinya adalah pengaturan mengenai penegakkan protokol kesehatan sebagai strategi inti mengatasi penyebaran virus covid-19.

“Hal ini tentu saja diharapkan akan lebih memperkokoh upaya kita untuk keluar dari situasi pandemi ini,” ujar dia.

Disamping terkait dengan ketentuan penegakan protokol kesehatan menghadapi pandemi/wabah penyakit menular, Ranperda yang telah disepakati tersebut juga memuat sejumlah ketentuan terbaru yang akan memperkuat dan mengoptimalkan langkah-langkah pemerintah daerah dan semua stakeholder, untuk mewujudkan ketertiban umum di daerah.

“Kita menyadari bahwa ketertiban umum berkontribusi besar terhadap kelancaran pembangunan, keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat daerah, keindahan kota, kesehatan lingkungan, bahkan juga terhadap keberlangsungan pembangunan daerah itu sendiri dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rangkul Komunitas Gojek, Perkokoh Solidaritas

0

RASIO.CO, Batam – Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional diperingati pada tanggal 20 Desember setiap tahunnya. Adapun tema yang diusung pada Tahun 2021 ini adalah Perkokoh Solidaritas Indonesia Sejahtera.

Di Batam, HKSN digelar oleh Dinsos PM dengan merangkul Komunitas Gojek, yang digelar di depan Kantor Dinsos PM di Sekupang. Selain itu juga donor darah bersama PMI Batam. HKSN juga dihadiri pilar-pilar sosial seperti Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga, Taruna Siaga Bencana , Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat, Satpol BKO serta Pejuang Muda.

“Komunitas Gojek yang hadir sekitar 150 orang. Mereka ikut ambil bagian dalam apel bersama. Peserta yang hadir sangat khidmat mengikuti apel tersebut,,” kata Kepala Dinsos PM Hasyimah.

Setelah apel, acara yang dilanjutkan dengan sarapan bareng dan pemberian makan pagi dan siang buat komunitas Gojek serta penguatan terhadap informasi PPKS dan PSKS. Acara ini juga disempenakan dengan pelepasan Pejuang Muda yang kembali ke Kampus masing-masing setelah kurang lebih tiga bulan melakukan ikut membantu pendataan Masyarakat Miskin di Kota Batam.

“Pada kegiatan ini, diperkiraan kehadiran undangan 300 orang,” tambahnya.

Hasyimah mengatakan kegiatan Bakti Sosial ini diharapkan dapat memeriahkan HKSN 2021 dan menjadi titik awal dalam merangkul masyarakat dalam komunitas tertentu, saling berbagi dan memberikan perhatian serta menjadi sarana menyampaikan program-program yang ada di Dinsos PM yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Siangnya, HKSN juga diisi dengan kegiatan donor darah dengan bekerjasama PMI Kota Batam. Hasyimah mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sala bentuk kepedulian atas sesama. ” Mari tingkatkan kepedulian terhadap sesama,” ajaknya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kenali Batuk Biasa dan Batuk Gejala COVID-19

0

RASIO.CO, Jakarta – Batuk biasa dan batuk gejala COVID-19 memang tampak mirip. Padahal, ada sedikit perbedaan di antara keduanya. Nah, agar Anda tidak keliru, penting untuk mengenali karakteristik dari batuk biasa dan batuk COVID-19 agar dapat dilakukan pengobatan yang tepat.

Memang tidak mudah membedakan batuk biasa dan batuk gejala COVID-19. Pasalnya, jenis batuk biasa akibat flu dan COVID-19 umumnya sama, yaitu batuk kering. Namun, gejala batuk biasa akibat flu terkadang juga bisa berupa batuk berdahak.

Selain itu, batuk biasa dan batuk gejala COVID-19 juga memiliki tanda dan gejala penyerta yang mirip, seperti demam, sakit tenggorokan, dan hidung tersumbat. Meski begitu, kedua kondisi batuk tersebut perlu segera diobati guna mencegah risiko penularan penyakit COVID-19 dan mencegah gejala COVID-19 atau flu menjadi lebih parah.

Dilansir dalam Alodokter.com, Berikut ini adalah perbedaan batuk biasa dan batuk gejala COVID-19 berdasarkan penyebab dan komplikasi yang dapat ditimbulkan:

Hal pertama yang membedakan batuk biasa dan batuk gejala COVID-19 adalah penyebabnya. Umumnya, batuk biasa bisa disebabkan oleh flu, misalnya karena virus influenza atau rhinovirus, sedangkan batuk gejala COVID-19 disebabkan oleh virus Corona.

Sementara itu, lamanya waktu hingga muncul gejala batuk pun berbeda. Batuk flu biasanya baru muncul selama 1–3 hari setelah terpapar virus, sedangkan batuk gejala COVID-19 sekitar 2–14 hari. Walau berbeda, cara penularan kedua batuk ini tetap sama, yaitu melalui udara, percikan liur dan ingus (droplet), dan kontak fisik dengan orang yang sakit.

Berdasarkan komplikasi yang dapat ditimbulkan

Batuk biasa akibat flu dapat sembuh dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, bila batuk yang Anda derita telah berlangsung lebih dari 3 minggu, batuk tersebut sudah dikategorikan sebagai batuk kronis. Batuk yang lama sembuh ini lebih sering terjadi pada penderita asma, COPD, atau sinusitis.

Jika tidak diobati dengan baik, flu yang menyebabkan batuk biasa terkadang bisa menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti pneumonia.

Di sisi lain, COVID-19 yang menimbulkan gejala batuk juga berpotensi menimbulkan komplikasi berupa pneumonia dan ARDS. Namun, risiko terjadinya komplikasi tersebut lebih tinggi pada penderita yang belum mendapatkan vaksin COVID-19, memiliki penyakit komorbid, atau berusia lanjut.

Pada kasus tertentu, COVID-19 juga bisa menyebabkan gejala atau masalah kesehatan yang berlangsung lama, bahkan setelah infeksinya sembuh, seperti anosmia, parosmia, dan long-haul COVID-19.

Cara Mengobati Batuk Biasa dan Batuk Gejala COVID-19

Penting untuk diketahui bahwa penanganan batuk perlu disesuaikan dengan jenis batuk dan penyebabnya. Ada dua jenis batuk, yaitu batuk kering dan batuk berdahak, sedangkan penyebabnya dapat berupa penyakit noninfeksi, seperti asma dan alergi, bisa juga berupa infeksi, seperti flu atau COVID-19.

Pada batuk biasa maupun COVID-19 dengan gejala ringan, langkah pengobatan hanya bersifat simtomatik atau untuk meredakan gejala saja. Oleh karena itu, penggunaan obat batuk bisa dilakukan untuk mengatasi gejala batuk akibat COVID-19.

Menurut sejumlah riset, obat batuk jenis antitusif, seperti dekstrometorfan, dinilai dapat mengatasi batuk kering pada batuk biasa dan batuk gejala COVID-19. Tak hanya itu, kombinasi obat dekstrometorfan dengan guaifenesin pun diketahui bisa mengobati batuk akibat flu dan COVID-19 yang disertai dahak.

Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol, untuk mengurangi nyeri otot dan sakit kepala, baik akibat flu maupun COVID-19. Paracetamol juga dapat dikonsumsi untuk meredakan demam.

Selain beberapa jenis obat di atas, obat-obatan lain, seperti pseudoefedrin dan klorfeniramin maleat, juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi gejala batuk yang disertai pilek atau hidung tersumbat.

Penting untuk diketahui, penggunaan antibiotik dinilai kurang efektif karena tidak dapat mengatasi batuk yang disebabkan infeksi virus. Sementara pada kasus batuk yang merupakan gejala COVID-19, kemungkinan diperlukan pengobatan antivirus dari dokter, seperti remdesivir.

Agar terhindar dari batuk, baik akibat flu maupun COVID-19, penting bagi Anda untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sehingga tubuh tidak mudah terinfeksi virus penyebab batuk.

Beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah menjalani vaksinasi, seperti vaksin influenza dan vaksin COVID-19, serta menjalankan protokol 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Anda juga dianjurkan untuk berhenti merokok dan menjauhi asap rokok guna mencegah batuk dan meringankan batuk yang Anda alami.

Jika batuk yang Anda derita tak kunjung sembuh atau disertai gejala lain lain, seperti demam, hidung tersumbat, atau sakit tenggorokan, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Dokter juga dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai perbedaan batuk biasa dan batuk gejala COVID-19.

***

PMI Lingga Terima Hadiah Ambulance

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga membuka kegiatan Musyawarah Kerja dan Orientasi PMI Lingga, di ruang pertemuan Hotel Lingga Pesona, Daik Lingga. Selasa (21/12).

Nizar yang juga Ketua PMI Kabupaten Lingga mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran PMI Kabupaten Lingga, terutama para relawan PMI yang baru terbentuk sudah berusaha menunjukkan kinerjanya.

Dengan usia masih belia, jelas Nizar, banyak kendala-kendala yang harus dihadapi dilapangan. dengan timework yang kuat dan berproses untuk lebih baik, eksistensi PMI pasti akan terasa ditengah masyarakat. maka dari itu perlu adanya sosialisasi.

“Sebelumnya kita belum terbentuk relawan. dan Alhamdulillah beberapa waktu lalu sudah dikukuh oleh PMI Kepulauan Riau. Ini sudah langkah maju bagi PMI,” kata Nizar kepada media di Hotel Lingga Pesona, Daik Lingga.

Nizar juga menghadiahkan sebuah mobil ambulance untuk digunakan para relawan PMI dalam beraktivitas kemanusiaan. ambulance ini merupakan sumbangan CSR dari Bank Riau, baru saja diterima pemerintah Kabupaten Lingga guna penanganan kasus Covid-19. Namun dengan sudah melandainya keadaan Covid-19, mobil ambulance ini dapat digunakan oleh PMI.

“Pada pertengahan 2021, kasus Covid-19 cukup tinggi. akhirnya dapat sumbangan dari CSR Bank Riau. kasus Covid-19 sudah nol ambulance ini bisa digunakan oleh PMI, untuk aktivitas atau mendampingi pasien-pasien untuk donor,” paparnya.

Nizar melanjutkan, jika sewaktu-waktu kasus covid-19 kembali meningkat. maka ambulance ini kembali lagi digunakan pada fungsi semula. selain itu, pihaknya juga pernah menyerahkan proposal kepada PMI Pusat terkait bangunan permanen yang digunakan untuk Unit Transfusi Darah (UTD). kalau sudah ada UTD tentunya peralatannya juga lengkap.

“Nanti kalau sudah ada UTD, PMI tidak hanya sebatas donor, namun mudah-mudahan orientasi program kerja ini bisa menemui gagasan dan ide-ide baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan PMI Provinsi Kepri, Endi Maulidi mengatakan, kegiatan ini merupakan amanah dari ADRT PMI, guna mengevaluasi kegiatan terdahulu dan memprogram kegiatan kedepannya. kerja PMI adalah kerja kemanusiaan yang sewaktu-waktu siap mendonorkan darah.

“Pada kesempatan rapat orientasi ini kita maksimalkan. karena banyak pelajaran dan program-program yang akan di paparkan,” tutupnya.

Pada kegiatan tersebut PMI Provinsi Kepri turut menyerahkan 6000 masker, 120 kacamata isolasi, 300 baju isolasi dan 200 apron kepada PMI Kabupaten Lingga.

Puspan

Rudi Pimpin FGD Bersama Komisi VI DPR RI

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Rudi memimpin FGD bersama Komisi VI DPR RI, Senin (20/12).

Rombongan Komisi VI DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Martin Manurung dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Golkar. Turut para anggota Komisi VI DPR RI, yang bergabung secara langsung maupun daring melalui aplikasi Zoom.

“FGD ini kami selenggarakan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran serta penjelasan yang berhubungan dengan kinerja BP Batam serta perkembangan sektor industri tertentu, untuk melahirkan upaya penyelesaian atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi BP Batam,” jelas Rudi.

Sektor infrastruktur dikatakan Rudi masih menjadi fokus utama untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

Mengingat pentingnya peran logistik dalam menopang perekonomian Batam, beberapa pengembangan infrastruktur berupa Bandara Internasional Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar yang telah terintegrasi dengan TPS Online Bea Cukai, dan pelebaran jalan-jalan protokol di Batam telah direncanakan dan dilaksankan secara bertahap.

Rudi juga memaparkan pencapaian BP Batam, seperti Opini WTP untuk ke 5 kalinya berturut-turut dan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik dengan kualifikasi Badan Publik Informatif untuk kategori LPNS dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia yang berhasil diraih BP Batam selama satu tahun terakhir.

“Meski demikian, BP Batam harus terus melakukan perbaikan atas tantangan yang kami hadapi, antara lain pengelolaan biaya logistik yang masin cenderung tinggi, tekanan persaingan dari Kawasan lain, koordinasi terkait perizinan dan permasalahan sosial ekonomi,” ujarnya.

Dari beberapa permasalahan tersebut, Muhammad Rudi telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan, diantaranya penyusunan dan pelaksanaan kebijakan strategis, kebijakan anggaran ekspansif, dan pengelolaan Anggaran Pembangunan Infrastruktur BP Batam.

“BP Batam telah mengalami kemajuan dari Tahun 2019. Kami telah melakukan perbaikan Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) dengan merevitalisasi beberapa unit kerja baru di BP Batam. Selain itu, PNBP turut meningkat dalam masa pandemi, yang dibarengi dengan peningkatan investasi dan perbaikan regulasi,” terang Muhammad Rudi.

Melihat potensi besar yang dimiliki Batam, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Golkar mengatakan, ASEAN saat ini menjadi telah menjadi fokus dan destinasi investasi di dunia. Sehingga, Batam akan terus didorong untuk menjadi salah satu pusat perkembangan ekonomi di Indonesia.

“Apalagi kita telah menyelesaikan undang-undang Cipta Kerja yang telah membuka akses untuk pengelolaansecara maksimal, baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan pasar bisnis, terutama di Batam,” kata Gde Sumarjaya.

Menurutnya, BP Batam yang kini mengantongi wewenang sebagai oprasional sekaligus regulator memiliki akses penuh untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.

Hal tersebut juga diamini oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Martin Manurung. Martin mengatakan, Komisi VI DPR RI akan terus mendukung program pembangunan yang diinisiasi oleh BP Batam guna percepatan ekonomi di Batam.

FGD ini juga dikatakan Martin merupakan momen yang tepat untuk memberikan sumbang saran dan pemikiran atas kinerja BP Batam selama beberapa tahun terakhir, berikut rencana pembangunan di masa mendatang.

“Jika memang diperlukan adanya terobosan yang memerlukan keputusan-keputuan dari pemerintah pusat, agar tugas dan fungsi BP Batam dapat berjalan lebih efektif, Komisi VI DPR RI akan siap membantu BP Batam sebagai salah satu mitra kerja kami,” pungkas Martin.

Redaksi@www.rasio.co//

Sat Reskrim Polres Sukabumi Tangkap 10 Anggota Geng Motor

0

RASIO.CO, Jawa Barat – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi Jawa Barat menangkap 10 anggota geng motor. Penangkapan dilakukan usai mendapatkan laporan atas aksi anarkis anggota geng yang meresahkan warga.

“Sepuluh tersangka ini berasal dari lima pengungkapan kasus kejahatan jalanan yang dilakukan sejumlah anggota geng motor sepanjang November hingga Desember 2021,” kata Kapolres Sukabumi Zainal Abidin di Sukabumi, dilansir CNNIndonesia.com. Rabu (22/12).

Sebanyak tiga kasus di antaranya merupakan merupakan aksi penyerangan dan penganiayaan terhadap warga dengan motif balas dendam. Sementara, dua kasus sisanya merupakan penggunaan senjata tajam secara ilegal saat konvoi bersama para gerombolannya.

Jika dirinci, aksi kejahatan jalanan anggota geng motor dilakukan di lima tempat kejadian perkara (TKP). Dua TKP di Kecamatan Citamiang dan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, dan satu TKP di Kecamatan/Kabupaten Sukabumi.

Polres Sukabumi Kota berkomitmen untuk memberantas geng motor yang melakukan tindakan anarkis dan meresahkan warga. Empat dari lima yang diungkap tersebut pelakunya berhasil diringkus kurang dari 24 jam setelah mendapatkan laporan maupun informasi.

Saat beraksi, sambung Zainal, gerombolan geng motor itu tidak segan melukai korbannya dengan cara menyabetkan senjata tajam. Saat penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam, seperti pedang, celurit, golok, serta satu unit sepeda motor yang digunakan anggota geng motor dalam melakukan aksinya.

Lebih lanjut, kesepuluh tersangka yang masih remaja ini terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara sesuai pasal yang dijeratkan oleh Polres Sukabumi Kota, yakni Pasal 170 Ayat 1 dan 2 KUHP tentang Pengeroyokan yang Menyebabkan Luka.

***

Patut Berbangga, Batam Dinobatkan Sebagai Kota Ramah Sepeda

0

RASIO.CO, Jakarta – Kota Batam dinobatkan sebagai Kota Ramah Sepeda. Penghargaan itu diberikan Bike To Work (B2W) Indonesia dalam ajang B2W Award 2021 di Ballroom Perpusnas Jakarta, Selasa (21/12).

Kota Batam menempati peringkat tiga teratas bersama Yogyakarta dan Bogor di kategori kota besar. Untuk kategori Kota Metropolitan, DKI Jakarta, Bandung dan Surabaya menempati tiga peringkat atas. Kemudian, untuk kategori Kota Sedang/Kecil, tiga peringkat atas ditempati Magelang, Madiun, dan Purwokerto.

Rudi mengatakan, penghargaan tersebut dipersembahkannya kepada seluruh masyarakat Kota Batam. Ia menegaskan, Batam terus melakukan pembangunan infrastruktur, salah satunya jalur bagi pesepeda.

“Saat ini yang sudah dibangun, seperti di Batamcentre, Sekupang dan Batuaji (depan Fanindo),” ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat patut berbangga, karena Batam mampu bersaing dengan daerah lain. Bahkan dalam tiga teratas di penghargaan ini, Batam sederet dengan Yogyakarta dan Bogor.

“Akan terus kita tingkatkan untuk mempertahankan penghargaan ini dan masyarakat Batam makin nyaman untuk bersepeda,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum B2W Indonesia, Fahmi Saimima, menegaskan, kegiatan tersebut merupakan ajang apresiasi bagi instansi yang mempunyai andil besar dalam berkomitmen dan konsisten mendorong budaya bersepeda di Indonesia.

Ia mengatakan, Kota Ramah Bersepeda merupakan kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis keamanan, keselamatan dan kenyamanan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Kota Ramah Sepeda dapat memenuhi hak dan perlindungan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

PKS Pengembangan, Jadikan Bandara Hang Nadim Berstandar Internasional

0

RASIO.CO, Batam – Rudi resmi menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Penandatanganan kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha tersebut dilakukan antara BP Batam dengan PT Bandara Internasional Batam. Sebagaimana diketahui PT Bandara Internasional Batam merupakan perusahaan yang dibentuk oleh konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation dan PT Wijaya Karya (Persero).

Dijelaskan Rudi, letak Batam yang sangat strategis di jalur perairan internasional di Selat Malaka dan hanya berjarak 20 km dari Singapura.

“Hal ini, tentu saja membuat Batam memiliki kelebihan dibanding dengan daerah lain di Indonesia,” kata Rudi, Selasa (21/12).

Karena itu letak yang sangat strategis ini perlu terus didukung oleh keberadaan Bandar Udara Hang Nadim, yang merupakan bandara dengan landasan terbang terpanjang di Asia Tenggara, yaitu 4.025 meter. Nantinya, kata Rudi, PT Bandara Internasional Batam akan mengelola area seluas kurang lebih 350 hektar yang akan menjadi bandar udara modern berstandar internasional.

“Dengan penandatanganan PKS ini menandakan komitmen bersama untuk mengembangkan Bandara Hang Nadim sebagai hub logistik dan penumpang,” katanya.

Sehingga dapat mendukung dalam pembangunan infrastruktur dan dapat menarik mitra investasi lainnya yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Batam dan Provinsi Kepri.

“Dengan meningkatnya pergerakan penumpang saat ini, maka diperlukan pengembangan infrastruktur Bandara Hang Nadim,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen menjalankan kerjasama seperti apa yang ditandatangani bersama BP Batam.

“Kami akan membangun, merenovasi dan mengembangan Bandara Hang Nadim sesuai dengan kerjasama yang kita tandatangani hari ini,” kata Pikri.

Penandatanganan PKS tersebut juga disaksikan secara virtual oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Konsuler Transportasi dan Infrastruktur Dubes Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Dongjin.

Redaksi@www.rasio.co//

Peran Media Massa Cegah Investasi dan Pinjol Ilegal

0

RASIO.CO, Batam – OJK Kepri menggelar bincang santai penanganan investigasi ilegal dan pinjaman online (pinjol) ilegal bersama Satgas Waspada Investasi di Best BWP Panbil, Selasa (21/12) kemarin.

“Kami percaya edukasi pada masyarakat penting untuk dilakukan. Untuk itu, kami undang media massa dalam kegiatan ini. Penanganan investasi ilegal dan pinjol ilegal, preventifnya salah satunya melalui edukasi ini,” ucap Kepala OJK Kepri, Rony Ukurta Barus.

Menurutnya, peranan media sangat krusial. Dengan fungsi media sebagai penyedia informasi bagi publik, pemahaman terhadap investasi dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menekan merebaknya kasus investasi ilegal dan pinjol ilegal di tengah perkembangan teknologi informasi.

Sementara itu, minat berinvestasi masyarakat cukup tinggi. Namun demikian, minat untuk berinvestasi tersebut, lanjut dia, hendaknya didukung tingkat literasi keuangan yang memadai. Survei OJK Tahun 2021 tingkat literasi keuangan masyarakat Kepri hanya 45,67 persen sementara tingkat inklusi keuangan sebesar 92,13 persen.

“Kemajuan teknologi tanpa disertai pemahaman yang baik akan jadi blunder. Takutnya yang seharusnya membantu, malah merugikan. Ini tidak kita harapkan,” katanya.

Sejumlah kasus investasi bodong yang dicatat OJK Kepri seperti Hot Forex di Tanjungpinang, yang bahkan sudah dinyatakan illegal oleh Satgas Waspada Investasi, November 2019 lalu. Kasus lain yakni Arisan Online di Kabupaten Natuna. Tidak tanggung-tanggung kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Selain itu, pada tahun 2021 Satgas Waspada Investasi Kepulauan Riau juga menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa ada tiga entitas investasi bodong. Di antaranya, Go-Champion, HJ Investment yang menawarkan profit 40% dalam waktu singkat dan sudah dinyatakan illegal/bodong oleh Satgas Waspada Investasi pada Mei 2021. Serta penawaran K-trade dengan modus Trading Forex yang menawarkan imbal hasil 1 persen per hari.

Sementara itu, sepanjang tahun 2021 masih banyak ditemukan penawaran pinjol ilegal masih marak. Rony mengatakan, dalam prakteknya, pinjol ilegal menawarkan endanaan yang sangat mudah tanpa jaminan. Namun ia mengingatkan bunga yang dikenakan sangat tinggi dan proses penagihannya sangat tidak wajar.

“Hingga November 2021, pinjol ilegal yang sudah ditutup oleh Satgas Waspada Investasi di Pusat berjumlah sekitar 4.000 entitas padahal yang berizin dan terdaftar di OJK hanya 104 entitas,” imbuhnya.

Terkait pinjol, OJK Kepri secara tertulis memang belum menerima pengaduan dari masyarakat. Namun diyakini sudah ada yang pernah menerima pinjaman tersebut.

“Sebelum terjerumus dalam investasi ilegal dan pinjol ilegal. Walaupun kelihatan menjanjikan, kita berharap masyarakat akan lebih aware terkait legalitas maupun logis atau tidaknya tawaran suatu investasi maupun pinjaman. Ini yang kita terus kebut, tak hanya kami namun perlu semua pihak,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//