Gedung Terra Drone Terbakar, 22 Orang Tewas

0
371
Polisi memastikan Gedung Terra Drone di Kemayoran merupakan tempat servis dan kantor. Kebakaran yang dipicu baterai drone menewaskan 22 orang dan tiga jenazah telah teridentifikasi. (Foto/ist)

RASIO.CO, Jakarta – Polisi memastikan bahwa Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan tempat servis sekaligus kantor, bukan lokasi produksi drone.

“Benar perusahaan drone, tapi mereka tidak produksi. Mereka perbaikan dan kantor. Bisa servis drone, servisnya memang di sana,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra, dikutip CNNIndonesia, Rabu (10/12).

Roby juga membenarkan bahwa Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang, namun ia memastikan bahwa pemimpin perusahaan Terra Drone di Jakarta Pusat adalah warga negara Indonesia.

“Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan orang Jepang,” jelasnya.

Roby menyebut pihaknya telah mengantongi identitas pimpinan perusahaan dan akan segera dimintai keterangan terkait insiden kebakaran.

Kebakaran melanda gedung tersebut pada Selasa (9/12) siang. Peristiwa itu diduga bermula dari baterai drone yang terbakar di lantai 1 gedung.

“Kalau dari keterangan tadi, sementara karena baterai ya, baterai dari drone yang terbakar. Namun sebabnya terbakar, saat ini tim labfor masih bekerja,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro.

Kebakaran ini mengakibatkan 22 orang meninggal dunia. Hingga Selasa (9/12) malam, RS Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi tiga dari 22 jenazah korban.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini