Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 97

Festival Kopi Merdeka, Kepri Gaungkan Pesona Budaya dan Pariwisata Nusantara

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri malam puncak Festival Kopi Merdeka Tahun 2025 yang digelar di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Minggu (2/11) malam.

Ribuan masyarakat tampak memadati kawasan kota lama tersebut untuk menikmati suasana malam yang penuh hiburan dan budaya. Festival yang telah berlangsung sejak 29 Oktober itu menampilkan beragam atraksi, mulai dari Barongsai dan Naga, Kuda Kepang, Reog Ponorogo, Barongan, hingga fashion show dan lomba baca puisi bertema kopi.

Tak hanya itu, penampilan drum corps, bazar UMKM, serta kehadiran tiga artis ibu kota — Anna Zanet, Kania, dan Stevan Pasaribu — turut menambah semaraknya perayaan yang menjadi ikon tahunan Kota Tanjungpinang tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya Festival Kopi Merdeka yang kini telah menjadi salah satu agenda unggulan dalam kalender pariwisata Kepulauan Riau.

“Alhamdulillah, tahun 2025 ini kita bisa kembali bertemu di festival yang sama. Mudah-mudahan festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya,” ujar Ansar.

Ia juga mengungkapkan rasa bahagia melihat antusiasme masyarakat yang tinggi sejak hari pertama hingga malam puncak.

“Masyarakat hadir dari awal hingga akhir dan selalu ramai di setiap penampilan. Ini menunjukkan betapa festival ini dicintai warga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur Ansar menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kini memiliki kalender khusus bagi setiap provinsi di Indonesia.

“Jika sebelumnya Kepri hanya memiliki satu event Pesona Indonesia di Batam, kini sudah ada empat event berskala nasional, termasuk Festival Kopi Merdeka di Tanjungpinang,” jelasnya.

Menurut Ansar, penyelenggaraan berbagai festival dan event daerah bukan sekadar untuk hiburan, melainkan strategi konkret dalam memperkuat daya tarik pariwisata Kepulauan Riau.

“Event-event ini untuk mendukung kunjungan pariwisata, baik lokal maupun internasional, ke Kepulauan Riau,” ujarnya.

Ia optimistis jumlah kunjungan wisatawan ke Kepri tahun ini dapat mencapai 2,1 juta wisatawan mancanegara, dengan target tahun depan menembus 3 juta wisatawan.

“Untuk itu, event-event yang bisa mendorong pariwisata ke Kepri akan terus kita dorong dan perbanyak,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Ansar berharap Festival Kopi Merdeka dapat menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat Tanjungpinang, sekaligus menghidupkan kembali kawasan kota lama sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif dan wisata sejarah.

“Mari kita hidupkan kembali kota lama yang selama ini vakum,” tutupnya.

Redaksi@www.rasio.co//

HKN ke-61, Dinkes-PPKB Lingga Gelar Pengobatan Massal Serentak di 14 Puskesmas

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kabupaten Lingga menggelar bakti sosial pengobatan massal secara serentak di 14 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lingga, Sabtu (1/11).

Momentum ini menjadi bukti bahwa peringatan HKN bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nyata yang melibatkan masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan yang lebih baik.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, mengatakan kegiatan bakti sosial ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sebelum jatuh sakit.

“Menjaga diri tetap sehat jauh lebih baik daripada mencari pengobatan di saat sakit. Melalui kegiatan ini kami ingin menjangkau masyarakat hingga pelosok desa,” ujarnya.

Kegiatan dipusatkan di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, dan dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lingga. Acara turut dihadiri jajaran Dinkes PPKB, perangkat desa, organisasi profesi kesehatan, serta perwakilan dari Klinik TNI AL dan Polres Lingga.

Awalnya, target peserta pengobatan massal hanya 100 orang. Namun, antusias masyarakat begitu tinggi hingga tercatat 210 warga mengikuti skrining dan pengobatan gratis di Puskesmas Raya Sungai Buluh.

“Pelayanan KB juga mendapat sambutan baik. Sebanyak 10 peserta mendapatkan pelayanan, terdiri dari 5 Non-MKJP (suntik dan pil KB) serta 5 MKJP (implant),” jelas dr. Bukit.

Pelaksanaan pengobatan massal melibatkan puluhan tenaga kesehatan dari berbagai bidang, terdiri atas 1 dokter spesialis anak, 1 dokter spesialis saraf, 1 dokter spesialis penyakit dalam, 2 dokter umum, 1 dokter gigi, serta perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya.

“Selain itu, kegiatan ini turut bersinergi dengan Klinik BP Lanal, Klinik Polres Lingga, serta organisasi profesi seperti IDI, PDGI, IBI, IAKMI, PERSAGI, PPNI, AKLI, IAI, dan PAFI,” papar dr. Bukit.

Selain pengobatan massal, rangkaian peringatan HKN ke-61 di Lingga juga diisi dengan berbagai kegiatan kesehatan seperti senam sehat bersama, skrining TB dan HIV, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan KB, serta pengukuran dan penimbangan bayi.

Istri Wakil Bupati Lingga selaku Ketua Dekranasda turut memberikan arahan kepada kader Posyandu mengenai pentingnya pengukuran dan penimbangan anak secara rutin, serta memberikan penyuluhan kesehatan kepada para lansia.

“Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, sesuai tema nasional HKN ke-61,” tutup dr. Bukit.

***

Kick Off Pelatihan Calon Transmigran Rempang Eco-City: Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

0

RASIO.CO, Batam – Walikota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Kick Off Pelatihan Calon Transmigran yang digelar di Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha, Senin (3/11).

Kegiatan pelatihan bertema “Transformasi Transmigrasi: Panggilan Membangun Negeri Melalui Kemandirian dan Kewirausahaan” ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Bidang Politik dan Hukum, Prima Idwan Mariza.

Sebanyak 504 calon transmigran asal Rempang Eco City akan mengikuti pelatihan pada 4-10 November 2025 di kawasan Rempang Eco City, Batam. Pelatihan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional yang tahun ini melibatkan 1.394 kepala keluarga (KK) dan dilaksanakan serentak di sejumlah daerah, antara lain Batam, Sukamara (Kalimantan Tengah), Pulungan (Kalimantan Timur), Pasir, Poso, dan Sumba Timur.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat karena telah menjadikan Batam sebagai lokasi pembukaan pelatihan nasional. Ia berharap kegiatan tersebut mampu membekali para calon transmigran agar siap dan percaya diri menghadapi kehidupan baru di daerah tujuan.

“Ketika sudah benar-benar memahami materi yang diberikan, insyaallah semuanya akan menjadi transmigran yang mandiri, maju, dan mampu memperkuat daerah sekaligus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, kebijakan pemerintah mengenai transmigrasi kini semakin matang dan terencana. Para peserta akan menempati kawasan baru yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana lengkap, mulai dari rumah, sekolah, tempat ibadah, hingga pelabuhan.

“Fasilitas umum dan sosial sudah tersedia, status kepemilikan lahan juga jelas seluas 500 meter persegi. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran lagi. Pemerintah bahkan menyiapkan sekolah dari tingkat SD hingga SMA, tempat ibadah, pelabuhan, bantuan kapal dan alat tangkap ikan, bibit keramba, serta rencana pembangunan SPBU untuk memudahkan kebutuhan warga,” jelasnya.

Menurut Amsakar, keberhasilan program transmigrasi sangat bergantung pada proses sejak tahap pelatihan hingga pelaksanaan di lapangan. Ia pun mengingatkan para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Kebijakan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, jangan setengah hati. Ikuti pelatihan ini dengan serius agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar calon transmigran tidak terpengaruh pandangan negatif tentang transmigrasi. Program ini, kata dia, telah mengalami transformasi besar dan difokuskan untuk kesejahteraan warga.

“Pemko Batam dan BP Batam berkomitmen memastikan program ini berjalan tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Prima Idwan Mariza menjelaskan bahwa transmigrasi kini telah memasuki era transformasi. Program ini bukan lagi sekadar memindahkan penduduk dari daerah padat ke wilayah baru, melainkan menjadi proses transformasi sosial dan ekonomi menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Transmigrasi hari ini bertujuan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ini adalah bentuk urbanisasi yang terencana, dengan strategi inklusif dan berkeadilan,” tutur Prima.

Ia memaparkan, strategi transformasi transmigrasi berlandaskan lima pilar utama, yakni edukasi, industrialisasi, mekanisasi, diversifikasi, dan investasi.

“Pelatihan ini tidak boleh menjadi kegiatan formalitas, tetapi harus menjadi langkah nyata membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing. Ini adalah modal awal menuju kehidupan baru,” tegasnya.

Prima juga menambahkan, transmigrasi modern diarahkan untuk membentuk masyarakat yang produktif dan bermartabat melalui penguatan SDM adaptif terhadap teknologi serta pembentukan Badan Usaha Milik Transmigrasi (BUMTrans) agar warga dapat menjadi pelaku sekaligus pemilik usaha.

“Khusus transmigran Rempang, mereka akan merasakan dua manfaat sekaligus ketika industri di Rempang Eco City berjalan, yakni kesejahteraan dan kemandirian,” ujarnya menutup sambutan.

Redaksi@www.rasio.co//

Kolaborasi BP Batam dan IPB, Perkuat Tata Kelola Layanan Perizinan

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka memperkuat tata kelola layanan perizinan sebagai upaya mempercepat transformasi Batam menuju kawasan investasi modern dan berkelanjutan.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di Radisson Hotel, Jumat (31/10), yang dihadiri langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor IPB, Arif Satria.

Dalam sambutannya, Amsakar mengajak IPB untuk berkolaborasi menghadirkan inovasi baru dalam sistem layanan perizinan. Ia menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk mendorong tata kelola perizinan yang lebih efektif dan transparan, sejalan dengan visi BP Batam menjadikan Batam sebagai kawasan modern dan strategis dengan iklim investasi yang inklusif.

“Kami berharap IPB dapat membantu BP Batam dalam memaksimalkan tata kelola perizinan. Kami ingin ada rencana aksi yang sejalan dengan spirit pembangunan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia juga menegaskan bahwa layanan perizinan menjadi perhatian serius agar mampu memberikan kenyamanan sekaligus kepastian hukum bagi para investor.

“Bahwa saat ini ada perkembangan yang sangat dahsyat di Batam. Kemajuan ini tentu membutuhkan dukungan luar biasa dari banyak pihak, termasuk peningkatan mutu pelayanan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria, menyampaikan rasa bangga atas terjalinnya kerja sama ini. Ia meyakini, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan sains teknologi, sinergi IPB dan BP Batam akan memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan industri di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Batam. Industrialisasi yang masif telah menjadikan Batam kawasan strategis dengan daya saing tinggi,” ujar Arif.

Redaksi@www.rasio.co//

Silaturahmi bersama Pawala, Amsakar: Batam Rumah Kita Bersama

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dan Anggota DPR RI, Ahmad Labib, bersilaturahmi dengan pengurus Paguyuban Warga Lamongan (Pawala) Batam di Golden Prawn, Bengkong, Sabtu (1/11) malam.

Wali Kota Amsakar mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga Batam asal Lamongan tersebut. Ia juga mengulas secara historis perjalanan pembangunan Batam hingga menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia saat ini.

“Di Batam ini ada dua entitas, yakni BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Keduanya memiliki peran penting dalam membangun dan mengembangkan Batam hingga seperti sekarang,” ujar Amsakar.

Amsakar menuturkan, cikal bakal Batam dimulai sejak tahun 1971, ketika Batu Ampar ditetapkan sebagai kawasan industri interim partikuler. Melalui Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1973, pengembangannya diperluas hingga terbentuk Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam.

“Saat itu, Batam hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk yang tinggal di kawasan Tanjung seperti Tanjung Sengkuang, Tanjung Riau, dan Tanjung Uma. Namun berkat hadirnya Otorita Batam, industrialisasi berkembang pesat dan mendorong lonjakan jumlah penduduk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar menjelaskan bahwa kini Otorita atau BP Batam memiliki lima core business, yaitu industri, perdagangan, pariwisata, alih kapal, dan basis logistik. Lima sektor ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Batam yang kini berpenduduk lebih dari 1,3 juta jiwa, tersebar di 12 kecamatan dan 64 kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak warga Lamongan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Batam.

“Jangan memaknai diri sebagai orang Lamongan yang merantau di Batam, tetapi maknailah diri sebagai orang Batam yang berasal dari Lamongan. Kalau kita menganggap Batam sebagai rumah bersama, maka kitalah yang akan menjaga dan merawatnya,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam atas sambutan yang hangat kepada warganya.

“Terima kasih karena warga Lamongan diterima dengan baik di Kota Batam ini. Suasana malam ini, dengan hidangan soto Lamongan dan pecel lele, membuat kami serasa di rumah sendiri,” ujarnya penuh kehangatan.

Senada, Anggota Komisi VI DPR RI Dapil X Jawa Timur Ahmad Labib turut mengapresiasi sinergi antara warga Lamongan dan Pemerintah Kota Batam. Ia juga mendorong Paguyuban Warga Lamongan (Pawala) agar terus menjaga kekompakan dan nama baik daerah asal.

Acara gala dinner tersebut menjadi simbol eratnya jalinan persaudaraan antarperantau Lamongan di Batam, sekaligus bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun kota yang maju, harmonis, dan penuh persaudaraan.

Redaksi@www.rasio.co//

Dugaan Panda Club & First Club  Edar Narkoba dan Pekerja Asing di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Beredarnya isu adanya peredaran narkoba dan pekerja asing terutama tiongkok serta peredaran narkoba bukanlah isapan jempol belaka.

Diduga Adanya orang asing jadi pengusaha THM maupun perjudian dan sekaligus menyalahi aturan izin tinggal di Batam sudah lama berlangsung.

Pihak Kepolisian maupun Beacukai serta Imigrasi melakukan razia, bahkan sudah puluhan kasus bergulir di Pengadilan Negeri(PN) Batam.

Ironisnya, Para WNA  Bebas dan leluasa berkeliaran, dua hari lalu Diduga WN 3 Tiongkok berhasil diamankan petugas Imigrasi yang dikabarkan pemilik Panda Club di One Mall Batam.

Kasus mikol, yang diduga disalurkan ke THM First Club, dimana Andika Majelis hakim Pengadilan Negeri(PN)Batam memvonis Andika Ditektur PT. Buana Omega Sakti 3,6 tahun penjara serta denda 6 miliar.sedangkan Toman Simatupang diganjar hukuman 18 bulan penjara denda 1 miliar, sedangkan mikol dirampas untuk negara.

• Dalam putusan majelis hakim, Rabu(13/11) lalu, Terpidana Andika dalam denda 6 miliar tersebut jika tidak melakukan pembayaranberdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan :
• Dalam hal pidana denda tidak dibayar oleh terpidana, sebagai gantinya diambil dari kekayaan dan/atau pendapatan terpidana;
• Dalam hal penggantian sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  tidak dapat dipenuhi, pidana denda diganti dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan;

Untuk pembayaran denda tersebut maka Jaksa melakukan Aset Tracing dan sita eksekusi sesuai dengan Pasal 30 C huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Kedua ‘ Kasus Pekerja Diduga Bekerja di First Club, Dua terduga pelaku pengeroyokan DJ Fisrt Club Stevanie ditangkap Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja dan kedua pelaku merupakan Warga Negara Vietnam.Senin(09/06).

Kedua terduga pelaku bernama LeThi Huynh Trang(25) pasport P03768897 dan Nguyen Thi Thu Thaq paspor P02254357, ledakan pelaku ditangkap di Pelabuhan Harbaoutbay, sedangkan Misa WNA Vietnam ditetapkan DPO.

Ironisnya, Kedua terduga pelaku tinggal Hotel Musik Sakura Permai, no.3 blok AI Kampung Seraya, Batam. Dan kedua terduga pelaku diduga Bekerja di First Club Batam.
Kepolsian atas perbuatan kedua terduga pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (1e) K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. Sedangkan pihak pelapor korban Stevanie LP Nomor : LP / B / 79 / VI / 2025 / SPKT / Polsek Lubuk Baja / Polresta Barelang / Polda Kepri.

Ironisnya, Para Pengusaha nakal terjun bebas serta berlomba-lomba melakukan bisnis haram untuk mempertebal kantong pribadi dan merugikan pemerintah daerah dalam PAD.

Terbukti maraknya bisnis haram marak di Batam, terutama peredaran narkoba dan minuman berakohol (mikol) ilegal di THM yang ada di Batam. Termasuk pekerja Thiongkok bekerja tanpa izin.

Sepekan lalu’ Dittipidnarkoba  Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap dua pengedar narkoba perempuan berinisial FLH dan LK lelaki dan diduga pekerja di THM Firts Club Batam. Minggu(19/10) lalu.

Pengungkapan kasus oleh Bareskrim Mabes Polri bersama Ditresnarkoba Polda Kepri hasil recovery buy di THM First Club.

Ironisnya, diduga tersangka DLH bekerja sebagai Pramusaji sedangkan tersangka LK Bar Staff dan keduanya berjenis kelamin perempuan dan laki-laki.

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan, penangkapan berawal dari kegiatan penyamaran yang dilakukan oleh personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di lokasi hiburan malam tersebut.

“Sekira pukul 03.00 WIB, petugas melakukan undercover buy dan berhasil menangkap seorang perempuan berinisial DLH yang bekerja sebagai pramusaji saat menyerahkan narkotika jenis ekstasi dan liquid vape mengandung narkotika kepada anggota yang menyamar,” ujar Kabid Humas.

Selain itu, Tim Gabungan Beacukai serta Imigrasi Batam lakukan giat terhadap salah satu Club malam bernama Panda Club di One Mall Batam melakukan razia mikol dan mengamankan pemilik THM.

Diduga Ketiga WNA masing-masing berinisial Mr H, Mr C, dan Mr WQ, yang disebut-sebut berperan sebagai pengendali penuh kegiatan bisnis di Panda Club, mulai dari perizinan, perekrutan pekerja asing, hingga distribusi minuman impor tanpa cukai. Dan saat ini diperiksa di kantor Beacukai Batam.Selasa(28/10).

Dan saat diduga sebagai seorang produksi narkoba di aparteman harbaurbay duduk di bangku pesakitan PN Batam.

Dalam kasus produksi narkoba di apartement ini terdakwa Touzen alias Ajun dengan nomor perkara 755/Pid-sus/Pn-btm didakwa Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dan Subsidair, Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan kedua Pasal 62 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Dan ketiga Primair Pasal 435 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Pasal berlapis tetapi diduga atas tidak yakin Jaksa menerapkan dakwaan sehingga ada Pasal UU Kesehatan.

Untuk Kota Batam diperhatikan khusus dalam pengawasan peredaran narkoba maupun mikol, terutama pemko setempat agar tidak terjun bebasnya para pengusaha nakal di Batam.

Yd@www.rasio.co //

Amsakar: Mubalig Punya Peran Strategis Wujudkan Batam sebagai Kota Madani

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Persatuan Mubalig Batam (PMB) periode 2025–2039 yang digelar di Hotel Golden View, Bengkong, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan Peran Mubalig dalam Membangun Umat dan Kota Madani. Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani terus menjadi arah pembangunan kota hingga saat ini.

“Sejak awal Batam berkomitmen dan berpegang teguh pada visi sebagai Bandar Dunia Madani — kota yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, serta menjadi kawasan terdepan ekonomi dan pariwisata di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, PMB memiliki peran strategis dalam membumikan visi tersebut. Para mubalig, kata Amsakar, bukan hanya penyampai dakwah, tetapi juga mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan pembangunan kepada masyarakat.

“Batam ini kota modern, tapi masyarakatnya sangat antusias terhadap kegiatan spiritual. Ketika para ustaz datang, jamaahnya selalu ramai. Rumah tahfiz tumbuh pesat, zakat yang terkumpul pun meningkat dari waktu ke waktu. Itu semua menjadi indikator bahwa spiritualitas di Batam terus tumbuh,” tuturnya.

Amsakar juga mengajak para mubalig untuk memperkuat dakwah yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat, termasuk menjaga kebersihan dan mempererat kerukunan.

“Sampaikan kepada umat bahwa kebersihan sebagian dari iman. Mari kita terus rajut harmoni di tengah keberagaman. Itulah ciri sejati kota madani: bersih, rukun, dan dirahmati,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum PMB Kota Batam, Resdin Efendi Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap kegiatan dakwah berkelanjutan. Ia menegaskan PMB akan terus berinovasi dan memperluas jangkauan dakwah.

“Ke depan, PMB tidak hanya berdakwah di masjid atau musala, tetapi juga akan berkolaborasi dengan instansi pemerintah dan lembaga sosial lainnya. Dengan kebersamaan, insyaallah dakwah damai di Kota Batam dapat terwujud,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan PMB Iman Sutiawan, Sekda Kota Batam Firmansyah, jajaran Forkopimda, Kakan Kemenag Budi Darmawan, Kabag Kesra Syukri Ilyas, Ketua LAM Kota Batam Raja Muhammad Amin, Ketua MUI KH. Lukman Rifai, Ketua BMGQ Deden Sirajudin, serta pengurus PMB yang baru dilantik.

Redaksi@www.rasio.co//

Evaluasi Kinerja dan Investasi, BP Batam Siapkan Lompatan Besar di 2026

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam bersama Anggota Dewan Pengawas (Dewas) menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah agenda strategis dalam memperkuat tata kelola, akselerasi kinerja, serta arah kebijakan ekonomi ke depan, Jumat (31/10).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program dan kebijakan BP Batam berjalan efektif serta memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Agenda rapat kali ini mencakup beberapa hal penting seperti laporan realisasi target PNBP dan kinerja lembaga, perkembangan proyek Rempang Eco-City serta kesiapan implementasi tiga regulasi baru. Yaitu PP Nomor 25, Nomor 28, dan Nomor 47 Tahun 2025.

Ketiga regulasi ini akan menjadi dasar penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus mendorong efektivitas pelaksanaan kebijakan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad juga melaporkan capaian positif realisasi investasi hingga Oktober 2025. Dengan total realisasi mencapai Rp54,7 triliun, atau 91,22 persen dari target Rp60 triliun.

Menurut Amsakar, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Batam, sementara PMA (Penanaman Modal Asing) juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

“Kami tengah menyiapkan regulasi turunan dari peraturan pemerintah yang baru, agar iklim investasi tetap kondusif dan aman. Tahun 2026 akan menjadi momentum lompatan besar bagi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amsakar.

Optimalisasi Kinerja BP Batam Menuju 2026

Amsakar juga meminta arahan dari Dewan Pengawas agar seluruh indikator kinerja utama BP Batam bisa terealisasi optimal di tahun mendatang.

Salah satu fokusnya adalah upaya peningkatan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)melalui efisiensi tata kelola dan percepatan layanan investasi.

“Hasil rapat ini akan kami tindak lanjuti agar setiap unit kerja dapat segera menyusun rencana aksi. Harapannya agar pertumbuhan investasi mampu berkontribusi besar terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambah Amsakar.

Melalui penguatan tata kelola, optimalisasi investasi, serta implementasi kebijakan baru, BP Batam berkomitmen untuk menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi di tahun-tahun mendatang.

Dewan Pengawas Apresiasi Kinerja BP Batam Sepanjang Tahun 2025

Sementara, Sekretaris Kemenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, mengapresiasi kerja keras BP Batam dalam mengoptimalkan potensi daerah untuk mendorong pertumbuhan investasi.

“Realisasi investasi Batam sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mendorong investasi yang lebih maksimal ke depan,” ujar Susiwijono.

Senada, Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan program BP Batam untuk mendukung pertumbuhan investasi telah berjalan maksimal.

Namun demikian, Elen berharap agar BP Batam dapat terus membenahi pelayanan perizinan.

“Kami yakin pelaksanaan program BP Batam sudah berjalan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius agar hasilnya semakin optimal,” ujar Elen.

Redaksi@www.rasio.co//

Kasus Jual Beli Gas, KPK Sita Aset Pabrik dan Pipa Gas di Cilegon

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset milik PT Banten Inti Gasindo (BIG), bagian dari ISARGAS Group, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi perjanjian jual beli gas di lingkungan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) periode 2017–2021.

“Penyitaan atas PT BIG dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan dengan luas 300 meter persegi serta bangunan kantor dua lantai yang berlokasi di Kota Cilegon,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (31/10).

Selain itu, penyidik juga menyita 13 pipa milik PT BIG yang dijadikan agunan dalam perjanjian jual beli gas antara PT PGN dengan PT IAE. Total panjang pipa tersebut mencapai 7,6 kilometer dan berlokasi di Kota Cilegon.

Budi menyebut, proses penyitaan dilakukan sejak pekan lalu dan rampung setelah pemasangan plang sita pada 28 Oktober 2025.

“Diketahui bahwa aset-aset tersebut dikuasai oleh tersangka AS (Arso Sadewo),” katanya.

Ia menambahkan, langkah penyitaan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemulihan kerugian keuangan negara yang ditaksir mencapai 15 juta dolar AS.

Arso Sadewo sendiri telah ditahan sejak Selasa (21/10). Sebelumnya, KPK juga menahan sejumlah pihak lain yang terlibat dalam perkara ini.

Pada Rabu (1/10), KPK lebih dulu menahan Direktur Utama PT PGN periode 2008–2017, Hendi Prio Santoso. Sementara dua tersangka lainnya, yakni Direktur Komersial PT PGN periode 2016–Agustus 2019, Danny Praditya, serta Direktur Utama PT Isargas 2011–22 Januari 2024 sekaligus Komisaris PT IAE 2006–22 Januari 2024, Iswan Ibrahim, telah ditahan sejak 11 April 2025.

***

BP Batam Gelar Mini Workshop Voice Over, Cetak SDM Kreatif untuk Promosi Kota Batam

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terus mendorong terobosan dalam upaya mempromosikan Kota Batam sebagai pusat investasi, tempat berusaha, bekerja, dan destinasi pariwisata unggulan.

Salah satu langkah konkret dalam strategi promosi tersebut adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kreatif di lingkungan BP Batam.

Melalui Kantor Penghubung Jakarta, BP Batam menggelar Mini Workshop Voice Over for Content Creator bertema “Suara Biasa Menjadi Luar Biasa” di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/10). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari setiap unit kerja BP Batam, termasuk para Duta Investasi yang berperan aktif dalam kegiatan promosi melalui media sosial.

“Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan Kota Batam yang memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi nasional. Selama ini Batam memiliki rekam jejak pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional,” ujar Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan, dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kantor Penghubung Jakarta yang berfungsi sebagai titik kontak bagi pelaku usaha dan stakeholder, terutama dalam hal informasi perizinan dan kegiatan investasi di Kota Batam.

Selain itu, Kantor Penghubung juga memiliki fungsi kehumasan dan mendukung pelaksanaan promosi investasi. Karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi dalam pembuatan konten media sosial, termasuk kemampuan pengisian suara (voice over).

Irwan berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta untuk memperbarui wawasan dan keterampilan dalam membuat konten kreatif, sekaligus memperkuat promosi Batam di berbagai platform digital.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga jalinan networking dengan kementerian dan lembaga yang selama ini menjadi mitra BP Batam, khususnya melalui Kantor Penghubung,” tutupnya.

Redaksi@www.rasio.co//