RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, secara resmi membuka peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kepri yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (16/7).
Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, peringatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi dasar pembentukan karakter generasi penerus yang berkualitas. Ia menyebut, dari keluargalah akan lahir anak-anak bangsa yang berakhlak dan bermoral, yang kelak menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa yang besar dan beragam.

“Keluarga adalah pilar penting untuk membentuk generasi berakhlak baik dan bermoral. Pembentukan sifat dan karakter dimulai dari keluarga,” ujarnya.
Pada momentum HARGANAS ini, Gubernur mengajak seluruh keluarga di Kepulauan Riau untuk mempererat komunikasi antar anggota keluarga, antara lain dengan meluangkan waktu bersama tanpa gangguan digital. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan reproduksi dan membangun ketahanan keluarga.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembinaan keluarga yang berkelanjutan sangat diperlukan demi menciptakan peradaban yang maju dan sejahtera. “Kalau ingin membangun bangsa yang besar, kita harus mulai dari keluarga yang kuat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara BKKBN, Tim Penggerak PKK, pemerintah daerah, dan berbagai instansi lainnya dalam upaya mewujudkan Kepri yang sejahtera. Ia menyoroti pentingnya pembaruan data keluarga, terutama untuk keluarga berisiko stunting, agar program-program pemerintah bisa tepat sasaran.
“Tahun 2025 adalah momentum penting untuk memperbarui data keluarga di seluruh Kepri. Ini akan jadi dasar untuk program penurunan stunting, peningkatan kesejahteraan, dan ketahanan keluarga,” katanya.
Gubernur juga memberikan penghargaan kepada para Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader pendata yang telah bekerja keras di lapangan. Ia berharap seluruh pemangku kebijakan di daerah mendukung penuh proses pendataan ini melalui alokasi anggaran, kebijakan, dan koordinasi lintas sektor. “Sinergi semua pihak adalah kunci keberhasilan kita bersama,” tutupnya.

Peringatan HARGANAS ke-32 ini diikuti oleh sekitar 1.416 peserta, baik yang hadir langsung maupun melalui Zoom. Mereka terdiri dari unsur Forkopimda Kepri, mitra kerja lintas sektor, kader PKK, kader TPK, kader KB, kader Posyandu, dan kader pendata.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar bersama Ketua TP-PKK Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, melakukan pemasangan selempang kepada Ayah dan Ibu GenRe dari seluruh kabupaten/kota di Kepri sebagai bentuk apresiasi atas peran keluarga dalam mewujudkan generasi berencana.
Peringatan HARGANAS juga diisi dengan penyerahan bantuan GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting) senilai Rp67.500.000 dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kepada BKKBN Kepri. Dana tersebut kemudian disalurkan melalui Rumah Zakat kepada keluarga berisiko stunting.

Selain itu, diluncurkan Kader Pendataan Keluarga 2025 dan diberikan berbagai bantuan, seperti bantuan untuk peserta Sekolah Lansia, bantuan GENTING, serta pemberian Makanan Bergizi (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Di penghujung acara, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar juga meluncurkan buku karyanya berjudul “Generasi Bebas Stunting” sebagai bentuk nyata komitmen dalam mendukung penurunan angka stunting di Kepri.
Redaksi@www.rasio.co//


