Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1649

Hari ini Kasus TPPO Memory Karaoke di Sidangkan di PN Batam

0

RASIO.CO, Batam – Hari ini Pengadilan Negeri Batam mengagendakan jadwal persidangan perdana Tindak Pidana Perdagangan Orang(TPPO) yang diduga dilakukan dua terdakwa Soei Lan alias Alan dan Depi Pebrania alias Shani di Memory Karaoke Batam.

Berdasarkan SIPP-PN Batam, sidang diagendakan Selasa, 14 Maret 201 dengan Jam Sidang 11:40:00 WIB Agenda Pembacaan dakwaa oleh JPU Andi Akbar.

Seperti dikutip SIPP-PN Batam Soei Lan alias Alan dan Depi Pebrania alias Shani pada hariSenin tanggal 17 Oktober 2016 sekitar jam 12.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Oktober 2016, bertempat di Memory Karaoke di Komplek Ruko Nagoya Business Centre Blok I Nomor 31 Kelurahan Lubuk Baja Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

Bahwa awalnya saksi Salamun dan saksi Febi Sulistia yang merupakan anggota polisi Polda Kepri mendapat informasi dari masyarakat bahwa di tempat Memory Karaoke di Komplek Ruko Nagoya Business Centre Blok I Nomor 31 Kelurahan Lubuk Baja, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam terjadi penampungan perempuan untuk di jadikan pekerja seks komersial. Kemudian saksi Salamun dan Febi Sulistia melakukan penyamaran ke Memory karaoke.

Sesampainya di tempat Memory Karaoke, tamu yang datang di tawari oleh terdakwa Depi Pebriani untuk menawarkan perempuan yang bisa di ajak berhubungan badan yaitu saksi Revy Nurhayati, Yanti alias Dian, Lita Ruslia alias Ira, Erna, Ermawati Alias Winda, Irma Yuliani Als. Rika dan Susanti Alias Caca.

Kemudian terdakwa menetapkan harga Rp.500.000,- untuk sekali berhubungan badan atau fasilitas short time dengan perempuan yang di pilih. Setelah tamu memilih wanita yang diinginkannya, tamu membayar harga yang telah di tetapkan tersebut kepada terdakwa Depi.

Lalu terdakwa menyerahkan uang tersebut kepada terdakwa Soei Lan sebagai pemilik memory Karaoke melalui kasir Karaoke Memory. Setelah itu tamu bisa mengajak wanita yang sudah di pilihnya tersebut untuk berhubungan intim di Hotel Memory atau di bawa keluar dari Hotel Memory.

Bahwa para tamu juga bisa mengajak wanita yang bekerja pada terdakwa Soei Lan Alias Alan untuk menginap di luar Hotel Memory dengan membayar biaya sebesar Rp.1.200.000,-. Yang uang tersebut di berikan sebesar Rp.500.000,-. untuk para terdakwa, Rp.500.000,- untuk biaya jasa wanita yang di pakai dan Rp.200.000, di pergunakan untuk ongkos taksi.

Bahwa jika tamu mengajak berhubungan badan di Hotel Memory maka di kenakan biaya Rp.500.000, kepada tamu yang di peruntukkan untuk sewa kamar di Hotel Memory Rp.100.000, untuk wanita yang melayani tamu sebesar Rp.200.000, dan sisanya sebesar Rp.200.000, untuk imbalan para terdakwa atas jasanya menampung wanita pekerja seks komersial tersebut.

Bahwa wanita pekerja seksual tersebut harus tinggal di mess yang sudah di sediakan terdakwa Soei Lan dan tidak boleh meninggalkan mess tersebut selama kontrak kerja selama 6 (enam) oleh para terdakwa. atas perbuatan kedua terdakwa melanggarPasal2 Undang-undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Apri @www.rasio.co |

Terdakwa Nofiranto Berbelit Dalam Persidangan

0

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Nofiranto yang diduga melakukan pencurian sepeda motor dalam enam kali persidangan selalu berbelit-belit bahkan mengatakan BAP yang sudah ditandatanganinya dikepolisian palsu sehingga majlis hakim ketua berang, untuk itu pekan depan akan menghadirkan penyidik kepolisian Bengkong.

Parahnya terdakwa Nofiranto terkesan berusaha berdalih mengelabui JPU Zulna Yosepha SH bahwa motor yang dicurinya yang ditemukan dirumahnya terdakwa sendiri bukan miliknya, justru motor tersebut pengakuannya milik Jul rekannya, namun saat JPU menunjukkan STNK atas milik korban terdakwa tertunduk sejenak lalu kemudian mengatakan itulah kenyataanya motor tidak saya curi.

” Saya tidak mencuri yang mulia semua itu rekayasa polisi dan itu kenyataannya yang mulia,”Kata terdakwa bersikeras.

Kata Nofrianto, sijul pada tahun 2016 bulan November kost dirumahnya dan saat tu ditangkap polisi dibawa ke Polsek bengkong , polisi langsung menuduh dirinya namun sijul dilepas. Dan saya dipaksa harus mengaku.

Anehnya terdakwa mengakui di BAP dimana saat itu mendatangi rumah falentinus dan mengajak untuk mencuri motor demi keperluan sehari-hari, dan pada saat jaksa memperlihatkan tandatangan BAP kepolisian didepan majlis Hakim terdakwa tetap membantah tidak melakukan tanda tangan BAP, namun barang bukti motor dibenarkan tetapi kunci T tidak diakui.

“Itu tidak tanda tangan saya di BAP Bahkan saya dipukul dan jawaban tetap tidak ,” Kata terdakwa terhadap jaksa dan mengakui hanya mencoret-coret.

Sementara itu, terdakwa Falentinus Rudi Salam rekan mengakui benar bahwa terdakwa datang kerumahnya dan membawa kunci T untuk mencuri motor dan ikut bersama terdakwa Nofiranto. serta pergi berdua bersama nya kebengkong saday dan dia hanya menunggu dimotor dan dibawa kerumahnya dan selang tiga hari ditangkap polisi.

” Sijul tidak ada urusan yang mulia, saya berdua Nofiranto yang mencuri ,” ujarnya falentinus rekan terdakwan.

Majlis Hakim ketua Zulkifli yang didampingi hakim anggota menunda persidangan pekan depan dengan agenda mendatangkan saksi penyedik karena terdakwa yang berbelit-belit serta membantah peryataannya sendiri di BAP polisi.

Seperti diketahui, Nofiranto als Anto, baik bertindak secara sendiri sendiri atau bersekutu dengan terdakwa II Falentinus Rudi Salam, pada hari Kamis tanggal 10 Nopember 2016 sekira pukul 01.00 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Nopember 2016 atau setidak-tidaknya masih dalam tahun 2016, bertempat di Perumahan Cipta Permata Blok K1 No. 10 Bengkong Telaga Indah Kec. Bengkong Kota Batam melakukan pencuruian sepeda motor.

Rabu tanggal 09 Nopember 2016 sekira pukul 23.00 wib, terdakwa I Nofiranto dengan menggunakan sepeda motor merk Suzuki Smash warna hitam miliknya datang ke tempat tinggal terdakwa II Falentinus Rudi Salam lalu terdakwa I Nofiranto mengajak terdakwa II Falentinus Rudi Salam untuk mengambil sepeda motor milik orang lain.

Lalu terdakwa I Nofiranto memberikan kunci T kepada terdakwa II Falentinus Rudi Salam lalu para terdakwa berangkat menggunakan sepeda motor milik terdakwa I Nofiranto setibanya di Perumahan Cipta Permata Blok K1 No. 10 Bengkong Telaga Indah para terdakwa melihat 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Beat nopol. BP-3921 JD warna putih sedang di parkir di depan teras rumah.

Lalu terdakwa II Falentinus Rudi Salam mendekati sepeda motor dan merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T lalu terdakwa II Falentinus Rudi Salam mendorong sepeda motor tersebut setelah menyala mesin sepeda motor para terdakwa membawa sepeda motor ke Bengkong.

Bahwa para terdakwa mengambil 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat Nopol BP 3921 JD warna putih milik saksi Yozki Oktavianus tanpa sepengetahuan dan seizin dari pemiliknya.
Perbuatan para terdakwa mengakibatkan saksi Yozki Oktavianus mengalami kerugian Rp7 juta Perbuatan para terdakwa diatur dan di ancam pidana dalam Pasal 363 Ayat 1 Ke- 4,5 KUHP.

Apri @www.rasio.co |

Pemko Batam Wacanakan Gandeng Swasta Pungut Retribusi Sampah

0

RASIO.CO, Batam – Pemko Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup mewacakan menggandeng PT PLN Batam dan PT Adhya Tirta Batam dalam pemungutan restribusi sampah untuk meningkatkan pendapatan Daerah.

Kerjasama ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dendi N Purnomo mengatakan rencana ini sudah disetujui Walikota Batam kerjasama ini sebagai upaya dalam efektivitas restribusi pemungutan dan meningkatkan pendapatan daerah.

” Ini sebagai upaya kita dalam efektivitas retribusi,” kata Dendi di Sekupang beberapa waktu lalu.

Kata dia, Saat ini pihaknya sedang melakukan sensus. Perkiraan sementara, potensi retribusi mencapai 280 ribu pelanggan. Sedangkan pelanggan yang membayar retribusi hanya sekira 80 ribu.

” Masih ada kesenjangan. Maka kita lakukan penjajakan dengan PLN atau ATB,” kata dia.

PLN, kata Dendi, memiliki pelanggan sekitar 300 ribu rumah tangga. Sementara ATB 260 ribu rumah tangga.

Apabila kerjasama dilakukan dengan PLN maka realisasi retribusi Kota Batam bisa naik sampai Rp 50 miliar per tahun. Sedangkan bila dikerjasamakan dengan ATB, retribusi pengelolaan sampah bisa mencapai Rp 40 miliar. Dan angka ini tercapai tanpa harus ada kenaikan tarif retribusi.

“Target kita tahun ini Rp 23 miliar. Realisasi 2016 Rp 20 sekian miliar,” ujarnya.

Dendi mengatakan bahwa kerjasama ini pada prinsipnya sudah disetujui pimpinan daerah. Namun saat ini sedang penyusunan teknis pelaksanaan. Apakah akan langsung dimasukkan dalam tagihan listrik/air, atau dibuatkan kertas retribusi terpisah.

“Selain itu kita juga perlu menyederhanakn klasifikasi pelanggan. Pengelompokan retribusi sampah kita ini cukup banyak sementara di PLN dan ATB, lebih ringkas. Jadi kita harus menyesuaikan,” kata Dendi.

Apri @www.rasio.co | Media Centre Batam

Telkom Targetkan Kontribusi Bisnis Digital Di atas 50 Persen

0

RASIO.CO, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana agresif menaikkan porsi bisnis digital hingga melebihi 50 persen dari total pendapatan perseroan sepanjang 2017.

Seperti dilansir Tempo, Salah satu target ambisius dari lini bisnis digital ialah menaikkan jumlah pengguna layanan digital Indihome sebanyak 82 persen menjadi 2,9 juta pelanggan pada 2017, dari angka semula 1,6 juta pelanggan 2016 lalu.

“Total subscriber untuk Indihome kami targetkan meningkat 1,3 juta, dari 1,6 juta 2016 lalu. Jadi totalnya 2,9 juta pelanggan,” ujar Direktur Utama Telkom Alex Janangkih Sinaga, Jumat, 10 Maret 2017.

Sementara itu, pelanggan seluler yang kini sudah berada di angka 170 juta pengguna ditargetkan terus meningkat seiring masyarakat generasi layak pakai ponsel pintar terus bertambah sekitar 10 juta pengguna setiap tahunnya.

Sejumlah strategi yang dilakukan operator telekomunikasi pelat merah itu ialah berekspansi membangun infrastruktur jaringan data, melakukan akuisisi perusahaan digital di Asia Pasifik, dan menggalang seluruh kalangan generasi muda untuk berinovasi, dan mendorong sosialisasi menuju masyarakat digital. Ke depan, tegas Alex, pertumbuhan kinerja perusahaan akan didominasi oleh bisnis digital.

“Tahun kemarin porsinya sudah naik 28 persen menjadi 50 persen dari total revenue. Tahun ini maunya dominan, lebih dari 50 persen,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur digital, sambungnya, akan terus digelar. Antara lain membangun fiber optik, jaringan 3G, 4G, dan 4,5 G di seluruh wilayah oleh anak usaha, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Sampai saat ini, Telkomsel sudah membangun jaringan 4G di 162 kota di seluruh Indonesia.

Terkait dengan rencana akuisisi, Alex enggan menyebutkan lebih perinci perusahaan yang akan disasar oleh Telkom. Dia hanya menegaskan, ekspansi non-organik itu terus dijajaki demi turut mengembangkan kinerja bisnis digital. “Seluruhnya ada di pipeline, tapi nama tidak boleh disebutkan. Di sektor digital intinya,” ungkapnya.

Direktur Wholesales dan International Business Telkom Honesti Basyir mengungkapkan perseroan telah menjajaki penggabungan usaha melalui skema akuisisi sebuah perusahaan penyedia aplikasi teknologi finansial (fintech) di Asia Tenggara.

Selain itu, terdapat pula beberapa perusahaan digital asing lain yang sedang dijajaki oleh Telkom. Negosiasi yang dilakukan mengarah pada skema akuisisi. Sayangnya, dia enggan menyebutkan lebih detail nilai transaksi dan bidang digital yang digeluti perusahaan tersebut.

“Kami serius, tapi tidak bisa declare namanya. Akuisisi perusahaan digital dari negara di Asean, penyedia aplikasi Fintech,” ungkap Honesti.

Sebelumnya, anak usaha Telkom di bidang solusi teknologi informasi dan komunikasi, PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) juga berencana mengakuisisi dua perusahaan pada 2017, sebagai salah satu upaya mendongkrak kinerja pendapatan.

Direktur Utama Telkom Sigma Judi Achmadi mengatakan pihaknya akan mengakuisisi satu perusahaan bidang peranti lunak (software) sistem infrastruktur, dan perusahaan sistem jasa kelola (manage service) perbankan.

Apri @www.rasio.co | Tempo

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak di Tabrak Kapal Pesiar Inggris

0

RASIO.CO – Salah satu terumbu karang utama di Raja Ampat rusak parah pekan lalu setelah ditabrak sebuah kapal pesiar berbendera negara persemakmuran Inggris, Bahama. Caledonian Sky merupakan kapal dengan panjang 90 meter yang dimiliki oleh operator wisata Caledonian Noble.

Kapal tersebut menabrak karang di wilayah provinsi Papua Barat setelah melakukan perjalanan wisata melihat burung di Pulau Waigeo pada 4 Maret.

Perwakilan perusahaan menggambarkan insiden itu sebagai sesuatu yang disesalkan dan mengklaim telah kerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kerusakan yang dialami oleh kapal pun sangat minim dan kini kapal tersebut telah berlayar kembali usai diperiksa oleh penyidik.

Ricardo Tapilatu, Kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Kelautan Universitas Papua menjelaskan, sebelumnya kapal sempat terjebak gelombang rendah meski telah dilengkapi dengan peralatan canggih seperti GPS dan radar.

“Sebuah kapal tunda dari Kota Sorong telah dikerahkan untuk membantu proses bersandar kapal pesiar. Ini merupakan sesuatu yang seharusnya tidak terjadi karena kerusakan karang bahkan lebih buruk,” kata Tapilatu dilansir di CNN Indonesia, Minggu (12/3).

“Mereka seharusnya menunggu air pasang untuk menyandarkan kapal,” ujarnya.

Kapal berbobot 4290 ton itu membawa 102 penumpang dan 79 awak pada perjalanan selama 16 malam dari Papua Nugini ke Filipina. Kapal itu merusak sekitar 1.600 meter persegi karang di lokasi menyelam yang dikenal sebagai Crossover Reef.

Insiden itu mengakibatkan kehancuran habitat struktural ekosistem dan pengurangan atau hilangnya keragaman delapan spesies karang, termasuk Acropora, Porites, Montipora, dan Stylophora.

Tapilatu mengatakan, tim evaluasi akan merekomendasikan perusahaan untuk membayar kompensasi US$800 hingga US$1.200 per meter persegi, dengan total US$1,28 sampai US$1,92 juta mengingat Raja Ampat sebagai tempat menyelam terpopuler di dunia. Biaya ini dengan tingkat standar US$200 sampai US$400 per meter persegi.

“Jika pemilik kapal tidak setuju, maka biasanya pemerintah akan bawa ke pengadilan,” kata Tapilatu.

Ia menambahkan, uang itu akan digunakan untuk menghidupkan kembali karang yang diperkirakan memakan waktu sepuluh tahun. Selain itu, biaya tersebut untuk mengatur wilayah zona dangkal dan pemetaan jalur berlayar.

Apri @www.rasio.co | CNN Indonesia

Wings Air Terbang Perdana ke Miangas

0

RASIO.CO, Jakarta – Wings Air (Lion Group) membuka penerbangan perdana ke Bandara Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, transit di Bandara Melonguane, setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada tengah Oktober 2016 lalu.

“Saat ini kami baru melayani masyarakat sekali sepekan di hari minggu ke pulau Miangas,” kata Direktur Operasi Wings Air Redi Irawan di Miangas, di Antara Minggu.(12/03/2017).

Ia berharap, manakala kebutuhan menggunakan moda transportasi udara semakin meningkat, maka frekwensi penerbangan ke pulau terluar yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina akan ditambah dua atau tiga kali sepekan.

“Tentu dengan terbukanya penerbangan ke pulau Miangas akan mengikis keterisolasian. Masyarakat Miangas tidak lagi terisolasi karena bisa langsung dijangkau,” katanya.

Bahkan kata dia, masyarakat yang berasal dari pulau terluar ujung utara pulau Sulawesi itu bisa ke Jakarta atau provinsi lainnya dalam waktu sehari.

“Mohon maaf karena saat ini baru dilayani sekali dalam sepekan. Ke depan kita akan tingkatkan frekwensi transportasi lebih dari sekali sehingga bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya optimistis.

Penerbangan perdana Wings Air yang melayani rute Manado-Melonguane-Miangas-Melonguane-Manado menggunakan pesawat ATR72-600 yang diproduksi di Toulouse, Prancis.

Penerbangan perdana dari Manado-Melonguane menerbangkan sebanyak 62 penumpang, Melonguane-Miangas 61 penumpang, Miangas-Melonguane 57 penumpang dan dari Melonguane-Manado sebanyak 72 penumpang (terisi penuh).

Dibukanya bandara Miangas menjadi transportasi alternatif setelah kapal perintis yang merapat ke dermaga dua pekan sekali.

Bahkan di waktu-waktu tertentu ketika tinggi gelombang laut yang berhadapan dengan lautan pasifik mencapai lima meter, tidak ada kapal yang membawa logistik yang berani merapat ke dermaga.

Apri @www.rasio.co | Antara

Lingga Wacanakan Pembudidayaan 100 Hektar Kebun Indigofera

0

RASIO.CO – Pemerintah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mewacanakan membangun kebun percontohan Indigofera seluas 100 Hektare, guna mempercepat masuknya investasi sektor peternakan ke daerah tersebut.

Seperti dilansir Antara, Bupati Lingga Alias Wello mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk penerapan teknologi pembudidayaannya.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mempercepat masuknya investasi di bidang peternakan di Lingga. Kebetulan, kebutuhan paling mendasar dalam bisnis perternakan itu, adalah ketersediaan pakan hijauan,” kata dia di Lingga, Minggu(12/03/2017).

Menurutnya, pemilihan tanaman Indigofera sebagai pakan ternak hijauan ini merupakan rekomendasi dari mantan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Investasi, Syukur Iwantoro dan Guru Besar Fakultas Peternakan IPB, Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc, Agr.

“Makanya, kita langsung siapkan lahan 100 hektar untuk segera ditanami Indigofera,” ungkapnya.

Pemkab Lingga, kata Alias, telah berdiskusi panjang dengan kedua tokoh yang cukup memahami dunia peternakan tersebut, tentang jenis tanaman Indigofera yang akan di kembangkan Lingga.

“Bahkan, saya juga sudah bicara dengan Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto agar mengizinkan Prof. Luki membantu Lingga dalam percepatan masuknya investasi peternakan yang dimulai dengan penyediaan pakan hijauan Indigofera ini,” jelasnya.

Bupati Alias meyakini jika pilot project perkebunan Indigofera seluas 100 hektar itu berhasil, pemerintah bahkan dirinya pribadi tak akan segan-segan untuk mengembangkannya lebih luas lagi.

Terlebih, lanjut Alias, dalam beberapa hari ini sudah ada salah satu perusahaan pakan ternak yang menyatakan minat membangun industri konsentrat hijau berbahan utama Indigofera di Lingga.

“Ini kabar gembira buat Lingga. Saya juga barusan dapat informasi, bahwa ada perusahaan ternak domba yang minat investasi di Lingga untuk memenuhi kebutuhan daging domba di pasar Singapura. Saya yakin, jika pakannya sudah kita siapkan, ternaknya akan datang dengan sendirinya,” candanya.

Sementara itu, Pakar Pakan Ternak IPB, Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc, Agr, mengemukakan, konsentrat hijau yang bahan utamanya bersumber dari tanaman Indigofera sebagai pakan padat nutrisi merupakan solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk pakan impor.

“Konsentrat hijau dari Indigofera yang memiliki kandungan protein 27 – 30 persen ini, merupakan solusi untuk mengurangi biaya produksi pakan ternak yang mengalami kenaikan hingga 80 persen dalam sepuluh tahun terakhir karena bahan bakunya berbasis serealia dan biji-bijian impor,” ujarnya.

Tanaman Indigofera ini merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan memiliki kemampuan menghasilkan hijauan untuk pakan ternak 5 ton per hektar setelah berumur 2 bulan, dan 25 ton per hektar pada usia 6 bulan. Setelah dipotong, ia bisa tumbuh kembali dengan cepat dan dapat dipanen lagi pada usia 40 hari kalender.
Apri @www.rasio.co | Antara

Perahu Getek dan Sungai Musi Sebagai Brand Wisata Sumsel

0

RASIO.CO – Pemerintah Sumatera Selatan menjadikan perahu getek dan Sungai Musi sebagai brand dan ikon dari wisata di Sumsel. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga mengungkapkan pemilihan ikon itu karena keduanya tidak bisa dipisahkan dari Sumatera Selatan.

“perahu getek dan Sungai Musi sudah tidak bisa dipisahkan dari Sumsel,” kata Irene, beberapa waktu lalu di Airmagz.com. Irene sangat optimistis kepariwisataan daerah akan semakin dikenal tidak hanya bagi turis lokal tetapi juga pelancong asing. Pemilihan getek dan sungai Musi sebagai ikon ditentukan setelah melakukan sejumlah penelitian, pendataan dan analisa yang lakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan Markplus Inc.

Ikon dan branding perahu getek dan Sungai Musi memiliki warna emas, merah dan biru. Menurut Irene, Gubernur Alex Noerdin yang menentukan langsung pemilihan branding dan icon tersebut. Alex Noerdin mengatakan, banyak hal yang bisa diangkat untuk mempromosikan pariwisata Sumsel.

“Pemerintah mengedepankan pariwisata yang mengandung unsur MICE, Festive dan Sport tourism. Kami punya segala hal mulai dari wisata alam, petualangan, budaya hingga olahraga,” kata Alex.

Sementara itu, Direktur Markplus Inc Hermawan Kertajaya mengaku sepakat dengan penggunaan tagline “Exsplore Your South Sumatra” dalam menjual potensi daerah itu. Branding menurutnya Hermawan merupakan pilihan kepada wisatawan untuk menjelajah Sumsel.

Setidaknya terdapat tiga jalur wisata yang diusulkan kepada wisatawan meliputi ring 1 kota Palembang, Ring 2 meliputi Ogan Ilir, Banyuasin dan Prabumulih serta ring 3 yang meliputi seluruh Kabupaten dan Kota lainnya. “Sumsel bukan hanya Palembang saja, melainkan 17 kabupaten dan kota dengan keunikan masing-masing,” katanya.

Apri @www.rasio.co | Airmagz

Bandar Udara Maratua Kaltim Segera Diresmikan

0

RASIO.CO, Jakarta – Pembangunan Bandar Udara Maratua, di Kalimantan Timur akan segera rampung dan diresmikan. Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso mengatakan bandara yang dibangun sejak 2008 tersebut hingga saat ini telah menghabiskan dana 48 miliar.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan meresmikan pada pekan depan. Agus Santoso mengemukakan, pembangunan bandara yang berdekatan dengan perbatasan Indonesia-Malaysia itu dalam dua tahun terakhir digelontorkan dana hingga Rp140 miliar, kata dia dalam diskusi santai di Jakarta, Rabu, 8 Maret 2017.

Agus menilai, pengoperasian bandara Maratua nantinya bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas maayarakat, khususnya dalam rangka pengembangan pariwisata di daerah itu. “Selain itu, dari Bandara Maratua hanya ‘satu langkah’ untuk berwisata ke Pulau Derawan yang penuh keindahan,” kata Agus.

Tak hanya Maratua yang rampung dan siap diresmikan. Ditjen Perhubungan Udara menurut Agus juga berfokus pada 15 bandara pinggiran. “Yang sudah dibangun, sedang dibangun, dan akan dibangun, sebagai bagian dari pemerataan untuk konektivitas,” ungkap Agus.

Apri @www.rasio.co | Airmagz

Wakilketua KPPU: Siang Malam Berantas Kartel

0

RASIO.CO – Wakilketua KPPU R Kurnia Sya’ranie, S.H,.M.H meluangkan waktunya siang malam berantas kartel bahkan banyak pihak heran kenapa KPPU sering melakukan sidak, padahal lembaga ini kan bukan lembaga pengawas harga. strategi ini dilakukan KPPU sebenarnya adalah Early Warning untuk kartelis-kartelis yang ada diluar sana.

“agar mereka tahu bahwa ada KPPU yang siap-siap bergerak jika mereka berani macam melakukan monopoli,” Kata Kurnia Sya’ranie, S.H,.M.H saat beri kuliah umum di Unrika. Jumat(10/03/2017) Malam.

Kata Dia, dari pengalaman mengabdi di KPPU selama ini, jumlah laporan yang masuk itu berbanding lurus dengan situasi di KPPU itu sendiri. yang saya maksut begini, ketika menangani kasus-kasus seperti kartel mendapat perhatian media dan masyaraka, maka jumlah aduan yang masuk kebagian pelaporan itu juga semakin meningkat.

Menangani kasus kartel atau melakukan sidak disuatu tempat, itu persoalan bagaimana kita menangani komiditas pangan yang selama ini tidak diperhatiksn dengan baik oleh pemerintah, padahal persoalan pangan itu menyangkut mayoritas kehidupan masyarakatkita, nah persolannya ketika kita usik mereka(red-pelaku usaha pangan),ini justru kita juga mengusik para pengusaha.

Pasalnya, imbuhnya, mereka punya kekuasaan , memiliki segudang pendukung yang siap menyerang balik KPPU ini. mereka punya uang, mereka punya kuasa, untuk menyerang KPPU itu perkara mudah . tentunya mereka bermain cantik. ada dulu menggugat lewat MK, ada yang mengirim aduan keistana, banyak sekali cara mereka lakukan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kejadian demi kejadian yang dialami tahun 2016 ada banyak hikmahnya pertama, untuk bekerja menegakkan hukum persaingan harus mulai hati-hati. KPPU ini saya rasa lembaga super body, kadang koordinasi dan komunikasi kita dengan pihak lain menjadi berkurang, karena merasa lebih tinggi ketimbang yang lain.

“Belajar dari beberapa pihak yang masih saja melakukan teror, jadi cambuk bagi kita supaya terus berbenah memperbaiki lembaga ini,” tutupnya.

Apri @www.rasio.co |