Jumat, April 24, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 112

Rayakan HUT RI, IMDI Batam Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

0

RASIO CO, Batam – Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Kota Batam, mengadakan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80. 

Kegiatan yang diikuti segenap pengurus dan anggota IMDI Kota Batam tersebut dilaksanakan pada, Rabu (20/08) di Harris Resort Barelang.

Rangkain acara peringatan HUT RI yang didukung oleh SS Skylink Tour & Travel ini diawali dengan kegiatan seremonial Peringatan HUT RI di Kantor Sekretariat IMDI Kota Batam, yakni diadakan doa bersama dan pemotongan tumpeng lalu dilanjutkan di Harris Resort Barelang.

Acara senam bersama dan aneka lomba digelar pada kegiatan tersebut.

Segenap pengurus dan anggota IMDI Kota Batam terlihat sangat antusias dan bersemangat mengikuti semua rangkaian acara dengan penuh keakraban.

Ketua IMDI Kota Batam yang sekaligus Bendahara DPD Partai Demokrat Kepri, Sisca Sartika mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah selain memperingati HUT RI ke-80 adalah juga untuk lebih menjalin silahturahmi dan kekompakan pengurus dan anggota IMDI Kota Batam.

“Menjaga soliditas adalah hal penting dalam sebuah organisasi, karena hanya dengan soliditas IMDI Kota Batam akan mampu menjalankan semua tugas yang diamanatkan oleh Partai Demokrat,” ujarnya.

Selain itu, momentum peringatan HUT RI ini diharapkan dapat kembali menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme segenap anggota IMDI Kota Batam agar tidak terpengaruh isu-isu yang mengarah pada disintegrasibangsa.

“Akhir-akhir ini banyak hal yang menjadi isu hangat yang mengarah pada disintegrasi bangsa ini, kegiatan ini semoga mengingatkan kita semua bahwa persatuan dan kesatuan adalah hal mutlak yang harus dipertahankan untuk menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. 

(r)

HUT ke-80 RI, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan WNI/PMI

0

RASIO.CO, Batam – Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KJRI Johor Bahru kembali memberikan hadiah kemerdekaan bagi para deportan Warga Negara Indonesia Pekerja Migran Ilegal (WNI/PMI).

Hadiah Kemerdekaan tersebut berupa pemberian biaya tiket feri dan seaport tax gratis bagi 144 WNI/PMI yang dideportasi ke Indonesia melalui Pelabuhan batam Centre pada Rabu 21 Agustus 2025.

Ke 144 orang yang di fasilitasi pemulangannya oleh KJRI Johor Bahru bekerja sama dengan Depot Tahanan Imigresen  (DTI) Pekan Nenas Johor tersebut, terdiri dari 109 laki-laki dan 33 perempuan, 2 anak laki-laki dan perempuan.

Dari jumlah tersebut diketahui terdapat 80 orang merupakan WNI/PMI rentan, dan 4 orang diantaranya telah  selesai menjalani proses keimigrasian di Malaysia. 

Pemulangan ini dilaksanakan dengan pendampingan Satgas Pelayanan dan Pelindungan  KJRI Johor Bahru, melalui rute Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru menuju Pelabuhan  Batam Centre, Batam dengan keberangkatan pada 11:00 (WM).

Setibanya di Batam, para  WNI/PMI diserahterimakan kepada P4MI Batam guna proses pemulangan lebih lanjut ke  daerah asal masing-masing. Mayoritas mereka berasal dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 47 orang dan dari Jawa Timur sebanyak 35 orang.

Pelaksana Fungsi Konsuler, Leny Marliani menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada bulan Agustus ini, KJRI Johor Bahru membantu  biaya kepulangan berupa tiket feri ke Batam dan seaport tax para deportan dari Malaysia  ke Indonesia.

 “Agustus ini KJRI Johor Bahru telah 2 (dua) kali membiayai proses  deportasi WNI/PMI dari DTI Machap Umbo dan DTI Pekan Nenas.” ucapnya.

Lanjut dikatakan bahwa deportasi tersebut merupakan konsekuensi logis dari pekerja migran yang bekerja di Malaysia  secara nonprosedural. KJRI senantiasa mengingatkan masyarakat Indonesia yang ingin  bekerja di luar negeri untuk memastikan keberangkatan dilakukan secara prosedural agar  terhindar dari kasus hukum.

“KJRI Johor Bahru tetap berkomitmen untuk senantiasa  memberikan perlindungan optimal kepada seluruh WNI dan PMI sebagai bagian dari  upaya diplomasi Indonesia,” tegasnya

Kemudian Leny pun menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak di Malaysia dan Indonesia yang  secara bersama-sama melancarkan proses pemulangan WNI/PMI ini, seperti Jabatan  Imigresen Malaysia, BP3MI Kepulauan Riau, P4MI Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan  Batam, Kantor Bea Cukai Batam serta Dinas Tenaga Kerja di berbagai daerah di  Indonesia.

(r).

KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam OTT Dugaan Pemerasan

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus pemerasan, Kamis (21/8).

“Pemerasan,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rochayanto saat dikonfirmasi, dikutip dari CNN Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan pemerasan dilakukan terhadap sejumlah perusahaan terkait pengurusan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Fitroh mengonfirmasi Noel telah diamankan penyidik KPK. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci siapa saja pihak lain yang ikut terjaring dalam OTT tersebut.

“Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil, dan ada motor Ducati,” kata Fitroh.

Noel ditangkap bersama 10 orang lainnya sejak Rabu (20/8) malam. Saat ini, ia bersama para pihak tersebut telah berada di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Noel dan pihak-pihak lain yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

***

Mantan Ketua PN Jaksel Didakwa Terima Suap Rp40 Miliar dalam Kasus Ekspor CPO

0

RASIO.CO, Jakarta – Mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanto, mulai diadili dalam kasus dugaan suap vonis lepas perkara korupsi pengurusan izin ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak goreng. Dakwaan mengungkap adanya “harga mahal” yang harus dibayar terdakwa untuk memengaruhi putusan hakim.

Arif, yang saat kasus terjadi menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Pusat, didakwa menerima suap sebesar Rp40 miliar secara bersama-sama. Jaksa menyebut uang itu diberikan kepada Arif bersama Wahyu Gunawan selaku panitera, Djuyamto sebagai ketua majelis hakim, serta Agam Syarief Baharudin dan Ali Muhtarom yang menjadi anggota majelis hakim perkara migor.

“Yang menerima hadiah atau janji berupa uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat sejumlah USD 2.500.000 atau senilai Rp40 miliar,” kata jaksa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dikutip Detiknews, Rabu (20/8).

Uang itu disebut berasal dari para pengacara korporasi minyak goreng, yakni Ariyanto, Marcella Santoso, Junaedi Saibih, dan M. Syafei. Terdakwa korporasi dalam perkara ini adalah Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group. Menurut jaksa, uang tersebut diberikan untuk memengaruhi majelis hakim agar menjatuhkan putusan lepas terhadap terdakwa korporasi.

Jaksa meyakini Arif melanggar Pasal 12 huruf c subsider Pasal 6 ayat 2, atau Pasal 12 huruf a subsider Pasal 12 huruf b, atau Pasal 5 ayat 2 subsider Pasal 11, atau Pasal 12 huruf B juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

“Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk memengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili,” ucap jaksa.

Duit Dibagi ke Terdakwa Lain

Jaksa menguraikan pembagian uang suap itu dalam dua tahap. Pada penerimaan pertama, sebesar USD 500.000 atau Rp8 miliar, Arif menerima Rp3,3 miliar, Wahyu Rp800 juta, Djuyamto Rp1,7 miliar, Agam Rp1,1 miliar, dan Ali Rp1,1 miliar.

Pada penerimaan kedua, sebesar USD 2.000.000 atau Rp32 miliar, Arif mendapat Rp12,4 miliar, Wahyu Rp1,6 miliar, Djuyamto Rp7,8 miliar, Agam Rp5,1 miliar, dan Ali Rp5,1 miliar.

Uang Baca Berkas Rp3,9 Miliar

Selain itu, jaksa juga mengungkap adanya “uang baca berkas” senilai Rp3,9 miliar. Uang tersebut diserahkan Arif dalam sebuah goodie bag kepada Djuyamto pada Juni 2024 saat persidangan berlangsung.

“Selanjutnya, pada awal Juni 2024, terdakwa Muhammad Arif Nuryanto mengatakan ‘ada titipan dari sebelah untuk baca berkas’, sambil menyerahkan sebuah goodie bag berisi uang kepada Djuyamto,” kata jaksa.

Goodie bag itu kemudian dibagi, dengan Djuyamto menerima Rp1,7 miliar, sementara Agam dan Ali masing-masing menerima Rp1,1 miliar.

Jaksa menambahkan, setelah menerima uang baca berkas, Djuyamto mengarahkan hakim lainnya untuk menjadikan putusan Tata Usaha Negara, gugatan perdata korporasi terhadap Kementerian Perdagangan, serta rekomendasi Ombudsman mengenai dugaan maladministrasi sebagai pertimbangan dalam putusan.

***

Perkuat Fiskal Daerah, Gubernur Ansar Lantik Direksi dan Komisaris BUMD Kepri

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melantik Direksi dan Komisaris PT Energi Kepri (Perseroda) serta Komisaris PT Pembangunan Kepri (Perseroda) di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (20/8) malam.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Kepri Nomor 904 Tahun 2025 tentang Direksi dan Komisaris PT Energi Kepri (Perseroda) serta Keputusan Gubernur Nomor 905 Tahun 2025 tentang Komisaris PT Pembangunan Kepri (Perseroda).

Adapun pejabat yang dilantik, yaitu Dr. Aries Fhariandi, S.Sos., M.Si dan Juanda, S.Mn., M.M sebagai Komisaris PT Energi Kepri; Hendri Kurniadi, S.STP., M.Si sebagai Komisaris PT Pembangunan Kepri; Sri Yunihastuti, S.T., M.M. sebagai Direktur Utama PT Energi Kepri; Ir. Fauzun Atabiq sebagai Direktur Operasional PT Energi Kepri; serta Afrizal Berry sebagai Direktur Umum/Keuangan PT Energi Kepri.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BUMD memiliki peran yang sangat penting karena suksesnya BUMD akan memberikan kontribusi bagi daerah, khususnya dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah. Untuk PT Energi Kepri, aktivitas usahanya sangat luas di bidang oil and gas, pemanfaatan partisipasi interest, hingga peluang usaha lain yang dapat dikembangkan,” ujarnya.

Ansar berharap direksi dan komisaris yang baru dilantik dapat menjaga kekompakan, berinovasi, serta membangun kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Menurutnya, hal ini penting agar PT Energi Kepri mampu memperluas spektrum usaha dan memberikan kontribusi signifikan terhadap APBD Kepri.

Sementara itu, untuk PT Pembangunan Kepri, Gubernur Ansar mengingatkan agar jajaran komisaris bekerja secara profesional dan sungguh-sungguh.

“Saya yakin dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, jajaran direksi dan komisaris PT Energi Kepri serta PT Pembangunan Kepri dapat memberikan kontribusi maksimal dan mendulang pendapatan asli daerah yang lebih besar,” tutup Ansar.

Redaksi@www.rasio.co//

Honda Supra X 125 Hadir dengan Fitur Lengkap, Tawarkan Kenyamanan untuk Warga Kepri

0

RASIO.CO, Batam – PT Capella Dinamik Nusantara, selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, menghadirkan program khusus bagi konsumen yang ingin memiliki Honda Supra X 125. Program ini berlaku di Batam, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjung Pinang dalam periode tertentu, memberikan pengalaman kepemilikan motor yang lebih mudah dan menguntungkan.

Honda Supra X 125 hadir dengan mesin 125cc 4-tak SOHC berteknologi Programmed Fuel Injection (PGM-FI) yang efisien, mampu menempuh jarak hingga 57,2 km/l (EURO 3) berdasarkan pengujian internal.

Tampil modern dan berkelas, motor ini dilengkapi dual keen winker dengan position light stylish, lampu belakang LED, serta panel meter digital dengan odometer, indikator bahan bakar, dan Malfunction Indicator Lamp (MIL). Posisi berkendara yang ergonomis membuatnya nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhan harian.

Konsumen di tiga kota di Kepulauan Riau dapat menikmati kemudahan berbeda sesuai wilayahnya. Di Batam, Honda Supra X 125 dapat dimiliki dengan uang muka mulai Rp 1,3 juta, disertai potongan harga hingga Rp 300 ribu, serta bonus satu kali angsuran gratis.

Untuk konsumen di Tanjung Balai Karimun, tersedia penawaran DP mulai Rp 1,4 juta dengan potongan harga hingga Rp 700 ribu, ditambah bonus hingga tiga kali angsuran gratis. Sementara itu, masyarakat di Tanjung Pinang bisa membawa pulang Supra X 125 dengan DP mulai Rp 1,4 juta dan potongan harga hingga Rp 400 ribu.

“Program ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan keuntungan lebih bagi masyarakat Kepulauan Riau yang ingin memiliki Honda Supra X 125. Konsumen bisa mendapatkan kendaraan berkualitas dengan proses yang lebih terjangkau dan menguntungkan,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara – Kepri.

Selain keuntungan finansial, konsumen yang membeli pada periode ini juga akan memperoleh hadiah langsung berupa jaket eksklusif Cari_Aman dan aksesoris plat holder. Hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus bagian dari kampanye keselamatan berkendara yang konsisten digaungkan Honda.

Fitur fungsional pada Honda Supra X 125 juga menambah kenyamanan pengguna, mulai dari auto secure key shutter with seat opener, gantungan barang dengan pengaman (functional hook), hingga innovative power charger untuk mengisi daya perangkat elektronik saat perjalanan. Sistem pengereman cakram di roda depan dan belakang memastikan keamanan optimal di berbagai kondisi jalan.

Tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Golden Matte Black (tipe CW), Energetic Red, dan Quantum Black (tipe SW), Honda Supra X 125 semakin mempertegas tampilannya yang elegan sekaligus fungsional.

Masyarakat di Batam, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjung Pinang dapat segera mengunjungi dealer Honda terdekat untuk memanfaatkan program spesial ini. Persediaan terbatas dan berlaku sesuai periode yang telah ditentukan.

Redaksi@www.rasio.co//

Pasca Ricuh, Lapas Dabo Singkep Pindahkan 11 Napi ke Tanjungpinang

0

RASIO.CO, Lingga – Sebanyak 11 narapidana (napi) Lapas Kelas III Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, dipindahkan ke Tanjungpinang usai kericuhan yang terjadi pada Selasa (19/8). Pemindahan dilakukan Rabu (20/8) dengan pengawalan ketat personel Polres Lingga.

Para napi digiring menuju kapal feri Oceana 16 di Pelabuhan Dabo Singkep dengan mata tertutup, sebelum diberangkatkan ke Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, sekitar pukul 07.45 WIB. Mereka ikut berlayar bersama penumpang umum lainnya.

Dikutip Tribunbatam, kericuhan di Lapas Dabo Singkep membuat puluhan personel Polres Lingga yang dipimpin Kapolres AKBP Pahala Martua Nababan turun mengamankan lokasi. Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas di depan Lapas, terlebih dengan banyaknya kendaraan tahanan terparkir. Sejumlah pegawai Dinas Kesehatan Lingga yang berkantor bersebelahan dengan Lapas juga tampak keluar menyaksikan situasi dari luar.

Kepala Lapas Dabo, Jaka Putra, membantah adanya perkelahian antar napi. Ia menjelaskan kericuhan dipicu perbedaan kelompok di antara warga binaan yang sebagian besar berasal dari luar Lingga.

“Kericuhan ini hanya karena miskomunikasi antar kelompok napi. Sebagian besar memang meminta dipindahkan kembali ke Tanjungpinang. Total ada 11 orang yang akhirnya dipindahkan,” ujarnya.

Jaka menegaskan kondisi Lapas Dabo Singkep kini sudah terkendali. “Mereka hanya minta dikembalikan ke Tanjungpinang. Situasi sudah aman,” tambahnya.

***

Kunjungan Tim Wasev TMMD, DPRD Batam Nilai Kolaborasi TNI dan Warga Sambau Berjalan Baik

0

RASIO.CO, Batam – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, turut menghadiri kunjungan kerja Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo selaku Ketua Tim Wasev, di Sambau, Kecamatan Nongsa, Selasa (19/8).

Hadir pula Wali Kota Batam Amsakar Achmad, jajaran Forkopimda Kota Batam, serta tokoh masyarakat setempat. Rombongan meninjau secara langsung pelaksanaan pembangunan fisik dan program sosial oleh Kodim 0316/Batam dalam rangkaian TMMD Ke-125.

Dalam kesempatan itu, Anwar Anas ikut menyerahkan bantuan kepada warga setempat sebagai bentuk dukungan terhadap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap TMMD yang mampu memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

“TMMD ini memperlihatkan bagaimana sinergi TNI dengan masyarakat berjalan sangat baik. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga kegiatan sosial yang melibatkan partisipasi luas warga. Ini patut kita dukung bersama,” ujar Anwar Anas.

TMMD Ke-125 di Batam diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan fasilitas umum maupun penguatan nilai kebersamaan antara aparat dan warga.

Apresisasi Tim Wasev

Tim Wasev Pusterad yang dipimpin Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo meninjau sejumlah lokasi sasaran. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi capaian TMMD 125 Kodim 0316/Batam yang dinilai sukses berkat sinergi seluruh pihak terutama masyarakat setempat. “TMMD adalah wujud nyata sinergitas TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Harapannya,tentu saja hasil TMMD ini benar-benar memberi dampak positif yang signifikan,” ujar Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD ke-125 di Batam sudah sangat baik dengan sasaran fisik yang tuntas 100 persen. Ia berharap hasil pembangunan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Selain peninjauan, Tim Wasev juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, bantuan untuk anak stunting, pasar murah, serta penanaman pohon di lokasi sasaran.

Dansatgas TMMD sekaligus Dandim 0316/Batam, Letkol Arh Yan Eka Putra, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang mendukung pelaksanaan TMMD. “Berkat kebersamaan kita semua, sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan 100 persen. Semoga hasil TMMD ini bermanfaat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Ucapan terima kasih juga datang dari masyarakat. Muhammad Erwin Dalimunthe, Ketua RT 03 Kavling Sambau IV, mewakili warga menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD 125 yang telah merampungkan pengecoran jalan di kampung mereka. “Semoga ke depan program ini bisa kembali terwujud,” ungkapnya.

Redaksi@www.rasio.co//

KPK Perkirakan Kerugian Negara Kasus Bansos Beras Capai Rp200 Miliar

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2020 mencapai Rp200 miliar.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang sebelumnya menjerat eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

“Perhitungan awal penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negara mencapai kurang lebih Rp200 miliar,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip CNNIndonesia, Selasa (19/8).

Budi menyampaikan, penyidik telah mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang berinisial ES, BRT, KJT, dan HER (HT). Surat cegah berlaku sejak 12 Agustus 2025 hingga enam bulan ke depan.

“Tindakan ini dilakukan karena keberadaan yang bersangkutan di Indonesia dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan,” kata Budi.

Berdasarkan informasi, empat orang yang dicegah yakni Staf Ahli Mensos Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Edi Suharto (eks Dirjen Pemberdayaan Sosial & Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos); Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus kakak pendiri Partai Perindo, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo; Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik 2018–2022, Kanisius Jerry Tengker; serta Direktur Operasional PT Dosni Roha Logistik 2021–2024, Herry Tho.

Keempatnya sebelumnya sudah dipanggil untuk pemeriksaan. KPK juga mengumumkan telah menetapkan tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka, namun identitasnya belum dibuka.

Budi menegaskan, detail konstruksi perkara akan dipaparkan melalui konferensi pers bersamaan dengan penahanan tersangka.

***

Polisi Gagalkan Penyelundupan Kokain dan Ekstasi oleh WN Peru di Bali

0

RASIO.CO, Bali – Seorang perempuan warga negara (WN) Peru berinisial NSBC (42) ditangkap aparat setelah kedapatan menyelundupkan narkotika jenis kokain seberat 1,4 kilogram dan 85 butir ekstasi seberat 33,9 gram dengan nilai total mencapai sekitar Rp10 miliar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Radiant, mengatakan NSBC berperan sebagai kurir dan dijanjikan bayaran Rp320 juta oleh WN Peru lainnya berinisial PB.

“Barang haram tersebut diperkirakan bernilai Rp10 miliar,” ujar Radiant dikutip CNNIndonesia, Selasa (19/8).

Radiant menambahkan, pihaknya masih memburu PB yang diduga sebagai pengendali. “Untuk PB itu juga dari Peru. Saat ini sedang kita dalami, termasuk menganalisis jaringan-jaringannya,” katanya.

Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Sunaryo, mengungkapkan NSBC menyembunyikan kokain di dalam tubuh agar tidak terdeteksi mesin X-ray. “Pengungkapan kasus ini berawal dari gerak-gerik pelaku yang mencurigakan. Kalau lewat X-ray memang tidak terlihat,” jelasnya.

Menurut Sunaryo, modus penyelundupan narkoba dengan menyimpan barang dalam tubuh bukan hal baru. “Meski teknologi semakin maju, para pelaku biasanya kembali menggunakan modus tradisional untuk menghindari deteksi. Karena itu, kita tidak boleh lengah,” tegasnya.

***