Sabtu, Mei 23, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1020

Kepala BP Batam Hadiri Rapat Secara Virtual

0

RASIO.CO , Batam – Kepala Badan Pengusahaan Batam hadiri Rapat Dengar Pendapat secara virtual bersama Komisi VI DPR RI yang membahas tentang Rencana Kerja Pemerintah dan Rencana Kerja dan Anggaran BP Batam Tahun 2022.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam RDP tersebut hadir secara virtual di Gedung Pemko Batam, pada kesempatan yang sama Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengembangan Kawasan Investasi, Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin hadir secara langsung di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta Pusat pada Selasa (8/6/2021).

Dalam RDP ini Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyampaikan Kinerja Pelaksanaan Anggaran BP Batam dan RKP dan RKA BP Batam.

Purwiyanto, memaparkan pelaksanaan anggaran 2021 tidak terlepas dari terjadinya pandemi Covid-19 yang berdampak signifikan terhadap pergerakan roda ekonomi di Batam dalam tahun 2021, dan masih berjalannya proses pengadaan dari belanja tambahan yang bersumber dari saldo.

Terkait kinerja ini, dalam sisa waktu tahun 2021, BP Batam akan berusaha untuk mempercepat realisasi penerimaan PNBP, antara lain melalui penagihan piutang dan mempercepat kegiatan yang menghasilkan PNBP. Purwiyanto juga menyampaikan, dalam tahun 2022, fokus pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam adalah Pemulihan Industri, Pariwisata, dan Investasi.

“Fokus tersebut sejalan dengan salah satu Fokus Pembangunan Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022, yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural,” kata Purwiyanto.

Sehubungan dengan itu dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024, BP Batam akan mendukung perkembangan 4 (empat) sektor prioritas, yaitu:

1. Industri Manufaktur yang mempunyai nilai tambah tinggi, seperti industri smartphone, teknologi informasi dan komunikasi, dan kedirgantaraan;

2. Industri Jasa, seperti maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat dan kapal, shipbuilding dan shipyard, pendidikan & kesehatan internasional, serta financial service khususnya digital financial;

3. Kegiatan Pengembangan Logistik, seperti transhipment, e-commerce, warehouse dan infrastructure link; serta

4. Pariwisata yang berfokus pada pembangunan destinasi wisata dan event pariwisata, serta pengembangan industri kreatif (sinematografi).

Selain dengan BP Batam, Komisi VI DPR RI juga menggelar RDP dengan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kepala BP Kawasan Sabang dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).

Redaksi@www.rasio.co //

Perluas Sasaran, Gubernur Ansar Bolehkan Pekerja Divaksin

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Gubernur Ansar semakin memperluas jangkauan vaksinasi untuk mempercepat kekebalan komunitas (herd immunity) di Kepulauan Riau.

 “Segera melakukan vaksinasi pada pekerja di kawasan industri, perusahaan dan pekerja sektor formal dan informal lainnya dengan menggunakan vaksin program yang disediakan Pemerintah secara gratis,” demikian Surat Edaran Gubernur Ansar untuk Bupati dan Wali Kota  se-Kepri.

Surat Edaran bernomor 502/SET-STC19/VI/2021 itu memang secara khusus untuk Memperluas Sasaran Vaksinasi. Surat yang ditandatangi Gubernur Ansar terbit tertanggal 10 Juni 2021.

Edaran ini sebagai bagian perhatian serius pemerintah pusat untuk Kepri dan Bali. Di awal pengantar disebutkan bahwa edaran surat ini untuk menindaklanjuti rapat koordinasi Pelaksanaan Vaksinasi pada tanggal 8 Juni 2021 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Kepulauan Riau dan Gubernur Bali.

Ada tiga poin dalam edaran itu. Selain minta segera melakukan vaksinasi, pada poin pertama disebutkan bahwa untuk Kepri telah disetujui perluasan sasaran vaksinasi Covid 19 pada masyarakat umum, para pekerja formal dan para pekerja informal dengan target akhir bulan juni 50 persen dan bulan Juli 70 persen.

Malah untuk pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di lokasi perusahaan masing-masing atau tempat lainnya dengan berkoordinasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota masing-masing.

Dalam pertemuan pada 8 Juni lalu, Menko Perekonomian Airlangga Hantanto berharap sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan pekerja migran dapat didorong dengan diprioritaskannya vaksinasi Covid19 di Bali, Batam dan Bintan. Tujuannya adalah herd immunity di ketiga pulau tersebut dapat cepat terbentuk karena selain pariwisata, terutama Batam dan Bintan merupakan sentra Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kita berharap ketiga daerah tersebut dapat divaksinasi lebih awal, sehingga pemerintah dapat mendorong Travel Bubble di daerah tersebut. Kita akan mendorong Nusa Dua di Bali dan Lagoi di Bintan untuk dapat memiliki kesiapan seperti Phuket di Thailand,” kata Menko Airlangga saat memimpin Rapat Pelaksanaan Vaksinasi Di Bali, Batam dan Bintan.

Gubernur Ansar memang sejak awal bergerak untuk menekan sebaran pandemi covid19 di Kepri dan segera memulihkan ekonomi Negeri Segantang Lada ini. Kerja sama dan dukungan semua pemangku kepentingan di Kepri membuat program ini berjalan sebagaimana mestinya. Termasuk dukungan pemerintah pusat.

Segera Datangi Puskesmas terdekat untuk Vaksinasi Covid-19

0

RASIO.CO , Batam – Pemko Batam teruskan langkah untuk capai target vaksinasi Covid-19 dan masyarakat dapat mendatangi puskesmas terdekat atau menghubungi Posko PPKM di wilayah masing-masing untuk mendapatkan layanan vaksin gratis.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan, jika sebelumnya terhitung sejak Jumat (4/6/2021) pekan lalu ditargetkan 50 ribu dalam 10 hari. Kini, target tersebut semakin ditingkatkan. Hal ini seriring, keputusan rapat Pemrov Kepri dan pemerintah pusat bahwa kategori penerima vaksin diperluas.

“Penerima vaksin tidak lagi dibatasi dalam tiga kategori seperti yang kita ketahui (tenaga kesehatan, lanjut usia dan pelayanan publik),” ucap Amsakar usai rapat koordinasi di Kantor Walikota Batam, Rabu (9/6) siang.

Ia menyebutkan Batam menargetkan 70 persen atau 600 ribu lebih warga divaksin. Selain karena alasan utama pencegahan Covid-19, capaian vaksinasi 70 persen merupakan syarat penerapan kebijakan sektor pariwisata yakni travel bubble atau gelembung koridor perjalanan.

“Sembari vaksinasi ini terus dilakukan, laporan capaian terakhir yang saya dapatkan bahwa 123 ribu warga Batam telah divaksin,” ungkap dia.

Amsakar meyakini target vaksinasi di Batam akan tercapai. Bukan tanpa alasan, petugas medis Batam melalui layanan kesehatannya masing-masing sangat intens mewujudkan capaian target ini.

“Dalam sehari Puskesmas kita dapat memvaksin sekitar 250 sampai 300 orang. Di mainland Batam ini ada sekitar 18 puskesmas, itu artinya sehari bisa divaksin 4 ribu hingga 5 ribu orang,” imbuhnya.

Kemampuan ini, belum termasuk vaksinasi yang diikuti paguyuban, pelaku pariwisata maupun badan usaha. “Kalau digabung ini bakal lebih banyak lagi,”tambah dia.

Mendukung vaksinasi ini, tenaga medis dan vaksinator tambahan. Pemrov Kepri bahkan akan membantu tenaga vaksinator sebanyak 70 orang. Sementara upaya lain adalah mengikutsertakan klinik kawasan di kawasan industri untuk melakukan vaksinasi terhadap pekerja.

“Selain masyarakat umum yang divaksin, tenaga kerja juga divaksin. Kami juga sedang mendata tenaga kerja di kawasan-kawasan industri. Tadi di Batamindo 2 ribu lebih pekerja divaksin,” terangnya.

Untuk menyukseskan vaksinasi ini, ia berharap peran semua pihak. Seperti diketahui vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar pencegahan Covid-19 selain penerapan prokes.

Untuk diketahui, kini puskesmas di Batam sudah sangat siap melayani vaksinasi. Selain itu masyarakat juga bisa dan PPKM akan mengarahkan lebih lanjut.

“Jangan takut divaksin. Datangi puskesmas masing-masing,” ajak dia.

Paginya, Amsakar bersafari meninjau langsung proses vaksinasi di sejumlah lokasi. Seperti di Kawasan Industri Batamindo, vaksinasi perkumpulan Teochew Batam, vaksinasi Gojek dan tenant hingga Hiswana Migas.

Redaksi@www.rasio.co//

Jaksa Tuntut Dua Likuidator PT. Sintai Batam Setahun Penjara

0

RASIO.CO, Batam – Jaksa Penuntut Umum(JPU) Mega Tri Astuti menyatakan terdakwa Abdul Kadir dan Sahaya Simbolon  likuidtor PT. Sintai Indsutri Shipyard dan menuntut setahun penjara. Senin(07/06)lalu.

JPU Mega Tri Astuti dalam membacakan tuntutanya menyatakan bahwa terdakwa Abdul Kadir dan terdakwa Sahaya Simbolon bersalah melakukan”Tindakan Pidana yang melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan, menyuruh memasukkan keterangan pals uke dalam suatu akta otentik mengenai suatu hal yang sebenarnya harus dinyatakan oleh akta itu, dengan maksut umtuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran, diancam jika pemakaiannya itu dapat menimbulkan kerugian,”

“sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 266 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa terdakwa I ABDUL KADIR, S.H dan terdakwa II SAHAYA SIMBOLON, S.H dengan pidana penjara masing-masing selama 1 (satu) tahun dikurangi selama para terdakwa ditahan sementara dan dengan perintah para terdakwa tetap ditahan.

Usai mendegarkan tuntutan JPU, majelis hakim ketua  Christo E.N Sitorus, S.H,M.Hum didampingi dua hakim anggota menunda siding, Kamis(10/06) dengan agenda mendegarkan pembacaan Pledoi dari PH terdakwa.

Sebelumnya, Sidang dipimpin majelis hakim ketua Christo E.N Sitorus, SH.,M.Hum didampingi dua hakim anggota meminta penjelasan terhadap terdakwa terkait penjualan aset PT. SINTAI industry Shipyard dimana terdakwa sebagai likuidator.

Abdul kadir.menjelaskan, bahwa tahun 2013 , Edison P Saragih datang ada kerjaan yang akan dikerjakan, dia awalnya memakai alamat kantor san akan menyewa sebulan 5 juta selama setahun.

“Emerson datang menyewa kantor saya sebulan 5 juta untuk digunakan sebagai memakai alamat,”

“Selanjutnya esok hari lagi mengajak jadi satu team menawarkan kesaya dan tidak jadi menyewa karena kerjaan bahwa PT. Sintai dibubarkan,” ujar tedakwa.

Lanjut terdakwa, Pada bukan agustus Edison datang lagi membawa penetapan pengadilan dan tidak mengetahui adanya nama dirinya dalam penetapan tersebut sebagai liquidator.

Selanjutkan kami bertiga melakukan pembahasan dan menghadap pengadilan untuk menyampaikan penetapan, dan mulai pembuatan pengumuman pembubaran di media dan pemberitahuan di pemberitaan negara.

“Kami September 2013 kami bersurat ke mentri kemenkumham dan tidak ada jawaban,” kata terdakwa Abdul Kadir di PN Batam

Kata dia, Bulan juni 2015, laporan pertanggungjawaban likuidator akan tetapi belum ada jawaban dari kementrian, bahwa tanggal 16 agustus 2013 dan mengumumkan di koran batampost dan dilanjutkan dalam berita negara september 2013.

Majelis hakim ketua sitorus kembali mempertanyakan berita negara yang telah di katakan terdakwa,

Selanjutnya terdakwa melakukan pendataan aset. Setelah dicatat seluruunya asetnya masih melebihi hutangnya.

Dokumen hukum mengkumham berdasarkan jawabannya bahwa PT. Sintai masih perseroan terbatas dan belum dibubarkan dan belum ada pelaporan pembubaran kemenkumham.

“Hutangnya sekitar puluhan milyar, karyawan 1,6 miliar dan pajak 2 milyar dan aset 30 miliar.” Jelas terdakwa.

Tahun 2014 ada gugatan perkara 113/2014 sebagai likuidator, lalu saya ditahun 2015 saya mempertanyakan terhadap ketua pengadilan, namun secara lisan.

Terdakwa mengetahui aset dari hendarto direktur PT. Sintai Industry Shipyard dan mendapat dokumen dari Hendarto.

Sedangkan Sertifikat diambil sendiri oleh terdakwa sebagai likuidator ke bank dan menerima langsung dan selanjutnya di pegang Edison dan selanjutnya

“Pembayaran hutang perusahaan di bank dibayar oleh edison sejumlah 1,2 miliar dan tidak mengetahui uang tersebut dari mana,” kata Rerdakwa Abdul Kadir

Hasil penjualan aset perusahaan, dibuat rekening atas nama likuidator senilai 30 miliar. Selanjutnya mempersiapkan pembayaran terhadap kreditur sejumlah lebih kurang 12 miliar termasuk hutang pajak.

Sisanya selanjutnya dibagikan terhadap pemegang saham.” Tutur tedakwa menjawab pertanyaan hakim PN Batam.

Sedangkan Cahaya Simbolon mengatakan, bahwa Edison merupakan PH Hendarto tetapi tidak pasti, kata terdakwa.

Hakim sitorus mempertanyakan apakah Saudara pernah pengalaman likuidator?

“Tidak pernah,” kata Cahaya

Sitorus lagi bertanya, Masih ada sisa uang 18 miliar dan tiga miliar lagi kemana? Dan ketika saudara menentukan aset, bagaimana saudara menentukannya?

“Kami meminta advaisor melakukan penilaiannya,”

Sementara itu, JPU mempertanyakan seputar terkait penunjukan sebagai likudator serta pembatalan putusan oleh mahakamah agung, sedangkan PH terdakwa jawaban di BAP terdakwa yang sudah sesuai dan tindankan terdakwa sebagai likuidator sudah sesuai dijalankan dengan baik.

Sebelumnya, Harto Halomoan SH, Jokobus silaban, Dr. Edi Rustandi, SH, MH, Al Hujjah Pohan, SH yang mebacakan esepsi bergentian mengatakan dalam eksepsi, dakwaan Jaksa Penuntut Umum(JPU) tidak jelas alias kabur (OBSCUUR LIBEL) terhadap kedua terdakwa .

Sidang yang digelar diruang sidang Wirjono Prodjodikoro dipimpin majelis hakim ketua Christo E.N Sitorus, SH.,M.Hum didampingi dua hakim anggota.

Selain itu dalam kesimpulan esepsi Harto Halomoan SH, meminta dakwaa JPU di batalkan demi hukum yang telah diatur dalam pasal Ketentuan Pasal 143 (2) KUHAP, mensyaratkan bahwa surat dakwaan harus menyebutkan waktu (Tempus Delicti), dan tempat tindak pidana itu terjadi (Locus Delicti).

Dan harus disusun secara cermat, jelas dan lengkap tentang delik yang didakwakan. Dilanggarnya syarat ini maka menurut ketentuan pasal 143 (3) KUHAP, surat dakwaan tersebut batal demi hukum dikarenakan dakwaan yang kabur/samar-samar (Obscuur Libel).

“Dakwaan JPU tidak cermat/kabur (Obscuur Libel) , jadi kesimpulannya esepsi kami bahwa surat dakwaan tersebut batal demi hukum,” kata Harto Halomoan SH usai bacakan esepsi diluar sidang.Rabu(28/04) siang.

Harto Halomoan menambahkan, bahwa kesimpilan esepsi kami ada 6 poin. memohon kepada Majelis Hakim Yang Mulia agar berkenan kiranya untuk menjatuhkan putusan sela.
yang amamya berbunyi sebagai berikut :

Mengabulkan keberatan / eksepsi dari Tim Penasihat Hukum Terdakwa | Abdul Kadir, SH, MH dan Terdakwa Il Sahaya Simbolon,.SH.

Menyatakan Surat Dakwaan No. Reg. Perkara : PDM-062/Eku.2/BTM/04/2021 tanggal 15 April 2021 dalam perkara pidana Nomor : 236/Pid.B/2021/PN.BTM atas nama Terdakwa , Abdul Kadir, SH, MH dan Terdakwa Il Sahaya Simbolon,.SH.Batal Demi Hukum atau setidak-tidaknya dinyatakan Tidak dapat diterima.

Menyatakan Terdakwa Abdul Kadir, SH, MH dan Terdakwa Il Sahaya Simbolon,.SH. diperiksa dan diadili berdasarkan Surat Daloey No. Reg. Perkara : POM-062/Eku.2/BTM/04/2021 tanggal 15 April 2021 tersebut;

Memerintahkan agar berkas perkara ini besertabarang buktinya dikembalikan kepada Kejaksaan Negeri Batam;

Memerintahkan agar Terdakwa | Abdul Kadir, SH, MH dan Terdakwa Il Sahaya Simbolon,.SH. dikeluarkan dari Rumah Tahanan di Polda Kepulauan Riau segera setelah putusan dibacakan.

Membebankan biaya perkara kepada Negara.

Adi@www.rasio.co /

Jefridin beri Apresiasi untuk BAZNAS

0

RASIO.CO , Batam – Jefridin menerima silaturahmi rombongan Badan Amil Zakat Nasional Kota Batam untuk penyampaian sekaligus penyampaian laporan  zakat, infaq, dan sedekah  tahun 2020, pada Selasa (9/6).

“Saya berterima kasih atas peranan Baznas selama ini, lembaga ini  semakin dipercaya umat Islam untuk mengelola zakat di Batam,” ucap Jefridin.

Data Baznas Kota Batam ZIS, penerimaan ZIS selama 2020 sebesar Rp 9.4 miliar, baik yang  bersumber dari muzaki ASN Pemko Batam, individu, UPZ dan Badan Usaha lainnya.

Sementara yang tersalurkan tahun tersebut sebesar Rp 8,6 miliar. Yang disalurkan melalui lima program utama Baznas seperti Batam Cerdas  yang meliputi 1.400 lebih bantuan. Melalui program Batam Taqwa yakni bantuan kepada Dai hinterland, yayasan, TPQ, kaderisasi hafiz, qori-qoriah dan lain-lain.

Melalui program Batam Peduli, Baznas juga ikut terlibat memberikan bantuan saat bencana hingga meberikan bantuan usaha melalui program Batam Makmur juga Batam Sehat.

“Tinggal bagaimana ZIS ini dikelola atau didistribusikan kepada yang berhak menerima yakni delapan asnaf (golongan penerima zakat) itu dengan baik dan tepat sasaran,” harap dia.

Sementara itu, data ZIS tahun berjalan (Januari-Mei 2021), kini telah mencapai Rp 9,6 miliar, sementara pendistribusian Rp 8,6 miliar. Angka ini menunjukan peningkatan yang cukup signifikan terkait ZIS yang dikelola BAZNAS Batam dibanding tahun 2020 lalu. Berangkat dari hal ini, merevisi target ZIS 2021 dari yang semula Rp 9,2 miliar menjadi Rp 17,5 miliar.

Dalam hal ini, Jefridin menyambut baik semangat BAZNAS Batam. Seperti diketahui, zakat memiliki dimensi ekonomi. Yang artinya, dapat memberikan manfaat ekonomi jangka pendek maupun jangka panjang bagi penerima.

“Salah satu tujuan utamanya ZIS ini, yakni mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Pemko Batam Terima Kunjungan Kemensetneg

0

RASIO.CO , Batam – Pemko  Batam menerima kunjungan kerja dari Kementerian Sekretariat Negera dan membahas terkait dengan pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Presiden RI.

Rombongan Kemenstneg tersebut dipimpin oleh Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kemensetneg, Hadi Nugroho tersebut, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.

Jefridin mengatakan dalam pertemuan itu, pihaknya sengaja mengumpulkan sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemko Batam. Sehingga apa yang menjadi pertanyaan Kemenstneg akan langsung dapat dijelaskan oleh pejabat yang bersangkutan.

“Di sini juga ada Inspektorat, Camat, Lurah dan sejumlah pejabat lainnya,” kata Jefridin, Rabu (9/6/2021).

Pada kesempatan itu, Jefridin juga melaporkan bahwa Pemko Batam saat ini terus menjalankan program vaksinasi Covid-19. Ditargetkan minimal 70 persen masyarakat Batam harus sudah divaksin.”

“Karena Batam, Bintan dan Bali merupkan daerah prioritas yang akan dibuka travel bubble. Hal itu bisa terlaksana syaratnya jika masyarakatnya sudah divaksin minimal 70 persen,” katanya.

Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kemensetneg, Hadi Nugroho menjelaskan kedatangan pihaknya ke Batam adalah bagian dari sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah Saat ini ada beberapa aduan masyarakat terkait permasalahan di Batam yang disampaikan kepada Presiden. Karena itu tentunya pihaknya tidak hanya ingin mendengar dari salah satu pihak saja.

“Jadi kita tentunya juga harus menyamakan persepsi terlebih dahulu. Sehingga saat kami atau Presiden memberikan jawaban kepada masyarakat, jawabannya sama. Itu sebabnya kami juga butuh sinkronkan data yang kami terima dengan yang dimiliki Pemko Batam,” kata Hadi.

Redaksi@www.rasio.co //

Pemko Batam Targetkan 10 Hari 50 ribu Masyarakat Harus Divaksin

0

RASIO.CO , Batam – Amsakar Achmad ajak seluruh elemen masyarakat Batam untuk tidak ragu lagi untuk divaksin agar dapat menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

“Jangan ada keraguan lagi, vaksin ini aman sudah diuji oleh orang yang ahli dibidangnya. Jadi serahkan saja kepada ahlinya,” kata Amsakar saat meninjau vaksinasi masyarakat Perkumpulan Teochew Batam, Rabu (9/6).

Karena itu Amsakar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Perkumpulan Teochew Batam yang sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. Pihaknya berharap masyarakat yang sudah divaksin bisa turut mengkampanyekan bahwa vaksin sangat aman dan efektif.

Pemko Batam menargetkan dalam 10 hari ke depan paling tidak 50 ribu masyarakat Batam harus sudah divaksin. Tujuannya tidak lain adalah untuk dapat menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

“Karena itu, ayo ajak saudara, kerabat dan tetangganya untuk tidak takut divaksin Covid-19,” katanya.

Amsakar juga menjelaskan jika 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin Covid-19, pihaknya yakin sektor pariwisata bagi wisatawan mancanegara akan dapat dibuka kembali. Salah satu satu kawasan yang disiapkan adalah pariwisata Nongsa.

Jika hal tersebut terealisasi tentu diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat Batam meningkat. Itu sebabnya pihaknya mengajak agar masyarakat juga memiliki komitmen yang sama untuk membantu pemerintah menyelesaikan masalah Covid-19.

“Untuk bisa membuka travel bubble di Nongsa, syaratnya 70 persen masyarakat Batam harus sudah divaksin,” katanya.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga kembali mengingatkan agar protokol kesehatan dapat terus dijalankan. Menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan mencuci tangan dengan air mengalir serta menggunakan sabun.

“Untuk hari ini ada 6.700 yang akan kita vaksin, di luar program vaksinasi yang dilakukan Puskesmas. Usai divaksin protokol kesehatan tidak boleh diabaikan,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co //

ASN yang Menolak Divaksin akan Diberi Sanksi

0

RASIO.CO , Karimun – Gubernur Ansar bersikap tegas dalam mengatasi penyebaran Covid-19 sedangkan untuk Aparatur Sipil Negara yang menolak divaksin akan ada sanksi-sanksi terkait penghasilan.

“Hari ini saya mengeluarkan surat edaran. Untuk semua PNS yang belum vaksin, wajib mereka vaksinasi. Jika tidak, maka tunjangan kknerjanya bulan depan tidak dibayarkan. Bagi THL di provinsi semua kabupaten kota, yang tidak mau divaksin maka honornya tidak dibayarkan” kata Gubernur Ansar di Karimun, Rabu (9/6).

Di Karimun, Gubernur Ansar bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman dan Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melakukan aktivitas mendorong laju vaksinasi di seluruh daerah di Kepri. Gubernur, Kapolda dan Danrem juga melakukan video conference pelaksanaan vaksinasi serentak di 13 titik. Aktivitas itu dilanjutkan dengan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal dan lokasi karantina terpadu.

Diawali dengan peninjauan vaksinasi massal di Vihara Buddha Diepa Teluk Air, meninjau lokasi karantina Terpadu di SMP Negeri 2 Tebing, vaksinasi massal untuk umum di Polres Karimun, kemudian Rombongan Gubernur menyeberang ke Tanjung Batu Kecamatan Kundur untuk melihat langsung vaksinasi oleh UPT Puskesmas Tanjung Batu sekaligus meninjau rencana Lokasi Karantina Terpadu di Hotel Gembira. Kemudian diakhiri dengan meninjau vaksinasi massal di Kecamatan Moro tepatnya di Gedung Baiduri.

Di Polres Karimun, Gubernur Ansar memaparkan jika dilihat dari rata-rata nasional, Kepri berada diurutan ketiga percepatan vaksinasi setelah DKI Jakarta dan Bali. Karena Kepri salah satu destinasi utama wisata, Gubernur Ansar yakin saat nanti vaksinasi mencapai 70 persen dari jumlah penduduk, maka kemungkinan resistensi untuk membuka kawasan pariwisata akan semakin kecil.

“Meski akan diawali dengan kawasan-kawasan yang aman terlebih dulu seperti Bintan Resort dan Nongsa Point Marina” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar mengapresiasi semua stake holder terhadap percepatan vaksinasi. Seperti polres, korem, dan institusi TNI Polri lainnya masing-masing melakukan hal yang sama (vaksinasi massal).

“Alhamdulillah seperti di Polres Karimun ini, walaupun vaksinasi di Polres, namun pesertanya dari masyarakat umum. Jadi ini adalah kerja sama dan sinergitas yang perlu kita dorong terus” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pulau Kundur dan Moro. Di Kecamatan Kundur Gubernur Ansar menyampaikan bahwa di masa lalu ada persoalan keterbatasan vaksin. Namun saat ini pemerintah pusat setiap saat siap menyediakan dan vaksin yang diperlukan.

“Dari berbagai penelitian lembaga di dunia, vaksin dapat memperkuat imunitas kita untuk terhindar dari Covid 19 dengan persentase 92 sampai 93 persen. Maka tidak ada jaminan orang yang sudah divaksin 100 persen terhindar. Maka setelah divaksin kita tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan patuh” ujar Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur Ansar, pemerintah akan terus melakukan upaya tracing dan testing agar dapat menyasar masyarakat yang terpapar. Baik yang tanpa gejala maupun yang bergejala.

“Selanjutnya kita akan menyediakan tempat-tempat karantina bagi yang terkonfirmasi positif. Selain rumah sakit dan puskesmas, ada juga lokasi karantina terpadu, seperti hotel gembira ini” katanya lagi.

Di Kecamatan Moro, Gubernur Ansar menyampaikan langkah-langkah konkrit ke depan setelah berdiskusi dengan Bupati Aunur Rafiq.

“Setelah ini selain di sentra vaksinasi, kita juga akan menyisir desa-desa untuk dilakukan vaksinasi. Tenaga vaksinator selain yang dimiliki Kabupaten Karimun dan tambahan 30 orang lagi, Pemprov Kepri juga memiliki 70 orang tenaga vaksinator yang siap diturunkan untuk membantu vaksinasi di desa-desa tersebut” tutup Gubernur Ansar.

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Staf Khusus Gubernur H.Sarafudin Aluan dan Suyono, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kadis PUPR Abu Bakar, Kaban Kesbangpol Lamidi, Plt. Kepala Biro Pemerintahan M. Darwin serta Forkopimda tingkat Kabupaten Kirimun.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Kuansing: Media Mitra Pemerintah dalam Penyebaran Informasi

0

RASIO.CO, Kuansing – Bupati Kuansing Andi Putra dalam temu bersama insan pers menyampaikan bahwa, media merupakan mitra pemerintah dalam penyampaian informasi untuk kemajuan berbagai kegiatan pembangunan pemerintah di Kabupaten Kuansing untuk diketahui masyarakat luas.

“Media adalah mitra pemerintah yang mempunyai peran penting dalam penyampaian informasi secara akurat, berimbang serta profesional untuk kemajuan berbagai kegiatan pembangunan pemerintah di Kabupaten Kuansing untuk diketahui masyarakat luas,”ujar Bupati Andi Putra.Rabu(09/06).

Temu ramah bersama insan pers Bupati didampingi wakil bupati Suhardiman Amby. bertempat gedung pendopo rumah dinas bupati.

Oleh karena itu, bupati Andi Putra mengajak Insan Pers agar selalu menyajikan sebuah berita yang bernilai, mendidik serta akurat dan tidak berita Hoax,” ajak bupati Andi Putra.

Terkait masalah anggaran untuk para insan Pers saat ini yang jauh dibawah nilai wajar ,dirinya kedepan akan berkomitmen dengan Pak Wabub Suhardim Amby akan lebih memperhatikan terkait anggaran media,” tutup Andi Putra.

Selain itu, silaturahmi bersama Insan Pers ini juga diisi dengan sesi tanya jawab antara wakil bupati Suharsiman Amby dengan para insan pers menyangkut tentang keluh kesah para insan Pers di Kabupaten Kuansing saat ini.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Kominfo para kabid serta insan pers se Kabupaten Kuansing.

Sementara itu, Kadis Kominfo Samsir Alam menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan Insan Pers guna mewujudkan fungsi komunikasi antara pemerintah daerah dengan Insan Pers baik media online cetak maupun elektronik

“Dikatakan Samsir Untuk tahun 2021 ada 65 media yang ikut kerja sama, jika dibandingkan tahun 2020 mengalami peningkatan dulu 50 media saja,” kata Samsir

Samsir kemudian mengajak kepada media agar menyajikan berita yang bermutu sesuai dengan kaedah jurnalistik sehingga dapat mendidik masyarakat. Apalagi peran media sangat penting di masa Covid-19 namun sebagai corong pemerintah untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Rusmanto@www.rasio.co //

Rakor Finalisasi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas BBK

0

RASIO.CO, Batam – Gubernur H Ansar Ahmad mengatakan ingin kawasan Batam Bintan dan Karimun semakin kompetitif. Dengan demikian daya saing Kepri semakin tinggi dan investasi terus berdatangan.

“Pertemuan ini sangat penting dan startegis karena kita akan menyusun rencana induk untuk segera disusun dalam Keppres sehingga menjadi acuan dalam pelaksanaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan dan Karimun (KPBPB BBK),” kata Gubernur Ansar di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (8/6).

Gubernur Ansar bersama Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo serta Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus sekaligus Anggota 2 Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto memang melakukan Rapat Koordinasi Finalisasi Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK.

Hadir juga pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim dan Sekda Bintan Adi Prihantara. Dari Pemprov Kepri tampak hadir Asisten Ekbang Syamsul Bahrum, Staf Khusus Gubernur Sarafudin Aluan, Suyono, Angelinus, dan Muhti serta Kaban Kesbangpol Lamidi, Kepala Barenlitbang Andri Rizal, Karo Pembangunan Aries Fhariandi.

Dalam Rakor itu, Gubernur Ansar memang ingin melakukan percepatan-percepatan pertumbuhan perekonomian Kepri. Upaya untuk itu terus digesa dan dilakukan sinkrosinasi bersama seluruh stake holder agar berdampak baik bagi masyarakat. Apalagi pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang semua merasakan imbas negatif dengan melemahnya daya beli masyarakat.

Gubernur Ansar pun memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri pada awal pandemi Covid-19, sempat berkonstraksi sampai minus 6,66 persen. Pada akhir tahun 2020 ekonomi Kepri mengalami perbaikan sampai minus 3,8 persen. Kemudian di Triwulan I tahun 2021 ini meskipun masih rendah namun sudah mengalami perbaikan menjadi minus 1,19 persen.

“Kami optimis nanti di Triwulan IV tahun 2021, Provinsi Kepri akan mencapai angka optimis pertumbuhan ekonomi 3,5 hingga 7,0 persen,” Gubernur Ansar, yakin.

Angka optimis itu tentu didasari banyak hal. Di antaranya nilai PMA Januari-Maret 2021 ini 347,8 Juta dolar Amerika. Sementara nilai PMDN sampai pada angka Rp2,5 Triliun.

Kondisi ini juga didukung nilai ekspor Kepri yang mencapai 1.356,15 Juta dolar Amerika. Angka ini meningkat 12,6 persen dari Februari. Hal ini didukung dengan rencana ekspor perdana Alumina dimulai pada Juni 2021.

Belanja pemerintah yang meningkat dan konsumsi masyarakat terus naik juga mendukung optimisme itu. Apalagi berbagai program padat karya terus berjalan. Ditambah dengan beroperasinya kembali beberapa industri di Karimun dan Batam.

Melalui Rapat Koordinasi, Kepri langsung mengusulkan Program/Proyek Prioritas dalam Rencana Induk BBK ini. Adapun beberapa harapan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah FTZ menyeluruh di Bintan, Karimun dan Tanjungpinang. Juga penetapan Batam Bintan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN). Juga ada Integrasi kawasan wisata Lagoi-Trikora melalui peningkatan kemantapan jalan antar kawasan.

Dieksekusi juga Rencana Induk Pengembangan KPBPB menjadi Keppres Percepatan Pembangunan KPBPB dan Non-KPBPB. Adanya Dukungan NSPK (norma, standar prosedur dan kriteria) perizinan untuk investasi dan pemanfaatan dan atau pelepasan kawasan hutan. Dilakukan juga evaluasi tarif layanan di BP agar lebih kompetitif. Serta penguatan ketahanan dan kemandirian melalui penyambungan pipa gas Subsea Tie In WNTS – Pulau Pemping sepanjang lebih kurang 6,7 km.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar tetap ingin UMKM di Kepri tumbuh. Karena itu Gubernur menitipkan regulasi penanganan pajak bagi pelaku UMKM yang sangat memberatkan. Apalagi produk yang dihasilkan merupakan produk lokal.

Deputi Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo menyampaikan bahwa tujuan dari kunjungan ini yakni ingin memahami dan melihat secara langsung isu-isu yang dihadapi di lapangan sehingga akan dilakukan formulasi terbaik agar permasalahan bisa diminimalisir. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk percepatan pembentukan Keppres di KPBPB BBK untuk mengintegrasikan pengembangan dan pengelolaan kawasan tersebut.

Secara tujuan, kata Wahyu memang untuk meningkatkan investasi di kawasan BBK, meningkatkan arus barang dan penumpang, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan percepatan penguatan kelembagaan pengelolaan BBK.

“Di dalam Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK (Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang) akan dilakukan integrasi antar kawasan dengan pengembangan core business/ industri yang saling mendukung dan infrastruktur yang terkoneksi antar kawasan serta harmonisasi regulasi dan kelembagaan untuk kemudahaan investasi dan optimalisasi,” kata Wahyu.

Integrasi ini akan menjadikan kawasan BBK sebagai Hub logistik internasional untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.

redaksi@www.rasio.co //