Senin, November 9, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 144

KPK Panggil 12 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 12 saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait kuota haji tahun 2024. Para saksi yang dipanggil terdiri dari para direktur travel haji hingga konsultan yang diduga mengetahui mekanisme pembagian kuota haji tambahan.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2023–2024,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, dikutip Senin (17/11).

Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Berikut daftar saksi yang dipanggil:

  1. Magnatis, Direktur Utama PT Magna Dwi Anita
  2. Aji Ardimas, Direktur PT Amanah Wisata Insan
  3. Suhari, Direktur Utama PT Al Amin Universal
  4. Fahruroji, Direktur Operasional PT Malika Wisata Utama
  5. Hernawati Amin Gartiwa, Direktur Utama PT Ghina Haura Khansa Mandiri
  6. Umi Munjayanah, Direktur Utama PT Rizma Sabilul Harom
  7. Muhammad Fauzan, Direktur PT Elteyba Medina Fauzan
  8. Ahmad Mutsanna Shahab, Direktur PT Busindo Ayana
  9. Bambang Sutrisno, Direktur Utama PT Airmark Indo Wisata
  10. Syaiful Bahri, Konsultan
  11. Fahmi Djayusman, Karyawan Swasta
  12. Syihabul Muttaqin, Pemilik Travel Haji dan Umrah Maslahatul Ummah Internasional

Kasus yang tengah diusut KPK ini berkaitan dengan pembagian tambahan kuota 20.000 jemaah haji tahun 2024 pada masa jabatan Menteri Agama saat itu, Yaqut Cholil Qoumas. Tambahan kuota tersebut diberikan setelah lobi Presiden Joko Widodo kepada Pemerintah Arab Saudi, dengan tujuan mengurangi masa tunggu jemaah haji reguler yang bisa mencapai lebih dari 20 tahun.

Sebelum penambahan, Indonesia memperoleh kuota 221.000 jemaah. Setelah tambahan diberikan, total kuota tahun 2024 menjadi 241.000. Namun, kuota tambahan tersebut justru dibagi rata: 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.

Padahal, Undang-Undang Haji mengatur bahwa porsi haji khusus hanya 8 persen dari total kuota nasional. Akibat kebijakan itu, Indonesia pada 2024 menggunakan 213.320 kuota untuk jemaah reguler dan 27.680 untuk jemaah haji khusus.

KPK menyebut pembagian yang tidak sesuai ketentuan itu membuat 8.400 jemaah reguler—yang telah menunggu lebih dari 14 tahun—gagal berangkat. Lembaga antikorupsi tersebut juga mengungkap dugaan kerugian negara mencapai Rp1 triliun. Sejumlah aset seperti rumah, mobil, dan uang valuta asing telah disita dalam penyidikan.

Meski penyelidikan terus berkembang, KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. KPK baru melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang, yakni eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Stafsus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, dan bos Maktour Fuad Hasan Masyhur. Pencegahan dilakukan karena ketiganya diperlukan sebagai saksi.

KPK juga mengungkap bahwa sejumlah pihak telah mengembalikan uang yang disebut sebagai “uang percepatan”, yang sebelumnya diberikan kepada oknum Kementerian Agama. Uang tersebut diduga dikembalikan setelah muncul kekhawatiran terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR tahun 2024.

***

Kapolda Kepri Pimpin Apel Operasi Zebra Seligi, Ratusan Personel Dikerahkan

0

RASIO.CO, Batam – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri.

Kegiatan ini digelar secara serentak di seluruh jajaran Polda di Indonesia sebagai bentuk kesiapan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Lilin Seligi 2025,  Senin (17/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kepala BPTD Kelas II Kepri Dini Kusumahati Damarintan, S.T., M.T., dan Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Kepri Gentur Anggoro Waseso, S.T., M.M., MBA., CRGP.

Dalam amanatnya, Kapolda Kepri menjelaskan bahwa Operasi Zebra merupakan operasi kepolisian terpusat yang setiap tahun dilaksanakan Korlantas Polri. Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan pelanggaran, serta mengurangi angka fatalitas kecelakaan.

“Operasi Zebra Seligi ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, serta mendukung kesiapan menjelang Operasi Lilin Seligi 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin.

Kapolda Kepri turut memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2024 yang mencatat 6.601 pelanggaran lalu lintas, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah kecelakaan menurun dari 40 menjadi 38 kasus. Korban meninggal dunia tetap 4 orang, korban luka berat meningkat dari 7 menjadi 15 orang, sedangkan luka ringan turun dari 45 menjadi 41 orang.

Operasi Zebra Seligi 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, melalui tiga kegiatan utama:

  1. Giat preemtif: sosialisasi keselamatan berlalu lintas melalui media, sambang komunitas, serta edukasi ke sekolah, kampus, dan perusahaan.
  2. Giat preventif: koordinasi dengan instansi terkait dalam ramp check kendaraan besar, patroli lokasi rawan, dan pengawasan titik padat lalu lintas.
  3. Giat represif: penegakan hukum melalui ETLE statis dan mobile, serta tilang manual untuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

Kapolda Kepri menegaskan agar seluruh personel yang terlibat melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

“Jadikan operasi ini sarana mendekatkan diri kepada masyarakat, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan, serta membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dalam doorstop, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa sekitar 350 personel Polda Kepri dan jajaran dilibatkan dalam Operasi Zebra Seligi 2025, bersinergi dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja. Ia juga menjelaskan kerja sama dengan Pemkot Batam terkait penataan jalur lalu lintas, termasuk jalur khusus roda dua bergaris kuning di sisi kiri jalan.

Kapolda mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan jalur tersebut. Penegakan hukum akan diterapkan terhadap pelanggaran yang membahayakan, dengan tujuan utama meningkatkan keselamatan dan ketertiban berkendara.

***

Berkas Dua Tersangka Ledakan Kapal Federal II PT ASL Batam Segera P21

0

RASIO.CO, Batam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memastikan berkas dua tersangka dalam insiden ledakan kapal Federal II di PT ASL Shipyard Indonesia pada 24 Juni 2025 segera dinyatakan lengkap atau P21.

Dalam peristiwa tragis tersebut, empat pekerja dilaporkan meninggal dunia. Polisi kemudian menetapkan dua tersangka dari bagian Health, Safety, and Environment (HSE) perusahaan subkontraktor yang bertanggung jawab dalam pekerjaan di kapal Federal II.

Kepala Kejari Batam, I Wayan Wiradarma, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, menyampaikan bahwa proses pelengkapan berkas telah memasuki tahap akhir. Ditargetkan, status P21 resmi terbit pada Senin (17/11).

“Untuk berkas kasus ledakan Federal II PT ASL kejadian bulan Juni, berkasnya P21 sudah diproses. Insya Allah Senin depan P21,” ujar Priandi dikutip Tribun Batam, Minggu (16/11).

Usai berkas P21 terbit, penyidik memiliki waktu maksimal 30 hari untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan (tahap dua).

“Biasanya setelah P21 ada waktu 30 hari harus sudah tahap dua,” tambahnya.

Insiden ledakan Federal II pada Juni 2025 bukan satu-satunya kecelakaan kerja di lingkungan PT ASL Shipyard. Catatan kejadian di galangan kapal tersebut menunjukkan rentetan musibah yang menelan banyak korban jiwa.

Sejak Desember 2024 hingga Oktober 2025, tercatat sedikitnya 21 pekerja meninggal dunia dalam berbagai peristiwa kecelakaan kerja.

  • Pada Desember 2024, tiga orang meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik.
  • Pada Juni 2025, ledakan di kapal Federal II menewaskan empat pekerja subkontraktor.
  • Terbaru, pada 15 Oktober 2025, ledakan di kapal yang sama kembali terjadi, menimbulkan 31 korban, dengan 14 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Rangkaian insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan keselamatan kerja yang lebih kuat di industri galangan kapal, khususnya pada proyek yang melibatkan tenaga subkontraktor.

***

Walikota Batam Kukuhkan Pengurus Kerabat Barkad Batam–Karimun Periode 2025–2030

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Karimun-Batam dan Barisan Keamanan Daerah (Kerabat Barkad) Masa Bakti 2025–2030 di Ballroom Golden Prawn Bengkong, Minggu (16/11).

Acara dimulai dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Wali Kota Batam, didampingi Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah. Usai prosesi pengukuhan, Amsakar menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Umum Kerabat Barkad terpilih, Muhammad Fadli, sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para pengurus baru.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kota Batam, serta Kepala BP Batam, saya mengucapkan selamat dan tahniah atas dikukuhkannya pengurus Kerabat Barkad Masa Bakti 2025–2030. Semoga amanah ini membawa kebaikan dan memperkuat kebersamaan kita semua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kekompakan menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat perantau. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh anggota Kerabat Barkad untuk terus menjaga persatuan, menjauhkan diri dari potensi perpecahan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain.

“Yang perlu kita tumbuhkan adalah rasa ber-kita. Batam ini rumah kita bersama. Mari kita jaga kota ini agar tetap aman, harmonis, dan penuh kekeluargaan,” pesannya.

Amsakar juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Batam siap menjadi mitra dalam setiap kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan yang dijalankan Kerabat Barkad.

Sementara itu, Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, mengingatkan masyarakat perantau agar tidak melupakan kampung halaman. Ia berharap warga Karimun di Batam tetap menjaga nama baik daerah dan memberikan kontribusi positif dalam berbagai bidang.

“Merantau di negeri orang jangan lupakan tanah kelahiran. Jaga nama baik daerah, dan berkontribusilah dengan cara-cara yang membawa manfaat,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai dimulainya masa tugas pengurus Kerabat Barkad untuk lima tahun ke depan.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Tegaskan Integritas Tim Perizinan BP Batam untuk Dorong Investasi di KPBPB

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melaksanakan tatap muka bersama Tim Verifikator Perizinan di Marketing Centre, Kamis (13/11) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta jajaran Deputi. Pada kesempatan itu, ia memberikan arahan, penekanan, sekaligus motivasi agar seluruh tim tetap menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.

Amsakar menjelaskan bahwa sejak terbitnya PP 25 dan PP 28 Tahun 2025, BP Batam memperoleh kewenangan penuh untuk menerbitkan sejumlah perizinan strategis. Kewenangan itu meliputi PKKPRL, PPKH, Perizinan Lingkungan, Perizinan Berusaha, hingga PB UMKU di wilayah KPBPB Batam. Dengan mandat besar tersebut, Tim Verifikator Perizinan menjadi garda terdepan dalam proses pelayanan.

“Oleh karena itu, saya menekankan agar tim perizinan bekerja sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria dalam memberikan pelayanan yang optimal,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa semangat kolektivitas harus terus dibangun agar seluruh proses perizinan berjalan tegak lurus, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan pembangunan Batam. Terlebih, kewenangan baru ini menjadi peluang besar untuk mendorong investasi secara lebih cepat dan efisien.

“Saya ingin membangun spirit kolektivitas kita semua supaya bergerak tegak lurus dalam konteks melakukan yang terbaik bagi Batam karena saat ini kewenangan yang diberikan begitu luar biasa,” ujar Amsakar.

Lebih lanjut, ia berharap kebijakan BP Batam sebagai otoritas satu pintu bagi seluruh persetujuan investasi di KPBPB Batam dapat mempercepat akselerasi pertumbuhan investasi dan ekonomi di kawasan strategis tersebut. Dengan pelayanan yang semakin sederhana dan terintegrasi, BP Batam diharapkan mampu berkontribusi terhadap pencapaian target ekonomi nasional sebesar 8 persen.

“Kami ingin pelayanan perizinan berjalan baik dan cepat sesuai dengan simplifikasi yang telah disusun,” harap Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Johor Specialist Hospital Gandeng YJI Batam, Gelar Bincang Kesehatan

0

RASIO.CO, Batam – Johor Specialist Hospital bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Batam menggelar Bincang Kesehatan Jantung pada Jumat (14/11) di Hotel Santika Batam Center.

Seminar dengan tema Jantung dan Gaya Hidup Sehat ini dihadiri sekitar 100 peserta, yang terdiri dari anggota Klub Jantung Sehat Kota Batam serta masyarakat umum. Turut hadir Ketua YJI Cabang Batam, Haryanto, S.Pd., M.H.; Anggota DPRD Kota Batam, Hery Herlangga; serta perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Batam.

Pembicara utama, DR. Subramaniam Raman—dokter spesialis jantung (kardiologi) dari Malaysia—menyampaikan berbagai materi mengenai kesehatan jantung, mulai dari jenis gangguan, cara menjaga kesehatan jantung, hingga langkah penanganan yang tepat. Para peserta, yang didominasi ibu-ibu, tampak sangat antusias mengikuti paparan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan komunikatif.

Dalam wawancara khusus bersama rasio.co, DR. Subramaniam menjelaskan bahwa tujuan utama seminar ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit jantung, terutama pencegahan melalui gaya hidup sehat. Ia juga memperkenalkan layanan unggulan Johor Specialist Hospital yang selama ini menangani pasien dari berbagai daerah, termasuk sekitar 5 persen pasien yang berasal dari Batam.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan anggota Klub Jantung Sehat dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan mereka agen penyebar informasi kesehatan jantung bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua YJI Cabang Batam, Haryanto, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan rangkaian dari Gebyar 44 Tahun Yayasan Jantung Indonesia, dengan puncak acara yang akan digelar pada 16 November 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota Klub Jantung Sehat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Dalam sesi berikutnya, Iman dari Johor Specialist Hospital turut memaparkan fasilitas dan layanan unggulan rumah sakit tersebut. Ia memperkenalkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penanganan pasien serta layanan-layanan khusus yang belum banyak dimiliki rumah sakit lain, terutama untuk penyakit jantung.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Batam, untuk memanfaatkan layanan kesehatan di Johor Specialist Hospital, termasuk bagi penderita stroke dan penyakit jantung.

(R)

Ketua DPRD Lingga Resmi Tutup Turnamen Bola Voli Merawang Cup II Tahun 2025

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, S.Sos., M.IP., secara resmi metutup gelaran akbar olahraga Turnamen Bola Voli Merawang Cup II Tahun 2025, di Lapangan Bola Voli Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga. Sabtu, (15/11/2025, malam.

Acara penutupan yang berlangsung meriah di Lapangan Bola Voli Desa Merawang ini, menjadi momen apresiasi bagi semangat sportivitas dan kebersamaan masyarakat.

​Kehadiran Ketua DPRD Lingga, Maya Sari, menjadi penanda penting atas dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap kegiatan olahraga di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lingga, Maya Sari menyampaikan, penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Merawang yang telah sukses besar dalam menyelenggarakan turnamen bergengsi ini.

​”Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Merawang atas keberhasilan dalam penyelenggaraan turnamen bola voli ini,” ujar Maya Sari di hadapan para peserta dan masyarakat yang memadati lapangan.

​Ketua DPRD Lingga juga mengungkapkan harapannya, agar turnamen ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.

​”Semoga ini bisa menjadi even tahunan dalam memajukan olah raga bola voli khususnya di Desa Merawang,” tegasnya, memberikan semangat baru bagi pembinaan atlet muda lokal.

​Turnamen Bola Voli Merawang Cup II Tahun 2025 telah terbukti menjadi ajang yang sangat dinantikan, tidak hanya oleh masyarakat setempat, namun juga dari wilayah sekitar.

Selain sebagai wadah kompetisi yang sehat, ajang ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dan melahirkan bibit-bibit atlet bola voli potensial di seluruh Kabupaten Lingga.

​Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Desa Merawang menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor olahraga dan mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui semangat sportivitas.

BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

0

RASIO.CO, Batam – Direktorat Pengendalian Pengusahaan BP Batam melaksanakan pembukaan Konsinyering Penggunaan Dashboard Pengendalian Pengusahaan (Dash B-I dan B-Legal) pada Kamis (13/11) di Hotel Kimaya Braga, Bandung.

Kegiatan ini dihelat selama dua hari, yakni Kamis-Jumat tanggal 13–14 November 2025, diikuti oleh para pimpinan hingga pegawai di lingkungan BP Batam.

Konsinyering ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan pengusahaan, terutama dalam pengelolaan dokumen perjanjian kerja sama dan pemantauan kinerja badan usaha.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Pengendalian Pengusahaan BP Batam, Asep Lili Holilulloh, menyampaikan bahwa optimalisasi fungsi pengawasan dan pengendalian memerlukan dukungan data yang tertib, terintegrasi, dan mudah diakses.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian dari reformasi tata kelola yang perlu diterapkan secara menyeluruh di lingkungan BP Batam.

“Dashboard Pengendalian ini merupakan instrumen penting bagi kita semua. Tidak hanya untuk efisiensi penyimpanan dokumen dan data, tetapi juga untuk memastikan setiap perjanjian, program, dan kinerja badan usaha dapat dipantau secara tepat, terukur, dan akuntabel,” ujarnya.

Asep turut mengapresiasi kolaborasi lintas unit dalam penyempurnaan data, serta menekankan pentingnya konsistensi setiap PIC dalam memastikan kelengkapan dan ketepatan informasi yang diinput sesuai ketentuan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan Dashboard Monev Perjanjian Kerja Sama (B-Legal) dan Dashboard Monitoring Kinerja Badan Usaha (Dash B-I).

Asep juga memaparkan berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan perjanjian kerja sama, seperti:

1. Proses pengajuan dan evaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang masih dilakukan secara manual

2. ⁠Dokumen perjanjian yang tersebar dan belum terpusat

3. ⁠Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya monitoring PKS

4. ⁠Lamanya proses pencarian dokumen PKS dan dokumen pendukung.

“Melalui B-Legal, BP Batam berupaya memusatkan seluruh dokumen perjanjian kerja sama dalam satu platform yang mudah ditelusuri dan dapat dimanfaatkan untuk monitoring secara real-time,”

Sedangkan Dash B-I dikembangkan sebagai dashboard berbasis web yang mampu menampilkan kinerja badan usaha secara menyeluruh, mencakup aspek keuangan, produksi, aset, hingga indeks kepuasan pengguna layanan.

Kehadiran platform ini diharapkan dapat menjadi alat bantu penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis data.

Sepanjang kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam proses inventarisasi, penataan, verifikasi, dan penginputan dokumen perjanjian kerja sama beserta data pendukung lainnya.

Melalui konsinyering ini, BP Batam berharap pemanfaatan Dashboard Pengendalian dapat berjalan secara optimal, sehingga proses monitoring, evaluasi, dan pengendalian kegiatan pengusahaan dapat dilakukan dengan lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Redaksi@www.rasio.co//

Kejagung Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah Petral

0

RASIO.CO, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah memeriksa total 20 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus setelah status perkara naik ke tahap penyidikan pada Oktober 2025.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyebutkan bahwa pemeriksaan puluhan saksi tersebut masih terus berlanjut.

“Untuk saksi, sudah lebih dari 20 orang,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (13/11). Namun, Anang belum mengungkapkan identitas maupun peran para saksi yang telah diperiksa.

Ia menambahkan, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap lebih jauh dugaan praktik korupsi dalam pengadaan minyak mentah dan produk jadi di tubuh Petral. Anang juga menegaskan bahwa periode pengusutan Kejagung berbeda dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, KPK menangani kasus Petral pada periode 2019–2025, sementara Kejagung fokus mengusut dugaan korupsi di rentang waktu 2008–2015.

“Kalau Gedung Bundar menangani periode 2008–2015, bukan 2017. Dan ini pengembangan dari perkara yang sudah berjalan di persidangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kejagung mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Petral. Meski penyidikan telah dimulai sejak Oktober 2025, hingga kini Kejagung belum menetapkan tersangka maupun mengumumkan nilai kerugian negara terkait kasus tersebut.

***

Ratusan PMI Dipulangkan dari Malaysia, 302 Diantaranya Alami Trauma hingga Kekerasan

0

RASIO.CO, Batam – Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah kembali dipulangkan dari Malaysia melalui Batam.

Total 302 PMI dideportasi dari Depot Imigrasi Pertahanan Malaysia dan tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kamis (13/11). Sebagian dari mereka tiba dalam kondisi sakit dan mengalami trauma sehingga langsung mendapat pendampingan psikologis dari tim Psikologi Polda Kepri.

Setibanya di pelabuhan, para PMI menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh Biddokkes Polda Kepri. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya kelelahan ekstrem, infeksi kulit, luka bekas kekerasan, hingga kondisi psikis labil akibat tekanan selama berada di negara penempatan.

Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Provinsi Kepri, Brigjen Pol Anom Wibowo, menjelaskan mayoritas PMI yang dipulangkan merupakan korban penyaluran ilegal, tidak memiliki izin kerja, atau mengalami eksploitasi oleh majikan maupun agen tenaga kerja di Malaysia.

“Dari hasil koordinasi lintas sektor, sebanyak 302 PMI tiba di Batam dan selanjutnya dibawa ke Shelter BP2MI untuk mendapat pendampingan,” ujarnya dikutip dari Tribun Batam.

Selain layanan medis, para PMI juga mendapat pendampingan psikologi dan trauma healing oleh Psikolog HIMPSI Kepri serta Personel Bagian Psikologi Polda Kepri.

“Banyak dari mereka datang dengan kondisi mental tertekan. Kami memberikan konseling singkat dan pendampingan awal untuk membantu mereka pulih,” kata Anom.

Ia menegaskan bahwa pemulangan ini menunjukkan keseriusan Polda Kepri dalam menangani PMI bermasalah serta korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Tugas kita bukan hanya memulangkan, tetapi memastikan kesehatan, psikologis, dan kondisi sosial mereka pulih. Kejahatan perdagangan orang harus terus kita lawan melalui sinergi lintas instansi,” tegasnya.

Beberapa PMI mengaku diberangkatkan melalui jalur belakang tanpa penjelasan yang jelas. Mereka dijanjikan pekerjaan layak, tetapi justru ditahan, digaji tidak sesuai, atau dipaksa bekerja tanpa kontrak, sehingga rentan ditangkap otoritas Malaysia dan berujung deportasi.

Gugus tugas menekankan perlunya penindakan tegas terhadap calo dan agen ilegal yang masih marak merekrut PMI tanpa prosedur resmi, yang selama ini menjadi akar utama persoalan.

***