Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 964

Wagub Marlin dan Wamen Surya Tjandra Kunjungi Pulau Pelampong

0

RASIO.CO ,Batam –  Wagub Marlin dampingi Kunker Wamen Agraria dan Tata Ruang / Wakil Kepala BPN ke Pulau Terluar Indonesia Pulau Pelampong, Belakang Padang, Kamis (2/9).

Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat terhadap pulau-pulau di Kepri, khususnya pulau terdepan atau terluar. Perhatian ini semakin mempertegas kedaulatan dan kehadiran negara bahwa pulau itu milik Indonesia.

“Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah khususnya Kota Batam serta Pemerintah Pusat terhadap pulau-pulau terdepan, sehingga tidak terjadi pengambil alihan oleh negara lain,” kata Marlin.

Dalam kunjungan itu Wamen Surya Thandra bersama Wakil Gubernur Kepri menyerahkan bantuan sembako kepada tiga kepala keluarga di Pulau Pelampong. Wamen juga menyerahkan sertifikat tahun 2021 kepada Plt Dirjen Tata Ruang Laut Kementerian Kelautan sebanyak 2 pulau yakni Pulau Batu Berhanti dan Pulau Pelampong.

Wagub Marlin bersama Wamen Surya Tjandra juga melakukan penanaman pohon bakau dan kelapa hibrida. Hadir juga dalam kunjungan itu Plt Dirjen Tata Ruang Laut Kementerian Kelautan Perikanan RI Pamuji Lestari, Kepala Kanwil BPN Kepri Askani, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Kepala BP2RD Kepri Reni Yusneli dan Kepala Kantor BPN Batam Makmur A Siboro.

Saat ini hanya 3 KK yang tinggal di Pulau Pelampong. Awalnya banyak yang tinggal di Pulau Pelampong dikarenakan keterbatasan kesediaan sembako dan kebutuhan pendidikan anak-anak maka sebahagian penduduk pulau Pelampong berpindah ke Pulau Labun.

Dalam kunjungan itu Wamen Surya Tjandra bersama Wagub Marlin duduk bercengkrama dengan masyarakat. Wamen tampak langsung ngevlog, mewawancarai masyarakat dan Wagub Marlin yang didamping Reni Yusneli.

Wamen Surya Tjandra mengatakan jika pulau ini hilang, maka batas negara Indonesia akan berubah.

Pada kesempatan itu Plt Dirjen Tata Ruang Laut Kementerian Kelautan Pamuji Lestari mengatakan tahun depan akan ada bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan berupa Dermaga, Panel Surya, Lampu Suar / Lalu Lintas Laut, Pemecah ombak untuk menghindari abrasi, dan Toilet agar mengurangi sampah dan pencemaran.

Pamuji juga menambahkan dengan adanya kegiatan menanam mangrove dan kelapa merupakan bentuk dukungan ekosistem biologis karena bentuk fisik sudah didukung oleh PUPR. Dukungan lain seperti penerangan menjadi prioritas agar pulau terluar NKRI ini menjadi penanda agar terhindar dari kegiatan-kegiatam negatif yang meresahkan masyarakat.

Redaksi@www.rasio.co//

Bupati Lingga Ikuti Rapat Virtual Bersama Menko Marves

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga mengikuti rapat pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur Provinsi Kepri secara virtual, Kamis (2/9).

Rapat dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan didampingi oleh Menteri Agraria, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, dan Menteri PUPR.

Pada rapat itu, Bupati Lingga didampingi Plt Kepala Bapelitbang, Nelawati, Plt Kepala Dinas PUPR, Novrizal, Kepala Dinas Perhubungan, Selamat, Kepala Kesbangpol, Armia dan perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menekankan agar dinas/badan terkait, serius mengerjakan dan dikemas secara matang, diharapkan usulan agenda perencanaan ini dapat terealisasi dari pusat, dengan sumber daya air yang melimpah, Lingga tentunya menjadi sangat potensial untuk dikembangkan.

Bupati Lingga menjelaskan, kekayaan ini tentu harus termanfaatkan agar berdaya guna bagi kehidupan orang banyak, tidak hanya berguna bagi Kota Batam, tapi secara aspek finansial, akan memperoleh omset untuk daerah sendiri dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Semoga ini terealisasi, dan kita memang meminta dinas dan badan terkait untuk memperhatikan hal ini,” kata Bupati Lingga.

Sementara itu, Plt Kepala Bapelitbang, Nelawati mengatakan, khusus untuk Kabupaten Lingga usulan pembangunan yang masuk pada agenda pusat, adalah perencanaan bendungan Jelutung, perencanaan ini selain untuk pemenuhan suplay air ke Kota Batam, juga bisa berguna untuk pembangkit tenaga listrik nantinya.

Pada rapat itu, Nela juga menyinggung terkait untuk pembangunan/pengembangan terumbu karang, lamun dan mangrove yang masuk pada agenda pusat, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Rencana pemenuhan air baku ini memang sudah lama jadi perencanaan daerah, sejak Bupati kemarin dan sudah masuk pada agenda pusat, meski tidak ada dalam agenda rakor, jadi kita ada masuk dua usulan pembangunan pemenuhan air baku Jelutung, sama agenda dari kementerian kelautan dan perikanan,” terangnya.

Plt Kepala Dinas PUPR, Novrizal mengatakan, secara teknis usulan pembangunan bendungan di Jelutung, sudah disiapkan baik itu Detail Engineering Design (DED), maupun Analisis Dampak Linggkungan (AMDAL), dan menyusul Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP), setelah proses tersebut semua selesai, daerah masih melalui satu proses tahapan lagi yakni pembebasan lahan.

“Sudah hampir siap semua, dan masih pada tahap pengurus LARAP, setelah selesai tergantung pusat apakah disetujui untuk proses pembangunannya,” tutupnya.

Puspan

Pelajar Lingga Ikut Lomba Video Kreatif Gurindam Dua Belas

0

RASIO.CO, Lingga – Secara Online RD. Paschal bekerja sama dengan Komunitas Sastra Dilaut, menggelar Lomba Video Kreatif Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji, dengan peserta pelajar SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Lingga.

Ketua KSD Lingga, Ayoe SW mengatakan, setelah dibuka pada 10 Agustus 2021 lalu, peserta yang merupakan pelajar SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Lingga, telah mengirimkan belasan video Lomba Video Kreatif untuk ikut pada lomba tersebut, dan lomba tersebut telah ditutup pada 30 Agustus 2021, kemarin.

“Ada 11 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Lingga, yang mengirimkan hasil karya mereka, dan untuk peserta ada yang individu, namun ada juga yang tim,” kata Ayoe kepada media, Kamis (2/9/2021).

Ayoe menjelaskan, digelarnya lomba tersebut secara online, mengingat saat ini pada masa pandemik Covid-19, video yang sudah masuk mulai dilakukan proses penilaian oleh para juri yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Juri yang akan melakukan penilaian pada lomba ini berjumlah 5 orang, yakni, RD. Paschal, Alang Dilaut, Syaufi Anwar, Tengku Fadlan, dan saya sendiri, pada 7 September 2021 mendatang, akan diumumkan tiga video terbaik,” terangnya.

Ayoe melanjutkan, peserta yang mengirimkan video kreatifnya dan terpilih sebagai tiga video terbaik, masing-masing akan mendapatkan uang pembinaan, sertifikat dan buku karangan RD. Paschal, untuk pengumuman akan disampaikan melalui akun media sosial KSD dan melalui grup WA peserta lomba, selain itu, seluruh peserta juga akan mendapatkan e-Sertifikat.

“Masing-masing peserta dengan video terbaik, akan mendapatkan uang pembinaan Rp1 juta, serta buku karya RD Paschal berjudul, Aneka Relasi Manusia Menurut Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji,” paparnya.

Ketua KSD berharap, dengan digelarnya lomba video kreatif bagi kalangan pelajar se-Kabupaten Lingga ini, dapat menjadi semangat di kalangan pelajar agar lebih mengenal lagi sosok Raja Ali Haji, dan lomba ini berawal dari diluncurkan buku karya RD. Paschal, yang merujuk pada masalah budaya dengan objek tulisan adalah seorang tokoh pujangga Melayu, Raja Ali Haji (1808-1872)
yang terkenal dengan karyanya, Gurindam Dua Belas yang diterbitkan pada tahun 1846.

“Kita harapkan dari lomba ini menjadi pemantik semangat dan motivasi generasi muda, untuk mengetahui sastra lama Melayu (gurindam) dan juga sosok pujangga yang berada di baliknya, yaitu Raja Ali Haji,” tutuppnya.

Adapun pelajar yang menjadi peserta ikut berpartisipasi dan telah mengirimkan video kreatifnya, yaitu MA Al Barakah Singkep, SMA Negeri 2 Singkep, MTs Aqidatunnajin Lingga, SMA Negeri 1 Singkep, SMAS Baitul Quran Dabo (3 tim), SMA Negeri 1 Singkep Barat, SMK Negeri 2 Lingga, dan MTs Negeri Lingga (2 tim).

Selain belasan video dari para peserta lomba, ada beberapa video dari anggota KSD yang ikut untuk meramaikan lomba video kreatif tersebut, namun video dari anggota KSD tidak diikutkan dalam lomba.

Puspan

Wabup Lingga Jadi Narasumber Webinar Dirjen Tanaman Pangan

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga menjadi salah satu narasumber pada webinar yang diselenggarakan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI, bertajuk Webinar Propaktani Episode 83, membahas tentang dukungan perbenihan Sorgum mendukung prospek indusrialisasinya.

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, mengaku sangat apresiasi atas kegiatan yang digelar oleh Dirjen Tanaman Pangan tersebut, dan juga telah menjadikan dirinya sebagai salah satu narasumber pada webinar yang dihadiri oleh para pegiat tani, akademisi, peneliti dan perwakilan pemerintah daerah.

“Ini tentu suatu kebanggaan bagi kami, dan ini juga menjadi bagian salah satu cita-cita Kabupaten Lingga, yang kita tuangkan dalam visi misi kita untuk menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu unggulan guna peningkatan ekonomi masyarakat kita,” kata Neko kepada media. Kamis (2/9/2021).

Menurut Neko, tanaman Sorgum saat ini menjadi salah satu potensi yang memiliki nilai ekonomis dan menjadi tanaman pangan unggulan kelas dunia, karena dapat dijadikan sebagai sumber pangan alternatif, bahan pakan ternak dan bahan baku industri.

“Apalagi tanaman ini sangat cocok dengan kondisi daerah kita, dan dapat dipanen beberapa kali, serta tahan terhadap hama dan penyakit,” terangnya.

Wakil Bupati Lingga bersama 7 narasumber lainnya melalui virtual zoom, diantaranya Direktur perbenihan Kementan RI, Kepala balai penelitian tanaman serealia Maros Sulawesi Selatan, Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam (FMIPA) Universitas Udayana, serta Wakil Bupati Flores Timur, Kepala Dinas Pertanian Kolaka Timur, Ketua Koperasi Sorgum Nusantara, serta Petani Sorgum sekaligus penyuluh pertanian Sorgum.

Puspan

Penyebab Pembuluh Darah Pecah dan Langkah Penanganannya

0

RASIO.CO , Jakarta – Pembuluh darah pecah di otak merupakan kondisi yang dapat berakibat fatal. Tak hanya merusak otak, kondisi ini juga dapat membahayakan nyawa. Oleh karena itu, ketahui apa saja penyebab pecahnya pembuluh darah otak agar dapat diwaspadai dan dihindari.

Pembuluh darah berfungsi untuk memastikan asupan oksigen dan nutrisi ke seluruh organ dan jaringan tubuh telah terpenuhi. Karena perannya yang begitu penting, sangat berbahaya bila pembuluh darah tidak berfungsi atau bahkan pecah.

Pecahnya pembuluh darah bisa terjadi di berbagai bagian tubuh dan salah satunya adalah otak. Jika pembuluh darah pecah terjadi di otak, kondisi ini dapat memicu perdarahan otak (brain hemorrhage). Perdarahan ini bisa berakibat fatal karena mengakibatkan pembengkakan otak dan matinya sel-sel otak

Ada beberapa kondisi yang dapat memicu pecahnya pembuluh darah di otak, yaitu:

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang dialami selama bertahun-tahun dapat menyebabkan dinding pembuluh darah di otak menjadi rapuh. Jika tidak segera diobati, hipertensi bisa menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan otak.

2. Gaya hidup tidak sehat

Kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan penggunaan obat-obatan terlarang, seperti heroin dan kokain, dapat mengakibatkan terganggunya fungsi otak.

Bahkan, senyawa berbahaya yang terkandung di dalam rokok, minuman beralkohol, dan narkoba juga dapat memicu pecahnya pembuluh darah di otak.

3. Cedera kepala

Cedera kepala adalah salah satu penyebab paling umum terjadinya perdarahan otak pada orang-orang yang berusia di bawah 50 tahun. Cedera di kepala dapat terjadi akibat terjatuh atau kecelakaan lalu lintas.

4. Aneurisma

Aneurisma adalah kondisi ketika terjadi pembesaran pembuluh darah akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Jika sudah parah, pembuluh darah dapat pecah dan menyebabkan banyak darah masuk ke otak, sehingga menimbulkan stroke.

Penyebab aneurisma belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan faktor genetik dan kelainan pembentukan pembuluh darah otak.

5. Angiopati amiloid

Kondisi ini disebabkan adanya kelainan dinding pembuluh darah akibat penumpukan protein beta amiloid. Angiopati amiloid kerap dialami oleh lansia dan penderita demensia atau penyakit Alzheimer.

6. Kelainan pembuluh darah

Kelainan pembuluh darah bisa berupa lemahnya pembuluh darah di sekitar otak atau pembuluh darah terlalu besar. Kelainan ini bisa diderita sejak lahir meski jarang terjadi.

7. Gangguan hati

Pada penyakit hati berat, gangguan pada produksi faktor pembekuan darah bisa terjadi. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan internal dI berbagai bagian tubuh, termasuk otak.

8. Kelainan darah

Kelainan darah atau kelainan pembekuan darah, seperti hemofilia dan anemia sel sabit, bisa berdampak pada terjadinya penurunan kadar trombosit darah.

Selain beberapa penyebab di atas, ada pula faktor risiko lain yang bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuluh darah pecah di otak, yaitu adanya tumor otak dan efek samping obat pengencer darah.

Gejala Pembuluh Darah Pecah

Jika seseorang mengalami pecah pembuluh darah di otak, ada beberapa gejala dapat muncul, di antaranya:

  • Sakit kepala hebat yang datang secara mendadak
  • Kesemutan atau kelumpuhan di wajah, lengan, atau kaki secara mendadak
  • Gangguan penglihatan, baik pada salah satu mata atau keduanya
  • Sulit menelan
  • Sulit mengendalikan koordinasi tubuh dan hilang keseimbangan
  • Muntah-muntah
  • Hilang kesadaran, lesu, mengantuk, dan tidak sadar akan keadaan di sekitarnya
  • Kesulitan menulis, bicara, membaca, atau memahami sesuatu.
  • Sering kebingungan atau mengigau

Penanganan Medis bagi Penderita Stroke akibat Pembuluh Darah Pecah

Bila stroke terjadi akibat pecahnya pembuluh darah otak, penderita harus dibawa ke unit gawat darurat rumah sakit untuk mendapat penanganan medis yang memadai.

Pasien dengan pembuluh darah pecah perlu segera mendapat penanganan dalam bentuk obat-obatan untuk menstabilkan tekanan darah dan bantuan pernapasan bila kadar oksigen dalam darah berkurang atau pasien mengalami koma.

Jika diperlukan, pasien bisa diberi napas buatan dengan ventilator untuk memastikan otak dan organ tubuh mendapatkan cukup oksigen. Pemberian cairan dan obat-obatan bisa diberikan melalui infus.

Obat-obatan pereda nyeri, kortikosteroid, antikejang, dan obat untuk mengurangi pembengkakan otak juga dapat diberikan sesuai tingkat keparahan kondisi yang diderita.

Di rumah sakit, pasien perlu menjalani observasi secara ketat. Tanda-tanda vital, seperti irama jantung, kadar oksigen darah, tekanan darah dan laju pernapasan, hingga pemantauan tekanan rongga kepala juga perlu dipantau dengan ketat.

Setelah kondisi pasien stabil, akan ditentukan langkah selanjutnya untuk mengobati perdarahan yang terjadi, misalnya apakah pasien membutuhkan operasi atau tidak.

Banyak pasien yang bisa bertahan hidup setelah mengalami perdarahan otak akibat pembuluh darah pecah. Namun, peluang tersebut akan menurun jika perdarahan awal terlalu parah atau tidak segera mendapat pertolongan medis sejak awal munculnya gejala.

Sebagian pasien yang selamat dari pembuluh darah pecah di otak berkemungkinan tetap mengalami masalah sensoris, kejang, sakit kepala, susah tidur, atau masalah ingatan. Oleh karena itu, bagi mereka yang selamat dari kondisi ini tetap membutuhkan terapi tambahan lain, mulai dari fisioterapi hingga terapi bicara.

Perbaiki Pola Hidup Anda Mulai dari Sekarang

Pembuluh darah pecah adalah kondisi yang umumnya bisa dicegah. Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menghentikan kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Selain itu, menerapkan pola hidup sehat juga penting dilakukan, yaitu dengan konsumsi makanan bergizi seimbang dan olahraga secara rutin setidaknya 30 menit setiap hari.

Bagi Anda yang menderita penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, mengobati keduanya akan memperkecil risiko terjadinya pembuluh darah pecah di otak. Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah normal juga bisa mengurangi risiko terjadinya kondisi ini.

Pembuluh darah pecah di otak adalah kondisi kegawatdaruratan medis yang perlu segera mendapat penanganan di rumah sakit. Semakin cepat penanganan dilakukan oleh dokter, semakin tinggi kemungkinan pemulihannya. Bila kondisi ini terlambat ditangani, risiko terjadinya komplikasi yang fatal pun akan semakin tinggi.

Sumber : Alodokter.com

Ahua dan Wicing Direhap 6 bulan Terkait Kasus 0,22 Gram Sabu, Akuang 0,26 Sabu 7 Tahun

0

RASIO.CO, Batam – Beruntung Ahua dan Wicing akhirnya dituntut Jaksa Batam, selama 6 bulan rehabilitasi dilokakarya BNN Batam dengan barang bukti 0,22 gram.

Kedua terdakwa dinyatakan JPU Mega Tri Astuti dan Rumondang bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pasal kedua 127 ayat(1) huruf A Jo Pasal 54 UU R.I No 35 tahun 2009 sedangkan pasal kesatu Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tidak terbukti.

Berbeda halnya dengan terdakwa Suwonda Alias Akuang dituntut JPU Herlambang Adi Nugroho selama 7 tahun penjara dan divonis 6,5 tahun penjara terbukti bersalah Pasal 112 Ayat(1) UU RI No.35 Tahun 2009. Dengan barang bukti 0,28 gram. Kedua terdakwa mendapat barang tersebut dari kampung aceh, simpang dan, mukakuning, Batam.

Perbedaannya, saat in terdakwa ahua dan wicing masih dalam tahap tuntutan jaksa tinggal menunggu vonis majelis hakim PN Batam. Dan Akuang tidak ada pasal pangerannya.

“Menyatakan terdakwa I JAILANI ALS AHUA dan terdakwa II HARTONO ALS WICING bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “setiap penyalah guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri”,

Sebagaimana diatur dan diancam dalam Kedua Pasal 127 Ayat (1) huruf A Jo Pasal 54 UU R.I. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.”

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa terdakwa I JAILANI ALS AHUA dan terdakwa II HARTONO ALS WICING berupa menjalankan Rehabilitasi rawat inap selama 6 (enam) bulan di Loka Rehabilitasi BNN Batam.” Kata JPU, Rabu(01/09). Kemarin.

Sebelumnya, Dua terdakwa kasus dugaan kepemilikan sabu seberat 0,22 gram bernama Jailani alias Ahua dan Hartono alias Wicing terindiksi bakal direhab, pasalnya jika terbukti sebagai penguna.

Kedua terdakwa dijerat pasal kedua Pasal 127 Ayat (1) huruf A Jo Pasal 54 UU R.I. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman paling lama 4 tahun dan Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi social.

Sedangkan dakwaan ke satu terdakwa dijerat JPU Rumondang dan Mega Tri Astuti,  Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun.Hingga saat ini, kasus kedua terdakwa dipersidangan masuk tahap Tuntutan JPU.

Diketahui, Jailani alias Ahua dan Hartono alias Wicing diduga membeli sabu tersebut di Kampung Aceh, Simpang Dam, Mukakuning, Batam sekira Maret 2021.

Usai melakukan transaksi juarl beli disana, kedua terdakwa di ciduk petugas Satnarkoba Polresta Barelang di Nagoya City Walk , Batam.

Kemudian pada saat akan dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa  mencoba untuk melarikan diri dan membuang bungkusan plastik transparan yang diduga narkotika jenis sabu ke jalan menggunakan tangan kirinya.

Pengakuan terdakwa Jailani Als Ahua Hartono Als Wicing yang didapatkan dengan cara membelinya dari Sdr. Abang (DPO) seharga Rp.150 ribu. Seberat 0,22 gram.

Sementara itu, Terdakwa Suwondo Alias Akuang akhirnya divonis 6,5 tahun penjara terkait kasus kepemilikan sabu 0,28 gram yang dibelinya di kampung Aceh,Batam.

Majelis hakim ketua Dwi Nuramanu didampingi dua hakim anggota dalam membacakan vonis terdakwa Akuang hanya poin-poin saja, dimana hal yang memberatkan terdakwa tidak mengakui perbuatannya sedangkan meringankan terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Hal yang memberatkan terdakwa suwondo tidak mengakui perbuatannya dan sesuai tuntutan jaksa 7 tahun, maka kami berpendapat terdakwa dihukum 6,5 tahun potong masa tahanan,” Kata Dwi Nuramanu. Selasa(24/08) secara virtual di PN Batam.

Sementara itu, JPU menuntut terdakwa Suwondo alias Akuang 7 tahun penjara denda Rp.800 juta dan atau subside 6 bulan kurungan penjara.

Menanggapi putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Suwondo alias Akuang mengatakan piker-pikir termasuk Kuasa Hukumnya juga termasuk JPU.

DIketahui, Terdakwa Suwondo alias Akuang mendatangi Kampung Aceh sekira Desember 2020 menggunakan motor Honda Beat BP.2105 HF untuk membeli sabu seberat 0,28 gram.

Terdakwa diduga membeli dari Mr X(DPO) disalahsatu pondok di Kampung Aceh Batam seharga Rp150 ribu. Lalu terdakwa menuju rumahnya di Orchid Part, namun digerbang depan rumahnya dicegat dan ditangkap petugas Satnarkoba Polresta Barelang.

Adi@www.rasio.co //

Tahniah! Sekda Jefridin Raih Prestasi Sangat Memuaskan Diklat Kepemimpinan Nasional

0

RASIO.CO, Batam – Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, menerima piagam penghargaan dengan kualifikasi 𝗦𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗠𝗲𝗺𝘂𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 (istimewa) dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I angkatan XLIX tahun 2021, yang dilaksanakan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

Dalam pelatihan ini, Jefridin menggaungkan ide dalam proyek perubahannya yakni pembangunan sistem pemantauan kinerja dan anggaran Pemerintah Daerah dalam upaya akselerasi stabilitas perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

Ide itu mempertimbangkan kebijakan satu data Indonesia yang merupakan upaya pemerintah dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah.

“Untuk mewujudkan arahan Presiden tersebut, melalui proyek perubahan ini, Kepri akan memiliki satu sistem kinerja dan anggaran pemerintah daerah berbasis teknologi informasi. Hal itu sangatlah penting mengingat saat ini pemantauan kinerja dan anggaran di Kepri belum terintegrasi, adanya pergeseran paradigma untuk menuju good governance, dan belum ada sistem pengendalian kinerja dan anggaran,” ujarnya, Kamis (2/9/2021).

Dalam mengikuti pelatihan itu, Jefridin berbekal surat perintah tugas Gubernur Kepri dan masukan dari Wakil Gubernur Kepri sekaligus dalam hal ini sebagai mentornya.

Dari sana, muncullah ide untuk menciptakan sebuah sistem informasi pemantauan kinerja dan anggaran pemerintah daerah melalui aplikasi e-govkepri.

“Dengan kondisi saat ini, Kepri harus segera memiliki sistem yang terintegrasi untuk meningkatkan kinerja Pemda dan terwujudnya good governance, serta tata kelola keuangan daerah yang efesien, efektif, ekonomis dan akuntabel,” ujarnya.

Ia bersyukur, ide tersebut disambut baik di tingkat nasional. Bahkan membawa dirinya masuk dalam 10 peserta yang mendapat predikat prestasi istimewa. “Alhamdulillah, dukungan dari semua pihak membuat proyek perubahan ini bisa dilirik hingga tingkat nasional,” katanya.

Sebelumnya, Diklat tersebut dibuka langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Diklat ini diikuti oleh 42 peserta yang berasal dari empat kementerian yang berjumlah tujuh orang, enam LPNK/LTN yang berjumlah sembilan orang, lima pemerintah daerah berjumlah lima orang, dan dari Kepolisian yang berjumlah 21 orang.

Dalam sambutannya, Menteri PANRB mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I yang diselenggarakan oleh LAN ini diharapkan menjadi momen penting dalam membentuk talenta digital dan pemimpin digital sehingga mampu membangun birokrasi berkelas dunia di Republik Indonesia.

𝗣𝗲𝗺𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗹𝗮𝘀 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮

Sekadar diketahui, Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK I, Angkatan XLIX, Tahun 2021. Ini adalah kawah untuk mencetak pemimpin berkelas dunia, dengan membangun kepemimpinan strategis guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan sumber daya manusia unggul.

Tak sembarang orang bisa ikut kegiatan ini. Sebab sebelum dipanggil, calon peserta terlebih dahulu diseleksi bersama ratusan calon peserta dari kementrian, lembaga, Polri, pejabat provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia.

Dari seleksi tersebut, Jefridin, berhasil terpilih sebagai peserta dan mulai Senin, tanggal 5 April sampai 2 September 2021, suami Hj Hariyanti Jefridin ini, mengikuti pelatihan di Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.

“Saya ikut tesnya pada tahun 2020 lalu. Dari ratusan peserta yang ikut, yang terbaik dari berbagai instansi se-Indonesia, saya lulus untuk mengikuti PKN ini. Alhamdulillah,” jelas Jefridin kala itu.


Pos Koramil di Papua Barat Diserang KKB, 4 Prajurit TNI Tewas

0

RASIO.CO , Manokwari – Manajemen Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka menyatakan bertanggungjawab atas penyerangan Pos Koramil di Kampung Kisor, Distrik Aifat, Maybrat Papua Barat. Serangan ini menewaskan empat prajurit TNI yang bertugas.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan Markas Pusat TPNPB-OPM telah menerima laporan dari Panglima Kodap Sorong Raya Deni.

“Deni mengatakan bahwa dia perintahkan untuk melakukan operasi pembunuhan itu dan panglima Kodap IV Sorong Raya TPNPB bertanggungjawab atas penyerangan ini,” kata Sebby dalam keterangan resmi yang CNNIndonesia.com terima, Kamis (2/9).

Sebby mengatakan, penyerangan ini merupakan bagian dari perang pembebasan Papua Barat yang dilaksanakan oleh pimpinan TPNPB di seluruh tanah Papua. Perang pembebasan Papua, tegas Sebby, akan berlanjut di seluruh tanah Papua.

“Perang pembebasan Papua tidak akan berhenti sampai di sini, tapi akan berlanjut sampai seluruh tanah Papua di semua Kodap, kapan saja perang akan mulai,” kata Sebby.

Pos Koramil di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang KKB pada Kamis (2/9) dini hari. Berdasarkan informasi awal, sebanyak tiga anggota TNI tewas. mereka adalah Praka DIrham, Pratu Zul Ansari, dan Serda Amrosius.

Satu prajurit lain, Sertu Juliano juga dilaporkan mengalami luka berat. Sementara, dua anggota TNI lainnya, yakni Danposramil Lettu Chb Dirman dan Pratu Ikbal belum ditemukan.

Jumlah korban tewas bertambah jadi empat berdasarkan keterangan Kapendam XVIII Kasuari, Kolonel Hendra Pesireron. 

“Sudah 4 [prajurit TNI] yang meninggal. Kita sementara rapat, lebih jelas akan disampaikan dalam press confrence,” singkatnya.

Penyerangan terhadap TNI di Pos Koramil Kampung Kisor diduga dilakukan sekitar 50 orang. Mereka membunuh prajurit diduga menggunakan senjata tajam.  Dugaan itu berdasarkan kondisi korban yang mengalami luka senjata tajam di sejumlah bagian tubuh.

***

Bupati Karimun Tinjau Vaksinasi Mobile

0

RASIO.CO , Karimun –  Bupati Karimun meninjau lokasi serbuan Vaksinasi Mobile di Teluk Paku Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat. Rabu (01/09) kemarin.

Dalam rangka untuk mengejar capaian vaksinasi 100 persen di kabupaten Karimun, Pemda Karimun bekerjasama dengan Kodim 0317 TBK menggelar Vaksinasi Mobile atau Vaksinasi Rumah ke rumah yang merupakan program dari TNI.

Sementara itu Capaian vaksinasi di Karimun saat ini sudah mencapai 73,55 persen artinya sudah 126 ribu dari 171 ribu masyarakat yang wajib vaksinasi. Program vaksinasi mobile ini turun ke kawasan di daerah-daerah yang angka vaksinasinya masih tergolong rendah, sementara untuk usia 12 sampai 17 tahun Pemda bekerjasama dengan Polres Karimun menggelar program yang dinamakan Vaksinasi Go to School.

“Alhamdulillah antusias dan sambutan masyarakat saat kedatangan tim vaksinasi mobile sangat baik meskipun ada beberapa yang tidak bisa di vaksin karena permasalahan kesehatan,” kata Bupati Karimun.

Sementara itu, Dandim 0317/TBK Letkol. Inf. Agus Rediyanto, SE., mengatakan tingkat keinginan untuk vaksinasi di Karimun ini semakin rendah sehingga kita mengadakan rapat bersama Foropimda dan melaksanakan Vaksinasi Mobile ini guna mempercepat Vaksinasi di Kabupaten Karimun.

Vaksinasi mobile ini juga lebih tepat sasaran, kita turun tidak membuang waktu dan tenaga sehingga kita dapat mencapai persentase yang cukup tinggi dalam satu kali kerja. Tutup Dandim 0317 / TBK.

Di kesempatan itu juga Bupati Karimun menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang ingin di vaksinasi dan juga kepada masyarakat kurang mampu.

Humas Pemkab Karimun

Empat Daerah di Kepri Zona Kuning COVID-19

0

RASIO.CO , Tanjungpinang- Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menetapkan empat daerah di Provinsi Kepulauan Riau yakni Batam, Bintan, Karimun dan Kepulauan Anambas sebagai Zona Kuning setelah jumlah kasus aktif drastis berkurang dalam sebulan terakhir.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Rabu (01/09), mengatakan, semula Batam dan Bintan ditetapkan sebagai Zona Kuning, menyusul hari ini Anambas dan Karimun.

“Batam dan Bintan sejak beberapa hari lalu Zona Kuning, kemudian Anambas dan Karimun. Saat ini, tinggal Tanjungpinang, Lingga dan Natuna sebagai Zona Oranye,” katanya.

Tjetjep menjelaskan berdasarkan data 31 Agustus 2021, jumlah kasus aktif COVID-19 di Anambas tinggal 27 orang dan Karimun 141 orang, sedangkan di Batam 238 orang dan Bintan 74 orang.

Sementara kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 271 orang, tertinggi di Kepri. Kasus aktif di Lingga 29 orang dan Natuna sebanyak 136 orang.

Untuk menuju Zona Hijau sepertinya agak sulit karena persentase “positivity rate” pada masing-masing daerah masih tinggi, bahkan jauh di atas ambang batas minimal yang ditetapkan WHO yakni 5 persen.

“Positivity Rate” adalah perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Penelusuran yang lemah terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19 menyebabkan tes  swab sedikit, dan potensial banyak orang tanpa gejala yang berkeliaran.

“Di kabupaten dan kota di Kepri persentase ‘Positivity Rate’ sangat tinggi, bahkan ada yang mencapai di atas 30 persen,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//