Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 99

Polri Ungkap 49 Ribu Kasus Narkoba, Musnahkan Barang Bukti 214 Ton

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memusnahkan barang bukti narkoba berbagai jenis dengan total berat mencapai 214,84 ton. Nilai keseluruhan barang haram tersebut ditaksir lebih dari Rp29 triliun.

“Total nilai konversi setara dengan Rp29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, dikutip dari Detiknews, Rabu (29/10).

Kapolri menjelaskan, langkah pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 Program Pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Jenderal Sigit.

Sepanjang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri berhasil mengungkap 49.306 kasus narkoba dengan 65.572 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, disita total 214,84 ton berbagai jenis narkoba. Dari jumlah itu, sebanyak 212,7 ton telah dimusnahkan, sementara 2,1 ton sisanya akan dimusnahkan langsung oleh Presiden Prabowo.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 186,7 ton ganja; 9,2 ton sabu; 1,9 ton tembakau gorila; 2,1 juta butir ekstasi; 13,1 juta butir obat keras; 27,9 kilogram ketamin; 34,5 kilogram kokain; 6,8 kilogram heroin; 5,5 kilogram tetrahidrokanabinol (THC); 18 liter etomidate; 132,9 kilogram hashish; 1,4 juta butir happy five; dan 39,7 kilogram happy water.

Selain fokus pada penindakan, Polri juga menjalankan upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Saat ini, Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dengan 118 di antaranya berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas dari Narkoba.

“Polri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun,” ujar Jenderal Sigit.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia yang terdiri dari 393 lembaga rehabilitasi medis dan 222 lembaga rehabilitasi sosial.

***

Warga Perumahan Sukajadi Gelar Aksi, Tolak Pengiriman Material Pembangunan Kantor Lurah

0

RASIO.CO, Batam – Sejumlah warga Perumahan Bukit Indah Sukajadi berunjuk rasa di depan lokasi pembangunan kantor lurah yang berada di kawasan perumahan elite tersebut.

Dikutip dari Tribun Batam, aksi ini dilakukan lantaran kontraktor mulai memasukkan material bangunan berupa kayu ke lokasi proyek pembangunan Kantor Lurah Sukajadi.

Kemarahan warga semakin memuncak setelah Pemerintah Kota (Pemko) Batam memasang spanduk di area proyek yang berisi larangan masuk dan ancaman pidana bagi pihak yang masuk tanpa izin.

“Dilarang masuk. Masuk pekarangan pihak lain tanpa izin dapat dipidana 9 bulan penjara, Pasal 167 KUHP,” demikian bunyi spanduk yang terpajang di lokasi pembangunan.

Pemasangan spanduk tersebut menuai protes keras dari warga. Mereka menilai Pemko Batam tidak pernah melakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan kantor lurah di lingkungan perumahan mereka.

Perumahan Bukit Indah Sukajadi dikenal sebagai kawasan dengan akses keluar masuk yang ketat dan sistem keamanan berlapis. Warga luar tanpa kepentingan jelas biasanya tidak diizinkan masuk ke kompleks tersebut.

Salah satu warga, Rebecca, mengatakan sejak awal pihaknya menolak pembangunan kantor lurah di wilayah mereka. Menurutnya, beberapa kali telah digelar pertemuan antara warga dan pihak pemerintah, namun keputusan tetap tidak berubah.

“Ini yang kami bingung, ada apa dengan Pemko Batam,” keluh Rebecca, Rabu (29/10/2025).

Ia menjelaskan, aksi hari ini dilakukan karena pihak kontraktor berupaya memasukkan bahan bangunan ke lokasi proyek.

“Tadi sudah ada satu mobil membawa kayu ke lokasi, jadi kami minta agar tidak diturunkan dulu karena belum ada kejelasan,” ujarnya.

Rebecca juga berharap pihak Kecamatan Batam Kota turun langsung untuk memberikan penjelasan kepada warga terkait alasan pembangunan kantor lurah di kawasan tersebut.

Sementara itu, sejumlah personel Satpol PP, Polresta Barelang, dan Polsek Batam Kota tampak berjaga di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

***

Bupati Karimun Hadiri Upacara Sumpah Pemuda ke-97 dan Peresmian Posbakum

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang disejalankan dengan peresmian pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) se-Provinsi Kepri oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Lingga, Selasa (28/10).

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung semangat kolaborasi dan penguatan peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Sementara pembentukan Posbakum diharapkan dapat memperluas akses keadilan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Kehadiran Bupati Iskandarsyah menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karimun terhadap upaya peningkatan layanan hukum dan pemberdayaan pemuda di daerah.

Redaksi@www.rasio.co//

Investasi Batam Meroket, Serap 51 Ribu Tenaga Kerja hingga Triwulan III 2025

0

RASIO.CO, Batam – Realisasi investasi Kota Batam dari triwulan I hingga triwulan III tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir triwulan III, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp33,66 triliun atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun.

Capaian tersebut meningkat 74,94 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp19,24 triliun. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan signifikan pada penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang masing-masing mencapai Rp15,03 triliun, tumbuh hingga 150,96 persen.

Adapun lima sektor penyumbang terbesar realisasi investasi di Batam antara lain:

  1. Jasa lainnya sebesar Rp7,09 triliun (30,52 persen)
  2. Listrik, air, dan gas sebesar Rp5,12 triliun (22,06 persen)
  3. Industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, dan lainnya sebesar Rp4,57 triliun (19,69 persen)
  4. Perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp3,39 triliun (14,59 persen)
  5. Perdagangan dan reparasi sebesar Rp3,05 triliun (13,14 persen)

Selain peningkatan nilai investasi, Batam juga mencatat penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 51.939 orang pada periode Juli–September 2025, menunjukkan kontribusi nyata investasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan investasi menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan solid.

“Kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh dan meningkat. Capaian realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2025 ini merupakan hasil kerja kolektif antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta dukungan dunia usaha,” ujar Amsakar, Selasa (28/10/2025).

Amsakar menjelaskan, sejumlah program prioritas seperti pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan perizinan, serta penataan kawasan industri berdaya saing tinggi menjadi pondasi utama dalam menarik minat investor.

“Capaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja ekonomi yang kuat, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap arah pembangunan Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga konsistensi pelayanan publik dan kepastian berusaha di Kota Batam.

“Setiap kebijakan diarahkan untuk memberi dampak langsung bagi dunia usaha dan masyarakat. Kami ingin memastikan Batam terus menjadi magnet investasi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Mantapkan Tata Kelola Melalui Implementasi BIOS dan Peningkatan Indeks Maturity Rating

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Peningkatan Tata Kelola BP Batam melalui Implementasi BIOS dan Strategi Pencapaian Indeks Maturity Rating”, Selasa (28/10) di IT Centre, Batam Centre.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, dalam sambutannya mengatakan bahwa sistem aplikasi BLU Integrated Online System (BIOS) dan Indeks Maturity Rating BLU merupakan instrumen penting dalam pengukuran tata kelola dan kinerja Badan Layanan Umum (BLU) di bawah pembinaan Kementerian Keuangan RI.

“Melalui dua instrumen tersebut, BP Batam tidak hanya ingin mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga mengarahkan organisasi untuk bertransformasi menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil (result-based management),” ujar Alexander.

Alexander menjelaskan, capaian Indeks Maturity Rating BP Batam terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2023, BP Batam mencatat skor 2,91, kemudian meningkat menjadi 3,29 di tahun 2024. Sementara hasil self-assessment tahun 2025 mencapai skor 3,89 atau meningkat 115,09 persen, melampaui target kontrak kinerja Kepala BP Batam tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 3,38 (kategori defined).

Peningkatan tersebut menjadi bukti komitmen BP Batam dalam memperkuat tata kelola serta mengoptimalkan implementasi BIOS secara berkelanjutan. Namun demikian, Alexander menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar seluruh aspek tata kelola terus membaik.

“Ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan, misalnya dalam kecepatan menindaklanjuti hasil monitoring atau review audit, baik eksternal maupun internal. Walaupun tindak lanjut untuk eksternal sudah mencapai nilai 88 dan tergolong baik, tetap ada ruang untuk ditingkatkan ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko BP Batam, Endry Abzan, menambahkan bahwa penilaian Indeks Maturity Rating mencakup enam aspek utama, yaitu keuangan (20%), layanan (25%), kapabilitas internal (20%), tata kelola dan kepemimpinan (20%), inovasi (10%), serta lingkungan (5%).

Endry berharap melalui bimtek ini seluruh peserta dapat memperdalam pemahaman tentang implementasi BIOS sekaligus merumuskan strategi untuk menjaga konsistensi capaian indeks, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan sinergi antarunit kerja.

“Tujuan akhirnya adalah mewujudkan tata kelola BP Batam yang semakin baik, efektif, dan berkelanjutan,” tutup Endry.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan dua narasumber dari Direktorat PPK BLU Kementerian Keuangan, yakni Radityo Dwinar A, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III B, dan Sila Pandhega H, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III C.

Redaksi@www.rasio.co//

Menko Kumham Imipas RI Kunjungi Kabupaten Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam kunjungan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra ke Kabupaten Lingga, menghadiri Tabligh Akbar di Daik, Kabupaten Lingga, Senin (27/10/2025) malam.

Menko Kumham Imipas menyampaikan, Pemerintah Pusat sedang ngebut menarik Indonesia keluar dari kerumunan negara-negara yang katanya masih berkembang itu. Ia dengan tegas menyampaikan bahwa kondisi ekonomi nasional makin menunjukkan bentuknya sebagai negara besar.

“Kita memang sedang bekerja keras mengejar ketertinggalan kita dari bangsa-bangsa lain. Alhamdulillah, tingkat ekonomi Indonesia sekarang sudah lebih tinggi dibandingkan Malaysia,” kata Yusril.

Yusril menjelaskan, perkembangan ekonomi ini bukan sekadar ucapan penyemangat ala motivator YouTube. Bahwa dirinya beberapa bulan lalu mewakili Presiden untuk menyampaikan pidato pada Sidang Organization of Economic Cooperation and Development (OECD) di Paris. Organisasi prestisius yang isinya negara maju semua.

“Indonesia akan menjadi anggota OECD tiga tahun lagi dari sekarang. Itu berarti kita sudah meninggalkan posisi negara berkembang dan masuk ke kelompok negara-negara maju di dunia,” ungkapnya.

Yusril melanjutkan, jika semua proses berjalan mulus seperti jalan tol saat sepi pemudik, Indonesia akan jadi negara ketiga di Asia yang masuk kategori negara maju.

“Insyaallah, kita akan berada menjadi negara ketiga di Asia yang masuk kategori negara maju. Baru Jepang dan Korea Selatan, ketiga mudah-mudahan negara kita,” papar Yusril.

Keyakinan terhadap Indonesia Emas 2045 pun terdengar makin realistis. Negara ditargetkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia, dengan kesejahteraan yang tidak cuma mampir di kota-kota besar, tapi juga turun ke pulau-pulau dan desa terpencil.

Kabupaten Lingga, menurut Yusril, bisa ikut memberi kontribusi lewat optimalisasi potensi daerah dan dukungan terhadap program nasional yang sedang berjalan.

Puspandito


600 Ribu Penerima Bansos Dicoret karena Terlibat Judi Online

0

RASIO.CO, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial telah mencoret sekitar 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti bermain judi online (judol).

“Kita koordinasi dengan PPATK, ketemulah 600 ribu lebih penerima bansos dari Kementerian Sosial yang ditengarai ikut bermain judol,” ujar Gus Ipul di Menara Reksadana, Jakarta Pusat, dikutip dari Detiknews, Selasa (28/10).

Ia menjelaskan, langkah tegas tersebut diambil setelah dilakukan pendalaman terhadap data yang diperoleh. Hasilnya, ratusan ribu penerima bansos itu benar terbukti melakukan transaksi judi online.

“600 ribu itu kita coret semua. Setelah dilakukan pendalaman dan ternyata benar adanya, maka kita langsung keluarkan dari data penerima bansos,” kata Gus Ipul.

Meski demikian, Gus Ipul menyebut bahwa mereka yang telah dicoret masih memiliki kesempatan untuk kembali menerima bansos apabila benar-benar membutuhkan dan bersedia berhenti bermain judi online.

“Bagi mereka yang memang sangat membutuhkan, bisa melakukan reaktivasi dengan cara menghubungi RT/RW, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat, atau melalui aplikasi yang sudah kami siapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar bantuan sosial tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Presiden tidak hanya memberikan penebalan, tapi juga memperluas jangkauan penerima manfaat. Kami harapkan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dan tidak digunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum,” tegas Mensos.

Kementerian Sosial memastikan proses verifikasi penerima bansos akan terus diperketat agar program pemerintah ini benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

***

Kasus Pembunuhan Lansia di Batam: Polisi Periksa Enam Saksi, Pelaku Ditangkap

0

RASIO.CO, Batam – Kepolisian mengungkap kronologis kasus pembunuhan terhadap seorang lansia di Batam yang ditemukan meninggal dunia di salah satu indekos di Perumahan Eden Park, Kecamatan Batam Kota, pada Senin (20/10).

Dalam kasus ini, polisi meringkus pelaku berinisial M yang diketahui bekerja sebagai sekuriti di indekos tempat korban ditemukan tewas.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, melalui Kapolsek Batam Kota Kompol Anak Agung Made Winarta, menjelaskan bahwa pelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian.

“Satu pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan. Saat ini kami masih meminta keterangan tambahan,” ujar Kompol Anak Agung, dikutip dari TribunBatam, Selasa (28/10).

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku menganiaya korban setelah menuduhnya mencuri barang di area parkir motor indekos Golden Land. Pelaku melihat korban mengambil sebuah bingkisan plastik berwarna hitam yang tergantung di parkiran, dan aksi itu terekam kamera CCTV.

Sebagai sekuriti, pelaku kemudian menginterogasi korban sambil menunjukkan rekaman CCTV di ponselnya. Namun, korban membantah tuduhan tersebut, hingga membuat pelaku marah dan memukuli korban di bagian perut hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.

“Korban sempat terpental dan kemudian terkulai setelah menerima pukulan dari pelaku,” jelasnya.

Polisi menyebut sudah memeriksa enam orang saksi, termasuk pemilik indekos. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

“Sampai saat ini sudah ada enam saksi yang kami periksa,” tambah Kompol Anak Agung.

Sementara itu, keluarga korban, Sutoyo, meminta agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dijatuhi hukuman seadil-adilnya. Tim Inafis bersama dokter forensik dari RS Bhayangkara sebelumnya telah melakukan pembongkaran makam korban di TPU Sei Panas, Minggu (26/10), untuk keperluan autopsi lanjutan.

***

PWI Temui Kapolri, Tekankan Pentingnya Konsistensi MoU Dewan Pers–Polri

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (27/10).

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers, sekaligus menjadi bentuk dukungan menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Serang, Banten.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk mendukung penuh kerja jurnalistik yang profesional.

“Wartawan adalah mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas, sehingga sinergi perlu terus diperkuat. Apalagi PWI dan Polri sama-sama berusia 79 tahun — usia yang matang, sehingga harus makin kuatkan sinergi,” ujar Kapolri.

Komitmen Penyelesaian Delik Pers

Listyo menegaskan bahwa Polri berkomitmen menyelesaikan delik hukum pers melalui mekanisme Dewan Pers, serta meminta seluruh jajarannya di Indonesia untuk mematuhi ketentuan tersebut.

“Selama ini kami berupaya menindaklanjuti delik hukum pers melalui mekanisme di Dewan Pers, dan setiap keputusan Dewan Pers selalu kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Kapolri juga menyoroti perlunya perlindungan bagi jurnalis yang bertugas di daerah rawan konflik.

“Kami tengah mengkaji penanda khusus bagi rekan-rekan yang bertugas di wilayah konflik, agar aparat di lapangan dapat memberikan perlindungan sesuai prosedur,” jelasnya.

Selain itu, Kapolri menyambut baik rencana pelatihan bersama antara Polri dan PWI guna meningkatkan profesionalisme dan memperkuat sinergi kedua institusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas bersatunya kembali organisasi PWI pasca-konflik internal.

“Kami di jajaran pusat maupun daerah sempat bingung dengan adanya dualisme kepengurusan. Kami senang kini PWI telah bersatu kembali. Semoga ke depan PWI semakin solid dan kompak,” ucap Listyo.

PWI Apresiasi Konsistensi Polri

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Polri terhadap kebebasan pers.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Kapolri. Kami juga berharap ada keseragaman dalam implementasi nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri, terutama di tingkat daerah dalam penyelesaian sengketa pemberitaan,” tutur Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara.

Ia menambahkan, HPN 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan insan pers nasional.

Audiensi strategis ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri, antara lain Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol. Muh. Fadil Imran, Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadiv Propam Irjen Pol. Abdul Karim, Kadiv Humas Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta Wakil Irwasum Irjen Pol. Merdisyam.

Dari PWI Pusat hadir mendampingi Ketua Umum, Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Dewan Penasihat Sasongko Tedjo, serta jajaran pengurus lainnya, termasuk Marthen Selamet Susanto, Sumber Rajasa Ginting, Dr. Ariawan, Hilman Hidayat, Anrico Pasaribu, Edison Siahaan, Aiman Witjaksono, Dr. Eddy Iriawan, Johnny Hardjojo, Musrifah, Wachyono, dan Akhmad Dani.

Pertemuan sinergi antara Polri dan PWI tersebut menghasilkan komitmen untuk melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan jurnalistik, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta penghargaan karya jurnalistik.

Khusus untuk HPN 2026, Polri menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan, termasuk bakti sosial dan acara puncak di Serang, Banten, sebagai bentuk komitmen menjaga kemerdekaan pers, supremasi hukum, dan demokrasi di Indonesia.

***

Guru dan Tenaga Kependidikan Lingga Raih Penghargaan GTK 2025

0

RASIO.CO, Lingga – Kabupaten Lingga kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi pada ajang Gebyar Puncak Penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025.

Kegiatan yang digelar oleh Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Kepulauan Riau tersebut berlangsung di Aston Batam Hotel Residence, Senin (27/10).

Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga, para guru serta tenaga kependidikan menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penghargaan diberikan kepada kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan berprestasi yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap kemajuan pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di Kepulauan Riau.

Plt. Kepala Disdikpora Kabupaten Lingga, Mokhtaraidi, S.Pd, yang hadir mewakili Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi insan pendidikan di Lingga untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme.

“Kami sangat bangga atas prestasi ini. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi dan dorongan bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Lingga untuk terus berprestasi, membawa nama baik daerah hingga ke tingkat nasional,” ujar Mokhtaraidi.

Adapun sejumlah guru dan tenaga kependidikan dari Kabupaten Lingga yang berhasil meraih penghargaan GTK 2025 adalah sebagai berikut:

Guru Dedikatif Tingkat TK

  • TK Negeri 1 Singkep Pesisir – Nurul Aulia

Guru Dedikatif Tingkat SD

  • SD Negeri 003 Lingga Utara – Ervira Mardichan

Guru Dedikatif Tingkat SMP

  • SMP Negeri 1 Lingga – Hangga Syah Putra, S.Pd., Gr
  • SMP Negeri 7 Senayang – Herizon, S.Pd., M.Pd
  • SMP Negeri 1 Kepulauan Posek – Jamalis, S.Pd
  • SMP Negeri 4 Senayang – Reky Piadi

Guru Dedikatif Kelompok Belajar

  • Kelompok Belajar Sakura – Syarifah Furnamasari

Guru Dedikatif Pengawas Dikdas (Pendidikan Dasar)

  • Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga – Nurlaila Susanti

Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Kabupaten Lingga dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan, serta mendorong lahirnya tenaga pendidik yang berdedikasi tinggi, berkarakter, dan berdaya saing.

***