Minggu, Mei 17, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 673

Fokus Pada Tujuan, Tetap Jaga Etika

0

RASIO.CO, Batam – Wagub Kepri, Marlin Agustina berpesan kepada para pelajar untuk fokus pada tujuan dan cita-cita. Jika sudah fokus, kerahkan segalanya untuk mencapai tujuan itu. Terlebih perjalanan anak-anak masih sangat panjang.

“Saya tak permah mengarahkan anak-anak untuk menjadi sesuatu. Biarkan mereka dengan pilihannya. Tapi, kalau sudah meniatkan jadi sesuatu, fokus. Kita bisa melakukan apapun asal fokus,” kata Wagub Marlin dalam Literasi Digital di SMAN 1 Batam, Sekupang.  Kamis (22/9).

Ketua TP PKK Kota Batam ini membuka pertemuan itu dengan membuka ruang interaksi. Marlin langsung bertanya tentang Kepri, tentang kabupaten kota, tentang wilayah Kepri baik lautan maupun daratan.

Pertanyaan-pertanyaan Wagub Marlin tampak dijawab dengan tangkas sejumlah pelajar. Pemahaman dan pengetahuan mereka tentang Kepri sangat baik.

Setelah itu, giliran para pelajar yang bertanya kepada Ketua GOW Kota Batam ini. Tentang suka duka, tentang tantangan yang dihadapi. Tentang pengalaman dan perjalanan Wagub Marlin.

“Hadapi dengan senyuman. Lapangkan hati.

Kita bukan orang sempurna. Cari solusi seperti apa Memang berat, tapi tetap harus kita hadapi,” kata Ketua PIKORI BP Batam ini.

Kepada para pelajar, Marlin mengatakan takdir seseorang sudah digariskan. Tapi tetaplan berusaha meraih cita-cita yang dicitakan. Jangan berbuat hal-hal yang tidak baik. Jika terus berbuat baik, insya Allah akan menghasilkan hal yang baik.

“Betul betul kita jaga diri kita dari hal hal yang tak baik. Harus punya visi, harus berani. Kadang momen dan peluang tak datang dua kali,” kata Marlin.

Redaksi@www.rasio.co//

Giatkan UMKM Kepri, Dispar Kepri Launching Aplikasi GEMA EKRAF

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Potensi pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Kepulauan Riau terus digali dan menjadi perhatian bersama. Setidaknya ada 2300 lebih pelaku ekonomi yang ada.

Membantu mempromosikan produk UMKM, Pemprov Kepri melalui Dispar Provinsi Kepri telah melaunching aplikasi GEMA EKRAF pada Festival Dekranasda yang diadakan oleh Disperindag Kepri pada 22 September 2022 di Bintan Expo, Tanjungpinang.

Dalam sambutan Ketua Dekranasda Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari menyampaikan dalam festival ini telah merilis aplikasi GEMA EKRAF (Berniaga Bersama Ekonomi Kreatif),yang nantinya akan banyak sekali membantu para pelaku ekonomi kreatif dalam hal mempromosikan dan memasarkan produk UMKM mereka.

“Aplikasi Gema Ekraf Kepri ini sebuah platform aplikasi digital untuk pemasaran produk atau jasa dan direktori pelaku usaha dalam bidang ekonomi kreatif di Provinsi Kepulauan Riau. Aplikasi ini di kembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau dan di kelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau.” Jelasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Provinsi Kepri, Urai Gusnawati sangat menyambut baik acara Festival Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau dari Disperindag. Ini karena menjadi ajang memperkenalkan aplikasi GEMA EKRAF Kepri yang mana aplikasi ini begitu bermanfaat dan dapat memfasilitasi para ekonomi kreatif yang di dalamnya ada 17 subsektor.

“kami berharap kepada pelaku ekraf, ayo sesegera mungkin untuk mendaftar pada aplikasi ini. Karena dengan adanya aplikasi ini mudah-mudahan para pelaku ekraf dan UMKM dapat terus memasarkan hasil produk karya mereka bahkan di luar Provinsi Kepri bahkan pemasaran produk dan promosi sampai ke tingkat internasional.”

Urai juga menghimbau kepada para konsumen yang ingin mengetahui berbagai informasi seputar produk Ekonomi Kreatif Kepri, berupa oleh-oleh, kuliner dan hasil kreasi Kepri dapat mengunjungi laman web http://gemaekraf.kepriprov.go.id

***

Diancam dan Dipaksa, Remaja Perkosa Siswi Kelas Tiga SD

0

RASIO.CO, Batam – Seorang siswi kelas 3 Sekolah Dasar jadi korban pelecehan yang dilakukan seorang remaja berusia 14 tahun. 

Aksi tak senonoh itu terjadi Senin (12/9) sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah kosong dan korban merupakan seorang anak perempuan yang masih berumur 10 tahun.

Dengan adanya kejadian tersebut, ayah korban marah dan langsung melaporkan tindakan asusila tersebut ke Mapolsek Bengkong kemudian Polisi langsung mendatangi TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

“Pelaku melakukan tindak pidana perbuatan menyetubuhi dan cabul dengan cara memaksa, menarik dan mengancam korban dari lapangan bola menuju ke rumah kosong,” kata Kapolsek Bengkong, Iptu Mardalis melalui Kanit Reskrim Iptu Rio Ardian, Kamis (22/9).

Dikatakannya, pelaku secara paksa menyuruh korban untuk berbaring di lantai dengan posisi terlentang sehingga pelaku dengan mudah melakukan aksinya tersebut.

Pelaku memang niat untuk menyetubuhi korban lantaran kerap menonton film dewasa sehingga hasratnya tidak tertahankan lagi.

“Niatnya memang mau menyetubuhi korban. Karena pelaku hobi nonton film dewasa,” kata Rio dilansir tribunbatam.id.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku telah melakukan perbuatan tersebut terhadap korban sebanyak satu kali.

“Pelaku berhasil kami amankan pada Senin (19/9) dirumahnya,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan yakni, satu baju kaos lengan pendek warna hijau bertuliskan Djogjakarta 1952, satu celana pendek karet warna coklat dan satu celana dalam warna putih.

Saat ini pelaku masih ditahan untuk dilakukan pemeriksaan mendalam di Polsek Bengkong dan terancam kurungan penjara 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

***

Tilang Elektronik Mulai Diberlakukan di Batam Hari Ini

0

RASIO.CO, Batam – Pihak kepolisian mulai menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement atau tilang elektronik di Kota Batam. Kamis (22/9).

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto mengatakan, terdapat tiga lokasi ETLE yang sudah siap merekam setiap kendaraan warga Batam yang melintas.

Tiga titik itu berada di jalan Brigjen Katamso lampu merah Batamindo, Jalan Ahmad Yani Simpang Masjid Raya Batam Center, dan Jalan KDA Dalam.

“Tiga titik ini sudah terpasang ETLE. Titik ini jadi lokasi penindakan dan besok sudah siap beroperasi,” ungkapnya, dikutip dari Tribun Batam.

Tri menyebutkan, ETLE telah tersambung dengan jaringan NTMC Korlantas Polri.

“Sudah terkoneksi, kamera ETLE sudah siap dioperasikan, tinggal menunggu dilaunching besok (Kamis),” ujar Tri.

Tri mengakui bahwa penerapan tilang elektronik di Batam masih dalam tahap penyempurnaan. Maka dalam satu bulan ke depan akan menjadi tahapan pemantapan.

Berbeda dengan ETLE, kata Tri, jika banyak ditemukan CCTV di jalan raya, itu merupakan kamera elektronik pemantau kondisi arus lalu lintas. Batam menjadi kota pertama sekaligus percontohan penerapan e-tilang di Kepri.

Untuk itu, masyarakat diingatkan agar segera melengkapi kelengkapan kendaraannya. Sebab, tanpa disadari, kamera ETLE akan menangkap gambar pengendara yang melakukan pelanggaran saat berlalu lintas tanpa terkecuali.

***

DPR RI Sahkan Pagu Anggaran BP Batam 2023

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara 1, Jakarta. Kamis (22/9).

Rapat tersebut membahas tentang Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Tahun 2023 sesuai Hasil Penyesuaian Badan Anggaran DPR RI.

Pada kesempatan tersebut, Rudi juga memaparkan RKP BP Batam Tahun 2023 yakni peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dan sektor prioritas nasional dengan mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

“Rencana Kerja dan Anggaran BP Batam Tahun Anggaran 2023 merupakan unsur dari Prioritas Nasional 2 (dua) RKP Tahun 2023, yaitu Mengembangkan Wilayah Untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan, dengan 4 (empat) fokus pembangunan yaitu Industri Manufaktur, Jasa, Pariwisata dan Logistik,” ungkap Rudi. 

Program pertama merupakan Program Dukungan Manajemen, kegiatan utamanya yakni kegiatan operasional, seperti kepegawaian, pemeliharaan, dan jasa.

Program 4 Pengembangan Kawasan Strategis adalah kegiatan yang mendukung peningkatan investasi, yaitu kegiatan yang mendukung Prioritas Nasional khususnya pengembangan infrastruktur.

“Di samping itu, pembangunan infrastruktur pendukung Prioritas Nasional dan Prioritas BP Batam, juga kami laksanakan melalui sumber pendanaan dari PNPB, di antaranya Peningkatan Jalan Yos Sudarso Tahap 4, Peningkatan Jalan Hang Jebat, Perbaikan Ponton Pelabuhan Punggur, lanjutan Pengembangan Destinasi Wisata Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang, serta Peningkatan dan pengembangan fasilitas kawasan lainnya,” jelasnya.

Dalam pertemuan sebelumnya, BP Batam telah memprogramkan kegiatan promosi investasi dan layanan lain dari BP Batam. Kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi BP Batam dalam menarik investasi dan memberikan layanan lainnya. 

Pimpinan Rapat Martin Manurung dari Fraksi Nasdem membacakan kesimpulan yang didiskusikan oleh seluruh Anggota Dewan Komisi VI DPR RI.

 Ia menyatakan Komisi VI DPR RI menyetujui Pagu Anggaran BP Batam Tahun 2023 untuk ditetapkan sebagai Pagu Alokasi Anggaran BP Batam Tahun 2023.

Pagu Belanja BP Batam dalam Tahun Anggaran 2023 yaitu sebesar Rp2.068.248.980.000,- (dua triliun enam puluh delapan miliar dua ratus empat puluh delapan juta sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah.

Jumlah tersebut bersumber dari PNBP Badan Layanan Umum sebesar Rp1.782,3 miliar atau 86,17 persen; Rupiah Murni (RM) sebesar Rp286 miliar atau 13,83 persen yang dialokasikan untuk dua program yaitu Program Dukungan Manajemen sebesar Rp888,77 miliar (42,97 persen); dan Program Pengembangan Kawasan Strategis sebesar Rp1.179,48 miliar (57,03 persen).

Komisi VI DPR RI berharap, dengan di setujuinya Anggaran BP Batam Tahun 2023 pendapatan PNBP BLU dapat meningkat lebih dari Rp 2 Triliun.

Disela-sela rapat, Komisi VI DPR RI juga memberikan apresiasi kepada BP Batam telah memperbaiki pemasukan barang konsumsi dengan adanya sistem Indonesia Batam Online Single Submission yang memudahkan proses perizinan.

Redaksi@www.rasio.co//

HUT Lantas, Kapolri Resmikan Program ETLE Nasional di 34 Polda

0

RASIO.CO, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri syukuran perayaan Hari Ulang Tahun ke-67 lalu lintas bhayangkara (HUT Lantas) di Gedung Korlantas Polri.  Kamis (22/09).

Dalam momentum tersebut, Sigit juga sekaligus meresmikan  salah satu program prioritas Presisi, yakni peluncuran ETLE atau tilang elektronik nasional di 34 Polda jajaran Indonesia.

“Alhamdulillah bersamaan dengan HUT Lantas ke-67, kita selesaikan program prioritas kita yaitu ETLE nasional yang hari ini diresmikan di delapan Polda. Sehingga totalnya saat ini, sudah selesai di 34 Polda,” kata Sigit.

Meski begitu, Sigit tetap meminta kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas Polri untuk terus mengembangkan serta meningkatkan ETLE tersebut. Sehingga, kata Sigit, tilang elektronik tidak hanya berlaku di tingkat provinsi, namun juga harus diterapkan di wilayah kabupaten dan kota.

“Oleh karena itu, tentunya kita dorong para Kapolda dan Kapolres, untuk terus melaksanakan koordinasi. Sehingga, program ini betul-betul bisa tergelar sampai jajaran paling bawah,” ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini, Sigit turut meresmikan inovasi ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Sehingga tilang elektronik tidak hanya bersifat diam atau statis, melainkan dapat bergerak secara dinamis di lapangan.

Menurut Sigit, terobosan inovasi tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan prima dan terbaik untuk masyarakat. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi itu, angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir sekecil mungkin.

“Dan kemudian ini bisa dilaksanakan dalam kegiatan patroli. Khususnya di tempat-tempat yang rawan kecelakaan. Sehingga, kemudian harapan kita dengan peningkatan dan pergelaran ETLE ini angka kecelakaan lalu lintas, semakin hari atau dari tahun ke tahun kita harapkan makin turun. Karena kepatuhan, ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas makin baik dan ini tentunya akan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas,” ucap Sigit.

Tak hanya dari sisi tersebut, Sigit menekankan, pengembangan basis teknologi informasi ini, diharapkan mampu menghindari terjadinya potensi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran Polantas.

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, polisi sabuk putih merupakan salah satu personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, harus mampu memberikan pelayanan dan kinerja yang optimal bagi seluruh warga Indonesia.

“Tentunya dengan pengembangan teknologi informasi yang ada, layanan kepolisian akan semakin cepat, semakin baik. Tentu bagaimana upaya kita untuk semakin hari menghindari pelanggaran dan menampilkan jajaran lalu lintas yang menjadi salah satu etalase Polri yang selalu berinteraksi bersama-sama dan berhadapan dengan masyarakat. Sehingga, kedepan kita harapkan postur lalu lintas, yang mewakili etalase Polri, menampilkan sosok Polri yang tegas, wibawa, humanis, dan bersih. Namun di dalam pelayanannya tentunya semakin dekat dan dicintai masyarakat,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada jajaran Korlantas Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Apalagi, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Peran polisi lalu lintas menjadi salah satu yang paling sentral dalam memberikan pengamanan dan penjagaan kegiatan itu sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam mengamankan dan memastikan Presidensi G20 berjalan lancar dan aman, Polri juga menyiapkan 91 Command Center. Pada pusat komando itu terdapat fitur-fitur yang terintegrasi posko pembantu Polda Bali dan BNDCC sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi, dan informasi.

Command Center itu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan fitur terdiri dari, monitoring CCTV, monitoring Drone, monitoring Body Worn, monitoring GPS Ranmor Patroli, sub monitoring center, Dashboard Polisiku, Dashboard 110, SOT Presisi, info BMKG dan Cuaca.

Lalu, Inarisk BNPB, monitoring kecepatan angin, prakiraan cuaca di Pelabuhan, pasang surut air dan tinggi gelombang, flight radar dan traffic marine.

“Body Worn Camera, saat ini terus kita kembangkan khususnya dalam kegiatan KTT G20. Ini untuk melengkapi pengawasan dan pengamanan, terkait dengan rangkaian proses pengamanan yang dilaksanakan oleh Polri. Disamping, tentunya ini bisa membantu melengkapi Mobile Apps yang disiapkan. Namun Body Worn tentunya kita lakukan untuk membantu tingkatkan pengawasan serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk pengamanan dan keselamatan,” tutup Sigit.

***

Pilihan Makanan Penurun Asam Lambung yang Ampuh

0

RASIO.CO, Jakarta – Bagi penderita penyakit asam lambung, penting untuk mengetahui makanan penurun asam lambung. Selain dapat meredakan gejala akibat penyakit asam lambung, berbagai jenis makanan berikut ini juga dapat mencegah asam lambung naik.

Penyakit asam lambung atau GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga menyebabkan iritasi. Hal ini kerap memicu berbagai gejala yang meliputi sensasi terbakar di dada, mulut terasa asam, sulit menelan, bahkan sulit tidur karena gejala sering kali kambuh di malam hari.

Berbagai keluhan tersebut kerap dipicu oleh beberapa kebiasaan atau pola makan tertentu, seperti berbaring setelah makan, makan terlalu cepat, serta mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau dalam porsi banyak sekaligus.

Meski begitu, konsumsi makanan tertentu justru dapat menurunkan asam lambung sehingga dapat mencegah kambuhnya gejala, bahkan meredakan gejala yang muncul akibat asam lambung naik.

Dilansir Alodokter.com, Berikut ini adalah beberapa jenis makanan penurun asam lambung yang baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung:

1. Pisang

Buah pisang baik untuk penderita GERD, karena mengandung kadar asam yang rendah dan memiliki serat yang tinggi. Kandungan serat yang tinggi bisa memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan makan berlebihan. Pasalnya, makan berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung.

Selain serat, pisang juga mengandung kalium yang dapat meningkatkan produksi lendir pada lambung. Lendir ini berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari paparan asam yang berlebih.

2. Air lemon dan madu

Air perasan lemon bersifat asam dan bisa menjadi penyebab naiknya asam lambung. Akan tetapi, air lemon dalam jumlah sedikit yang dicampur air hangat dan madu justru dapat menurunkan asam lambung. Hal ini karena campuran tersebut bersifat basa, sehingga bisa menetralkan asam lambung.

Selain itu, madu memiliki sifat antioksidan dan antiradang sehingga mampu mengurangi peradangan di kerongkongan yang muncul akibat naiknya asam lambung.

Cara membuat campuran ini pun cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh air lemon dengan 1 sendok teh madu, kemudian tambahkan air hangat sebanyak 200 ml.

3. Ikan

Ikan berperan pula sebagai makanan penurun asam lambung. Jenis makanan ini memiliki kadar asam dan lemak yang rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita GERD. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda konsumsi sehari-hari meliputi ikan salmon, sarden, gurame, lele, dan tongkol.

Saat mengolah berbagai jenis ikan sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan bumbu yang pedas dan asam, serta hindari memasak dengan cara digoreng. Kedua hal tersebut justru dapat memicu asam lambung naik.

4. Oatmeal

Oatmeal juga merupakan sumber serat yang baik, sehingga sering kali dikaitkan dengan perannya untuk menurunkan asam lambung. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan oatmeal ke dalam menu makan sehari-hari, misalnya sebagai sarapan sehat.

5. Jahe

Salah satu manfaat jahe adalah mengurangi risiko terjadinya asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, jahe juga dapat mengurangi peradangan. Anda dapat menikmati jahe dalam bentuk permen, air rebusan jahe, atau jahe bubuk yang diseduh dengan air hangat.

6. Susu rendah lemak

Susu juga merupakan makanan penurun asam lambung. Akan tetapi, pilihlah susu rendah lemak. Pasalnya, susu dengan kandungan lemak yang tinggi biasanya bersumber dari hewan, justru bisa memicu asam lambung naik.

Anda dapat mengonsumsi susu rendah lemak, seperti susu kedelai, almond, kacang mede, macademia, atau oat.

Selain makanan penurun asam lambung di atas, Anda juga dapat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan asam yang rendah, seperti brokoli, kembang kol, wortel, bit, ubi, selada, seledri, buah melon, dan semangka.

Bagi penderita GERD disarankan untuk menghindari makanan atau minuman tertentu yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti minuman beralkohol dan berkafein, serta makanan yang terlalu asam dan pedas.

Agar gejala GERD tidak kambuh kembali, Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit tetapi sering, mencukupi waktu tidur, mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap hari, dan mengelola stres dengan baik.

Apabila konsumsi makanan penurun asam lambung di atas dan perubahan pola hidup tidak cukup efektif untuk mengatasi gejala asam lambung naik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai kondisi Anda.

***

Polri Sejak Awal Komitmen Pecat Ferdy Sambo

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepolisian(Polri) sejak awal mencuatnya kasus dugaan pembunuhan Brigadir J sudah berkomitmen melakukan Pemberhentian Tidak Hormat terhadap Ferdy Sambo.

Hal ini sebagai bentuk menindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini terwujud dari ditolaknya banding PTDH Ferdy Sambo. Atau dengan kata lain, putusan PTDH Ferdy Sambo sebagai anggota Polri telah final dan mengikat.

“Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Tak hanya itu, Dedi menyinggung soal hasil survei Charta Politika terkait dengan keinginan publik soal dipecatnya Ferdy Sambo sebagai personel kepolisian.

Dalam survei tersebut, Charta Politika membagi menjadi dua yakni semua responden dan yang mengetahui kasus. Hasilnya, sebesar 52,6 persen semua responden sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Sedangkan, 58,1 persen yang mengetahui kasus sangat setuju Ferdy Sambo dipecat. Dengan adanya hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas warga sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Menurut Dedi, kedepannya baik tim khusus dan inspektorat khusus sampai saat ini terus fokus untuk berkas perkara kasus dugaan pembunuhan berencana, sidang kode etik dan berkas kasus pidana menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

“Kami terus secara intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses pemberkasan agar segera rampung untuk dilanjutkan ke persidangan. Kami terus berkomitmen mengusut tuntas perkara ini,” tutup Dedi.(r).

***

Membeludak, Jumlah Napi 2 Kali Lipat Daya Tampung Penjara

0

RASIO.CO, Jakarta – Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Heni Yuwono menyatakan over kapasitas di lembaga pemasyarakatan maupun Rumah Tahanan (Rutan) masih menjadi masalah utama di Indonesia.

Berdasarkan data per September 2022, Heni menuturkan terdapat 275.167 narapidana yang menjadi penghuni Lapas maupun Rutan.

“Data penghuni kita pada hari ini sesuai dengan data 13 September kemarin, jumlah penghuni sudah mencapai 275.167 orang,” ujar Heni dikutip dari paparannya saat mengisi agenda Indonesia Netherlands Legal Update (INLU) 2022, Kamis (22/9).

Diskusi dengan tema ‘Value of Probation Service dan Probation Service and Prosecution: Client/Contractor or Equals?’ dilangsungkan pada Rabu (21/9) kemarin.

Ratusan ribu penghuni tersebut sudah melampaui kapasitas daya tampung sarana dan prasarana Lapas dan Rutan di Indonesia yang seharusnya hanya memuat 132.107 tahanan.

“Overcrowded 108 persen,” kata Heni dilansir cnnindonesia.com.

Guna mengatasi persoalan tersebut, pemerintah melakukan sejumlah upaya agar over kapasitas di lapas maupun rutan bisa diatasi. Satu di antaranya dengan mempertimbangkan rehabilitasi bagi pengguna narkotika.

Berdasarkan catatan Ditjen PAS Kemenkumham, narapidana kasus narkotika mendominasi sekitar 50,88 persen dari total keseluruhan penghuni lapas maupun rutan.

Selain itu, pemerintah juga mengupayakan mekanisme restorative justice agar pidana ringan bisa diselesaikan tanpa hukuman penjara.

***

KNPI dan HNSI Serukan Seluruh Pihak Duduk Bersama Cari Solusi

0

RASIO.CO, Lingga – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat berdampak dengan terpuruknya perekonomian, di tambah lagi sulitnya lapangan pekerjaan di rasakan masyarakat Kabupaten Lingga, membuat gelisah kalangan organisasi kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

“Kami rasa pemerintah daerah Kabupaten Lingga dan stakeholder, perlu untuk duduk bersama dalam mengatasi persoalan ini segera, terkait melemahnya ekonomi dan susahnya lapangan pekerjaan,” kata Yudi Saputra, Ketua OKK KNPI Lingga. Rabu (20/9).

Sebelum kenaikan harga BBM, jelas Yudi, ada trand positif peningkatan perekonomian di Lingga, terutama di Pulau Singkep dengan aktifnya pekerja timah yang tergabung dalam koperasi. Hal ini mampu secara perlahan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Namun semenjak kenaikan harga BBM, lapangan pekerjaan menjadi tutup, tentunya hal ini sangat memperihatinkan bagi kita semua,” terangnya.

Yudi melanjutkan, dengan tutupnya lapangan pekerjaan yang menjadi andalan mereka, berapa banyak keluarga yang kehilangan mata pencaharian.

“Kasihan mereka nganggur, dengan naiknya minyak harga barang kebutuhan lainnya juga ikut naik. kalau kondisi ini di biarkan terus menerus, bisa menciptakan pengangguran baru nantinya,” ungkapnya.

KNPI Lingga juga menyerukan dan berharap, pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lingga, beserta jajaran pemangku kebijakan yang ada di Bunda Tanah Melayu ini, untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

“Mencari solusi terbaik, karena ini berbicara masalah periuk nasi orang banyak, merupakan masyarakat kita juga,” harapnya.

Hal senada juga di sampaikan, Ruslan Ketua HNSI Kabupaten Lingga, yang meminta kepada Pemkab Lingga bisa hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Hari ini secara nasional perekonomian memang lagi tidak stabil, pengusaha sudah cukup baik dari tahun-ketahuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarkat.

“Mudah-mudahan jika ada solusi dari semua pihak, persolan lapangan pekerjaan di Dabo, khususnya pulau Singkep ini di selesaikan. dan mereka bisa beraktifitas kembali memulihkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga secara menyeluruh,” tutup pria yang akrab dengan sapaan Jagat ini.

Puspan