Senin, Mei 4, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 898

947 PMI dari Malaysia dan Singapura Jalani Karantina

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 947 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura masih menjalani karantina di Kota Batam.

“Total  PMI yang dipulangkan Selasa (16/11) berjumlah 947 orang PMI jalani karantina, 922 PMI/WNI, dan 25 Orang WNA,” ujar Pjs Kepala Penerangan Korem 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi. Rabu (17/11) dilansir batam.tribunnews.com.

https://187dc7d4ce3c9ead2e53de9962187d34.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html Reza juga menjelaskan, PMI dikarantina di antaranya Rusun Pemkot Batam Tanjunguncang sebanyak 358 orang, di Rusun BP Batam Tanjunguncang sebanyak 211 orang dan di Rusun Pemkot Putra Jaya sebanyak 208 orang. 

Sementara itu, PMI yang melaksanakan karantina mandiri di 7 hotel yang telah ditetapkan sebanyak 88 orang dan Shelter P4TKI Batam Kota sebanyak 5 orang. Tidak hanya PMI yang di karantina ada juga PMI yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 77 orang.

“Data tersebut diupdate dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri,” ujarnya.

Dijelaskannya, PMI setiap hari selalu datang dan ada juga yang keluar setelah selesei melaksanakan karantina.

“Setiap hari proses penanganan pemulangan PMI ke Indonesia selalu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” jelas Reza.

Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgatsus) Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melalui Kapenrem berpesan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan jangan kendor dan lengah karna virus Covid-19 ini belum selesai.

“Kita tidak tau dimana dan kapan virus ini ada dan usai, kewajiban kita bersama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, guna kesehatan diri sendiri dan kelompok, kita sama – sama agar virus Covid – 19 ini tidak meluas dan bahkan cepat usai sesuai harapan kita,” katanya.


***

Print Friendly, PDF & Email

Ansar Gesa Penyaluran Listrik Hingga Pulau Terpencil

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Ansar Ahmad terus mendorong percepatan penyaluran listrik ke pulau-pulau terpencil di provinsi itu untuk terwujudnya program Kepri Terang. Hal itu disampaikannya saat menyambangi Kantor PLN Tanjungpinang. Senin (15/11) lalu. 

Sebelumnya, ia telah meresmikan pemakaian listrik yang telah masuk ke desa di beberapa pulau di Kecamatan Belakang Padang, Batam.

“Kita sudah meresmikan masuknya listrik di Pulau Lengkang, Gare, dan Labon. Sekarang kita mau membahas untuk pulau-pulau besar yang belum masuk listrik supaya secepatnya masuk listrik,” kata Ansar.

Ia menjelaskan hal itu bertujuan untuk mempercepat masuknya listrik di pulau-pulau di Kepri. Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan Serah Terima Operasi (STO) antara Pemprov Kepri dengan PLN.

Dalam pola STO itu, Pemprov Kepri akan membantu penyediaan tenaga teknis yang akan bertugas menjaga dan merawat mesin generator.  Sementara untuk beberapa pulau kecil yang tidak terlalu banyak ditinggali keluarga akan dialiri listrik dengan pembangkit listrik tenaga surya. 

“Sudah kita anggarkan Rp3 miliar untuk menyediakan listrik dan jaringan di 8 pulau di Batam. Lalu PLN akan membantu di 3 pulau. Jika 11 pulau di Batam itu teraliri listrik maka pulau-pulau besar di Batam sudah teraliri listrik,” kata Gubernur Kepri itu. 

Tidak hanya di Batam, Gubernur juga memberikan perhatian kepada beberapa pulau di Kabupaten Bintan yang belum dialiri listrik. Beberapa pulau seperti pulau Malin Besar, Malin Kecil, Kelong, dan Desa Tenggel akan dialiri listrik menggunakan transmisi tower. 

“Yang di Anambas juga enam desa akan mulai kita aliri listrik menggunakan CSR dari SKK Migas. Secara bertahap seluruh desa di Kepri sudah harus bisa menikmati layanan dasar listrik,” tambah Gubernur. 

Tambahnya, Program Kepri Terang menjadi prioritas utama Pemprov Kepri untuk memberikan dukungan pada program Nawacita yang digagas Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia mulai dari desa-desa terpencil dan terluar.  Sementara itu, Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Yusra Helmi, mengatakan, PLN siap memberikan dukungan terhadap program pengaliran listrik ke pulau-pulau yang terus digesa oleh Gubernur Kepri. 

“Program Kepri Terang yang digagas pak Gubernur juga sejalan dengan pencapaian elektrifikasi yang sedang kami kerjakan. Jadi dua program ini akan sangat saling menguntungkan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. 

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

BP Batam Terima Kunjungan Imigrasi Kelas I Batam

0

RASIO.CO, Batam – Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Ibnu Ismoyo dan jajaran di Marketing Centre, BP Batam pada Selasa (16/11) pagi.

Kunjungan ini sebagai bentuk koordinasi dan sinergi dalam peningkatan dan pengetahuan pegawai di bidang kehumasan.

“Kami menerima suatu kunjungan yang luar biasa dari teman-teman Imigrasi Batam, ini suatu kehormatan bagi kami karena institusi sebesar Imigrasi menjadikan kami sebagai salah satu benchmarking dalam hal penguatan tugas dan fungsi kehumasan,” kata Ariastuty usai pertemuan.

Menurutnya, Humas memiliki fungsi strategis dalam memberikan pelayanan komunikasi dan informasi. Ia meyakini, dengan effort dan tantangan kedepan dalam mengikuti tren publikasi dapat membangun image positif bagi setiap instansi/lembaga.

“Kami berharap teman-teman Imigrasi dapat terus berinovasi melakukan berbagai kegiatan kehumasan baik dari rilis, website, hubungan dengan media maupun media sosial, demikian juga kami juga terus belajar bagaimana menyempurnakan seluruh kegiatan kehumasan di BP Batam,” ucap Ariastuty.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Ibnu Ismoyo memberikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan kepada timnya. Baginya kunjungan tersebut merupakan pembelajaran mandiri di bidang kehumasan yang ditujukan untuk pengembangan kompetensi pegawai imigrasi.

“Terimakasih kepada BP Batam khususnya Biro Humas, Promosi dan Protokol. Kita tahu salah satu barometer pembelajaran kehumasan kami adalah Bagian Humas BP Batam yang umurnya sangat lama dan tidak salah kalau kami berguru kepada Biro Humas, Promosi dan Protokol yang telah mendapat penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Pemerintah,” ucap Ismoyo.

Ia berharap selain sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan dan kompetensi pihaknya, kunjungan tersebut dapat memberikan penguatan tugas dan fungsi kehumasan keimigrasian Batam serta membangun kemitraan dengan Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam.

“Dan pastinya buat teman-teman Imigrasi Batam ini selain meningkatkan pengetahuan dari saling tukar menukar informasi pola publikasi kehumasannya, kompetensi para pelaksanan kehumasan di Imigrasi Batam akan meningkat seiring studi dengan pembelajaran dan kunjungan studi tiru ini, semoga bermanfaat untuk sinergitas dan kolaborasi ini,” harap Ismoyo

Dalam pertemuan tersebut Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam didampingi oleh Kepala Bagian Humas, Kasubbag Dokumentasi dan Publikasi, Kasubbag Hubungan Komunikasi Media dan Antar Lembaga dan jajaran staf. Turut hadir dalam rombongan Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Manfaat Fenugreek untuk Pengobatan Diabetes

0

RASIO.CO, Jakarta – Fenugreek atau kelabat kerap digunakan sebagai bumbu penyedap masakan di berbagai daerah, seperti Timur Tengah, India, dan Mesir. Di Indonesia sendiri, tanaman dengan nama latin Trigonella foenum-graecum ini banyak diolah menjadi teh, suplemen, dan produk perawatan kulit, seperti sabun, sampo, dan losion.

Dilansir dalam Alodokter.com, Biji fenugreek yang berwarna cokelat dapat diolah menjadi obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Manfaat tersebut diduga berasal dari kandungan nutrisi di dalamnya, seperti karbohidrat, serat, protein, lemak, serta mineral, seperti zat besi, mangan, dan magnesium.

Biji fenugreek sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi diabetes. Manfaat ini diduga berasal dari kandungan serat dan senyawa kimia lainnya yang mampu memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula di dalam tubuh.

Klaim ini didukung dengan penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang dicampur dengan biji fenugreek dapat menurunkan dan mengendalikan kadar gula darah. Hal inilah yang menjadikan fenugreek baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Ada pula penelitian lain yang mengemukakan bahwa menyantap makanan yang terbuat dari tepung fenugreek dapat mencegah terjadinya resistensi insulin dan menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Tak hanya itu, fenugreek juga dipercaya dapat memperbaiki metabolisme gula dalam tubuh dan meningkatkan jumlah insulin yang diproduksi. Selain mengendalikan kadar gula darah, fenugreek juga dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit lain, seperti kolesterol tinggi, sakit maag, sembelit, asam urat, dan radang sendi.

Kandungan antioksidan di dalam fenugreek dapat melindungi tubuh dari kerusakan jaringan akibat radikal bebas. Tanaman ini juga mengandung senyawa antivirus yang dapat mengatasi pilek dan sakit tenggorokan. Fenugreek pun kerap digunakan sebagai suplemen herbal untuk memperbanyak produksi ASI.

Meski demikian, berbagai klaim manfaat fenugreek di atas masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan efektivitas dan jumlah asupan yang aman untuk dikonsumsi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Fenugreek

Meski memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, fenugreek sebaiknya tidak dikonsumsi sembarangan. Fenugreek yang dikonsumsi sebagai suplemen herbal diduga dapat menimbulkan efek samping berupa perut kembung, sakit perut, dan diare.

Ibu hamil juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi fenugreek karena berisiko menimbulkan kontraksi rahim dan menyebabkan cacat janin. Bila konsumsi fenugreek bertujuan untuk meningkatkan produksi ASI, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Selain itu, orang dengan gangguan kesehatan tertentu, seperti penderita penyakit hati dan penyakit ginjal yang sedang menjalani pengobatan, disarankan untuk menghindari konsumsi suplemen fenugreek guna menghindari efek interaksi obat.

Namun, untuk mencegah dan mengatasi diabetes, jangan hanya mengandalkan fenugreek. Anda juga disarankan untuk menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi sayuran dan buah-buahan serta berolahraga secara rutin.

***

Print Friendly, PDF & Email

Pemkab Lingga Gelar Recycle Carnival

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lingga ke-18. Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Pariwisata, dan diprakarsai Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) Cek Konon Lingga, menggelar Lingga Recycle Carnival 2021, di Lapangan Merdeka Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri. Senin (15/11/2021) sore.

Para peserta yang mengenakan fashion kostum terbuat dari barang bekas tersebut, tidak saja hanya diikuti oleh orang dewasa untuk tampil dalam Carnival, namun juga diramaikan dengan peserta anak-anak. selain itu, dalam Lingga Recycle Karnival ini, peserta juga menampilkan sebuah warisan budaya Kabupaten Lingga. seperti Tudong Manto dan Batik Lingga.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Akari Cek Konon Kabupaten Lingga, yang hadir membuka kegiatan  memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Lingga. yang sudah lama tidak dilaksanakan dikarenakan Covid-19, tentunya kegiatan seperti ini menjadi kerinduan bagi masyarakat.

“Dari bahan bekas yang diolah anak-anak tempatan kita, ada yang dari Dabo Singkep serta dari Lingga Utara dan ini sangat luar biasa,” kata Nizar kepada media, saat diwawancarai usai kegiatan.

Ini merupakan kegiatan positif, jelas Nizar, yang tentunya saya mengapresiasi semangat pemuda yang tergabung ke dalam Akari Cek Konon Kabupaten Lingga, dengan kerjasama seluruh pihak dan kesadaran masyarakat, Kabupaten Lingga sendiri saat ini sudah berada di status wilayah PPKM Level 1.

“Kita saat ini 0 kasus aktif Covid-19, tapi tetap menjaga Protokol kesehatan. dan kita sudah siap untuk ekonomi dan juga membuka ruang publik, sehingga UMKM kita bisa berjalan seperti sebelumnya,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

Jelang Penerimaan Mahasiswa Baru STAIN Sultan Abdurrahman Gelar Sosialisasi

0

RASIO.CO, Lingga – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, gelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Lingga. menjelang masa penerimaan mahasiswa baru tahun 2022.

Pihak STAIN Sultan Abdurrahman, memaparkan informasi mengenai penerimaan baru yang akan dihadapi kalangan siswa kelas XII. yang sebentar lagi akan menghadapi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Ketua Prodi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Sultan Abdurrahman, Abdul Rahman Mawazi mengatakan, kalau pihak sekolah sangat memberikan respon positif, terhadap kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan.

“Kami dari STAIN Abdurrahman sengaja berkunjung ke SMA Negeri 2 Singkep, guna melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun mendatang. kami berterima kasih sekali pada kepala sekolah dan dewan guru serta siswa-siswa di SMA Negeri 2 Singkep, yang telah menerima kunjungan kami,” kata Abdul Rahman. saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi di SMA Negeri 2 Singkep. Selasa (16/11/2021).

Abdul Rahman berharap, siswa-siswa yang ada tetap melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat perguruan tinggi di mana pun berada. tentunya kami juga berharap mudah-mudahan mereka bisa bergabung di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri. saat ini STAIN Sultan Abdurrahman mempunyai 11 bidang studi di kampus mereka.

“Kami berharap siswa di SMA Negeri 2 Singkep ini, ada yang bergabung dengan kami dan punya 11 bidang studi serta akreditasi kami sudah baik dan ini kampus negeri, jadi silahkan dimanfaatkan oleh siswa-siswi untuk bergabung dengan kami di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri,” terangnya.

Abdul Rahman menjelaskan, kalau pihaknya sengaja menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di Lingga, hal ini mengingat sebelumnya banyak juga kelulusan dari Lingga, yang memilih melanjutkan pendidikan mereka di kampus STAIN Sultan Abdurrahman.

“Kami sengaja datang ke Lingga, karena kami melihat profil pendaftar dari Dabo Singkep cukup banyak, salah satunya dari SMA Ngeri 2 Singkep. ini. terbukti ketika ditanyakan ke siswa apakah ada keluarganya yang kuliah di STAIN Sultan Abdurrahman dan ternyata ada,” paparnya.

Abdul Rahman melanjutkan, sebagian besar siswa dari Lingga, khususnya dari SMA Negeri 2 Singkep, yang melanjutkan ke STAIN Sultan Abdurrahman, banyak memilih jurusan Komunikasi Penyiaran Islam.

“Alhamdulillah sebagian sudah mengenal, karena sumbangsih dari Dabo Singkep dan dari Lingga umumnya ke STAIN Sultan Abdurrahman sudah cukup banyak, khususnya dari SMA Negeri 2 Singkep ini. dari data kami SMA Negeri 2 Singkep cukup lumayan jumlahnya, yang melanjutkan ke perguruan tinggi kami. mereka memilih jurusan Komunikasi Penyiaran Islam dan jurusan Hukum,” tutupnya.

Dalam melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tersebut, pihak STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, dilaksanakan di beberapa sekolah di Dabo Singkep dan di Daik Lingga.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

Begini Resiko Pengunaan Produk Tembakau Alternatif

0

RASIO.CO, Jakarta – Produk tembakau alternatif diketahui memiliki kandungan zat kimia berbahaya yang lebih rendah daripada rokok konvensional.

Namun, bukan berarti produk tembakau alternatif tidak berbahaya sama sekali. Ada pula risiko yang dapat ditimbulkan dari produk tembakau ini.

Dilansir alodokter,  Merokok merupakan salah satu penyebab dari munculnya berbagai risiko kesehatan, termasuk kanker.

Risiko kesehatan tersebut berasal dari berbagai zat kimia pada rokok yang ikut masuk ke dalam tubuh saat rokok sehingga menghasilkan asap

Masyarakat kini memang sudah mulai sadar akan bahaya merokok. Namun, menghentikan kebiasaan merokok bukanlah hal yang mudah.

Untuk mengurangi bahaya tersebut, semakin banyak perokok yang kini mulai beralih menggunakan produk tembakau alternative.

Seperti rokok elektrik atau dikenal juga dengan vape dan produk tembakau yang dipanaskan. Kedua produk tersebut diketahui dapat mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh rokok tembakau biasa.

Apa Manfaat Penggunaan Produk Tembakau Alternatif?

Berbeda dengan rokok tembakau biasa, produk tembakau yang dipanaskan dan vape menggunakan sistem pemanasan, bukan dengan pembakaran. Dengan menggunakan sumber panas listrik, produk tembakau alternatif tersebut menghantar nikotin dan menghasilkan uap atau aerosol, bukan asap yang dihasilkan rokok tembakau biasa.

Sebagai contoh, produk tembakau yang dipanaskan menggunakan alat khusus pada suhuh maksimun 350° Celcius untuk memanaskan tembakau.

Dengan menghilangkan proses pembakaran, jumlah zat kimia berbahaya yang dihasilkan oleh produk tembakau alternatif menjadi jauh lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau biasa.

Bahkan, produk tembakau alternatif tidak mengandung tar dan karbon monoksida, dua zat paling berbahaya yang terdapat pada rokok tembakau biasa.

Penggunaan produk tembakau alternatif juga diketahui dapat menghentikan kebiasaan merokok sebanyak dua kali lipat dibandingkan terapi pengganti nikotin, seperti permen karet atau penggunaan koyo nikotin (patches).

Oleh karena itu, produk tembakau ini bisa menjadi alternatif bagi para perokok yang sulit menghentikan kebiasaan merokoknya.

Apa Risiko dari Penggunaan Produk Tembakau Alternatif?

Meski diketahui mengandung lebih sedikit bahan kimia berbahaya dibandingkan rokok tembakau biasa, penggunaan produk tembakau alternatif tidak sepenuhnya bebas risiko.

Hal ini karena aerosol yang dihasilkan dari produk tembakau alternatif masih mengandung zat atau senyawa berikut ini:

  • Berbagai partikel halus yang dapat terhirup dan masuk ke dalam paru-paru
  • Zat perasa, seperti diacetyl
  • Senyawa organik yang mudah menguap

Produk tembakau alternatif juga mengandung nikotin yang dapat menyebabkan ketergantungan, penggunaannya tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada janin.

Selain itu, produk ini juga tidak disarankan untuk yang berusia di bawah 18 tahun.

Meski dapat mengurangi risiko kesehatan dibandingkan dengan menggunakan rokok tembakau biasa, produk tembakau alternatif masih belum bisa dikatakan sepenuhnya aman.

Cara terbaik agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan akibat merokok adalah dengan menghentikan kebiasan ini atau tidak memulai merokok sama sekali.

Meski tidak mudah, ada beragam cara yang dapat Anda lakukan untuk berhenti merokok, seperti melakukan konseling, menjalani pengobatan atau terapi, hingga menghindari pemicu kebiasaan merokok.

***

Print Friendly, PDF & Email

24 Tahanan Kabur dari LP Anak Batanghari

0

RASIO.CO, Jambi – Sebanyak 24 tahanan Polres Batanghari kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Dilansir dalam CNNIndonesia.com, Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi M Jahari Sitepu, di Jambi Senin, membenarkan kejadian kaburnya tahanan tersebut. Namun, kata dia, tahanan yang kabur itu tidak ada hubungannya dengan LPKA Muarabulian.

“Mereka tahanan Polres Batanghari yang meminjam dan menempatkan tahanan mereka di LPKA Muarabulian karena sel tahan Polres sedang direnovasi,” kata Jahari.

Jahari menjelaskan, pada 16 Maret 2021 lalu, pihak Polres Batanghari meminjam satu blok di LPKA Muarabulian untuk menempatkan tahanan mereka karena di Polres Batanghari saat ini ada pembangunan, sehingga tahanan perlu dipindahkan untuk sementara waktu.

Blok tersebut, berbeda dengan blok tahanan LPKA Muarabulian. Blok yang dipinjam pakai itu bekas blok tahanan perempuan yang saat ini telah memiliki Lapas Perempuan khusus.

“Terkait informasi yang beredar, perlu saya luruskan jika yang kabur bukan tahanan titipan, melainkan tahanan polres yang ditempatkan di LPKA dan polisi yang memberi makan dan menjaga langsung,” kata Jahari.

Lebih lanjut Jahari mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala LPKA Muarabulian, ada 24 tahanan Polres Batanghari yang kabur dan satu orang sudah menyerahkan diri ke polisi.

***

Print Friendly, PDF & Email

Kasus Covid-19 Menurun, Presiden Minta Jajarannya Tetap Waspada

0

RASIO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19 terutama menjelang Nataru. Meski tren kasus harian mulai menurun, Presiden meminta sejumlah daerah harus tetap dimonitor secara ketat untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus.

“Bapak Presiden juga menekankan lima provinsi yang jumlah kasusnya sekarang sudah mulai melandai dan ada beberapa indikasi mulai ada kenaikan itu harus dimonitor secara ketat. Jadi lima-limanya adalah provinsi di Jawa,” ucap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin selepas ratas yang dipimpin oleh Presiden di Istana Merdeka, Jakarta. Senin (15/11).

Budi mengatakan, dalam ratas tersebut juga dibahas mengenai pembelajaran tatap muka. Presiden mengarahkan agar dilakukan surveilans yang ketat terhadap sekolah yang melakukan PTM sehingga apabila ada indikasi kasus dapat segera ditangani.

“Saya dengan Pak Nadiem akan segera melakukan konsolidasi. Rencananya mudah-mudahan minggu ini kita sudah bisa selesaikan bagaimana kita bisa tetap melakukan program tatap muka tapi dengan surveilans yang aktif dan yang lebih proaktif,” lanjutnya.

Terkait vaksinasi, Budi menjelaskan bahwa dari target vaksinasi 208 juta orang, sebanyak 60 persen masyarakat sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama dan 40 persen masyarakat telah mendapatkan suntikan dosis lengkap.

Di akhir tahun, lanjut Budi, pihaknya memperkirakan total suntikan vaksin dapat mencapai 290 sampai 300 juta suntikan dengan perkiraan 78 persen dari target populasi mendapatkan suntikan dosis pertama dan 60 persen mendapatkan dosis lengkap. Menurutnya, angka ini melebihi target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 40 persen dosis lengkap.

Selain itu, Kepala Negara juga menekankan tentang masa berlaku dari vaksin. Presiden meminta daerah untuk lebih memperhatikan masa berlaku vaksin sehingga tidak ada stok vaksin yang kedaluwarsa.

“Kalau misalnya sudah dekat-dekat kedaluwarsa mungkin kita bisa mengalihkan ke provinsi-provinsi lain yang masih membutuhkan atau kita bisa alihkan ke TNI dan Polri,” tambah Budi.

Untuk obat-obatan, Menkes berharap obat Molnupiravir dari produsen Merck, Amerika Serikat, dapat segera tiba di Indonesia. Kementerian Kesehatan juga terus mengkaji obat-obatan lain yang juga dapat mengurangi risiko orang dengan kasus konfirmasi masuk ke rumah sakit.

“Kami akan terus bekerja sama dengan BPOM untuk mengkaji alternatif obat ini,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Rudi Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Alam

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam hadir dan menjadi inspektur upacara apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam yang digelar di lapangan Polresta Barelang. Selasa (16/11).

“Upacara kesiapsiagaan hari ini kita laksanakan dalam rangka menghadapi potensi terjadinya bencana yang terjadi pada akhir tahun,” kata Rudi.

Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terhadap kemungkinan cuaca buruk yang terjadi kapan saja.

Batam yang wilayahnya dikelilingi laut tentunya beberapa kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi seperti angin beliung, banjir dan lain sebagainya.

“Karena ini musim angin utara tentu harus berhati-hati kemungkinan adanya angin ribut,” kata Rudi.

Karena itu pihaknya juga meminta kepada semua petugas diterjunkan di lapangan, baik itu dari Pemko Batam, TNI dan Polri dapat bersama-sama mengedukasi masyarakat.

“Kalau jumpa nelayan tolong diingatkan, ataupun yang membawa kapal-kapal besar juga demikian periksa keamanan kapalnya,” kata Rudi.

Sementara, untuk mencegah kemungkinan terjadinya banjir pihaknya juga mengajak masyarakat untuk secara rutin membersihkan drainase yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kalau drainase yang besar-besar itu menjadi tanggungjawab kami. Supaya kalau hujan lebat turun air dapat lancar mengalir,” jelasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email