Kamis, April 30, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1340

Gubernur Ingatkan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa, Berhati-Hati dengan Tender

0

RASIO.CO (Kepri) — Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kepada para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk dapat bekerja dengan cepat, tepat. Mereka juga tetap hati-hati dalam proses pengadaan tender sehingga tercipta hasil kerja yang baik dan tepat sasaran.

“Saya harap para pejabat pengadaan harus benar-benar teliti dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa, tetap prudent (hati-hati), dalam melaksanakan tugas,” tegas Nurdin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Se-Provinsi Kepri tahun 2019 di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang Kamis (25/4).

Tidak hanya itu, Nurdin juga menyatakan agar pejabat pengadaan harus mampu melihat kebutuhan dari pengadaan barang maupun jasa, pengadaan barjas harus dirasakan manfaatnya secara kemampuan untuk tetap mempertahankan sumber daya tidak sembarangan.

Nurdin pun menekankan pengadaan memiliki peran penting dalam kesuksesan organisasi pemerintah, organisasi penyelenggara barjas harus dapat memastikan skema kerja proses pengadaan yang dilakukan dengan harga wajar, dapat dipertanggung jawabkan.

“Proses pengadaan harus ada output dan outcome yang jelas, harus ada sebab akibat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, jalankan semua proses sesua aturan,” lanjutnya.

Untuk itu melalui rakornas UKPBJ ini Gubernur berharap dapat menghasilkan kesamaan visi dan misi dalam pengadaan barjas, menghasilkan kesepakatan bersama dalam membangun sistem pengadaan demi pelayanan publik yang maksimal.

“Dengan tema wujudkan UKPBJ Provinsi Kepulauan Riau sebagai pusat unggulan pengadaan barang/jasa yang mandiri, netral dan berintegritas. maka, jadikan kita kebanggaan daerah,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan H Misbardi melaporkan dalam peningkatan pemahaman dan berbagi pengalaman bagi para pejabat dan anggota UKPBJ yang berasal dari Provinsi dan Kabupaten / Kota mengenai proses pembentukan dan tata kelola UKPBJ.

“Dengan kita tingkatkan peran UKPBJ dan berbagi Informasi, guna membina dan berkoordinasi pemahaman terkait isu/permasalahan dengan pelaku pengadaan tentang pembentukan dan tata kelola keunggulan pengadaan,” lapornya.

Misbardi melanjutkan, dengan memberikan pembelajaran bagi pelaku pengadaan dan mendorong Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk pengembangan UKPBJnya menjadi pusat keunggulan pengadaan dalam membangun dan mengembangkan kelembagaan pengadaan barang/jasa.

“Sesuai dengan Amanat Pepres 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, maka kita selalu berkoordinasi dalam pelaksaan nya,” tambah Misbardi.

Kegiatan sendiri dilakukan berdasarkan Pepres 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dan Perka LKPP nomor 14 tahun 2018 tentang Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa melewati Biro Administrasi Layanan Pengadaan Setda Provinsi Kepulauan Riau sebagai penyelenggara.

Untuk narasumber tersebut terdiri dari Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP, Direktur Sertifikasi Profesi LKPP, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK, Kepala Subdit Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan LKPP, Kepala Bidang Pengembangan Program dan Pemantauan Evaluasi, Pusdiklat PBJ LKPP, dan waktu pelaksaannya tanggal 25 April 2019 sampai dengan 26 April 2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP Tatang Rustandar Wiratmaja, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK Satnas PK KPK selfi martiana, Plt Kadis ESDM Hendri Kurniadi, Sekretaris BKKD H Aiyub dan tamu undangan lainnya. (hms)

Print Friendly, PDF & Email

Gubernur Berharap K3A Beri Kontribusi Maksimal Untuk Majukan Daerah

0

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Mubes ke-II DPP K3A Tanjungpinang dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata Nurdin disambut tepuk tangan dari hadirin di Asrama Haji, Tanjungpinang, Kamis (25/4).

Mantan Bupati Karimun ini mengakui jika keberadaan DPP K3A di Kota Tanjungpinang sangat membantu menyumbang pikiran dan tenaga dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Nurdin pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah berkerja mempersiapkan Musyawarah Besar ke- II.

“Hubungan saya dengan tokoh-tokoh masyarakat Anambas sangatlah baik. Anambas adalah daerah surga nya alam bawah laut dan daerah yang sangat exotis dan juga program dan kebijakan pemerintah provinsi masyarakat nya selalu merespon dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah pun dikatakan Nurdin menyambut baik Mubes ke-II tersebut. Mewakili masyarakat Kepri, Gubernur sangat berharap, pengurus DPP K3A yang baru nantinya sesuai dengan yang diharapkan bersama.

“Organisasi ini pada prinsipnya hanya satu tujuannya yakni membangun kampung. Saya berharap, nantinya terpilih orang yang mampu membawa organisasi kemasyarakatan ini ke depan berjalan sebaiknya,” tambah Nurdin.

Lebih lanjut Nurdin juga berharap, hasil Mubes kali ini tidak akan menimbulkan polemik di kemudian hari. Selain itu, jangan ada yang memunculkan DPP P3A suatu organisasi kemasyarakatan suatu tandingan.

Tampak hadir Walikota Tanjungpinang H Syahrul, Demisioner H Ahmad Yani, Ketua LAM Provinsi H Abdul Razak, Ketua LAM Wan Raffiwar beserta tamu undang dan keluarga masyarakat Kepulauan Anambas. (hms)

sumber: humas_pro

Print Friendly, PDF & Email

Lembaga Penyiaran di Kepri Harus Siap Bertransformasi ke Era Digital

0

RASIO.CO (Kepri) — Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah mengatakan sebagai daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga, tentunya Kepri akan mendapatkan luberan siaran. Siaran siaran itu bisa dari Singapura maupun Malaysia yang memiliki kualitas dan pilihan siaran yang lebih baik.

“Ini harus kita antisipasi karena konten dari siaran tersebut bisa jadi memberi efek yang tidak baik. Oleh karena itu, penyelenggara penyiaran saat ini harus mampu dan cepat bertransformasi dari layanan TV Analog ke TV Digital, yang mana kualitas gambar dan siarannya tentunya labih baik. Dengan kualitas penyiaran lokal yang lebih baik tentunya kita berharap siarannya akan jadi pilihan utama bagi penonton kita di daerah, khususnya perbatasan,” Ujar Arif saat membuka kegiatan Sosialisasi Televisi Digital di Hotel Aston, Tanjungpinang, Kamis (25/4).

Migrasi dari analog ke Digital menurut Arif merupakan sebuah keniscayaan seiring dengan perkembangan teknologi. Dengan dilaksanakannya migrasi ini diharapkan dapat menumbuhkan industri konten atau industri kreatif terutama rumah-rumah produksi untuk memenuhi kebutuhan konten bagi lembaga penyiaran di TV Digital.

“Perubahan ini tentunya akan berdampak pada bertumbuhnya industry konten dan industri kreatif di Kepri. Kita tentunya berharap pertumbuhan ini bisa membuka lapangan kerja baru bagi generasi milinial di Kepri,” harap Arif.

Kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Arif menyampaikan terimakasihnya kerana telah menjadikan Kepulauan Riau menjadi pilot project untuk ujicoba siaran digital di perbatasan.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Kementerian Kominfo. Harapan kami program ini bisa segera dilaksankan sehingga kualitas penyiaran di Kepri tidak semakin tertinggal kualitasnya penyiaran dari negeri tetangga,” Ucap Arif.

Sementara itu Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan teknologi adalah sesuatu yang sifatnya dinamis, tidak statis. Teknlogi berubah sangat cepat, oleh karena itu lembaga penyiaran juga harus berbenah diri, tidak bisa puas dengan keadaan yang sekarang.

“Transformasi digital berubah sangat cepat. Oleh karena itu kita juga harus berubah. Jika tidak berubah atau bergerak maka kita akan semakin ketinggalan, dilupakan bahkan mati,” ujarnya.

Diakui oleh Ahmad Ramli, perkembangan TV digital saat ini juga punya beberapa tantangan diantaranya menjamurnya program tontonan berupa apliaksi yang sangat mudah diakses seperti YouTube, Netflix, Facebook, Twitter dan aplikasi streaming gratis lainnya. Namun dirinya meyakini TV tidak akan ditinggalkan oleh penontonnya karena konten yang disiarkan oleh TV lebih dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena diawasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia.

“Sekarang banyak muncul berita hoaks di berbagai media sosial yang informasinya tidak jelas. Oleh karena itu pada situasi ini Televisi tetap dibutuhkan oleh semua sebagi media pembanding dan pemberi informasi yang lebih akurat, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.(hms)

Print Friendly, PDF & Email

Sidak Bulog dan Pasar, Nurdin: Jangan Sampai Masyarakat Mengeluh

0

RASIO.CO (Kepri) — Gubernur H Nurdin Basirun tak ingin masyarakat mengeluh dengan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Karena itu dia meminta semua pihak terkait yang berkecipung di sektor pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat agar terus meningkatkan kekompakan dalam bekerja, sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi. Terlebih memasuki hari-hari besar nasional salah satunya yang paling dekat adalah bulan ramadan dan Idul Fitri.

“Jika kita komit untuk sama-sama bekerja sesuai kapasitas yang dimiliki, koordinasi dan saling bantu maka apa yang menjadi kendala dilapangan dapat terselesaikan,” kata Nurdin saat melakukan peninjauan ke Gudang Bulog, Agen Beras dan Pasar Pelantar II, Tanjungpinang, Kamis (25/4).

Nurdin mengawali kunjungannya ke lokasi Gudang Bulog yang bertempat di Km.5 Bawah. Di sana, Nurdin meninjau jumlah stok beras, gula juga minyak goreng serta menanyakan tata cara bongkar muat.

Sebanyak 600 ton beras dan 20 ton gula, termasuk bantuan sosial beras gratis untuk Kabupaten Bintan, yang membawahi Bulog Tanjungpinang 4 kabupaten 1 kota. Bintan belum memiliki gudang bulog, karena kalau gudang memenuhi banyaknya beras yang masuk akan memungkinkan mencapai 1 tahun stok dan tidak 6 bulan lagi. Dengan HET beras medium Rp.9.950,- premium Rp.13.300,-.

Ada juga Beras yang berasal dari India, Pakistan, medium 15 persen standartnya dari premium. Tidak beras saja namun juga minyak BUMN merk goreng kita 1liter Rp.10.500, gula BUMN merk manis kita 1kg Rp.10.000,-

Nurdin kemudian menyambangi CV. Cahaya Abadi yang merupakan Gudang daging, ayam beku dan makanan-makanan yang menyuplai ke hotel-hotel dan rumah makan dengan cold storage kapasitas 20 ton.

Setelahnya, Nurdin berkunjung ke Agen Beras di Km.7, disitu dirinya berbincang bersama untuk kesejahteraan masyarakat kepri. Kekompakan tadi kembali ditegaskan Nurdin agar para pengusaha kedepan untuk saling mengisi satu dengan lainya perihal memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut.

Terakhir, saat meninjau pasar di Pelantar II. Dalam perbincangannya kepada sejumlah pedagang, Nurdin meminta kepada mereka untuk tidak menaikan harga semena-semena, agar ketika masuk bulan ramadan ini tidak ada masyarakat mengeluh.

Nurdin pun berkeliling didalam pasar sambil menyapa masyarakat yang sedang berbelanja, dari pantauannya pun semua kebutuhan pokok masyarakat dalam posisi normal baik stok maupun harga.

Namun yang menjadi perhatian adalah harga cabe yang naik-turun, disebabkan oleh perubahan cuaca serta kenaikan upah angkut kargo. Yang mana jumlah produksinya saat ini menurun dari 500kg menjadi 200kg.

“Ini terus menjadi perhatian utama kita, kita akan segera turunkan dinas terkait untuk mengecek secara berkala agar harga tetap stabil dan stok tercukupi salah satunya beras,” pungkasnya.

Gubernur juga menyoroti keadaan pasar yang telah berdiri lama di Tanjungpinang yang dinilai tidak lagi layak sebagai Ibu Kota Provinsi. Nurdin pun akan terus berusaha untuk memikirkan solusi dan formulasi apa kedepan yang akan dirancang untuk perbaika pasar demi meningkatkan pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat. (hms)

sumber: humaskepri.id

Print Friendly, PDF & Email

Jaring Wisatawan ke Natuna, Festival Pulau Senua Kembali Digelar

0

RASIO.CO (Natuna) – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna mulai bersiap mendatangkan wisatawan dengan menghadirkan event-event yang dipadukan dengan keindahan alam dan budaya yang luar biasa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna telah mempersiapkan sejumlah event menarik yang menjadi event tahunanya untuk menjaring wisatawan dan terus melestarikan daerah wisata di Kabupaten Natuna.

Sepanjang bulan juni ada dua agenda besar, yakni Sail To Natuna dan Festival Pulau Senua yang akan digelar pada 16 Juni 2019 mendatang.

Event Festival Pulau Senua merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disaprbud), bekerjasama dengan Pemuda Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur.

Secara teknis, kegiatan pada Festival Pulau Senua tahun ini akan dilaksanakan tidak jauh berbeda dengan Festival Pulau Senua tahun lalu. Hal tersebut diterangkan oleh Toni Yulifandri selaku Kabid Promosi Disparbud kepada WartaKominfo.

“Kegiatannya kurang lebih sama dengan tahun lalu, hanya ada beberapa tambahan lomba saja” , terang nya.

“Prinsipnya, kita Pemda melakukan sambutan dan gala dinner, selanjutnya kita serahkan kepada teman-teman pemandu wisata” , lanjut Toni.

Sekretaris Disparbud, Indah Titik Suprapti mengatakan, sejauh ini baru dilakukan persiapan dalam bentuk gotong royong membersihkan area di Pulau Senua.

“Persipan baru gotong royong tahap pertama bersama teman-teman Disparbud saja, nanti akan dilanjutkan oleh teman-teman Desa Sepempang” tutur Indah.

Adapun perlombaang dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada event kali ini adalah sebagai berikut :
1. Lomba Kolek
2. Lomba Fotografi
3. Lomba Renang Inflatasi Karang
4. Aksi Bersih
5. Layang-Layang
6. Volly Pantai
7. Lomba Kuliner
8. Lomba Bercerita.

Untuk itu, Pemda Natuna mengharapkan pada event kali ini, pengunjung akan membludak tidak kalah bahkan lebih sukses dari event sebelunya. (hms)

Sumbr; Dinaskominfo_natuna

Print Friendly, PDF & Email

Perdana, Disparbud Akan Gelar Festival Lampu Colok

0

RASIO.CO (Natuna) – Setiap daerah berlomba-lomba untuk memeriahkan Idul Fitri yang tidak lama lagi akan datang, berbagai tradisi pun dilakukan masyarakat untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri tersebut. Demikan pula Pemerintah Kabupaten Natuna.

Melalui Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna, malam takbiran perayaan Idul Fitri 1440 H nanti akan tambah kemilau dengan sajian Lampu Colok atau sering disebut “Litou” oleh masyarakat Natuna.

Pasalnya, Festival Lampu Colok ini termasuk kedalam Event Semarak Ramadhan yang ditaja Disparbud bersama IKKB.

Kabid Pemasaran Disparbud, Toni Yulifandri mengatakan, Festival Lampu Colok yang akan dipusatkan di Pantai Kencana ini merupakan festival yang pertama kalinya dilakukan oleh Disparpud.

“Perdana kita menggelar lomba lampu colok ini, usulan awal kita akan pusatkan acaranya di Pantai Kencana” , tutur Toni saat ditemui WartaKominfo di Kantor Disparbud Natuna. (25/04/2019).

Untuk pendaftaran, baik lomba lampu colok maupun lomba musik sahur, sudah dapat didaftarkan di sekretariat IKKB. Yang mana, peserta merupakan tim yang berasal dari kategori umum. Maksudnya, boleh membawa nama daerah, baik RT, RW atau Kecamatan, boleh juga membawa nama kelompok, komunitas, instansi atau lembaga.

Untuk event perdananya kali ini, Disparbud berharap mendapat sambutan yang baik bagi semua kalangan. Disparbud juga berharap, masyarakat akan tumpah ruah bersama menyaksikan kemilaunya malam takbiran yang dihiasi dengan miniatur-miniatur lampu colok pada lokasi yang telah ditentukan.

Mengakhiri bincang-bincang saat itu, Toni menyampaikan bahwa esensi dari kegiatan tersebut adalah untuk sedikit merubah suasana malam takbiran yang ada di Natuna.

“Biasanya kan kalau disini, hanya takbir keliling saja. Kita ingin memberi tahu kepada masyarakat, masih ada loh kemeriahan lainnya yaitu dengan mengadakan lampu colok ini. Dari pada siap takbiran ada yang keluyuran, nongkrong-nongkrong tak ada esensinya. Lebih baik kita sajikan hal-hal yang lebih positif.” pungkas Toni. (hms)

sumber: Diskominfo

Print Friendly, PDF & Email

Gali Sumberdaya Maritim, Tim Kemenko Sambangi Natuna

0

RASIO.CO (Natuna) — Tim kerja dari Kemenko Bidang Maritim berkunjung ke Natuna dengan tujuan untuk mengumpulkan berbagai bahan dan informasi terkait upaya pengembangan ekonomi daerah melalui pemberdayaan potensi maritim di Kabupaten Natuna.

Kegiatan tersebut digelar di Rumah Makan Gerai Natuna, Batu Kapal Ranai, senin (22/4) dihadiri pula oleh beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Dalam sambutan pembukanya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Tasrif mengemukakan beberapa hal, diantaranya kondisi geografis sebagai wilayah perbatasan NKRI dan berbagai potensi daerah, seperti pada sektor pariwisata, perikanan dan kemaritiman.

Pada sektor perikanan, saat ini pengembangan potensi tersebut mendapatkan perhatian khusus terutama dari Kemenko Maritim. Selain itu, potensi migas daerah juga sangat besar, dimana kandungan cadangan minyak sebesar 11 milliar barel dan 190 triliun kaki kubik kandungan cadangan gas alam.

Mengingat besarnya potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Natuna, Tasrif sangat berharap hal diatas dapat menjadi modal pembangunan daerah, peluang lapangan kerja serta upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pengembangan Ilmu Pengetahuan Energi, Ridho Yasser menerangkan bahwa salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Kemenko Maritim adalah memaksimalkan potensi ekonomi, melakukan koordinasi dan sinergi serta pengawasan dan pengendalian terkait kebijakan yang bersifat terapan dalam mengembangkan budaya maritim di seluruh wilayah NKRI.

Ridho juga menambahkan bahwa yang menjadi fokus saat ini adalah mencari sumber energi untuk mendukung berbagai aktifitas pengembangan potensi daerah, seperti perikanan, sehingga dalam pengelolaannya dapat berjalan secara lebih mudah, produktif dan memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. (hms)

sumber: humaspro

Print Friendly, PDF & Email

Polisi Amankan Penyebar Kabar Hoax Terkait Pemilu

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Polda Kepri mengamankan salah seorang pelaku diduga penyampaikan berita bohong alias Hoax berinisal K yang mengajak teman-teman nya bahwa seolah-olah kondisi di salah satu tempat PPK yang ada di Kota Batam dalam keadaan tidak aman.

Hal ini diungkapkan Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri didampingi Kabidhumas Kombes Pol Erlangga. Ia mengatakan,pelaku mengajak teman-teman nya bahwa seolah-olah kondisi di salah satu tempat PPK yang ada di Kota Batam dalam keadaan tidak aman.

” Dan mengajak dari kelompok-kelompok tertentu untuk hadir karena ada mendengar suara tembakan sebanyak dua kali yang dilakukan oleh Polisi,”

“Personil TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan dan penjagaan tidak dilengkapi dan tidak diperbolehkan membawa senjata api. Dengan adanya berita bohong (Hoax) yang disebarkan ini dengan demikian seolah-olah anggota Polri melanggar SOP dalam pengamanan Pemilu,” kata Wakapolda. beberapa waktu lalu.

Wakapolda mengatakan, Selama tahapan Pemilu berlangsung di Provinsi Kepulauan Riau sampai dengan hari ini dalam keadaan damai, aman, tenang dan kondusif, aktivitas masyarakat berjalan seperti biasanya, pariwisata juga berjalan dengan baik, aktivitas ekonomi juga berjalan baik. Stakeholder dan elemen-elemen masyarakat ikut berpartisipasi dan berperan serta dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Pasal yang dilanggar pasal 45A ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 dan atau pasal 14 ayat (2) dan pasal 15 Undang-undang Republik Indonesia nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun.

6Dihimbau kepada seluruh masyarakat jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan apalagi menyebarkan informasi atau berita yang belum diyakini kebenarannya, gunakan media sosial dengan norma-norma yang ada.

Menyampaikan berita melalui media sosial tentu harus memiliki narasumber yang jelas, isi dari konten berita yang dibagikan harus dapat dipertanggung jawabankan secara hukum, karena apabila menimbulkan kerugian kepada salah satu pihak ataupun perorangan akan menjadi sebuah perbuatan pidana.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

Komitmen Zona Integritas Anti Korupsi di Lingkungan Lantamal

0

RASIO.CO, Tanjungpiang – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV sebagai bagian integral dari TNI AL dan Koaramada I berkomitmen melakukan berbagai kegiatan dalam rangka mencegah dan memberantas tindakan korupsi.

Salah satu upaya untuk mengokohkan komitmen tersebut dengan melakukan penandatangan piagam zona integritas untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yos Sudarso Markas Komando Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri). Kamis (25/4).

Kegiatan penandatanganan piagam zona integritas di lingkungan Lantamal IV dipimpin langsung Komandan Lantamal IV (Danlantamal IV) Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah ., serta diikuti perwakilan beberapa pejabat Lantamal IV diantaranya, Asisten Logistik, Asisten Potensi Maritim, Kepala Fasharkan Mentigi, Komandan Wing Udara I, Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan, Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun dan Kepala Akuntasi Lantamal IV.

Danlantamal IV dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pencanangan pembangunan zona integritas ini adalah salah satu upaya yang tepat untuk meningkatkan citra TNI Angkatan Laut pada umumnya secara khusus Lantamal IV Tanjungpinang, sehinga di mata masyarakat akan mampu menghadirkan Prajurit Lantamal IV sebagai prajurit yang handal dan professional dalam pelaksanaan tugasnya.

Lantamal IV dan jajarannya berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, agar menadapat prestasi sebagai wilayah bebas korupsi dan hendaknya terus terpacu untuk meningkatkan kinerja dan kompetensinya sehingga terbebas dari praktek perbuatan tercela yang mencederai amanah rakyat.

Perlu dipahami bahwa pencanangan zona integritas ini tidak hanya berhenti setelah terwujudnya wilayah bebas korupsi akan tetapi harus tetap komitmen dan dijaga pelaksanaannya.

Dalam rangka mewujudkan hal ini, reformasi birokrasi Lantamal IV harus terus dioptimalkan dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih korupsi serta berdedikasi.

Saya meresa perlu meningkatkan pentinganya peranan setiap pimpinan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas bawahannya. Setiap pimpinan harus secara terus menerus meningkatkan mutu pengendalian dan pengawasan program yang dilaksanakan, khususnya dalam menjalankan program reformasi birokrasi Lantamal IV, ujar Danlantamal IV.

Penandatangan zona integritas tersebut dihadiri antara lain BPK Perwakilan Kepulauan Riau, perwakilan dari Korem 033/WP, Polda Kepri, Bea Cukai, KSOP, KPPN Tanjungpinang dan disaksikan seluruh pejabat serta personel mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil yang berada di lingkungan Lantamal IV. (red/r).

Print Friendly, PDF & Email

Kasus Erlina: Oknum PN Batam Kelabui Mahkamah Agung

0

RASIO.CO, Batam – Diduga oknum penegak hukum PN Batam berupaya melakukan permainana untuk memenjarakan mantan Direktur BPR Agra Dhana, ke Mahkamah Agung dengan mengelabui nomor surat pengantar di tingkat kasasi.

Parahnya, Kasus terdakwa Erlina dalam perkara 396/PID.B/2018/PN.BTM. yakni Pengelapan dalam jabatan bukan Perbankan, dipenyidik kepolisian hanyaRp4 juta, namun terdakwa diduga telah diperas BPR Agra Dhana hingga Rp927 juta.

Anehnya lagi, kasus terdakwa di Pengadilan PN Batam divonis majelis hakim Mangapul Manalu dan anggotanya 2 tahun penjara dengan perkara pidana umum, padahal JPU menjerat dengan pidana khusus dan dituntut 7 tahun penjara.

soto/ist

Tidak hanya sampai disitu adanya dugaan permainan hukum yang dilakukan oknum PN Batam terhadap terdakwa, bahkan hingga perpanjangan penahananpun direkayasa melalui surat pengantar dan surat penetapan agar tetap dibui. padahal seharusnya bebas demi hukum, namun oknum PN Batam beralasan salah ketik.

Perkembangan terbaru adanya dugaan upaya oknum PN Batam untuk bermain, terlihat dari Surat Pengantar nomor W4.U8/1334/HN.01.08/111/2019 berkas Erlina, berbeda nomor surat pengantar dengan yang di terima PH terdakwa dengan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Mahkamah Agung yakni W4.U8/1397/HN.01.10/III/2019.

“Keanehan serta kejanggalan jelas terlihat, mulai penetapan perpanjangan penahanan kliennya tingkat pengadilan pertama serta Pengadilan Tinggi Pekanbaru, hingga upaya memperoleh dua penetapan dari Mahkamah Agung sekaligus tertanggal 6 Maret 2019 dengan no penetapan 183/2019/S 86 TAH/PP/MA untuk 50 hari sejak tanggal 4 Maret 2019 dan penetapan kedua no 184/2019/S.86 TAH/PP/MA untuk 60 hari sejak tanggal 23 April 2019,”

“Bisa saja nanti ditingkat kasasi kejanggalan lagi muncul karena nomor surat pengantar yang kami terima berbeda dengan yang ada di SIPP mahkamah Agung,” kata Manuel P Tampubolon, Saat di temui awak media, Rabu (24/4/2019).

Selain itu, Manuel mengatakan, perpanjangan penahanan Erlina setelah keluar hasil petikan telah habis pada tanggal 27 February 2019, sehingga ada kokosongan selama 4 hari, karena penetapan perpanjangan penahanan terdakwa dikeluarkan MA tanggal 4 Maret 2019.

Dimana sesuai KUHAP terdakwa sudah bebas demi hukum, namun kenyataannya para oknum penegak hukum nakal diduga berusaha merekayasa agar tetap meringkuk di penjara dengan perkara awal dalam berkas BAP kepolisian kerugian BPR Agra Dhana Rp.4 juta rupiah.

Anehnya, MA mengeluarkan penetapan perpanjagan penahanan Erlina diduga sesuai Akta
Permohonan Kasasi oleh JPU Rosmalina yang diajukan terhadap Putusan Pengadilan Tinggi
Pekanbaru dengan register perkara no 396/PID.B/2018/PT.PBR.

Namun, fakta kenyataan laporan Kasasi Perkara Erlina oleh Pengadilan Negeri(PN) Klas I A
Batam kepada Panitera Mahkamah Agung RI Cq Panitera Muda Pidana yang mana menguatkan putusan PT Pekanbaru dengan register perkara Pidsus no 612/PID.SUS/2018 alias pidana khusus tertanggal 27 November 2018.

Padahal, Jelas sesuai petikan putusan PN Batam yang di terima Penasehat Hukum terdakwa Manuel P Tampubolon dengan perkara pidana umum 396/PID.B/2018/PN.BTM. yakni Pengelapan dalam jabatan bukan Perbankan dan hakim majelis ketuanya disaat itu Magapul Manalu.

Sementara itu, Kepala Pengadilan Negeri batam, Syahlan disaat berusaha dikonfirmasi awak media rasio.co , enggan berkomentar dan terindikasi buang badan dan bungkam. parahnya, kemarin.Rabu(24/04) kembali berusaha mengkonfirmasi melalui WA no 0812-75xx-xxxx dengan pertanyaan?

Perkara yang sudah putus pengadilan tinggi tingkat banding dengan mengadili menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama. Dalam salinan putusan yang diterima oleh terdakwa, putusan pengadilan 18 Februari 2019 nomor 396/Pid.B/2018/PT.PBR dengan amar putusan menguatkan putusan pengadilan negeri Batam, nomor 612/Pid.B/2018/PN.Btm namun berbeda dengan dilaman SIPP PN Batam dengan menguatkan putusan pengadilan negeri batam dengan nomor register perkara 612/Pid.Sus/2018/PN.Btm.

Bisakah perkara pidana biasa diputus dengan pidana khusus atau sebaliknya pak?

Kemudian apakah Laman SIPP bisa dijadikan informasi yang sah ?

Kemudian dalam laman SIPP PN Batam detil penahanan terhadap terdakwa Erlina itu berakhir ditanggal 13 Desember 2018 Sementara sudah ada penetapan penahanan dari mahkamah Agung.

Sebenarnya bagaimana status tahanan terdakwa itu?

Kemudian bagaimana dengan penetapan penahanan yang dikeluarkan oleh mahkamah agung terhitung sejak 4 Maret 2018 sementara penahanan terdakwa atas Erlina Itu berakhir di tanggal 27 Februari 2018.

Apakah penetapan penahanan dari Mahkamah Agung itu bisa dijadikan dasar untuk menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Dan Apa yang menjadi dasar penetapan penahanan terhadap terdakwa Erlina pada saat berakhirnya penahanan di tanggal 27 Februari 2019 Hingga 4 Maret 2019?

Kemudian bagaimana dengan “laporan Kasasi” yang dijadikan dasar untuk menetapkan penahanan tingkat kasasi DiMahkamah Agung terhadap terdakwa Erlina ? Sementara nomor surat laporan kasasi yang diterima terdakwa berbeda dengan nomor surat yang dijadikan dasar penetapan penahanan oleh mahkamah Agung?

Namun, sangat disayangkan hingga berita ini diunggah, Kepala PN Batam Syahlan masih enggan berkomentar alias bungkam.

APR@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email