Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 369

Tingkatkan Ilmu Komunikasi, 400 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Publik Speaking

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 400 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Batam mengikuti pelatihan Publik Speaking Tahun 2024 di Planet Holiday Hotel dan Residence, Selasa (23/01). S

ekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan pelatihan Publik Speaking ini sangat penting dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan atas nama Wali Kota Batam, Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta untuk ikut serta dalam pelatihan ini. Pelatihan ini sangat penting dan tentunya sangat baik sekali untuk diikuti pelaku usaha di Kota Batam,” tuturnya.

Diungkapkannya, publik speaking ini merupakan hal yang penting dalam kehidupan. Sebagai pelaku usaha menurutnya harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi sehingga orang tertarik terhadap produk usaha yang dijual. Batam merupakan daerah jasa, sehingga pelaku usahanya harus menguasai ilmu Publik Speaking ini.

“Tujuan dari pelatihan ini adalah supaya pelaku usaha memiliki kemampuan berbicara di depan umum untuk menawarkan barang dan jasa yang mereka miliki, serta bisa memasarkan produk lebih luas lewat marketplace dan media sosial,” tuturnya.

Harapanya melalui pelatihan ini dapat menambah ilmu baru dan dapat memotivasi peserta bagaimana cara berkomunikasi dengan orang. Ia mengimbau agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaiknya dalam rangka meningkatkan kapasitas komunikasi.

“Saat ini Wali Kota Batam tengah masif melakukan pembangunan di Kota Batam. Beliau selalu berpesan agar masyarakat Kota Batam ambil manfaat dari pembangunan di Kota Batam ini. Sebagai daerah jasa, Kita hanya mengandalkan orang yang datang ke Batam yakni investor maupun Wisman baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Marlin Agustina sekaligus Ketua Dekranasda Kota Batam menyampaikan pelatihan ini sangat penting terutama dalam memasarkan produk secara online. Dengan publik speaking bagaimana

orang tertarik dan melirik produk yang dijual kepada konsumen. Ia mengatakan bahwa Disperindag Kota Batam bersama dengan Dekranasda Kota Batam akan terus mendukung pelaku UMKM di Kota Batam agar maju.

“Melalui pelatihan ini Saya harapkan Bapak/Ibu dapat meningkatkan promosi produk Kita. Untuk itu Kita harus pandai berbicara, jika Kita pandai berbicara artinya Kita sudah menguasai produk yang Kita jual sehingga orang tertarik untuk melirik usaha Kita,” ujar Ketua GOW Kota Batam ini.

Ia juga memotivasi peserta agar tidak berputus asa dalam menjalankan usahanya. Pesannya agar pelaku usaha berani berbicara untuk mempromosikan produk usahanya. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan UMKM guna meningkatkan kapasitas berbicara dengan mitra bisnis maupun konsumen.

“Saya doakan semoga usaha para pelaku UMKM di Kota Batam berkembang terutama dalam pemasaran produk usaha yang dijual secara online,” ucapnya.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau selaku ketua panitia pelaksana pelatihan Publik Speaking menyampaikan kegiatan ini bekerjasama antara Disperindag dan Dekranasda Kota Batam. Pelatihan Publik Speaking ini diikuti oleh pelaku UMKM dan mahasiswa di Kota Batam. Dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya yang lebih luas.

“Terimakasih kepada atas kehadiran Ibu Wakil Gubernur Provinsi Kepri sekaligus Ketua Dekranasda dan juga Bapak Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin Hamid yang sudah hadir di acara ini,” tuturnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Lapas Dabo Produksi Keripik Pisang Bermerk Labado’s

0

RASIO.CO, Lingga – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, produksi keripik pisang dengan bermerk Labado’s yang merupakan hasil olahan warga binaan. dan tidak hanya dipasarkan di Dabo Singkep, namun juga dipasarkan diluar Kabupaten Lingga.

Kepala Lapas Dabo Singkep, Jaka Putra mengaku kesulitan dalam mendapatkan bahan baku untuk membuat keripik yakni, pisang setengah matang di Dabo Singkep.

Jaka Putra menyampaikan, akibat sulitnya mendapatkan pisang yang merupakan bahan baku utama untuk produksi keripik pisang, terkadang harus mengganti pisang dengan olahan lainnya, seperti buah sukun yang juga dibuat keripik. memang keripik pisang sangat diminati oleh konsumen.

“Biasanya untuk produksi satu hari bisa produksi hampir 100 pcs. Di Dabo Singkep untuk bahan baku yaitu buah pisan sangat terbatas, dan lumayan sulit kita dapatkan,” kata Jaka Putra saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (22/1).

Jaka Putra mengatakan, kegiatan produksi keripik pisang tersebut, merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di Lapas Dabo Singkep yang diterapkan pada warga binaannya, harapannya ketika warga binaan nantinya kembali ke masyarakat memiliki keahlian dalam berwirausaha.

“Kegiatan kami di Lapas Dabo Singkep ini salah satunya pembinaan kemandirian berupa mengolah pisang menjadi keripik, selain itu ada juga keripik sukun,” terangnya.

Jaka menjelaskan, keripik produksi olahan warga binaan tersebut, telah mendapatkan ijin dari Dinas Perdagangan Kabupaten Lingga, dan merek Labado’s juga telah memiliki Hak Kekayan Intelektual.

“Produksi keripik pisang ini kurang lebih sudah berjalan 3 bulan semenjak saya bertugas di Lapas Dabo Singkep,” paparnya.

Jaka melanjutkan, keripik produksi olahan dari warga binaan Lapas Dabo Singkep itu diberinama Labado’s yang merupakan singkatan dari Lapas Dabo Singkep.

“Untuk pemasarannta sudah keluar daerah, seperti di Tanjung Balai Karimun, Tanjungpinang dan Kota Batam,” ungkapnya.

Untuk diketahui keripik pisang olahan warga binaan di Lapas Dabo Singkep, sudah dicicipi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau, I Nyoman Gede Surya Mataram, saat melakukan kunjungan kerjanya ke Lapas Dabo Singkep.

I Nyoman Gede Surya Mataram memberikan apresiasi pada Lapas Dabo Singkep yang mana telah memberikan pembinaan kemandirian pada warga binaan dan mengaku keripik pisang olahan warga binaan Lapas Dabo Singkep memiliki cita rasa yang gurih.

Puspan

Bupati Lingga Buka Musrenbang Kecamatan Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar buka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Singkep, bertempat di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Senin (22/1) lalu.

“Dalam Musrenbang tentu ada usulan yang seharusnya dapat diakomodir, dan menjadi urgensi untuk pembangunan di tahun 2025, dan sesuai target pencapaiannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” kata Nizar diwawancarai usai membuka secara resmi Musrenbang di Kecamatan Singkep.

Bupati Lingga, optimis pembangunan RPJMD yang dianggap penting dan urgent akan tetap dilakukan tidak harus menunggu 2 tahun kedepan. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan yang diusulkan sesuai dengan urgensi dan kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan keuangan daerah.

“Sebagai bupati hari ini, itu RPJMD masih menyisakan 2 tahun sebetulnya yang harus diselesaikan, namun kita tetap optimis yang menjadi urgent dari pembangunan walaupun tidak harus dua tahun, dan ini harus dilakukan terlebih dahulu yang menjadi hal-hal penting,” terangnya.

Nizar menjelaskan, di kepemimpinannya sebagai Bupati Lingga, di Kecamatan Singkep sudah melakukan berbagai pembangunan, diantaranya penataan wajah Kota Dabo Singkep dan drainase yang sebelumnya sering dikeluhkan masyarakat ketika hujan dalam kurun waktu 1 jam dapat menyebabkan banjir.

“Pelan-pelan di Kecamatan Singkep sudah mulai penataan wajah Kota Dabo, selain itu, penanganan parit juga sudah kita tangani,” ungkapnya.

Nizar melanjutkan, berdasarkan hasil survey yang dilakukan tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi terkait dengan pendidikan, kesehatan dan insfratruktur khususnya jalan di wilayah Kecamatan Singkep.

“Hasil survey yang kita lakukan beberapa bulan yang lalu di wilayah Kecamatan Singkep itu cukup puas,” paparnya.

Bupati Lingga menyampaikan, untuk kecamatan lain yang berkaitan dengan insfratruktur, air bersih, listrik dan jaringan internet ini memang masih ada problem dan menjadi catatannya.

Bupati Lingga menegaskan, untuk tahun 2024, kegiatan pembangunan tinggal berjalan, dengan anggaran sebesar Rp 1 triliun 26 miliar.

“Insha Allah, untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, baik itu PU, perhubungan, perikanan, pertanian, dan lain-lain, akan mengikuti dengan sendirinya. kegiatannya tinggal berjalan saja,” tutup Bupati Lingga.

Puspan

Ansar Buka Kejuaraan Gubernur Cup Bola Voli Kategori Putri U-23 Tanjungpinang 2024

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka secara resmi Kejuaraan Gubernur Cup Bola Voli Kategori Putri U-23 Zona Kota Tanjungpinang Tahun 2024 di Lapangan Voli Diana Bukit Cermin, Tanjungpinang, Senin (22/1) malam.

Sebanyak 6 tim putri dari berbagai klub bola voli se-Kota Tanjungpinang bertanding memperebutkan gelar juara pada Kejuaraan yang digelar 22 hingga 26 Januari 2024 

Pembukaan ini ditandai secara simbolis dengan servis bola pertama oleh Gubernur Ansar Ahmad didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizky Faisal, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Pj. Walikota Tanjungpinang Hasan, Anggota Komisi lV DPRD Kepri Tedy Jun Askara, Danlanud RHF Kolonel (PNB) Andi Nur Abadi dan Kadispora Kepri Muhammad Ikhsan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim seraya memohon ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini kegiatan Gubernur Cup Kejuaraan Bola Voli Putri U-23 Zona Tanjungpinang Tahun 2024 secara resmi saya nyatakan dimulai,” kata Gubernur Ansar saat membuka Kejuaraan Bola Voli Putri U-23.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan harapannya agar kejuaraan ini dapat menjadi panggung bagi para atlet untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka dalam olahraga bola voli. Ia juga menekankan pentingnya semangat persaudaraan, fair play dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Jadikanlah kegiatan ini untuk meningkatkan kembali gairah olahraga bola voli di Kota Tanjungpinang, menambah pengalaman bertanding dan meningkatkan prestasi,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengatakan bahwa ia mendukung penuh terhadap pengembangan olahraga di Kepulauan Riau, khususnya dalam bidang olahraga bola voli. Selain itu, Gubernur Ansar mengharapkan kegiatan ini juga dapat mempererat persaudaraan dan solidaritas antar atlet, pelatih dan masyarakat yang turut mendukung kelangsungan olahraga voli di Kepulauan Riau.

“Kejuaraan ini diharapkan bisa memacu prestasi dan sekaligus memasyarakatkan olahraga voli di Kota Tanjungpinang. Saya juga berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Terakhir, Gubernur Ansar menegaskan Kejuaraan Gubernur Cup Bola Voli ini bisa menjadi platform bagi para pemain muda untuk menunjukkan potensi dan keterampilan mereka di tingkat lokal dan Kejuaraan ini menjadi sarana untuk menggali bakat-bakat muda dan memberikan kesempatan bagi para atlet putri U-23 untuk berkembang dalam dunia olahraga voli.

“Selain itu, juga sebagai momentum perbaikan, evaluasi dan pelaksanaan program yang lebih terarah dan terencana, khususnya cabang olahraga Bola voli, yang kelak mengangkat prestasi untuk Kepulauan Riau, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. 

Redaksi@www.rasio.co//

Resmikan Rumah Makan Tsania Seafood, Rudi Komitmen Bangkitkan Sektor Pariwisata

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meresmikan Rumah Makan Tsania Seafood, di Komplek Ruko Sinar Penuin Lubuk Baja, Senin (22/1).

“Peresmian ini, tentunya akan memperkaya pilihan kuliner di Batam bagi wisatawan,” ujar Muhammad Rudi.

Ia menyampaikan, pihaknya terus berupaya membangkitkan kembali sektor pariwisata di Batam. Pasalnya, dengan sektor pariwisata hidup, maka akan memberi dampak positif terhadap sektor lainnya.

“Termasuk kuliner ini. Saya berharap rumah makan seafood ini ini dapat menjadi salah satu destinasi kuliner favorit yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sektor pariwisata di Kota Batam,” pesan Rudi.

Selain itu, pengusaha kuliner juga dituntut untuk menyajikan makanan sehat dan bersih untuk menjaga kepuasan pelanggan dan demi kesan baik bagi Kota Batam.

“Kalau makanannya enak, bersih, maka orang akan balik lagi. Ini saja yang perlu diterapkan,” tegas Muhammad Rudi.

Rudi mengajak, para pengusaha untuk terus mendukung pembangunan Batam demi pulihnya kembali perekonomian Batam.

“Tak bisa hanya pemerintah saja yang membangkitkan semua sektor ini. Semua harus bergandengan tangan demi kejayaan Batam,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi juga menyampaikan sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang kemajuan ekonomi dan pariwisata Batam. Untuk diketahui, di era Muhammad Rudi, pembangunan Batam terus dilakukan demi mempercantik Kota Batam. Sejumlah pembangunan yang dilakukan seperti pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim dan infrastruktur jalan.

Tak hanya itu, aksesbilitas di kota hingga perumahan juga tetap menjadi perhatian Muhammad Rudi.

Redaksi@www.rasio.co//

KPK Periksa Azis Syamsuddin Terkait Kasus Eks Bupati Kutai Kartanegara

0

RASIO.CO, Jakarta – KPK memeriksa mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan pencucian uang mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, Selasa (23/1).

“Yang bersangkutan [Azis Syamsuddin] sudah hadir dan sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikutip CNNIndonesia, Selasa (23/1).

Selain Azis, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Anggota Polri Agus Susanto, Nikodemus R. Pattuju (Mahasiswa), Riefka Amalia (Ibu Rumah Tangga), dan Ardi Yanoor (Staf Kantor Hukum Maskur Husain).

Rita dan Azis terjerat kasus dugaan suap yang melibatkan mantan penyidik KPKAKP Stepanus Robin Pattuju. Hanya saja, Azis telah menjalani proses hukum dan dinyatakan bebas bersyaratpada 18 Agustus 2023.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 18 Oktober 2021, Rita yang ketika itu dihadirkan sebagai saksi menyebut Robin sebagai malaikat. Penilaian tersebut terlontar saat Robin menemuinya di Lapas Kelas IIA Tangerang dengan maksud membantu kepentingannya di Peninjauan Kembali (PK).

“Malaikat datang, pikiran saya ada orang menolong saya. Saya kan dalam posisi yang sangat buruk,” ujar Rita saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 18 Oktober 2021.

Robin bisa menemui dan mengenal Rita melalui perantara Azis. Pertemuan berlangsung sekitar September 2020. Adapun Lapas Kelas IIA Tangerang merupakan tempat Rita menjalani hukuman pidana 10 tahun atas kasus suap dan gratifikasi terkait izin perkebunan kelapa sawit. Azis, terang Rita, langsung memperkenalkan Robin sebagai penyidik KPK.

“Saya enggak menanyakan apakah itu penyidik. Saya malah dikenalkan, saya dalam posisi tidak berharap, tidak menyangka ada yang datang. Jadi, saya yang didatangi. Saya tidak meminta,” tutur Rita.

Pertemuan dilakukan dengan maksud agar Robin membantu mengembalikan 19 aset milik Rita yang disita KPK melalui proses PK di Mahkamah Agung. Adafeesebesar Rp10 miliar yang harus diberikan terkait upaya tersebut. Meski setuju, Rita mengaku tidak mempunyai uang tunai dan menawarkan sejumlah aset kepada Robin. Tawaran itu pun disetujui.

Pada perkembangannya, PK tidak diurus oleh Robin dan uang senilai Rp10 miliar tidak dikeluarkan Rita. Robin dan rekannya yang merupakan pengacara bernama Maskur Husain menerima senilai total Rp5.197.800.000,00 terkait kepentingan Rita. Azis disebut turut memberikan uang baik dalam bentuk dolar Amerika Serikat dan Singapura maupun rupiah.

***

Pemprov Kepri Bentuk Peta Jalan Pengendalian Inflasi

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara memimpin Rapat Pembentukan Peta Jalan Pengendalian Inflasi Provinsi Kepulauan Riau bertempat di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (23/01).

Penyusunan Peta Jalan Pengendalian Inflasi sendiri dinilai penting sebagai pedoman pengendalian inflasi nasional dan daerah, serta sebagai dasar penyusunan program kerja TPIP secara periodikal. Penyusunan peta jalan ini juga bertujuan untuk memastikan kesinambungan, sinkronisasi, dan ketepatan program kerja TPID dengan karakteristik daerah di samping mendorong daerah untuk membuat inovasi program.

Sekda Adi dikesempatan ini mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja semua pihak sehingga Pemerintah Provinsi Kepri mampu mempertahankan tingkat inflasi sebagaimana yang ditetapkan di dalam target meskipun dalam kenyataannya sangat dinamis.

“Di Tahun 2023 pengendalian inflasi kita cukup baik. Inflasi tidak sepenuhnya dapat kita kendalikan karena ada beberapa faktor penyebab kenaikan maupun penurunan harga di seluruh pasar yang menjadi bagian dari survei,” ucapnya.

Dalam hal pengendalian inflasi Sekda Adi juga memberikan beberapa masukan kepada OPD Kepri, diantaranya Kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri untuk berkolaborasi dengan Kabupaten/ Kota untuk menambah kapasitas komoditas pangan yang bisa diproduksi sendiri seperti cabe, kangkung dan bayam dan komoditas lainnya. Kemudian kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, untuk produksi perikanan baik tangkap dan budidaya terus diupayakan untuk menjaga supply dan demand di tengah masyarakat. 

Selanjutnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar terus memantau kondisi harga dan bekerjasama dengan para distributor besar guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasar. Dan juga kepada Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memulai memiliki gagasan dalam pembuatan aplikasi pendukung sebagai suatu data center yang menyediakan berbagai informasi terkait pengendalian inflasi baik berupa data pertanian, data hasil laut , data komoditas serta data lainnya yang bisa digunakan untuk dasar pengambilan keputusan.

“Jadi mohon kerjasama semuanya, tadi yang sudah kami tunjuk, agar benar-benar memberikan supporting di dalam penyusunan roadmap ini.  Dan juga program-program yang prinsipnya menghasilkan bahan pangan dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi dimasukan ke dalam roadmap,” jelasnya

Melalui rapat ini Sekda Adi mengungkapkan akan dilakukan evaluasi bersama perlaksanaan pengendalian inflasi daerah di Provinsi Keluarga tahun 2023 yang nantinya sebagai dasar untuk menyusun roadmap di dalam penanganan inflasi di tahun 2024. Oleh karena itu dibutuhkan masukan dari semua stakeholder baik dari Bank Indonesia, Kejati Kepri, Polda Kepri, OPD serta stakeholder terkait agar perumusan Peta Jalan Pengendalian Inflasi Provinsi Kepulauan Riau tepat sasaran.

“Kita akan membuat satu roadmap pengendalian inflasi di tahun 2024 dengan berkaca dari tahun sebelumnya. Apa saja kelemahan kita sehingga mudah-mudahan roadmap ini bisa segera diselesaikan dan pengendalian inflasi kita lebih baik di tahun 2024 ini. ” ucapnya 

Redaksi@www.rasio.co//

Pemko Batam Siap Sukseskan MTQH X Tingkat Kepri di Kota Batam

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota menyatakan kesiapannya sebagai Tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Al Qur’an dan Hadist (MTQH) X Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2024 di Kota Batam.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. dalam rapat persiapan pelaksanaan MTQH X Tingkat Provinsi Kepri dengan Pengurus LPTQ Provinsi Kepri di Ruang Rapat Hang Nadim Lantai IV Kantor Wali Kota, Senin (22/01).

“Atas nama Pemerintah Daerah dan Wali Kota Batam, Saya mengucapkan terimakasih kepada LPTQ Provinsi Kepri yang sudah menunjuk Kota Batam sebagai tuan rumah MTQH X Tingkat Provinsi Kepri. Tentunya Kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaiknya,” ungkap Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Menurutnya Pemko Batam pada tahun 2014 pernah menjadi tuan rumah pada pelaksanaan MTQH Tingkat Nasional. Sehingga untuk tempat penyelenggaraan MTQH di Kota Batam menurutnya tidak ada masalah. Mengingat pelaksanaan MTQH akan dipusatkan di Dataran Engku Putri, dimana sudah terdapat bangunan astaka utama.

“Sesuai pesan dari Bapak Wali Kota Batam, bahwa sebagai tuan rumah Kota Batam harus sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Untuk kesiapan penyelenggaraan ini, Kami akan menginventarisir apa saja yang harus dibenahi di sekitar Dataran Engku Putri. Tentunya Kami juga membuat Astaka utama agar lebih menarik lagi,” jelasnya.

Terkait tempat dilaksanakannya cabang lomba (venue) menurutnya tidak masalah. Termasuk ketersediaan hotel untuk tempat menginap para kafillah dari Kabupaten/Kota menurutnya banyak pilihan. Lebih lanjut Pemko Batam akan melakukan rapat koordinasi dengan LPTQ Kota Batam.

“Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua LPTQ Kota Batam, Bapak Zulkarnain bahwa untuk venue bisa menggunakan gedung Politeknik, Gedung LAM, Masjid Sultan Mahmud Riayadsyah dan Masjid Tanjak. mengatur transportasi antar jemput peserta saja,” sebutnya.

Dari paparan yang disampaikan oleh LPTQ Provinsi Kepri, direncanakan MTQH X Tingkat Provinsi Kepri akan digelar pada tanggal 20-27 Mei Tahun 2024 di Kota Batam. Adapun Cabang Lomba pada pelaksanaan MTQH X Tingkat Provinsi Kepri yakni Cabang Seni Baca Al-Qur’an, Cabang Qira’at Al-Qur’an, Cabang Hafalan Al-Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cabang Fahmil Al-Qur’an, Cabang Syarhil Al-Qur’an, Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Cabang Musabaqah Hadits Nabi, Cabang Eksibisi dan asidah Rebana.

Rapat persiapan pelaksanaan MTQH X Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2024 dihadiri, Pembina LPTQ Provinsi Kepri, Tengku Aprizal Dahlan, Sekretaris LPTQ Provinsi Kepri, Riama Manurung, Wakil Ketua LPTQ Kota Batam, Zulkarnain Umar, Kabag Kesra Setdako Batam, Mahlil, Sofyan Sulaiman Kabag Keagamaan dari Biro Kesra Provinsi Kepri.

 Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Kepri Serahkan Bantuan untuk Nelayan dan Ibu Hamil di Tanjungpinang

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan alat tangkap perikanan untuk nelayan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dan penyerahan bantuan bahan makanan dan susu untuk ibu hamil dan balita stunting serta antropometri kit untuk posyandu oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang di Halaman Kantor Lurah Tanjung Unggat, Senin (22/1).

Bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk nelayan kota Tanjungpinang terdiri atas tiga jenis bantuan alat tangkap perikanan, yaitu kawat bubu sebanyak 25 gulung, bubu ketam sebanyak 800 buah, dan jaring udang sebanyak 215 buah. Total pagu untuk bantuan alat tangkap perikanan di Kota Tanjungpinang sebesar Rp. 215.383.350,-.

Gubernur Ansar mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah provinsi kepada nelayan di Kepri, khususnya di Kota Tanjungpinang, yang merupakan salah satu sektor unggulan dan strategis di daerah kepulauan. 

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di Tanjungpinang. Kami juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan lainnya, seperti iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan,” ujar Gubernur Ansar. 

Bantuan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diberikan kepada 523 nelayan di Kota Tanjungpinang pada tahun 2023, dengan anggaran sebesar Rp. 105.436.800,-. Untuk klaim santunan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023, sebanyak 6 orang telah menerima total klaim sebesar Rp. 168.902.600,-.

Sementara itu, penjabat (pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan menyerahkan bantuan bahan makanan dan susu untuk ibu hamil dan balita stunting serta antropometri kit untuk posyandu. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesehatan ibu hamil dan balita, serta mengurangi angka stunting di Kota Tanjungpinang. 

“Kami akan terus berusaha menurunkan angka stunting di kota Tanjungpinang, yang saat ini masih di atas rata-rata nasional. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan baik air, sanitasi, lingkungan, termasuk pada saat memegang bayi,” kata Hasan.

Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD ProvinsiKepri Rizky Faisal, Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang Rany Gusfita Sari, anggota Tim Percepatan Pembangunan Sarafuddin Aluan, Suyono Saeran, Basaruddin Idris, Endry Sanopaka, dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan Masih Jadi Prioritas

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memastikan bahwa pembangunan serta pengembangan jalan arteri masih menjadi prioritas.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan mempercepat pengerjaan di beberapa titik pada tahun 2024. Di antaranya adalah pengembangan Jalan Yos Sudarso Tahap 3, mulai dari Ruas Simpang Bengkong – Underpass Pelita.

Tidak hanya itu, ada juga peroyek pembangunan Bundaran Punggur dan pengembangan jalan mulai dari Simpang Kepri Mall hingga Bundaran Sagulung. Ia berharap, pembangunan infrastruktur tersebut tidak menemui kendala dan bisa rampung sesuai tepat waktu.

“Semua ini untuk kemajuan Batam sehingga masyarakat bisa menikmatinya,” ujar Rudi di tengah aktivitasnya bersilaturahmi dengan masyarakat Sei Beduk, Minggu (21/1).

Selain infrastruktur jalan, BP Batam juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan Fly Over Sei Ladi dengan tujuan, memberikan kemudahan terhadap aktivitas pengendara di Batam.

“Apabila Batam sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik dalam segi ekonomi. Mari kita dukung kemajuan ini,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//