Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 77

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesian Best Golden Awards 2025

0

RASIO.CO, Batam — Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima penghargaan Indonesian Best Golden Awards 2025 dalam kategori The Best Reliable Hospital in Health Service Excellent of the Year

Penghargaan tersebut diberikan oleh Indonesia Achievement Center dalam malam penganugerahan yang digelar di Ballroom The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Jumat (12/12).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP., FIHA., MARS. Ia hadir didampingi Manajer Pelayanan Medik dan Pengembangan Layanan dr. Frans Setiadi, Manajer Perencanaan, Program Kegiatan Pengembangan Usaha dan Pemasaran, serta jajaran manajemen rumah sakit lainnya.

Dalam sambutannya, dr. Tanto menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi momentum penting bagi RSBP Batam untuk terus memperkuat mutu layanan sekaligus mendorong transformasi institusi di tengah dinamika dan persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat, khususnya di Kota Batam yang berada dalam ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang terbaik. RSBP Batam akan terus meningkatkan keunggulan layanan, memperkuat mutu, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar dr. Tanto. 

Ia menegaskan komitmen RSBP Batam untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan berkontribusi pada kemajuan layanan kesehatan di Batam.

Ajang Indonesian Best Golden Awards 2025 sendiri diikuti oleh penerima penghargaan dari berbagai sektor, mulai dari institusi pendidikan, organisasi sosial, perbankan, sektor swasta, hingga tokoh profesional dari sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan motivasi terhadap lembaga serta individu yang dinilai memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan di bidangnya.

Keikutsertaan RSBP Batam dalam ajang nasional tersebut juga menjadi bagian dari strategi penguatan branding dan reputasi rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan rujukan yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada kualitas pelayanan.

Manajemen RSBP Batam berharap pencapaian ini dapat memacu semangat seluruh jajaran untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperluas inovasi, serta menjalankan transformasi institusi menuju standar rumah sakit modern yang unggul, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien.

YD

Ria Saptarika Dorong Peran Budaya Daerah untuk Majukan Pariwisata Batam

0

RASIO.CO, Batam – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kembali digelar di Kota Batam, Minggu (14/12) oleh Paguyuban Betawi Jakarta–Batam. Acara berlangsung pukul 09.00 WIB di Restoran Golden Prawn, Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, dengan menghadirkan Ria Saptarika sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus paguyuban, dan warga Betawi yang menetap di Batam. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sejak dibuka oleh panitia.

Dalam pemaparannya, Ria Saptarika mengangkat tema “Meningkatkan Pariwisata Daerah Melalui Optimalisasi Peran Paguyuban dalam Menampilkan Budaya Kedaerahan.” Menurutnya, komunitas dan paguyuban budaya memainkan peran penting dalam memperkaya identitas wisata suatu daerah. Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR — Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika — menjadi dasar penguatan nilai budaya dalam pembangunan sektor pariwisata.

“Budaya merupakan perekat bangsa. Ketika kita tampilkan secara positif, maka pariwisata daerah akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Ria.

Ria mencontohkan bagaimana kekayaan budaya Betawi dapat menjadi daya tarik wisata, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Batam sebagai kota dengan populasi multietnis. Paguyuban, lanjutnya, dapat menjadi motor penggerak dalam menghidupkan seni tradisi, busana, kuliner, hingga kesenian khas Betawi.

Menurutnya, Pancasila memberi arah dalam memelihara keragaman, sementara prinsip Bhinneka Tunggal Ika menjadi dasar untuk menjadikan perbedaan budaya sebagai kekuatan dalam promosi pariwisata.

“Keragaman budaya di Batam adalah aset besar jika dikemas dengan baik,” tambahnya.

Ria juga menekankan bahwa peran paguyuban tidak hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga mendorong kolaborasi dengan pelaku pariwisata, pemerintah daerah, dan komunitas lainnya. Dengan begitu, potensi budaya lokal dapat tampil sebagai atraksi unggulan daerah.

Para peserta tampak aktif selama sesi tanya jawab. Mereka menanyakan berbagai hal terkait strategi pengembangan budaya dalam kegiatan wisata, peluang kerja sama, serta bagaimana memanfaatkan empat pilar untuk memperkuat peran komunitas.

Panitia juga menyelenggarakan kuis singkat berisi pertanyaan seputar materi empat pilar dan budaya Betawi. Suasana ruangan pun menjadi lebih hidup saat peserta berebut menjawab untuk memperoleh hadiah hiburan.

Dalam kesempatan itu, Ria mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya tanpa menutup diri terhadap modernitas. Menurutnya, pariwisata yang berkembang adalah pariwisata yang mampu menampilkan keunikan budaya dengan pendekatan kekinian. Ia mendorong paguyuban untuk aktif mengadakan pertunjukan seni, festival makanan, hingga kegiatan edukasi budaya yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Batam punya potensi besar. Tinggal bagaimana komunitasnya memoles budaya yang dimiliki,” katanya.

Ketua Paguyuban Betawi Jakarta–Batam cang Sarifudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut sosialisasi ini memberikan pemahaman baru bagi anggota paguyuban tentang pentingnya budaya sebagai bagian dari pengamalan empat pilar.

Menjelang penutupan acara, panitia menyerahkan bahan materi sosialisasi secara simbolis kepada perwakilan peserta. Pembagian ini sekaligus menjadi rangkaian akhir dari kegiatan edukasi tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang hadir. Senyum para peserta menggambarkan antusiasme mereka untuk terus menghidupkan budaya Betawi di Batam.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan Paguyuban Betawi Jakarta–Batam semakin mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan pariwisata daerah melalui pelestarian dan promosi budaya kedaerahan sesuai nilai-nilai Empat Pilar MPR RI.

YD

79 Hakim Lulus Sertifikasi Hakim Tipikor

0

RASIO.CO, Bandung – 79 Hakim lolos mengikuti Pelatihan Sertifikasi Hakim Tipikor yang dilaksanakan 24 November 2025 s/d 13 Desember 2025 di Pusdiklat Mahkamah Agung RI (Mahkamah Agung Corpu), Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

Pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) diikuti  Hakim Karier dan Hakim Ad Hoc Tingkat Pertama dan Banding seluruh Indonesia.

Dalam acara penutupan, Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Syamsul Arief, menyampaikan ada 79 orang Hakim yang mengikuti Pelatihan Sertifikasi Hakim Tipikor yang berasal dari lingkungan peradilan umum dan militer.

“Dalam pelatihan ini, para peserta telah melalui 3 tahap pembelajaran yakni belajar mandiri melalui e-learning, penyampaian materi klasikal, serta bedah kasus dan ujian akhir”, ujar Eks Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan Mahkamah Agung RI ini.

Ia juga mengungkapkan seharusnya pelatihan ini diikuti oleh 80 peserta, tetapi satu peserta dan cadangan yang disiapkan terdampak bencana banjir bandang di Aceh.

Setelah menjalani proses pembelajaran selama lebih kurang 3 minggu, kegiatan ini ditutup secara langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof.Sunarto.

Sebanyak 10 orang peserta baik dari Hakim Karier dan Hakim Ad Hoc diumumkan sebagai peserta pelatihan dengan peringkat terbaik.

Dalam penutupan tersebut, Ketua Mahkamah Agung RI, Prof.Sunarto, menyampaikan 8 pesan penting yang harus dipahami dan diingat oleh para Hakim Tipikor.

Diantaranya menyadari kedudukan, peran dan tanggung jawab sebagai Hakim Tipikor, karena putusan Hakim akan menjadi tolak ukur kualitas seluruh sistem peradilan pidana.

“Nilai saudara tidak diukur dari sertifikat yang diterima hari ini, tetapi dari kualitas putusan yang saudara hasilkan di masa mendatang”, ucap orang nomor 1 di Mahkamah Agung tersebut.dilansir dandapala.sabtu(13/12).

Akhirnya, Prof.Sunarto juga menegaskan pentingnya untuk menjaga konsistensi pemidanaan dan selalu menjaga integritas baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

“Hakim ideal menegakkan hukum dengan proporsionalias, hanya terwujud ketika berlandasan integritas. Dengan keduanya,  akan menjadi teladan berkualitas”, pesannya. (*).

Redaksi@www.rasio.co //

Imigrasi Dabo Singkep, Gelar Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun Bersama Media

0

RASIO.CO, Lingga – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep menggelar kegiatan Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun yang bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi publik, sehubungan dengan adanya informasi keimigrasian terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Bertempat di Balai Pertemuan Pondok Tanjung, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Jumat, (12/12/2025), pagi.

Kegiatan Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun Imigrasi Dabo Singkep ini, melibatkan rekan-rekan wartawan dari berbagai media khususnya yang berada di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Kepala Kantor Imigrasi Dabo Singkep, Patri La Zaiba melalui Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Budi Irawan menyampaikan, kantor Imigrasi Dabo Singkep melaksanakan Repleksi akhir tahun 2025, dimana pada repleksi tahun ini Kanotor Imigrasi menyampaikan capaian-capaian kinerja imigrasi sepanjang tahun 2025.

“Alhamdulillah, sampai saat ini capaian kita di tahun 2025 ini cukup luar biasa, walau pun banyak terjadi hambatan atau kendala tapi dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Budi.

Budi Irawan menjelaskan, untuk tahun ini yang menjadi sorotan di Kabupaten Lingga umumnya dan Dabo Singkep khususnya tidak ada yang terlalu menjadi sorotan Imigrasi. Bisa terhindar dengan baik mau pun hal-hal lainnya.

Budi Irawan melanjutkan, diharapkan pada 2026 Imigrasi Dabo Singkep bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, baik itu, dipelayanan Paspor, izin tinggal, serta dipengawasan dan penindakan orang asing. Ke depannya pelayanan- pelayanan Imigrasi masih tetap banyak diminati oleh masyarakat di Kabupaten Lingga.

“Untuk paspor jemput bola masih tetap dilaksanakan sampai ini, dimana terakhir kita melaksanakan pelayanan paspor jemput bola di Daik Lingga, pada saat kunjungan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra ke Kabupaten Lingga,” tutup Budi Irawan.

Puspan

Menko Polkam Apresiasi Tanggap Darurat Bea Cukai

0

RASIO.CO, Lhokseumawe – Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (HOR) (Purn) Djamari Chaniago, memberikan dukungan dan apresiasi terhadap aksi cepat Bea Cukai Lhokseumawe dalam penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak awal Desember.

Dukungan tersebut disampaikan di Markas Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Jumat (12/12/2025) sebelum melakukan peninjauan jembatan yang putus di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, memaparkan rangkaian kegiatan penyaluran bantuan yang dilaksanakan tim relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe.

Agus menjelaskan bahwa aksi lapangan dilakukan secara intensif pada masa tanggap darurat dengan menyasar wilayah-wilayah paling terdampak dengan akses terbatas.

“Penyaluran bantuan dilakukan di titik-titik kritis, antara lain di Langkahan di Aceh Utara, Desa Seni Antara di Bener Meriah, Gampong Ujung Pacu di Lhokseumawe, Gampong Teungoh Sawang, Gampong Sarah Kubu di Bireuen, hingga kawasan Kuala Cangkoi,” ujar Agus dalam laporannya. Ia menambahkan bahwa seluruh bantuan berasal dari donasi pegawai Kementerian Keuangan, yang disalurkan dalam bentuk logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga.

Peninjauan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, termasuk Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa Letkol Inf Andi Ariyanto.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, serta perwakilan BNPB, Asep Supriatna. Mereka secara bersama melakukan evaluasi cepat atas kerusakan infrastruktur dan kebutuhan lanjutan masyarakat pascabencana.

Sebelum bertolak ke Banda Aceh melalui Bandara Malikussaleh, Menko Polkam menyampaikan apresiasi atas kehadiran cepat Bea Cukai Lhokseumawe di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat dan daerah terdampak.

“Upaya Bea Cukai Lhokseumawe ini merupakan contoh nyata koordinasi pemerintah yang responsif dalam situasi krisis karena koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana itu penting, terutama pada wilayah yang aksesnya terputus” ujarnya.

Sementara itu, relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan bahwa distribusi bantuan akan terus dilanjutkan, terutama ke wilayah dengan akses yang masih terputus dan daerah yang membutuhkan pasokan lanjutan.

Tim relawan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, serta BNPB untuk memastikan penanganan berjalan akurat, cepat, dan tepat sasaran.

Dukungan Menko Polkam tersebut menjadi penguatan moral bagi seluruh relawan yang bertugas di lapangan. Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat Aceh hingga masa tanggap darurat selesai dan proses pemulihan berjalan normal.

Redaksi@www.rasio.co //

PWI Dorong Hunian Layak Wartawan Melalui Tapera

0

RASIO.CO, Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali mengambil peran dalam memperjuangkan akses hunian layak bagi wartawan di Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan melalui sosialisasi program kepemilikan rumah subsidi bagi wartawan yang digelar di Sekretariat PWI, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Acara ini diikuti jajaran pengurus PWI, yakni Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Ottoh, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, Anrico Pasaribu, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Amy Atmanto bersama Kadirah dan jajaran pengurus PWI Pusat, serta ratusan pengurus PWI daerah yang tergabung melalui Zoom online.

Dari pihak pemerintah, hadir perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui BP Tapera serta Bank BTN sebagai mitra pelaksana. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PWI Pusat dengan Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara), akhir pekan lalu. Dalam pertemuan itu, Ara mengalokasikan 5.000 unit rumah subsidi FLPP khusus wartawan pada tahun 2026, melanjutkan program yang telah dimulai melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Wartawan harus tetap kritis dan menyuarakan kebenaran. Program ini bukan untuk membuat wartawan tidak kritis, tetapi untuk membantu kesejahteraan mereka,” ujar Ara.

Dalam sosialisasi itu, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdikusuma menjelaskan dua skema utama pembiayaan rumah yang dapat diakses wartawan, yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan program Tapera.

“Melalui skema ini, pemerintah hadir untuk menyediakan produk pembiayaan yang affordable dan terbuka bagi wartawan,” kata Sid.

Ia menegaskan bahwa KPR subsidi ini dibiayai melalui APBN dan dirancang agar cicilan tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap.

Sid juga mendorong wartawan yang belum memiliki hunian untuk segera memanfaatkan fasilitas ini. “Kami berharap setelah pemaparan ini, Bapak dan Ibu segera menghubungi BP Tapera atau BTN,” ujarnya.

Sid menambahkan, wartawan anggota PWI dapat mengecek daftar wilayah dan proyek perumahan subsidi yang tersedia di wilayahnya melalui situs resmi sikumbang.tapera.go.id.

Dari pihak perbankan, Bank BTN menegaskan komitmennya untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi wartawan.

“Produk pembiayaan ini sangat terbuka bagi wartawan. Insya Allah BTN adalah bank yang tidak memilih profesi. Sudah banyak wartawan yang mengambil KPR Tapera maupun KPR lain,” tutur Deputi Direktur Consumer Funding & Lending Division BTN, Heri Purnomo.

Ia menekankan bahwa skema subsidi pemerintah merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap wartawan. “KPR subsidi adalah bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa negara hadir bagi profesi yang sering tidak terlayani skema komersial,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah dan para mitra pelaksana.

Dengan pelaksanaan sosialisasi ini, ia berharap program penyediaan rumah subsidi bagi wartawan dapat terealisasi, sehingga kebutuhan hunian layak bagi profesi penjaga ruang demokrasi tersebut dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Wartawan bekerja untuk publik, tetapi banyak yang belum memiliki rumah pertama. Komitmen pemerintah melalui Tapera dan BTN ini memberi harapan konkret bagi peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Amy Atmanto menambahkan di bawah kepemimpinan Akhmad Munir selaku Ketua Umum & Zulmansyah Sekedang selaku Sekjend PWI, kesejahteraan wartawan memang menjadi salah satu program yang menjadi  prioritas PWI.

Ia menyampaikan PWI & Tapera akan menunjuk tim kordinasi untuk tindaklanjut realisasi perumahan bersubsidi bagi wartawan di seluruh daerah.

“Agar dapat mengakses program ini tanpa kendala administratif,” ujarnya.(*)

Kasus Penyelupan Handphone “APPLE” Agus Petugas Absec di Tuntut 42 Bulan

0

RASIO.CO, Batam – Diduga ikut turut serta meloloskan penyeludupan 327 unit hanphone merk “APPLE” kondisi tidak baru, Agus Riyadi petugas Avsec bandara Hangnadim Batam beserta Hendriko dan Mutabik Hasanudin dituntut JPU selama 3,5 tahun penjara.Kamis(20/11).

Selain Terdakwa jika dalam waktu 1 bulan denda tidak dibayarkan maka harta benda dan/atau pendapatan terdakwa dapat disita oleh Jaksa untuk mengganti sejumlah denda yang harus dibayarkan dan jika tidak mencukupi diganti dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan.
Selain Terdakwa Agus Riyadi dua rekannya Hendriko dan Mutabik Hasanudin , juga dituntut 3, 5 tahun penjara sedangkan bos Pank Tek berkeliaran dan bersama Fiki sebagai DPO.

Ketiga terdakwa merupakan jaringan penyeludupan hanphone khusus merek “Iphone” dan bukanlah rahasia umum lagi beroperasi di Bandara Hangnadim Batam. Dan sudah beberapa kasus masuk persidangan PN Batam.

Sementara itu, Modus ketiga terdakwa meloloskan Iphone di bandara Hangnadim Batam,  Fiki  (DPO) menghubungi terdakwa untuk mengirimkan barang berupa 300  unit handphone merek “APPLE” berbagai tipe dari Batam ke Jakarta.

Terdakwa menghubungi Saksi Agus Riyadi (dilakukan penuntutan terpisah) yang merupakan petugas AVSEC yang bertugas di Bandara Hang Nadim, Batam untuk membantu terdakwa agar barang berupa sejumlah handphone tersebut untuk dapat masuk ke ruang tunggu Bandar Udara Hang Nadim.

Terdakwa menghubungi saksi Hendriko (dilakukan penuntutan terpisah) dan menyuruhnya untuk mengambil barang berupa 300 unit handphone merek “APPLE” berbagai tipe di rumah Pank Tek(DPO).

dan menyuruhnya untuk menyediakan dua orang yang akan membawa barang sejumlah 300  unit Handphone merek “APPLE” berbagai tipe dari Batam ke Jakarta.

Terdakwa mengambil “APPLE” berbagai tipe di rumah Pank Tek atas perintah terdakwa. Dan kemudian diamankan petugas Avsex Bandara hang nadim Batam.

Yd@www.rasio.co //

Bea Cukai Batam: Tidak Ada Larangan Barang Lokal Keluar, Distribusi Sembako Aman

0

RASIO.CO, Batam — Bea Cukai Batam menegaskan bahwa pengetatan pengawasan barang konsumsi di kawasan bebas tidak berkaitan langsung dengan kelangkaan bahan pokok yang terjadi di sejumlah wilayah Kepri dalam beberapa pekan terakhir.

Penjelasan ini merespons kekhawatiran pedagang di Bintan, Tanjungpinang, dan Lingga yang mengeluhkan menipisnya pasokan. Kasi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Mujiono, mengatakan pengeluaran barang lokal tetap diizinkan selama pelaku usaha memenuhi persyaratan kawasan bebas, termasuk kepemilikan izin usaha, NIB, akses CEISA 4.0, dan dokumen PPFTZ-01.

“Barang asal dalam negeri masih bisa keluar. Syaratnya dokumen harus lengkap,” kata dia, Jumat (12/12).

Ia menjelaskan barang konsumsi impor memang dilarang keluar dari Batam ke wilayah TLDDP. Aturan itu mengacu pada PMK 34/2021 Pasal 28 ayat (4). “Pembatasan hanya untuk barang konsumsi impor. Barang dalam negeri tetap bisa dikirim,” ujar Mujiono.

Menurut dia, kelangkaan dapat dipicu banyak faktor, mulai dari distribusi tersendat hingga dokumen yang belum memenuhi ketentuan. Di lapangan, sejumlah kendaraan bermuatan sembako disebut tertahan di Pelabuhan Punggur karena masalah administrasi.

Sebagai solusi alternatif, Bea Cukai membuka opsi impor langsung untuk daerah FTZ seperti Bintan dan Karimun atau penggunaan skema angkut lanjut dari Batam, dengan catatan BP masing-masing daerah menetapkan kuota barang yang diperbolehkan.

Sementara itu, Pemprov Kepri menyiapkan pendampingan administrasi kepada pedagang dan berencana mengajukan diskresi pusat untuk memperlancar pasokan.

YD

Kerusuhan di Kalibata, Massa Bakar Kios dan Kendaraan Usai Dua Matel Tewas

0

RASIO.CO, Jakarta – Kericuhan pecah di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, setelah dua penagih utang (debt collector) atau mata elang (matel) tewas dikeroyok pada Kamis (11/12).

Insiden tersebut berbuntut pada aksi pembakaran yang menghanguskan sembilan kios, enam sepeda motor, dan satu mobil.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Kamis malam sekitar pukul 23.48 WIB. Petugas berhasil memadamkan api pada Jumat dini hari pukul 01.02 WIB.

“Jumlah objek yang terbakar 9 kios, 6 kendaraan roda dua, 1 kendaraan roda empat,” ujar Asril dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (12/12). Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah penyulutan api menggunakan bensin.

Peristiwa bermula ketika dua mata elang menghentikan seorang pengendara sepeda motor di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan, menurut keterangan saksi, aksi pemberhentian itu mengundang reaksi dari pengendara lain yang tiba-tiba turun dari mobil dan langsung mengeroyok keduanya.

“Pengendara motor distop, baru diberhentikan, lalu dari pengguna jalan lain keluar dari mobil dan memukuli matel itu,” kata Mansur.

Pengeroyokan berlangsung cepat dan menyebabkan kedua mata elang tersebut tewas. Tidak lama setelahnya, situasi berubah semakin panas. Sejumlah tenda pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan di sekitar lokasi dibakar orang-orang yang diduga merupakan rekan para matel korban pengeroyokan. Aksi itu terekam video dan viral di media sosial.

Kapolsek Pancoran menduga pembakaran tersebut merupakan serangan balik karena rekan-rekan para korban tidak terima atas pengeroyokan yang terjadi. “Imbasnya ke lingkungan yang tidak tahu-menahu. Kejadian ini spontanitas, masih dalam penyelidikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, titik api diperkirakan berasal dari enam lokasi berbeda, sehingga menyulitkan petugas melakukan perhitungan kerusakan pada warung dan tenda PKL yang sebagian sudah tutup.

Sementara itu, Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyebut sekitar 80–100 orang datang ke lokasi setelah mengetahui pengeroyokan tersebut. Jumlah massa yang besar membuat situasi sempat tidak terkendali dan menyebabkan perusakan hingga pembakaran fasilitas di sekitar lokasi kejadian.

“Korban punya rekan-rekan sekitar 80 sampai 100 orang. Mereka datang tiba-tiba dan merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini,” katanya.

Untuk meredam situasi yang memanas, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polda Metro Jaya menurunkan personel Brimob pada Kamis malam.

***

Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, KPK Cegah Tiga Pejabat Kemenaker ke Luar Negeri

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah tiga pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Ketenagakerjaan bepergian ke luar negeri selama enam bulan, terhitung sejak 5 Desember 2025.

Upaya paksa tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Dalam perkara sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, penyidik kemudian juga melakukan cegah ke luar negeri atau cekal kepada tiga orang dari Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Kantornya, dikutip CNNIndonesia, Jakarta, Kamis (11/12) malam.

Budi menjelaskan bahwa para pihak yang dicegah bepergian ke luar negeri ialah CFH, HR, dan SMS. Berdasarkan informasi yang diperoleh, mereka adalah Chairul Fadly Harahap, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar Sinaga.

“Ketiganya merupakan pegawai pada Kementerian Ketenagakerjaan,” ucap Budi.

Ia menambahkan, salah satu bukti kuat yang ditemukan penyidik adalah adanya dugaan aliran dana terkait pengurusan K3 kepada para tersangka tersebut.

“Di antaranya itu (aliran dana). Jadi, dari pengembangan penyidikan yang dilakukan, baik melalui permintaan keterangan kepada para tersangka maupun saksi-saksi lainnya, di sana penyidik menelusuri ke mana saja aliran dari dugaan tindak pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 yang mengalir ke sejumlah oknum di Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk juga alur perintah terkait dugaan pemerasan tersebut, itu dari pihak siapa saja,” terang Budi.

“Oleh karena itu, dalam pengembangan penyidikan ini, KPK kemudian menetapkan ketiga tersangka baru tersebut,” sambungnya.

Sebelumnya, KPK sudah lebih dulu memproses hukum 11 tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan/atau gratifikasi berkaitan pengurusan sertifikasi K3. Para tersangka tersebut ialah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel (Noel) Ebenezer dan Irvian Bobby Mahendro selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker & K3).

Kemudian Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022–sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra; Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 tahun 2020–2025 Subhan; Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021–Februari 2025 Hery Sutanto; Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020–sekarang Anitasari Kusumawati; serta Direktur Jenderal Binwasnaker & K3 pada Maret 2025–sekarang Fahrurozi.

Lalu Subkoordinator Sekarsari Kartika Putri; Koordinator Supriadi; perwakilan PT Kem Indonesia, Temurila; dan Miki Mahfud yang juga merupakan pihak dari PT Kem Indonesia.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam proses penyidikan yang masih berjalan, KPK telah menggeledah banyak lokasi dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait perkara, mulai dari dokumen, properti, hingga puluhan kendaraan mewah.

***