Jumat, Juni 12, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 767

Balap Liar, Satlantas Polresta Barelang Sita 59 Sepeda Motor

0

RASIO.CO, Batam – Dalam rangka mengantisipasi balap liar dan kejahatan konvensional, Satlantas Polresta Barelang kembali menggelar operasi Cipta Kondisi di seputaran Alun-alun Batam Center. Sabtu (4/6) malam.

Sebanyak 59 unit sepeda motor ditilang Satlantas Polresta Barelang setelah terbukti melanggar tata tertib berlalu lintas.

“59 unit motor kita tilang setelah terbukti melakukan pelanggaran tata tertib berlalu lintas,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Ipda Yudi Patra, Minggu (5/6).

Yudi menjelaskan, 59 sepeda motor tersebut rata-rata menggunakan knalpot brong yang kerap kali meresahkan masyarakat. Dalam giat Cipta Kondisi, menciptakan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polresta Barelang serta memberikan efek jera kepada masyarakat untuk tidak melakukan balap liar dan melanggar lalu lintas.

“Giat Cipkon ini sendiri memberikan dampak yang cukup positif seperti halnya mencegah terjadinya laka lantas di Wilkum Polresta Barelang, memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam berlalu lintas yang baik sesuai aturan yang berlaku dan mengantisipasi kejahatan konvensional lainnya,” jelas Yudi.

Saat ini 59 unit kendaraan bermotor yang terbukti melakukan pelanggaran telah diamankan Satlantas Polresta Barelang guna proses lebih lanjut.

***

Bongkahan Bahan Tisu Cemari Pantai Pongkar Karimun

0

RASIO.CO, Karimun – Pantai Pongkar, Desa Pongkar tercemar bahan baku tisu basah. Pencemaran ini terpantau sejak Minggu (5/6) pagi.

Diduga, gulungan tisu merupakan isi dari kontainer yang hanyut saat tongkang Marcopolo 188 nyaris tenggelam beberapa waktu lalu. Sekretaris Desa Pongkar Murhalim mengatakan, bahwa dengan banyaknya limbah tisu di pantai, membuat tercemarnya tempat wisata Pantai Pongkar.

“Ini berdampak terhadap kebersihan pantai. Karena dampaknya air menjadi kotor dan bercambur dengan serbuk-serbuk limbah kertas dan tisu tersebut,” katanya, Rabu (8/6).

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan laporan terkait keluhan nelayan akan dampak dari keberadaan limbah ini. Dimana, saat menjaring ikan nelayan banyak menemukan limbah- limbah tisu tersebut.

“Nelayan yang menjaring ikan, saat mengangkat jaring mereka menemukan limbah itu. Ini yang menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Camat Tebing dan BPBD Kabupaten Karimun terkait perihal ini. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu tindak lanjut terkait solusi penanganannya. Limbah tisu itu masih berserakan di pantai Pongkar.

***

Dadakan Gelper Batam Tutup Total

0

RASIO.CO, Batam – Pesona gerlap dunia hiburan Batam salah satunya gelanggang permainan(gelper) dewasa dadakan tutup total dan dampaknya ribuan pekerja terancam kehilangan pekejaan dimasa pandemi covid-19.

Gelper yang berizin di kota batam merupakan salah satu penarik wisman mancanegara seperti negara jiran Singapura dan Malaysia , namun selalu menjadi banper penggrebekan yang diduga berbau judi.

Gelper diduga menjadi perasan bagi oknum-oknum aparat nakal dan lainnya karena sebagian berdiri ilegal yang pemiliknyapun oknum-oknum pengusaha nakal untuk melindungi usaha lainya seperti Mikol ,rokok, balpres judi bola pimpong yang bertengger di THM ternama di Batam.

Penelusuran Tim Rasio.co, perjudian bukanlah hanya gelper dan banyak juga yang lainnya seperti, judi bola pimpong, casino serta THM berkedok prostitusi serta penyeludup ilegal dipelabuhan tikus.

“Gelper modus pengusaha nakal untuk melancarkan usaha ilegal penyeludup mikol, rokok tanpa cukai dan mikol,”

“Anehnya hanya gelper selalu di tutup karena terindikasi judi padahal sebagaian ada izin dan kenapa judi pimpong dan casina di batam ngak disentuk y,” kata anton dijumpai salah satu gelper. Selasa (07/06).

Kata dia, Gelper tersebut sebagain ada izinnya bahkan ada yang dikeluarkan kementrian pariwisata, kasian pekerjanya yang didominasi wanita jikaselalu ditutup.

“Tutup jugalah judi pimpong dan casino yang nebeng di hotel,” ujarnya.

Tidak dipungkiri gelper terindikasi judi, namun sebagian juga diduga ada izinnya dan ironisnya kegiatan judi besar lainya melenggang beroperasi tanpa disentuh penegak hukum.

Parahnya, Disamping batam dicanangkan kota pariwisata membuat para mafia melengang diam-diam memuluskan usaha ilegalnya sperti penyelupan rokok non cukainproduksi abatam Mokol serta balpres melalui pelabuhan tikus yang ada di batam.

Selain itu, diduna THM yang menyediakan wanita penghibur lelaki hidung belang yang sediakan, trafeking yang diberangkatkan secara ilegal kenera jiran yang menelan korban ratusan hilang dilaut lepas kepri.

Adi@www.rasio.co //

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran PT PCI Elektronik Internasional

0

RASIO.CO, Batam – Kebakaran hebat terjadi pada gedung PT PCI Elektronik Internasional Batam, Selasa (07/06) malam.

Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan PT PCI Elektronik Internasional Batam. Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran PT tersebut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho, saat ini belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Menurutnya saat ini masih diselidiki petugas forensik Mabes Polri.

“Belum diketahui, saat ini petugas forensik akan melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran tadi malam,” kata Nugroho, Rabu (08/06).

Begitu juga dengan total kerugiannya, saat ini pihaknya mengaku belum dapat memastikan. Sedangkan terkait korban, Nugroho memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Kalau untuk korban jiwa tidak ada,” ujarnya.

Diberitakan Sudut Batam sebelumnya, Kebakaran terjadi di gedung PT PCI Elektronik Internasional. Sebagaimana diketahui, PT PCI Elektronik Internasional berada di kawasan Industri Panbil, Muka Kuning.

Dari rekaman video yang terlihat, kebakaran PT PCI Elektronik Internasional tersebut terjadi pada, Selasa (07/06) malam. Kebakaran yang terjadi di PT PCI Elektronik Internasional tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah karyawan pun terlihat berhamburan keluar. Belasan mobil pemadaman kebakaran milik BP Batam, Pemko Batam dan juga Kepolisian diterjunkan untuk memadamkan api tersebut.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran, saat ini petugas di lapangan tengah berusaha memadamkan api. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi agar tidak mengganggu proses pemadaman.

***

Komisi VI DPR RI Sahkan Anggaran Tahun 2023 BP Batam

0

RASIO.CO, Batam – Komisi VI DPR RI telah menyetujui Pagu Indikatif Belanja Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 1,72 triliun serta Usulan penambahan pendanaan Rupiah Murni (RM) sebesar Rp 386 miliar.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, pada Senin (6/6) pagi, di Gedung Nusantara I DPR RI.

RDP DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Nasional Demokrat, Martin Manurung, bersama 40 orang anggota Komisi VI DPR RI.

Dalam paparannya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, merinci tambahan anggaran RM akan digunakan sebagai fokus pembangunan Tahun 2020-2024 BP Batam pada 4 (empat) Sektor Prioritas.

“Keempat sektor tersebut antara lain Industri Manufaktur, Industri Jasa, Pengembangan Pariwisata, dan Pengembangan Logistik,” terang Muhammad Rudi.

Kegiatan-kegiatan tersebut diperlukan dalam rangka mendukung berhasilnya capaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang diamanatkan kepada BP Batam.

Dari sisi realisasi Penerimaan, pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) periode Januari-Mei 2022 lebih tinggi 56% dibandingkan periode yang sama tahun 2021, yaitu sebesar Rp 762 miliar dari Rp 488,9 Miliar.

“Dalam sisa waktu tahun 2022, BP Batam akan mempercepat realisasi penerimaan PNBP dan menggesa proses  pencairan anggaran, pengadaan dan realisasi berbagai kegiatan yang telah direncanakan,” ujar Rudi.

Redaksi@www.rasio.co//

Polisi Amankan Pelaku Penyimpan 7 Mayat Bayi dalam Kotak Makan

0

RASIO.CO, Makassar – Pihak kepolisian menangkap pelaku yang menyimpan jasad tujuh bayi di kotak makanan secara terpisah dalam kotak besar yang disimpan di kamar salah satu kost di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Iya benar, pelaku sementara dalam perjalanan ke Makassar,” kata Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah kepada CNNIndonesia.com, Rabu (8/6).

Sejauh ini, Nasrullah belum dapat menjelaskan kronologi penangkapan dan lokasi penangkapan. Sementara untuk barang-barang bukti, termasuk jasad-jasad bayi tersebut sudah diserahkan ke tim Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk dianalisis.

“Saat ini dokter forensik kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Makassar telah menerima barang bukti dari penyidik untuk jumlah dan kondisinya masih sedang dianalisa,” kata Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Yusuf Mawardi kepada CNNIndonesia.com, kemarin.

Penemuan itu bermula ketika salah satu saksi tengah membersihkan kamar kontrakan yang ditinggal oleh perempuan yang diduga ibu bayi tersebut sejak tahun 2021 lalu. Namun, perempuan itu kembali ke kampung halamannya sejak tiga bulan lalu dengan alasan orang tuanya sementara sakit keras.

“Saat itu saksi bersihkan kamar kontrakan terduga pelaku. Karena ada yang ingin tempati, kemudian menemukan kardus namun mengeluarkan bau menyengat sehingga kardus itu dibuka dan ditemukan mayat bayi di dalam sebuah Tupperware,” ujar Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, Iptu Nurman Matasa dilansir dalam cnnindonesia.com. Minggu (5/6).

***

DPRD Batam Khawatir Nasib 6 Ribu Pegawai Honorer

0

RASIO.CO, Batam – Tenaga honorer di pemerintahan resmi dihapus mulai 2023. Penghapusan tenaga diberlakukan paling lambat 28 November 2023.

Hal tersebut tertuang dalam surat Menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Lik Khai mengatakan, MenPANRB bebas membuat kebijakan apapun. Tapi harus dilihat lagi aspek lain yang mengedepankan nasib masyarakat yang bertumpu pada pekerjaan sebagai honorer.

Di Batam saja, ada lebih kurang 6.000 tenaga honorer. Tidak semua juga akan lulus dalam seleksi CPNS dan PPPK yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Bagaimana dengan mereka (honorer) nanti jika dihapuskan? Apa solusi pemerintah? CPNS PPPK tidak menjamin atau bisa menampung seluruh honorer. Misal di Batam saja ada 6.000an honorer, dan tidak semua itu lulus CPNS maupun PPPK,” kata dia, Rabu (8/6).

Ia juga menilai, saat ini Indonesia secara keseluruhan untuk lapangan kerja masih sulit. “Ini yang harus dipikirkan pemerintah secara seksama. Harus ada solusi terbaik kepada mereka yang terimbas nanti,” ujar Lik Khai.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Taufik Muntasir menambahkan, bahwa hal itu tidak efektif karena tenaga honorer sangat dibutuhkan dalam pelayanan publik. Ia juga melihat, dampak dari penghapusan honorer ini otomatis menjadikan jumlah pengangguran lebih banyak.

“Saya lihat ini (kebijakan) memang menuai banyak kontranya. Secara tidak langsung pemerintah pusat dengan kebijakan ini menambah angka pengangguran Indonesia,” ujar dia.

Pria yang akrab disapa Ace itu juga menyoroti solusi yang diberikan pemerintah pusat lewat CPNS dan PPPK. Menurut dia, hal itu tidak efektif karena tidak semua honorer masuk dalam kategori untuk mengikuti tes CPNS maupun PPPK.

“Memang yang honorer guru akan dipermudah pengangkatannya tapi bagaimana untuk yang bukan guru? Untuk mengikuti CPNS mereka tidak pasti lulus. Selain itu ada kategori tersendiri seperti usia sampai pendidikan untuk ikut dalam seleksi CPNS dan PPPK,” katanya.

Kemudian, dampak yang cukup signifikan ialah instansi pelayanan publik. Artinya kebijakan ini akan mengganggu pelayanan untuk masyarakat.

“Peran yang selama ini diisi oleh honorer akan terlantar, akan kosong dan mengganggu pelayanan publik. Ini saya yakin pasti akan terganggu,” katanya.

Penghapusan ini, lanjut Ace, pemerintah akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menggantikan peran para honorer. Namun, kebijakan ini juga tidak efektif.

“Pegawai outsourcing atau pihak ketiga hanya akan bekerja saat dibutuhkan saja. Setelah tidak dibutuhkan maka mereka akan tidak mendapat penghasilan lagi. Jadi nanti bagaimana lagi strateginya? Ini patut juga kita pertanyakan,” kata dia.

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho menyambut baik kebijakan pemerintah tersebut. Pemerintah tidak membuat kebijakan secara serta-merta tidak memikirkan nasib honorer, CPNS dan PPPK adalah solusinya.

“Saya pribadi melihat ini sudah cukup baik. Tenaga honorer kita itu tidak monoton menumpu di situ-situ saja. Saya menyambut baik, saya senang dengan program itu,” kata Udin.

Paling tidak, program seperti PPPK itu salah satu solusi terbaik untuk para honorer ketimbang setiap akhir tahun nasibnya seperti di ujung tanduk.

“Untuk jika diperpanjang kontrak, kalau tidak bagaimana? Paling tidak dengan adanya program PPPK itu menjadi salah satu solusi terbaik untuk honorer-honorer kita ketimbang setiap akhir tahun perpanjang kontrak terus dan seperti di ujung tanduk. Daripada juga anggaran gaji mereka dibebankan ke APBD, lebih baik seperti ini,” kata dia.

***

KPK Akan Usut Dugaan Suap Proyek di Mamberamo Tengah

0

RASIO.CO, Jakarta – KPK melakukan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Papua.

“Setelah mengumpulkan berbagai bahan keterangan dan kemudian KPK menemukan bukti permulaan yang cukup, maka saat ini telah meningkatkan ke proses penyidikan,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, Selasa (7/6).

Lembaga antirasuah sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini, tetapi belum mengumumkannya ke publik.

“Terkait dengan pengumuman pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologis perkara dan dugaan pasal yang disangkakan akan disampaikan pada saat penyidikan cukup dan saat telah dilakukan upaya paksa penangkapan ataupun penahanan oleh tim penyidik,” kata Ali.

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini mengharapkan dukungan masyarakat jika mempunyai informasi seputar kasus yang sedang diusut agar disampaikan ke KPK. Lebih lanjut, Ali meminta kepada semua pihak terkait dengan perkara untuk bersikap kooperatif.

“KPK juga tak henti untuk mengingatkan berbagai pihak khususnya saksi-saksi dan tersangka agar bersikap kooperatif selama proses penyidikan ini berlangsung,” ucap Ali.

Tim penyidik KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi termasuk kediaman tersangka yang beralamat di Jalan Kabupaten II, Bhayangkara, Jayapura Utara.

“Tim penyidik menemukan dan mengamankan berbagai bukti antara lain dokumen-dokumen terkait proyek pekerjaan, catatan transaksi uang dan alat elektronik yang diduga dapat membuat terang perkara ini,” kata Ali.

Pada kemarin, Senin (6/6), KPK sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, yakni Jusieandra Pribadi Pampang (Direktur Utama PT Bumi Abadi Perkasa) dan Simon Pampang (Direktur Utama PT Bina Karya Raya/Komisaris Utama PT Bumi Abadi Perkasa).

“Kedua saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pelaksanaan lelang di Pemkab Mamberamo Tengah dan dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk mendapatkan proyek pekerjaan pada pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini,” ujarnya.

***

Lima Napi Anak Kabur dari Lapas Usai Jebol Jeruji

0

RASIO.CO, Aceh – Lima napi anak yang mendekam di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh melarikan diri setelah menjebol jeruji dan ventilasi kamar mandi.

Kepala Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman membenarkan adanya lima napi anak di LPKA Banda Aceh yang melarikan diri. Saat ini kelimanya tengah diburu pihak kepolisian. Meurah Budiman mengatakan selain menjebol jeruji, mereka juga sempat memanjat tembok menggunakan kain yang telah disambung, lalu melompat ke luar melalui lubang ventilasi yang telah dijebol.

“Jadi mereka jebol jeruji dan kaca ventilasi kamar mandi lalu memanjat tembok setinggi tiga meter menggunakan kain sarung yang telah disambung-sambung,” kata Meurah Budiman kepada wartawan, Selasa (7/6).

Kelima napi anak tersebut berinisial MUN (17) asal Banda Aceh ia dihukum 10 bulan penjara karena kasus narkoba.

Kemudian MY (16) dan FA asal Aceh Besar dan Sabang napi kasus pemerkosaan, SL (16) kasus pencurian asal Sabang dan MRI (17) kasus kesusilaan di Kabupaten Nagan Raya.

Budiman mengatakan, petugas terus mencari mereka dan sudah melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak keluarga serta kepala desa asal mereka.

“Kita terus melakukan pencarian hingga ke alamat rumah dan sudah membuat laporan ke polisi,” ujarnya.

***

Antusias Kolektif Bangun Daerah-daerah di Kepri Yang Lebih Maju

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam menghadiri penutupan Rapat Kerja Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABDSI) Provinsi Kepri di Hotel Harmoni One, Selasa (7/6) malam.

Kehadiran Rudi disambut antusias seluruh anggota BPD dari 275 desa se-Kepri. Ketua PABDSI Kepri Syukur Hariyanto menyampaikan kehadiran Rudi yang juga mejabat Kepala BP Batam tersebut merupakan keistimewaan bagi PABDSI Kepri.

“Keistimewaan atas kehadiran pak Rudi. Kami perkenalkan inilah kami dari desa yang siap ikut bangun Kepri,” ucapnya.

Syukur menyebutkan, sebagai mitra kepala desa, BPD memiliki peran krusial membangun daerah dari desa. Pada kesempatan ini juga, ia menyampaikan pendapat pihaknya berkomitmen membangun Kepri yang lebih maju.

“Kami adalah kekuatan besar dan kokoh yang dapat ikut membangun Kepri,” ucapnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyambutam baik semangat para anggota BPD. Menurutnya, sudah seharusnya memang semangat tersebut ada dalam diri warga Kepri.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang bangun Kepri ini,” katanya disambut tepuk tangan riuh.

Rudi mengatakan, setiap orang memiliki kemampuan untuk ikut andil dalam pembangunan. Untuk itu, ia kembali meneguhkan semangat para anggota BPD untuk tetap bahu membahu membangun daerah.

“Saya sampaikan ini tak lain demi kebaikan kita semua. Sepulang dari sini ajak warga di wilayah masing-masing ikut serta membangun,” harap dia.

Seperti diketahui, terkhusus Batam, kini pembangunan gencar dilakukan. Ia ingin daerah lain juga menerapkan hal yang sama. Sehingga kejayaan juga dapat dinikmati juga oleh daerah-daerah lain di Kepri.

“Mari berjuang bersama,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//