Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 113

Hari Kedua Pencarian, ABK Tamark 02 Ditemukan Meninggal

0

RASIO.CO, Batam – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Sakaria Jerianto (23), anak buah kapal (ABK) Tamark 02 yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam.

Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Senin (19/1), dalam kondisi meninggal dunia. Insiden man over board (MOB) tersebut terjadi pada Minggu (18/1) sore di sekitar koordinat 01°09.487′ Lintang Utara dan 103°56.222′ Bujur Timur. Setelah menerima laporan kejadian, Tim SAR Gabungan langsung melakukan operasi pencarian yang dilanjutkan hingga hari berikutnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa operasi SAR hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB sesuai Rencana Operasi (RenOps) yang telah ditetapkan. Area pencarian diperluas hingga radius sekitar empat nautical mile dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke laut.

“Pencarian dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi perairan yang dinamis serta pengaruh arus laut di sekitar lokasi kejadian,” ujar Fazzli dalam keterangannya.

Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Gabungan mengombinasikan penyisiran permukaan laut dengan pemantauan udara menggunakan drone guna memperluas jangkauan pencarian. Strategi tersebut disusun berdasarkan analisis arah arus, kondisi cuaca, serta potensi pergerakan korban di perairan terbuka.

“Strategi ini disusun dengan mempertimbangkan arah arus, kondisi cuaca, serta potensi pergerakan korban di perairan terbuka,” jelasnya.

Upaya pencarian tersebut membuahkan hasil pada pukul 16.50 WIB. Korban ditemukan di koordinat 01°09.154′ Lintang Utara dan 103°55.706′ Bujur Timur oleh Tim SAR Gabungan. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Selanjutnya, korban dievakuasi melalui jalur laut menuju Pelabuhan Penyeberangan Sekupang–Belakang Padang, sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam operasi tersebut.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 17.30 WIB sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan operasi. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup, serta seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama yang solid, dedikasi tinggi, serta profesionalisme seluruh tim di lapangan,” pungkas Fazzli.

YD

Imigrasi Tangkap 27 WNA Pelaku Love Scamming Internasional di Tangerang

0

RASIO.CO, Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mengungkap sindikat kejahatan siber internasional dengan modus love scamming dan mengamankan 27 warga negara asing (WNA) asal China dan Vietnam di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menyampaikan bahwa para WNA tersebut tidak hanya diduga terlibat dalam tindak pidana kejahatan siber, tetapi juga melakukan pelanggaran keimigrasian berupa penyalahgunaan izin tinggal di Indonesia.

“Tim Subdirektorat Pengawasan Keimigrasian berhasil mengamankan sebanyak 27 warga negara asing dengan dugaan melakukan penyalahgunaan izin tinggal melalui modus kejahatan siber berbentuk love scamming,” ujar Yuldi, dikutip dari CNNIndonesia, Senin (19/1).

Yuldi menjelaskan, penindakan tersebut merupakan hasil operasi pengawasan keimigrasian yang dilaksanakan secara bertahap pada periode 8 hingga 16 Januari 2026. Penangkapan pertama dilakukan pada 8 Januari 2026 di sebuah kawasan perumahan elit di Gading Serpong, Tangerang, dengan mengamankan 14 WNA yang terdiri dari 13 warga negara China dan satu warga negara Vietnam.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan menangkap tujuh warga negara China pada 10 Januari 2026 di dua lokasi berbeda. Operasi berlanjut pada 16 Januari dengan penangkapan empat warga negara China yang masuk dalam daftar Subject of Interest (SOI).

“Hasil pemeriksaan menunjukkan lokasi-lokasi tersebut terafiliasi dalam satu jaringan kejahatan siber yang dikendalikan oleh warga negara Republik Rakyat Tiongkok berinisial ZK, dengan bantuan ZH, ZJ, BZ, dan CZ,” ungkap Yuldi.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku menjalankan aksi love scamming secara terorganisir dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Para WNA tersebut mencari korban melalui media sosial, kemudian menjalin komunikasi menggunakan bantuan artificial intelligence bernama Hello GPT agar percakapan terlihat lebih meyakinkan.

Dalam modus operasinya, pelaku mengirimkan foto tidak senonoh untuk memancing korban, yang mayoritas merupakan warga negara Korea Selatan, agar melakukan panggilan video. Percakapan tersebut kemudian direkam dan digunakan sebagai alat pemerasan dengan ancaman penyebaran rekaman apabila korban tidak mengirimkan sejumlah uang.

“Saat itulah pelaku merekam aksi tersebut dan melakukan pemerasan atau blackmail terhadap korban,” jelas Yuldi.

Berdasarkan peran dalam jaringan, ZK bertindak sebagai pimpinan sindikat, ZH sebagai penyandang dana, sementara ZJ, BZ, dan CZ berperan sebagai pengendali operasional sekaligus pelaksana di lapangan.

Selain keterlibatan dalam kejahatan siber, Imigrasi juga menemukan pelanggaran keimigrasian serius. Sejumlah warga negara China diketahui melakukan overstay dan bahkan memiliki dokumen kependudukan Indonesia yang tidak sah.

Salah satunya WN China berinisial XG yang diduga memiliki KTP, akta kelahiran, kartu keluarga, dan ijazah SMA palsu, serta tercatat melakukan overstay sejak 5 November 2020 atau hampir lima tahun. Selain itu, WN China berinisial ZJ diketahui memiliki KTP atas nama Ferdiansyah dan tercatat overstay sejak 20 Oktober 2018 atau hampir delapan tahun.

Yuldi menegaskan bahwa seluruh WNA yang terbukti melanggar izin tinggal dan terlibat kejahatan siber akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat Imigrasi juga masih melakukan pengejaran terhadap anggota jaringan lain yang diduga berada di wilayah Indonesia.

“Kami tidak akan mentolerir aktivitas yang melanggar hukum dan mengancam keamanan masyarakat. Operasi ini menunjukkan keseriusan kami dalam memberantas kejahatan transnasional, khususnya kejahatan siber yang semakin marak,” pungkasnya.

5W+1H:

***

Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Dakwaan, Bantah Rugikan Negara

0

RASIO.CO, Jakarta – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel menghadiri sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan dalam perkara dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/1) pagi.

Setibanya di pengadilan, Noel menyatakan kesiapannya menjalani seluruh rangkaian proses persidangan. Ia berharap perkara yang menjeratnya dapat segera diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Harapan kita semoga cepat selesai,” ujar Noel di PN Jakarta Pusat, dikutip dari CNNIndonesia.

Noel kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menyebabkan kerugian keuangan negara. Pernyataan tersebut, menurutnya, konsisten disampaikan sejak proses hukum terhadap dirinya bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Yang pasti tidak ada kerugian negara,” ujarnya saat ditanya mengenai dugaan aliran dana pemerasan dan/atau gratifikasi.

Terkait kemungkinan mengajukan permohonan amnesti, rehabilitasi, atau abolisi kepada Presiden, Noel belum memberikan jawaban tegas. Ia memilih untuk mengikuti proses persidangan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Noel juga menyinggung adanya keterlibatan pihak lain dalam proses hukum yang menjeratnya. Ia menyebut terdapat satu partai politik dan satu organisasi kemasyarakatan yang diduga berperan dalam perkara tersebut, dan berjanji akan mengungkapkannya pada persidangan selanjutnya.

“Kita lihat prosesnya dulu ini, harapannya sih ingin bebas. Tapi ketika kita sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor, kita akan mengiyakan sebagai gembong koruptor. Yang jelas ada satu partai dan satu ormas yang terlibat langsung dalam permainan ini,” ucapnya.

Noel menambahkan, identitas partai politik yang dimaksud akan disampaikannya pada pekan berikutnya.

Perkara ini terdaftar dengan nomor 1/Pid.Sus-TPK/2026/PN Jkt.Pst dan diperiksa oleh majelis hakim yang diketuai Nur Sari Baktiana dengan anggota Fajar Kusuma Aji dan Alfis Setiawan. Majelis hakim yang sama juga akan mengadili perkara terdakwa lain, yakni perwakilan PT Kem Indonesia Temurila, Miki Mahfud selaku pihak dari PT Kem Indonesia, serta Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 periode Maret 2025 hingga sekarang, Fahrurozi.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa dugaan pemerasan yang melibatkan Noel dan pihak lainnya selama periode 2020–2025 mencapai nilai sekitar Rp201 miliar. Nilai tersebut belum termasuk pemberian dalam bentuk tunai maupun barang, seperti kendaraan, fasilitas pemberangkatan ibadah haji dan umrah, serta bentuk gratifikasi lainnya.

Noel bersama 10 tersangka lainnya diproses hukum melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Agustus 2025. Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian publik. Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

***

Gubernur Ansar Hadiri Peringatan Isra Mi’raj, Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

0

RASIO.CO, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Tausiyah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Kota Batam, Sabtu (17/1).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung banyak hikmah yang relevan dengan kehidupan umat Islam saat ini. Ia menekankan pentingnya menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT, mempertebal keimanan dan ketaatan, serta meneladani kesabaran dan keikhlasan Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi berbagai ujian.

“Perjalanan Nabi Muhammad SAW hingga langit ketujuh untuk menerima perintah salat lima waktu merupakan bukti ketaatan, kesabaran, dan kasih sayang Allah SWT kepada umat-Nya. Peristiwa ini hendaknya menjadi penguat iman sekaligus pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Ansar.

Pada kesempatan tersebut, Ansar juga memaparkan berbagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung penguatan kehidupan keagamaan serta kesejahteraan umat. Program-program tersebut meliputi bantuan hibah bagi rumah ibadah, pemberian insentif keagamaan untuk guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), penyuluh keagamaan non-ASN, serta para pemuka agama.

Selain itu, Pemprov Kepri juga menjalankan program pengiriman mubaligh ke wilayah hinterland dengan dukungan dana bulanan, subsidi pembiayaan dengan margin nol persen, penguatan ekosistem keuangan syariah melalui program Halal Center, serta inkubasi usaha berbasis syariah melalui program kemandirian pesantren atau Hebitren yang telah dibentuk sejak 2021.

Tausiyah dalam peringatan Isra Mi’raj tersebut disampaikan oleh Abdil Muhadir Ritongga. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjadikan salat sebagai pilar utama dalam membangun pribadi serta masyarakat yang berakhlak mulia.

Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran spiritual masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berkeadaban di Provinsi Kepulauan Riau.

YD

Rakernas APKASI XVII Digelar di Batam, Perkuat Sinergi Daerah Menuju Asta Cita

0

RASIO.CO, Batam – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) XVII Tahun 2026 resmi digelar di Aston Hotel Batam, Minggu (18/1) malam.

Forum nasional ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dan konsolidasi kebijakan pembangunan dalam rangka mewujudkan Asta Cita. Rakernas APKASI XVII mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”, yang merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan program pembangunan lokal dengan delapan misi utama pembangunan nasional.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung dalam pembukaan kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat dan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batam sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas APKASI XVII.

Menurut Amsakar, Rakernas APKASI tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan forum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta menyatukan langkah pembangunan yang sejalan dengan visi nasional.

“Kehadiran para bupati dari seluruh Indonesia di Batam bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi forum konsolidasi gagasan. Tema Asta Cita yang diangkat mencerminkan komitmen bersama agar pembangunan daerah sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas,” ujar Amsakar.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menerima penghargaan dari APKASI berupa buku berjudul “25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten”. Buku tersebut berisi kompilasi inovasi dan praktik tata kelola pemerintahan daerah yang dinilai berhasil memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menilai publikasi tersebut dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah, termasuk Kota Batam, dalam mengembangkan inovasi serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus referensi. Kami di Batam terus berupaya mengadopsi dan berbagi praktik terbaik agar inovasi tidak berhenti di satu daerah, tetapi dapat direplikasi untuk mendorong kemajuan daerah lain,” katanya.

Selain membahas agenda strategis pembangunan, Amsakar berharap penyelenggaraan Rakernas APKASI XVII di Batam dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dampak tersebut diharapkan dirasakan langsung oleh sektor pariwisata, perhotelan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rakernas APKASI XVII turut dihadiri Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Rudi Mas’ud, jajaran pengurus pusat APKASI, perwakilan kementerian terkait, serta puluhan kepala daerah dari berbagai daerah di Indonesia.

YD

Konsep Unik D’Pincuk, Siap Bersaing Merebut Pasar Kuliner

0

RASIO.CO, Batam – Inovasi konsep usaha kuliner di Kota Batam terus berkembang seiring meningkatnya persaingan industri makanan dan minuman.

Sejumlah pelaku usaha meyakini konsep unik menjadi nilai tambah sekaligus daya tarik tersendiri bagi masyarakat pencinta kuliner.

Salah satu usaha yang mengusung konsep tersebut adalah Restoran D’Pincuk yang berlokasi di kawasan Villa Muka Kuning, Batu Aji, Batam. Restoran ini resmi mulai beroperasi setelah menggelar acara grand opening pada Kamis (15/1).

Berlokasi di lantai dua, Restoran D’Pincuk menawarkan suasana yang nyaman dan representatif bagi pengunjung. Mengusung masakan khas Nusantara, restoran ini menghadirkan keunikan pada cara penyajian hidangan dengan menggunakan daun pisang atau yang dikenal dengan istilah pincuk dalam budaya Jawa.

Pemilik Restoran D’Pincuk, Nugroho dan Kapti, menyampaikan bahwa konsep penyajian menggunakan pincuk dipilih karena mampu memberikan pengalaman makan yang berbeda. Selain tampilan yang unik, aroma daun pisang diyakini dapat memperkuat cita rasa hidangan yang disajikan.

“Kepuasan pelanggan menjadi tujuan utama kami. Dengan menu tradisional yang disajikan menggunakan pincuk, diharapkan dapat menambah kepuasan pelanggan karena sensasi makan dengan pincuk bisa meningkatkan selera makan dan membuat cita rasa makanan terasa lebih nikmat,” ujar Nugroho dan Kapti.

Mereka juga menjelaskan alasan memilih kawasan Villa Muka Kuning sebagai lokasi usaha. Menurut keduanya, wilayah Batu Aji memiliki daya beli masyarakat yang cukup tinggi sehingga dinilai memiliki prospek cerah bagi perkembangan usaha kuliner.

“Di Batu Aji, daya beli masyarakat tinggi. Itulah alasan kami memilih membuka usaha di sini. Prospek usaha kuliner masih sangat bagus dan cerah,” imbuh mereka.

Lebih lanjut, Nugroho dan Kapti menegaskan bahwa pengalaman panjang keduanya di bidang perhotelan menjadi modal utama dalam menjaga kualitas produk kuliner yang ditawarkan kepada pelanggan.

“Masakan kami berkualitas hotel bintang lima, namun dijual dengan harga kaki lima,” ungkap mereka.

Untuk mendukung kelancaran usaha, pihak pengelola telah menyiapkan sejumlah program promosi di tahap awal operasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat tumbuh dan berkembang bersama.

“Beberapa program sudah kami siapkan untuk menarik minat pelanggan, termasuk menggandeng para pelaku UMKM agar semuanya bisa maju bersama dan usaha ini dapat berjalan lancar,” tutup Nugroho dan Kapti.

Sementara itu, Kapti menambahkan bahwa restoran yang dibukanya bersama sang suami merupakan pengembangan dari usaha kuliner yang telah lama mereka geluti. Usaha tersebut sebelumnya dimulai dari skala kecil sebelum akhirnya berkembang menjadi restoran dengan konsep yang lebih besar.

“Kami ingin mengembangkan usaha kuliner yang sudah sejak lama kami jalani. Alhamdulillah, dari yang semula hanya kios kecil, kini bisa berkembang menjadi lebih besar,” ujarnya.

Pada momen grand opening, Kapti juga memohon doa restu dari kolega serta masyarakat sekitar agar usaha yang dirintis dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Sejumlah komunitas di Batam turut diundang untuk memberikan dukungan, di antaranya Perkumpulan Punokawan Batam, Forkom Sejatim, Srikandi Sejatim, Miracle, dan komunitas lainnya.

YD

KPK Kantongi Inisiator Dugaan Penghilangan Barang Bukti Kasus Korupsi Kuota Haji

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan telah mengidentifikasi pihak yang diduga menjadi inisiator penghilangan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024 yang melibatkan perusahaan Maktour Travel.

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menanggapi perkembangan penyidikan terkait dugaan penghilangan barang bukti yang terjadi saat penggeledahan di kantor Maktour Travel pada 14 Agustus 2025.

Menurut Budi, penyidik telah mengantongi identitas pihak yang diduga memerintahkan atau meminta staf Maktour Travel untuk menghilangkan dokumen-dokumen tertentu guna menghapus jejak perkara.

“Tentunya siapa yang memerintahkan dan siapa yang meminta kepada staf-staf di MK Tour untuk melakukan penghilangan jejak dokumen itu kami sudah kantongi,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (14/1).

Meski demikian, KPK masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah perbuatan tersebut memenuhi unsur tindak pidana perintangan penyidikan. Pendalaman ini juga berkaitan dengan peran masing-masing pihak dalam perkara pokok dugaan korupsi kuota haji.

“Apakah itu kemudian masuk ranah perintangan penyidikan, itu masih akan didalami, karena nanti berkaitan juga dengan peran-peran yang bersangkutan pada perkara pokoknya,” kata Budi.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji tahun 2023–2024, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz yang dikenal dengan nama Gus Alex.

Sementara itu, pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, hingga kini masih menjadi satu-satunya pihak yang dikenakan pencegahan bepergian ke luar negeri. Namun, yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya menyatakan bahwa penyidik membuka peluang untuk menetapkan tersangka lain. Hal tersebut dimungkinkan mengingat kebijakan diskresi kuota tambahan haji diduga melibatkan sejumlah pihak, termasuk dari biro perjalanan haji dan umrah.

“Semoga nanti kita dapat temukan bukti-bukti, selama proses penyidikan maupun penuntutan,” ujar Asep saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Senin (12/1).

KPK menegaskan akan terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa dalam perkara ini, termasuk dugaan perintangan penyidikan, guna memastikan penegakan hukum berjalan secara menyeluruh dan akuntabel.

Menag Lantik Pengurus BP4 Kepri, Perkuat Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai Keagamaan

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan Pusat, Nasaruddin Umar, secara resmi melantik Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030.

Pelantikan berlangsung di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (14/1) malam, dan disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Agama ke Provinsi Kepulauan Riau. Momentum religius ini menegaskan pentingnya peran nilai-nilai keagamaan dalam membangun keluarga yang harmonis dan berketahanan.

Dalam kepengurusan periode ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, dipercaya menjabat sebagai Ketua BP4 Provinsi Kepulauan Riau bersama 43 orang pengurus lainnya yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa BP4 memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan unit dasar pembangunan sosial yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Melalui berbagai program pembinaan pra-nikah, mediasi permasalahan keluarga, serta edukasi nilai-nilai kehidupan rumah tangga yang harmonis, BP4 dinilai mampu berkontribusi nyata dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera.

“BP4 merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat, terutama melalui penguatan institusi keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial,” ujar Ansar Ahmad.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen menjadikan penguatan nilai-nilai keluarga sebagai pilar utama pembangunan daerah. Komitmen tersebut selaras dengan Visi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau 2025–2030, yakni mewujudkan Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata.

Menurut Ansar, visi tersebut hanya dapat dicapai apabila didukung oleh keluarga-keluarga yang harmonis, berketahanan, serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Lebih lanjut, Gubernur Ansar berharap BP4 Provinsi Kepulauan Riau dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program strategis penguatan keluarga. Ia juga mengajak seluruh pengurus BP4 untuk menjadikan organisasi ini sebagai motor penggerak pembangunan ketahanan keluarga hingga menjangkau seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Dengan pelantikan ini, BP4 Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan perkawinan, memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi pada pembangunan sosial yang berkelanjutan di daerah.

IW

Pemko Batam Tegaskan Komitmen Pelestarian Adat Melayu Lewat Ranperda Lembaga Adat

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan nilai adat serta budaya Melayu sebagai bagian integral dari arah pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam yang membahas Pendapat Wali Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Lembaga Adat Melayu Kota Batam.

Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Batam, Rabu (14/1), dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Batam serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam untuk menyampaikan pandangan resmi pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Firmansyah menegaskan bahwa Ranperda Lembaga Adat Melayu disusun sebagai payung hukum yang mengatur kedudukan, peran, serta fungsi lembaga adat dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Batam. Regulasi ini dipandang penting untuk memastikan eksistensi lembaga adat tetap terjaga dan memiliki peran yang jelas di tengah dinamika pembangunan.

Pemerintah daerah menilai bahwa pesatnya pertumbuhan Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan bebas, disertai tingginya mobilitas serta kemajemukan penduduk, menuntut adanya penguatan nilai kearifan lokal. Dalam konteks tersebut, Lembaga Adat Melayu memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai budaya, etika sosial, dan keharmonisan kehidupan masyarakat.

“Pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga identitas, merawat nilai, dan memastikan kemajuan tetap berpijak pada jati diri daerah,” ujar Firmansyah dalam rapat paripurna tersebut.

Melalui Ranperda ini, Pemerintah Kota Batam berharap terdapat kepastian hukum terkait struktur kelembagaan, kewenangan, dan fungsi Lembaga Adat Melayu, sehingga lembaga adat dapat menjalankan perannya secara optimal. Pengaturan yang jelas diharapkan mampu mendorong lembaga adat berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan, pembinaan masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Ranperda Lembaga Adat Melayu juga diharapkan menjadi instrumen penguatan identitas budaya Melayu agar tetap hidup, tumbuh, dan relevan seiring perkembangan zaman dan perubahan sosial yang terus berlangsung di Kota Batam.

Rapat paripurna tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membentuk regulasi daerah yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan pembangunan, tetapi juga sensitif terhadap nilai budaya dan kearifan lokal.

“Batam akan terus bergerak maju tanpa melupakan akar budayanya. Regulasi ini merupakan ikhtiar bersama agar kemajuan dan nilai adat berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberi arah bagi generasi mendatang,” tutup Firmansyah.

Pemerintah Kota Batam berpandangan bahwa Ranperda Lembaga Adat Melayu Kota Batam layak untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

YD

BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan sejumlah capaian strategis yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah. Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, Batam tetap menunjukkan daya saing sebagai kawasan tujuan investasi nasional.

Sepanjang 2025, realisasi investasi di Batam mencapai Rp54,74 triliun dari target Rp60 triliun. Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam hingga mencapai 6,89 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan efektivitas berbagai kebijakan dan langkah strategis yang dijalankan BP Batam dalam menjaga iklim usaha tetap kondusif.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja bersama dan energi kolektif seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang terbangun dengan baik menjadi faktor utama dalam mendorong percepatan pembangunan di Batam.

“Sinergi yang baik ini mesti kita jaga. Kami juga terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, khususnya dalam pelayanan perizinan. Tujuannya agar iklim investasi tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi Batam,” ujar Amsakar, Rabu (14/1).

Selain penguatan layanan perizinan, BP Batam juga terus melakukan penyederhanaan regulasi guna menciptakan ekosistem usaha yang lebih kompetitif dan menarik bagi investor. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha serta memastikan keberlanjutan arus investasi di Batam.

Dengan fondasi kinerja positif sepanjang 2025, Amsakar menyatakan optimisme BP Batam dalam menghadapi tahun 2026. Ia menilai momentum pertumbuhan yang telah terbangun harus terus ditingkatkan agar Batam mampu mencatat lompatan pembangunan yang lebih signifikan.

“Momentum yang baik sepanjang 2025 ini harus kita tingkatkan pada tahun ini. Di tengah ketidakpastian global, investor masih tetap percaya untuk berinvestasi di Batam. Maka kepercayaan ini yang harus kita jaga agar arus investasi dan aktivitas industri terus berjalan,” pesannya.

BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga stabilitas iklim investasi sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Batam yang berkelanjutan.

YD