Ketua Dekranasda Lingga Kunjungi WBP Lapas Dabo

0
320
Ketua Dekranasda Lingga saat memperkenalkan Batik Ecoprint. (Foto Ist).

RASIO.CO, Lingga – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga, Maratusholiha didampingi oleh Bupati Lingga Muhammad Nizar, mengunjungi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri. Selasa (15/11).

Kedatangan Maratusholiha, menemui WBP di Lapas Dabo Singkep tersebut, dalam agenda memberikan pelatihan keterampilan teknik membatik Batik Ecoprint dan kerajinan anyaman Tas Purun.

“Ini salah satu agenda yang kami lakukan melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lingga, yang berkerjasama dengan Dekranasda. Kegiatannya adalah pembinaan untuk ekonomi kreatif untuk masyarakat binaan di Lapas Dabo Singkep,” kata Maratusholiha yang merupakan istri dari Bupati Lingga Muhammad Nizar, didampingi Ketua Devisi P2TP2A, Srinawati, kepada media.

Melalui kegiatan tersebut, Maratusholiha berharap WBP di Lapas Dabo Singkep ketika kembali ketengah-tengah masyarakat, memiliki keterampilan dan dapat berdaya saing dalam meningkatkan perekonomian.

Batik Ecoprint dan anyaman Tas Purun, jelas Maratusholiha, memiliki peminat atau konsumen yang luar biasa, untuk itu, ia harap di Kabupaten Lingga banyak tumbuh pengrajin-pengrajin, guna memenuhi kebutuhan konsumen terhadap batik ecoprint dan kerajinan anyaman tas purun.

“Batik Ecoprint maupun anyaman Tas Purun, konsumen kita luar biasa membludak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Dewanto mengatakan, kedatangan Bupati Lingga bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, dalam agenda memberikan pelatihan disambut antusias oleh Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Kedatangan bapak Bupati dan ibu Bupati Lingga, dalam agenda kegiatan yang nantinya akan dikembangkan dengan tenaga WBP, yaitu Batik Ecoprint dan anyaman Tas Purun,” ungkapnya.

Warga Binaan Pemasyarakatan, lanjut Dewanto, sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan pelatihan yang digelar, dengan digelarnya kegiatan pelatihan tersebut, ia berharap pihaknya bersama Dekranasda Lingga, kedepan dapat menjadwalkan dan memprogramkan kegiatan tersebut secara berkelanjutan bagi WBP.

“Potensi warga binaan untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut sangat besar, dan juga itu salah satu masuk dalam kegiatan pembinaan yang nantinya akan kami programkan. jadi nanti ada kegiatan selanjutnya yang lebih terjadwal dan terprogram, kerjasama dengan Dekranasda untuk mengembangkan itu disini,” paparnya.

Saat ini, tambah Dewanto, terdapat 66 Warga Binaan Pemasyarakatan yang berada di Lapas Dabo Singkep, terdiri dari 4 orang perempuan dan selebihnya laki-laki.

“WBP Lapas Dabo Singkep, antusias melihat teknik untuk bisa membuat Batik Ecoprint. mungkin melalui kegiatan yang dilakukan oleh Dekranasda, adalah model baru yang nanti akan berkelanjutan,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan pelatihan yang berlangsung di Lapas Kelas III Dabo Singkep, Dekranasda Kabupaten Lingga menggandeng pihak pengrajin Batik Ecoprint dari Bumdes Amanah Desa Tanjung Harapan.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini