RASIO.CO, Lingga – Gelar Dialog Cinta Tanah Air dan Bela Negara, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik gandeng Satres Narkoba Polres Lingga bertempat di Pantai 3 Beradek, Desa Lanjut. Senin (11/10) sore.
Kepala Badan Kesbangpol Lingga, Armia menyampaikan digelarnya kegiatan dialog cinta tanah air dan bela negara ini, memang sangat penting yang juga agenda rutin Kesbangpol Lingga setiap tahunnya. Kegiatan ini sebelumnya dilaksanakandi Desa Benan yang narasumbernya juga Kasat Narkoba Polres Lingga, kita khawatir dengan adik-adik di jaman sekarang ini, pengaruh dari mobilisasi masa masuk ke kampung kita ini.
“Alhamdulillah, untuk hari ini kita mengadakan di Singkep Pesisir, dengan peserta sabanyak 85 orang yang terdiri dari pelajar, pemuda dan tokoh masyarakat, untuk kegiatan selanjutnya kita akan mengadakan di Kecamatan Lingga Timur,” kata Armia usai kegiatan di Pantai 3 Beradek, Desa Lanjut.
Armia menjelaskan, paling tidak adik-adik dan tokoh masyarakat disini, mengetahui pentingnya menjaga dari pengaruh narkoba tersebut, dan ini lah tujuan kami dari Kesbangpol Lingga.
“Kami berharap dengan pembekalan-pembekalan yang diberikan narasumber dari TNI-Polri nanti, pentingnya nilai-nilai patriotisme kita cinta tanah air, dengan menjaga daerah masing-masing dan jangan sampai terjadi kerusuhan antar desa-desa, satukan dalam bingkai Kabupaten Lingga, Negara Republik Indonesia,” terangnya.
Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Lingga, Iptu Raja Vindho Valentino, sangat mengapresiasikan sekali agenda Kesbangpol Lingga, karena dengan hal-hal seperti ini dan sosialisasi yang disampaikan mampu diserap peserta dan mengaplikasikannya didalam kehidupan sosial di masyarakat.
“Saya berharap tokoh masyarakat, pemuda maupun pelajar, apa yang disampaikan oleh satuan narkoba tersebut, mampu diserap dan disosialisasikan kembali kepada rekan-rekan yang belum mengikuti kegiatan ini,” paparnya.
Raja Vindho menjelaskan, terkait dengan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lingga, kami dari satuan narkoba berdasarkan statistik dari tahun ke tahun hingga 2021 ini, dibandingkan dengan tahun 2020 lalu kami mampu menekan angka peredaran narkoba yang sangat signifikan di Lingga, yaitu sekitar 50 persen dari tahun lalu.
“Alhamdulillah, sekarang banyak pemuda atau kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan yang lebih baik, dari yang kami deteksi sebagai pengguna setelah melakukan pengecekan ulang sudah berubah, selain itu, kegiatan Kebangpol ini adalah yang kedua setelah sebelumnya kegiatan ini digelar di Desa Benan, yang mana kami juga sebagai narasumber untuk mensosialisasikan, terkait bahaya narkoba,” ungkapnya.
Mudah-mudahan, lanjut Raja Vindho, acara seperti ini tidak hanya Kesbangpol Lingga saja sebagai unsur panitia, tapi juga dibuat oleh Kepala Desa atau tokoh pemuda, membuat acara seperti ini supaya daerah kita ini, kedepannya diharapkan bebas dari narkoba.
Raja Vindho menambahkan, dari beberapa kasus yang kami tangani khusus di wilayah hukum Polres Lingga, berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan yang kami lakukan, mayoritas pelaku tersebut adalah sebagai pemakai atau pekosumsi bukan sebagai pengedar, untuk pengedar itu hanya satu atau dua kasus, dan alasan mereka mengkosumsi narkoba, kebanyakan adalah untuk berkerja. bukan untuk diedarkan ke mana-mana.
“Saya menghimbau baik itu yang sudah mengkosumsi atau yang sudah di hukum dan yang belum di hukum, jauhi narkoba karena dampak dari pengguna narkoba tersebut semua akan membuat rugi, baik dari segi materi, moril dan kesehatan semuanya rugi, jadi saya sampaikan kepada para pengguna atau yang belum pernah menggunakan jangan dekati dan jauhi narkoba,” tutupnya.
Puspan
