Sabtu, Mei 23, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1021

Batam, Bintan dan Bali Dapat Perhatian Khusus

0

RASIO.CO, Batam – Menko Perekonomian Airlangga Hantanto berharap sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan pekerja migran dapat didorong dengan diprioritaskannya vaksinasi Covid19 di Bali, Batam dan Bintan.

 Tujuannya adalah herd immunity di ketiga pulau tersebut dapat cepat terbentuk karena selain pariwisata, terutama Batam dan Bintan merupakan sentra Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kita berharap ketiga daerah tersebut dapat divaksinasi lebih awal, sehingga pemerintah dapat mendorong Travel Bubble di daerah tersebut. Kita akan mendorong Nusa Dua di Bali dan Lagoi di Bintan untuk dapat memiliki kesiapan seperti Phuket di Thailand,” kata Menko Airlangga saat memimpin Rapat Pelaksanaan Vaksinasi Di Bali, Batam Dan Bintan melalui video conference, Selasa (8/6).

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad yang mengikuti rapat dari Nongsa, Batam melaporkan bahwa dari 1.476.091 penduduk Kepri di 7 Kabupaten / Kota sampai hari ini telah divaksin sebanyak 15,8 persen. Vaksinasi dilaksanakan di 67 sentra vaksinasi.

“Khusus Batam dan Bintan, Batam memiliki 21 sentra vaksinasi permanen dan Bintan memiliki 10. Di Batam vaksinasi sudah mencapai 15,6 persen sedangkan di Bintan 23,5 persen,” tutur Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur Ansar Kepri memiliki total vaksin 75.910 vial. Sisa vaksin di batam 5213 vial, dan Bintan 2150 vial. Karena kegiatan vaksinasi dilaksanakan secara masif diperkirakan dalam waktu satu mnggu vaksinasi di Batam dan Bintan stok vaksin akan segera habis dan Gubernur Ansar berharap segera dikirimkan tambahan vaksin.

“Sampai akhir Juni, Batam dan Bintan diperkirakan bisa mencapai vaksinasi masing-masing 50 persen. Kita juga sudah menambah tenaga vaksinator baru. Tidak hanya untuk vaksinasi umum, akan tetapi juga untuk persiapan vaksinasi gotong royong” kata Gubernur Ansar.

Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan tenaga kerja parekraf per Selasa (8/6) yang tersentuh program vaksinasi masih dibawah 3 persen.

“Adapun rencana tindak lanjut Kementerian Parekraf untuk mendorong vaksinasi adalah memprioritaskan tenaga kerja parekraf di Bali, Batam dan Bintan yang sangat terdampak kontraksi ekonominya, Sesuai arahan presiden vaksinasi harus ditingkatkan secara holistik agar 2 destinasi ini mencapai herd immunity untuk memulihkan ekonomi kreatif” kata Menteri Sandiaga.

Sekjen Kemenkes drg. Oscar Primadi mengatakan pemda Bali dan Kepri tidak perlu khawatir kebutuhan vaksin karena akan didistribusikan secara cepat.

“Di Kepri khususnya Batam dan Bintan kebutuhan-kebutuhan yang rencananya dalam 1 minggu menyelesaikan targetnya akan segera dikirimkan. Alhamdulillah Kepri termasuk provinsi yang laju penyuntikannya cepat di Indonsia. Semangat ini akam mempercepat pemulihan di segala bidang,” kata Oscar.

Turut menghadiri rapat secara virtual Sekjen Kemenlu Cecep Herawan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri Suhajar Diantoro,  Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury dan Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster.

Serta dari Pemprov Kepri hadir Sekdaprov sekaligus Ketua Harian Satgas Covid 19 Kepri H.T.S Arif Fadilah, Wakil Ketua Harian Satgas Covid 19 Kepri Tjetjep Yudiana, Kadinkes M. Bisri, dan Plt. Karo Pemerintahan M. Darwin.

redaksi@www.rasio.co //

Ansar Dorong Pencapaian Target Vaksinasi di Karimun

0

RASIO.CO, Karimun – Gubernur H. Ansar Ahmad memulai peninjauan vaksinasi massal di Kabupaten / Kota se Kepri.Karimun menjadi titik pertama peninjauan itu dengan menyapa para Camat dan Forkopimda yang melaksanakan vaksinasi serentak melalui video conference.Terdapat 12 kecamatan dan 1 puskemas yang mengikuti video conference tersebut.

“Pada kesempatan ini, saya meminta kesanggupan para camat dan forkopimda kecamatan turut mendukung pemerintah provinsi untuk mengejar target vaksinasi sebanyak 50 persen masing-masing kecamatan di akhir Bulan Juni ini. Kekurangan tenaga vaksinator dan peralatan pendukung bisa dikoordinasikan bersama pemkab, dan kekurangan vaksin akan segera didistribusikan,” kata Gubernur Ansar di Gedung Nasional, Karimun, Rabu (9/6).

Gubernur Ansar pun berharap target 3.000 orang yang divaksin massal hari ini di Karimun dapat terpenuhi. Bahkan diharap lebih karena kehadirannya diharapkan mampu menambah semangat tim vaksinasi dan peserta vaksin seperti saat Presiden Jokowi meninjau vaksinasi di Kepri yang dalam satu hari mampu memvaksin lebih dari 10.000 dosis.

Di Karimun sendiri terdapat 13 sentra vaksinasi dengan tenaga vaksinator sebanyak 105 orang. Target Gubernur Ansar selain di Bulan Juni, adalah 70 persen penduduk tervaksin di Bulan Juli.

Harapan Gubernur Ansar di Bulan Agustus 100 persen masyarakat Kepri sudah tervaksin. Perhitungan 17 hari mengejar target di akhir Bulan Juni, per hari Kabupaten Karimun harus memvaksin 3.823 orang.

“Kemungkinan lain yang dapat mendorong percepatan vaksinasi adalah vaksinasi pada perusahaan-perusahaan yang karyawannya banyak dan bisa melalui vaksinasi umum.

Sekarang juga kita sudah mendapat izin untuk melaksanakan vaksinasi di kawasan perusahaan atau industri tersebut,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mendorong vaksinasi di kecamatan-kecamatan agar dibahas bersama TNI dan Polri, agar program Vaksinasi Menjangkau Pulau (Nasi Kapau) yang digagas Polda Kepri bisa dilaksanakan secara masif. Program tersebut juga sedang diusahakan untuk dibranding ke Pemerintah Pusat.

“Kita juga berharap mudah-mudahan semua daerah mulai dipertimbangkan kembali pembukaan sektor pariwisatanya. Berkaca dari negara lain yang capaian vaksinasinya tinggi seperti Inggris, perkembangan covidnya terus melandai. Harapan kita angka mortality dapat terus kita tekan dan angka kesembuhan terus naik,”  ujar Gubernur Ansar.

Sementara itu Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memaparkan model kerja Vaksinasi Menjangkau Pulau atau “Nasi Kapau”. Program ini adalah usaha menjemput bola untuk vaksinasi ke pulau-pulau di Kepri.

“Dengan wilayah kita yang 96 persen lautan, program ini membutuhkan kapal dan tenaga medis untuk menjangkau pulau-pulau yang banyak. Polri sampai saat ini punya kapal namun belum dapat menjangkau pulau-pulau terluar seperti di Kabupaten Anambas dan Natuna yang ombaknya cukup besar. Dengan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, Insya Allah target herd immunity akan kita capai,” ujar Kapolda.

Mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Kapolda menjelaskan PPKM merupakan lockdown di tingkat RT. Yang keluar masuk wilayah tersebut harus diawasi apalagi jika RT-nya berstatus Zona Merah.

“Jika ada yang terkonfirmasi positif, segera tarik ke isolasi terpadu. Polri mendukung semua yang melaksanakan isolasi mandiri agar ditarik ke isolasi terpadu karena berdasarkan pengamatan jauh lebih efektif. Orang yang terkonfirmasi positif yang dirawat di isolasi terpadu lebih cepat sembuh karena diawasi dan dirawat. Selain itu disana mereka mendapat kolega baru yang menambah semangat untuk sembuh,” kata Kapolda

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Staf Khusus Gubernur H.Sarafudin Aluan dan Suyono, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kadis PUPR Abu Bakar, Kaban Kesbangpol Lamidi, Plt. Kepala Biro Pemerintahan M. Darwin serta Forkopimda tingkat Kabupaten Karimun.

redaksi@www.rasio.co //

Ansar Pimpin Rapat Rencana Induk Pengembangan BBK

0

RASIO.CO , Bintan – Ansar Ahmad pimpin rapat persiapan kunjungan beberapa Kementerian terkait Rencana Induk Pengembangan Kawasan Batam, Bintan dan Karimun .

Dalam rapat ini, Ansar menyampaikan beberapa tempat yang akan di kunjungi di Kepulauan Riau, untuk Bintan kunjungan akan dilaksankan pada tanggal 11 dan 12 Juni 2021 adapun tempat yang akan dikunjungi, diantaranya Kawasan Industri Lobam, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kawasan Industri Meitech di Bintan Timur.

Dengan adanya Rencana Induk Pengembangan KPBPB Batam, Bintan, Karimun akan dapat memulihkan pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.

Dalam Rencana Induk KPBPB BBK terdapat beberapa program atau proyek prioritas yang bersifat optimistis, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor-impor, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, hingga memperbanyak kegiatan padat karya.

BP Batam Paparkan Usulan Proyek Unggulan Dalam Rakor Program BBK

0

RASIO.CO , Batam – Wahyu Utomo menyampaikan bahwa pengembangan dan pengelolaan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun akan dilakukan secara terintegrasi dalam Rapat Koordinasi Usulan Program/Proyek Prioritas dalam Rencana Induk BBK. Selasa(08/06).

Sesuai dengan amanat Presiden RI pengembangan dan pengelolaan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun akan dilakukan secara terintegrasi dengan pengembangan core business/industri yang saling mendukung dan infrastruktur yang terkoneksi antarkawasan serta harmonisasi regulasi dan kelembagaan untuk kemudahan investasi dan optimalisasi KPBPB.

Rakor digelar pada Selasa (8/6/2021), bertempat di Ruang Tunggu A2 Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam.

Wahyu mengatakan, Rakor ini digelar guna meninjau langsung serta memahami kebutuhan-kebutuhan penting dari masing-masing kawasan, guna membangun perekonomian setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021Tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

“Karena Batam, Bintan dan Karimun adalah kawasan yang menjadi ujung tombak perekonomian di Indonesia,” ungkap Wahyu.

Wahyu mengatakan, rencana induk masing-masing wilayah BBK perlu dilakukan pengembangan sesuai dengan kelebihan wilayahnya masing-masing dengan mengedepankan sektor yang berdaya saing.

“Sebagai contoh, Batam akan kita jadikan Hub Logistik Internasional, Industri Kedirgantaraan, Industri Light and

Valuable, Industri Digital dan Kreatif, Perdagangan Internasional, serta Pusat Keuangan dan Wisata Kesehatan Terintegrasi,” jelas Wahyu.

Asumsi Skenario Pertumbuhan Ekonomi Rencana Pengembangan dalam Rencana Induk KPBPB BBK mengusung Skenario Optimis, dengan menargetkan sedikitnya Rp5.924 triliun total kebutuhan investasi hingga Tahun 2045.

Sedangkan Program/Proyek dalam Rencana Induk Kawasan BBK mengusung Tahap Short Term (2021-2025) yang mencakup sebanyak 109 proyek, dengan total indikasi investasi Rp 629 triliun.

“Tentunya ini angka yang tidak sedikit, dan kita harus bersinergi untuk memperbaiki regulasi, mekanisme dengan menyinergikan kinerja dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat,” kata Wahyu

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto,  memaparkan mengenai Rencana Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Ia mengatakan, area kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam telah disiapkan seluas 354 hektare.

Proses lelang sendiri telah selesai pada Maret 2021 lalu yang dimenangkan oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I bersama dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

“Lama konsesinya 25 tahun, dengan lingkup proyek Renovasi Terminal 1, Pembangunan Terminal 2, dan Pengelolaan Cargo. Indikasi invetasinya sendiri lebih-kurang senilai Rp6,7 triliun. Kami harapkan nantinya Bandara Hang Nadim mampu menampung lebih dari 40 juta penumpang,” ujar Enoh.

Selain itu, kawasan Bandara Hang Nadim Batam juga tengah mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Aero Technic seluas 30 hektare, serta pembangunan runway kedua.

Turut hadir dalam kegiatan, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Bupati Karimun Azhar Hasyim, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Asisten Deputi Penataan Ruang dan Pertanahan Kemenko RI, dan pejabat lainnya dari Pusat dan Daerah.

Redaksi@www.rasio.co //

Warga Binaan Lapas Positif Covid-19

0

RASIO.CO,Kuansing –  seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Singingi Meninggal dunia akibat virus Corona dan 20 orang teman sekamarnya dilakukan isolasi 14 hari kedepan.

Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Aldino Octalaperta menjelaskan, kejadian ini bermula ketika tim dari kesehatan Lapas memeriksa penghuni lapas dengan melakukan tes swab antigen terhadap penghuni  Lapas.

Dari sini diketahui salah seorang berinisial (J) warga Kabupaten Siak Kecamatan Bunga Raya  pisitif Covid -19.

“Benar ada Warga binaan lapas IIB Teluk Kuantan pada dinihari meninggal akibat  COVID-19 di ruang isolasi RSUD kuantan Singingi,”  ujarnya

Kata dia, Sampai di sana dilakukan tes web antigen susulan oleh pihak RSUD dinyatakan positif covid-19. Selanjutnya Sabtu (5/6/2021) saudara (J) dinyatakan meninggal dunia berdasarkan surat keterangan Kematian dokter serta penyakit liver (ganguan hati), “ujar Aldino

Satgas kemudian melakukan penelusuran kontak erat dengan sesama penghuni di Lapas kelas II B Teluk Kuantan tersebut, dan sebanyak 20 orang yang sekamar dengan saudara (J) dilakukan swab anti gen dan isolasi masal sejak rabu.

Mereka yang menjalani isolasi selama14 hari di RSUD teluk kuantan kata Aldino, tetap dibawah pengawasan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuansing.

Warga binaan yang meninggal  dengan hasil swab positif COVID karena ada riwayat penyakit hati dan dimakamkan sesuai prokes di kecamatan bungga raya Siak.

rusmanto@www.rasio.co //

Kanwil Kemenkumham Kepri Kunjungi Imigrasi Dabo Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau, mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep untuk memberikan pengarahan terkait fungsi substantif, fasilitas dan peran Imigrasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Senin (7/6).

“Kami Imigrasi Dabo Singkep, mendapat kunjungan dari Kakanwil Kemenkumham Kepri, pak Husni Thamrin, yang dalam kunjungan itu memberikan arahan terkait beberapa isu terkini dan aspek yang harus menjadi perhatian seperti fungsi subtantif dan fasilitas,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI, Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, Selasa (8/6/2021).

Kepala Kantor Imigrasi Dabo, yang pak Duta ini menyampaikan, adapun fungsi substantif dalam arahan Kakanwil Kemenkumham Kepri, yang harus menjadi perhatian adalah perencanaan dan teknis keimigrasian, target kinerja yang telah ditetapkan harus berlangsung sesuai rencana dan diawasi, pelayanan keimigrasian yang diberikan harus mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Selain itu, fungsi fasilitas yang perlu diperhatikan adalah anggaran, Barang Milik Negara (BMN) dan Sumber Daya Manusia (SDM), penyerapan anggaran merupakan hal penting untuk menjadi perhatian, agar pelaksanaan kegiatan kantor tetap berjalan, karena kegiatan tidak akan berjalan tanpa dukungan anggaran,” terangnya.

Perihal BMN, Duta Harahap menjelaskan, turut menjadi perhatian karena Kantor Imigrasi Dabo Singkep, berasal dari Pos Pelayanan, agar tidak ada lagi BMN yang atas nama Kantor Imigrasi sebelumnya serta perawatan dan pemeliharaannya.

Terkait SDM, lanjut Duta Harahap, juga harus menjadi perhatian, khusus agar fungsi pelayanan keimigrasian dan fungsi fasilitatif berjalan dengan baik, namun dengan SDM yang ada tetap menjalankan fungsi tersebut dengan maksimal dan optimal.

“Kakanwil Kemenkumham Kepulauan Riau, juga memberikan motivasi dan dukungan agar tetap konsisten terkait upaya pembangunan Zona Integritas, menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi bersih Melayani (WBBM), di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep,” tutupnya.

Diketahui pertemuan pengarahan dari Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Kepuluan Riau, berlangsung di ruang rapat Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, dan diikuti oleh sejumlah jajaran pejabat struktural dan staff Imigrasi Dabo Singkep.

Puspan

Kadiv Kemenkumham Kepri Sidak Kamar Narapidana Lapas Dabo Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Kepala Divisi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau, menggelar inspeksi mendadak ke kamar narapidana di Lembaga Permasyarakatan kelas III Dabo Singkep, Senin (7/6).

Kegiatan yang juga diikuti oleh pihak Lapas dan personel Polres Lingga tersebut, pengecekan dilakukan keseluruh kamar hunian napi yang di Lapas Dabo Singkep.

Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Kepri, Dwi Nastiti mengatakan, kami dari Satops Patnal Kantor Wilayah, mempunyai kewajiban untuk melakukan kegiatan seperti ini di Lapas/Rutan yang ada di wilayah Kanwil Kepulauan Riau, dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dilakukan, malam ini kami melaksanakannya di Lapas Dabo Singkep.

“Kami dari Satops Patnal Kanwil Kemenkumham Kepri, serta personil Polres Lingga dan juga yang malam ini bertugas di Lapas Dabo Singkep, melakukan pemeriksaan mendadak di seluruh kamar napi tanpa terkecuali, kegiatan ini merupakan pendeteksian terhadap ganguan Kamtib,” kata Dwi Nastiti yang didampingi Kabid Keamanan, Kesehatan, Perawatan, Pengelolaan Basan dan Baran, Omo Suratmo, usai kegiatan Sidak di Lapas Dabo Singkep.

Dari sidak yang dilakukan, jelas Dwi Nastiti, tidak ditemukan barang-barang berbahaya yang dapat menggangu ketertiban dan keamanan, Ia juga mengapresiasi kinerja Lapas kelas III Dabo Singkep, yang senantiasa menjaga ketertiban warga binaannya.

“Alhamdulillah di Lapas Dabo Singkep, punya komitmen yang sama untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, untuk itu, saya apresiasi rekan-rekan di Lapas Dabo Singkep, pertahankan dan tingkatkan kewaspadaan, tidak lupa saya mengucapkan terima kasih pada aparat penegak hukum Polres Lingga, yang turut terlibat pada kegiatan ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Lapas kelas III Dabo Singkep, Dewanto menyampaikan, dalam kegiatan Sidak di kamar hunian warga binaan, yang dipimpin Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemkumham Kepri, tidak ditemukan barang-barang yang dapat menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh ibu Kadiv Pas Kanwil Kemkumham Kepri, seperti yang kita lihat tidak ditemukan barang-barang yang dilarang, seperti narkoba, senjata tajam dan yang lainnya, Alhamdulillah, selama ini kami telah melakukan deteksi dini dan pencegahan ganguan Kamtib dengan optimal,” terangnya.

Dewanto melanjutkan, ada pun jumlah warga binaan penghuni Lapas Dabo Singkep saat ini sebanyak 63 orang, tentunya dengan jumlah tersebut Lapas Dabo Singkep over kapasitas.

“Idealnya Lapas Dabo Singkep hanya 39 orang, namun saat ini sudah diisi 63 orang berarti sudah over, kami memakai strategi untuk membagi kamar-kamar ini agar dapat ideal, supaya warga binaan nyaman selama di dalam kamar waktu penguncian,” tutupnya.

Puspan

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal COVID-19 di RSUI Depok

0

RASIO.CO, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo Tinjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19, di Rumah Sakit Umum Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (09/06)

Didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Presiden juga terlihat meninjau layanan vaksinasi tanpa turun kendaraan atau drive thru.

“Pagi hari ini saya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia di Kota Depok yang dilakukan pada kurang lebih 1.200 para pendidik, lansia, dan juga pelayan publik. Tadi juga saya melihat langsung pelaksanaan vaksinasi drive thru untuk para pengemudi ojek, baik untuk roda dua, juga roda empat,” ujar Presiden dilansir setkab.go.id

Dalam pernyataannya, Kepala Negara meminta agar pelaksanaan vaksinasi terus diakselerasi di semua daerah di Tanah Air.

“Kita harapkan proses vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini saja, tetapi di daerah-daerah lain, di provinsi-provinsi yang lain juga bergerak secara cepat. Tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Menteri Kesehatan, bahwa hari ini juga dilaksanakan di Bandung, kemudian juga di Tangerang, yang jumlahnya massal, banyak,” ujarnya.

Dengan upaya percepatan yang terus dilakukan tersebut, Presiden optimistis capaian vaksinasi harian dapat terus ditingkatkan. “Kita berharap pada bulan ini, bulan Juni, target untuk  vaksinasi per hari 700 ribu itu betul-betul bisa tercapai sehingga di bulan Juli kita sudah masuk pada target vaksinasi per hari 1 juta,” tandasnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Pemko Batam Kembali Terima Bantuan Untuk Pasien Covid-19

0

RASIO.CO , Batam – Nongsa Sensation Berikan Bantuan untuk Pasien Covid-19 dan Nakes yang langsung diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.

Bendahara Nongsa Sensation, Enly Yunaeni, menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi kepada pemerintah. Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi kesembuhan pasien Covid-19.

“Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah nakes semoga pasien Covid-19 cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” ucapnya.

Ia menuturkan, Nongsa Sensation akan terus berkontribusi membantu menanggulangi Covid-19 di Kota Batam.

“Alhamdulillah hari ini kami menyerahkan bantuan berupa minuman susu steril  berjumlah 15 kotak, mi instan cup 10 kotak, minuman bervitamin 10 kotak, air mineral 5 kotak, dan oat satu kotak. Semoga Covid-19 di Kota Batam cepat berlalu,” pintanya.

Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan mengucapkan terima kasih kepada kepada pelaku pariwisata yakni Nongsa Sensation yang telah membantu pemerintah menyelesaikan Covid-19 di Kota Batam. Ia mengimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M di dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini kita menerima bantuan berupa makanan dan minuman,” katanya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata juga mengucapkan terima kasih kepada pelaku pariwisata yang ikut membantu pemerintah, baik bantuan moril dan materil. “Alhamdulillah bantuan terus berdatangan setiap hari dari pelaku pariwisata, hari ini kami menerima dari Nongsa Sensation,” katanya.

Ardi berharap dengan adanya kontribusi ini, Kota Batam secepatnya pulih dari Covid-19. Warga yang tengah dirawat dapat segera diberikan kesehatan.

Redaksi@www.rasio.co //

Wagub Tinjau Vaksinasi Gojek dan Tenan Kepri Mall

0

RASIO.CO,Batam – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustin meninjau vaksinasi bagi para pengemudi ojek online dan pekerja tenan Kepri Mall. Selasa(08/06).

Sekaligus Wagub ingatkan masyarakat yang sudah divaksin untuk tidak lalai dengan protokol kesehatan. Vaksinasi adalah ikhtiar untuk melawan pandemi covid19 yang sudah berlangsung lebih setahun.

“Sekali lagi ini ikhtiar bersama menekan wabah ini. Walau sudah divaksin, tetaplah patuh dengan protokol kesehatan,” kata Wagub Marlin di Kepri Mall, Batam, Selasa (8/6).

Di Kepri Mall, Wagub Marlin meninjau vaksinasi untuk pegawai dan tenan di sana. Selain itu, sejumlah pengemudi ojek online juga ikut divaksinasi. Peninjauan ke Kepri Mall ini menjadi salah satu aktivitas Wagub Marlin mendorong laju vaksinasi di Kepri. Di Batam, sejak awal Juni lalu, saban hari Wagub Marlin meninjau sentra vaksinasi di Batam.

Selain di Kepri Mall, Wagub Marlin juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di Golden Prawn, Bengkong. Di Golden Prawn, sejumlah pelaku pariwisata juga ikut divaksin. Sampai Senin (7/6) sudah 233.652 masyarakat Kepri yang disuntik vaksin. Sudah 15,8 persen warga yang divaksin dari target 1.476.901 jiwa.

Ikhtiar selain vaksinasi, kata Wagub Marlin adalah selalu berdisiplin dengan protokol kesehatan. Tetap selau menjalankan 5 M: selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Wagub Marlin menyampaikan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan seluruh masyarakat. Wagub Marlin tak ingin disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan menurun.

“Kita tak boleh kendor. Harus disiplin dan patuh dengan protokol kesehatan,” Wagub Marlin, terus mengingatkan.

Bagi Wagub Marlin, Pemprov Kepri memang ingin laju vaksinasi semakin cepat. Sehingga target-target dari pemerintah pusat untuk Kepri berjalan sesuai skedule yang telah direncanakan.

Redaksi@www.rasio.co //