Kamis, April 30, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1339

Kasus Korupsi: Mantan Kadis PU Natuna Divonis 8 tahun Penjara

0

RASIO.CO, Tanjungpiang – Mantan Kepala Dinas PU Natuna yang tersandung kasus dugaan korupsi berjamaah pengerjaan proyek pembangunan pasar modern di Natuna, Kepulauan Kepri bernilai Rp36 miliar divonis 8 tahun penjara. Selasa(23/04)lalu.

Selain itu, terdakwa lainnya, terdakwa Z Hari divonis 4 tahun 6 bulan penjara, terdakwa Dimas Adi Prasetyo divonis 5 tahun penjara, terdakwa Lukman Hadi divonis 4 tahun penjara.

Sedangkan terdakwa Muhammmad Assegaf divonis 8 tahun penjara, terdakwa juga divonis membayar uang pengganti Rp 2,5 miliar, jika tidak membayar maka harta terdakwa disita dan akan di lelang untuk menganti kerugian negara, namun jika tidak memiliki harta maka diganti dengan 5 tahun penjara.

Kemudian terdakwa Basyir Idris divonis 4 tahun penjara, terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 70,8 Juta, jika tidak membayar maka harta terdakwa disita dan akan di lelang untuk menganti kerugian negara, namun jika tidak memiliki harta maka diganti dengan satu tahun tiga bulan penjara.

Terdakwa Nur Syamsi divonis 4 tahun penjara dan terdakwa Dwi Adi Prasetio divonis lima tahun enam bulan penjara.

Para terdakwa terbukti bersalah dan divonis tiga majelis hakim, yakni hakim ketua Santonius Tambunan, S.H., MH, Iriaty Khairul Ummah.,SH,MH, Yon Efri, S.H., M.H, pidana korupsi secara bersama-sama melanggar Pasal 2 Jo Pasal 18 Ayat 1 huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Diberitakan sebelumnya, Jajaran kepolisian Ditkrimsus Polda Kepri telah menuntaskan perkara dugaan Korupsi berjamaah pengerjaan proyek pembangunan pasar modern di Natuna, Kepulauan Kepri bernilai Rp.36.668.120.000,’ dengan total tersangka 8 orang.

Dimana, berkas perkara 9 tersangka korupsi tersebut sudah dinyatakan lengkap oleh Kejati Kepri awal november 2018 lalu dan dari 9 tersangka tersebut merupakan MWI kepala Dinas Pekerjaan umum kabupaten Natuna, Kepri.

Selain itu, juga berkas MA Direktur Utama PT. Mangkubuana Hutama Jaya sebagai pemenang tender pengerjaan kontruksi pasar modern di Natuna tersebut dan total nilai proyek Rp.36.668.120.000,’ .

Sedangkan lainnya, juga disudah dinyatakan lengkap yakni, MBI(sub kontrak), LH(sub kontrak), HR,DAP,DS,SDI dan NRT dengan nomor kontrak induk 644/PU-CK/KTR-
INDUK/FISIK/165/IX/2014 sehingga bertentangan dengan PP RI no 70 tahun 2012 tentang
Pengadaan dan Jasa Pemerintah.

“Berkas dugaan korupsi dengan 9 tersangka sudah dinyatakan lengkap oleh Kejati Kepri,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga didampingi Dirsus Polda Kepri saat ekpos di Mapolda.Kamis(22/11).

Para Koruptor berjamaah ini gagal menyelasaikan proyek ini yang dilaksanakan ditahun 2014 dan parahnya para pemenang tender MS mensubkan kembali pengerjaan proyek pasar modren tersebut kelainnya.

Selain itu, MA Direktur Utama PT. Mangkubuana Hutama Jaya ketika mengajukan termin 15 persen dari nilai kontrak untuk pembayaran uang muka tidak dipergunakan untuk mobilisasi operasional proyek, namun justru diduga digunakan untuk fee pribadi sendiri.

Termasuk Konsultan Pengawas PT.Artefak Arkindo dimana Teeam leadernya Sudardadi terlibat dimana diduga koloborasi dalam mengawasi pengerjaan proyek pasa modren tersebut.

Dan kesembilan terdakwa akan dilimpahkan untuk tahap dua dan atas perbuatan para tersangka dugaan korupsi dijerat pasal 2 ayat(1) dan/atau pasal 3 UU RI Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHPidana.(red/br/di).

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

Gowes Kamtibmas Kepri PAM Pemilu 2019

0

RASIO.CO, Batam – Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto laksanakan Gowes Kamtibmas Kepri PAM Pemilu 2019, kegiatan ini diawali dengan Senam Aerobik bersama di halaman Mako Polresta Barelang. Sabtu(27/04) kemarin.

Turut dalam kegiatan ini, Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Para Komandan Satuan TNI, Personil TNI-Polri, dan masyarakat Kota Batam sekitar 800 orang.

Selesai pelaksanaan Senam bersama Kapolda Kepri menyampaikan Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kepri, TNI-Polri, Stakeholder terkait hingga sampai saat ini situasi Kamtibmas aman, damai dan kondusif.

Diinformasikan terdapat 5.477 TPS yang tersebar di 7 Kabupaten dan Kota, Alhamdulillah secara keseluruhan kotak suara sudah masuk di tingkat PPK Kecamatan dan saat ini masih terus dilakukan pengamanan rekapitulasi suara.

Sebanyak 3.306 kotak suara yang sudah selesai dihitung, dan masih tersisa 2.171 Kotak suara masih didalam proses. Untuk jumlah PPK Kecamatan yang sudah selesai rekapitulasi suara sebanyak 49 PPK dari 70 PPK yang ada di Provinsi Kepri.

Pada pagi hari kita sempatkan untuk berolahraga menjaga kesehatan diri kita, dan memberikan motivasi kepada rekan-rekan yang bertugas di PPK. Mari kita jaga Bunda Tanah Melayu, Bumi segantang lada yang kita cintai bersama.

Penyampaian dari perwakilan Komandan TNI : Ucapan terimakasih atas penyelenggaraan kegiatan yang sangat baik ini, tentunya kami semua berkomitmen TNI-Polri dan Masyarakat untuk selalu menciptakan Pemilu 2019 Aman, damai dan kondusif hingga kedepannya kita dapat terus menjaga kondisi seperti ini. Semoga kita tetap solid, TNI-Polri dan masyarakat bersatu tak terkalahkan.

Route yang dilalui Gowes Kamtibmas Kepri PAM Pemilu 2019 dimulai dari garis Start Polresta Barelang-PPK Kecamatan Lubuk Baja-TPS 43 Sei Jodoh-PPK Kecamatan Batu Ampar-Kodim 0316-Finish di Polresta Barelang.

Saat berada di PPK dan TPS 43 Sei jodoh Kapolda Kepri melakukan pengecekan kesiapan personil Polri dalam melakukan Pengamanan dan memberikan motivasi. Kapolda Kepri juga berkesempatan memantau rapat pleno tingkat PPK Kecamatan Batu Ampar.

Selesai Gowes dilanjutkan pembagian Door Prize untuk para peserta, berupa :
• 3 (tiga) buah Sepeda Motor
• 30 (tigapuluh) buah sepeda gunung

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

Kakak-Adik Seludupkan Sabu di Bandara Batam

0

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Lasmita bersama adiknya terdakwa Riko berusaha menyeludupkan sabu seberat 625 gram di Bandara Hang Nadim, Batam, namun berhasil diamankan petugas Avsec.Senin(29/04).

Lasmita, dalam pengakuanya menyembunyikan sabu dalam celana dalam serta branya yang akan dibawa ke Bali tempat usahanya dan atas perintah adiknya Riko dan barang berasal dari Viki(DPO).

Selanjutnya pada hari Senin tanggal 10 Desember 2019 sekira pukul 08.00 WIB. Terdakwa membuka 1 (satu) buah tas warna hitam yang diberikan oleh Riko(terdakwa dalam berkas terpisah) .

Terdakwa mendapati 6 bungkusan dilakban warna kuning yang di dalamnya terdapat Narkotika Golongan I jenis sabu, lalu kemudian 2 bungkusan dilakban warna kuning yang di dalamnya terdapat Narkotika Golongan I jenis sabu terdakwa masukkan kedalam sepatu merk Nike warna putih.

Kemudian 2 buah bungkusan dilakban warna kuning yang di dalamnya terdapat Narkotika Golongan I jenis sabu terdakwa masukkan ke dalam celana dalam warna merah, dan 2 buah bungkusan dilakban warna kuning kedalam BH warna hitam.

lalu sekira pukul 12.00 WIB. terdakwa Riko datang kepenginapan terdakwa Lasmita dan sekira pukul 13.00 WIB. Terdakwa menggunakan kendaraan taxi berangkat menuju Bandara International Hang Nadim Batam dengan tujuan akan ke Surabaya.

Setelah sampai Bandara International Hang Nadim Batam lalu terdakwa riko masuk kedalam Bandara dan melewati X- Ray pintu 1, kemudian sekira berjarak 10 (sepuluh) menit kemudian terdakwa masuk Bandara dan melewati X – Ray pintu I.

Kemudian ketika terdakwa melewati X- Ray pintu ke Dua yang terletak dibawah eskalator pada saat pemeriksaan badan terdakwa ditahan oleh petugas Avsex dan petugas Bea Cukai, dan terdakwa dibawa kemudian dibawa ke dalam pos Bea dan Cukai Bandara International Hang Nadim dan dilakukan penggeledahan barang bawaan dan badanterdakwa.

Dari penggeledahan di selangkangan terdakwa petugas menemukan dua bungkusan dilakban warna kuning, kemudian salah satu petugas Bea dan Cukai menanyakan kepada terdakwa ” Apa itu ” dan terdakwa mengatakan ” Sabu ” , .

lalu petusa bertanya lagi kepada terdakwa ” diletakkan dimana lagi bungkusan dilakban warna kuning ini ” kemudian terdakwa jawab ” di Bra dan di sepatu yang saya gunakan ” kemudian petugas menemukan Narkotika Golongan I jenis sabu yang terdakwa simpan di dalam sepatu merk Nike warna putih, dan di dalam BH warna hitam yang dipakai oleh terdakwa.

Kemudian petugas bertanya kepada terdakwa ” sama siapa kamu kesini ” dan dijawab terdakwa ” bersama adik ” , kemudian petugas menanyakan ” kamu kenal sama Riko ” dijawab terdakwa ” iya Riko adik saya ” , lalu petugas menanyakan ” kamu berdua datang kesini ” dijawab terdakwa ” iya”.

Putri@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

Christine Juragan Kosmetik Ilegal Duduk Dibangku Pesakitan PN Batam

0

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Christine alias Tin diduga juragan komstik ilegal memasarkan melalui online duduk dibangku pesakitan PN batan dan mendapat kistimewaan tahanan luar. Senin(29/04).

Ironisnya, terdakwa Cristine memasarkan komestik bagi wanita berupa muck-up lipstik,lulur dan lainnya dan lebih kurang 26.224 pcs barang bukti diamankan di rumahnya Orchid Park Blok C2 197 Kelurahan Taman Baloi,Batam.

Parahnya, terdakwa yang mengedarkan kosmetik tampa izin edar ini, dijerat JPU Rumondang Manurung dengan Pasal 197 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dimana ancamana hukumannya, “Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau
mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alatkesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidanadengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).”

Namun, faktanya walaupun ancaman hukuman 10 tahun penjara, terdakwa Crsitine mendapat tahanan luar alias tahanan rumah yang dikabulkan Pengadilan negeri batam. termasuk kasus kosmetik sebelumnya dengan hukuman yang ringan oleh hakim.

Dalam dakwaannya, Cristine ditangkap kepolisian pada bulan Januari 2019 melalui karyawannya Doni ChandraWujaya alias Chia Lee disaat akan mengirimkan paket terhadap pelanggannya, sedangka terdakwa Cristine ketika itu berada di luar negeri yakni Bangkok(Thailand).

Modus atau Cara mempaketkan Kosmetik yang di order melalui Medsos yaitu dengan cara menyiapkan Orderan Kosmetik kemudian Doni menyiapkan bubble wrap kemudian membungkus dan dengan membalut dengan plastik hitam sesuai dengan ukuran kosmetik.

Kemudian melakban pinggiran maupun bagian pertengahan paket yang sudah di bungkus plastik dan kemudian Doni mengeprint Resi Order dari Shopee dan kemudian menempelkan di bagian tengah paket yang sudah di siapkan.

Terdakwa Cristine membeli Kosmetik dari Heri(DPO) dengan cara ketemu di Mall Batam
kemudian menunjukan beberapa item Kosmetik kemudian Terdakwa membelinya secara
langsung dan untuk seterusnya Heri(DPO) menyuruh karyawannya (tidak tahunamanya) datang kerumah Terdakwa

Kemudian menawarkan dengan Terdakwa Cristine beberapa kosmetik dan untuk pembayaran kosmetik tersebut langsung Terdakwa bayar secara cash/tunai.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

Festival Barongsai Karimun Dijadikan Event Dunia

0

RASIO.CO, – Festival Barongsai Internasional kembali dihelat di Karimun, Kepulauan Riau. Sedikitnya ada 14 tim dari tiga negara adu kebolehan dalam festival yang digelar 26-27 April di Panggung Rakyat Puteri Kemuning, Coastal Area ini.

“Ini sudah yang ketiga kalinya Karimun sebagai tuan rumah dalam event ini yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Zamri, Jumat malam.

Festival Barongsai Internasional ini bertujuan untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke Karimun, sekaligus mempromosikan destinasi dan budaya di Bumi Berazam itu.

“Untuk promosi Karimun keluar negeri, dan meningkatkan wisatawan. Dimana Kepri ditargetkan untuk mencapai 4 juta orang wisatawan dalam setahun,” katanya.

Kemudian, yang paling utama adalah untuk ajang silaturahmi, melestarikan budaya yang ada di tanah Melayu. Dalam ajang ini, Malaysia menurunkan 4 tim, Singapura 3 tim dan Indonesia dengan 7 tim.

Sebuah Lompatan besar akan dilakukan terhadap Festival Barongsai Karimun. Festival ini akan dinaikkan statusnya sebagai event dunia di tahun 2020. Tidak hanya itu, festival ini akan diupayakan masuk Top 100 Calendar of Event (CoE). Untuk mendukung target, beragam skenario sudah disiapkan dari Festival Barongsai 2019.

Penyelkenggaraan Event tersebut sudah masuk tahun ke-3. Tahun ini, Festival Barongsai 2019 masuk kalender tahunan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Tahun depan, jumlah akan ditambah.

“Festival Barongsai terus berkembang. Progressnya sangat positif dari tahun ke tahun. Untuk itu, kami akan dorong Festival Barongsai agar masuk CoE tahun depan. Kami membutuhkan banyak event skala nasional untuk mendukung pergerakan wisman. Festival Barongsai levelnya juga akan dinaikan menjadi dunia,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kepri Boeralimar.

Tahun ini, Festival Barongsai 2019 mampu menghadirkan sekitar 157 orang wisatawan mancanegara. Mereka berasal dari 7 tim peserta festival dengan paspor Malaysia dan Singapura. Tahun ini total ada 14 tim yang bertanding dan 50% diisi peserta mancanegara. Festival Barongsai 2019 sudah memenuhi regulasi CoE. Namun, event ini harus menjalani proses kurasi ketat.

“Target wisman dari peserta Festival Barongsai 2019 terpenuhi. Event tersebut bagus untuk menarik arus wisman dari Singapura dan malaysia. Festival Barongsai memiliki potensi besar berkembang pada masa depan. Kami akan dukung agar Festival Barongsai tetap eksis dan jadi magnet penarik wisman yang kuat,” terang Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Mendukung sebagai event kelas dunia, postur Festival Barongsai Karimun akan digelembungkan tahun depan. Penambahan peserta, khususnya asing, akan dilakukan pada 2020. Jumlah dari peserta Singapura dan Malaysia masing-masing akan didorong 20 tim. Komposisi negara peserta juga ditambah Thailand dan Hong Kong. Pun demikian dengan slot domestik.

Minat besar ditunjukan oleh beberapa wilayah terkait penyelenggaraan Festival Barongsai. Pontianak, Medan, Pekanbaru, dan Padang sebenarnya sangat antusias bergabung. Namun, skenario ini ditunda karena keterbatasan anggaran.

Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menjelaskan, maksimalisasi treatment bisa dilakukan untuk Festival Barongsai 2020.

“Optimalisasi penyelenggaraan bisa dilakukan untuk event tahun depan. Kalau skala event dinaikan dan slot peserta dibuka lebih lebar, arus wisman pasti semakin kuat. Untuk itu, mari fokus mengembangkan Festival Barongsai agar semakin potensial di masa mendatang,” jelas Dessy.

Anggaran besar sudah direncanakan untuk 2020. Stakeholder pariwisata Kepri akan menaikan bujet penyelenggaraan Festival Barongsai 2020 menjadi sekitar Rp800 Juta. Jumlah tersebut naik 2 kali lipat dari anggaran event 2019 dengan nilai Rp400 Juta. Dana diambilkan dari APBD Provinsi Kepri.

“Keseriusan dimiliki stakeholder pariwisata Kepri dan Karimun untuk mengoptimalkan posisi Festival Barongsai. Bila festival ini tumbuh optimal, otomatis ada banyak value yang dihasilkan. Ada keuntungan ekonomi yang dinikmati masyarakat Karium dan Kepri secara langsung,” papar Kabid Pengembangan Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.

Penguatan event dibutuhkan Festival Barongsai. Sebab, event tersebut potensial sebagai donatur wisman sebagai pendukung capaian target. Pada 2019 ini, Kepri memiliki target wisman sekitar 4 Juta. Kran pemenuhan target dibebankan Batam sebanyak 2,4 Juta wisman. Bintan dibebani 700 Ribu wisman, lalu 150 wisman dari Karimun. Tanjungpinang dikenai beban 200 Ribu dan sisanya ditutup daerah lain.

Misi besar juga diusung oleh pariwisata Kepri dalam 2 tahun mendatang. Kepri membidik posisi 2 sebagai penyuplai wisman terbesar Indonesia pada 2021.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun menegaskan, support besar akan diberikan bagi pariwisata Kepri dan Karimun. Sebab, destinasi tersebut strategis menarik wisman khususnya dari Singapura dan Malaysia.

“Kepri dan Karimun ini statusnya crossborder. Geografisnya itu dekat dengan Singapura dan Malaysia. Aksesibilitasnya juga bagus karena ada Kapal Ferry yang langsung masuk ke Karimun. Amenitas dan atraksinya bagus, seperti Festival Barongsai ini. Kami tentu akan terus memberikan support agar industri pariwisata di sana semakin berkembang,” tutup Menpar. (red)

Print Friendly, PDF & Email

Pembukaan STQ Kepri Ke VIII di Bintan, Dimeriahkan Pawai Ta’aruf

0

RASIO.CO (Bintan) – Prosesi pembukaan STQ Kepri ke VIII Propinsi Kepri yang berlangsung di Kabupaten Bintan berlangsung meriah. Ribuan peserta pawai ta’aruf meramaikan agenda ini dengan pakaian khas Melayu.

Pawai yang menampilkan seluruh kontingen dari kabipaten dan kota se Kepri ini, dipusatkan di Lapangan Relif Antam Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Sabtu (27/4).

Sebagai tuan rumah rombongan Kabupaten Bintan, berada di barisan paling belakang alias penutup. Barisan pun dilengkapi dengan, berbagai seni budaya melayu dan lengkap bersama tema Mari Membaca Alquran.

Alasan mengambil tema tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi,S.Sos menuturkan bahwa di daerah yang ia pimpin itu, memang lagi digesa untuk fasilitas melahirkan tahfis – tahfis handal. Salah satu upayanya saat ini, membangun rumah tahfis di beberapa kecamatan yang ada di Bintan.

“Selain dengan program kita, tema kita hari ini juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih giat lagi dalam membaca alquran,” tutur Apri yang ikut dalam rombongan pawai

Selain itu, dalam pawai ta’aruf Kabupaten Bintan tersebut juga menampilkan tarian khas Mak Yong sebagai kesenian yang menjadi ciri khas. Dalam persembahannya, Bupati Bintan H Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, serta Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Maryanti juga turut berjalan kaki bersama rombongan dan ikut larut menari Mak Yong.

“Kita bangga dengan ciri khas daerah kita, kesenian Mak Yong salah satunya dimana Mak Yong yang kita miliki merupakan salah satu kesenian yang diakui di dunia ” tutupnya. (hms)

Print Friendly, PDF & Email

Kontingen KKA Juara 3 Marathon Putri di Porprov Korpri

0

RASIO.CO, – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kepulauan Riau Tahun 2019 diselenggarakan di Tanjungpinang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri yaitu : Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Anambas, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Karimun.

Merupakan awal yang baik bagi kontingen Kabupaten Kepulauan Anambas, salah satu peserta Lari Maraton kategori 5 KM Putri, Tri Mulyani, S.IP, (PNS Pegawai Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat Desa) meraih juara 3 mendapatkan Medali Perunggu, Minggu (28/04/19).

Mendali diserahkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si kepada peserta pemenang lomba tersebut. (hms_kka)

Print Friendly, PDF & Email

Wabup KKA Hadiri Malam Pembukaan STQH VIII Provinsi Kepri

0

RASIO.CO (Bintan) — Seleksi Tilawatil Quran Hadis Tingkat Provinsi Kepulauan Riau resmi dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si yang berlangsung di Lapangan Relief Antam Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu (27/04/19).

Dalam sambutannya mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi antusias dan peran serta masyarakat yang sangat tinggi terhada kegiatan STQ.

“Dengan adanya iven STQH ini banyak sekali prestasi yang kita raih, salah satunya dengan adannya perwakilan kepri, Muhammad riski mendapatkan juara 3 internasional di Turki,” lanjutnya.

STQH VIII Provinsi Kepri merupakan ajang Seleksi Tilawatil Quran Hadis yang dikuti oleh seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya : Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, Bintan, Karimun, Natuna dan Kabupaten Lingga.

Dalam mengikuti STQH VIII Provinsi Kepri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengirimkan sebanyak 200 Kafilah terbaik mewakiki Kabupaten Kepulauan Anambas. Perserta yang dikirim adalah peserta yang sebelumnya sudah mengikuti tahapan STQ di Tingkat Kecamatan dan Kabupaten.

Dengan sudah resmi dibukannya STQH VIII Provinsi Kepri, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra menyebutkan, ” Kepada peserta kafilah Kabupaten Kepulauan Anambas yang akan mengikuti lomba STQH tersebut agar mempersiapkan mental, jaga kesehatan dan bertawakal dengan berdoa agar Allah.SWT berikan kebaikan serta kemudahan dalam melaksanakannya”, ujarnya.

Selanjutnya Wan Zuhendra juga berharap agar para peserta STQH dapat sukses mendapatkan juara dan memberikan hasil yang terbaik untuk Kabupaten Kepulauan Anambas”, tutupnya. (hms)

Sumber : Diskominfotik KKA

Print Friendly, PDF & Email

Kontingen PORPROV KORPRI Anambas Dilepas Bupati

0

RASIO.CO (Tarempa) — Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris SH membuka Apel Pelepasan Kontingen Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (26/04/2019) bertempat di Halaman Kantor DPMPTSPTRANSNAKER.

Bupati Abdul haris juga didampingi oleh WakiL Bupati Kepulauan Anambas, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajaran Pengurus KORPRI, para KepaLa OPD beserta staf dan seLuruh atlet.

Dalam sambutannya bupati mengucapkan SeLamat kepada para atlet yang terpilih dan dipercayakan untuk mewakiLi Kabupaten Kepulauan Anambas pada PORPROV KORPRI

Untuk merebut medaLi-medaLi di PORPROV ini tidaklah mudah, Bupati berpesan agar para atLet menjunjung tinggi sportifitas serta bekerja keras untuk mendapatkan prestasi dengan hasiL Yang terbaik. “Ya kalaupun tidak disemua cabang oLahraga Kita menang , minimaL Lari Marathon bisa kita dapatkan “, ujarnya.

Bupati juga berharap Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menjadi Tuan Rumah PORPROV KORPRI dimasa Yang akan datang. SeLamat berjuang dan bertanding untuk seluruh atlet niat kan dengan ikhLas dan junjung sportifitas. (hms_kka)

Print Friendly, PDF & Email

Bupati Anambas Pimpin Apel Hari Otonomi Daerah Ke – XXIII

0

RASIO.CO (Anambas) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis pukul 07.45 WIB mengelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII dengan Tema ” Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif” di halaman Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Tarempa. (25/04/2019).

Bupati Kep. Anambas Abdul Haris, SH, bertindak sebagai Pembina Upacara. Upacara yang juga hadir antara lain Wakil Bupati Kep. Anambas, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pimpinan OPD dan Pejabat Eselon dilingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas serta seluruh peserta Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII

Pada Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII, Bupati membacakan Amanat Menteri dalam Negeri,

Tema peringatan ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada Pemerintah dalam meningkatakan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Pada kesempatan ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh Pemerintah Daerah dan masyarakat dengan telah mendukung terselengaranya Pemilu Serentak tanggal 17 April 2019 yang berjalan lancar aman dan tertib dan pasca pemungutan suara Pemilu Serentak ini diharapkan senantiasa menjaga suasana kondisif di masyarakat, sehingga pelayanan publik dan aktivitas Pemerintah terselenggara dengan aman, lancar dan terkendali.

Perjalanan otonomi daerah pasca reformasi sehingga sekarang dapat dilaksanakan banyak kemajuan yang telah tercapai. Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, dimana daerah masyarakat didorong dan diberi kesematan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya.

Sebelum mengakhiri sambutan sekali lagi menegaskan hal – hal sebagai berikut :

1. Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu disi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan yang kreatif dan inovatif.

2. Mendorong munculnya kemandirian yang digerakan oleh kretivitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumberdaya yang ada, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam yang secara signifikan akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan Pemerintah pusat dengan Pemerintah daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan Masyarakat, sehingga tercipta tata kelola hubungan Pemerintah yang sinergis. (hms)

Sumber : Humas dan Protokol KKA – Diskominfotik KKA

Print Friendly, PDF & Email